Beranda blog Halaman 1235

Wardiati Silaturahmi dengan Bunda PAUD Gampong Se-Kota Banda Aceh

0
Wardiati Silaturahmi dengan Bunda PAUD Gampong Se-Kota Banda Aceh. (Foto: bandaacehkota.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Ketua Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Banda Aceh Wardiati melaksanakan silaturahmi dengan seluruh Bunda PAUD Gampong se-Kota Banda Aceh di Balai Keurukon, Balai Kota, Kamis, 28 Maret 2024.

Turut hadir Ketua Pokja Yusnita, Kabid Pembinaan PAUD dan FNF Sabri TS, dan Bunda PAUD se-Kota Banda Aceh.

ketua Bunda PAUD Banda Aceh Wardiati, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan partisipasi semua, khususnya kepada bunda PAUD Gampong yang telah bersedia bergabung dengan kami hari ini.

“Momen ini bukan hanya sebagai kesempatan untuk bertemu dan berbagi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat hubungan antar kita semua, dalam memajukan pendidikan anak-anak kita,” katanya.

Wardiati menjelaskan saat ini, dunia pendidikan sedang berada di tengah-tengah proses penting, yaitu implementasi program transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) yang menyenangkan.

“Program ini merupakan tonggak penting dalam upaya kita untuk mewujudkan pendidikan berkualitas di Kota Banda Aceh,” ungkapnya.

Wardiati berharap, semua Bunda PAUD gampong berkomitmen untuk menjadikan pendidikan sebagai pondasi kokoh bagi generasi masa depan. Melalui kolaborasi dan dukungan yang solid dari seluruh komponen masyarakat.

“Kami yakin bahwa kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan inspiratif bagi anak-anak kita,” ungkapnya.

Terakhir Wardiati berharap momen pertemuan ini sebagai titik tolak baru dalam mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara Bunda PAUD.

“Mari kita saling menguatkan, mendukung, dan menginspirasi satu sama lain dalam perjalanan kita untuk mencapai cita-cita bersama,” kata Wardiati.

Editor: Akil Rahmatillah

Pj Wali Kota Serahkan Paket Ramadan Bank Aceh bagi Pasukan Oranye

0
Pj Wali Kota Serahkan Paket Ramadan Bank Aceh bagi Pasukan Oranye. (Foto: bandaacehkota.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin menyerahkan paket ramadan dari Bank Aceh Syariah (BAS) kepada “Pasukan Oranye” Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh.

Paket ramadan berupa 1.908 botol sirup tersebut diberikan kepada 694 petugas kebersihan di halaman kantor DLHK3 setempat, Kamis, 28 Maret 2024. Turut hadir pada kesempatan itu, Dirut BAS Muhammad Syah, Kepala DLHK3 Hamdani Basyah, dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Amiruddin mengucapkan terima kasih kepada BAS atas bantuan kepada pasukan oranye. “Ini salah satu bentuk kepedulian bagi pahlawan adipura kesebelas. Nanti pemko juga akan berikan bonus khusus.”

Amiruddin pun kembali mengpresiasi kinerja pasukan oranye selama ini.

“Mudah-mudahan semangatnya semakin meningkat. Kita punya target ke depan Adipura Kencana. Untuk mewujudkannya butuh kerja keras semua pihak,” ujarnya.

“Semoga pula bantuan ini dapat bermanfaat. Jangan lihat jumlahnya, tapi keikhlasan pemberinya. Kita bersyukur masih ada Bank Aceh Syariah yang peduli pada bapak-ibu,” ujar pj wali kota seraya mengimbau pihak lainnya untuk ikut mengulurkan tangan selama ramadan bagi mereka yang membutuhkan.

Sementara Dirut BAS Muhammad Syah mengatakan kegiatan bertajuk Ramadan Berbagi bersama BAS merupakan komitmen pihaknya setiap tahunnya untuk membantu pasukan oranye.

