Beranda blog Halaman 1070

Kejar Mimpi Aceh Tingkatkan Literasi Melalui Kegiatan Buka Buku di Gramedia

0
Kejar Mimpi Aceh Tingkatkan Literasi Melalui Kegiatan Buka Buku di Gramedia. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komunitas Kejar Mimpi Aceh yang diinisiasi oleh CIMB Niaga kembali menggelar kegiatan Buka Buku Volume 4 dengan tema “Ayo Bangkitkan Semangat Literasi”. Acara ini berlangsung di Gramedia Aceh, Kota Banda Aceh, pada Sabtu (30/6/2024).

Komunitas Kejar Mimpi merupakan bagian dari gerakan sosial #KejarMimpi yang diinisiasi oleh PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga). Gerakan ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi generasi muda dalam mengasah keterampilan kepemimpinan dan volunteering. Dengan visi membentuk generasi muda Indonesia yang positif dan bermotivasi tinggi, gerakan ini berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Acara Buka Buku yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut diikuti oleh 26 peserta dari berbagai latar belakang. Person in Charge (PIC) Buka Buku, Fathin Azkia, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya acara ini, terutama Gramedia Aceh.

“Terima kasih atas partisipasi teman-teman peserta, member Kejar Mimpi Aceh, juga tentunya Gramedia Aceh yang telah menyediakan fasilitas untuk melaksanakan kegiatan pada hari ini,” ujar Fathin.

Rangkaian kegiatan Buka Buku meliputi sesi berbagi dan bercerita mengenai buku yang sedang atau telah dibaca oleh peserta. Selain itu, terdapat diskusi timbal balik di mana para peserta memberikan pendapat mereka mengenai buku yang dibahas.

Alfi Risky, PIC Event and Promotion Gramedia Aceh, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, acara ini merupakan bentuk kerjasama yang baik dalam meningkatkan literasi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda Aceh.

“Ini adalah bentuk kerjasama kami dengan Komunitas Kejar Mimpi Aceh dalam meningkatkan literasi masyarakat Aceh, khususnya kita masyarakat muda,” tutur Alfi.

Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang hadir dalam kegiatan Buka Buku Vol 4 juga mendapatkan voucher diskon 10% untuk berbelanja buku di Gramedia Aceh.

Salah satu peserta, Salma, menyatakan kegembiraannya bisa bergabung dalam kegiatan ini. Menurutnya, acara seperti ini menjadi wadah yang baik bagi para pecinta buku untuk berkumpul dan berbagi ilmu.

“Senang sekali bisa berkumpul dengan orang-orang sesama pecinta buku dan banyak sekali ilmu baru yang saya dapatkan,” pungkas Salma.

Dengan adanya kegiatan seperti Buka Buku ini, diharapkan semangat literasi di kalangan generasi muda Aceh semakin meningkat, mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih berpengetahuan dan berkualitas.

Editor: Akil Rahmatillah

Nilai Ekspor Aceh pada Mei 2024 Capai 41,02 Juta Dolar AS

0
Ilustrasi Ekspor. (Foto: Niaga Asia)

Nukilan.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh menyebutkan nilai ekspor Aceh pada Mei 2024 mencapai 41,02 juta dolar AS. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 29,65 persen secara month-to-month (m-t-m) jika dibandingkan dengan April 2024.

Kepala BPS Aceh, Ahmadriswan Nasution mengatakan nilai ekspor ini juga mengalami penurunan secara year-on-year (y-o-y) sebesar -29,65 persen jika dibandingkan dengan Mei 2023.

“Berdasarkan pelabuhan, tercatat bahwa melalui pelabuhan di Aceh sebesar 59,95 persen dan pelabuhan luar Aceh sebesar 40,05 persen,” ujar Ahmadriswan.

Berdasarkan negara dan komoditas terbesar, yaitu India sebesar 24,05 juta dolar AS dengan komoditas utama batubara sebesar 23,33 juta dolar AS; Amerika Serikat sebesar 7,62 juta dolar AS dengan komoditas utama kopi senilai 6,83 juta dolar AS; dan Jepang sebesar 2,07 juta dolar AS dengan komoditas utama cangkang sawit senilai 1,26 juta dolar AS.

