Beranda blog Halaman 1094

Mahasiswa FKH USK: Hewan Kurban di Banda Aceh Sehat dan Aman Dikonsumsi

0
Mahasiswa FKH USK. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Hasil Supervisi Pemeriksaan dan Pemotongan Hewan Qurban (SPPHQ) oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (USK) di 51 titik wilayah Kota Banda Aceh menyatakan, hewan kurban di kota tersebut sehat dan aman dikonsumsi.

“Dapat disimpulkan bahwa sapi kurban di Banda Aceh ini tergolong yang sehat,” kata Ketua Panitia SPPHQ, Dani Solihin, di Banda Aceh, Selasa (18/6/2024) lalu.

Dani mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan postmortem, hanya terdapat beberapa parasit yang ditemukan pada hewan ternak kurban di Banda Aceh, yakni parampis dan paramphistomum, dengan jumlah yang tergolong normal.

“Parasit yang ditemukan tergolong ringan dan masih normal untuk dikonsumsi dengan catatan proses pemasakannya harus benar-benar matang hingga mendidih dengan suhu 100°C atau direbus selama lima menit,” ujarnya.

Pemeriksaan postmortem ini merupakan pemeriksaan kesehatan jeroan dan karkas setelah hewan disembelih yang dilakukan oleh petugas pemeriksa berwenang. Dani menambahkan, parasit pada ternak dapat muncul karena faktor makanan, obat-obatan, lingkungan, dan juga ada kemungkinan disebabkan oleh penyakit yang sudah menjangkiti ternak.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan USK yang tergabung dalam tim pemeriksaan kesehatan hewan kurban Idul Adha 2024 memeriksa hati, limpa, dan jeroan di Banda Aceh, Aceh, pada Senin (17/6/2024).

Pemerintah Aceh mengerahkan tim pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang terdiri dari anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Aceh, ASN Dinas Peternakan, serta mahasiswa USK untuk memastikan kesehatan hewan kurban agar aman dikonsumsi manusia.

Dani menjelaskan, parasit biasanya ditemukan dalam saluran pencernaan ternak karena adanya proses fermentasi di lambung. Namun, jumlahnya tidak boleh terlalu banyak.

“Kalau tidak terlalu banyak, masih normal. Biasanya tidak normal kalau ditemukan di hati, dan tidak bisa dikonsumsi lagi,” jelasnya.

Kegiatan supervisi hewan kurban ini merupakan aktivitas rutin Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Himpunan Hewan Besar dan Ruminansia (Himpersia) USK sebagai bentuk bakti sosial mahasiswa kepada masyarakat.

“Tujuannya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan pangan. Masyarakat sering kali masih awam mengenai kesehatan sapi, anggapannya yang penting bisa dimakan saja sudah boleh,” kata Dani.

Kegiatan SPPHQ ini melibatkan lebih dari 600 orang dari PDHI Cabang Aceh, Mahasiswa FKH USK, dan Dinas Peternakan Aceh. Dosen Pendamping SPPHQ, Ali Makmur, menyampaikan bahwa selain meninjau organ, pihaknya juga menilai cara pemotongan hewan kurban yang ternyata sudah memenuhi standar.

“Cara pemotongan sudah memenuhi standar Islam, mulai dari ketajaman pisau dan menghadap kiblat. Namun, kebersihan masih kurang. Seharusnya setiap desa memiliki RPH untuk menjaga kebersihan supaya tidak berceceran bangkai darah,” kata Ali Makmur.

Kegiatan pemeriksaan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk selebgram Aceh yang menyumbangkan sapi kurban seberat 1,2 ton untuk warga Kota Banda Aceh. Semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya kesehatan pangan menjadi kunci dalam suksesnya pelaksanaan kurban tahun ini di Banda Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

ICMI Aceh Laksanakan Ibadah Kurban, Bagikan 260 Paket Daging kepada Kaum Dhuafa

0
ICMI Aceh Laksanakan Ibadah Kurban. (Foto: InfoPublik)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wilayah Aceh melaksanakan ibadah kurban dengan menyembelih empat ekor sapi pada Senin (17/6/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan kaum dhuafa di wilayah tersebut.

Dua ekor sapi merupakan sumbangan dari pengurus ICMI Aceh, sedangkan dua ekor lainnya berasal dari sumbangan Pj Gubernur Aceh dan bantuan dari Turki yang disalurkan melalui Anggota DPR RI asal Aceh, Nasir Jamil.

Ketua Majelis Pengurus Wilayah ICMI Aceh, Taqwaddin, menjelaskan bahwa tiga ekor sapi telah disembelih pada hari Senin dan satu ekor lagi akan disembelih pada Rabu (19/6/2024).

