Beranda blog Halaman 1059

SMAN 3 Langsa Raih Prestasi Gemilang di O2SN Aceh 2024

0
SMAN 3 Langsa Raih Prestasi Gemilang di O2SN Aceh. (Foto: sman3langsa.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – SMA Negeri 3 Langsa kembali mengukir prestasi gemilang dengan memborong medali emas pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Aceh tahun 2024. Kegiatan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Aceh ini berlangsung dari 25 hingga 28 Juni 2024, dengan tujuan utama mengembangkan potensi dan prestasi siswa di bidang olahraga.

Pada ajang bergengsi tersebut, siswa-siswi SMAN 3 Langsa berhasil meraih tiga medali emas dan satu medali perak. Prestasi ini dipersembahkan oleh atlet-atlet berbakat sekolah ini, yakni Sheloluna Arwindilang dari cabang renang putri, Chairani dari cabang atletik putri, dan Fisca An Nisa dari cabang bulu tangkis putri, yang masing-masing menyumbangkan medali emas. Sementara itu, Fritzi Ahmad dari cabang atletik putra berhasil meraih medali perak.

Penghargaan secara resmi diserahkan pada acara penutupan O2SN yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Banda Aceh, Jumat malam (28/6/2024). Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A, memimpin acara tersebut yang juga dihadiri oleh berbagai pejabat pendidikan, pelatih, pendamping, serta siswa dari berbagai sekolah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa, Sabri, S.STP, MSP, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. “Alhamdulillah, dengan perjuangan yang luar biasa, akhirnya Kota Langsa dapat merebut medali pada ajang O2SN 2024 tahun ini. Selamat dan terima kasih kepada SMAN 3 Langsa, terutama siswa-siswi SMAN 3 Langsa yang telah berhasil mempersembahkan tiga medali emas dan satu perak untuk Kota Langsa. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah tetapi juga Kota Langsa sehingga lolos mewakili Aceh untuk berkompetisi di tingkat nasional. Semoga prestasi ini terus berlanjut dan menginspirasi siswa-siswa lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang, terutama olahraga,” ujar Sabri seperti dikutip dari smansalangsa.id.

Kepala SMA Negeri 3 Langsa, Rusli, S.Ag, yang turut hadir untuk menyaksikan siswa-siswinya berlaga, juga mengungkapkan kebanggaannya. “Selain ucapan syukur dan rasa bangga atas prestasi yang telah diraih peserta didik kami, hal ini telah membuktikan bahwa latihan dan kerja keras pasti akan membawa hasil yang luar biasa. Kami juga berharap semoga anak-anak kami tetap semangat untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri agar mampu memberikan yang terbaik dengan menyumbangkan medali bagi Aceh pada ajang O2SN tingkat nasional mendatang,” kata Rusli seperti dikutip dari smansalangsa.id.

Dengan perolehan medali emas tersebut, siswa-siswi SMAN 3 Langsa yang lolos O2SN tingkat Provinsi Aceh ini berhak mewakili Aceh di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional. Ajang ini akan menjadi tantangan baru bagi para atlet muda untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Aceh di kancah nasional.

Kesuksesan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah dan Kota Langsa, tetapi juga membuktikan bahwa SMA Negeri 3 Langsa mampu menghasilkan atlet-atlet berbakat yang siap bersaing di tingkat nasional. Semoga prestasi ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi di berbagai bidang, terutama olahraga.

Editor: Akil

Otavio Dutra dan Guy Junior Perkuat Antam FC Pidie di Perempatfinal HIPMI Aceh Cup 2024

0
Otavio Dutra dan Guy Junior akan mengisi lini bertahan dan penyerangan tim Antam FC. (Foto: bolaacehsport.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dua pemain naturalisasi, Otavio Dutra dan Guy Junior, dipastikan akan memperkuat Antam FC Pidie saat menghadapi PS Lambhuk FC Banda Aceh dalam pertandingan perempatfinal HIPMI Aceh Cup 2024. Pertandingan ini akan digelar di Lapangan PS Amla Lamteungoh, Aceh Besar, pada Minggu sore (7/7/2024).

