Beranda blog Halaman 1359

Pemkab Aceh Besar Berikan Bantuan Benih Komoditi Unggulan untuk 5 Gampong di Pulo Aceh

0
Kadis Pangan Aceh Besar Ir. Fuadi Akhmad didampingi Kabag Kesra Setdakab Aceh Besar Zaini SH MH memberikan Benih Komoditi Unggulan Kepada Masyarakat Pulo Aceh, Sabtu (8/4/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, SSTP, MM, melalui Kepala Dinas Pangan Aceh Besar Ir. Fuadi Akhmad memberikan bantuan benih komoditi unggulan kepada masyarakat di 5 Gampong di Kecamatan Pulo Aceh, Pemkab Aceh Besar tidak hanya memberikan benih komoditi, tapi juga memberikan sarana produksi untuk 5 Gampong di Kecamatan Pulo Aceh.

Pemberian benih komoditi unggulan tersebut diberikan kepada 35 orang pelaku usaha pengembangan pekarangan pangan di Pulo Aceh dalam rangka penekanan angka stunting, penekanan laju inflasi, serta mengatasi atau mengurangi kemiskinan dan peningkatan tenaga kerja.

“Pemberian benih komoditi unggulan dan sarana produksi di 5 gampong tersebut kepada 35 orang pelaku usaha dengan tujuan dapat menekan angka stunting, menekan laju inflasi, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan tenaga kerja,” ucap Fuadi, Sabtu (8/4/2023).

Fuadi mengatakan pemberian benih tersebut diberikan pada saat safari ramadhan Pemkab Aceh Besar di Kemukiman Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh pada hari Jum’at 7 Maret 2023 Kemarin.

“Benih komoditi unggulan dan sarana produksi tersebut kami berikan pada hari jum’at kemarin saat pemkab Aceh Besar melakukan safari Ramadhan di Pulo Nasi,” ujarnya.

Fuadi berharap dengan bantuan benih dan sarana produksi yang telah diberikan oleh pemkab Aceh Besar tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Pulo Aceh.

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, dan semoga dengan bantuan ini dapat mengurangi angka stunting, dapat menekan laju inflasi dan dapat mengatasi kemiskinan serta mengurangi pengangguran dan terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat Pulo Aceh,” pungkasnya.

Jumlah Korban Pelecehan Seksual Murid Sekolah Dasar di Aceh Utara Bertambah

0
ILLUSTRASI Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur. (Foto: Kompas.com)

Nukilan.id – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara menyampaikan saat ini jumlah korban pelecehan seksual terhadap murid sekolah dasar bertambah menjadi 16 siswa/i yang dilakukan oleh seorang guru agama berinisial M (43).

Baca Juga: Polres Aceh Utara Ringkus Pelaku Pelecehan Seksual Empat Murid Sekolah Dasar

“Sampai saat ini sudah 16 korban, kami imbau korban lainnya juga melaporkan agar bisa diberi pendampingan psikologi,” kata Kepala Reserse Kriminal Kepolisian Resor Aceh Utara, AKP Riwayanto Diputra, Sabtu (8/4/2023).

Selanjutnya, ia menjelaskan, akan dilakukan pendampingan kepada para korban oleh petugas dari Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayan Perempuan dan anak (P2TP2A) Aceh Utara. Kemudian, tim dari seluruh petugas instansi tersebut sudah melakukan pertemuan dengan orang tua para korban.

“Untuk korban memberikan trauma healing dengan bekerjasama dengan PUsat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Aceh Utara,” jelasnya.

Sementara itu, nantinya pelaku bakal dijerat pasal 50 Jo pasal 57 Qanun No 6 tahun 2004 tentang hukum jinayat dengan ancaman 200 kali cambuk atau denda sebesar 1.500 gram emas murni atau penjara paling lama 200 bulan.

