Beranda blog Halaman 1179

Sejumlah Traffic Light di Banda Aceh Sudah Terpasang Kamera ETLE

0
Petugas yang sedang memasang papan rambu peringatan ETLE. (Foto: Ditlantas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Personel Ditlantas Polda Aceh memasang papan rambu peringatan electronic traffic law enforcement (ETLE) di sejumlah titik traffic light di Kota Banda Aceh, Jumat, 3 Mei 2024.

Dirlantas Polda Aceh Kombes M Iqbal Alqudusy menyampaikan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengendara dalam berlalu lintas, salah satunya adalah dengan memasang papan rambu ETLE di sejumlah traffic light.

Iqbal menjelaskan, traffic light yang dipasangi papan rambu peringatan ETLE itu adalah di Simpang Bundaran Lambaro, Simpang PKA, Simpang Jambo Tape, dan Simpang Lima.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kepatuhan pengendara dalam berlalu lintas, yaitu dengan memasang papan rambu peringatan ETLE. Pemasangan itu di antaranya di traffic light Lambaro, Simpang PKA, Jambo Tape, dan Simpang Lima,” kata abituren Akabri 1996 itu.

Pada papan rambu peringatan ETLE tersebut juga berisi beberapa imbauan kepada pengendara,yaitu wajib menggunakan helm SNI, dilarang menerobos lampu merah, dan gunakan sabuk keselamatan.

Pemasangan papan rambu peringatan ETLE itu bertujuan agar masyarakat mengetahui bahwa di kawasan tersebut terdapat kamera ETLE yang selalu memantau dan mengawasi para pengendara kendaraan bermotor.

“Tujuannya adalah agar masyarakat atau pengendara tau ada pemantauan lalu lintas yang apabila melanggar akan secara otomatis dilakukan penindakan pelanggaran melalui kamera ETLE,” demikian, pungkas Iqbal.

Editor: Akil Rahmatillah

Pemulangan 7 Orang WNI/PMI Pekerja Scammer Online Terjebak di Laos

0
Pemulangan 7 Orang WNI/PMI Pekerja Scammer Online Terjebak di Laos. (Foto: Kemlu RI)

NUKILAN.id | Jakarta – Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Vientiane telah membantu fasilitasi kepulangan 7 orang WNI yang sebelumnya mengaku tertipu untuk bekerja di sebuah Perusahaan scammer online di Golden Triangle Special Economic Zone (GTSEZ), Laos.  Ketujuh WNI tersebut tiba di Jakarta dengan menggunakan penerbangan Thai Lion Air dari Laos dengan rute transit Bangkok, Thailand (2/5).

Ketika awal dihubungi oleh KBRI, ketujuh WNI dimaksud menyampaikan bahwa statusnya saat itu sudah dikeluarkan perusahaan dan berada di luar GTSEZ dengan paspor lima orang di antara mereka masih ditahan oleh perusahaan sedangkan dua lainnya memegang paspor dengan status visa overstay sejak 18 April 2024.

Menyikapi hal tersebut, diupayakan penyelesaian salah satunya melalui jalur diplomatik agar dapat dilakukan evakuasi ke penginapan di Provinsi Bokeo, Laos sambil menunggu perkembangan mediasi dengan perusahaan dan meminta hak dokumen paspor mereka.

Ketujuh WNI tersebut mengaku telah memperoleh gaji setelah bernegosiasi dengan perusahaan. Mereka mengaku direkrut oleh agen yang sama dan sampai saat ini disinyalir masih melakukan kegiatan perekrutan pemuda/pemudi di daerah Kalimantan Barat.

Kementerian Luar Negeri telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial, dalam hal ini Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) yang akan memfasilitasi ketibaan mereka di Tanah Air dengan proses rehabilitasi, penampungan sementara dan pemulangan sesuai dengan prosedur penanganan korban TPPO. Namun sayangnya, para WNI diam-diam meninggalkan bandara tanpa berkoordinasi dengan KBRI dan Kemlu. Ditengarai kepergian mereka dikarenakan bujukan dari salah seorang WNI yang bekerja di Mempawah, Kalimantan Barat.

