Beranda blog Halaman 1140

Gempa Tektonik M5,9 Guncang Pantai Barat Simeulue, Tidak Berpotensi Tsunami

0
Ilustrasi Gempa. (Foto: Antara)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sebuah gempa bumi tektonik dengan magnitudo M5,9 mengguncang wilayah Pantai Barat Simeulue, Aceh, pada Selasa (28/5/2024) pukul 18.52 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa episenter gempa ini terletak pada koordinat 2,78° LU dan 95,57° BT, tepatnya di laut, sekitar 95 km barat laut Sinabang-Aceh dengan kedalaman 22 km.

Menurut analisis BMKG, gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng. Mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki tipe pergerakan naik atau thrust fault.

Gempa ini dirasakan di berbagai daerah dengan intensitas berbeda. Di Nagan Raya, Aceh Barat, dan Simeulue, gempa terasa dengan skala intensitas IV MMI, yang jika terjadi pada siang hari akan dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Di Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan, gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI, di mana getaran nyata terasa dalam rumah seperti truk yang lewat.

Sementara itu, di Banda Aceh, Aceh Besar, Bireuen, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah, getaran dirasakan dengan skala intensitas II MMI, hanya oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami berdasarkan hasil pemodelan. Hingga pukul 19.15 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa dan tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan sebelum kembali masuk ke dalam rumah.

Tetap tenang dan selalu ikuti informasi resmi dari BMKG untuk mendapatkan update terbaru mengenai situasi gempa ini.

Editor: Akil Rahmatillah

4.710 Jamaah Haji Asal Aceh Siap Diterbangkan ke Tanah Suci

0
Konferensi pers jelang masuk jamaah perdana ini, di aula Media Center Asrama Haji Banda Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kementerian Agama Aceh melalui Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Azhari mengumumkan bahwa sebanyak 4.710 jamaah haji asal Aceh siap diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini.

Amatan Nukilan.id, pernyataan tersebut disampaikan pada konferensi pers di Aula Media Center Asrama Haji Banda Aceh, Selasa (28/5/2024).

“Jumlah jamaah haji tahun ini terdiri dari 1.831 jamaah laki-laki (38,9%) dan 2.879 jamaah perempuan (61,1%),” kata Azhari.

Azhari menambahkan bahwa kuota haji untuk Provinsi Aceh tahun ini mencakup 4.710 orang, termasuk para petugas dalam kloter yang terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dari dokter dan paramedis, serta Pemandu Haji Daerah (PHD).

Keberangkatan pertama jamaah haji asal Aceh akan dilepas pada Selasa (28/5/2024) oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh. Jamaah yang diberangkatkan pada kloter pertama berasal dari Aceh Besar (342 jamaah) dan Kota Sabang (43 jamaah) ditambah 8 petugas/pemandu, sehingga totalnya 393 jamaah.

Para jamaah akan berangkat menuju Tanah Suci pada Rabu (29/5/2024) melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) di Blang Bintang, Aceh Besar. Penerbangan menuju Mekkah akan dilakukan via Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah (JED).

Setelah melaksanakan rangkaian ibadah haji selama sekitar 40 hari di Arab Saudi, jamaah akan dipulangkan melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Medinah (MED), mulai Rabu (10/7/2024).

Selama di Mekkah, jamaah haji asal Aceh akan menetap di wilayah Misfalah, yang berlokasi sekitar 5-10 menit perjalanan dengan Bus Shalawat dari/ke Masjidil Haram. Wilayah Misfalah juga akan ditempati oleh jamaah asal embarkasi Surabaya, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara di Medinah, jamaah akan menginap di wilayah Markaziah Syamaliah, Gharbiyah, dan Junubiyah, yang terletak sekitar 50-150 meter dari/ke Masjid Nabawi.

Azhari menjelaskan bahwa jumlah petugas kloter terdiri dari 60 petugas untuk 12 kloter, dan 36 petugas PHD.

“Kami berharap semua persiapan berjalan lancar dan para jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan khusyuk dan selamat,” tutup Azhari.

