Beranda blog Halaman 1180

Pansel Umumkan 15 Nama Calon Anggota Panwaslih Aceh Tenggara yang Lulus Ujian

0
Foto: Dok Pansel Calon Anggota Panwaslih Aceh Tenggara.

Nukilan.id – Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan 15 nama calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Tenggara Tahun 2024 yang dinyatakan lulus ujian. Hal tersebut dinyatakan dalam Pengumuman Nomor:14/Pansel-Panwaslih-Agara/V/2024 tentang Penetapan Kelulusan 15 Besar Calon Anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2024.

Dalam surat tertanggal 3 Mei 2024 yang ditandatangani oleh ketua dan anggota Pansel Calon Anggota Panwaslih Kabupaten Aceh Tenggara itu disebutkan bahwa penetapan kelulusan 15 nama itu berdasarkan hasil rapat pleno Pansel Penjaringan dan Penyaringan Calon Anggota Panwaslih Kabupaten Aceh Tenggara yang tertuang dalam Berita Acara Rapat Nomor:13/Pansel-Panwaslih-Agara/V/2024 tertanggal 2 Mei 2024.

Nama-nama yang dinyatakan lulus 15 besar tersebut yaitu Hidayat, Kamansori, Andi Anjasmara, M. Fadly Syahputra, Syaifullah Hamdani, Sudirman, dan Riduan Efendi. Selanjutnya Peri Fadly, Muhammad Saukani, Rudi Hartono, Rudi Amin, Chairul Akbar, Iwan Putera, Salamudin dan Beni Khairul.

15 nama tersebut rencananya akan diserahkan kepada Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara minggu ini. Selanjutnya mereka akan mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang dilaksanakan oleh Komisi A DPRA Aceh Tenggara nantinya. []

Penyerahan LHP 2023, Menag: Rekomendasi BPK Menjadi Baseline Tindaklanjut

0
BPK Serahkan LHP 2023, Menag : Rekomendasi BPK Menjadi Baseline Tindaklanjut. (Foto: Kemenag)

NUKILAN.id | Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) program dan anggaran 2023 pada Kementerian Agama. LHP diserahkan Auditor Utama Keuangan Negara V BPK RI Slamet Kurniawan dan Anggota V BPK Ahmad Noor Supit kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Muhammad Ali Ramdhani.

Penyerahan LHP berlangsung di kantor pusat Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Jumat (03/05/2024). Hadir menyaksikan, Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Ahmad Noor Supit mengatakan, LHP yang diserahkan meliputi tiga hal. Pertama, LHP Kinerja atas efektivitas penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/2023 M. Tujuannya, menilai efektivitas penyelenggaraan ibadah haji 2023.

Kedua, Pemeriksaan Kinerja atas Efektivitas pengelolaan BOS Pesantren tahun 2022-2023 semester 1 dan Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren tahun anggaran 2021-2022. Tujuannya, menilai efektivitas pengelolaan BOS Pesantren dan Inkubasi Bisnis Pesantren.

Ketiga, LHP Kepatuhan, terdiri dari Pemeriksaan Kepatuhan atas pertanggungjawaban keuangan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023. Tujuan, menilai kepatuhan pertangguangjawaban keuangan penyelenggaraan haji 2023.

“Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Noor Supit.

Menurutnya, dari sisi laporan kinerja, pengelolaan yang dilakukan Kementerian Agama dinilai cukup efektif. Hanya saja, ada sejumlah hal yang perlu dioptimalkan.

“BPK sangat mengapresiasi upaya Kementerian Agama, misalnya dalam meningkatkan pelayanan kepada jemaah haji yang terlihat dari hasil survei 2022 yang dilakukan Badan Statistik memperoleh indeks kepuasan 90,45 %, masuk pada katagori sangat memuaskan. Kemenag telah melayani jemaah haji dengan mempertimbangkan semua aspek sesuai regulasi. Namun demikian dalam pemeriksaan kinerja masih terdapat hal yang harus segera ditindaklanjuti,” sebutnya.