Berdasarkan penelusuran, dari tujuh WNI tersebut, lima diantaranya sudah pernah dicegah keberangkatannya di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sebanyak 2 (dua) kali yaitu pada 27 Februari 2024 dan 2 Maret 2024 oleh petugas Imigrasi Bandara Soetta. Mereka telah memperoleh sosialisasi bahaya bekerja secara non-procedural ke luar negeri, khususnya negara-negara dengan tingkat resiko tinggi seperti Kamboja, Laos dan Myanmar. Namun mereka tetap mencari cara untuk berangkat, yang pada akhirnya menyebabkan mereka bekerja di perusahaan yang mengoperasikan online scam.

Pemerintah Indonesia senantiasa menghimbau agar WNI yang ingin bekerja ke luar negeri hendaknya melalui prosedur yang resmi untuk menjamin migrasi yang aman, serta tidak melakukan pelanggaran di negara setempat.

Selain itu, dihimbau kepada seluruh WNI/PMI yang dilakukan fasilitasi kepulangan oleh Pemerintah agar dapat menghargai dan menghormati prosedur kepulangan yang disampaikan oleh Perwakilan RI di negara setempat.

​Editor: Akil Rahmatillah

Sambut PON XXI, Kota Banda Aceh Terus Berbenah

0
Pj Wali Kota Banda Aceh. (Foto: bandaacehkota.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kota Banda Aceh terus melakukan berbagai persiapan dalam menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XI, di mana Aceh dan Sumatra Utara menjadi tuan rumah bersama.

Sebagai salah satu kota dengan venue utama, sarana dan prasarana pendukung menjadi concern Pemko Banda Aceh saat ini, termasuk kondisi jalan demi kelancaran arus lalulintas.

Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin mengatakan, pihaknya akan segera memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak. Koordinasi dengan pemerintah provinsi dan balai jalan nasional juga dilakukan mengingat keberadaan status jalan provinsi dan nasional di Banda Aceh

“Untuk jalan yang menjadi tanggung jawab pemko, beberapa ruas telah, sedang, dan akan segera kita perbaiki. Di samping itu, bersama pihak provinsi dan balai jalan nasional, kita juga akan perbaiki ruas jalan lainnya. Insyaallah dalam waktu dekat ini rampung,” ujarnya, Sabtu, 4 Mei 2024.

Terkait hal ini, Amiruddin sebelumnya telah menginstruksikan Dinas PUPR untuk mendata kondisi penanganan jalan berlubang berdasarkan kewenangan pemko. “Selanjutnya dilakukan perbaikan jalan berlubang dan dipastikan juga jalan bersih bebas dari tanah dan sedimen lainnya.”

Selain itu, juga dilakukan pembersihan saluran atau drainase, pintu air, dan rumah pompa, termasuk penanganan underpass Beurawe yang sempat tergenang air. “Di underpas Beurawe kita telah menyiagakan petugas piket harian untuk memantau kondisi pompa,” ujarnya.

Kondisi parkir di pusat kota turut menjadi atensi Amiruddin. “Melalui dishub, kita mensosialisasikan kepada jukir agar dapat menata lahan parkirnya dengan rapi sesuai aturan sehingga tidak menghambat arus lalulintas. Jika ada yang membandel kita tindak tegas,” ujarnya seraya mengatakan secara simultan, penertiban PKL liar juga terus dilakukan pihaknya.

Sementara untuk hunian bagi para atlet dan delegasi PON, pj wali kota mengatakan pihaknya sedang mengoordinir kesiapan rumah-rumah warga untuk menjadi tempat penginapan. “Karena dari estimasi 7.000 kebutuhan kamar, sektor perhotelan kita baru ada 3.200 kamar.”

“Meski begitu kita optimis, kebutuhan penginapan ini dapat kita sediakan dengan layak karena di Banda Aceh banyak terdapat usaha kos-kosan dan rumah sewa. Ditambah lagi antusiasme warga dalam menyambut tamu PON juga luar biasa,” ujarnya.

