Beranda blog Halaman 1330

Produk Aceh Besar Dipastikan Ikut Pameran di Tapaktuan

0
Plt Kepala Diskopukmdag Aceh Besar Trizna Darma ST. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Aceh Besar, dipastikan akan ikut serta pada ajang Pameran dalam rangka Rapat Kerja Daerah Dewan Kerajinan Nasional (Rakerda Dekranas) se-Aceh  di Tapaktuan, Aceh Selatan.

“Kita sedang mempersiapkan Produk UMKM kita untuk dibawa ke pameran di sana,” kata Trizna Darma ST, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Aceh Besar, di Lambaro, Sabtu (10/6/2023).

Ia mengatakan, sesuai arahan Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, SSTP, MM, dan Pj Ketua Dekranasda, Cut Rezky Handayani, SIP, MM, promosi produk sangat penting di setiap event agar produk akan lebih dikenal pasar dan bisa menjangkau pembeli.

“Setiap event baik lokal maupun nasional kita diharapkan untuk ikut serta sebagai ajang untuk promosi produk UMKM di Aceh Besar,” tutur Trisna.

Rakerda Dekranasda dan Pameran Produk Kab/Kota Se- Aceh akan digelar di Tapaktuan Aceh Selatan tanggal 15 hingga 17 Juni 2023, dan Aceh Besar akan berangkat pada 12 Juni 2023 esok.

“Produk yang kita bawa diantaranya produk yang berbahan alam, rotan dan aneka makanan khas Aceh Besar, serta produk pelaku UMKM yang sudah packaging,”  tutupnya.

Baca Juga: Banda Aceh Pamerkan Produk Inovasi Tepat Guna pada Pameran TTG Aceh di Jantho

Berada di Aceh, Dahlan Iskan Kunjungi ARC-PUIPT Nilam Universitas Syiah Kuala

0
Dahlan Iskan, Dirut PLN (2009) dan juga Mentri BUMN (2011) di sela-sela kegiatan sebagai Plenary Lecturer pada The 5th Syiah Kuala International Conference (SKIC) In Conjunction With The 10th Aceh Internal Medic 2023 dengan Tema Preparing The Future Of Medicine: Adaptation, Innovation, Collaboration And Transformation, melakukan kunjungan ke ARC-PUIPT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala (USK), Sabtu, (10/6/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dahlan Iskan, Dirut PLN (2009) dan juga Mentri BUMN (2011) di sela-sela kegiatan sebagai Plenary Lecturer pada The 5th Syiah Kuala International Conference (SKIC) In Conjunction With The 10th Aceh Internal Medic 2023 dengan Tema Preparing The Future Of Medicine: Adaptation, Innovation, Collaboration And Transformation, melakukan kunjungan ke ARC-PUIPT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala (USK), Sabtu, (10/6/2023).

Kunjungan tersebut di dampingi oleh Kepala ARC, Syaifullah Muhammad dan Pengurus Teras ARC lainnya serta 3 sayap bisnis ARC yaitu Koperasi Inovasi Nilam Aceh (Inovac), PT. U Green Aromatics International, dan PT. Biona Ceudah Rupa.

Baca Juga: Kapus Riset Zoologi BRIN Bahas Pengelolaan Satwa Liar di FKH USK

Dalam kunjungan tersebut kepada Dahlan Iskan diperlihatkan berbagai proses produksi minyak nilam dari daun nilam hingga berbagai produk turunan seperti parfum, serum antiaging, body lotion, aroma terapi, hand sanitizer, pure essential oil untuk mobil dan ruangan serta berbagai produk turunan lainnya.

Syaifullah juga menjelaskan bahwa dalam 5 tahun terakhir telah terbentuk ekosistem baru dari tata niaga nilam yang berkeadilan untuk semua stake holder nilam khususnya di Aceh, mulai petani, penyuling, pengumpul, eksportir hingga end user minyak nilam.

Syaifullah juga menjelaskan bagaimana dengan inovasi science and technology para peneliti di ARC telah berhasil menciptakan berbagai produk inovasi yang memiliki potensi nilai ekonomi tinggi.

“Hingga saat ini 57 ilmuan USK yang tergabung di ARC dengan berbagai kepakaran terus memberikan karyanya untuk pengemvangan nilam di Aceh” jelas Syaifullah.

“Di masa yang akan datang, kolaborasi dengan dunia usaha diharapkan dapat terus berkembang sehingga volume ekonomi dapat mengalami scaling up dan memberi dampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat”, lanjut Doktor lukusan Chemical Engineering Curtin University Australia ini.

“Semoga Pak Dahlan Iskan berkenan menjadi mitra ARC-USK dalam mengembangkan industri nilam Aceh ini sehingga berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat Aceh ” Pungkas Syaifullah yang juga merupakan Direktur Bisnis dan Dana Lestari USK ini.