Reporter: Akil Rahmatillah

Pemkab dan Masyarakat Aceh Besar Siap Sambut Kunjungan Wapres di Aceh

0
Pemkab dan Masyarakat Aceh Besar Siap Sambut Kunjungan Wapres di Aceh. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta seluruh warga Aceh Besar siap menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia KH.Ma’ruf Amin beserta Ibu Wapres dalam rangka kunjungan kerja di Aceh.

“Pemerintah Aceh Besar dan masyarakat tentu sangat gembira dan menyambut baik kedatangan Bapak Wapres RI beserta Istri di Aceh, dalam rangka kunjungan kerja ke bumi Serambi Mekkah,” ujar Sekda Aceh Besar, Sulaimi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) kunjungan Wapres RI di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh, Senin (27/5/2024).

Ia juga mengatakan, siap menyambut kedatangan Wapres beserta Ibu dan akan mendukung segala yang dibutuhkan demi kelancaran agenda kunjungan kerjanya di Aceh. “Kita siap memberikan support jika diperlukan dalam rangka kelancaran agenda Bapak Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta Ibu Wapres di Aceh,” tutur Sulaimi.

Rapat Koordinasi tersebut dipimpin Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, turut hadir Protokol Sekretariat Wakil Presiden RI, Paspampres, Kapolda Aceh, Pangdam IM, Pj Bupati Aceh Besar yang diwakilkan Sekda Aceh Besar, Pj Wali Kota Banda Aceh yang diwakilkan Sekda Kota serta pihak-pihak terkait.

Wakil Presiden RI dijadwalkan tiba di Bandara SIM Blang Bintang Aceh Besar dalam waktu dekat. Kedatangan Wapres yang juga didampingi Menteri BUMN Erik Thohir dalam rangka peresmian Gedung BSI dan beberapa agenda lainnya di Banda Aceh.

Rapat koordinasi ditutup usai para pihak menyampaikan kesiapannya dalam rangka penyambutan Wakil Presiden, baik terkait kesiapan Bandara SIM, lalu lintas darat, cuaca, pengamanan, dukungan lainnya hingga protokol kegiatan selama waspres berada di Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

Polda Aceh dan Jajaran Siap Amankan Pilkada Serentak 2024

0
Kaur Mitra Subbid Penmas Bidhumas Polda Aceh Kompol Yasir, saat menjadi narasumber Dialog Aceh Bicara di Studio TVRI Aceh. (Foto: Humas Polda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepolisian Daerah Aceh (Polda) Aceh dan jajaran siap mengamankan seluruh rangkaian pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 yang akan dihelat pada November mendatang.

”Pada dasarnya kami dari kepolisian, dalam hal ini Polda Aceh dan jajaran siap mengamankan Pilkada serentak yang sedianya dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang,” kata Kaur Mitra Subbid Penmas Bidhumas Polda Aceh Kompol Yasir, saat menjadi narasumber Dialog Aceh Bicara di Studio TVRI Aceh, Senin, 27 Mei 2024.

Mantan Wakapolres Pidie Jaya itu juga mengungkapkan, dalam menjamin keamanan dan kelancaran pada Pilkada serentak nanti, pihaknya juga akan menggelar operasi kewilayahan, yaitu Operasi Mantap Praja 2024 yang dimulai pada Agustus mendatang.

Sejauh ini juga, sambung dia, keamanan jelang Pilkada secara umum di Aceh sangat kondusif. Menurutnya, hal itu merujuk pada pelaksanaan Pilpres dan Pileg kemarin, di mana situasi aman dan terkendali.

“Tingkat kerawanan menjelang Pilkada ini belum ada dan kita doakan tidak ada. Berkaca pada Pemilu kemarin, situasi Aceh sangat aman dan kondusif,” ungkap Yasir.

Namun demikian, kata Yasir lagi, Polda Aceh dan jajaran terus melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD, seperti patroli dan kegiatan preventif lainnya untuk menjaga kamtibmas.

