Beranda blog Halaman 1232

Kemenag Gelar Sidang Kelulusan SPAN-PTKIN, Hasilnya Diumumkan 2 April 2024

0
Sidang kelulusan SPAN PTKIN 2024. (Foto: kemenag.go.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2024 sampai tahap akhir, sidang kelulusan. Tahap ini diikuti Panitia Nasional, serta Rektor dan Wakil Rektor bidang akademik dari seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Sidang kelulusan berlangsung di Jakarta, Jum’at (29/3/2024). Hasil seleksi ini akan diumumkan pada 2 April 2024, pukul 14.00 WIB.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani menegaskan pentingnya mengambil langkah strategis untuk menarik calon mahasiswa yang berkualitas. Sementara Plt Dirjen Pendis Kemenag RI, Abu Rokhmad, menggarisbawahi pentingnya seleksi yang berkualitas untuk membangun pendidikan keagamaan.

Abu Rokhmad mengatakan, lewat ujian masuk yang berkualitas, PTKIN dapat secara objektif menghadirkan mahasiswa yang berkualitas.

“Universitas adalah tempat para pakar itu dilahirkan, lewat proses seleksi yang objektif semoga kita dapat melahirkan pakar-pakar, anak-anak hebat dari seluruh Indonesia,” sebutnya.

Abu Rokhmad juga menekankan bahwa pendidikan tinggi harus berperan menghasilkan para ilmuwan dan pakar di berbagai bidang, serta berkontribusi dalam transmisi nilai moderasi beragama. Peningkatan kualitas PTKIN, antara lain dimulai dari seleksi masuk seperti ini.

“Jika inputnya bagus, proses belajar-mengajar berkualitas, maka lulusannya juga berkualitas. Para alumni ini mampu bersaing dengan alumni lain dan bekerja di berbagai bidang,” terang Guru Besar UIN Walisongo ini.

Sidang kelulusan juga menjadi momen pelaporan enam inovasi baru yang dilakukan Panitia Nasional dalam proses seleksi SPAN-PTKIN 2024. Laporan ini disampaikan Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Nyayu Khadijah. Adapun enam inovasi yang dikembangkan adalah pengembalian kewenangan kelulusan ke masing-masing kampus, penggunaan Bot helpdesk, pengembangan aplikasi SPAN-PTKIN berbasis android, reformulasi sistem skoring, dan peningkatan mutu seleksi melalui audit internal.

Menurut Nyayu Khadijah, sidang kelulusan SPAN-PTKIN 2024 menjadi titik tolak dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia, dengan harapan akan menghasilkan sarjana yang tidak hanya unggul secara akademik tapi juga bermoderasi dalam beragama, sejalan dengan nilai yang dianut oleh Kementerian Agama RI.

Editor: Akil Rahmatillah

Agar Tak Salah Gunakan Kekuasaan, Penjabat Kepala Daerah di Aceh yang Ingin Maju Pilkada Diminta Mundur dari Jabatan

0
Ketua DPW Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (Alamp Aksi) Provinsi Aceh, Mahmud Padang. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Kepala Daerah yang berkeinginan maju Pilkada diminta untuk segera mundur dari jabatan yang sedang kini didudukinya. Apalagi sudah ada penegasan Mendagri bahwa paling lambat harus mundur 5 (lima) bulan sebelum Pilkada dimulai.

“Sesuai dengan tahapan Pilkada 2024 yang akan dimulai pada awal bulan Mei 2024, dan pendaftaran akan dimulai pada 26 Agustus 2024. Maka sudah seyogyanya seluruh Pj Kepala Daerah yang berkeinginan maju pada Pilkada untuk segera mundur dari jabatannya terhitung sejak 26 Maret 2024,” tegas ketua DPW Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (Alamp Aksi) Provinsi Aceh, Mahmud Padang, Sabtu 30 Maret 2024.

Alamp Aksi mengingatkan, jabatan Pj Kepala Daerah yang ditunjuk itu untuk mengisi kekosongan kepemimpinan daerah, dan seorang penjabat Kepala daerah harus netral. “Netralitas penjabat kepala daerah dalam pilkada diatur Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota. Jadi seorang penjabat kepala daerah tidak boleh menggunakan jabatannya untuk kepentingan politik praktis,” ujarnya.

