Beranda blog Halaman 1211

Gubernur di Jepang Mundur Setelah Menghina Tukang Sayur

0
Gubernur Shizuoka Heita Kawakatsu mengumumkan akan mundur setelah menghina tukang sayur (Foto: Kyodo)

NUKILAN.id | Tokyo – Gubernur Prefektur Shizuoka, Jepang, Heita Kawakatsu, mengumumkan akan mengundurkan diri terkait pernyataan kontroversial. Dia membandingkan pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di pemerintah prefektur dengan tukang sayur.

Kawakatsu mengatakan dalam pidato kepada para pegawai yang baru dilantik pada Selasa (2/4/2024), PNS yang dilantik di pemerintahan prefektur merupakan orang-orang cerdas, tidak seperti para penjual sayur.

Dia akan mengundurkan diri setelah sidang prefektur pada Juni mendatang.

“Semua orang di sini adalah orang cemerlang dan cerdas, tidak seperti mereka yang menjual sayuran, berternak sapi, atau menciptakan sesuatu,” ujarnya, seperti dikutip dari Kyodo.

Dia juga meminta kepada para PNS baru untuk tetap jujur, menjaga tutur kata, dan penting untuk berbelas kasih dan tetap berpegang pada keyakinan. Ini bukan kali pertama Kawakatsu melontarkan pernyataan kontroversi sejak pertama kali menjadi gubernur pada 2009.

Majelis prefektur meminta dia mengundurkan diri pada 2021 melontarkan pernyataan yang merendahkan Kota Gotemba. Dia menyebut kota itu hanya memiliki koshihikari atau satu jenis makanan khas setempat.

Bulan lalu, dia juga dikritik karena membuat peringkat wilayah di prefekturnya berdasarkan seberapa berbudayanya wilayah tersebut.

Editor: Akil Rahmatillah

UU ASN 2023 Resmi Disahkan! Kini, PNS Pusat dan Daerah Disebut Sebagai Pegawai ASN

0
Ilustrasi ASN. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Setelah disahkannya Undang-Undang ASN 2023, terjadi perubahan signifikan dalam terminologi yang digunakan untuk merujuk kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di tingkat pusat dan daerah. Pasal ke-72 dari UU tersebut secara tegas menyatakan bahwa istilah “PNS Pusat” dan “PNS Daerah” telah digantikan dengan istilah yang baru, yaitu “Pegawai ASN”.

“Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, PNS Pusat dan PNS Daerah disebut sebagai Pegawai ASN,” bunyi Pasal ke-72 UU ASN 2023, dikutip pada Sabtu, (13/4/2024).

Perubahan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperbaharui dan menyelaraskan struktur dan istilah administrasi kepegawaian dengan semangat reformasi birokrasi. Dengan demikian, tidak hanya PNS di tingkat pusat dan daerah yang akan disebut sebagai Pegawai ASN, tetapi juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan mengadopsi istilah yang sama.

Selain perubahan istilah, UU ASN 2023 juga memperkuat kesetaraan hak antara PNS dan PPPK. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada lagi kesenjangan dalam hal hak dan perlakuan di antara kedua kelompok ini. Kedua kelompok tersebut, setelah disahkan UU ASN 2023, memiliki hak-hak yang sama dalam konteks administrasi kepegawaian.

Perubahan ini diharapkan akan membawa dampak positif dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam sistem kepegawaian negara. Dengan standar yang seragam dalam penamaan dan perlakuan, diharapkan akan tercipta lingkungan kerja yang lebih inklusif dan adil bagi semua pegawai dalam menjalankan tugas-tugasnya demi kemajuan bangsa dan negara.

Reporter: Akil Rahmatillah

Mengenal Sosok Prof Adjunct Marniati: Akademisi Perempuan yang Layak Jadi Pasangan Mualem di Pilkada 2024

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sejumlah nama mulai mencuat tentang siapa yang layak menjadi pasangan Muzakir Manaf (Mualem) dari kalangan akademisi pada Pilkada 2024 nantinya.