“Tiga ekor sapi telah disembelih kemarin dan satu ekor lagi akan disembelih besok,” ujarnya pada Selasa (18/6/2024).

Tgk H. Dr. Tarmizi Daud, Ketua Panitia Pelaksana Kurban, menyampaikan bahwa tiga ekor sapi yang telah disembelih di pinggir kali Gampong Lamreung, Aceh Besar, telah dicincang dan dibagi menjadi 200 paket.

“Insya Allah besok akan disembelih satu ekor lagi dan akan dipotong-potong menjadi 60 paket. Sehingga semuanya menjadi 260 paket,” jelas Tgk Tarmizi.

Paket daging qurban ini dibagikan kepada kaum dhuafa yang telah didaftarkan dan diberikan kupon. Mereka terdiri dari tukang becak, tukang bangunan, tukang parkir, penyapu jalan, satpam, petugas pemeliharaan makam, para muallaf, dan lainnya.

Pembagian paket qurban ini juga dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan para pengurus ICMI Aceh, termasuk beberapa penasihat. Salah satu penasihat, Dr. H. Zardan Araby, mengapresiasi pelaksanaan ibadah qurban oleh ICMI Aceh yang baru pertama kali dilakukan.

“Saya memberikan apresiasi kepada Ketua ICMI Aceh kali ini dan ini prestasi yang harus terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang,” ungkap Zardan.

Ia juga terharu melihat kebahagiaan kaum dhuafa saat menerima paket daging qurban.

“Saya terharu sekaligus gembira atas peristiwa ini. Apalagi, Tgk Tarmizi sebagai Panitia Pelaksana sangat ramah melayani kaum dhuafa dalam pengambilan daging qurban. Semoga Allah memudahkan ICMI Aceh agar qurban di tahun-tahun depan lebih banyak lagi,” tutupnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Empat SMA Terbaik di Aceh Masuk Daftar 1000 Sekolah Terbaik Nasional

0
SMA Negeri Modal Bangsa, salah satu sekolah terbaik di Aceh. (Foto: Klik Pendidikan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Hanya empat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Aceh yang berhasil masuk dalam daftar 1000 sekolah terbaik nasional berdasarkan data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Prestasi ini menempatkan Aceh di posisi yang cukup menantang dibandingkan provinsi lain di Indonesia yang memiliki jumlah sekolah lebih banyak di daftar tersebut.

Berikut adalah empat SMA terbaik di Aceh yang masuk dalam pemeringkatan nasional:

1. SMA Negeri Modal Bangsa
– Peringkat: 157 Nasional
– Nilai UTBK: 565.451

2. MAN Insan Cendekia Aceh Timur
– Peringkat: 378 Nasional
– Nilai UTBK: 540.132

3. SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh
– Peringkat: 434 Nasional
– Nilai UTBK: 536.130

4. Sekolah Lab SMAS
– Peringkat: 933 Nasional
– Nilai UTBK: 515.138

Meski jumlah SMA terbaik di Aceh lebih sedikit dibandingkan dengan provinsi lainnya, kualitas pendidikan di keempat sekolah ini tidak bisa dianggap remeh. Misalnya, SMA Negeri Modal Bangsa berhasil meraih nilai UTBK mencapai 565.451, menunjukkan kualitas murid yang sangat baik.

Menurut data LTMPT, SMA Negeri Modal Bangsa berada di peringkat 157 secara nasional, disusul oleh MAN Insan Cendekia Aceh Timur di peringkat 378. Sementara itu, SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh menempati posisi 434, dan Sekolah Lab SMAS berada di peringkat 933.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Aceh terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga prestasi ini dapat memotivasi sekolah-sekolah lain di Aceh untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan meraih prestasi yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Kompas.com akan terus memantau perkembangan dan prestasi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk memberikan informasi yang terpercaya dan aktual kepada pembaca setia.

Editor: Akil Rahmatillah

Kemenkumham Aceh Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban pada Hari Raya Idul Adha

0
Kemenkumham Aceh Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban pada Hari Raya Idul Adha. (Foto: Berita satu)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Aceh kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyalurkan ratusan paket daging kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

Kepala Bagian Program dan Humas Kemenkumham Aceh, Mahyadi, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya menyembelih lima ekor sapi sebagai bagian dari kegiatan kurban. Penyembelihan hewan kurban tersebut berlangsung di Desa Lubok Sukon, Aceh Besar, pada Selasa (18/6/2024).