Kata Mahmud, ketentuan pada regulasi juga mencegah penjabat gubernur, penjabat bupati, dan penjabat wali kota mengundurkan diri untuk mencalonkan menjadi gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota atau wakil wali kota.

Mahmud menambahkan, persyaratan yang disebutkan pada pasal 7 ayat (1) Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 untuk seorang calon kepala daerah diharuskan memenuhi persyaratan sebagai berikut huruf q: tidak berstatus sebagai penjabat gubernur, penjabat bupati dan penjabat wali kota.

“Jadi, untuk Pj Kepala Daerah di Aceh yang berkeinginan maju pada Pilkada 2024 kami minta untuk segera mundur dari jabatannya. Jangan sampai justru jabatan yang sedang diemban digunakan untuk keperluan politik maju Pilkada 2024, apalagi berpotensi adanya penggunaan sumber daya dan fasilitas daerah untuk kepentingan pencalonannya, ini jelas-jelas bertentangan secara aturan. Jangan pula sampai ada penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan politik pilkada,” katanya.

Dia mencontohkan, Pj Bupati Aceh Barat Daya Darmansyah yang balihonya sudah dipasang di berbagai titik di Aceh Selatan dan sudah hangat dibicarakan memang positif akan maju pada Pilkada 2024. Namun, hingga saat ini faktanya belum mengundurkan diri dari jabatannya.

“Apakah penegasan Mendagri agar mundur 5 bulan sebelum tahapan Pilkada ini tidak berlaku di Aceh? Walaupun maju di daerah yang berbeda atau kabupaten tetangga dari daerah yang sedang dipimpinnya, namun hal itu juga tidak dibenarkan dan tetap berpotensi menggunakan kekuasaan untuk kebutuhan politik praktis. Kami minta Mendagri agar memperhatikan Pj Kepala Daerah tersebut apabila tidak segera mengundurkan diri dari jabatan,”pungkasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Kemenag Siapkan 3.700 Fasilitator Profesional Bimbingan Perkawinan

0
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Zainal Mustamin. (Foto: kemenag.go.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Kemenag telah siapkan ribuan fasilitator profesional di bidang Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Langkah ini dilakukan seiring adanya kewajiban bagi calon pengantin untuk mengikuti Bimwin mulai akhir Juli 2024, sesuai Surat Edaran Dirjen Bimas Islam No. 2 tahun 2024.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Zainal Mustamin menjelaskan, langkah ini merupakan ikhtiar untuk mencapai target peningkatan ketahanan keluarga.

“Ditjen Bimas Islam menargetkan ketahanan keluarga meningkat setiap tahunnya. Dengan meningkatnya ketahanan keluarga, maka persoalan stunting, perceraian, KDRT, hingga perkawinan anak akan menurun,” ujarnya dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Bimwin, Rabu (27/3/2024) di Jakarta.

Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Agus Suryo Suripto menjelaskan, layanan Bimwin yang tersedia di KUA akan dijadwalkan bagi calon pengantin dan tidak dipungut biaya.

“Pasangan calon pengantin bisa mengikuti layanan Bimwin yang digelar di KUA sesuai dengan jadwal yang tersedia secara gratis,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya menargetkan 3.700 fasilitator Bimwin di tahun 2024. “Target ini merupakan bagian dari upaya Kemenag untuk meningkatkan kualitas pernikahan dan ketahanan keluarga di Indonesia,” ujar Suryo.

Suryo menjelaskan, Kemenag akan bekerja sama dengan Pusat Diklat (Pusdiklat) untuk mencetak fasilitator Bimwin. Pusdiklat memiliki perangkat yang memungkinkan mencetak fasilitator dalam jumlah banyak.

“Fasilitator akan mendapatkan pengetahuan pendahuluan tentang hakikat perkawinan, pengelolaan dinamika keluarga, dan cara mengatasi konflik keluarga,” jelas Suryo.

Materi tersebut akan diberikan secara daring terlebih dahulu. Ketika masuk kelas luring, para fasilitator diharapkan telah mengetahui dasar-dasarnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitator Bimwin.