Hal lain yang menjadi perhatian pj wali kota adalah kelancaran air bersih ke rumah-rumah warga dan penertiban daftar/list harga menu di rumah makan atau restoran. “Pastikan air bersih lancar di setiap sudut kota, dan jangan ada pengusaha kuliner yang mematok harga di luar kelaziman.”

“Mari bersama kita bahu-membahu menyukseskan PON XI yang sudah di depan mata. Jaga marwah Aceh, sambut dan layani semua tamu yang datang dengan sebaik mungkin, karena sejatinya ‘peumulia jamee adat geutanyo’,” ujar Amiruddin.

Editor: Akil Rahmatillah

Rokok Ilegal Senilai Rp 19 Miliar Dimusnahkan di Aceh

0
Proses pemusnahan rokok ilegal sebanyak 9.260.000 batang. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai) Aceh bersama dengan Kejaksanaan Negeri Lhokseumawe melakukan pemusnahan rokok ilegal sebanyak 9.260.000 batang, yang dikemas dalam 926 karton.

Rokok ilegal tersebut merupakan hasil dari penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai di Perairan Utara Lhokseumawe pada Desember 2023.

“Sebanyak 926 karton 50 slop 10 bungkus 20 batang rokok tanpa dilekati pita cukai merk ‘VR7’ kita musnahkan pada hari ini” ungkap Leni Rahmasari, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Aceh.

Pemusnahan barang hasil penindakan dilaksanakan berdasarkan persetujuan Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe tanggal 04 April 2024 terkait pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana kepabeanan dan penetapan Pengadilan Negeri Banda Aceh pada tanggal 21 Maret 2024.

Kegiatan pemusnahan dilaksanakan pada dua tempat. Secara simbolis dilaksanakan di lingkungan Kanwil Bea Cukai Aceh, kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan keseluruhan barang hasil penindakan di PT Solusi Bangun Andalas, Lhoknga dengan cara dibakar.

“Perkiraan nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp19.029.300.000 dan potensi kerugian negara yang diselamatkan sebesar Rp24.621.691.800” jelas Leni Rahmasari.

Editor: Akil Rahmatillah

Tukang Aceh Minta Perhelatan PON Aceh-Sumut Libatkan Masyarakat Lokal

0
Ketua Umum Persatuan Tukang Aceh, Drs. Isa Alima. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Umum Persatuan Tukang Aceh (DPP PTA) Drs. Isa Alima, mengajak segenap komponen warga Aceh baik yang berada di dalam maupun di luar Aceh untuk menyukseskan dan Promosikan agenda pesta Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di wilayah Aceh dengan Rasa Suka Cita.

Betapa tidak, menurutnya dalam perhelatan PON XXI Aceh-Sumut, segenap atlet dan Official dari berbagai provinsi di Indonesia akan memadati Kota Banda Aceh yang merupakan Miniatur Aceh.

“Pembukaan perhelatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh – Sumut pada 8 September 2024 mendatang akan berlangsung di Banda Aceh. Tentu hal ini sangat membutuhkan antusias warga dalam mendukung menyukseskan kegiatan tersebut,” kata Isa, di Sebuah Warkop dalam kawasan Kota Alam Kota Banda Aceh Jumat, (5/5/2024).

Isa yang mantan Anggota DPRK Pidie meminta, agar kiranya para pemangku kepentingan atau Panitia yang menangani masalah promosi PON XXI Wilayah Aceh dapat menggunakan UMKM atau tenaga kerja lokal, seperti dalam hal mencetak baju, jaket atau sejenis rompi yang bergambar Logo ikon PON.

Dalam hal ini, Isa mencontohkan seperti para tukang grab, mocin, gojek, tukang becak dan profesi pekerjaan lainnya, agar ikut dilibatkan dalam mempromosikan perhelatan PON Aceh – Sumut dengan memberi mereka rompi yang bermotif ikon PON XXI untuk dikenakan.