“Ini merupakan wujud kepedulian Kemenkumham Aceh terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu,” ujar Mahyadi.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Kemenkumham Aceh. Daging kurban yang telah disembelih kemudian dibagikan kepada warga sekitar yang membutuhkan, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi ekonomi yang tidak menentu saat ini,” tambah Mahyadi.

Selain itu, Mahyadi juga menjelaskan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bagian dari upaya Kemenkumham Aceh untuk terus mempererat hubungan dengan masyarakat dan menunjukkan bahwa institusi pemerintah juga memiliki peran dalam membantu masyarakat di sekitarnya.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Kemenkumham Aceh selalu berusaha hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tutup Mahyadi.

Penyembelihan dan pendistribusian daging kurban ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan berkah bagi masyarakat Desa Lubok Sukon, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Editor: Akil Rahmatillah

Warkop dan Kafe di Aceh Selatan Dipadati Pengunjung saat Momen Idul Adha

0
Suasana malam di Kafe Jasa Barata. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Suasana Kota Fajar, Kabupaten Aceh Selatan, begitu meriah saat momen Idul Adha tiba. Berbeda dengan hari-hari biasa yang seringkali sepi pengunjung, warkop dan kafe di kawasan ini kini dipadati oleh ribuan pengunjung yang datang untuk merayakan bersama keluarga dan teman-teman tercinta.

Salah satu titik favorit para pemuda di Kota Fajar adalah Kafe Jasa Barata yang terletak di Kedai Runding. Kafe ini menjadi sorotan karena lokasinya yang strategis dan desain interior yang instagramabel.

Amin, salah seorang pengunjung setia Kafe Jasa Barata, menyampaikan kesan dan pengalamannya saat menikmati malam di sana.

“Saya sangat senang bisa berkumpul bersama teman-teman di sini. Atmosfirnya begitu hangat, ditambah lagi makanan dan minuman yang disajikan benar-benar menggugah selera,” ungkapnya kepada Nukilan.id, Rabu (19/6/2024) malam.

Menurut Amin, tidak hanya warga lokal yang meramaikan tempat tersebut, tetapi juga banyak pemuda yang biasanya merantau ke luar daerah dan kini sedang pulang kampung.

“Saya sendiri biasanya tinggal di luar daerah untuk bekerja, tapi saat lebaran seperti ini, rasanya lengkap jika bisa kembali ke kampung halaman dan menikmati momen bersama keluarga dan teman-teman,” tutupnya.

Reporter: Akil Rahmatillah

KIP Aceh Tetapkan Jadwal Perhitungan Ulang Surat Suara di Aceh Timur dan Pidie Jaya

0
Ketua KIP Aceh, Saiful. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Perhitungan Ulang Surat Suara (PUSS) di Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Pidie Jaya. Perhitungan ulang ini akan dilaksanakan pada 6 Juli 2024, sebagai tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pemilihan Umum 2024.

Ketua KIP Aceh, Saiful, menjelaskan bahwa keputusan ini sejalan dengan Keputusan KPU Nomor 767 tahun 2024, yang mengatur tahapan dan jadwal perhitungan ulang surat suara pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

“Perhitungan ulang ini merupakan langkah penting untuk memastikan integritas dan akurasi hasil Pemilu di daerah-daerah yang telah ditentukan oleh Mahkamah Konstitusi,” ujar Saiful dikutip dari Serambinews.com pada Rabu (19/6/2024).

Di Kabupaten Aceh Timur, perhitungan ulang akan meliputi:
– Pemilihan DPRA Dapil Aceh 6 di 523 TPS
– Pemilihan DPRK Dapil Aceh Timur 2 di 118 TPS
– Pemilihan DPRK Dapil Aceh Timur 4 di 16 TPS

Sementara itu, di Kabupaten Pidie Jaya, perhitungan ulang akan dilaksanakan untuk pemilihan DPRK dengan rincian:
– Dapil Pidie Jaya 1 di 120 TPS
– Dapil Pidie Jaya 3 di 111 TPS

Dengan total 523 TPS di Aceh Timur dan 231 TPS di Pidie Jaya, perhitungan ulang ini diharapkan dapat memastikan keabsahan dan kejujuran proses pemilihan.

Saiful mengajak seluruh pihak terkait untuk mendukung kelancaran proses ini demi terciptanya pemilu yang bersih dan transparan.

“Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama dan menjaga kondusivitas selama proses perhitungan ulang berlangsung,” tambahnya.