Antara lain Prof. Herman Fithra, Prof. Ishak Hasan, Prof. Samsul Rizal, Prof Marwan. Namun, kejutan muncul dengan masuknya nama seorang perempuan dari kalangan akademisi sekaligus entrepreneur, yaitu Prof. Adjunct Marniati. Berikut dirangkum Nukilan.id, profil sosok Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia ini.

Prof Adjunct Marniati adalah wanita kelahiran Lhok Nibong, 25 Mei 1981. Prof Marniati merupakan rektor perempuan pertama di Provinsi Aceh yang sudah membuktikan sepak terjangnya dan peranannya dalam kemajuan dunia pendidikan di Aceh.

Sejumlah prestasi dan pencapaian yang sudah didapatnya sepanjang menjalani peranananya sebagai Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI). Prof. Marniati yang mendapat gelar kehormatan tertinggi ‘Professor Adjunct dari tahun 2015 dari University Malaysia Perlis (UNIMAP), Malaysia, atas peran dan kontribusinya terhadap kemajuan UNIMAP Malaysia.

Sosok perempuan yang tangguh dan berdedikasi tinggi ini yang berkarir sejak tahun 2004 hingga sekarang sudah 20 tahun berkiprah di perguruan tinggi sebagai rektor perempuan pertama di Aceh.

Adapun perjalanan karier Prof Marniati bermula dari Staff administrasi STIKES Ubudiyah (2005), Pembantu Ketua II STIKES Ubudiyah (2006), Ketua STIKES Ubudiyah (2008), Pendiri dan owner Rumah Sakit Ubudiyah Indonesia (2009), Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) (2014), Direktur Utama/owner UB ON TV (2016), Pendiri / Ketua Umum DPP Ikatan Wanita Pembangunan Indonesia (IKAWAPI) 2016.

Tidak hanya itu, Prof. Marniati yang juga sebagai pencetus pendirian TV kampus pertama di Sumatera dengan stasiun UB on TV di channel 57 UHF dengan visinya untuk menyebarluaskan edukasi kepada masyarakat luas.

Prof Marniati juga dikenal sebagai pebisnis wanita bidang importir tenaga surya dan elektronik, pebisnis wanita bidang media elektronik, dan pendiri Universitas Deztron Indonesia.

Keberhasilannya sebagai salah satu rektor perempuan pertama di Aceh yang juga memberikan motivasi serta inspirasi untuk semua perempuan dalam mewujudkan cita-cita nya dalam semua bidang dengan membuktikan wanita juga bisa meraih cita-cita dan berkesempatan untuk mendapatkan posisi yang sama dengan laki-laki.

Reporter: Akil Rahmatillah

 

Ribuan Kendaraan Melintasi Tol Sibanceh di Hari Kedua Lebaran

0
Gerbang Tol Jantho. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ribuan kendaraan pemudik tercatat melewati Tol Sibanceh pada hari kedua Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah, Kamis (11/4/2024). Data tersebut disampaikan oleh Kasatgas Opsda Operasi Ketupat Seulawah 2024, Kombes M Iqbal Alqudusy, di Banda Aceh.

“Dari data yang kami rilis, tercatat 1.157 unit kendaraan pemudik memasuki gerbang Tol Sibanceh dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIB,” ungkap Iqbal.

Selain itu, Iqbal juga mencatat sebanyak 54 penumpang atau pemudik yang tiba di Terminal Tipe A Banda Aceh. 

“Untuk arus mudik melalui udara, Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) kedatangan 646 orang, dan melalui jalur laut di Pelabuhan Ulee Lheue sebanyak 213 orang,” katanya.

Menjelang arus balik Lebaran, Iqbal mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Bagi pemudik yang menggunakan transportasi darat, ia meminta agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas kepolisian di lapangan.

“Kami imbau para pemudik untuk tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan patuhi batas kecepatan,” pesan Iqbal.

Reporter: Rezi

Menyusun Ketahanan Infrastruktur Melalui Keterlibatan Masyarakat: Strategi Efektif dalam Diskusi OECD

0
Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini. (Foto: kemensos.go.id)

NUKILAN.id | Paris – Pada hari Rabu kemarin, Forum Infrastruktur Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) telah menggelar diskusi penting yang bertujuan untuk menggali mekanisme efektif dalam melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam upaya membangun ketahanan infrastruktur. Dalam diskusi yang dipandu oleh Gillian Dorner dari Direktorat Tata Kelola Publik, OECD, para pembicara dari berbagai negara berbagi pengalaman dan strategi yang sukses dalam menangani dampak bencana serta membangun ketahanan infrastruktur.