Sementara share komoditas terbesar yaitu batubara sebesar 23,33 juta dolar AS, kopi dan rempah 12,97 dolar AS, dan ikan olahan senilai 1,33 juta dolar AS. []

Reporter: Sammy

Dishub Banda Aceh Dinobatkan Sebagai Peringkat Pertama Pengelolaan Website Terbaik

0
Dishub Banda Aceh Dinobatkan Sebagai Peringkat Pertama Pengelolaan Website Terbaik. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh meraih prestasi gemilang dengan dinobatkan sebagai Peringkat Pertama dalam Pengelolaan Website Terbaik antar Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Aceh. Penghargaan tersebut diumumkan pada malam pembukaan Rapat Koordinasi Publikasi Sektor Perhubungan Aceh (Transmeet) yang digelar di Oasis Hotel Banda Aceh, Senin (01/07/2024).

Peringkat kedua diraih oleh Dinas Perhubungan Aceh Tengah, sedangkan Dinas Perhubungan Aceh Singkil berada di posisi ketiga.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, menegaskan bahwa media sosial kini menjadi alat komunikasi yang paling efektif dan efisien di era digital.

“Saya sangat menyadari pentingnya pengelolaan media sosial yang baik dalam mendukung tugas pokok dan fungsi kita. Melalui media sosial, kita dapat menyampaikan informasi dengan cepat, menjangkau masyarakat luas, dan berinteraksi langsung dengan publik,” ujar Teuku Faisal.

Teuku Faisal menambahkan, kemudahan akses informasi membuat kinerja badan publik dan pemerintahan lebih transparan dan akuntabel. Hal ini juga memberikan berbagai efek domino positif bagi masyarakat dan pemerintah.

Kadishub Aceh juga mendorong seluruh Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota di Aceh untuk terus berinovasi dalam keterbukaan informasi, khususnya pada sektor pelayanan transportasi.

“Kami di Dishub Aceh telah membentuk komunitas GenZ dan Gen-IT sebagai upaya melahirkan ide-ide baru di sektor pelayanan transportasi berbasis digital, sehingga pelayanan kami bisa dirasakan dengan mudah oleh masyarakat,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Dhea Atifa, Ketua Panitia, melaporkan bahwa penilaian pengelolaan website terbaik dilakukan selama lebih dari dua bulan oleh Tim PPID Dinas Perhubungan Aceh. Pengelola website juga diwajibkan mengisi Self-Assessment Questionnaire (SAQ) yang telah disebar sebelum masa penilaian berlangsung.

Pembukaan Transmeet turut dihadiri oleh Ketua Komisi Informasi Aceh (KIA), Pejabat Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh, serta pejabat struktural di lingkungan Dinas Perhubungan Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

BPS: 2.070 Wisman Berkunjung ke Aceh pada Mei 2024

0
Ilustrasi wisman. (Foto: Antara)

Nukilan.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat sebanyak 2.070 wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Aceh pada Mei 2024. Bila dibandingkan dengan periode sebelumnya secara month-to-month (m-t-m) terjadi penurunan sebesar 23,45 persen dan secara year-on-year (y-o-y) juga terjadi penurunan sebesar 27,80 persen.

Kepala BPS Aceh, Ahmadriswan Nasution menjelaskan, terkait tingkat penghunian kamar (TPK) berbintang pada Mei 2024 mencapai 45,71 persen.

“Bila kita bandingkan dengan periode April 2024, secara month-to-month terjadi kenaikan sebesar 5,42 persen dan naik sebesar 15,53 persen secara year-on-year,” ujar Ahmadriswan Nasution dalam konferensi pers virtual, Senin (1/7/2024).

Pada Mei 2024, jumlah penumpang penerbangan yang berangkat melalui bandara di Provinsi Aceh mencapai 36.794 orang atau turun sebesar 3,88 persen jika dibandingkan dengan Mei 2024 dan turun sebesar 5,19 jika dibandingkan dengan Mei 2023.