Baca Juga: Kunker ke BRIN, Distanbun Aceh Rencanakan Pelepasan Varietas Tembakau Aceh

Sementara itu Dahlan Iskan sangat antusias mendengarkan perjalanan panjang ARC USK dalam menciptakan jalan baru nilam Aceh. Menurut Dahlan, hilirisasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu faktor penting yang harus terus dilakukan.

“Iptek termasuk melalui ilmu kimia memiliki kesempatan peningkatan nilai tambah dari komoditas kita.” ujar Dahlan, yang masih terlihat sehat dan bugar dalam usianya saat ini.

“Ini mengagumkan, inovasi luar biasa yang telah dilakukan sehingga minyak mentah nilam bisa dikembangkan untuk berbagai produk yang bernilai ekonomi tinggi dan diterima oleh pasar” lanjut Dahlan.

“Kita harus mencontoh dan memperbanyak ilmuan-ilmuan khususnya dari perguruan tinggi yang secara konsisten terus berinovasi dan memberi karya terbaiknya untuk kemajuan masyarakat, bangsa dan negara” tutup Dahlan.

Rektor USK, Prof. Marwan yang dihubungi secara terpisah, menyambut gembira kedatangan Dahlan Iskan ke Universitas Syiah Kuala. Rektor menyampaikan dirinya masih tugas dinas di Jakarta dan menyampaikan salam untuk Dahlan Iskan.

“Semoga ada kerjasama yang bisa terjalin di masa yang akan datang untuk kemajuan USK dan juga mitra-mitra USK” ungkap Marwan

“Semoga kehadiran Pak Dahlan Iskan memberi semangat tambahan untuk pengembangan kewirausahaan dalam berbagai bidang dan aspek di kampus USK yang pada gilirannya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Aceh” tutup Marwan.

Dalam kesempatan tersebut Dahlan Iskan juga mencoba berbagai produk hasil riset dan inovasi ARC USK yang dikomersialisasikan oleh Koperasi Inovac dan PT. Biona Ceudah Rupa.

CEO Biona, Adinda Gusti Vonna merasa sangat gembira dengan kunjungan Dahlan Iskan. Dinda menyerahkan souvenir berupa Serum Antiaging dan Mouisturizer Biona. Kepada Dahlan, Dinda juga menjelaskan bahwa PT. Biona Ceudah Rupa merupakan Perusahaan Start Up binaan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui program insentif Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR).

“Biona melakukan komersialisasi hasil riset ARC USK untuk produk skin care series meliputi facial wash, toner, serum antiaging dan mouisturizer” jelas Dinda

“Dalam satu tahun terakhir Biona sdh tampil di Inari Expo Cibinong Jawa Barat, yang merupakan ekspo hasil inovasi iptek terbesar di Indonesia serta 2 kali mewakili Indonesia dalam ajang internasional di Singapura dan Kamboja” lanjut Dinda.

“Bulan juni ini Biona kembali diundang mewakili Indonesia untuk even international lainnya di China” tutup Dinda yang juga merupakan lukusan pendidukan magister bidang Agri Bisnis USK ini.

Kunjungan terakhir Dahlan Iskan juga dilakukan ke PT. U-Green Aromatics International yang didampingi oleh Direktur Utama PT. U-Green, Faisal Alfarisy. Dari keterangan Faisal, saat ini kemitraan dengan Perancis telah menghasilkan beberapa kali ekspor nilam dan pala ke Perancis. Permintaan Mitra Perancis ke mereka telah mingkat dari 15 ton menjadi 30 ton nilam pertahunnya. []

Baca Juga: Kunker ke BRIN, Distanbun Aceh Rencanakan Pelepasan Varietas Tembakau Aceh

Direktur PNL Ucapkan Selamat kepada Empat Mahasiswa Raih Prestasi MTQ Politeknik TIngkat Nasional

0
Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe Ir. Rizal Syahyadi, ST. M.Eng.Sc. IPM. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Empat mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) meraih prestasi yang membanggakan pada kegiatan Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Politeknik Tingkat Nasional 2023.

Adapun kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Kajian Mahasiswa Islam (UKM LKMI) Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, pada Sabtu-Minggu, 3-4 Juni 2023.

Kegiatan diikuti oleh 32 Politeknik Se-Indonesia dengan jumlah peserta sebanyak 70 orang mahasiswa.

Adapun empat orang mahasiswa PNL yang berhasil meraih prestasi dalam ajang yang digelar secara daring itu adalah Muhammad Hanif Almubarak mahasiswa Program Studi Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah (Prodi ALKS),Jurusan Tata Niaga (JTN) yang berhasil merebut Juara 2 katagori Ceramah Putra.