Terkait LHP Penyelenggaraan Haji 2023, lanjut Noor Supit, BPK merekomendasikan Kemenag untuk melibatkan ulama agar menyusun kajian bahwa ibadah haji regular hanya diberikan satu kali terhadap warga negara yang beragama Islam. “Selain itu juga untuk menyempurnakan SISKOHAT agar secara otomatis menyeleksi pendaftaran haji, 10 tahun baru bisa mendaftar lagi,” ujarnya.

Terkait Pemeriksaan Kinerja atas Efektivitas pengelolaan BOS Pesantren tahun 2022-2023 dan Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren tahun anggaran 2021-2022, BPK merekomendasikan untuk memutakhirkan dokumen perencanaan dan peraturan pengelolaan BOS Pesantren. Selain itu, perlu menyediakan data dukung yang valid dan proses serta sistem informasi yang handal untuk pengelolaan BOS Pesantren.

“Laporan Hasil Pemeriksaan kinerja program Tahun 2023 akan segera ditindaklanjuti oleh Kemenag, tentu saja rekomendasi dari BPK yang sudah dipaparkan tadi akan menjadi baseline kami melakukan perubahan sistem dan tatanan manajemen di Kementerian Agama ke arah yang lebih baik lagi,” ucap Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Menag menambahkan rekomendasi BPK terhadap kepatuhan dan kinerja tersebut merupakan upaya dalam mendukung Kementerian Agama yang terus melakukan penataan manajemen keuangan negara sehingga akan menjadi lebih baik lagi dari tahun ke tahun.

“Ide-ide inovasi yang disampaikan BPK menjadi acuan bagi jajaran Kemenag untuk segera melakukan tindaklanjut sesuai peraturan perundangan,” tandasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Meuligoe Wali Nanggroe Adalah Simbol Peradaban Aceh

0
PYM Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar bersama Asisten II Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh, Fadhil S.Sos MM. (Foto: Diskominfo Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Meuligoe Wali Nanggroe yang merupakan bagian dari fasiltas perangkat dalam lingkungan Lembaga Wali Nanggroe, bukan hanya tempat menetap Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar. Lebih dari itu Meuligoe merupakan simbol peradaban Bangsa Aceh.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Asisten II Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh, Fadhil S.Sos MM, usai mengikuti kegiatan meuseuraya atau gotong royong massal di lingkungan Lembaga Wali Nanggroe, Minggu 2 Mei 2024.

“Suatu kehormatan dan kebanggaan, kami dilibatkan pada kegiatan ini, dan temanya juga mengangkat Hari Ulang Tahun Kota Banda Aceh yang ke-819. Suatu apresiasi yang amat besar dari Wali Nanggroe, yang menaruh perhatian khusus pada sejarah Kota Banda Aceh,” kata Fadhil.

Ia menambahkan, ke depan, Pemkot Banda Aceh berharap dan siap terlibat langsung dalam upaya menjadikan Meuligoe Wali Nanggroe sebagai salahsatu wisata tematik,
yang menyampaikan informasi tentang sejarah peradaban Aceh, dengan berbagai kekayaan khasanah budaya yang dimiliki.

“Pada momentum ini, Pemerintah Kota Banda Aceh mengajak, ayo kita bertanggungjawab bersama, menjaga Meuligoe Wali Nanggroe dengan segala perangkatnya, dan suatu saat Meuligoe Wali Nanggroe akan menjadi salahsatu ikonik Aceh bagi dunia. Kami siap membantu, siap dibimbing, siap menjadi bagian kolaborasi,” kata Fadhil.

Sementara itu, Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar juga menyambut baik siap pro aktif dari Pemkot Banda Aceh, dalam upaya menjaga dan melestarikan sejarah peradaban serta kekayaan khasanah Aceh.