Otavio Dutra, yang berposisi sebagai stoper, adalah pemain kelahiran Brasil yang kini telah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dutra memiliki rekam jejak yang mengesankan, mulai dari memperkuat Persija Jakarta hingga Persebaya Surabaya. Musim lalu, ia sukses membawa PSBS Biak promosi ke Liga 1 Indonesia. Sementara itu, Guy Junior, mantan pemain PSM Makassar, Borneo FC, Barito Putera, dan Sriwijaya FC, juga merupakan pemain naturalisasi asal Kamerun yang kini telah menjadi WNI.

Manager tim Antam FC Pidie, Hafiz, mengatakan bahwa para pemain siap memberikan yang terbaik dalam laga ini dan membawa Antam FC ke semifinal.

“Antam FC siap memberikan yang terbaik, kami ingin membawa Piala HIPMI Aceh 2024 ke Geumpang. Tujuan kami mendatangkan pemain-pemain Liga Profesional ialah untuk menghibur masyarakat Aceh,” ujar Hafiz.

Selain dua pemain naturalisasi tersebut, Antam FC juga diperkuat oleh pemain-pemain lainnya seperti Ghozali Gozo (Persib Bandung), Adrianus Dwiki (Semen Padang), Fajar Setya (PSIS Semarang), dan Andika Kurniawan (PSPS Riau).

Sementara itu, PS Lambhuk yang merupakan tim kejutan di turnamen HIPMI Aceh Cup 2024, tidak gentar menghadapi Antam FC Pidie meski tidak diunggulkan. Pada laga sebelumnya, tim asal Banda Aceh ini berhasil menyisihkan SIDIQ FC Aceh Utara yang merupakan salah satu unggulan turnamen.

Ketua Umum PS Lambhuk, Darmansyah Putra, ST, menyebut bahwa kehadiran pemain-pemain naturalisasi di tim Antam FC semakin membuat para penggawa PS Lambhuk bertambah semangat untuk memenangkan laga.

“Kami adalah tim gampong yang mempunyai sejarah dan semangat juang yang tinggi. Kami akan berusaha menunjukkan seluruh kemampuan kami dan insya Allah masyarakat gampong Lambhuk akan ramai-ramai ke lapangan mendukung kami. Kehadiran suporter warga Lambhuk akan menjadi nilai tambah kami untuk berjuang meraih kemenangan,” kata Darmansyah.

Para pemain yang akan memperkuat PS Lambhuk diprediksi tidak mengalami banyak perubahan. Lambhuk akan tetap mengandalkan Rifky Wahyudi (PSDS), Muhammad Tio Aditya (PSDS), Bima Lesmana (PSDS), M. Mursal (eks Persiwa 2021/Persika Karawang), dan pemain asli Lambhuk, Firdaus.

Pertandingan Antam FC Pidie vs PS Lambhuk Banda Aceh akan dimulai pukul 16.30 WIB. Pemenang dari laga ini dipastikan melaju ke babak semifinal. Saat ini, sudah ada dua tim yang lolos ke semifinal, yaitu AKMC FC Lampanah dan Putra Kutablang Bireuen.

Editor: Akil

Dua Pramuka Aceh Tengah Terpilih Mengikuti Seleksi Raimuna Internasional ke-16 di Portugal

0
Hadara (Pengurus Kwarcab Aceh Tengah), Ashabul Kahfi (Anggota Saka Wanabhakti), Yuni Sakinah (Putri Purna DKC Aceh Tengah dari Universitas Gajah Putih Takengon) dan Ernawati (Pamong Saka Wanabhakti Aceh Tengah) poto bersama di lokasi seleksi. [Foto: dok. pribadi]

NUKILAN.id | Takengon – Dua anggota Pramuka Penegak dan Pandega dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Aceh Tengah, Ashabul Kahfi dan Yuni Sakinah, terpilih untuk mengikuti seleksi 16th World Scout Moot atau Raimuna Internasional ke-16 yang akan digelar pada tahun 2025 di Portugal.