Perhitungan ulang ini menjadi momen krusial dalam menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu di Aceh, serta membuktikan komitmen KIP Aceh dalam menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

Editor: Akil Rahmatillah

Harga Kakao di Aceh Selatan Terus Berfluktuasi, Petani Mengeluh

0
Kakako kering. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Harga jual komoditi kakao di pasaran Aceh Selatan kembali mengalami penurunan. Terakhir, harga kakao kering yang sebelumnya stabil di Rp 140.000 per kilogram turun menjadi Rp 137.000 per kilogram.

Penurunan harga sebesar Rp 3.000 per kilogram ini menjadi perhatian para petani dan pengumpul kakao di wilayah tersebut. Masyudi, seorang pengumpul kakao di Aceh Selatan, menyatakan bahwa harga kakao kering telah bertahan di level Rp 140.000 per kilogram untuk beberapa waktu sebelum mengalami penurunan.

“Sebelumnya harga kakao kering bertahan di level Rp 140.000 per kilogram. Namun, kini telah turun menjadi Rp 137.000 per kilogram,” ujar Masyudi kepada Nukilan.id, Rabu (19/6/2024).

Menurut Masyudi, harga kakao di Aceh Selatan sangat dipengaruhi oleh harga di Sumatera Utara, khususnya Medan.

“Saya sebagai pengumpul biji kakao kering dari petani, mereka membeli kakao tergantung harga di pasaran Medan,” ungkapnya.

Masyudi juga menambahkan bahwa stok kakao kering di Aceh Selatan saat ini menipis. Meski begitu, harga di pasaran justru mengalami sedikit penurunan sebesar Rp 3.000 per kilogram.

Kondisi ini membuat para petani kesulitan dalam memprediksi harga kakao.

“Kita tidak bisa memprediksi harga kakao. Bisa saja hari ini anjlok, kemudian besoknya naik,” jelas Masyudi.

Ketidakstabilan harga kakao ini tentunya menjadi tantangan bagi petani dan pengumpul kakao di Aceh Selatan. Mereka berharap adanya solusi untuk menstabilkan harga sehingga kesejahteraan para petani dapat terjaga.

Reporter: Akil Rahmatillah

Guha Batee Meucanang, Destinasi Wisata Menawan di Aceh Selatan

0
Guha Batee Meucanang. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Guha Batee Meucanang, sebuah goa yang memikat hati terletak di Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, kembali menarik perhatian sebagai salah satu destinasi wisata fenomenal di wilayah tersebut. Dikenal dengan sebutan “Negeri Pala”, Aceh Selatan menyimpan keindahan alam yang memikat, termasuk di antaranya adalah Guha Batee Meucanang.

Dengan luas sekitar 20 meter persegi dan tinggi mencapai 15 meter, goa ini menawarkan pengalaman unik bagi para pengunjung. “Guha” sendiri berarti goa, sedangkan “Meucanang” mengacu pada suara khas musik tradisional Aceh yang mirip dengan suara gong. Terletak hanya 35 menit perjalanan darat dari ibukota Aceh Selatan, Tapaktuan, Guha Batee Meucanang mudah dijangkau menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.

Dalam perjalanannya menuju lokasi, pengunjung akan melewati kawasan pasar Blang Kejeuren Labuhan Haji Barat, di mana mereka akan diarahkan ke arah persimpangan menuju goa ini.

Guha Batee Meucanang tidak hanya menawarkan keindahan alam yang menakjubkan dengan sungai yang jernih dan udara segar, tetapi juga kekayaan sejarah yang menghiasi setiap sudutnya. Ornamen ukiran batu di dalam goa menambah pesona tempat ini, sementara legenda dari masyarakat sekitar mengisahkan kisah Putri Malem, pemilik kerajaan Labuhan Haji pada masa lampau, yang mengutuk dirinya sendiri agar tidak dinikahi oleh tentara Belanda.

Nukilan.id berkesempatan mewawancarai beberapa pengunjung yang membagikan pengalaman unik mereka di Guha Batee Meucanang. Rahmatullah, seorang wisatawan asal Banda Aceh, mengungkapkan,

“Saya sangat terkesan dengan keindahan alam di sekitar goa ini. Suasana yang tenang dan sejuk benar-benar menyegarkan pikiran setelah beraktivitas sehari-hari,” kata Rahmatullah kepada Nukilan.id, Rabu (19/6/2024).

Sementara itu, Rahmah, pengunjung dari Subulussalam, menambahkan bahwa, Destinasi wisata Guha Batee Meucanang sangat indah dikarenakan alamnya yang masih asri berpadu dengan sungai yang masih jernih.

“Saya sangat menikmati keindahan alam yang masih alami di sekitar Guha Batee Meucanang. Sungainya begitu jernih dan cocok untuk berfoto-foto,” ujar Rahmah.