“Lembaga Wali Nanggroe merupakan ikon Aceh, yang dikunjungi oleh banyak kalangan, baik dari dalam, maupun luar negeri. Dengan luasnya lahan, yang dimiliki, kami sangat berbahagia Pemerintah Kota Banda Aceh mau ikut berkolaborasi untuk menjaga dan menata ikon Aceh ini,” kata Wali Nanggroe.

Wali Nanggroe juga mengatakan, dirinya siap untuk ikut terlibat langsung dalam usaha melestarikan sejarah perbadaban, khasanah kebudayaan, dan upaya menata keindahan Kota Banda Aceh.

Pada kegiatan meuseuraya tersebut, Wali Nanggroe berkesempatan memberikan bingkisan kepada enam orang Tenaga Kontrak yang telah dinyatakan lulus Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sekaligus menyampaikan salam perpisahan.

Editor: Akil Rahmatillah

DKP Incar Pasar Luar untuk Serap Hasil Tangkapan Ikan di Aceh

0
Cuaca Buruk di Selat Malaka, Harga Ikan Laut di Aceh Melonjak. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja Lampulo dalam beberapa hari ini mengalami melimpahnya hasil tangkapan nelayan. Hal ini menyebabkan fluktuasi harga ikan di pasaran.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh telah mengambil beberapa langkah untuk menangani kondisi ini dan mengembalikan kestabilan harga ikan.

Kepala DKP Aceh, Aliman menjelaskan bahwa salah satu langkah yang diambil adalah dengan mencarikan pasar alternatif di luar Aceh, seperti Sibolga, Belawan, dan Jakarta. Upaya ini dilakukan untuk menyerap hasil tangkapan ikan yang melimpah.

Selain itu, DKP Aceh juga menghimbau nelayan untuk memperhatikan kapasitas tampung (fishing capacity) kapal masing-masing, terutama dengan jumlah ketersediaan es di kapal. Hal ini bertujuan untuk menjaga mutu ikan.

“Kami meminta nelayan untuk menangkap ikan secukupnya dan menjaga kualitasnya,” ujar Aliman kepada Nukilan, Sabtu (4/5/2024).

Fluktuasi harga ikan juga dipengaruhi oleh permintaan pasar yang stagnan. Ketika permintaan ikan tidak meningkat, sementara produksi ikan melimpah, harga ikan akan menurun.

DKP Aceh juga mencatat bahwa terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan harga ikan turun, seperti kondisi ikan yang sudah tidak segar saat didaratkan di pelabuhan dan terbatasnya jumlah cold storage di Banda Aceh.

Untuk mengatasi hal ini, DKP Aceh mengajak para investor untuk membangun kembali cold storage di PPS Kutaraja. Selain itu, DKP Aceh juga akan menerapkan Sistem Penangkapan Ikan Terukur untuk mengantisipasi hal serupa di masa depan.

Reporter: Rezi

Kemenag Prioritaskan SBSN Madrasah 2025 untuk Wilayah 3T dan Penopang IKN

0
Kemenag Prioritaskan SBSN Madrasah 2025 untuk Wilayah 3T dan Penopang IKN. (Foto: Kemenag)

NUKILAN.id | Tanjung Pinang – Kementerian Agama mengevaluasi alokasi anggaran pembangunan pada madrasah dengan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Tahun depan, alokasi anggaran SBSN akan diprioritaskan untuk madrasah di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) serta penopang Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal ini disampaikan Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Sidik Sisdiyanto saat membuka Evaluasi Bantuan Sarana Prasarana Madrasah di Tanjung Pinang, Senin (29/4/2024).

Sidik Sisdiyanto mengatakan, evaluasi dan penyusunan skala prioritas diperlukan seiring berkurangnya alokasi anggaran SBSN. “Ini juga berkaitan dengan perencanaan pemerataan penerima manfaat SBSN madrasah” terangnya.