Ashabul Kahfi adalah anggota Saka Wanabakti Aceh yang berasal dari SMA Negeri 15 Takengon. Sementara itu, Yuni Sakinah merupakan Putri Purna Dewan Kerja Cabang (DKC) Aceh Tengah dari Universitas Gajah Putih Takengon. Kedua pramuka ini tiba di Pusat Pendidikan Perkebunan Saree, Aceh Besar, pada pukul 02.00 WIB. Setelah melakukan registrasi, Kahfi dan Yuni bergabung dengan peserta lainnya dari berbagai Kwarcab se-Aceh untuk mengikuti upacara pembukaan seleksi.

Seleksi ini akan berlangsung selama empat hari ke depan sebagai bagian dari upaya Kwartir Daerah (Kwarda) Aceh untuk memilih 20 peserta terbaik. Peserta yang terpilih akan dibina dan dibekali sebelum berangkat ke Portugal pada Juli 2025 mendatang.

Ernawati, Pamong Saka Wanabhakti Aceh Tengah, mengungkapkan harapannya agar Kahfi dan Yuni dapat lolos seleksi dan mewakili Kwarda Aceh dalam ajang internasional tersebut.

“Kami sangat bangga dengan prestasi mereka. Semoga mereka berhasil dan mampu membawa nama baik Aceh Tengah di kancah internasional,” ujar Ernawati.

Seleksi ini mencakup berbagai kegiatan yang akan menguji keterampilan, pengetahuan, dan kesiapan mental para peserta. Dukungan dan doa dari masyarakat Aceh Tengah sangat diharapkan agar kedua pramuka ini sukses dalam seleksi dan perjalanan mereka menuju Portugal.

Semoga Kahfi dan Yuni sukses dalam seleksi ini dan mampu membawa nama baik Aceh Tengah di kancah internasional.

Editor: Akil

Bhayangkara Fest 2024: Persembahan Polda Aceh untuk Masyarakat

0
Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko, saat membuka acara Bhayangkara Fest 2024, Jumat malam, 5 Juli 2024. (Foto: PID Humas Polda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Polda Aceh mempersembahkan Bhayangkara Fest 2024 kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78 dengan tema “Presisi Menuju Indonesia Emas: Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Festival ini juga menjadi wujud komitmen Polri, khususnya Polda Aceh, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama UMKM, dengan mengangkat dan memperkenalkan berbagai macam kuliner serta nilai-nilai budaya Aceh.

“Festival ini adalah persembahan Polda Aceh untuk masyarakat, dengan harapan dapat mendekatkan hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Kami ingin menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat serta membangun kepercayaan dan kerja sama yang solid demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di provinsi yang kita cintai ini,” kata Kapolda Aceh, Irjen Achmad Kartiko, saat membuka acara Bhayangkara Fest 2024, Jumat malam, 5 Juli 2024.

Jenderal bintang dua tersebut juga menyampaikan bahwa Bhayangkara Fest akan berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Juli 2024. Berbagai kegiatan dan perlombaan menarik akan digelar dan dapat diikuti oleh masyarakat serta pengunjung acara.

Terselenggaranya acara ini berkat dukungan penuh serta partisipasi dari Pemerintah Daerah, pemerintahan di 23 kabupaten/kota, BUMN, BUMD, dan beberapa perusahaan swasta di Aceh.

“Festival ini juga menjadi promosi awal PON XXI Aceh—Sumut, agar masyarakat Aceh dapat mempersiapkan diri sebagai tuan rumah yang ramah dan baik dalam menyambut tamu dari daerah lain,” lanjutnya.

Acara ini juga menjadi momen silaturahmi masyarakat Aceh yang terwujud dalam pentas seni dan budaya serta hiburan untuk mewujudkan solidaritas dan kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan PON XXI Aceh—Sumut dan Pilkada serentak pada November mendatang.

