Beranda blog Halaman 130

Rampungkan Kunjungan Kerja di Sumatra dan Aceh, Presiden Prabowo Kembali ke Jakarta

0
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: ANTARA/Fathur Rochman)

NUKILAN.ID | MEDAN – Presiden Prabowo Subianto telah menuntaskan rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah Sumatra Utara dan Aceh, sebelum akhirnya bertolak kembali ke Jakarta, Kamis sore, 1 Januari 2026.

Dari Kabupaten Aceh Tamiang, Presiden Prabowo menaiki helikopter Caracal menuju Pangkalan Udara TNI AU Soewondo di Kota Medan. Setibanya di Medan, Kepala Negara melanjutkan perjalanan ke Jakarta menggunakan pesawat kepresidenan PK-GRD menuju Lanud Halim Perdanakusuma.

Kunjungan kerja Presiden dimulai sejak Rabu, 31 Desember 2025, di Kabupaten Tapanuli Selatan. Di wilayah tersebut, Presiden meninjau langsung jembatan bailey yang baru dipasang di Sungai Garoga. Jembatan yang dibangun oleh prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur, BUMN sektor konstruksi, serta Kementerian Pekerjaan Umum itu kembali menghubungkan Tapanuli Selatan dengan sejumlah kecamatan di Tapanuli Tengah.

Presiden juga mengunjungi Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan, yang menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor.

Pada malam pergantian tahun, Presiden Prabowo memilih merayakannya bersama para pengungsi di Posko Pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru. Ia duduk di tengah-tengah warga yang terdampak bencana, didampingi sejumlah menteri, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Keesokan harinya, Kamis pagi, Presiden melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau pembangunan Rumah Hunian Danantara yang diperuntukkan bagi para pengungsi. Dalam kunjungan tersebut, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani melaporkan bahwa pihaknya menargetkan pembangunan 15.000 unit hunian dalam waktu tiga bulan.

Usai meninjau hunian, Presiden memimpin rapat terbatas guna menerima laporan serta memberikan arahan terkait penanganan dampak bencana, termasuk langkah pemulihan, rekonstruksi, dan rehabilitasi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta jajaran direksi dari 15 BUMN yang terlibat dalam pembangunan hunian pengungsi.

Setelah seluruh agenda kunjungan kerja rampung, Presiden Prabowo pun kembali ke Jakarta untuk melanjutkan aktivitas kenegaraan.

RPMM Apresiasi Aksi Donasi “Seuramoe Night” Parkside Meuligoe Hotel Meulaboh

0
Relawan Petani Muda Millenial (RPMM) memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan Seuramoe Night Malam Donasi yang digelar oleh manajemen Parkside Meuligoe Hotel Meulaboh. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Relawan Petani Muda Millenial (RPMM) memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan Seuramoe Night Malam Donasi yang digelar oleh manajemen Parkside Meuligoe Hotel Meulaboh. Kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Ketua RPMM, Khaisar, melalui keterangan kepada Nukilan. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk aksi kemanusiaan yang mampu menghimpun kepedulian publik secara efektif.

“Alhamdulillah, kami dari Relawan Petani Muda Millenial (RPMM) sangat bersyukur dan turut mengapresiasi kegiatan Seuramoe Night Malam Donasi yang dilaksanakan oleh Parkside Meuligoe Hotel ini dikarenakan ini adalah tindakan nyata yang dapat melahirkan kebermanfaatan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh,” kata Khaisar.

Menurut Khaisar, konsep kegiatan amal yang diusung Parkside Meuligoe Hotel tergolong inovatif karena menggabungkan pelayanan hotel dengan ruang partisipasi sosial bagi para pengunjung.

“Sangat menarik memang kegiatan yang dilaksanakan oleh Parkside Meuligoe Hotel ini karena melakukan pengumpulan donasi secara terstruktur dan terukur sambilan para pengunjung menikmati seluruh pelayanan dihotel tersebut,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh dana donasi yang terkumpul dari pengunjung hotel kemudian diserahkan sepenuhnya kepada relawan kebencanaan di wilayah Aceh Barat untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.