Diketahui, polisi telah berhasil menangkap M (43) karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap murid sekolah dasar disalah satu sekolah dasar dan ditahan di Polres Aceh Utara sejak tanggal 29 maret 2023. [Kompas]

Baca Juga: Tuntutan Gerakan Masyarakat Mahasiswa Aceh, Ada Soal Pelecehan Seksual dan JKA

Ketua DPD Gelora Aceh Besar Ajak Anak Penderita Lumpuh Belanja Baju Lebaran Sepuasnya

0

Nukilan.id – Seperti biasa pada ramadhan sebelumnya, Ketua DPD Partai Gelora Aceh Besar, Abdus Sabur kembali berbagi keberkahan di bulan suci Ramadhan. Kali ini Sabur bersama tim mengajak warga kurang mampu Kutamalaka belanja pakaian lebaran sepuasnya, Sabtu (8/4/2023).

Sabur bersama tim menjemput langsung Thursina, IRT yang memiliki 3 anak masih dini dan menjadi tulang punggung keluarga, hal ini terpaksa ia lakukan mengingat suaminya yang sudah bertahun tahun lumpuh tidak bisa berbuat apa-apa. Thursina lah saat ini bekerja serta merawat anak dan suaminya.

Sabur terpanggil untuk bertemu langsung Thursina dan mengajak serta anak-anaknya belanja baju lebaran sepuasnya di Banda Aceh. Dalam program keberkahan ramadhan, Sabur juga menyerahkan paket lebaran dan sedikit uang untuk kebutuhan rumah tangga Thursina.

Sabur yang ikut didampingi pengurus partai Gelora Kutamalaka, Zakiyuddin membawanya ke Medina Kids Store, pusat belanja baju anak yang berada didepan Masjid Polda Jeulingke, Banda Aceh.

Di sana, anak-anak hebat ini belanja sepuasnya dan sesuka mereka, mulai dari baju lebaran, mukena, sandal, jilbab, sepatu hingga celana.

Thursina tidak dapat menahan air matanya dan sangat bersyukur atas keberkahan yang ia dapati bersama anak-anaknya. 

Selesai berbelanja, keluarga dari Kutamalaka ini kembali menuju ke mobil yang telah disiapkan dan diantar pulang langsung oleh Sabur beserta tim.

“Bantuan ini tidak seberapa, minimal mereka ikut merasakan kebahagiaan, dan ini merupakan program rutin saya bersama partai Gelora Aceh Besar berbagi keberkahan bagi warga Aceh Besar,” ujar shabur ketua Partai Gelora Aceh Besar.

“Gelora Aceh Besar akan terus bergerak berbuat dan berbagi semampu kami untuk kemaslahatan warga. Harapan kami kedepan Partai Gelora Aceh Besar dapat berbagi lebih banyak lagi dengan anak-anak yatim dan kurang mampu”, ujar Sabur.

Thursina, ibu dari anak-anak ini ikut berbahagia sampai meneteskan air mata, ia tidak menyangka pihaknya mendapatkan keberkahan ramadhan dari partai Gelora Aceh Besar.

Al-Qur’an adalah Petunjuk bagi Umat Manusia

0
Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si, saat menyampaikan sambutan pada peringatan malam Nuzulul Quran Tahun 1444 H, di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jum'at (7/4/2023).

Nukilan.id – Al-Qur’an diturunkan oleh Allah sebagai petunjuk dan jalan hidayah bagi umat manusia. Sebagai petunjuk hidup, Al-Qur’an sangat relevan bagi kehidupan manusia di setiap masa dan tempat.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Iskandar AP, saat membacakan sambutan Gubernur Aceh, pada Malam Peringatan Nuzulul Qur’an, di Masjid Raya Baiturrahman, Jum’at (7/4/2023) malam.

“Sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 185, bahwa Al-Qur’an yang diturunkan Allah adalah petunjuk bagi umat manusia,” ujar Iskandar.

Dalam sambutannya, Iskandar juga menjelaskan beberapa hal penting terkait Al-Qur’an. Sebagaimana diketahui, ayat pertama yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad adalah ayat yang mengandung perintah langsung untuk membaca yaitu iqra’.