Kapolda Aceh, yang merupakan abituren Akabri 1991, mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, seluruh peserta Bhayangkara Fest 2024, Pemerintah Aceh beserta jajaran kabupaten/kota, TNI, sponsorship, dan seluruh elemen masyarakat atas partisipasi serta dukungannya sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Bhayangkara Fest 2024. Semoga acara ini berjalan lancar dan sukses serta membawa kebahagiaan dan manfaat bagi kita semua,” tutupnya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, dalam sambutannya mengatakan bahwa Bhayangkara Fest 2024 bukan sekadar perayaan, tetapi juga simbol kemitraan yang kuat antara Polri, pemerintah, dan masyarakat Aceh. Festival ini menjadi momentum penting untuk semakin mempererat hubungan semua pihak dalam menjaga Aceh tetap aman, damai, dan sejahtera.

Menurutnya, tema Hari Bhayangkara tahun 2024, “Polri Presisi Mendukung Transformasi Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas,” sangat relevan dengan misi pembangunan Aceh yang sedang berjalan.

“Melalui Bhayangkara Fest ini, kita tidak hanya merayakan hari lahirnya Polri, tetapi juga mengapresiasi peran mereka sebagai garda terdepan dalam melindungi kehidupan kita serta mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Aceh,” ujar Bustami.

Ia melanjutkan, sinergi antara Polri, Pemerintah Aceh, dan masyarakat memiliki peran vital dalam membangun Aceh yang lebih baik. Keamanan, stabilitas, serta inklusi ekonomi adalah pondasi utama untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Oleh karena itu, dirinya sangat mengapresiasi peran aktif Polri dalam mendukung berbagai program pembangunan di Aceh, termasuk dalam mendukung transformasi ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Bersama-sama, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kerjasama demi menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi setiap warga Aceh,” katanya.

Bustami juga menyebut bahwa Bhayangkara Fest 2024 bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi suatu agenda yang diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.

“Melalui festival ini, kami berharap dapat memperkuat ikatan kebersamaan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” harap Bustami.

Editor: Akil

Pj Gubernur Buka Popda XVII di Aceh Timur

0
Pj Gubenrur Aceh saat membuka Popda XVII di Aceh Timur. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Idi Rayeuk – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah Aceh (Popda) XVII di Lapangan Merdeka, kompleks pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Timur di Idi, pada Sabtu malam, 6 Juli 2024. Pembukaan ini disambut meriah oleh ribuan warga yang hadir dengan penuh antusiasme. Acara dimulai dengan parade kontingen peserta Popda dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah mengungkapkan rasa bangganya atas kehadiran para atlet muda Aceh yang siap berkompetisi.

“Pemerintah Aceh sangat berbangga dapat berhadir di lapangan ini bersama para talenta muda bidang olahraga yang siap berkompetisi untuk memperkuat kapasitas diri,” ujar Bustami dengan penuh semangat.

Bustami menyambut para atlet muda dari seluruh Aceh, dengan harapan mereka dapat menjadi atlet tangguh yang mampu meningkatkan citra Aceh di tingkat nasional. Ia menekankan bahwa Popda ke-17 ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wahana membangun silaturahmi antar atlet, membangun semangat kompetisi yang sehat, mengevaluasi pembinaan atlet di daerah, dan menggali potensi atlet muda untuk mewakili Aceh dalam event olahraga regional dan nasional.

“Pemerintah Aceh berkomitmen menyelenggarakan Popda setiap dua tahun untuk menjaga proses pencarian atlet berbakat yang berkesinambungan,” tegas Bustami.

Ia juga menekankan pentingnya proses pembinaan atlet sejak dini sebagai investasi masa depan dalam olahraga Aceh. Selain itu, Bustami memberi motivasi kepada para atlet untuk memberikan kemampuan terbaik mereka dengan sportivitas dan jiwa persaingan yang tinggi, namun tetap menjaga persahabatan di antara para atlet.

“Saya meminta anak-anak kita untuk berkompetisi dengan sepenuh hati, sportif, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Persahabatan tetap diutamakan dalam setiap pertandingan,” ucapnya.