“Dengan meningkatkan kualitas fasilitator, diharapkan kualitas pernikahan dan ketahanan keluarga di Indonesia juga akan meningkat,” pungkas Suryo.

Editor: Akil Rahmatillah

Ramadan Merajut Asa, HMI FISIP USK Salurkan 100 Paket Berbuka Puasa

0
HMI FISIP USK Salurkan 100 Paket Berbuka Puasa. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FISIP Universitas Syiah Kuala Cabang Banda Aceh membagikan ratusan paket berbuka puasa kepada masyarakat membutuhkan, Jum’at (29/03/2024) di sekitar wilayah Banda Aceh.

Ketua Umum Komisariat, Farhan Mubaraq menyampaikan, pembagian paket berbuka ini merupakan momentum meraih berkah dan berbagi kebaikan terhadap sesama di bulan suci Ramadhan ini.

“Bulan Ramadhan ini merupakan bulan penuh berkah yang paling dinanti umat Islam untuk berlomba-lomba menggapai ridho Allah SWT, selain menjalankan ibadah puasa, umat Islam dianjurkan untuk perbanyak amalan Sunnah kebaikan lainnya seperti sedekah,” sebutnya.

Sebagai kader HMI, Mubaraq mengatakan bahwa kader komisariat sangat antusias melaksakan kegiatan ini, karena bulan ramadan mempunyai makna yang selalu didefenisikan sebagai momentum meningkatkan Iman dan Taqwa Kepada Allah SWT.

“Sejak awal kegiatan ini dicetuskan, Keluarga Besar HMI Komisariat FISIP USK bersemangat menyampaikan gagasan, menyalurkan paket berbuka, hingga mengumpulkan infaq untuk terselenggaranya program ini. Kamipun turut senang ketika langsung turun ke masyarakat, menyaksikan senyuman dari satu persatu masyarakat yang kami temui,” ucapnya.

Tidak lupa, Mubaraq juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada para kader, alumni HMI Komisariat, dan jajaran Dekanat Fakultas yang sejak awal mendukung gagasan program ini hingga terlaksana.

“Program ini tidak akan berjalan lancar jika tidak ada support dari kader, alumni HMI Komisariat FISIP USK, dan Dekanat Fakultas, sehingga kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, semoga niat baik dan ikhtiar kita dibalas oleh Allah SWT. dikemudian hari,” katanya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang banyak, baik bagi masyarakat sebagai penerimanya, begitu pula kader HMI yang melaksanakannya dengan ikhlas.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan pembagian paket berbuka ini, kader HMI dapat konsisten menjadi insan pengabdi yang peduli terhadap masyarakat dan terus menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-harinya, ”tutupnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Selama Bulan Ramadan, Omzet Pedagang di Kopelma Darussalam Tetap Untung

0
Pedagang di kawasan Kopelma Darussalam, Banda Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Meski bulan Ramadan biasanya diwarnai dengan penurunan aktivitas bisnis bagi sebagian pedagang, namun tidak demikian halnya bagi para pedagang di kawasan Kopel Darussalam, Banda Aceh. Mereka tetap mampu meraih keuntungan yang stabil sepanjang bulan suci ini.

Menurut sejumlah pedagang yang beroperasi di sekitar Kopelma Darussalam, permintaan akan gorengan meningkat secara signifikan selama bulan Ramadan. Hal ini disebabkan oleh tradisi masyarakat yang gemar menyantap gorengan sebagai menu berbuka puasa.

Salim, seorang pedagang gorengan yang telah berjualan di kawasan Darussalam selama lebih dari 15 tahun, mengungkapkan bahwa peningkatan penjualan selama Ramadan dapat mencapai 30% hingga 50% dibandingkan dengan bulan-bulan biasa.

“Selama bulan Ramadan, permintaan akan gorengan seperti pisang goreng, tempe goreng, dan tahu isi meningkat drastis. Kami harus mempersiapkan stok yang lebih banyak untuk memenuhi permintaan pelanggan,” ujarnya kepada Nukilan.id (30/3/2024) dengan antusias.