Sedangkan untuk jumlah penumpang angkutan laut pada Mei 2024 terbanyak berangkat melalui Pelabuhan Ulee Lheue yaitu sebanyak 37.604 penumpang. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 26,47 persen jika dibandingkan dengan Mei 2024 dan mengalami peningkatan sebesar 8,34 persen dibandingkan dengan Mei 2023. []

Reporter: Sammy

Pemerhati Ekonomi Aceh: Optimalkan Layanan Bank Syariah Saat PON 2024

0
Ilustrasi penarikan uang. (Foto: Sanora.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerhati ekonomi Aceh, Mukhlisin, mengingatkan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan bank syariah lainnya di Aceh untuk mengoptimalkan pelayanan saat perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada September mendatang.

“Sebentar lagi akan ada PON di Aceh. Pada saat PON ini, banyak orang akan datang. Bank Syariah Indonesia dan bank syariah lainnya dituntut menyiapkan layanan, termasuk ATM-ATM. Ketika pengunjung datang, mereka butuh ATM. Ini harus sudah siap,” ujarnya kepada Nukilan.id, Senin (1/7/2024) malam.

Mukhlisin menekankan bahwa karena di Aceh hanya bank syariah yang boleh beroperasi, peran mereka sangat sentral.

“Saya berharap layanan bank syariah di Aceh harus optimal karena mereka adalah pemain tunggal. Hanya ada BSI, Bank Aceh, dan bank syariah lainnya,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa bank syariah harus membuktikan diri mampu melayani, memajukan perekonomian masyarakat, serta mensejahterakan.

“Kedepannya, bank syariah harus terus berinovasi. Upayakan jangan ada error, kita akan malu. Ini adalah evBank ent besar berskala nasional,” tutupnya.

Mukhlisin berharap event besar seperti PON ini dapat menjadi momentum bagi bank syariah di Aceh untuk menunjukkan kualitas layanan mereka dan mendukung perekonomian daerah.

Reporter: Akil Rahmatillah

Selebgram Aceh Kesal Ditolak Terbang ke Thailand

0
Ilustrasi paspor. (Foto: Kompas.com)

NUKILAN.id | Medan – Selebgram asal Aceh, Cut Melisa, mengalami kekecewaan besar saat harus menghadapi kendala di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Sumatera Barat, yang membuatnya batal terbang ke Thailand pada Sabtu (29/6/2024).

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Cut Melisa mengekspresikan ketidakpuasannya terhadap layanan petugas counter check-in maskapai AirAsia. Ia mengungkapkan bahwa petugas bernama Dea mempersulitnya dengan alasan paspor yang dinilai rusak, padahal menurut Cut Melisa, paspornya hanya mengalami lipatan kecil dan masih sah untuk melakukan perjalanan internasional setelah dinyatakan layak di imigrasi.

“Jadi ibu-ibu semuanya, saya dipersulit, nagak bisa terbang, oleh perempuan yang namanya Dea (petugas AirAsia), dia memperlambat tiket saya sampai saya ditinggal pesawat, padahal di imigrasi boleh terbang, ini namanya Dea,” ucap Cut Melisa dalam video yang diunggah di akun media sosialnya, @kegblgnunfaedh, Minggu (30/6).

Dalam ceritanya di Instagram pribadi, Cut Melisa menegaskan bahwa paspornya tidak mengalami kerusakan serius dan telah lulus saat di-scan, namun dia tetap dipersulit dalam proses check-in oleh petugas. Akibatnya, ia harus membeli tiket baru bersama suaminya untuk bisa melanjutkan perjalanan ke Thailand.

“Hari ini dia buat saya rugi, tiket yang lama saya hangus tidak diganti, dan saya beli tiket baru bersama suami. Saya rugi, dan sekarang saya masih di bandara terdampar karena hujan,” ungkap Cut Melisa, merinci kerugian yang dialaminya.

Kasus ini menarik perhatian banyak pihak di media sosial, dengan banyak netizen memberikan dukungan kepada Cut Melisa dan mengkritik pelayanan yang ia terima di bandara.