“Kita akan prioritaskan madrasah di kawasan 3T dan daerah penopang IKN,” sambungnya.

Selain itu, lanjut pria yang akrab disapa Sidik ini, penyelenggaran SBSN 2025 juga akan diutamakan pada pemenuhan gedung primer, seperti laboratorium, ruang kelas baru, dan asrama. “Secara khusus kami meminta pihak-pihak terkait untuk duduk bersama, mengevaluasi daftar sementara madrasah SBSN 2025, mengingat anggaran berkurang dibanding 2024,” sebutnya.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau Subadi menilai perkembangan Tanjung Pinang berbeda dengan daerah seperti di Batam, “Tanjung Pinang perlu penguatan dan pengembangan agar sama dengan Batam, salah satunya pada aspek sarana prasarana,” katanya.

Ia menilai bantuan sarana prasarana sangat membantu perkembangan madrasah, terlebih pada daerah 3T, seperti Natuna, Anambas dan Lingga. “Salah satu permasalahan yang dihadapi madrasah yang berada pada daerah kepulauan di antaranya alokasi biaya pengiriman cenderung lebih mahal,” tambahnya lagi.

Kepala Subdirektorat Sarana Prasarana KSKK Madrasah, Arif Rahman mengaku sudah menjalin komunikasi dengan beberapa pihak untuk menyelesaikan administrasi terkait madrasah di Ibu Kota Nusantara dan kawasan penopangnya.

“Setelah administrasi dan syarat terpenuhi, dimungkinkan madrasah di Ibu Kota Nusantara dan penopangnya bisa diusulkan sebagai penerima manfaat SBSN Madrasah,” tandasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Mendagri Atensi Keamanan Data Pemilih pada Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024

0
Mendagri Atensi Keamanan Data Pemilih pada Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024. (Foto: Kemendagri)

NUKILAN.id | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan atensinya terhadap keamanan data pemilih pada penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024. Hal itu disampaikan Mendagri pada acara Penyerahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari Kemendagri RI kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai Bahan Penyusunan Daftar Pemilih untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024.

“Tadi saya mengharapkan ada dukungan dari KPU selain kerja sama, komunikasi yang terus dijalin, sambil untuk mengupdate data [DP4] ini. Yang kedua juga adalah sistem security-nya, karena menyangkut fitur-fitur yang harus dilindungi, menyangkut data masyarakat, data rakyat. Jadi sistem security KPU kita harapkan bisa kuat,” kata Mendagri pada awak media usai penyerahan DP4 di Gedung KPU Jakarta, Kamis (2/5/2024).

Ada beberapa fitur yang harus mendapatkan perlindungan, salah satunya keamanan data pribadi yang telah diatur di dalam Undang-Undang (UU) Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Mendagri mewanti-wanti jangan sampai terjadi kebocoran data yang berisiko hukum. Oleh karena itu, sistem pengamanan terutama untuk cyber security betul-betul dijaga oleh berbagai pihak terkait, dengan mendapat dukungan dari KPU, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), hingga Polri.

Di sisi lain, tambah Mendagri, ada dua kriteria yang digunakan dalam penyusunan DP4. Pertama, warga negara yang memiliki hak pilih berdasarkan usia 17 tahun pada tanggal 27 November nanti. Kedua, bukan anggota TNI/Polri, karena mereka tidak memiliki hak pilih. Sebab DP4 bersifat dinamis, pihaknya meminta KPU bekerja sama melakukan verifikasi, validasi, dan sinkronisasi data terbaru.

“Hari ini kita menyerahkan DP4 daftar pemilih potensial untuk Pilkada tanggal 27 November 2024, dan data ini diambil dari data Dukcapil Kemendagri dan inilah salah satu tanggung jawab tugas daripada pemerintah untuk menyiapkan data potensial pemilih,” ujarnya.