“Jadi disamping mereka mencari rezeki, juga dapat menjadi ajang promosi PON. Mereka nanti inilah yang mengelilingi kampung-kampung dan di sekitaran kota, dengan mengenakan rompi ber logo Ikon PON XXI sambil mengantar penumpang, ” sebutnya.

“kami rasa hal ini akan lebih bermakna dan multiguna. Jadi semua bisa merasakan perhelatan event empat tahunan ini,” tuturnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Penuhi Kriteria dari Kemendesa PDTT, Gampong Sapik Kirim Kader Desa Digital ke Jakarta

0
Lima kader desa digital asal Aceh Selatan mengikuti pelatihan di Jakarta. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Gampong Sapik, desa yang terletak di Aceh Selatan, kini menorehkan prestasi gemilang dengan terpilih sebagai salah satu desa yang mengikuti program Desa Digital dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).

Desa yang menjadi bagian dari program ini bukanlah suatu kebetulan, melainkan telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh Kemendesa PDTT.

Keuchik Gampong Sapik, Muzakkir Addin, melalui sambungan telepon dengan Nukilan.id, menjelaskan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata dari kinerja luar biasa yang telah diperlihatkan oleh semua lapisan masyarakat di Gampong Sapik.

“Ini membuktikan, kinerja seluruh lapisan di Gampong Sapik lebih membanggakan dari gampong lainnya. Ini bukan Pemda yang menilai, tapi Kementerian terkait,” kata Muzakkir Addin kepada Nukilan.id pada Sabtu (4/5/2024) dengan bangga.

Desa digital menjadi tonggak penting dalam memajukan perekonomian dan kualitas hidup masyarakat di era digital ini. Gampong Sapik telah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Kemendesa PDTT, sehingga terpilih untuk mengikuti program ini. Salah satu langkah awal adalah pengiriman kader desa digital untuk mengikuti bimbingan teknis di Jakarta.

“Jadi kami harapkan kader yang ikut bimtek di Jakarta untuk memanfaatkan waktu belajar dengan baik, agar ilmunya nanti bisa diterapkan di sini (Gampong Sapik),” tambah Muzakkir Addin.

Kader desa digital yang mewakili Gampong Sapik, Khairul Nahar, saat dihubungi secara terpisah oleh Nukilan.id mengatakan bahwa, hanya 3.000 desa di seluruh Indonesia yang mendapat kesempatan serupa. Lebih lanjut, di Kabupaten Aceh Selatan, hanya lima gampong yang dapat mengikuti program Desa Digital ini.

“Dari Kabupaten Aceh Selatan cuma ada 5 Gampong, pertama Sapik, kemudian Paya Dapur, Pasie Merapat, Kota Fajar, Pulo Ie II,” kata Khairul.

Khairul menceritakan bahwa, setibanya di Jakarta seluruh kader desa digital langsung mengikuti pembukaan resmi di Hotel Mercure Batavia. Pembukaan tersebut langsung dibuka oleh Ivanovich Agusta, selaku Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa DTT.

Pembukaan tersebut menandai awal dari lokakarya intensif selama 10 hari ke depan, di mana para kader desa digital akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru untuk diterapkan di desa masing-masing.

Program Desa Digital tidak hanya sekadar mengenalkan teknologi, tetapi juga memberdayakan masyarakat desa untuk menjadi bagian dari revolusi digital yang tengah berlangsung.

Reporter: Akil Rahmatillah

Rekam Jejak Mualem: dari Panglima Tertinggi GAM Hingga ke Ketua Umum Partai Aceh

0
Ilustrasi Lukisan Muzakir Manaf. (Foto: Nukilan/Akil)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Muzakir Manaf, sosok yang tidak asing lagi bagi masyarakat Aceh, telah menapaki perjalanan politik yang penuh dengan liku-liku. Dikenal dengan panggilan akrab “Mualem”, ia bukanlah sosok biasa.

Memulai karirnya sebagai panglima tertinggi di Gerakan Aceh Merdeka, perjalanan hidupnya telah menyaksikan dimensi konflik dan damai di tanah yang bersejarah ini.