Editor: Akil Rahmatillah

Ratusan Sekolah Sudah Menjadi Satuan Ramah Anak

0
Konsultasi Publik Tingkat Provinsi pada tanggal 26-27 Mei 2024 Hotel Kyriad Muraya (dok : foto Auliana Nukilan.id)

Nukilan.id | Banda Aceh – Flower Aceh dan Nonviolent Peaceforce dengan dukungan Kedutaan Besar Belanda, Dinas PPPA Aceh, Islamic Relief Indonesia, dan UNICEF akan meyelenggarakan Konsultasi Publik di tingkat Provinsi pada tanggal 26-27 Mei 2024. Kegiatan ini menjadi bagian upaya nyata untuk menjembatani tokoh perempuan akar rumput, penyintas konflik dan kekerasan, perempuan muda dan kelompok anak mendapatkan akses, partisipasi, kontrol dan manfaat yang bermakna dalam perdamaian dan pembangunan.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan dari Dinas Pendidikan Aceh, Alfian mengatakan dunia pendidikan anak itu memang sebagian besar dari Paud hingga tamat SMA. Jadi, selama 18 tahun mereka berada di dunia pendidikan. Pendidikan juga berbeda, ada yang sekolah dari pagi sampai siang, bahkan hingga sore. Harapannya, dunia pendidikan juga bertanggung jawab penuh untuk tumbuh kembang anak.

“Lembaga pendidikan diharapkan tanggung jawabnya, apalagi kasus yang melanda anak-anak kita juga semakin luas saat ini,” ucapnya dalam diskusi tersebut dan diikuti oleh Nukilan.id pada Senin (27/5/2024).

Ia juga mengatakan, kasus yang terlihat sekarang juga banyak dari IT, mulai penggunaan hp, sosial media dan sejenisnya. Maka, diperlukan filter mata anak untuk melihat mana yang baik dan yang buruk. Hal ini juga disebabkan salah satunya media yang sangat global dan tidak dapat dibatasi lagi. Sarannya, bagi yang belum mengenal jangan pernah berani mencobanya. Sebagai orang tua juga harus membentengi atau menjauhkan anak dari hal yang berdampak negatif atau mengurangi penggunaan hp dan media sosial.

Sebutnya, sementara satgas sudah dibentuk di setiap sekolah atau cabang dinas untuk 23 kab/kota. Untuk provinsi mendapat wewenang di jenjang pendidikan tingkat SMA/SMK/SLB. Akan tetapi, tingkat SMP dan SD atau lainnya diberikan pada kab/kota. Untuk kejadian-kejadian yang viral bisa diakses datanya pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh (DP3A).

“Terhadap wewenang sekolah sudah 800 lebih sekolah yang menjadi satuan ramah anak dan ini akan terus dipantau secara terus menerus,” pungkasnya []

Reporter : Auliana Rizky

Terima “Surat Tugas” DPP Demokrat, Haeqal Siap Maju Sebagai Calon Walikota Banda Aceh

0
Haeqal Siap Maju Sebagai Calon Walikota Banda Aceh usai Terima "Surat Tugas" DPP Demokrat. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat memberikan surat tugas kepada Ahmad Haeqal Asri untuk maju sebagai bakal calon wali kota Banda Aceh. Surat itu diserahkan langsung Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya didampingi ketua DPD PD Aceh Muslim, SHi, di kantor DPP PD, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat Senin (27/5/2024).

Sekjen Teuku Riefky Harsya kepada media mengatakan, Haeqal punya rekan jejak yang baik juga seorang tokoh muda yang berniat membangun Kota Banda Aceh.

“Dari ketokohan, rekam jejak, niat, dan keseriusannya, Demokrat memberinya surat tugas,” kata Teuku Riefky.

Katanya, surat tugas ini menjadikan Haeqal selangkah menuju rekomendasi maju Pilkada.

Surat itu Haeqal ditugaskan melakukan komunikasi politik dengan partai sahabat untuk segera memenuhi syarat dukungan minimum 20 persen. Mengusulkan cawalkot Banda Aceh juga masuk dalam surat tugas, begitu pula melaporkan hasil survei dan koalisi yang diperoleh ke DPP.

Riefky menegaskan DPP Demokrat akan memonitor dan mengevaluasi berdasarkan laporan dan survei Haeqal. “Surat tugas harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai etika politik Demokrat serta perundang-undangan,” tegasnya.

Sementara Haeqal bersyukur atas kepercayaan Demokrat tersebut dan memberi apresiasi kepada Partai yang akan mengusungnya itu.