“Bentuk kepedulian kami walau kecil bagi ujung tombak kebersihan kota. Nanti selain sirup, kita juga akan memberikan kain sarung buat bapak-ibu untuk dipakai saat hari raya,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Editor: Akil Rahmatillah

Keseruan ‘War Takjil’ di Aceh Ramadhan Festival 2024

0
Pengunjung dapat menikmati buka bersama ala piknik di Sagoe Piasan Aceh. (Foto: Nukilan.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pada hari pembukaan Aceh Ramadhan Festival 24 yang diselenggarakan di Dinas Budaya dan Pariwisata Aceh, antusiasme pengunjung tak terbendung. Ribuan pengunjung memadati acara tersebut, dengan banyak di antaranya berbondong-bondong mengikuti Open Gate Pasar Takjil Ramadhan yang menjadi highlight acara.

Pasar Takjil Ramadhan menjadi magnet utama bagi pengunjung, di mana mereka menikmati berbagai hidangan khas Ramadhan yang disajikan. Takjil-takjil lezat yang tersedia menjadi rebutan, sehingga stok takjil cepat habis.

Salah satu pengunjung, Mona, menyatakan kegembiraannya kepada Nukilan.id dengan menceritakan pengalaman serunya di acara tersebut. Dalam keterangan kepada Nukilan.id, ia mengungkapkan kekagumannya terhadap atmosfer yang begitu menyenangkan, di mana pengunjung dapat menikmati buka bersama ala piknik di Sagoe Piasan Aceh.

“Seru banget bang, pas open gate kita itu war takjil terus buka bersama di sagoe piasan Aceh,” ungkap Mona kepada Nukilan.id pada Kamis, (28/3/2024) sore.

Suasana ‘War Takjil’ di hari pertama Aceh Ramadhan Festival 2024. (Foto: Nukilan)

Kemeriahan acara ini juga memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan para pedagang takjil dan mendapatkan pengalaman berbelanja yang tak terlupakan.

Dengan demikian, Aceh Ramadhan Festival 24 berhasil mencatat rekor kunjungan terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraannya. Acara ini tidak hanya menjadi tempat untuk merayakan bulan suci Ramadhan, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan kebersamaan bagi masyarakat Aceh dan pengunjung dari berbagai daerah.

Acara ini juga menjadi wadah promosi bagi kuliner khas Aceh dan potensi pariwisata daerah tersebut. Diharapkan keberhasilan Aceh Ramadhan Festival 24 akan mendorong semakin banyak acara serupa di masa mendatang, serta menjadi daya tarik wisata tahunan bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.

Reporter: Akil Rahmatillah

Keseruan Warga Banda Aceh Ngabuburit di Aceh Ramadan Festival 2024

0
Suasana pengunjung di stan takjil Aceh Ramadhan Festival 2024. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menjelang sore memasuki hari ke 17 puasa bulan ramadan 1445 H/ 2024 M, Aceh Ramadhan Festival 2024, di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh ramai dikunjungi masyarakat.

Mereka datang untuk melaksanakan ngabuburit sambil berburu takjil atau makanan untuk berbuka puasa bersama teman-temannya, kerabat ataupun keluarganya.

Diungkapkan salah seorang pengunjung, Latifah, kedatangannya bersama keluarga ke Aceh Ramadhan Festival 2024 untuk ngabuburit sambil berburu takjil dan juga berbuka puasa bersama.

“Karena tempatnya ini bagus gitu kan, terus banyak pedagang yang jualan takjil jadi banyak pilihan menu untuk berbuka, tentunya harganya murah,” ungkap Latifah kepada Nukilan.id pada Kamis, (28/3/2024).

“Pokonya ini lokasinya strategis di tengah kota, pinggir jalan, banyak pilihan takjilnya, tidak heran kalau banyak ngabuburit ke sini,” sambungnya.

Sementara itu, Dedi, menceritakan Aceh Ramadhan Festival 2024 merupakan suatu event yang dalam setiap momen bulan ramadan banyak didatangi masyarakat untuk ngabuburit, selain lokasi strategis, juga banyak penjual makanan pembuka atau takjil dijajakan.

Bahkan hampir di setiap sudut areanya mulai dari depan Masjid Raya Baiturrahman hingga Lokasi ex Hotel Aceh diperkirakan terdapat seratusan pelaku usaha.