“Iqra’ dalam makna umum tidak selalu harus diartikan membaca teks tertulis dengan aksara tertentu. Melainkan juga memiliki makna meneliti, melihat tanda alam dan menelaah, baik teks tertulis maupun tidak tertulis. Hal ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengajak manusia untuk berpikir cerdas dengan selalu membaca,” kata Iskandar.

Selanjutnya, sambung Iskandar, dalam Al-Qur’an juga terkandung banyak nilai dan gagasan universal yang sangat sesuai dengan setiap zaman dan masa dalam rangka meningkatkan kualitas hidup manusia.

“Salah satu yang diajarkan oleh Al-Qur’an adalah agar manusia memiliki kemampuan membaca dan menulis untuk kemajuan sebuah peradaban yang sejalan dengan jati diri manusia. Ini tercermin bahwa ayat yang pertama yang diturunkan Allah kepada Rasullullah adalah perintah membaca dan perintah membaca tentunya harus dipahami juga dengan seruan untuk menulis,” kata Iskandar berpesan.

Iskandar menambahkan, perintah membaca Al-Qur’an harus menjadi motivasi kita untuk terus belajar, menuntut ilmu pengetahuan, dalam rangka memudahkan hidup di dunia dan tentunya sebagai jalan mengumpulkan bekal untuk kebahagiaan hidup yang abadi di akhirat kelak.

Dalam sambutannya, Iskandar juga mengungkapkan, saat ini Pemerintah Aceh terus berupaya memprioritaskan program ke arah gerakan literasi dan pendidikan berkarakter Islami.

“Kita berharap agar program ini dapat dijalankan dengan baik dan menjadi program berkelanjutan, sehingga akan lahir generasi Aceh yang mempunyai akhlak mulia, bermartabat dan berdaya saing tinggi,” imbuh Iskandar.

Iskandar menegaskan, Pemerintah Aceh akan terus memaksimalkan kegiatan untuk kemajuan pendidikan Aceh seperti program beasiswa, penyediaan buku bacaan dan mensinergikan program Aceh tersebut agar tetap relevan antara pendidikan berkarakter Islami dengan gerakan literasi yang digalakkan oleh pemerintah pusat.

Oleh karena, Iskandar mengajak jama’ah Shalat Tarawih untuk terus menumbuhkan minat baca sebagai sesuatu yang paling berharga bagi manusia, agar nilai dan gagasan universal yang diajarkan Al-Qur’an benar-benar menjadi petunjuk dalam rangka meningkatkan kualitas hidup manusia.

“Al-Qur’an harus menjadi semangat bagi kita semua untuk mendorong percepatan pembangunan di segala bidang, karena Al-Qur’an tidak hanya berisi sejarah atau aturan hukum dan moral saja, melainkan juga terdapat kajian ilmiah, isyarat alam dan ilmu pengetahuan modern, sehingga Al-Qur’an harus difungsikan sebagai pedoman dalam menata kehidupan kita yang lebih baik,” kata Iskandar.

Hal senada juga disampaikan oleh Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab atau yang akrab disapa Tu Sop, pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb, yang bertindak sebagai penceramah peringatan malam Nuzulul Qur’an malam ini.

Tu Sop menjelaskan, bahwa Al-Qur’an adalah Petunjuk bagi umat manusia. Oleh karena itu, Tu Sop mengajak para jama’ah untuk membaca, mempelajari dan menjadikan Al-Qur’an.

“Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam mengarungi kehidupan dunia demi kebaikan hidup di akhirat kelak. Ingat, Duniamu jangan sampai jadi malapetaka bagi akhiratmu. Karena itu, mari jadikan Qur’an sebagai pedoman hidup kita,” ujar Tu Sop berpesan.

“Agar aktivitas kehidupan dunia kita menjadi ibadah, maka dibutuhkan seperangkat pengetahuan. Dan, segala pengetahuan dan aturan itu ada di dalam Al-Qur’an. Dunia harus menjadi investasi bagi kehidupan akhirat kita,” imbuh Tu Sop. []

Pemerintah Pusat Didesak Segera Realisasikan Anggaran PON di Aceh

0

Nukilan.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (APAM) melakukan aksi unjuk rasa di Tugu Simpang Lima, Banda Aceh, Sabtu (8/4/2023).