“Khusus pada Sekjen DPP Partai Demokrat yang mewujudkan spirit muda adalah kekuatan,” ujar Haeqal yang saat ini menjabat Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh.

Sebelumnya Ahmad Haeqal Asri juga sudah memaparkan visi dan misi saat menjalani Fit and Proper Test dihadapan Tim penjaringan atau dikenal tim 9 untuk Penjaringan Kepala Daerah Partai Demokrat Aceh yang diketuai Arif Fadillah dan anggota tim M. Yunus Ilyas, Muzakkar A Gani, H.T. Ibrahim, Muhammad Saleh, Iswadi, Bal Farabi, Hendri Rachmadani, dan Andri Agung.

Editor: Akil Rahmatillah

Ketua KIP Aceh Tamiang Angkat Bicara Soal Dugaan Pelanggaran Privasi oleh Komisioner KIP

0
Ketua Komisi Independen Pemilihan Kabupaten Aceh Tamiang, Rita Afrianti. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Kuala Simpang  – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tamiang, Rita Afrianti, menegaskan akan memberikan pendampingan hukum kepada anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang merasa terintimidasi dan tertekan akibat dugaan pemeriksaan telepon seluler oleh oknum komisioner KIP setempat.

“Jika isu itu benar, saya siap mendampingi secara hukum jika ada anggota PPK dan PPS yang merasa tertekan. Intervensi seperti ini melanggar hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), karena telepon seluler adalah hak privasi seseorang,” ujar Rita Afrianti kepada wartawan di Karang Baru.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda (LBH GP) Ansor Kabupaten Aceh Tamiang, Muhammad Suhaji, mendapatkan informasi adanya anggota badan Ad Hoc tingkat kecamatan yang telepon selulernya diperiksa oleh oknum Komisioner KIP terkait pemilihan ketua PPK. Menanggapi hal ini, LBH GP Ansor siap memberikan pendampingan hukum secara gratis dan membuat laporan ke Polres Aceh Tamiang.

“Handphone adalah ranah privasi seseorang. Jika seorang atasan meminta telepon seluler seorang bawahan lalu membaca isi percakapan WhatsApp dan bahkan memfotonya, ini jelas pelanggaran berat. Dalam undang-undang HAM dijelaskan bahwa kemerdekaan dan rahasia dalam hubungan komunikasi tidak boleh diganggu, kecuali atas perintah hakim atau kekuasaan lain yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Suhaji.

Lebih lanjut, Suhaji menambahkan bahwa bahkan polisi yang sedang melakukan penyelidikan dilarang melakukan penggeledahan secara berlebihan yang mengganggu hak privasi seseorang. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 Pasal 32 Ayat 2.

“Jika penyelidik akan melakukan pemeriksaan telepon seluler, harus terlebih dahulu mendapat perintah dari penyidik. Pertanyaannya, apa hak oknum komisioner tersebut memeriksa telepon seluler seseorang, walaupun orang tersebut bawahannya?” ujar Suhaji.

Kasus dugaan pelanggaran privasi ini memunculkan keprihatinan terhadap pentingnya menjaga hak privasi dan profesionalitas dalam setiap tahapan proses pemilihan. Pihak KIP Aceh Tamiang siap mengambil langkah tegas untuk memastikan tidak ada pelanggaran terhadap hak asasi dan privasi para anggota badan Ad Hoc.

Editor: Akil Rahmatillah

Harumkan Nama Aceh, Tim Tari UBBG Juara Festival Seni Internasional di Italia

0
Tim Tari UBBG Juara Festival Seni Internasional di Italia. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Para penari asal Aceh berhasil meraih Juara III dalam kategori Dance Group pada ajang World Cup of Folklore “XXI International Festival Folklore and Contemporary Arts Le Spiagge D’Italia” yang berlangsung di Jesolo, Italia.

Tim tari besutan Fitriani, yang berprestasi di kancah internasional tersebut berasal dari Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan (PSENI) Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh.

Fitriani, yang merupakan Ketua Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan UBBG, menyatakan rasa syukur kepada Allah SWT atas prestasi ini.