Dalam penutup sambutannya, Bustami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang menjadi tuan rumah Popda ke-17. Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar sehingga para atlet dapat berkompetisi dengan gembira dan membanggakan.

“Suksesnya perhelatan Popda ini akan menjadi pembelajaran berharga dalam menyongsong penyelenggaraan PON ke-21 tahun 2024 yang akan kita gelar dua bulan mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Timur, Mahyuddin, dalam sambutannya menekankan bahwa ajang Popda bukan hanya untuk mengejar status juara, namun yang lebih penting adalah menunjukkan sikap sportivitas dalam pertandingan. Ia berharap seluruh rangkaian Popda kali ini berlangsung sukses sehingga para atlet dari seluruh Aceh dapat tampil maksimal dan membawa harum nama daerah masing-masing.

Seremonial pembukaan Popda turut dihadiri Ketua DPRA, Pj Ketua PKK Aceh yang juga istri Pj Gubernur Aceh, Kadispora Aceh, sejumlah Pj Bupati/Walikota dari berbagai daerah di Aceh, serta dinas dan unsur terkait dari provinsi dan kabupaten/kota.

Editor: Akil

MPU Aceh Keluarkan 12 Poin Taushiyah untuk Pelaksanaan PON Aceh-Sumut 2024

0
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali. (Foto: Dok MPU)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh telah mengeluarkan 12 poin Taushiyah yang disampaikan kepada Pemerintah Aceh terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut pada September 2024 mendatang.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah permintaan agar para peserta menghormati kearifan lokal di Tanah Rencong selama kegiatan berlangsung. Salah satu contohnya adalah menempatkan para atlet, tamu, dan penonton sesuai dengan jenis kelamin masing-masing di tempat pelaksanaan kegiatan dan penginapan.

Ketua MPU Aceh, Tgk Faisal Ali, menjelaskan bahwa Taushiyah bernomor 5 Tahun 2024 tersebut dikeluarkan sebagai bentuk sumbangsih MPU untuk menyukseskan PON XXI, khususnya di Aceh.

“Ada 12 poin dalam Taushiyah ini. Poin pertama, kami berharap Pemerintah Aceh sebagai panitia penyelenggara serta masyarakat Aceh dapat mewujudkan PON XXI Tahun 2024 sebagai sarana yang mengangkat martabat kekhususan dan keistimewaan Aceh di bidang Syariat Islam,” ujar Tgk Faisal Ali dalam keterangannya pada Sabtu (6/7/2024).

Ia juga menegaskan bahwa selama penyelenggaraan PON, pemerintah serta pelaku usaha kuliner harus menjaga transparansi harga, menyediakan makanan halal yang higienis, serta memperhatikan prinsip-prinsip Syariat Islam lainnya.

“Jika kita melibatkan pihak swasta dalam bidang konsumsi, kita harapkan mereka menyediakan makanan halal,” tambahnya.

Penjabat Gubernur Aceh, Bustami, menyatakan kesepakatannya dengan isi Taushiyah yang disampaikan MPU Aceh untuk menjaga nama baik Aceh di hadapan tamu dan peserta PON 2024 nanti. Pihaknya juga telah mulai memberikan edukasi kepada peserta dari luar Aceh terkait pelaksanaan Syariat Islam.

“Kami terus mengedukasi tamu, memberikan pemahaman bahwa Aceh ini menerapkan Syariat Islam, namun Islam itu rahmatan lil alamin,” kata Bustami.

Bustami yakin bahwa selama perhelatan PON, pendatang dari luar Aceh akan melihat bagaimana penerapan Syariat Islam di Aceh.