Aksi tersebut mendesak Pemerintah Pusat segera merealisasikan anggaran untuk keberlangsungan pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI wilayah Aceh.

“PON 2024 akan diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara  sekitar 1 tahun 8 bulan lagi. Namun, belum ada satu pun venue pertandingan yang dibangun,” kata koordinator aksi, Syarbaini kepada Nukilan.

Syarbaini menyebutkan, ajang PON akan mempertandingankan 65 cabang olahraga, yang lokasi pertandingannya dibagi ke dua Provinsi berbeda. Upacara Pembukaan akan diselenggarakan di Aceh, dan Upacara Penutupan akan diselenggarakan di Sumatera Utara.

“Apabila pembangunan venue tidak dilakukan dari sekarang, mengingat pelaksanaan PON semakin dekat, yakni pada 8-30 September 2024. Venue pertandingan, baik dibangun baru maupun rehab, belum ada satu pun yang dibangun,” jelasnya.

APAM berharap, Pemerintah Aceh bisa melobi kembali Presiden Joko Widodo untuk menepati janjinya membangun stadion utama PON Aceh-Sumut di kawasan Neuheun, Aceh Besar.

“Itu janji tahun lalu disampaikan presiden, maka kita berharap kembali  ada dorongan dari Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki maupun Dispora dan pemangku kepentingan lainnya agar dapat segera dibangun stadion baru,” tutup koordinator aksi. [Rjf]

Pj Bupati Naga Raya Serahkan 19 Unit Alat dan Mesin Pertanian Kepada Petani

0
Pj Bupati Nagan Raya, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian yaitu 19 unit alat bajak kepada kelompok petani yang terdiri dari 5 unit traktor roda empat dan 14 unit traktor tangan, Jum'at (7/4/2023). (Foto: Dok Humas)

Nukilan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian yaitu 19 unit alat bajak kepada kelompok petani yang terdiri dari 5 unit traktor roda empat dan 14 unit traktor tangan, Jum’at (7/4/2023).

Baca Juga: Pemkab Bener Meriah Terima Deviden Dari Bank Aceh 2022 Sebesar Rp 3.613.460.762

Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas mengatakan, pemberian dilakukan secara langsung kepada kelompok petani sehingga dapat membantu menekan biaya tanam dan juga menurunkan laju inflasi.

“Alhamdulillah, secara langsung hari ini kami berikan traktor kepada kelompok tani, semoga ini dapat dipergunakan secara maksimal sehingga dapat menekan biaya tanam dalam rangka menurunkan inflasi di kabupaten kita,” kata dia.

Ia menyatakan, bantuan tersebut hasil dari permohonan proposal dan kunjungannya ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI beberapa waktu yang lalu di Jakarta. Kemudian, dirinya, mengucapkan terima kasih karena telah mengalokasikan bantuan alat dan mesin pertanian kepada pemkab Nagan Raya untuk lalu dapat disalurkan kepada kelompok tani.

Fitriany menegaskan, akan terus melakukan berbagai upaya dan melakukan kunjungan ke beberapa kementerian dengan tujuan mendukung percepatan pembangunan serta untuk menyejahterakan masyarakat.

“Semoga upaya dan program yang kami lakukan ke berbagai kementerian di Jakarta, dapat membuahkan hasil serta terealisasi dengan cepat. Oleh karena itu mohon doa dan dukungan dari segenap masyarakat Nagan Raya,” kata Fitriany.

Oleh karena itu, dirinya berharap, agar bantuan tersebut bisa dipergunakan serta dirawat dengan baik dan tahan lama, agar bermanfaat bagi petani dalam membajak sawah.

Nukilan.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, memberikan bantuan 19 unit alat bajak kepada kelompok petani di daerah tersebut yang terdiri dari 5 unit traktor roda empat dan 14 unit traktor tangan.

Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas mengatakan, pemberian dilakukan secara langsung kepada kelompok petani sehingga dapat membantu menekan biaya tanam dan juga menurunkan laju inflasi.

“Alhamdulillah, secara langsung hari ini kami berikan traktor kepada kelompok tani, semoga ini dapat dipergunakan secara maksimal sehingga dapat menekan biaya tanam dalam rangka menurunkan inflasi di kabupaten kita,” kata dia.

Ia menyatakan, bantuan tersebut hasil dari permohonan proposal dan kunjungannya ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI beberapa waktu yang lalu di Jakarta. Kemudian, dirinya, mengucapkan terima kasih karena telah mengalokasikan bantuan alat dan mesin pertanian kepada pemkab Nagan Raya untuk lalu dapat disalurkan kepada kelompok tani.

Fitriany menegaskan, akan terus melakukan berbagai upaya dan melakukan kunjungan ke beberapa kementerian dengan tujuan mendukung percepatan pembangunan serta untuk menyejahterakan masyarakat.

“Semoga upaya dan program yang kami lakukan ke berbagai kementerian di Jakarta, dapat membuahkan hasil serta terealisasi dengan cepat. Oleh karena itu mohon doa dan dukungan dari segenap masyarakat Nagan Raya,” kata Fitriany.

Oleh karena itu, dirinya berharap, agar bantuan tersebut bisa dipergunakan serta dirawat dengan baik dan tahan lama, agar bermafaat bagi petani dalam membajak sawah. [Antara]

Kanwil Kemenkumham Riau Lakukan Pendataan Kepada 191 Pengungsi Rohingnya

0
Pengungsi rohingya berjumlah 191 orang yang selama ini di balai pengungsi kota Banda Aceh telah tiba di Kota Pekanbaru. Nantinya, akan langsung dilakukan pendataan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Riau, Kamis (6/4/2023). (Foto: Dok. Kemenkumham)

Nukilan.id – Pengungsi rohingya berjumlah 191 orang yang selama ini di balai pengungsi kota Banda Aceh telah tiba di Kota Pekanbaru. Nantinya, akan langsung dilakukan pendataan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Riau, Kamis (6/4/2023).

Baca Juga: Puluhan Pengungsi Rohingya Melarikan Diri, Polisi dan Warga Lakukan Pencarian

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Riau, Mhd Jahari Sitepu mengatakan, seluruh pengungsi telah tiba sekitar pukul 10.00 WIB di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai. Hal tersebut dilakukan petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) selaku ketua satuan tugas Penanganan pengungsi dari Luar Negeri (Satgas PPLN) Kota Pekanbaru.

“Dari 191 orang pengungsi Rohingya yang diserahterimakan, terdapat satu keluarga yang berjumlah tiga orang saat ini masih berada di RSUD Dr. R.M. Pratomo Bagansiapiapi, karena sang istri yang bernama Yasmin Bibi akan melahirkan saat sedang perjalanan menuju Kota Pekanbaru,” ujar Mhd Jahari.

Baca Juga: Kemenkumham Aceh Lakukan Pendataan Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh Besar

Kemenkumham Riau melalui Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru melakukan pemeriksaan dan pendataan pengungsi terhadap segala dokumen perjalanan, identitas pengungsi, serta status keimigrasiannya.

Ia menyebut, pada siang hari seluruh pengungsi disebar ke tujuh titik penampungan (community house/CH) yang berada di Kota Pekanbaru.

Dirinya menjelaskan, bahwa wisma indah terdiri dari 11 orang, rumah tasqya sebanyak 41 orang (3 orang masih di RSUD Dr. RM Pratomo Bagansiapiapi), kost nevada 61 orang dan di wisma orchid ditempatkan 13 orang, hotel satria 3 orang, wisma fanel ada 29 orang dan siak sesort berjumlah 33 orang.

Selanjutnya, proses serah terima dan penempatan 191 orang pengungsi rohingya ketujuh CH berjalan lancar. Namun tetap dilakukan pengawasan oleh petugas lapangan masing-masing tempat seperti personel TNI-Polri, IOM dan Kesbangpol.