Tidak hanya peningkatan jumlah penjualan, namun juga perubahan pola konsumsi pelanggan menjadi faktor penting yang memengaruhi keuntungan pedagang gorengan.

“Di bulan Ramadan, kami melihat pelanggan cenderung membeli lebih banyak gorengan dalam satu transaksi, karena mereka membelinya untuk berbuka puasa bersama keluarga atau untuk acara berbuka puasa bersama di masjid,” tambah Salim.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Muji, salah satu pedagang Batagor, mengungkapkan, bulan ramadan memberikan dampak bagi usaha yang dijalankan. Pendapatan yang ia dapatkan bisa mencapai Rp 1.400.000 per harinya.

“Bulan puasa tentu berpengaruh. Tetap ramai. Alhamdulillah omzet kita stabil,” kata Muji.

Sementara itu, Leman, pedagang minuman, mengatakan, penjualannya selama bulan ramadan tetap untung seperti bulan-bulan biasanya.

“bulan ramadan kekgini bang, kadang-kadang laku habis, kadang-kadang sisa 10 cup. Macam hari-hari biasanya. Tapi Alhamdulillah kita gak sampai rugi,” tutupnya.

Begini Penjelasan Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Terkait Akta Perkawinan

0
Akta Perkawinan (foto :google kompas.com)

Nukilan.id | Banda Aceh – Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Penyataan tersebut dikutip Nukilan.id pada laman Disdukcapil Kota Banda Aceh, Sabtu (30/3/2024). Hal yang dimaksud diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2010. Akta perkawinan adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setelah seorang pria dan seorang wanita melangsungkan perkawinan secara sah.

Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh Miftahul Jannah mengatakan, akta perkawinan memiliki banyak manfaat di antarannya pertama, kepemilikan akta perkawinan sangat penting agar perkawinan kedua mempelai diakui dan sah secara hukum negara. Kedua, akta perkawinan bisa melindungi hak dan kewajiban suami istri, melindungi hak anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut.

Lanjutnya, akta perkawinan/nikah diterbitkan oleh Disdukcapil, sedangkan bagi yang muslim buku nikah diterbitkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA).Adapun syarat untuk akta perkawinan adalah sebagai berikut :

  1. Surat keterangan sudah terjadi pernikahan resmi dari pendeta, pemuka agama, atau surat perkawinan penghayat kepercayaan yang ditandatangani oleh pemuka penghayat kepercayaan.
  2. Formulir pencatatan perkawinan.
  3. Fotokopi akta kelahiran suami dan istri.
  4. KK dan KTP-EL suami dan istri.
  5. Fotokopi KTP-EL kedua orang tua dari suami dan istri.
  6. Pas foto berdampingan suami istri ukuran 4×6 sebanyak empat lembar.
  7. Fotokopi KTP-EL  dua orang saksi.

Reporter : Auliana Rizky

Aceh Ramadhan Festival 2024: Pengunjung Kecewa Kurangnya Antisipasi Cuaca Hujan

0
Kurangnya Antisipasi Cuaca Hujan menyebabkan genangan air dan karpet tempat duduk pengunjung basah di lokasi Aceh Ramadhan Festival 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Event Aceh Ramadhan Festival 2024 yang di pusatkan kawasan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh menuai keluhan dari masyarakat terkait kurangnya antisipasi terhadap cuaca hujan.

Pantauan Nukilan di lokasi ex Aceh Hotel sekira pukul 16.11 WIB, terlihat genangan air dan karpet tempat duduk pengunjung basah. Selain itu, di lokasi tidak ada tenda untuk pengunjung. Bahkan panggung acara juga tidak dilengkapi dengan peneduh

Salah seorang pengunjung, Taufik mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kesiapan panitia penyelenggara dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi.

“Kami sangat senang dengan adanya Aceh Ramadhan Festival setiap tahun. Namun, kami juga berharap panitia bisa lebih siap menghadapi cuaca,” kata Taufiq saat diwawancarai Nukilan.

Menurutnya, tidak hanya pedagang yang harus dilindungi dengan tenda, tetapi pengunjung juga harus diperhatikan. Hal ini penting agar pengunjung dapat tetap nyaman dan terlindungi meskipun terjadi cuaca buruk.