Berikut adalah detail 12 Poin Taushiyah MPU Aceh tentang pelaksanaan PON XXI Tahun 2024:

  1. Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota sebagai panitia penyelenggara, serta masyarakat Aceh, diminta untuk mewujudkan PON XXI Tahun 2024 sebagai sarana yang mengangkat martabat kekhususan dan keistimewaan Aceh di bidang Syariat Islam dan peran ulama, pendidikan, serta adat Aceh.
  2. Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota diminta untuk menyediakan sarana, fasilitas ibadah (muadzin dan imam), serta sanitasi yang memadai, islami, dan nyaman di tempat pelaksanaan kegiatan PON XXI Tahun 2024.
  3. Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota sebagai panitia penyelenggara PON XXI Tahun 2024 diminta untuk melibatkan pengusaha lokal dalam menyukseskan PON XXI Tahun 2024.
  4. Pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat diminta untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta stabilitas sosial sebagai wujud menjaga marwah ureung Aceh.
  5. Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, dan panitia pelaksana PON XXI Tahun 2024 diminta untuk menempatkan para atlet, tamu, dan penonton sesuai dengan jenis kelamin masing-masing di tempat pelaksanaan kegiatan dan penginapan.
  6. Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota diminta untuk menata fasilitas umum dan objek destinasi wisata lainnya yang bernilai estetika dengan menampilkan atribut dan simbol-simbol Syariat Islam serta adat Aceh.
  7. Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, dan pelaku usaha kuliner diminta untuk menjaga transparansi harga, menyediakan makanan halal yang higienis (halalan thayyiban), serta memperhatikan prinsip-prinsip Syariat Islam lainnya.
  8. Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota diminta untuk menciptakan arena PON XXI Tahun 2024 yang bersih, indah, tertib, serta ramah anak, perempuan, dan penyandang disabilitas.
  9. Pelaku usaha, jasa, dan masyarakat diharapkan menjaga stabilitas harga dan tidak mempermainkan harga barang dan jasa di luar ketentuan yang berlaku.
  10. Masyarakat diminta untuk menghormati dan memberikan pelayanan kepada atlet dan tamu dengan ramah, sopan, dan santun sesuai dengan kultur orang Aceh: peumulia jamee adat geutanyoe.
  11. Panitia pelaksana, peserta PON XXI Tahun 2024, serta pengunjung diminta untuk menjaga ketepatan waktu shalat dan menghargai serta menghormati kearifan lokal Aceh.
  12. Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota diminta untuk membuat buku panduan yang menjelaskan tentang kekhususan dan kearifan lokal Aceh.

Dengan 12 poin Taushiyah ini, MPU Aceh berharap agar pelaksanaan PON XXI Tahun 2024 di Aceh dapat berjalan lancar dan sesuai dengan nilai-nilai Syariat Islam yang dijunjung tinggi di Tanah Rencong.

Editor: Akil

Event Pemuda Kreatif Aceh Meriahkan Bhayangkara Festival 2024, Pengunjung: Aceh Mulai Berbenah

0
Event Pemuda Kreatif Aceh Memeriahkan Bhayangkara Festival 2024. (Foto: Dok. Polda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Event Pemuda Kreatif Aceh untuk memberikan wadah bagi generasi muda dalam menyalurkan kreativitas dan mengeksplorasi bakat mereka.

Kegiatan yang berlangsung di halaman parkir dekat pintu masuk Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh selama dua hari, dari 5 hingga 8 Juli ini juga bertujuan untuk memeriahkan Bhayangkara Festival 2024.

Dari informasi yang diterima Nukilan.id, salah satu sorotan utama dalam event ini adalah lomba Hip-hop Dance Internasional, di mana peserta dari Myanmar, Malaysia, Singapura, dan Indonesia turut ambil bagian untuk memperebutkan gelar bergengsi.

Selain itu, bazar yang menampilkan produk UMKM di Aceh juga turut meramaikan suasana, menarik perhatian para pengunjung Bhayangkara Festival yang dapat sekaligus menikmati kreativitas yang ditawarkan dalam Expo Pemuda Kreatif Aceh.

Salah seorang pengunjung, Agus, menyambut baik inisiatif Disbudpar Aceh dalam menyelenggarakan event ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan peluang yang sangat berharga bagi generasi milenial untuk menunjukkan potensi dan bakat mereka secara luas.