Prestasi Guha Batee Meucanang semakin diperhitungkan dengan masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award pada tahun 2023 lalu dalam kategori destinasi unik. Bersaing dengan sejumlah destinasi lainnya di Indonesia, Guha Batee Meucanang menunjukkan daya tariknya yang memikat para wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dukungan dari masyarakat lokal dan pengunjung menjadi modal berharga bagi Guha Batee Meucanang untuk terus berkembang sebagai destinasi wisata yang berkelas internasional.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi Aceh Selatan, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi keindahan Guha Batee Meucanang. Tempat ini tidak hanya menawarkan pesona alam yang memesona, tetapi juga sejarah dan kebudayaan yang kaya, menjadikannya destinasi wisata yang sempurna untuk liburan Anda.

Reporter: Akil Rahmatillah

Harga Pinang di Aceh Selatan Masih Rendah, Warga Tetap Bersyukur

0
Komoditas pinang. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Harga pinang di Aceh Selatan mengalami sedikit kenaikan menjadi Rp 5.000 per kilogram pada bulan ini, naik dari Rp 4.000 per kilogram pada bulan sebelumnya. Meskipun demikian, harga ini masih tergolong rendah dan menimbulkan kekhawatiran bagi petani pinang di daerah tersebut.

Para petani pinang di Aceh Selatan mengaku kesulitan menghadapi harga yang tidak stabil ini. Namun, di tengah situasi tersebut, Aisyah, seorang petani pinang dari Kluet Timur, tetap menunjukkan sikap bersyukur.

“Alhamdulillah, meski harga pinang masih rendah, saya tetap bersyukur karena ada kenaikan dibandingkan bulan lalu,” kata Aisyah saat ditemui oleh Nukilan.id pada Rabu (19/6/2024).

Aisyah yang telah bertani pinang selama lebih dari sepuluh tahun ini menambahkan bahwa pendapatan dari hasil penjualan pinang memang belum mencukupi kebutuhan sehari-hari. Namun, ia tetap optimis dan berharap harga pinang dapat terus meningkat di masa mendatang.

Harga pinang sempat anjlok ke level Rp 4.000 per kilogram pada bulan lalu akibat melimpahnya stok di pasaran. Namun, kenaikan permintaan dari luar daerah belakangan ini berhasil mendorong harga naik menjadi Rp 5.000 per kilogram.

Meskipun harga pinang masih belum memuaskan, upaya dan kerja keras para petani seperti Aisyah menunjukkan ketahanan dan semangat yang patut diapresiasi. Mereka tetap optimis bahwa keadaan akan membaik dan berharap perhatian lebih dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani pinang di Aceh Selatan.

Reporter: Akil Rahmatillah

Turnamen Sepak Bola Camat Kuala Baru Cup 2024 Resmi Digelar

0
Pj Bupati Aceh Singkil, Azmi, MAP saat buka turnamen sepak bola Camat Kuala Baru Cup. (Foto: Diskominfo Aceh Singkil)

NUKILAN.id | Singkil – Turnamen sepak bola Camat Kuala Baru Cup 2024 resmi dimulai untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kecamatan Kuala Baru. Pembukaan turnamen ini dilakukan oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Drs. Azmi, MAP, pada Selasa (18/6/2024) sore.

Pertandingan berlangsung di lapangan sepak bola Kecamatan Kuala Baru, yang menjadi pusat aktivitas sepak bola selama turnamen ini berlangsung. Pj Bupati Azmi menyambut baik pelaksanaan turnamen ini karena dinilai dapat menumbuhkan jiwa yang sehat dan melahirkan atlet-atlet berbakat dari Aceh Singkil. Selain itu, turnamen ini juga diharapkan dapat menjalin hubungan harmonis antara pemain, pecinta sepak bola, dan penonton.

Dalam sambutannya, Azmi menekankan pentingnya sportivitas dalam pertandingan. “Panitia, pemain, maupun wasit harus menjunjung tinggi sportivitas, sehingga pertandingan berjalan dengan baik,” ujarnya. Menurut Azmi, kemenangan dan kekalahan adalah hal biasa dalam sebuah kompetisi, namun yang terpenting adalah meningkatkan tali silaturahmi di antara semua pihak yang terlibat.

Azmi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan turnamen ini. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah sukseskan turnamen ini,” pungkas Azmi.

Turnamen sepak bola Camat Kuala Baru Cup 2024 ini diharapkan dapat menjadi ajang pencarian bakat bagi atlet sepak bola lokal serta mempererat persaudaraan dan semangat sportivitas di kalangan masyarakat Aceh Singkil.

Editor: Akil Rahmatillah