“Dengan tambahan 191 pengungsi Rohingya yang baru, total pengungsi Rohingya di Pekanbaru sudah 982 orang. Para pencari suaka ini sementara waktu ditempatkan di Pekanbaru, dan menunggu diberangkatkan ke negara ketiga apabila nanti disetujui,” tuturnya. [Kompas]

Baca Juga: Polisi Amankan 12 Pengungsi Rohingya Hendak Kabur ke Medan

Kantongi 15 Paket Sabu, Seorang Pemuda di Pidie Ditangkap Polisi

0
pemuda berinisial MW (33) kedapatan menyimpan 15 paket sabu di saku celananya.

Nukilan.id – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pidie menangkap seorang pemuda berinisial MW (33), karena kedapatan menyimpan 15 paket sabu di saku celananya. MW ditangkap tanpa perlawanan di Gampong Kulu, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, Jumat, 7 April 2023.

Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Rahmat menjelaskan, pengungkapan disertai penangkapan itu bermula dari informasi masyarakat, di mana pelaku kerap bertransaksi narkotika dan sudah sangat meresahkan.

Baca Juga: Kapolres Aceh Tamiang Terima Senjata Api AK-56 Peninggalan Konflik

Mendapati informasi tersebut, kata Rahmat, tim opsnal yang dipimpin dirinya langsung melakukan penyelidikan dan mendapati benar adanya aktivitas MW yang mencurigakan.

“Kami mulanya mencurigai gerak gerik MW, sehingga diselidiki dan ditangkap. Saat digeledah, di saku celana pelaku ditemukan 15 paket sabu seberat 2,33 gram,,” kata Rahmat, di Pidie, Sabtu, 8 April 2023.

Hasil interogasi singkat, sebut Rahmat, pelaku mengakui mendapatkan sabu tersebut dari seorang pria berinisial K–sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa 15 paket sabu seberat 2,33 gram, satu unit handphone, dan satu dompet diamankan ke Polres Pidie untuk dilakukan pengembangan dan proses hukum,” demikian, kata Rahmat. []

Kapolres Aceh Tamiang Terima Senjata Api AK-56 Peninggalan Konflik

0

Nukilan.id – Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muhammad Yanis menerima sepucuk senjata api laras panjang jenis AK-56 peninggalan masa konflik. Senjata tersebut diserahkan oleh seorang warga di Polres Aceh Tamiang, Kamis, 6 April 2023.

Muhammad Yanis mengungkapkan, bahwa penyerahan senjata tersebut merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang makin baik kepada institusi Polri.

“Kita menerima satu pucuk senjata api laras panjang jenis AK-56 dari seorang warga, di mana senjata ini merupakan peninggalan masa konflik Aceh,” ungkap Yanis, dalam keterangannya, Jumat, 7 April 2023.

Yanis juga menyampaikan, bahwa pemusnahan senjata api, khususnya peninggalan konflik merupakan salah satu kesepakatan perdamaian antara Pemerintah RI dengan GAM pada 15 Agustus 2005 silam.

“Tentunya, kami sangat mengapresiasi pemilik senjata dengan kesadaran sendiri mau menyerahkannya. Apalagi, senjata ini sudah disimpan dengan waktu yang cukup lama,” demikian, kata Yanis.

Senjata AK-56 tersebut akan disimpan di gudang senjata Polres Aceh Tamiang sebelum dilakukan pemusnahan. []

Pj Bupati Aceh Besar Cairkan Tunjangan Aparatur Desa

0
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyampaikan telah melakukan pencairan dana sebesar Rp 21 miliar untuk penghasilan tetap aparatur kepada 414 dari 604 gampong/desa di daerah tersebut. (Foto: Antara)

Nukilan.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyampaikan telah melakukan pencairan dana sebesar Rp 21 miliar untuk penghasilan tetap aparatur kepada 414 dari 604 gampong/desa di daerah tersebut.

Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Aceh Besar, Muhammad Iswanto mengatakan, pencairan tersebut sudah dilakukan sejak hari kamis lalu untuk tunjangan dari bulan januari hingga maret 2023.