“Seharusnya panitia lebih mempersiapkan hal seperti ini, sekarang kondisi cuaca juga tidak menentu jangan tunggu hujan dulu baru sediakan payung,” katanya.

Disisi lain, salah seorang mengaku pengunjung yang sedang berteduh mengatakan, acara ini tetap berjalan meskipun tanpa antisipasi saat cuaca hujan.

Bahkan saat wartawan nukilan mengambil gambar di lokasi, pengujung tersebut tidak mengizinkannya dengan alasan agar tidak memfreming masyarakat tentang sisi lain event Aceh Ramadhan Festival 2024.

“Nanti saja jam 17.00 balik lagi kesini untuk foto,” kata seorang yang mengaku pengunjung tersebut.

Reporter: Rezi

KIBAR Greater Glasgow Gelar Nuzulul Quran dan Khataman Quran Bersama di Glasgow Central Mosque

0
Keluarga Islam di Britania Raya (KIBAR) Greater Glasgow, Skotlandia. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Glasgow – Keluarga Islam di Britania Raya (KIBAR) Greater Glasgow menggelar acara istimewa Nuzulul Quran dan Khataman Quran Bersama di Glasgow Central Mosque pada Rabu, (27/3/2024) lalu. Acara ini menjadi bagian penting dari rangkaian aktivitas mengaji rutin warga Indonesia di Glasgow, Skotlandia.

Menurut keterangan tertulis yang diterima Nukilan.id, setiap minggunya anggota KIBAR rutin mengadakan kegiatan pengajian baik secara daring maupun luring, serta diskusi ilmu keislaman. Namun, di bulan suci Ramadhan, kegiatan mengaji Quran ditingkatkan, terutama setelah subuh. Khataman Quran menjadi salah satu momen spesial di bulan suci ini, yang dilakukan bersama-sama oleh warga KIBAR.

Pada acara Nuzulul Quran dan Khataman Quran kali ini, warga KIBAR mengkhatamkan bagian terakhir Quran atau juz 30. Glasgow Central Mosque, yang terletak di distrik Gorbals, Central Glasgow, menjadi saksi dari momen bersejarah ini.

Tidak hanya mengkhatamkan Quran bersama, warga KIBAR juga melaksanakan buka puasa bersama dengan warga Muslim lainnya di kota Glasgow. Acara ini menjadi ajang silaturahmi dan pertemuan antara warga Muslim dari berbagai negara yang tinggal di Skotlandia.

“Kami sangat bersyukur dapat merayakan momen bersejarah ini bersama-sama. Kegiatan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi di antara kami, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan,” kata salah satu anggota KIBAR.

KIBAR Greater Glasgow berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan yang mempererat ukhuwah di antara anggotanya, serta berkontribusi dalam memperkokoh keberagaman dan toleransi di masyarakat Skotlandia.

Editor: Akil Rahmatillah

Gelar Silatnas, BPJPH Bahas Layanan Sertifikasi Halal Bersama MUI dan MPU Aceh

0
BPJPH Gelar Silaturahmi Nasional. (Foto: kemenag.go.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama terus berupaya meningkatkan kualitas layanan sertifikasi halal. Terbaru, upaya dilakukan dengan melakukan koordinasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, yang dilaksanakan melalui Silaturahmi Nasional (Silatnas) BPJPH dengan Komisi Fatwa MUI Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, dan MPU Aceh.

“Silaturahmi ini sangat penting, karena memang belum pernah terjadi antara BPJPH dengan MUI dan MPU (dari seluruh Indonesia) untuk melakukan koordinasi dari aspek kebijakan hingga ke aspek teknis, dalam rangka upaya kita meningkatkan kualitas kinerja layanan sertifikasi halal yang semakin baik dan berkualitas,” kata Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, usai membuka Silatnas di Jakarta, Kamis (28/3/2024).

Aqil mengatakan Silatnas membahas hal-hal krusial untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja proses layanan sertifikasi halal. Salah satunya, pelaksanaan sidang fatwa.