“Aceh saat ini benar-benar mulai berbenah, menjadi sorotan dengan event berskala nasional hingga internasional seperti ini. Sebuah kebanggaan bagi kami generasi muda,” ujar Agus kepada Nukilan.id, Sabtu (6/7/2024).

Dengan digelarnya event ini, diharapkan akan semakin memperkaya agenda budaya dan pariwisata Aceh, serta memberikan inspirasi bagi para generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi di berbagai bidang. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Bhayangkara Fest 2024, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78 di Banda Aceh

0
Polda Aceh Gelar Bhayangkara Fest 2024 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78 di Banda Aceh. (Foto: Dok. Polda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Bhayangkara Fest 2024 dalam rangka merayakan Hari Bhayangkara ke-78 resmi digelar oleh Kepolisian Daerah (Polda) Aceh di Taman Ratu Safiatuddin. Perhelatan yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 Juli 2024 ini diperkirakan akan menarik lebih dari 30.000 pengunjung setiap harinya.

Bhayangkara Fest tahun ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan melibatkan lebih dari 100 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kepala Polda Aceh, Irjen Pol. Faisal Rizal, optimistis bahwa perputaran uang selama empat hari acara ini akan lebih besar dibandingkan tahun lalu yang mencapai lebih dari Rp30 miliar.

Bhayangkara Fest 2024 menampilkan berbagai pameran budaya dari 23 kabupaten/kota se-Aceh, expo pemuda kreatif, pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista), serta berbagai produk unggulan dari UMKM. Tak ketinggalan, pasar murah turut meramaikan acara ini, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan barang kebutuhan dengan harga terjangkau.

Salah satu pengunjung, Murniati, warga Banda Aceh, mengaku sangat antusias dengan Bhayangkara Fest tahun ini. Menurutnya acara ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui UMKM.

“Saya senang sekali bisa melihat berbagai budaya Aceh yang ditampilkan di sini. Selain itu, banyak produk lokal yang menarik dan terjangkau,” ungkap Murniati kepada Nukilan.id, Sabtu (6/7/2024).

Senada dengan Murniati, Abdul Malik, seorang pengusaha lokal, berharap acara ini dapat memberikan dampak positif bagi usahanya.

“Kami pelaku UMKM sangat terbantu dengan adanya Bhayangkara Fest. Ini kesempatan besar untuk memperkenalkan produk kami ke masyarakat luas,” ujar Abdul Malik.

Acara tahunan yang dipusatkan di Banda Aceh ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan.

Dengan berbagai kegiatan menarik yang ditawarkan, Bhayangkara Fest 2024 diharapkan dapat menjadi ajang yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Aceh setiap tahunnya. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

PT Astra Agro Lestari Tanam 41.000 Mangrove di Aceh Jaya

0
Operational Director Area Aceh - Jambi, Cipta Wibama, serta para administratur anak perusahaan Astra Agro dan AMI melakukan penanaman mangrove. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Calang – PT Astra Agro Lestari Tbk, melalui anak perusahaannya, berhasil menanam 41.000 batang mangrove di Aceh. Penanaman terakhir dilakukan pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di pesisir Desa Kruengno, Kecamatan Sampoinet, Kabupaten Aceh Jaya, Jumat (5/7/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh Operational Director Area Aceh – Jambi, Cipta Wibama, bersama para administratur anak perusahaan. Penanaman mangrove ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga lingkungan di sekitar area operasionalnya.

“Pantai Krueng No ini menjadi salah satu lokasi vital bagi masyarakat. Pantai ini sangat berdekatan dengan jalan raya yang aktif digunakan oleh masyarakat,” kata Cipta Wibama di sela-sela penanaman mangrove yang melibatkan masyarakat setempat.

Pantai Krueng No terletak di desa ring 1 PT Perkasa Tunggal Plantation 3 (TPP3), anak perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk yang bergerak di bidang industri kelapa sawit. Kegiatan ini telah mendapatkan izin dan berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Jaya serta Aceh Mangrove Institute. Penanaman awal dimulai dengan 200 pohon bakau di pesisir pantai kawasan setempat.