“Alhamdulillah, sejak Kamis (6/4) siang, sudah ada 414 gampong yang tunjangan aparatur gampong untuk bulan januari hingga maret 2023 siap dicairkan,” kata Iswanto, Jum’at (7/4/2023)

Ia menegaskan, kepada para aparatur di gampong lainnya agar mempersiapkan anggaran pendapatan dan belanja gampong (APBG), lalu memperoses administrasi pencairan dana desa dan penghasilan tetap untuk aparatur dapat terlaksana dengan baik.

Baca Juga: Aceh Besar Masuk Nominasi 10 Besar Inovasi Alat TTG dan Posyantek Tingkat Provinsi

“Kami memberikan apresiasi kepada para aparatur gampong yang selama ini sudah bekerja dengan sangat baik untuk melayani masyarakat di 604 gampong yang tersebar pada 23 kecamatan di Aceh Besar,” ujarnya.

Iswanto meminta, agar dana desa yang sudah ada dipergunakan sebaik mungkin sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran masyarakat, serta menekan laju inflasi.

“Semoga Dana Desa ini berguna bagi kemajuan gampong dan peruntukan Dana Desa tersebut tepat sasaran serta selalu mengedepankan azas musyawarah dan mufakat bersama seluruh perangkat gampong dan komponen masyarakat sehingga penggunaan dana desa tersebut betul-betul menyentuh program prioritas serta kebutuhan masyarakat di gampong,” ucapnya.

Selain itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh Besar, Carbaini menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya telah kembali mengajukan usulan pencairan tunjangan aparatur gampong gelombang kedua pada 22 gampong.

“Perlu kami jelaskan, syarat pencairan ini salah satunya adalah apabila sudah siap APBG, bagi gampong yang belum cair tunjangan aparatur gampong, kami berharap supaya segera merampungkan APBG,” jelasnya.

Ia mengapresiasi, seluruh Kepala Desa/Keuchik, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan jajarannya karena cepat dalam proses pencairan setelah Peraturan Bupati (Perbup) dan didukung oleh pihak terkait lainnya seperti Bagian Hukum, para camat dan Kasi PMG Kecamatan yang turut serta untuk pengajuan ADG. Sementara itu, tunjangan aparatur gampong non-ASN di Aceh Besar masing-masing untuk keuchik senilai Rp2.426.640 perbulanbeserta sekretaris gampong Rp2.224.420 perbulan.

Selanjutnya, kepada kepala urusan Rp 1.300.000 perbulan, kepala seksi Rp1.300.000 perbulan dan kepala dusun Rp 1.100.000 perbulan. Oleh karena itu, aparatur gampong yang berstatus ASN pencairan dilakukan setiap bulannya untuk keuchik mendapat tunjangan Rp 1.500.000, sekretaris gampong Rp 1.000.000, kepala urusan beserta kepala seksi masing-masing mendapat Rp 800.000 perbulan terakhir kepala dusun Rp 600.000 per bulan.

Di sisi, pencairan kepada tuha peut gampong mendapat Rp 1.000.000 perbulan, sekretaris tuha peut gampong Rp 500.000 perbulan dan anggota tuha peut Rp 400.000 perbulan, dan staf administrasi tuha peut gampong Rp 350.000 perbulan serta tunjangan untuk Tgk Gampong atau Imuem Meunasah memperoleh Rp1.000.000 perbulan.

Terakhir, Carbaini menambahkan, sejauh ini sebanyak 439 gampong sudah mencairkan anggaran tahap I dan 410 Gampong sudah cair BLT triwulan I, dirinya berharap seluruh proses segera diselesaikan sesuai KPM yang telah terdaftar dan disampaikan laporan ke Camat sehingga BLT triwulan II bisa diajukan lagi ke KPPN sebelum Hari Raya Idul Fitri 1444 hijriah sehingga dapat bermanfaat. [Antara]

Baca Juga: Kunjungi Dekranasda, Kemenkumham Aceh Kagumi Kekayaan Intelektual Aceh Besar