Namun, jauh dari hanya menjadi bagian dari masa lalu yang terpatri dalam kenangan, Mualem kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Aceh, sebuah tanggung jawab yang tidak ringan. Dengan pengalamannya yang luas di ranah politik, Mualem telah memperoleh kepercayaan dari berbagai pihak untuk memegang beragam jabatan strategis.

Dari penelusuran digital Nukilan.id, beragam jabatan strategis pernah diemban oleh Wakil Gubernur Aceh priode 2012-2017 tersebut. Pada tahun 2013 sampai 2016, Mualem dipercaya sebagai Ketua Dewan Penasihat DPD Partai Gerindra Aceh.

Tidak hanya dalam bidang politik, Mualem juga terlibat dalam pengelolaan sumber daya alam, terbukti dengan perannya sebagai Komisi Pengawas Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) hingga saat ini.

Selain itu, sebagai Waliyul ‘Ahdi Lembaga Wali Nanggroe Aceh masa bakti 2022-2026, Mualem memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjaga dan memajukan kepentingan Aceh.

Mualem juga sangat berkontribusi dalam upaya pencapaian perdamaian di Aceh. Hal ini dibuktikan dengan Mualem dipercaya sebagai Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat sejak tahun 2005 hingga kini.

Di samping itu, perannya sebagai Ketua Kwarda Daerah Pramuka Aceh 2018-2023 dan mantan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Aceh (KONI) periode 2018-2022 menunjukkan kesanggupannya dalam mengelola berbagai bidang.

Meski perjalanan politiknya tidak selalu mulus, Mualem telah membuktikan kemampuannya melalui berbagai jabatan yang dipercayakan kepadanya. Dengan rekam jejak yang kaya akan pengalaman dan dedikasi yang tinggi, Mualem tetap menjadi salah satu tokoh yang patut diapresiasi dalam membangun masa depan Aceh yang lebih baik.

Reporter: Akil Rahmatillah

Kunjungi Aceh Bergerak, Anies Baswedan Ajak Pemuda Aceh Persiapkan Masa Depan

0
Anies Baswedan Kunjungi Aceh Bergerak. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Mantan calon Presiden nomor urut 01 pada Pilpres 2024 lalu, Anies Baswedan bersama istri mengunjungi sekretariat Aceh Begerak, Lambhuk (4/5/2024).

Dalam hal ini, Anies mengajak para pemuda Aceh untuk terus membekali masa depan dengan kompetensi, karaker dan keterampilan. Karena pemuda adalah pemilik masa depan.

“Pemuda adalah pemilik masa depan, maka dari bersiaplah untuk memenangkan masa depan dengan cara terlibat aktif dengan masyarakat, bekali dengan kompetensi, karakter, keterampilan,” ungkapnya.

Ketua Aceh Bergerak, Eva Hazmaini menyatakan kesempatan ini digunakan untuk lebih memperkenalkan Aceh Bergerak sebagai industri kreatif yang terletak di tengah-tengah kota.

“Alhamdulillah kita dikasih kesempatan untuk mendatangkan pak Anies ke Aceh Bergerak. Jadi mereka tau ada lokasi kecil di tengah-tengah kota yang fokus pada industri kreatif,” ujar Eva.

Eva berharap setelah ini pemerintah lebih memperhatikan peningkatan industri kreatif terutama di dunia perfilman. Karena hal ini juga akan meningkatkan perekonomian di Aceh dan bisa menurunkan angka pengangguran.

“Kita berharap setelah ini pemerintah lebih melihat ke arah peningkatan industri kreatif terutama di sektor perfilman di Aceh karena di Aceh kan gak ada bioskop,” pungkasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Rapai Geleng Pukau Penonton Pawai Budaya Apeksi Komwil I Sumatera

0
Rapai Geleng Pukau Penonton Pawai Budaya Apeksi Komwil I Sumatera. (Foto: Humas Kota Banda Aceh)

NUKILAN.id | Pekanbaru – Delegasi Kota Banda Aceh menyita perhatian pada Pawai Budaya Apeksi Komwil I Sumatera yang digelar di Pekanbaru pada Jumat (3/5/2024).