“Prakside Meuligoe Hotel menyerahkan keseluruhan donasi yang terkumpul pada kegiatan yang dilaksanakan tersebut kepada relawan kebencanaan yang ada di Aceh Barat untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh. Tentunya ini adalah sebuah contoh kolaborasi nyata yang layak kita jadikan contoh bersama,” tutup Khaisar.

RPMM berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi sektor swasta lainnya dalam membangun kolaborasi kemanusiaan yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat. (XRQ)

Reporter: Akil

Prabowo: Pihak Swasta Tertarik Manfaatkan Endapan Lumpur Banjir di Aceh

0
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Eva Safitri/detikcom)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pascabanjir bandang di sejumlah wilayah Aceh, penumpukan lumpur yang terjadi justru menarik perhatian sejumlah pihak swasta. Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026).

Menurut Prabowo, Gubernur Aceh telah melaporkan adanya minat dari sektor swasta untuk memanfaatkan lumpur yang mengendap di berbagai lokasi, mulai dari sungai hingga area persawahan.

“Gubernur melaporkan ke saya, ada pihak-pihak swasta yang tertarik, dia bisa memanfaatkan lumpurnya di mana-mana. Jadi tidak hanya di sungai, tapi yang di sawah dan sebagainya. Silahkan ini saya kira bagus sekali (kalau ada swasta beli lumpur),” ujar Prabowo.

Ia menilai gagasan tersebut layak untuk dikaji lebih lanjut agar dapat segera direalisasikan. Prabowo berharap, kerja sama itu dapat membantu percepatan pembersihan muara dan alur sungai yang mengalami pendangkalan akibat material banjir.

“Pendangkalan kuala-kuala, pembersihan kuala-kuala, membuka itu saya kira bagus sekali. Jadi akses sungai-sungai dapat bermanfaat bagi kita, sekaligus kita menghadapi kemungkinan cuaca yang ekstrem kita sudah siap,” kata Prabowo.

“Saya sangat setuju dengan gagasan itu, tinggal nanti dirumuskan bagaimana kita melaksanakannya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga menyampaikan masukan dari jajaran Kementerian Pertahanan dan TNI untuk segera melakukan pembersihan lumpur yang menyebabkan pendangkalan sejumlah sungai besar di Aceh.

Langkah tersebut dinilai penting agar kapal-kapal pengangkut bantuan dan alat berat dapat langsung menjangkau lokasi penanganan bencana melalui jalur sungai, tanpa harus memindahkan peralatan terlebih dahulu ke moda transportasi darat.

“Kita lakukan dua sekaligus, satu adalah pendalaman, satu adalah yang membawa alat berat sehingga dia bisa masuk sekaligus membersihkan kayu-kayu dan sebagainya,” ujar Sjafrie.

“Kita harus upayakan ini besar-besaran, tidak hanya Tamiang, tapi juga di Bieuren kita kerjakan itu, kita lihat juga kalau ada, di Sibolga,” lanjutnya.

Pemerintah pun kini tengah merumuskan mekanisme pelaksanaan gagasan tersebut agar dapat segera diterapkan dalam upaya pemulihan pascabencana di Aceh.

Waspada Modus Phishing Berkedok CoreTax, Bank Aceh Ingatkan Nasabah Jaga Data Pribadi

0
Coretax. (Foto: Konsultan Pajak)

NUKILAN.ID | Banda Aceh — PT Bank Aceh Syariah mengimbau seluruh nasabah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital terbaru yang mengatasnamakan sistem perpajakan CoreTax. Modus tersebut menggunakan teknik phishing yang bertujuan mencuri data pribadi serta mengambil alih akses akun keuangan korban melalui pengiriman berkas berbahaya.

Bank Aceh menyebut, dalam beberapa waktu terakhir ditemukan upaya penipuan yang dilakukan pelaku dengan mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp dan menyamar sebagai otoritas pajak, seperti KPP Pratama Aceh. Pesan tersebut biasanya disertai file berformat .APK dengan nama yang memancing kepanikan atau rasa ingin tahu, seperti “SPT Kurang Bayar.apk” atau “Surat Tagihan Pajak.apk”.