Salah satu pembicara yang menarik perhatian adalah Menteri Sosial Republik Indonesia (RI), Tri Rismaharini, yang dikenal sebagai Mensos Risma. Dalam paparannya, Mensos Risma menjelaskan tentang pendekatan yang berbasis masyarakat dalam mengantisipasi, menangani, dan memulihkan diri dari bencana di Indonesia. Dia menyoroti keberhasilan program-program seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kampung Siaga Bencana, serta Lumbung Sosial yang melibatkan lebih dari 74.000 sumber daya manusia yang terhubung secara digital dengan Command Center.

Mensos Risma juga membagikan pengalaman sukses Surabaya sebagai kota yang tahan bencana saat dirinya menjabat sebagai walikota. Meskipun Surabaya rentan terhadap banjir karena ketinggian kota yang hanya 2 meter di atas permukaan laut, partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah telah membantu mengurangi risiko banjir secara signifikan. Strategi ini, yang didukung oleh pembangunan infrastruktur kota, membuat Surabaya bebas dari banjir.

Pentingnya melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan implementasi infrastruktur juga ditekankan oleh Barbara Minguez Garcia, seorang konsultan dari McAllister & Craig yang merangkap sebagai konsultan Bank Dunia. Dia menyatakan kesepakatan dengan strategi yang dijalankan Mensos Risma, yang telah terbukti berhasil di berbagai negara.

Gillian Dorner, sebagai moderator, menekankan bahwa infrastruktur harus berorientasi pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat, dan bukan hanya dari atas ke bawah. Diskusi ini menggarisbawahi pentingnya belajar dari pengalaman lokal yang sukses, seperti yang dilakukan Mensos Risma di tingkat kota Surabaya, untuk kemudian diadopsi secara nasional.

Kesimpulan diskusi tersebut menjadi landasan bagi pengembangan strategi yang lebih inklusif dan efektif dalam membangun ketahanan infrastruktur di berbagai negara. Dengan memperhatikan pemikiran dan kebutuhan masyarakat secara lebih baik, diharapkan akan tercipta infrastruktur yang lebih tangguh dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan.

Editor: Akil Rahmatillah

Masjid Tuo Pulo Kambing, Masjid Bersejarah di Aceh Selatan

0
Masjid Tuo Pulo Kambing, Kluet Utara, Aceh Selatan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Masjid Tuo Pulo Kambing, yang berdiri megah sejak tahun 1869 Masehi, menjadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah dan keagungan Islam di Kabupaten Aceh Selatan.

Lebih dikenal sebagai Masjid Nurul Huda, bangunan ini menyimpan kekayaan budaya dan keagamaan yang tak ternilai harganya bagi masyarakat setempat.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Zakir, seorang sejarawan dan budayawan terkemuka dari Kluet, mengungkapkan bahwa masjid ini bukan sekadar bangunan kayu biasa.

“Masjid ini adalah perwujudan kebesaran kerajaan Teuku Kejruen Amansyah pada masa itu,” ungkap Zakir kepada Nukilan.id, Jumat (12/4/2024) dengan penuh kekaguman.

Konstruksi kayu reusak atau kayu damar yang masih menjadi ciri khas utama bangunan ini turut menunjukkan keberanian dan keuletan nenek moyang dalam menghadapi zaman.

Meski telah beberapa kali mengalami perbaikan dan pemugaran, Masjid Tuo Pulo Kambing tetap mempertahankan keaslian bentuknya, sebuah penghormatan kepada sejarah yang tak terlupakan. Menariknya, bahan-bahan konstruksi yang digunakan masih setia dengan bahan aslinya.

“Besi-besi yang digunakan bahkan masih sama seperti saat pertama kali dibangun,” tambah Zakir, sambil menyoroti keunikan air bening dan dingin yang mengucur dari salah satu tiang penopang.

Air ini, yang dipercayai memiliki keberkahan khusus, telah mengalir sejak masa awal pembangunan masjid.