Meskipun hanya tampil selama 3 menit, Tarian Rapai Geleng dari yang ditampilkan penari dari Sanggar Citka Geunta berhasil memukau penonton dengan gerakan lincah dan ritme rapai yang menghentak.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh 24 kota, Pemerintah Kota Banda Aceh turut berpartisipasi dengan mengenakan pakaian tradisional “Bajee Linto Aceh”.

Rombongan pawai dari Banda Aceh menjadi sorotan utama dan menjadi magnet bagi ribuan pengunjung dari berbagai penjuru kota yang hadir untuk menyaksikan pawai budaya Apeksi ini.

Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, menyatakan bahwa melalui Tarian Rapai Geleng, Pemko bertekad untuk mempromosikan keindahan dan kekayaan budaya Aceh ke seluruh Indonesia dan mancanegara.

Setelah penampilan mereka, kontingen Banda Aceh juga membagikan souvenir berupa kipas Aceh kepada masyarakat Pekanbaru sebagai tanda persahabatan.

Antusiasme warga setempat terhadap kontingen Banda Aceh begitu tinggi sehingga mereka bahkan rela mencegat kontingen hanya untuk sekedar meminta swafoto.

Kemeriahan Tarian Rapai Geleng dalam pawai budaya ini membawa pesan persahabatan dan keberagaman budaya, memperkaya nuansa kegiatan tersebut dan meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.

Editor: Akil Rahmatillah

KIP Kota Banda Aceh Luncurkan Pilkada 2024, Pemkot Minta Warga Lihat Track Record Calon Pemimpin

0
Acara peluncuran Pilkada 2024 oleh KIP Kota Banda Aceh. (Foto: Humas Kota Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komite Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh telah menggelar acara peluncuran Pilkada 2024 yang berlangsung meriah di Taman Bustanussalatin (Taman Sari) pada Jumat (3/5/2024) malam.

Acara tersebut disertai dengan penampilan tarian tradisional Aceh dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Forkoimda, camat, keuchik, ormas, akademisi himgga pimpinan partai politik.

Asisten II yang mewakili Pj Wali Kota, Fadhil, mengajak warga untuk meningkatkan pengetahuan terkait calon pemimpin, melihat track record, dan program-program yang ditawarkan demi kepentingan bersama.

Ini bertujuan untuk memastikan bahwa Pilkada bukan hanya sekadar pemilihan pemimpin, tetapi juga upaya untuk membangun kota menuju arah yang lebih baik.

Kata Fadhil, pelaksanaan Pilkada merupakan momentum penting dalam menjalankan demokrasi di kota Banda Aceh. Karenya, sangat penting bagi semua untuk memastikan bahwa proses Pilkada berjalan dengan lancar, adil, dan jujur.

Melalui Pilkada, sebagai rakyat memiliki kesempatan untuk memilih pemimpin yang akan menahkodai pemerintahan selama lima tahun ke depan.

Pilkada juga memiliki relevansi yang sangat besar dengan pembangunan daerah.

Seorang pemimpin yang terpilih melalui Pilkada memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan.

Oleh karena itu, sebagai penyelenggara maupun pengawas Pilkada, serta selaku warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab perlu memahami pentingnya Pilkada dan peran masing-masing.

“Namun, Pilkada juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Kita perlu waspada terhadap segala bentuk pelanggaran lainnya yang dapat merusak proses demokrasi yang seharusnya bersih dan jujur,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua KIP Kota Banda Aceh, Yusri Razali, berharap agar Pilkada 2024 di Banda Aceh dapat didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Dengan target meningkatkan partisipasi pemilih, ia menyatakan bahwa dukungan dari semua pihak sangatlah penting. Melalui sosialisasi yang terus dilakukan, diharapkan partisipasi pemilih dapat meningkat dari sebelumnya, demi terciptanya pemimpin berkualitas untuk memimpin Kota Banda Aceh selama lima tahun ke depan.

Editor: Akil Rahmatillah