Pelaku umumnya mengirim pesan berisi klaim palsu mengenai kekurangan pembayaran pajak, pembaruan data wajib pajak, maupun denda fiktif. Korban kemudian diarahkan untuk mengunduh dan menginstal aplikasi yang dikirimkan.

“Kami menegaskan bahwa ini adalah jebakan atau phishing. Jika file tersebut diinstal, perangkat ponsel nasabah dapat dikuasai oleh pihak luar (peretas). Hal ini memungkinkan pelaku untuk mencuri data sensitif seperti username, password mobile banking, hingga kode OTP yang sangat krusial bagi keamanan transaksi,” ujar Ilham Novrizal, Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank Aceh.

Untuk mencegah kerugian finansial, Bank Aceh menegaskan bahwa otoritas resmi tidak pernah mengirimkan surat tagihan maupun aplikasi melalui file mentah (APK) di WhatsApp. Nasabah diimbau melakukan pengecekan langsung melalui kanal resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) atau mendatangi kantor pajak terdekat apabila menerima pesan terkait perpajakan.

Selain itu, masyarakat diminta tidak pernah memberikan User ID, PIN, maupun kode OTP aplikasi Action Mobile Banking kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai pegawai bank. Jika menerima pesan mencurigakan dari nomor tidak dikenal, nasabah disarankan segera menghapus pesan tersebut dan memblokir nomor pengirim.

Bank Aceh menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan transaksi melalui sistem yang telah terenkripsi. Namun demikian, literasi digital dan kewaspadaan nasabah tetap menjadi faktor utama dalam mencegah kejahatan siber.

“Keamanan data nasabah adalah prioritas utama kami. Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh pesan-pesan yang bersifat mendesak atau menakut-nakuti,” tambah Ilham.

Bagi nasabah yang terlanjur mengunduh file mencurigakan atau mengalami gangguan pada akun perbankan, Bank Aceh meminta agar segera menghubungi Contact Center resmi di nomor 1500845 atau mendatangi kantor Bank Aceh terdekat untuk melakukan pemblokiran akun sementara.

Informasi resmi terkait layanan Bank Aceh hanya dapat diakses melalui situs www.bankaceh.co.id serta media sosial resmi Bank Aceh.

Menhan Usulkan Normalisasi Sungai Aceh Lewat Jalur Laut, Prabowo Setujui

0
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau wilayah yang terdampak bencana Sumatera di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12/2025). (Foto: DOK. Istimewa)

NUKILAN.ID | JAKARTA — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengusulkan agar normalisasi sungai-sungai di Aceh yang rusak dan mengalami pendangkalan akibat bencana dilakukan dengan pendekatan baru, yakni dimulai dari muara melalui jalur laut. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Sjafrie menyebut kerusakan dan pendangkalan sungai di Aceh bersifat masif sehingga membutuhkan penanganan jangka panjang. Ia mencontohkan kondisi Sungai Tamiang yang mengalami pendangkalan parah, namun memungkinkan dilakukan penanganan dari arah laut.

“Dampak dari kerusakan ini cukup besar dan kita tentunya akan bekerja agak panjang waktunya. Ada pemikiran dari kami dengan TNI, bahwa Sungai Tamiang sebagai satu contoh, yang sekarang mengalami pendangkalan, tapi Sungai Tamiang itu bisa (dibenahi mulai dari) muara, bisa berasal dari laut,” ujar Sjafrie.

Ia menjelaskan, konsep normalisasi dilakukan melalui dua kegiatan sekaligus, yaitu pendalaman sungai serta pengangkutan alat berat menggunakan jalur laut agar langsung mencapai titik pekerjaan.

“Nanti kita lakukan dua kegiatan sekaligus. Satu adalah pendalaman, satu yang membawa alat berat, sehingga dia bisa masuk sampai ke sekaligus membersihkan kayu-kayu dan sebagainya. Ini upaya besar yang harus kita kerjakan,” kata Sjafrie.

Menurut Sjafrie, rencana tersebut telah dibahas bersama jajaran TNI dan akan dilaksanakan secara luas di berbagai wilayah Aceh, tidak hanya Sungai Tamiang.