“Ratusan para pelaku usaha jualan takjil ada di sini, mulai dari minuman dingin, gorengan hingga menu makanan seafood ada pokonya komplit lengkap, tidak heran kalau tiap sore jelang magrib ramai,” timpalnya.

Masih kata Dedi, terdapat keseruan tersendiri saat ngabuburit sambil berburu takjil di event Aceh Ramadhan Festival 2024, di mana pengunjung harus rela berdesakan dan antre saat akan membeli makanan pembuka atau takjil, pasalnya saking banyaknya pengunjung.

“Tapi memang setiap kali event Aceh Ramadhan Festival, sejak dulu sudah jadi lokasi favorit ngabuburit sambil berburu takjil, lokasinya dekat masjid, habis buka puasa langsung berjamaah magrib di Masjid Raya,” tandasnya.

Reporter: Akil Rahmatillah

Dana Terbatas, Pemerintah Aceh Tak Buka Penerimaan Beasiswa Baru di 2024

0
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh Syaridin, S.Pd, M.Pd. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, S.Pd., M.Pd, telah mengumumkan bahwa untuk tahun 2024, tidak akan ada penerimaan beasiswa baru di wilayah tersebut. Keputusan ini diambil karena keterbatasan anggaran hanya mencukupi untuk mendukung beasiswa lanjutan.

Syaridin menjelaskan bahwa keputusan ini bukan hal baru. Pada tahun 2023, Pemerintah Aceh juga tidak membuka penerimaan beasiswa baru karena alasan serupa. Meskipun menyadari harapan masyarakat Aceh, terutama yang kesulitan secara finansial, untuk mendapatkan akses pendidikan melalui program beasiswa, dia menegaskan bahwa situasi anggaran menjadi hambatan utama.

“Sekali lagi, kami memahami aspirasi masyarakat akan pentingnya program beasiswa, terutama bagi mereka yang kesulitan secara finansial,” kata Syaridin dalam wawancara dengan Nukilan.id pada Kamis (28/3/2024).

Dia menjelaskan bahwa sumber dana untuk program beasiswa utamanya berasal dari Dana Otonomi Khusus (OTSUS), yang mengalami penurunan signifikan. Hal ini mempengaruhi kemampuan Pemerintah Aceh untuk menyediakan anggaran bagi penerimaan beasiswa baru.

Syaridin juga mencatat bahwa penerimaan terakhir untuk program beasiswa diploma Aceh Carong terjadi pada tahun 2022, dan sejak itu tidak ada program beasiswa baru yang dibuka.

Dengan pengumuman ini, diharapkan masyarakat Aceh dapat memahami tantangan yang dihadapi pemerintah setempat terkait keterbatasan anggaran. Meskipun begitu, BPSDM Aceh tetap bertekad untuk terus berupaya menyediakan akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat Aceh.

Reporter: Biyu
Editor: Akil Rahmatillah

Jelang Pilkada 2024, Mahasiswa Aceh Selatan: Calon Bupati Aceh Selatan Harus Paham 3 Isu Ini!

0
Ilustrasi pemilihan kepala daerah. (Foto: detik.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang semakin dekat, sejumlah nama mulai bermunculan untuk memeriahkan pemilihan kepala daerah. Tak terkecuali di Aceh Selatan.

Dari hasil monitoring Nukilan.id di kalangan masyarakat, ditemukan beberapa nama yang menjadi perbincangan hangat masyarakat negeri pala tersebut. Adapun nama-nama calon Bupati Aceh Selatan yang kian diperbincangkan seperti; Darmansyah, Hendri Yono, Haji Mirwan, Irwandi, Edi Saputra, Deni Irmansyah.

Hal ini menjadi sorotan dari mahasiswa yang berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat Aceh Selatan. Menurut mereka, calon Bupati Aceh Selatan ke depan harus bisa memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Dalam wawancara eksklusif dengan Nukilan.id pada Kamis (28//3/2024) malam, mahasiswa yang mewakili berbagai elemen masyarakat, menegaskan bahwa masalah-masalah krusial di daerah pelosok Aceh Selatan seperti kualitas pendidikan yang masih rendah, akses terbatas terhadap pelayanan kesehatan, dan tingkat pengangguran yang tinggi harus menjadi prioritas utama bagi calon bupati yang akan datang.