Selanjutnya Nadilla Silvia,  meraih Juara 2, Ceramah Putri, dan Desy Aprina meraih Juara 2 Tartil Pitri, kedianya merupakan mahasiswi Prodi ALKS, JTN.

Terakhir Muhammad Zikri Aulia mahasiswa Prodi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol, Jurusan Teknik Elektro, berhasil meraih prestasi Juara 3 Tartil Putra.

Direktur PNL Ir. Rizal Syahyadi, ST.,M.Eng.SC.,IPM dengan penuh kebanggaan mengucapkan selamat dan sukses buat empat mahasiswa yang meraih prestasi itu.

“Selamat dan sukses buat ananda, yang telah mengharuskan nama PNL. Prestasi ini sangat membanggakan keluarga besar sivitas akademika PNL,” katanya dilansir dari media Juang News, Sabtu (10/06/2023). 

“Insya Allah semoga terus dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih. Terimakasih dan selamat juga kepada tim pendamping, kepada Ketua Jurusan Tata Niaga dan Ketua Jurusan Teknik Elektro, san semua pihak yang terlibat,” lanjutnya.

Rasa bangga juga diungkapkan Kajur TN Zulkarnaini, SE. M.Si.Ak.CA,  pada media pria yang kerap disapa  Joel Seleb ini mengatakan, selaku Kajur dirinya bangga dengan prestasi nasional yang diraih tiga orang mahasiswanya itu.

“Selaku kajur, saya bangga karena ini merupakan prestasi nasional. Apalagi buat kami yang dari daerah dengan segala fasilitas yang terbatas,, baik sarana maupun prasarana” ujarnya.

“Kami dari jurusan akan terus mendukung adik-adik mahasiswa dalam berkarya, dan akan membantu mereka untuk mempermudah dalam berkarya. Sehingga akan mendorong adik-adik mahasiswa untuk termotivasi. Semoga ke depan prestasi mahasiswa akan meningkat. Terimakasih kepada manajemen PNL yang sudah mendukung,” pungkas pria yang hobby memasak ini.

Nadilla Silvia mahasiswi Prodi ALKS yang berprestasi tersebut kepada media ini mengaku bersyukur dengan prestasi yang diraihnya itu.

“Alhamdulillah, berkat doa dari semuanya dan dukungan teman-teman tercinta hingga kami berkesempatan untuk mendapatkan juara dalam kompetensi ini. Terimakasih banyak untuk pimpinan PNL, Kajur dan dan semuanya atas dukungan untuk kami,” ungkapnya.  []

DLHK Aceh Gelar Rakornis Kinerja Pengelolaan Sampah

0
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh menggelar Rapat Koordinasi Teknis (RAKORNIS) Kinerja Pengelolaan Sampah dan Bimtek Pendampingan Penginputan Capaian Jakstrada di Aula DLHK Aceh. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Sebagai upaya mengidentifikasi permasalahan/kendala dalam pengelolaan sampah di kabupaten/kota serta merumuskan langkah konkrit dalam mengatasi permasalahan dilapangan dan meningkatkan nilai IKPS (Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah) Aceh.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh menggelar Rapat Koordinasi Teknis (RAKORNIS) Kinerja Pengelolaan Sampah dan Bimtek Pendampingan Penginputan Capaian Jakstrada di Aula DLHK Aceh.

Acara Rakornis dibuka oleh Sekretaris DLHK Aceh Ir. Anizar, MP mewakili Kadis LHK Aceh dan dihadiri Kabid TLPP DLHK Aceh Joni,  serta Kasubdit Pemantauan dan Evaluasi Direktorat Penanganan Sampah Ditjen PSLB3 KLHK, Ari Sugasri, SH sebagai Narasumber

Acara yang berlangsung 2 (dua) hari dari tanggal 5 -6 Juni 2023 tersebut dihadiri oleh Kepala DLHK Kabupaten/Kota, Unsur DLHK Aceh dan Walidata dan Operator SIPSN DLHK Kab/Kota.

Dalam sambutannya, Sekdis LHK Aceh Anizar menyampaikan bahwa salah satu indikator penting dalam pengelolaan sampah adalah upaya mitigasi menurunkan emisi GRK (Gas Rumah Kaca) dengan mengimplementasikan metode pengolahan sampah secara controlled/sanitary landfill dengan pemanfaatan gas metan serta mengajak masyarakat untuk tidak membakar sampah dan membangun partisipasi masyarakat melalui pilah dan olah sampah dari rumah sebagai upaya mengurangi timbulan sampah ke TPA.