“Dan ini saya sudah bicara dengan Wakil Panglima, dengan TNI Angkatan Darat, kita harus upayakan ini besar-besaran. Tidak hanya Tamiang, tapi di Bireuen juga harus kita kerjakan. Jadi di Aceh kita lakukan itu, kita lihat lagi kalau ada di Sibolga umpamanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, jalur laut dipilih agar kapal pengangkut alat berat dapat langsung masuk ke muara tanpa harus mengandalkan jalur darat.

“Jadi dari laut kita sudah lakukan pendalaman sampai ke sungai, sehingga kapal tidak perlu lagi taruh itu alat berat digendong pakai jalur darat, tapi dia langsung ke titik terdekat. Ini usul kami, Bapak Presiden,” kata Sjafrie.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan persetujuannya atas gagasan tersebut. Ia mengatakan, konsep normalisasi kuala sungai sebelumnya juga telah disampaikan oleh Gubernur Aceh.

“Saya kira itu usul yang baik, itu juga yang diusulkan gubernur kepada saya sebenarnya. Jadi kuala-kuala itu yang kita akan apa itu, kita akan normalisasi, kita bongkar itu ya. Beliau sudah beberapa saat yang lalu sudah sampaikan, saya sudah setuju,” ujar Prabowo.

Prabowo kemudian meminta Kementerian Pertahanan dan TNI untuk berkoordinasi dengan para gubernur serta melibatkan berbagai pihak yang memiliki kompetensi teknis.

“Saya kira silakan Menteri Pertahanan dan TNI koordinasi sama gubernur-gubernur ya. Silakan cari, bicara dengan ahli-ahli engineering ya, dari mungkin dari BUMN karya, dari PU dan juga dari fakultas-fakultas teknik kalau perlu dari perusahaan-perusahaan besar di dunia yang mampu membuat engineering work,” kata Prabowo.

Ia menegaskan bahwa normalisasi kuala sungai merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan perencanaan matang, termasuk proses pengerukan atau dredging, serta penting untuk membuka kembali akses sungai dalam menghadapi cuaca ekstrem.

“Jadi pendangkalan kuala-kuala, pembersihan kuala-kuala, membuka itu saya kira bagus sekali. Jadi akses sungai-sungai bisa bermanfaat bagi kita, sekaligus kita menghadapi ya kemungkinan cuaca yang ekstrem, ya kita sudah siap,” kata Prabowo.

“Ya saya sangat setuju dengan gagasan itu, tinggal nanti dirumuskan bagaimana kita melaksanakannya,” sambungnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai normalisasi sungai di kawasan muara memerlukan teknologi pengerukan yang lebih cepat dan masif. Ia menyarankan penggunaan kapal pengeruk yang biasa digunakan dalam kegiatan pertambangan.

“Sehingga kalau menggunakan alat beko atau ekskavator itu lambat, Pak. Saran kami kapal-kapal yang untuk dredging-nya pertambangan yang banyak di Bangka Belitung itu, Pak, itu daya sedotnya luar biasa, mereka cepat sekali,” kata Tito.

Pemprov Jateng Kirim Bantuan Starlink ke Aceh untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir

0
Pemprov Jateng Kirim Bantuan Starlink ke Aceh untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir. (Foto: For NUKILAN)

NUKILAN.ID | SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan berupa layanan internet satelit Starlink ke Provinsi Aceh untuk mendukung proses pemulihan pascabencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu. Bantuan tersebut ditujukan untuk mengatasi keterbatasan komunikasi di wilayah terdampak yang masih terisolasi akibat rusaknya akses darat.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa keberadaan Starlink diharapkan mampu memperlancar komunikasi di lokasi pengungsian sehingga distribusi bantuan, khususnya logistik, dapat berjalan lebih efektif. Bantuan tersebut berasal dari hibah sembilan unit perangkat Starlink yang diberikan oleh Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah kepada Pemprov Jateng.

Perangkat tersebut dipinjamkan ke Aceh untuk jangka waktu satu tahun, lengkap dengan biaya layanan operasionalnya.