Editor: Akil Rahmatillah

BPS Catat Inflasi Tahunan Aceh 3,09 Persen pada Juni 2024, Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama

0
Ilustrasi pangan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Aceh mengalami inflasi tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 3,09 persen pada Juni 2024. Penyumbang utama inflasi di provinsi ini adalah komoditas beras, cabai merah, dan bawang merah.

Dari analisis data Nukilan.id, angka inflasi tahunan Aceh pada Juni 2024 menunjukkan penurunan dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 3,32 persen. Sementara itu, inflasi nasional pada periode yang sama tercatat sebesar 2,51 persen.

BPS Aceh mengukur inflasi berdasarkan lima kota indeks harga konsumen (IHK), yaitu Kota Banda Aceh, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Aceh Tengah.

Komoditas utama yang menyumbang kenaikan harga atau inflasi di Aceh secara yoy meliputi beras sebesar 0,74 persen, cabai merah sebesar 0,70 persen, dan bawang merah sebesar 0,45 persen. Pada Mei 2023, beras juga menjadi penyumbang inflasi terbesar sebesar 0,73 persen, diikuti cabai merah sebesar 0,79 persen, dan bawang merah sebesar 0,61 persen.

Selama Januari hingga Juni 2024, BPS Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi terdapat di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 4,78 persen, sementara inflasi terendah di Kota Banda Aceh sebesar 2,07 persen. Angka inflasi yang tinggi di Aceh Tengah diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah untuk menekan inflasi.

Selain itu, pada Juni 2024, inflasi bulanan atau month-to-month terjadi di empat daerah. Aceh Tengah mencatat inflasi sebesar 0,17 persen, Aceh Barat 0,32 persen, Lhokseumawe 0,14 persen, dan Aceh Tamiang 0,07 persen. Sebaliknya, Banda Aceh mengalami deflasi sebesar 0,19 persen.

Dengan kondisi ini, pemerintah daerah diharapkan dapat terus berupaya mengendalikan harga komoditas pangan agar tidak membebani masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami inflasi tinggi. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

BPS Catat Penurunan Jumlah Penduduk Miskin di Aceh Setahun Terakhir

0
Ilustrasi Kemiskinan (Foto: IDX News)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat penurunan jumlah penduduk miskin di provinsi tersebut pada Maret 2024. Hasil analisis data Nukilan.id mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Aceh mencapai 804,53 ribu orang atau 14,23 persen, turun sebanyak 2,2 ribu orang dibandingkan Maret 2023 yang sebesar 806,75 ribu orang atau 14,45 persen.

Selama lima tahun terakhir, angka kemiskinan tertinggi di Aceh terjadi pada September 2021 dengan persentase 15,53 persen. Angka ini kemudian menurun menjadi 14,64 persen pada Maret 2022. Pada September 2022, angka kemiskinan kembali naik menjadi 14,75 persen, dan kemudian turun lagi menjadi 14,45 persen pada Maret 2023. Pada Maret 2024, angka kemiskinan di Aceh kembali turun menjadi 14,23 persen dibandingkan Maret 2023.

Dengan penurunan jumlah penduduk miskin ini, diharapkan upaya-upaya pengentasan kemiskinan di Aceh terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih signifikan ke depannya.

Reporter: Akil Rahmatillah

Survei: Haeqal Paling Berpeluang Jadi Wakil Wali Kota Banda Aceh

0
Haeqal Paling Berpeluang Jadi Wakil Wali Kota Banda Aceh Menurut Survei. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Masa pendaftaran pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh untuk Pilkada 2024 semakin dekat. Menjelang pengumuman pasangan calon pada Agustus mendatang, sejumlah nama mulai mencuat dan menjadi sorotan publik.

Sebagai ibu kota Provinsi Aceh, Pilkada Kota Banda Aceh menjadi perbincangan hangat. Banyak nama yang bermunculan dan ketatnya persaingan semakin terasa. Beberapa nama calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang mencuat antara lain Anggota DPR RI Illiza Sa’aduddin Djamal, Anggota DPR Aceh T. Irwan Djohan, Mantan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Ketua PMI Kota Banda Aceh Ahmad Haeqal Asri, Mantan Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, dan lainnya.