“Kami membutuhkan pemimpin yang memiliki visi jelas dalam meningkatkan mutu pendidikan di Aceh Selatan. Bukan hanya gunting-gunting pita, namun juga memperhatikan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan guru,” ungkap salah satu dari empat aktivis tersebut.

Mereka juga menyoroti urgensi peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, terutama di daerah pedesaan yang masih terpinggirkan.

“Banyak gampong-gampong yang masih terisolir, mereka kesulitan untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang memadai. Calon bupati harus memiliki program yang konkret untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan kesehatan,” tambah salah seorang narasumber.

Tak hanya itu, penciptaan lapangan kerja juga menjadi fokus utama bagi para aktivis mahasiswa. Mereka menyoroti tingginya tingkat pengangguran di kalangan pemuda Aceh Selatan yang bisa menjadi pemicu berbagai masalah sosial ekonomi di daerah tersebut.

“Kami mengharapkan calon bupati yang mampu menciptakan kebijakan yang berpihak kepada kaum miskin dan menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan bagi rakyat Aceh Selatan,” tegas salah satu aktivis.

Dengan demikian, para aktivis mahasiswa tersebut memberikan pandangan yang tajam terhadap agenda yang seharusnya diutamakan oleh calon bupati Aceh Selatan. Pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan yang merata, dan penciptaan lapangan kerja yang memadai diharapkan menjadi poin utama dalam visi dan program calon pemimpin daerah tersebut.

Reporter: Akil Rahmatillah

Sidang Perdana Kasus Korupsi Retribusi Pasar Lambaro dan Keutapang Digelar

0
Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan retribusi Pasar Lambaro dan Keutapang di Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh, pada Kamis 28 Maret 2024. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh Besar melaksanakan sidang perdana terdakwa M (52) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Banda Aceh, pada Kamis (28/3/2024).

Terdakwa M diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan retribusi Pasar Lambaro dan Keutapang pada Dinas Koperasi, Ukm dan Perdagangan Kabupaten Aceh Besar tahun 2020-2021. M merupakan Ketua Satgas Pasar Dinas Koperasi, UsahaKecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Aceh Besar.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Aceh Besar Maulijar mengatakan, terdakwa muslim bersama beberapa saksi tidak melaksanakan pengelolaan pendapatan daerah dari retribusi pasar dengan benar, sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 545.182.000 berdasarkan hasil audit.

Dalam persidangan, JPU mendakwa M dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf a, b ayat (2), ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

“Terdakwa melalui Penasihat Hukumnya tidak mengajukan Keberatan atas Surat Dakwaan yang dibacakan JPU. Persidangan akan dilanjutkan pada hari Rabu tanggal 03 April 2024 dengan agenda pembuktian oleh JPU dengan menghadirkan Saksi-saksi,” katanya.

Reporter: Rezi

Masyarakat Gampong Lamdingin Ramaikan Tradisi Buka Bersama di Masjid

0
Suasana buka bersama antar warga Gampong Lamdingin. (Foto: Nukilan/Akil)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Semangat kebersamaan dan solidaritas kembali terpancar di Gampong Lamdingin, Kota Banda Aceh, ketika masyarakat setempat berkumpul untuk melaksanakan tradisi buka bersama di Masjid Al-Abrar pada malam 17 Ramadan. Dengan penuh kegembiraan, para jamaah memadati area masjid, membawa hidangan lezat untuk berbagi dengan sesama.

Tradisi buka bersama di Masjid Al-Abrar telah menjadi bagian dari warisan budaya yang dijaga dengan cermat oleh penduduk Gampong Lamdingin selama bertahun-tahun. Setiap tahunnya, pada bulan Ramadan, mereka berkumpul di masjid untuk berbagi kebahagiaan dengan tetangga dan saudara-saudara mereka.