“Starlink kita geser ke sana (Aceh). Saya sudah koordinasi dengan gubernurnya, agar bisa dimanfaatkan di posko pengungsian sehingga komunikasi berjalan. Dan itu diperbantukan selama satu tahun,” ujar Luthfi di ruang kerjanya, Rabu (31/12/2025).

Luthfi juga menegaskan bahwa Pemprov Jawa Tengah selama ini berkomitmen kuat dalam memperluas akses internet bagi masyarakat, termasuk melalui pengalokasian APBD guna memperkuat konektivitas di sekitar 102 desa yang masih mengalami blank spot.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah, Agung Hariyadi, menjelaskan bahwa bantuan serupa sebelumnya pernah diberikan oleh penyedia jasa internet asal Jawa Tengah kepada Aceh. Karena manfaatnya dinilai besar, Pemprov Aceh kemudian mengirimkan surat permohonan resmi kepada Pemprov Jateng.

“Bantuan tersebut diapresiasi. Jadi ini gayung bersambut. Ketika mereka dikasih satu, ternyata memang sangat dibutuhkan di sana. Lalu Pemprov Aceh bersurat kepada Pak Sekda Jateng, kemudian teman-teman memberi dukungan dan kita salurkan sementara ke sana,” paparnya.

Menurut Agung, setelah masa pinjam pakai di Aceh berakhir, perangkat Starlink tersebut akan kembali dimanfaatkan untuk memperkuat akses internet di Jawa Tengah.
“Kita salurkan sementara di sana (Aceh) sembari infrastruktur permanen di sana dibangun,” imbuhnya.

Sekretaris APJII Jawa Tengah, Sarjiyanto, berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat Aceh dalam proses pemulihan pascabencana, sekaligus memberi manfaat lanjutan bagi masyarakat Jawa Tengah.

“Kami pengusaha internet di Jawa Tengah menyumbangkan Starlink kepada Pemprov Jateng, untuk kemudian membantu layanan internet di lokasi bencana di Sumatera, khususnya Aceh,” pungkasnya.

Kementerian PU Pulihkan 12 Jembatan di Aceh, Konektivitas Kembali Terjaga

0
Warga dan kendaraan melewati jembatan darurat bailey Krueng Tingkeum yang baru selesai dibangun di Kuta Blang, Bireuen, Aceh, 27 Desember 2025. (Foto: Antara/Irwansyah Putra)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan sebanyak 12 jembatan nasional di Provinsi Aceh kembali dapat difungsikan menggunakan struktur darurat setelah rusak akibat banjir besar. Dari total 16 jembatan yang ditangani, mayoritas kini sudah dapat dilalui kembali demi menjaga konektivitas masyarakat dan distribusi logistik.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa menjaga akses transportasi merupakan prioritas utama dalam situasi bencana.

“Dalam kondisi bencana yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak terhenti,” kata Dody mengutip Antara, Kamis, 1 Januari 2026.

Upaya percepatan dilakukan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dengan pendekatan tanggap darurat seperti pemasangan Jembatan Bailey, pembuatan jalur alternatif, serta rekayasa teknis lainnya agar masyarakat tetap bisa beraktivitas sembari menunggu pembangunan jembatan permanen.

Daftar Jembatan yang Sudah Kembali Berfungsi

Salah satu yang telah difungsikan kembali adalah Jembatan Krueng Tingkeum di Kabupaten Bireuen, pada ruas Batas Bireuen–Aceh Utara (Lintas Timur). Di lokasi tersebut, Jembatan Bailey sepanjang 63 meter dipasang di bentang yang rusak dan mulai digunakan sejak 27 Desember 2025, sementara jalur alternatif Awe Geutah sudah difungsikan lebih awal pada 18 Desember 2025.

Kemudian Jembatan Alue Kulus di ruas Bireuen–Bener Meriah–Aceh Tengah juga telah kembali berfungsi melalui penimbunan setengah badan jalan sejak 18 Desember 2025.

Selanjutnya Jembatan Krueng Rongka di lintas yang sama diperbaiki dengan penimbunan dan pemasangan box culvert, sehingga dapat digunakan kembali sejak 21 Desember 2025.