Dia menambahkan bahwa pencapaian ini tidak terduga mengingat ketatnya persaingan dengan peserta dari berbagai negara yang semuanya menampilkan performa terbaik mereka.

Namun, tim tari UBBG berhasil keluar sebagai juara dengan menampilkan tarian perpaduan genre modern dan tradisional Aceh yang memukau, hasil racikan koreografer hebat UBBG, Riska Gebrina.

“Terima kasih kepada Riska Gebrina yang berperan penting sebagai Penata Tari dengan tema ‘The Light of Aceh’ sebagai simbol Aceh yang selalu menyala dalam kesenian tradisinya. Terima kasih juga kepada Aulia Ikhtiara (Penari), Aswadi Nur (Penari dan Pemusik), Mirajuddin Anhar (Penari dan Pemusik). Kalian adalah orang-orang hebat yang pantang menyerah,” tuturnya pada Senin (27/5/2024).

Fitriani juga mengucapkan terima kasih kepada rektor UBBG dan jajarannya yang telah mendukung tim dengan sepenuh hati, serta kepada dosen dan mahasiswa khususnya Prodi PSENI dan seluruh civitas akademika kampus.

Rektor UBBG, Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si., menyampaikan selamat dan sukses kepada tim tari atas pencapaian luar biasa ini. “Apresiasi yang tinggi untuk Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan yang telah meraih Juara III di Festival Seni Internasional di Italia. Ini adalah pencapaian hebat bagi Prodi yang baru saja didirikan. Saya optimis akan ada banyak pencapaian lainnya dari Prodi PSENI di perhelatan internasional yang tidak hanya mengharumkan nama UBBG, tetapi juga Aceh dan Indonesia di kancah dunia,” ujarnya.

Dirinya berharap agar tim tari UBBG terus memperkenalkan kebudayaan Aceh yang kaya akan khazanah kearifan di kancah dunia melalui pagelaran kreasi seni. “Capaian ini tentu tidak terlepas dari bimbingan yang baik dari dosen dan pelatih. UBBG memiliki koreografer dan penari hebat dengan dedikasi dan talenta luar biasa. Terima kasih kepada Ketua Prodi PSENI, koreografer, penari, pemusik, dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini. Sukses selalu untuk kalian semua,” tutupnya

Editor: Akil Rahmatillah

Kadisdik Sebut Membangun Pendidikan Aceh Perlu Kolaborasi

0
Pemerintah Aceh telah melaksanakan perayaan Hari Pendidikan Nasional 2024 dengan menggelar serangkaian kegiatan dalam acara "Semarak Bulan Merdeka Belajar" di Museum Tsunami. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis menyampaikan, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh, semua pihak perlu terus mendorong inovasi, kolaborasi, dan transformasi dalam setiap aspek pendidikan.

Marthunis juga menekankan pentingnya pendidikan dalam pembangunan bangsa. Ia mengatakan bahwa pendidikan tidak hanya menghasilkan individu cerdas dan terampil, tetapi juga membangun karakter dan moral yang kokoh.

Menurutnya, untuk menghormati dan mengenang jasa para pelaku pendidikan pada masa silam, Pemerintah Aceh telah melaksanakan perayaan Hari Pendidikan Nasional 2024 dengan menggelar serangkaian kegiatan dalam acara “Semarak Bulan Merdeka Belajar” di Museum Tsunami, Banda Aceh, pada Sabtu (25/5/2024).

Selain itu, penghargaan diberikan kepada berbagai lembaga yang berkontribusi dalam acara ini, termasuk Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Aceh, Universitas Syiah Kuala, LLDikti Wilayah XIII Aceh, Balai Bahasa Provinsi Aceh, Balai Guru Penggerak Provinsi Aceh, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Aceh, dan Institut Seni Budaya Indonesia.

“Mari kita tingkatkan semangat untuk terus belajar dan berkarya demi kemajuan Aceh yang lebih baik. Jadikan Bulan Merdeka Belajar sebagai momentum untuk meraih cita-cita dan menginspirasi generasi muda,” ajak Marthunis.

Perayaan Hari Pendidikan Pendidikan Nasional yang dilaksanakan diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi pendidikan yang lebih baik di Provinsi Aceh.