Menurut pantauan Nukilan.id, kegiatan dimulai sejak pukul 17.30 Wib, di mana para pengurus masjid dan pemuda setempat melakukan persiapan, seperti menggelar karpet merah di halaman masjid. Suasana khidmat dan penuh keramahan terasa begitu kental di antara hadirin yang bermacam-macam latar belakangnya.

Saat azan Maghrib berkumandang, semua mata tertuju pada hidangan yang telah disajikan. Mulai dari hidangan khas Aceh seperti Kuah Beulangong hingga hidangan minuman seperti es timun.

Salah seorang penduduk setempat yang telah lama mengikuti tradisi ini, Tarmizi, kepada Nukilan.id menjelaskan bahwa kegiatan buka bersama pada 17 Ramadan di Gampong Lamdingin sudah menjadi tradisi di gampong tersebut.

“Tradisi buka bersama ini adalah momen yang sangat dinantikan bagi kami di Gampong Lamdingin. Ini adalah saat kami bisa berkumpul dengan tetangga, teman untuk berbagi berkah Ramadan,” ujar Tarmizi kepada Nukilan.id pada Kamis, (28/3/2024) sore.

Sementara itu, warga lainnya, Abdul, mengatakan yang terpenting dari kegiatan buka bersama tersebut adalah terjalinnya semangat persaudaraan antar warga Gampong Lamdingin.

“Yang paling penting semangat kebersamaan dan persaudaraan sangat terasa di malam ini. Yang terpenting adalah silaturahmi yang terjalin di antara warga semua,” ungkap Abdul.

Setelah berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah di dalam Masjid Al-Abrar.

Tradisi buka bersama di Masjid Al-Abrar menjadi salah satu momentum penting yang memperkuat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara masyarakat Gampong Lamdingin. Dengan semangat yang sama, mereka berharap tradisi ini akan terus berlangsung dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari warisan budaya mereka.

Reporter: Akil Rahmatillah

Siswa MAN 1 Banda Aceh Lulus Jalur SNBP Meningkat Tahun 2024

0
Kepala Sekolah MAN 1 Banda Aceh, Dr. Nursiah, S.Ag.,M.Pd. (Foto:dokumen pribadi)

Nukilan.id | Banda Aceh – Sebanyak 73 siswa MAN 1 Banda Aceh lulus Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) tahun 2024. Pengumuman SNBP 2024 diumumkan Selasa 26 Maret 2024 pukul 15.00 WIB lalu. Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, peserta bisa melihat pengumumannya melalui link utama dan sejumlah link mirror yang disediakan oleh berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Atas pencapaian tersebut, Kepala Sekolah MAN 1 Banda Aceh, Dr. Nursiah sangat bersyukur karena capaian tahun ini jauh lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika dilihat datanya, tahun 2023 sebanyak 58 siswa yang lulus jalur SNBP, sedangkan tahun 2024 tembus 73 siswa. Kemudian, siswa yang ke luar Aceh tahun ini memang kurang karena dukungan orang tua sangat minim.

Dr. Nursiah menyebut, rata-rata orang tua tidak mau anaknya ke luar Aceh, tetapi untuk tahun depan dengan komitmen bersama InsyaAllah akan banyak siswa MAN 1 Banda Aceh yang akan memilih ke luar Aceh, khususnya Pulau Jawa. Setiap pertemuan ia sampaikan bahwa untuk tahun 2024 ini siswa akan kurang yang ke luar Aceh. Hal tersebut juga sudah diprediksi sejak siswa menduduki kelas X. Sejak tiga tahun yang lalu sudah diberi tahu mana anak-anak yang mau disiapkan untuk kuliah di Aceh ataupun ke luar Aceh.

“Karena mereka sudah terdata sejak kelas X, seperti tahun 2023 banyak anak yang ke luar Aceh, tapi tahun 2024 justru sebaliknya,” ucapnya saat diwawancarai Nukilan.id, Kamis (28/3/2024).

Lanjutnya, menurun minat untuk kuliah di luar karena banyak orang tua yang tidak mengizinkan. Faktor dari bermacam-macam, bisa dari ekonomi orang tua atau kondisi lain yang tidak diketahui. Pastinya, orang tua menyampaikan bahwa anaknya tidak diizinkan untuk kuliah di luar Aceh. Akan tetapi, tahun 2025 kelas-kelas tertentu itu banyak yang memilih ke luar Aceh.