Hal ini sejalan dengan salah satu indikator dari Program Kampung Iklim yang merupakan Gerakan Nasional Pengendalian Perubahan Iklim di tingkat tapak. Tambah Anizar.

“Capaian pengurangan sampah Provinsi Aceh sebesar 12,98% dan capaian penanganan sampah sebesar 42,16% berdasarkan data SIPSN Tahun 2022 Periode 1, masih jauh dibawah target Jakstranas dan Jakstrada Aceh yaitu pengurangan sebesar 26% dan target penanganan sebesar 73% di Tahun 2022” tambah Anizar

Baca Juga: Awali Tahun Baru, Bank Sampah USK Bersihkan Pelabuhan Ulee Lheue

Sementara itu, Kabid TLPP DLHK Aceh Joni menyampaikan bahwa dalam rangka pencapaian target JAKSTRADA Aceh, DLHK Aceh melalui Seksi PSLB3 telah melakukan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan JAKSTRADA Kabupaten/Kota, pendampingan pengisian data capaian JAKSTRADA ke aplikasi SIPSN serta melakukan pembinaan tehadap peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah secara 3R di beberapa gampong pada masing-masing kabupaten/kota. Namun tidak akan optimal jika upaya pembinaan tidak dilakukan oleh kabupaten/kota yang bersangkutan.

Selanjutnya, Ari Sugasri dari KLHK dalam sambutannya menyampaikan bahwa sampai bulan Mei 2023, masih terdapat 5 Provinsi yang belum menyusun dokumen Jakstrada (termasuk 4 provinsi baru yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya dan diluar provinsi baru terdapat Provinsi Papua Barat yang belum menyusun dokumen Jakstrada), sedangkan untuk skala kabupaten/kota masih terdapat 41 kabupaten/kota yang belum menyusun dokumen Jakstrada.

“Alhamdulillah untuk Provinsi Aceh semua Kabupaten/Kota telah menyusun dokumen Jakstrada, namun demikian yang perlu menjadi perhatian adalah pelaporan data capaian kinerja pengelolaan sampah sampai saat ini masih kurang.

Data di SIPSN pada tahun 2022 periode 2 masih ada 3 kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang belum menginput data capaian kinerja pengelolaan sampahnya kedalam SIPSN dan masih terdapat 14 kabupaten/kota yang sudah input tetapi belum valid datanya atau masih kurang lengkap datanya.

Data capaian pengelolaan sampah yang dilaporkan kedalam SIPSN oleh Dinas Lingkungan Hidup kabupaten/kota akan menjadi dasarpengklasifikasian kota dalam penilaian Adipura 2023.” ungkap Ari Sugasri

Sebelum mengakhiri sambutannya, Ari Sugasri menyampaikan bahwa pada hari ini diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

“Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia”. Tema HLHS tahun ini adalah Solusi untuk Polusi Plastik (Solutions to Plastic Pollution) dengan mengusung kampanye #beatplasticpollution.

Menurutnya, Polusi plastik adalah ancaman nyata yang berdampak pada setiap komunitas di seluruh dunia. Diproyeksikan UNEP bahwa pada tahun 2040 terdapat 29 juta ton plastik masuk ke ekosistem perairan.

Melalui Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, KLHK menyerukan semua stakeholders, untuk bersama-sama menemukan dan memperjuangkan solusi untuk polusi plastik ini.

“Kami berharap Bapak dan Ibu dapat menggunakan kesempatan hari ini sampai besok dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan pemahaman dalam pendampingan, mengklarifikasi ataupun mendiskusikan beberapa hal yang memerlukan penjelasan langsung terkait data SIPSN dan IKPS (Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah)”. tutupnya.

Baca Juga: Banda Aceh Hasilkan 274 Ton Sampah per Hari Selama Ramadhan

Plt Ketua KNPI Banda Aceh Apresiasi Kepemimpinan Bakri Siddiq Jasi Pj Walikota Banda Aceh

0
Plt Ketua KNPI Banda Aceh Nasrul Hadi.

Nukilan.id – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KNPI Banda Aceh Nasrul Hadi menilai Pj Walikota Banda Aceh sukses memimpin Kota Banda Aceh selama ini.

Salah satu indikatornya bisa dilihat selama April 2023, Kota Banda Aceh mencatatkan inflasi year on year (yoy) sebesar 4,23 persen.

Baca Juga: Kabupaten Simeulue Raih Peringkat Ke-6, KNPI Apresiasi Hasil MTQ Aceh di Bener Meriah

Angka tersebut turun signifikan dari bulan sebelumnya 5,32 persen. Berdasarkan data BPS, inflasi di Ibukota Provinsi Aceh ini berada di bawah rata-rata nasional (4,33 persen). Kemiskinan di Kota Banda Aceh juga menurun dan tersisa 7,31 persen berdasarkan data Maret 2023.