Jembatan Weihni Lampahan, jembatan beton bertulang yang dibangun tahun 1979, kembali difungsikan setelah dilakukan penimbunan oprit pada 19 Desember 2025.
Sementara itu Jembatan Wehni Rongka, jembatan rangka baja satu bentang sepanjang 35 meter yang dibangun pada 1992, kini dapat dilalui melalui jalur detour di samping jembatan utama sejak 24 Desember 2025.

Jembatan Timang Gajah juga kembali aktif sejak 24 Desember 2025 setelah dibangun jalur detour menggunakan timbunan, pelat baja, dan kayu.

Selain itu, enam jembatan lainnya yang sempat terputus juga telah dapat dilalui secara darurat, yakni:

  • Jembatan Krueng Meureudu

  • Jembatan Simamora II

  • Jembatan Lawe Mengkudu I

  • Jembatan Lawe Penanggalan

  • Jembatan Krueng Pelang

  • Jembatan Teupin Mane

Kementerian PU memastikan bahwa seluruh penanganan darurat ini bertujuan menjaga kelancaran aktivitas ekonomi, sosial, serta distribusi bantuan kemanusiaan di wilayah terdampak banjir di Aceh.

Sembilan Desa di Aceh Tengah Direlokasi Usai Dinyatakan Tak Layak Huni

0
Kondisi desa terdampak banjir bandang di Aceh Tengah. (Metro TV/Muhammad Zakaria)

NUKILAN.ID | TAKENGON — Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menetapkan relokasi bagi sembilan desa yang terdampak banjir bandang dan longsor parah. Kerusakan struktur alam di kawasan tersebut dinilai sudah tidak memungkinkan lagi untuk menjadi tempat tinggal warga.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, mengatakan kondisi lingkungan di desa-desa tersebut semakin membahayakan keselamatan masyarakat.

“Masyarakat sudah resah tinggal di situ karena beberapa retak dan longsornya luar biasa di daerah tersebut,” kata Haili, Kamis, 1 Januari 2026.

Sembilan desa yang terdampak tersebar di dua kecamatan. Enam desa berada di Kecamatan Linge, yakni Desa Kute Reje, Jamat, Reje Payung, Delung Sekinel, Umang, dan Panaron. Sementara tiga desa lainnya berada di Kecamatan Ketol, yaitu Desa Bur Lah, Desa Serempah, dan Desa Bintang Pepara.

Untuk proses relokasi di Kecamatan Linge, pemerintah daerah menyiapkan lahan yang berada di kawasan milik PT Tusam Hutani Lestari (THL). Penyediaan lahan tersebut dilakukan setelah adanya koordinasi antara pemerintah daerah dengan Direktur THL, Edi Prabowo.

“Tanahnya sudah kita siapkan,” ujar Haili.

Adapun untuk sebagian desa lainnya, pemerintah daerah telah membeli tanah baru yang akan digunakan sebagai lokasi permukiman warga. Pembelian lahan tersebut dilakukan menggunakan dana bantuan yang berasal dari sejumlah donatur serta kementerian.

“Ini bantuan dari beberapa menteri dengan dana pribadi kepada masyarakat,” tutur Haili.

Langkah relokasi ini dilakukan guna memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan hunian baru yang lebih aman dan layak untuk ditinggali, seiring kondisi wilayah lama yang terus mengalami keretakan dan ancaman longsor.

Batal Sambut Tahun Baru di Aceh, Prabowo Alihkan Kunjungan ke Tapanuli Selatan Karena Cuaca

0
Presiden Prabowo Subianto di posko pengungsian Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12/2025) malam. (Foto: Eva/detikcom)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan pembatalan rencana kunjungannya ke Aceh untuk menghabiskan malam pergantian tahun 2026. Pembatalan tersebut disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak memungkinkan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat berada di posko pengungsian Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12/2025) malam. Karena kondisi cuaca, agenda kunjungan ke Aceh dialihkan ke wilayah Tapanuli Selatan.

“Tadinya saya ingin berangkat ke Aceh tapi karena cuaca akhirnya dialihkan akhirnya datang ke Tapanuli Selatan,” kata Prabowo.