“Sidang fatwa untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan atau pengujian kehalalan produk dari LPH supaya dalam tiga hari bisa diselesaikan di Komisi Fatwa MUI, supaya tidak menjadi beban Komite Fatwa Produk Halal. Tiga hari ini agar bisa efektif bagaimana caranya,” lanjut Aqil menjelaskan.

Silatnas dihadiri oleh 187 peserta secara luring dan sejumlah peserta hadir secara daring, dengan peserta berasal dari unsur BPJPH, Komisi Fatwa MUI, Komisi Fatwa MUI Provinsi di seluruh Indonesia, dan MPU Provinsi Aceh tersebut digelar selama tiga hari, dari 28 sampai dengan 30 Maret 2024, bertempat di Aston Pluit Hotel and Residence, Jakarta. Kegiatan juga diisi dengan Bimbingan Teknis Operator Sidang Fatwa.

Hadir dalam Silatnas Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Ketua MUI Bidang Fatwa MUI Asrorun Ni’am Sholeh, para pimpinan atau perwakilan MUI provinsi dan MPU Aceh. Hadir sebagai narasumber kegiatan Silatnas Sekretaris BPJPH E.A Chuzaemi Abidin, Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal Siti Aminah, Kepala Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal Dzikro, Kepala Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal Abd Syakur.

Editor: Akil Rahmatillah

Bantuan Darurat Dikirim untuk Korban Puting Beliung di Aceh Tenggara

0
Kadinsos Aceh, Dr. Muslem Yacob di dampingi Pj Bupati Aceh Tenggara, Drs. Syakir, M.Si menyerahkan bantuan masa panik kepada warga. (Foto: Dok Pribadi)

NUKILAN.id | Kutacane – Penjabat Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melalui langkah proaktif dari Pemerintah Aceh, telah mengirimkan satu truk bantuan darurat untuk membantu korban bencana puting beliung di Kabupaten Aceh Tenggara. Bantuan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr. Muslem Yacob, yang tiba di Kutacane pada Kamis sore, 28 Maret 2024. Penjabat Bupati Aceh Tenggara, Drs. Syakir, M.Si, menerima bantuan tersebut di Pendopo Bupati dengan hangat.

Dr. Muslem menjelaskan bahwa ia diberi tugas oleh Penjabat Gubernur Aceh untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada warga yang terkena dampak musibah tersebut.

“Sesuai instruksi dari Pj. Gubernur Aceh, saya ditugaskan untuk memberikan bantuan kepada korban bencana,” ujarnya.

Tidak hanya memberikan bantuan, Dr. Muslem juga menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi tersebut dapat mengurangi dampak buruk dari bencana yang terjadi di masa mendatang.

“Kita harus meningkatkan pemahaman tentang konstruksi bangunan yang kokoh, mengingat kondisi topografi dan cuaca ekstrem di Aceh Tenggara,” tambahnya.

Di sisi lain, Pj. Bupati Syakir menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas kehadiran dan bantuan yang telah diberikan.

“Kehadiran Kadis Sosial Aceh di lokasi bencana adalah sebuah apresiasi yang besar bagi kami. Ini menunjukkan kepedulian Pemerintah Aceh terhadap kondisi kami di Aceh Tenggara,” katanya.

Pemerintah Provinsi dan Kabupaten berkomitmen untuk segera mengambil langkah-langkah penanganan bencana ini.

“Kami akan memberikan bantuan kebutuhan pokok seperti makanan dan pakaian, serta merencanakan rehabilitasi bagi rumah-rumah yang rusak,” ungkap Syakir.

Sebelumnya, Kadinsos Aceh bersama Pj. Bupati dan pihak terkait turun langsung ke lokasi bencana di Kecamatan Lawe Sumur dan Tanoh Alas. Puting beliung menerjang 26 rumah di dua kecamatan tersebut pada Rabu sekitar pukul 16.45 WIB, menjelang waktu berbuka puasa.

Dengan langkah-langkah cepat dan kerja sama antar instansi, diharapkan bantuan dan rehabilitasi bagi korban bencana dapat segera terealisasi untuk membantu pemulihan kondisi masyarakat di Aceh Tenggara.

Editor: Akil Rahmatillah