Ia juga menambahkan, tidak berhenti pada seleksi SNBP saja, MAN 1 Banda Aceh juga ada pembinaan UTBK yang disiapkan di sekolah. Artinya, ketika plan A (SNBP) tidak lulus, maka siswa sudah bersiap diri untuk mengikuti plan B (SNBT). Penyebab lain ada siswa yang memang tidak mau mengambil SNBP, mereka mau tes UTBK.

Lanjutnya, siswa yang bersangkutan mungkin punya target sendiri dan kebanggaan sendiri jika diterima di PTN impiannya dengan cara bersaing dalam bentuk tes. Di kelas XII habis-habisan siswa-siswa les UTBK dari pagi sampai sore, namun untuk kelas X juga sudah mulai diberlakukan pelan-pelan, mereka sudah belajar mengarah ke UTBK. Harapannya, semua pengajar baik PNS, non PNS, maupun khusus diundang untuk pengajar UTBK juga terus mengupgrade diri.

“Kita harap semua pengajar dapat mengikuti perkembangan yang diinginkan PTN agar tidak pernah ketinggalan, terutama sekali untuk guru-guru PNS,” pungkasnya.

Reporter : Auliana Rizky

Data Berkualitas Dorong Efisiensi Pembangunan

0
Ruang kerja Diskominsa Aceh. (Foto: Diskominsa Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh Marwan Nusuf mengatakan ketersediaan data yang berkualitas akan memberikan kemudahan bagi pemerintah dalam melakukan pembangunan yang efisien. Hal tersebut juga sesuai dengan amanat dari prinsip kebijakan Satu Data Indonesia, yang diatur dalam Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019.

Pemerintah Aceh sendiri telah menerbitkan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 24 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Satu Data yang mengatur tentang kebijakan tata kelola yang menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Untuk menghadirkan data yang berkualitas diperlukan pemahaman dan pengetahuan tentang manajemen data guna mendukung implementasi konsep Satu Data Indonesia. Pemerintah Aceh telah menyediakan Portal Open Data Aceh yang merupakan portal resmi Satu Data Aceh sebagai turunan dari portal Satu Data Indonesia,” ujar Marwan Nusuf, Kamis (28/3/2024).

Dalam perkembangannya, pelaksanaan penyebarluasan data terutama data statistik sektoral di level kabupaten/kota di Aceh menggunakan Portal Open Data daerah masing-masing belum memenuhi prinsip Satu Data Indonesia.

Dataset data yang telah dipublikasikan tapi belum memenuhi standar salah satunya adalah metadata yang merupakan informasi terstruktur terkait Suatu Data. Selain itu, struktur dan format tabel yang diunggah sangat bervariatif, tidak terstruktur, sulit dipahami pembaca data dan tidak dapat langsung dianalisis untuk memperoleh suatu informasi.

Untuk mempercepat pemenuhan tersebut, Diskominsa Aceh menggelar Klinik Konsultasi Penguatan Wawasan Satu Data dan Data Cleaning Portal Open Data Pemerintah Kabupaten/Kota se-Aceh yang diselenggarakan secara virtual. Kegiatan penguatan kapasitas tersebut diikuti oleh operator atau admin 10 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari setiap 23 Kabupaten/Kota.

“Operator portal Open Data Kabupaten Kota di Provinsi Aceh mendapatkan pelatihan teknis untuk memahami arah kebijakan, tata kelola Satu Data, dan tata cara unggah dataset dengan format atau struktur tabel data yang mudah diolah serta dilengkapi dengan metadata,” ujarnya.

Marwan Nusuf berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai arah kebijakan dan tata kelola Satu Data di tingkat daerah sehingga bisa menjadi alat untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan di kabupaten kota.

Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Diskominfo dari seluruh wilayah Aceh, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS), dengan kerja sama dari Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) Kemitraan Australia-Indonesia.

Editor: Akil Rahmatillah