Sebagai informasi, DP4 Pilkada Serentak per 27 November 2024 berjumlah 207.110.768 jiwa, dengan jumlah laki-laki sebanyak 103.228.748 jiwa dan perempuan sebanyak 103.882.020 jiwa.

Editor: Akil Rahmatillah

Nelayan di Lampulo Terpaksa Buang Ikan karena Daya Beli Rendah

0
Penampakan Ikan yang di buang. (Foto: kiriman untuk Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Harga ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lampulo, Banda Aceh, anjlok drastis dalam beberapa hari terakhir. Hal ini mengakibatkan nelayan terpaksa membuang ikan hasil tangkapan mereka karena tidak laku terjual.

Salah satu pedagang di TPI Lampulo, Zulkifli, mengungkapkan bahwa harga ikan saat ini sangat murah. Ikan tongkol premium hanya dihargai Rp3.000 per kilogram, sedangkan Dencis premium Rp6.000 per kilogram. Sementara itu, ikan biasa tidak laku sama sekali.

“Harga ikan murah tapi tidak laku. Terpaksa kita buang ke laut karena sudah tidak tertampung. Dikasih ke orang pun tidak ada yang mau,” ujar Zulkifli kepada Nukilan, Jum’at (3/5/2024).

Zulkifli menambahkan, harga jual yang anjlok dan daya beli yang rendah mengakibatkan kerugian besar bagi para nelayan. 

“Biaya operasional melaut mencapai jutaan rupiah, namun dengan harga jual saat ini, para nelayan bahkan tidak mampu membayar Anak Buah Kapal (ABK),” tandasnya.

Reporter: Rezi

Apresiasi Dukungan Percepatan Pembangunan Kemendes PDTT Gelar CSR & PDB Awards 2024

0
Apresiasi Dukungan Percepatan Pembangunan Kemendes PDTT Gelar CSR & PDB Awards 2024. (Foto; Kemendes PDTT)

NUKILAN.id | Jakarta – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengapresiasi dukungan terhadap percepatan pembangunan desa dengan menggelar CSR dan PDB Awards 2024.

Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan dan lembaga seperti non government organization (NGO), serta perorangan atas jasa dalam membantu percepatan pembangunan desa melalui pelibatan dan pengembangan BUM Desa/BUM Desma maupun kegiatan CSR.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Kemendes PDTT, Harlina Sulistyorini mengatakan, penghargaan ini diberikan setiap tahun dan telah masuki tahun ketiga.

Pelaksanaanya dilakukan dengan menggandeng Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) sesuai dengan MoU yang ditandatangani bersama dihadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada akhir 2021.

“Penghargaan yang ditujuan untuk mensosialisasikan dan mengintegrasikan program pemberdayaan masyarakat badan usaha dan lembaga lainnya, dan memotivasi mereka untuk terus melakukan kegiatan percepatan pembangunan desa melalui pengembangan BUM Desa/BUM Desma atau program CSR lainnya,” kata Harlina, Kamis (2/5/2024).

Rangkaian kegiatan dimulai dari sejak 29 September 2023 dengan peluncuran dan sosialisasi CSR & PDB Awards 2024, disusul dengan pendaftaran, pengumpulan dan verifikasi dokumen serta presentasi.

Tahap selanjutnya rapat pleno dewan juri, dan kunjungan lapangan untuk kandidat peringkat gold.

Puncaknya berupa penganugerahan yang dilaksanakan 7 Mei 2024 di The Westin Hotel Jakarta di mana Wakil Presiden Republik Indonesia dan Menteri Desa PDTT bakal berikan penghargaan. Acara ini dijadwalkan akan dihadiri oleh beberapa Kementerian dan Lembaga.

Pada 2024 ini, jumlah peserta baik yang berasal dari perusahaan, lembaga lainnya dan perorangan yang ikut meningkat.

Dari sebelumnya hanya 60 kandidat peserta dan 54 yang lolos mendapatkan penghargaan, maka tahun ini bertambah menjadi 100 kandidat peserta dan 93 diantaranya lolos mendapatkan penghargaan.