Kita bisa melihat sejumlah program dan kegiatan diintesifkan Pemko Banda Aceh selama ini, antara lain sidak dan operasi pasar secara berkala untuk menurunkan inflasi.

Selain itu, sebagaimana kita ketahui beragam prestasi dan penghargaan telah diraih Bakri Siddiq selama memimpin Kota Banda Aceh, baik di tingkat Aceh maupun tingkat nasional.

“Kita bisa melihat dengan hati yang jernih, banyak prestasi telah ditoreh oleh Pak Bakri Siddiq selama beliau memimpin Kota Banda Aceh, ini harus kita apresiasikan” ujar Nasrul.

Diantara prestasi Pemko Banda Aceh selama Bakri Siddiq ialah Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2022 katagori Nindya dari Kementerian PPPA. Selain itu Opini WTP, penghargaan ProKlim dari KLHK, predikat kepatuhan standar pelayanan publik dari Ombudsman RI, mendapatkan 28 poin pada evaluasi Triwulan I Pj Walikota Banda Aceh dari Kemendagri.

Kemudian Lencana Produktivitas dari Pemerintah Aceh, Piala Adipura 2022, penghargaan sebagai Pemerintah daerah Kabupaten Kota terbaik dengan kinerja terbaik di Provinsi dari ANRI, Digital Government Award SPBE Summit 2023 dari Kemenpan RB dan berbagai penghargaan lainnya.

“Saya pikir KNPI selaku mitra pemerintah tentu sangat mendukung segala bentuk program kerja dan langkah strategis dari pemerintah Kota Banda Aceh untuk mensejahterakan masyakat Kota” ujar Nasrul. []

Baca Juga: KNPI Aceh Gelar Coaching Clinic Barista Muda

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Buka Rakor Reformasi Birokrasi se-Aceh

0
Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si, memberikan sambutan dan arahan saat membuka Rapat Koordinasi Reformasi Birokrasi se-Aceh, yang diselenggarakan Biro Organisasi Setda Aceh, di Sabang, Rabu (7/6/2023). (Foto : Dok. Humas Aceh)

Nukilan.id – Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. Iskandar AP., membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Reformasi Birokrasi se-Aceh, yang digelar Biro Organisasi Setda Aceh, di Sabang, Rabu (07/06/2023).

Iskandar mengatakan, Pemerintah Aceh berkomitmen melaksanakan reformasi birokrasi dengan sebaik-baiknya, demi tercapainya good governace dan clean government, yang tentunya akan bermuara kepada kepuasan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Ketua Kadin Aceh Harap Praktik Perbankan Sesuai Dengan Aturan Syariah Dalam Qanun LKS

Kegiatan itu diikuti oleh para pimpinan SKPA, para asisten dari Kabupaten/Kota dan pemangku kepentingan lainnya. Di antara Kepala SKPA yang hadir adalah Direktur RSUDZA, Direktur Rumah Sakit Jiwa Aceh, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dan Kepala Biro Organisasi Setda Aceh.

Reformasi Birokrasi merupakan sebuah kebutuhan di tengah dinamika kompleksitas global, di mana tuntutan masyarakat semakin tinggi. “Masyarakat mengharapkan hadirnya birokrasi yang mampu menciptakan hasil, birokrasi yang lincah, birokrasi yang mampu menjamin agar program-program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya,” ujar Iskandar. Hal ini akan terwujud apabila ada upaya perbaikan dalam tata kelola pemerintahan yang menyentuh akar permasalahan.

Iskandar menambahkan, nilai reformasi birokrasi Pemerintah Aceh terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2022 nilai reformasi birokrasi Pemerintah Aceh sebesar 64,09 dengan kategori B, meningkat sebesar 0,73 dari tahun 2021 sebesar 63,36.

Pada tahun 2022, dari 23 Kabupaten-Kota, Banda Aceh mendapat predikat B, sementara 12 Kabupaten/Kota mendapat predikat CC, dan sembilan Kabupaten/Kota mendapat predikat C, serta satu Kabupaten tidak dievaluasi.

“Meski nilai reformasi birokrasi kita mengalami kenaikan, namun kita perlu mencermati rekomendasi dari kementerian PAN dan RB. Artinya, masih banyak PR yang mesti kita laksanakan bersama sebagai tindak lanjut dari rekomendasi tersebut,” kata Iskandar.

Dalam kaitan itu, lanjut Iskandar, ada beberapa agenda penting Pemerintah Aceh pada tahun 2023, yaitu Pengendalian Kemiskinan Ekstrem, Penataan Aset dan Optimalisasi Pendapatan Daerah, Penyederhanaan Birokrasi (Penataan ASN dan Struktur secara menyeluruh, Netralitas ASN menghadapi agenda Pilkada dan Pileg 2024, Elektronisasi administrasi pemerintahan, Penanganan Stunting, Penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Aceh ke-8 pada Bulan Agustus nanti dan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional tahun 2024.