Tidak hanya menjadi tempat ibadah, Masjid Tuo Pulo Kambing juga menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun luar Aceh. Destinasi wisata religi ini menarik perhatian bukan hanya karena keindahan arsitekturnya, tetapi juga karena nilai-nilai sejarah dan keagamaan yang tercermin di setiap sudutnya.

“Masjid Tuo ini bagian dari warisan budaya Aceh Selatan. Oleh karena itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2011 menetapkan statusnya sebagai salah satu benda cagar budaya,” tutup Zakir.

Dengan demikian, perjalanan spiritual dan historis di Aceh Selatan tak lengkap tanpa mengunjungi jejak bersejarah ini.

Badan Pusat Statistik: Konsumsi Kalori Penduduk Aceh Masih di Bawah Standar

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, pada tahun 2023, rata-rata tingkat konsumsi kalori penduduk Aceh adalah 2.052 kilokalori (kkal), yang berada di bawah standar nasional 2.100 kkal.

Abdul Hakim, Ketua Tim Statistik Sosial BPS Aceh, menyatakan bahwa berdasarkan standar kecukupan konsumsi kalori, tingkat konsumsi kalori penduduk Aceh pada tahun 2023 berada di bawah standar.

“Jika berpedoman pada batas standar kecukupan konsumsi kalori, maka rata-rata konsumsi kalori penduduk Aceh 2023 berada di bawah standar,” kata Abdul.

Menurut Abdul, hasil dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2023 menunjukkan bahwa konsumsi kalori penduduk di perkotaan Aceh lebih rendah daripada di pedesaan, meskipun jumlah rumah tangga yang disurvei sebanyak 13.510.

“Konsumsi penduduk di pedesaan lebih tinggi dibandingkan perkotaan, masing-masing sebesar 2.082 dan 1.996 kkal,” ujarnya.

Menurut Abdul, meskipun rata-rata konsumsi kalori tersebut belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi XI (2018), ia menyebut bahwa konsumsi kalori di pedesaan cenderung lebih tinggi daripada di perkotaan karena penduduk desa cenderung mengonsumsi lebih banyak padi-padian yang kandungan kalorinya tinggi.

“Kita bilangnya nasi, masyarakat di desa konsumsi nasinya lebih banyak sebesar 932,34 kkal, sedangkan perkotaan 784,62 kkal karena pekerjaan juga. Di desa kerjanya lebih berat dan banyak menggunakan tenaga fisik sehingga makan nasinya lebih banyak,” kata Abdul.

Selain itu, Abdul juga menyebutkan bahwa untuk rata-rata konsumsi protein penduduk Aceh tercatat sebesar 61,05 gram protein. Angka tersebut berada di atas standar kecukupan konsumsi protein nasional.

Adapun tiga kelompok makanan yang kandungan proteinnya paling banyak dikonsumsi oleh penduduk Aceh antara lain padi-padian, ikan/udang/ cumi/ kerang serta makanan dan minuman.

“Masyarakat Aceh banyak konsumsi padi-padian dan ikan sehingga proteinnya mencukupi,” kata.

 

Pemudik berangkat dari terminal Banda Aceh capai 8.077 orang

0
Terminal Tipe A Banda Aceh (Foto: Doc. Dishub Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tingkat keberangkatan pemudik dari terminal Tipe A Banda Aceh mencapai 8.077 orang baik yang menggunakan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) selama musim mudik Idul Fitri 1445 Hijriah.

“Sampai dengan hari Lebaran pertama malam (10/4), jumlah pemudik sebanyak 8.077 penumpang,” kata Kepala Terminal Tipe A Banda Aceh, Heriyanto, di Banda Aceh, Kamis.

Dirinya menjelaskan, adapun jumlah pemudik dari terminal Banda Aceh tersebut sebanyak 506 kendaraan, terhitung sejak 1 hingga 10 April 2024.

Angka keberangkatan itu terdapat selisih hampir 50 persen dari tingkat kedatangan orang ke terminal Tipe A tersebut yakni 4.341 orang dengan jumlah kendaraan sama.