Saat ini, baru Partai Golkar yang telah merilis hasil survei internal mereka. Survei tersebut dilakukan oleh lembaga survei nasional Poltracking Indonesia pada 17-25 Mei 2024.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, saat merilis hasil survei mengatakan bahwa survei tersebut memberikan gambaran awal peta politik Pilkada Banda Aceh.

“Namun, perlu diingat bahwa dinamika politik masih mungkin berubah,” ujarnya.

Berdasarkan hasil survei Poltracking, tingkat elektabilitas tertinggi calon Wakil Wali Kota Banda Aceh diraih oleh T. Irwan Djohan (37,2%), Ahmad Haeqal Asri (6,9%), Sabri Badruddin (2,5%), Afdhal Khalilullah (2,3%), dan selebihnya tidak menjawab sebesar 51,1%. Namun, karena T. Irwan Djohan telah ditetapkan Partai Nasdem sebagai calon Wali Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal memiliki tingkat elektabilitas tertinggi di antara calon Wakil Wali Kota Banda Aceh.

Dari tiga nama calon Wakil Wali Kota Banda Aceh dari internal Partai Golkar, Ahmad Haeqal Asri memiliki elektabilitas tertinggi. Saat ini, Ahmad Haeqal Asri menjabat sebagai Ketua PMI Banda Aceh dan juga Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Aceh.

Menilik data pemilu terakhir yang diikuti oleh Ahmad Haeqal Asri, Sabri Badruddin, dan Afdhal Khalilullah, Haeqal sebagai pendatang baru di dunia politik memiliki prestasi yang cukup baik.

Pada Pileg 2024, Haeqal yang maju di Dapil Aceh 1 sebagai calon anggota DPRA mampu finis di posisi kedua di Partai Golkar dengan perolehan suara yang signifikan, yaitu sebanyak 13.029 suara. Sementara itu, Sabri Badruddin saat ini menjabat sebagai anggota DPRK Banda Aceh selama beberapa periode. Sedangkan Afdhal Khalilullah pernah bertarung sebagai calon anggota DPRA pada Pemilu 2019, dengan perolehan 1.657 suara.

Dengan latar belakang yang kuat dan elektabilitas yang tinggi, Ahmad Haeqal Asri berpeluang besar menjadi Wakil Wali Kota Banda Aceh dalam Pilkada 2024 mendatang. Masyarakat Banda Aceh pun menantikan perkembangan lebih lanjut dalam dinamika politik yang semakin menarik ini.

Editor: Akil Rahmatillah

Persiraja Banda Aceh Tetap Berkandang di Banda Aceh untuk Kompetisi Liga 2 Musim 2024/2025

0
Logo Persiraja Banda Aceh. (Foto: Persiraja)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh telah resmi mendaftarkan Stadion Harapan Bangsa dan H Dimurthala sebagai markas mereka menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2024/2025. Keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang terkait jadwal kompetisi yang mulai terang dan renovasi stadion untuk PON ke-XXI Aceh-Sumut.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, mengungkapkan bahwa dengan jadwal kompetisi yang dimulai pertengahan September, Persiraja tidak perlu lagi menjadi tim “musafir”. Meskipun sebelumnya sempat ada wacana untuk berkandang sementara di luar Banda Aceh, seperti di Stadion Kuta Asan, Sigli, rencana tersebut akhirnya dibatalkan.

“Kami fokus pada pembentukan tim dan negosiasi dengan pemain serta calon pelatih tim Persiraja,” ujar Rahmat.

Persiraja, yang musim lalu terpaksa berpindah kandang dari Banda Aceh ke Langsa akibat renovasi Stadion H Dimurthala dan Stadion Harapan Bangsa, kini siap untuk kembali memperkuat kedudukan mereka di ibu kota provinsi Aceh.

Dengan demikian, Persiraja Banda Aceh berharap untuk menampilkan performa terbaik di hadapan pendukung setia mereka di kandang sendiri, menjelang debut mereka di kompetisi kasta kedua sepakbola Indonesia pada musim yang akan datang.

Editor: Akil