Roadmap Reformasi Birokrasi di Indonesia telah diatur melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 25 Tahun 2020 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024.

Peraturan Menteri itu merupakan penjabaran dari Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010. Pemerintah Daerah pun diharapkan dapat menyesuaikan kembali Road Map Reformasi Birokrasi yang telah ditetapkan ke dalam reformasi birokrasi tematik.

Dalam Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tematik, sedikitnya ada lima tema yang harus dijalankan oleh pemerintah daerah, yaitu Pengentasan Kemiskinan, Peningkatan Investasi, Pengendalian Inflasi, Digitalisasi Administrasi Pemerintahan, yang diarahkan pada percepatan capaian agenda pembangunan nasional, terkait penanganan stunting dan Percepatan Prioritas Aktual Presiden, yang harus segera direspons, yaitu peningkatan penggunaan Produk Dalam Negeri dan pengendalian Inflasi.

Fokus tema reformasi birokrasi ini ditetapkan oleh pemerintah, agar pemerintah daerah dapat merancang strategi dan memusatkan perhatian. Sehingga pemda mampu menjalankan perubahan dan pembenahan di birokrasi dengan sebaik-baiknya.

“Pembenahan dimaksud adalah dalam rangka mengentaskan berbagai problema yang ada di daerah kita, termasuk kemiskinan, stunting serta memutar kembali roda ekonomi yang sedang kita upayakan untuk pulih sebagai efek dari pandemi Covid-19.”

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi, menyambut baik penyelenggaraan rapat koordinasi yang digelar di Sabang. Apalagi Sabang adalah kawasan wisata yang sangat menanti-nanti kedatangan para tetamu.

“Sabang adalah kawasan pariwisata yang punya potensi kelas dunia. Tentu kalau birokrasi kita tidak mampu berkolaborasi dan bermitra dengan investasi, Sabang ini tidak akan maju,” kata Reza.

Ia menyebutkan ketidakjelasan birokrasi akan menyulitkan investor.

“Ini pelan-pelan kita perbaiki sehingga Aceh khususnya Sabang bisa bergerak cepat sehingga bisa menggerakkan ekonomi ke arah lebih baik.” ungkapnya.

Reza menyebutkan pihaknya di Pemerintahan Kota Sabang juga terus membenahi persoalan reformasi birokrasi. Karena itu ia berpesan agar para peserta bisa belajar bersama dan saling berbagi pengalaman dan ilmu. “Hari ini kita sama-sama belajar saling sharing sehingga Aceh bisa mewujudkan Reformasi Birokrasi yang lebih baik,” ujar Reza. []

Baca Juga: Tim Pansel Serahkan 15 Nama Calon Komisioner KIP Banda Aceh ke DPRK

Aceh Besar Siap Sambut Atlet Kejurda Tarung Derajat di JSC Jantho

0
Kadisparpora Aceh Besar, unsur Polres Aceh Besar, Ketua Harian Kodrat Aceh, dan Ketua Kodrat Aceh Besar meninjau venue di Komplek JSC, Kota Jantho, Jum'at (9/6/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, SSTP, MM, melalui Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Besar Abdullah S.Sos mengatakan Aceh Besar siap menyambut atlet tarung derajat di Kota Jantho.

Abdullah mengatakan, secara umum Jantho Sport City (JSC) siap digunakan sebagai venue Kejuaraan daerah (Kejurda) Tarung Derajat, melihat luas dan kelengkapan JSC cocok untuk berbagai event, baik tingkat daerah maupun nasional.

“Pak Pj Bupati mengatakan Kota Jantho siap untuk melaksanakan berbagai event dengan fasilitas yang ada di JSC,” katanya.

Abdullah mengaku baru saja bersama Pengurus Tarung Derajat, melakukan chek lokasi agar dalam waktu dekat bisa segera dimasukkan logistik.

“Untuk persiapan tempat karena logistik akan segera dimasukkan ke JSC,” sebutnya.

Ketua Umum Keluarga Organisasi Tarung Derajat (Kodrat) Aceh melalui Ketua Harian Yanyan Rahmat A.KS MSi mengatakan Kejuaraan Daerah Kodrat akan dilaksanakan mulai kamis 22 Juni hingga Minggu 24 Juni 2023 di JSC dan diikuti oleh 11 Kabupaten/Kota. “Kegiatan dimulai 22 hingga 24 Juni diikuti 11 Kabupaten/Kota,” sebut Yanyan.