“Ini berarti terdapat peningkatan jumlah kandidat peserta sebesar 60% dan yang mendapatkan penghargaan sebesar 58,06% dari tahun sebelumnya,” kata Harlina.

Perusahaan yang mendapatkan penghargaan pada tahun 2024 terdiri dari BUMN dan swasta dari berbagai sektor mulai dari perrtambangan, minyak dan gas, pembangkit listrik, industri dan manufaktur, telekomunikasi, perkebunan, perbankan, real Elestate, dan asuransi.

Dari 92 perusahaan tersebut, diketahui 1 mitra kerja perusahaan dan 10 perorangan baik yang karyawan perusahaan, pengurus BUM Desa, maupun tokoh masyarakat lainnya.

Selain itu, terdapat 55 program CSR dengan kategori Gold, dan 6 kategori Excellent untuk perorangan (Kategori tertinggi), 58 Silver untuk kategori program dan empat Outstanding untuk kategori perorangan.

Serta sisanya tiga Bronze dan tiga kategori Apresiasi untuk kategori program CSR.

Peserta yang lolos berasal dari Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Bali, NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan Daerah Khusus Jakarta.

“Yang berbeda, tahun 2024 terdapat kategori baru penghargaan yaitu The Best Gold Achievement untuk mereka yang mendapatkan penghargaan kategori gold program terbanyak, The Best Silver Achievement untuk mereka yang mendapatkan penghargaan kategori silver program terbanyak serta premium gold untuk mereka yang mendapatkan nilai tertinggi untuk kategori program,” kata Harlina.

Dewan Juri terdiri dari beberapa Kementerian, seperti Kementerian Desa PDTT, Kemenko PMK, Kementerian Parekraf dan Kementerian Pertanian dan ISSF yang merupakan Akademisi dari berbagai universitas PTN dan PTS, pakar dan praktisi CSR dan keberlanjutan.

Penjurian seluruhnya baik pada saat presentasi maupun kunjungan lapang bagi peserta kandidat Gold dilakukan dalam kurun waktu hampir dua bulan.

Editor: Akil Rahmatillah

Kopi Aceh Jadi Primadona di Gernas BBI dan BBWI Apeksi Komwil I Sumatera

0
Kopi Aceh Jadi Primadona di Gernas BBI dan BBWI Apeksi Komwil I Sumatera. (Foto: Humas Kota Banda Aceh)

NUKILAN.id | Pekanbaru – Gebyar Gernas Bangga Buatan Indonesia (BBI), Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), Lancang Kuning Carnival yang digelar bersamaan dengan Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang digelar di Kota Pekanbaru mulai Jumat (3/5/2024) menjadi peluang bagi Pemko Banda Aceh dalam mempromosikan kopi Aceh.

Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin dan Ketua Dekranasda Wardiati yang hadir langsung di Riau mengaku bersyukur melihat antusias pengunjung yang menyesaki stand Pemko Banda Aceh di Pekanbaru.

Pada event ini, delegasi dari Banda Aceh berhasil mencuri perhatian pengunjung dengan produk-produk unggulan karya pengrajin Banda Aceh binaan Dekranasda.

Kopi, menjadi salah-satu primadona. Karenanya Stand Banda Aceh-pun menjadi pusat perhatian dengan antrean pengunjung yang ingin menikmati kopi.

Mereka rela menunggu racikan dari barista profesional hanya untuk menikmati kopi Aceh yang dikenal memiliki cita rasa tinggi.

Selain kopi, produk-produk seperti tas motif Aceh, parfum, dan karya-karya pengrajin lainnya juga berhasil mencuri perhatian.

Keberhasilan ini tidak hanya terlihat dari antusiasme pengunjung, namun juga dari transaksi yang mencapai puluhan juta rupiah dalam sehari.

Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin yang ikut hadir di stand berharap keberhasilan ini dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin Banda Aceh, seiring dengan semakin dikenalnya produk-produk unggulan mereka di seluruh Indonesia.

Editor: Akil Rahmatillah

Kongkow di ‘MK’ Banda Aceh, Anies Baswedan dan Cak Imin Berikan Pesan Inspiratif pada Kaum Muda

0
Anies Baswedan dan Cak Imin berdialok dengan Anak Muda Aceh di Megah Kopi. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Mantan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, menggelar pertemuan dengan kaum muda Aceh di Meugah Kopi (MK), Kota Banda Aceh, Jumat (3/5/2024) malam.

Dalam acara bertajuk ‘Meuseuraya Aneuk Muda deungon Anies-Muhaimin’ tersebut, keduanya memberikan inspirasi kepada kaum muda Aceh tentang arah perubahan pasca-pemilu 2024.

Amatan Nukilan.id di lokasi, rombongan Anies Baswedan dan Cak Imin tida di Megah Kopi tepat pada pukul 21.00 WIB di sambut dengan gemuruh tepuk tangan dari peserta yang hadir. Setibanya di lokasi Anies Baswedan langsung berselfie ria bersama beberapa peserta. Sedangkan Cak Imin langsung meracik kopi khas Aceh sebelum menyuguhkan kopi racikannya kepada Anies Baswedan.

Dihadapan ratusan anak muda Aceh, Anies Baswedan mengungkapkan kagumnya terhadap antusiasme dan keberanian kaum muda Aceh dalam menyuarakan aspirasi mereka. Salah satu pertanyaan menarik dari seorang peserta bernama Raja, mencerminkan keinginan generasi muda Aceh untuk terlibat dalam panggung nasional.

“Jadi kalau ada yang tanya kenapa nama Aceh tak ada di panggung nasional? Soal waktu saja, anak-anak Aceh luar biasa seperti ini pasti akan muncul di panggung nasional, pasti,” tutur Anies, memotivasi para hadirin.

Dalam tanggapannya, Anies menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perubahan zaman yang begitu cepat. Anies berujar kalau anak muda Aceh ingin melampaui zaman, maka harus menjadi pembelajar serta memiliki kemampuan membuka diri untuk melepaskan kebiasaan lama.

“Kalau anda ingin melampaui zaman, maka anda harus menjadi pembelajar bahasa inggrisnya learner miliki kemampuan untuk belajar to learn dan memiliki kemampuan untuk to unlearn menghentikan yang menjadi kebiasaan sekarang. Kalau bisa melakukan dua itu insyaallah anda akan bisa melampaui semua,” papar Anies.

Pada kesempatan yang sama, Cak Imin, mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat perubahan yang ditunjukkan oleh kaum muda Aceh. Ketua Umum DPP KPK tersebut mengaku bersyukur melihat semangat perubahan di Aceh. Ia pun memberikan janji untuk tetap setia pada perjuangan perubahan.

“Malam ini, saya bersyukur dan bahagia melihat semangat perubahan yang luar biasa dari kaum muda Aceh. Saya berjanji untuk tetap setia pada perjuangan perubahan sampai kapanpun. Karena bagi saya, perjuangan perubahan adalah sesuatu yang tak bisa dielakkan,” tutur Cak Imin penuh keyakinan.

Pertemuan ini menegaskan komitmen Anies Baswedan dan Cak Imin dalam mendukung partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan bangsa. Dengan semangat belajar dan adaptasi terhadap perubahan, mereka yakin kaum muda Aceh akan mampu mengukir prestasi dan menempatkan nama Aceh di panggung nasional.

Acara yang diinisiasi oleh Komunitas Ubah Bareng Aceh berkolaborasi dengan Ubah Bareng Pusat ini berhasil memberikan inspirasi dan motivasi kepada para peserta, serta menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mewujudkan perubahan positif bagi Indonesia.

Reporter: Akil Rahmatillah