Di hadapan masyarakat terdampak bencana, Prabowo menyampaikan rasa syukur karena masih dapat berada bersama rakyat pada momen pergantian tahun. Ia mengajak masyarakat untuk tetap tegar dan menjaga semangat dalam menghadapi cobaan.

“Jadi saudara-saudara sekalian, tentunya kita selalu bersyukur kehadirat Allah SWT Tuhan Maha Besar Maha Kuasa kita masih diberi kesehatan, kita tentunya berdoa terus bahwa yang maha kuasa akan memberi yang terbaik untuk kita,” ujarnya.

“Kita menghadapi kesulitan, kita menghadapi musibah, kita menghadapi tantangan tapi kita harus terus semangat ikhlas kita harus terus kuat, tegar jiwa kita dan yang paling penting tadi kita harus gotong royong kita harus bersama-sama menghadapi kesulitan,” lanjut Prabowo.

Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintahannya untuk terus mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana dan tidak akan meninggalkan rakyat yang sedang mengalami kesulitan.

“Dan percayalah bahwa pemerintahmu, bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian, kita akan bersama,” ujarnya.

Sebelumnya, rencana kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh telah disampaikan oleh Kepala Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari. Ia menyebut Prabowo berkeinginan menghabiskan malam pergantian tahun bersama masyarakat Aceh.

“Dan Pak Presiden kan akan ke Aceh, dan Insyaallah akan malam tahun baru nanti, di Aceh bersama dengan rakyat Aceh,” kata Qodari di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Namun, perubahan kondisi cuaca membuat agenda tersebut dialihkan sehingga Presiden memilih menyambut tahun baru bersama warga terdampak bencana di Tapanuli Selatan.

Pergantian Tahun di Banda Aceh Tanpa Hiruk Pikuk, Warga Pilih Muhasabah

0
Suasana di seputaran tugu Simpang Lima Banda Aceh. (Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Suasana malam pergantian tahun di Kota Banda Aceh berlangsung lengang tanpa perayaan. Pemerintah Kota menegaskan bahwa momen Tahun Baru tidak dijadikan ajang perayaan karena dinilai tidak sejalan dengan adat istiadat dan penerapan syariat Islam di Aceh.

Pantauan di kawasan Tugu Simpang Lima pada Kamis malam, 1 Januari 2026, menunjukkan kondisi kota jauh lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski sebagian warga terlihat keluar rumah untuk sekadar berkeliling karena esok hari libur, aktivitas malam secara umum mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, kepada Nukilan.id menegaskan bahwa tradisi tidak merayakan Tahun Baru sudah lama diterapkan di wilayah tersebut.

“Dari momentum pergantian tahun baru ini, memang di daerah kita tidak ada perayaan. Apalagi wilayah kita baru saja diterpa bencana. Di Banda Aceh sendiri, sudah sangat lama tidak ada perayaan pergantian tahun,” kata Illiza Sa’aduddin Djamal, Kamis, 1 Januari 2026.

Ia juga mengaitkan kondisi tersebut dengan situasi nasional, khususnya bencana yang baru saja melanda sejumlah daerah di Indonesia. Menurutnya, masyarakat seharusnya mengganti euforia perayaan dengan kegiatan muhasabah dan introspeksi diri.

“Malam ini kami mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan muhasabah serta ikut mendoakan keluarga dan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Illiza.

Pemerintah Kota Banda Aceh pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan empati terhadap para korban bencana. Illiza berharap doa-doa masyarakat dapat meringankan beban para korban, khususnya di wilayah Sumatra Barat dan Sumatra Utara yang terdampak cukup parah.

“Banda Aceh sendiri, Alhamdulillah, tidak mengalami bencana berat. Dulu, pascatsunami, kita banyak dibantu orang lain. Saat ini sudah saatnya kita ikut membantu meringankan beban para korban dengan apa pun yang bisa kita lakukan,” jelas Illiza.

Suasana malam tahun baru yang berlangsung khidmat di Banda Aceh mencerminkan kuatnya nilai religiusitas dan solidaritas sosial di tengah masyarakat, seiring dengan kesadaran kolektif atas musibah yang tengah dialami daerah lain di Indonesia. (xrq)

Reporter: Akil