Yanyan menambahkan Kejuaraan Kodrat Aceh tersebut untuk memperebutkan Piala Kapolres Aceh Besar tahun 2023.

“Kejuaraan tahun ini memperebutkan Piala Kapolres Aceh Besar,” tutupnya.

Dalam peninjau venue tersebut turut juga hadir Unsur Polres Aceh Besar, Ketua Pengkab Kodrat Aceh Besar Ilyas, dan unsur kepanitian Kejurda Kodrat Aceh. []

Baca Juga: Aceh Besar Juara I Stand Terbaik TTG XXIV Provinsi Aceh

Lagi, Satu Jemaah Haji Asal Aceh Utara Meninggal Dunia di Mekkah

0
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Seorang Jemaah Haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-08 asal Syamtalira Aron Aceh Utara, Razali Ibrahim Pekan (61) meninggal dunia di Mekkah, Jumat, 9 Juni 2023, jam 09.37 Waktu Arab Saudi.

Informasi meninggalnya Razali disampaikan Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) kloter 08-BTJ, Munzir M Amin, melalui aplikasi perpesanan daring.

“Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Izin melapor dari Kloter BTJ-08. Telah meninggal seorang jemaah kloter 8 BTJ, Razali Ibrahim Pekan, 61 tahun, pada hari Jumat tanggal 9 Juni 2023 di Mekah,” tulis Munzir dalam pesannya.

Menurut sertifikat kematian (CoD) yang dilkeluarkan KKHI Mekah, Razali didiagnosa mengalami serangan jantung (infarct myocardial) karena jantung berhenti tiba-tiba (cardiac arrest). Ia juga memiliki riwayat kencing manis (diabetes mellitus).

Sementara itu, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari mengatakan bahwa petugas kloter bersama pihak maktab sudah melakukan proses pengurusan jenazah.

“Alamarhum akan dimakamkan di Syaraya. Kita doakan semoga almarhum diampuni segala dosanya dan ditempatkan di sisi Allah swt,” ujar Azhari.

Azhari juga mengatakan bahwa jemaah haji Aceh yang meninggal dunia di Arab Saudi bertambah menjadi  3 orang.

Sebelumnya, Muhammad Yusuf Dadeh (70) dari Kota Lhokseumawe yang tergabung dalam kloter 04-BTJ, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Madinah Almunawarah, Madinah, Minggu (4 Juni 2023).

Kemudian Marzuki bin Husen Hanafiah (70) dari kloter 06-BTJ asal Kabupaten Bireuen, meninggal dunia di KKHI Mekah, Rabu (7 Juni 2023). [Rjf]

Tim Pansel Serahkan 15 Nama Calon Komisioner KIP Banda Aceh ke DPRK

0
Penyerahan 15 Nama Calon Komisioner KIP Banda Aceh ke DPRK. (Foto: Dok. KIP Banda Aceh)

Nukilan.id – Tim Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh menyerahkan 15 nama calon anggota komisioner kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) setempat untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan.

“Nama ke-15 orang itu sudah fix dan sudah kami plenokan kemarin, selanjutnya kami akan menyerahkan nama-nama tersebut ke Komisi I DPRK Banda Aceh selanjutnya dilakukan uji kepatutan dan kelayakan,” kata Ketua Tim Pansel Usman Lamreung kepada Nukilan, Jum’at, (9/6/2023).

Adapun ke-15 nama tersebut yaitu, Khalid Al Makmum, Ratna Juwita, Muhammad Zar, Sandra Parulian, Saiful Haris, Hasbullah, Mulyadi, Yusri Razali, Nurrahmi, Hamdan, Juswardi Yakob Zein, Rachmat Hidayat, Ridha Fachri, Yusrizal dan Saiful Oetama.

Sebelumnya 77 peserta mengikuti ujian computer assisted test (CAT) di Kampus Unmuha Banda Aceh pada Kamis, 18 Mei 2023. Selanjutnya, Tim Pansel memilih 30 besar peserta dengan nilai passing grade tertinggi untuk mengikuti tahapan selanjutnya berupa tes psikologi, tes kesehatan, tes baca Al-Qur’an, dan tes wawancara.

Tahapan terakhir secara teknis ialah tes wawancara yang dilakukan Tim Pansel untuk menyinkronkan dan mengelaborasi kembali dengan hasil tes psikologi. Tahapan ini untuk mereviu kembali komitmen, wawasan, visi misi, maupun profil peserta. Setelah semua tahapan teknis dilakukan, pihaknya kemudian menyaring kembali ke-30 peserta hingga terpilih menjadi 15 peserta.