Heriyanto merincikan, adapun kepadatan pemudik terhitung sejak 1 April sebanyak 734 orang, dan terus mengalami peningkatan hingga puncaknya 5 April 2024 yakni mencapai 1.022 orang sampai 7 April sebanyak 1.199 orang.

“Kemudian, pada 8 April mulai menurun yaitu sekitar 912 orang, dan terus turun hingga saat hari pertama lebaran (malam) hanya tersisa 157 pemudik,” ujarnya.

Dirinya menuturkan, sejauh ini belum didapatkan adanya kendala serius selama proses arus mudik Idul Fitri dari terminal Banda Aceh, semua berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah untuk mudik lebaran Idul Fitri ini tidak ada kendala, semua proses berjalan aman,” katanya.

Namun, terkait arus balik nanti, pihaknya belum bisa memprediksi kapan, karana kebiasaannya masyarakat kembali dengan jadwal yang berbeda-beda.

“Ini (untuk arus balik mudik Idul Fitri) kita tidak bisa prediksi, soalnya kalau arus balik sudah pecah,” demikian Heriyanto.

Editor: Akil Rahmatillah

Festival Rakyat Sapik 2024: Memeriahkan Suasana Lebaran di Kluet Timur

0
Ambil koin dalam tepung merupakan salah satu lomba di Festival Rakyat Sapik 2024. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Pemuda dan pemudi dari Gampong Sapik kembali menggelar Festival Rakyat Sapik, sebuah event tahunan yang telah menjadi tradisi sejak tahun 2007. Festival ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan suasana Lebaran Hari Raya Idulfitri dan telah menjadi sorotan utama warga di Kecamatan Kluet Timur.

Ketua Panitia, Aman Sihat Riski, menyatakan bahwa Festival Rakyat Sapik kali ini akan menyajikan serangkaian perlombaan rakyat yang memikat hati, seperti ambil koin dalam tepung, makan kerupuk, tembak jitu, balap karung, tarik tambang, dan turnamen sepak bola antar generasi Gampong Sapik.

“Kami berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap peserta dan penonton,” ujarnya kepada Nukilan.id, Jumat (12/4/2024) seusai acara pembukaan.

Tidak hanya itu, festival yang berlangsung selama 3 hari ini akan ditutup pada malam Minggu, 14 April 2024, dengan rangkaian acara meriah yang menghibur. Penampilan dari sanggar seni remaja Gampong Sapik, drama panggung, hiburan rakyat, dan atraksi menarik lainnya akan menjadi sorotan malam penutupan.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk bergabung dalam Festival Rakyat Sapik 2024 dan merasakan kegembiraan serta kebersamaan yang kami tawarkan,” tambah Aman.

Festival Rakyat Sapik tidak hanya menjadi ajang untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan memupuk semangat gotong royong di antara masyarakat Gampong Sapik.

Diharapkan, kegiatan ini akan terus menjadi bagian integral dari budaya dan tradisi lokal yang dilestarikan dan dirayakan setiap tahunnya.

Reporter: Akil Rahmatillah

Filipina Jadikan Idulfitri Hari Libur Nasional

0
Warga Muslim Filipina melaksanakan salat Idulfitri. (Foto: Tempo)

NUKILAN.id | Manila – Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr melanjutkan tradisi para pemimpin negara itu yakni menjadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai hari libur nasional. Filipina telah menetapkan Rabu (10/4/2024) sebagai Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Dilansir dari iNews, dalam pernyataan pada pekan lalu, Marcos mengatakan 10 April dijadikan sebagai hari libur bertujuan untuk menghadirkan makna keagamaan dan budaya Islam sehingga menjadi perhatian dan dikenal secara nasional.

Tidak heran jika umat Islam Filipina, tak terkecuali di Manila, bersiap menyambut Idul Fitri. Masjid-masjid disiapkan sedemikian rupa sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi jemaah yang akan melaksanakan Shalat Idul Fitri.

Masjid Emas Manila salah satunya. Pengurus masjid menegaskan sudah siap menerima lebih dari 10.000 jemaah untuk Shalat alat Idul Fitri. Perayaan Idul Fitri di Ibu Kota Manila memiliki kebanggaan tersendiri bagi Muslim negara itu.

Editor: Akil Rahmatillah