Semua pihak diharapkan menyambut kegiatan ini dengan antusiasme tinggi, menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan Aceh yang maju dan berbudaya.

Marthunis percaya bahwa Aceh akan mencapai kemuliaan melalui prestasi yang baik. “Dengan semangat fastabiqul khairat, mari kita bangun pendidikan Aceh ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Mustanir, M.Sc., menyampaikan dukungan penuh dari USK terhadap pelaksanaan Bulan Merdeka Belajar. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk transformasi pendidikan demi terwujudnya sumber daya manusia unggul.

“Generasi unggul yang kita maksud adalah generasi emas Indonesia yang kreatif, inovatif, memiliki daya saing global, serta berkarakter nilai-nilai Pancasila,” ujar Mustanir.

Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Aceh, Muhammad Anis, selaku Ketua Panitia, menjelaskan bahwa acara ini terlaksana berkat kerja sama tujuh instansi di bawah Kemendikbud Ristek.

Kegiatan ini, katanya, dilaksanakan selama dua hari dan mencapai puncaknya pada hari ini dengan berbagai acara seperti seminar, pameran pendidikan, lomba masakan sehat, dan lainnya.

Tema “Merdeka Belajar, Merdeka Berbudaya” diangkat dalam acara ini untuk mengedepankan aspek akademik serta keberagaman budaya sebagai kekayaan dan identitas bangsa.

“Budaya, sebagai warisan nenek moyang, harus dijaga dan dilestarikan serta menjadi bagian integral dalam proses pendidikan,” ungkap Muhammad Anis.

Ia berharap acara ini sukses dan memberikan dampak positif besar bagi kemajuan pendidikan di tanah Aceh. “Semoga acara ini sukses dan memberikan dampak positif yang besar bagi kemajuan pendidikan di tanah Aceh yang tercinta,” katanya.

Editor: Akil Rahmatillah

USK Nomor 9 Nasional Kampus dengan Jurusan Teknik Sipil Terbaik versi THE AUR 2024

0
Universitas Syiah Kuala. (Foto: Humas USK)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan masuk dalam 10 besar kampus dengan jurusan Teknik Sipil terbaik di Indonesia menurut pemeringkatan Times Higher Education Asia University Rankings (THE AUR) 2024. Pencapaian ini menempatkan USK pada posisi kesembilan dalam daftar yang dirilis oleh THE AUR baru-baru ini.

THE AUR 2024 menggunakan 18 indikator dalam menentukan peringkat ini, termasuk reputasi akademik, kualitas penelitian, hingga kontribusi terhadap masyarakat. Universitas Indonesia (UI) menempati posisi pertama dalam daftar tersebut, disusul oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Lantas, mana saja sih kampus/universitas yang memiliki jurusan Teknik Sipil terbaik di Indonesia versi THE AUR 2024?

Dikutip dari laman resmi timeshighereducation.com, berikut Nukilan.id sajikan daftar lengkap 10 besar kampus dengan jurusan Teknik Sipil terbaik versi THE AUR 2024:

1. Universitas Indonesia (UI) – Peringkat Asia: 201-250
2. Universitas Gadjah Mada (UGM) – Peringkat Asia: 351-400
3. Institut Teknologi Bandung (ITB) – Peringkat Asia: 401-500
4. BINUS University – Peringkat Asia: 401-500
5. Universitas Sebelas Maret (UNS) – Peringkat Asia: 401-500
6. Universitas Diponegoro (UNDIP) – Peringkat Asia: 501-600
7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – Peringkat Asia: 501-600
8. IPB University – Peringkat Asia: 501-600
9. Universitas Syiah Kuala (USK) – Peringkat Asia: 501-600
10. Universitas Hasanuddin – Peringkat Asia: 601+

Prestasi USK ini tidak hanya meningkatkan reputasi kampus di kancah nasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan alumni Teknik Sipil USK.

Dengan masuknya USK dalam 10 besar kampus dengan jurusan Teknik Sipil terbaik di Indonesia versi THE AUR 2024, diharapkan semakin banyak calon mahasiswa yang tertarik untuk melanjutkan studi di USK, serta semakin banyak pula kontribusi yang dapat diberikan oleh USK dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Reporter: Akil Rahmatillah