Usman menyebutkan, dari 15 nama tersebut dua diantaranya merupakan perempuan. Jika dilihat dari latar belakang peserta juga sangat variatif dan mayoritas berusia muda. Artinya, kata Usman, siapa pun dari ke-15 orang yang terpilih nanti mereka sudah betul-betul siap untuk menjadi penyelenggara pemilu di Banda Aceh.

Sebagai Ketua Tim Pansel, Usman bersyukur karena pihaknya sudah menyelesaikan seluruh tahapan teknis seleksi komisioner KIP Banda Aceh. Sejauh ini kata dia, juga tidak ada komplain dari peserta maupun masyarakat terkait hasil seleksi yang mereka lakukan. 

“Cuma ada satu dari peserta yang bertanya mengapa tidak lolos ke 30 besar, tetapi itu dapat kita jelaskan. Bahkan yang banyak umpan balik itu berupa respons untuk peserta,” katanya.

Setelah Komisi I DPRK Banda Aceh memilih dan menetapkan lima komisioner KIP Banda Aceh, selanjutnya Tim Pansel akan menyerahkan nama-nama tersebut ke KPU RI untuk di-SK-kan. Tugas Tim Pansel resmi berakhir setelah para komisioner dilantik pada Juli mendatang. [Rjf]

Masyarakat Antusias Kunjungi Diorama Kearsipan Aceh Sejak Diresmikan

0
Kepala Bidang Pemanfaatan dan Layanan Arsip Dinas Perpustakan dan Kearsipan Aceh. Dr. Muslim Yakop, (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) resmi membuka ruang Diorama Kearsipan Aceh sejak bulan Mei lalu untuk umum. Kemudian, hal tersebut disambut positif oleh masyarakat dan komunitas yang antusias untuk berkunjung serta memperlajari sejarah melalui berbagai jenis arsip yang tersedia di lokasi Diorama Kearsipan Aceh.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pemanfaatan dan Layanan Arsip Dinas Perpustakan dan Kearsipan Aceh. Dr. Muslim Yakop, mengatakan, para pengunjung yang datang terdiri dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum.

Baca Juga: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Terima Penghargaan SKPA Sangat Inovatif

“Alhamdulillah sejak diresmikan jumlah pengunjung yang berdatangan semakin ramai, tak hanya itu, untuk seminggu kedepan sudah penuh daftar pengunjung yang sudah konfirmasi akan datang ke Diorama Arsip Aceh,” kata dia.

Menurutnya, saat ini Diaroma Kearsipan Aceh terbagi menjadi tiga ruangan yakni Aceh Jameun (Aceh Tempo Dulu), Aceh Jinoe (Aceh Saat Ini) dan Aceh Ukeue (Masa Depan) yang menampilkan sejarah dan perjalanan Aceh dari masa ke masa dengan memadukan antara arsip, seni, dan teknologi.

“Aceh Jameun di antaranya berisi naskah kuno, aktifitas masa lampau masyarakat Aceh pada bidang perdagangan laut dan bidang pertanian serta kilas balik masa kejayaan Aceh yang dipajang dalam ruangan Aceh Jameun. Sedangkan Aceh Jinoe, berisi tentang rangkaian foto-foto Gubernur Aceh dari masa ke masa terkait keberhasilan program kerja gubernur serta dokumentasi penandatangan MoU Helsinki dan anugerah inovasi DPKA dalam kurun waktu dua tahun terakhir,” ungkapnya.

“Kemudian, untuk Aceh Ukeue berisi berbagai foto tentang masa depan Aceh mulai dari sektor pertanian, peternakan, kearsipan, perpustakaan, industri, transportasi, perumahan rakyat dan pariwisata,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Muslim Yakop menjelaskan, bahwa Diorama Kearsipan Aceh itu diresmikan  oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Imam Gunarto, Asisten Administrasi Umum Setda Aceh Iskandar yang hadir mewakili Pj Gubernur Aceh dan Kepala DPKA Edi Yandra dengan ditandai dengan prosesi gunting pita serta mengecek secara langsung kondisi ruangan Diorama Kearsipan Aceh tersebut yang terletak pada lobby Kantor DPKA.

Di sisi lain, ia menjelaskan, sampai saati ini Diaroma Kearsipan Aceh terbuka untuk umum bagi masyarakat yang ingin melakukan kunjugan. Bahkan, dirinya mengajak berbgai pihak agar lebih memanfaatkan keberadaan Diaroma Kearsipan Aceh dengan mengunjunginya secara langsung dan mempelajari berbagai sejarah tentang Aceh di masa lampau.

“Warga hanya perlu melapor kepada petugas yang selalu berada di pintu loby. Pengunjung kemudian akan diarahkan menuju ruang Diorama Kearsipan Aceh,” tuturnya. []

Baca Juga: UIN Ar-Raniry dan ANRI Jalin Kerja Sama Kearsipan