Cipta menjelaskan bahwa salah satu fungsi mangrove adalah mencegah abrasi pantai yang dapat mengakibatkan jalan raya tergerus.

“Dengan inisiasi PT TPP3 menanam mangrove, diharapkan dapat melindungi jalan raya yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat Aceh Jaya,” ujarnya.

Direktur Aceh Mangrove Institute (AMI), Abdul Hadi, yang hadir sebagai pengarah prosedur penanaman, mengapresiasi langkah PT TPP3.

“Luar biasa, kegiatan penanaman mangrove ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat dengan manfaat yang sangat besar. Lima tahun ke depan, bibit-bibit ini akan memberikan perubahan besar bagi Aceh Jaya,” tegas Abdul.

Riduan Manik, Community Development Area Manager Aceh, melalui Azra Husaini, menyatakan bahwa PT TPP3 bukan satu-satunya anak perusahaan Astra Agro di Aceh yang menjalankan program penanaman mangrove.

“Pionernya adalah PT Perkebunan Lembah Bhakti (PLB) di Aceh Singkil yang sudah menjalankan program rehabilitasi mangrove sejak 2018 dan masih berlanjut. Hingga kini, anak perusahaan Astra Agro di Aceh telah menanam sekitar 41.000 mangrove,” kata Azra.

“Kami selalu berupaya melaksanakan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat agar kegiatan bisnis berjalan seimbang, melalui inisiasi perusahaan yang terangkum dalam sustainability aspirations dan dituangkan dalam program CSR,” tambahnya.

Azra berharap kegiatan di TPP3 dapat berkelanjutan serta mampu menyasar lokasi-lokasi lain, seperti yang sudah dilakukan di Aceh Singkil.

“Semoga ini menjadi contoh bagi anak perusahaan Astra Agro lainnya, baik di Aceh maupun di wilayah operasional lainnya,” demikian disampaikan Astra Agro.

Editor: Akil

PKK Kota Banda Aceh Gelar Rapat Konsultasi, Fokus Tingkatkan Kualitas Keluarga

0
PKK Kota Banda Aceh Gelar Rapat Konsultasi. (Foto: Humas BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar Rapat Konsultasi Kader PKK dan 10 Program Pokok PKK di Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota pada Rabu (3/7/2024). Acara ini mengusung tema “Membangun Sinergi dalam Meningkatkan Kualitas Keluarga” dan dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Banda Aceh, Fadhil, yang mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Fadhil menegaskan bahwa pembangunan di Banda Aceh difokuskan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk kesejahteraan keluarga.

“Keberhasilan pembangunan dapat dicapai melalui peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, salah satunya melalui gerakan PKK,” jelasnya.

Fadhil juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, khususnya melalui gerakan PKK yang memiliki 10 program pokok yang mencakup semua kebutuhan dasar fisik maupun non-fisik setiap keluarga. Ia berharap TP PKK bisa menjadi garda terdepan dalam membangun keluarga yang berkualitas.

“Rapat Konsultasi TP PKK ini memiliki peran strategis dalam mensinkronisasikan program PKK dengan program pembangunan Kota Banda Aceh yang mengacu pada RPJM Kota Banda Aceh,” ujar Fadhil.

Menurut Fadhil, TP PKK sebagai mitra Pemerintah Kota Banda Aceh diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan mandiri.

“Melalui Rapat Konsultasi ini, TP PKK Kota Banda Aceh diharapkan dapat mereview program kerja sebelumnya dan merumuskan program kerja prioritas untuk tahun mendatang,” tambahnya.

Ketua TP PKK Kota Banda Aceh, Wardiati, menjelaskan bahwa rapat ini akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 3 hingga 4 Juli, dan diikuti oleh 144 peserta dari Tim PKK Kota Banda Aceh.

“Rapat Konsultasi Kader PKK ini diharapkan dapat menghasilkan program kerja yang tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kualitas keluarga di Kota Banda Aceh,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut para Kepala OPD dan undangan lainnya. Dengan adanya Rapat Konsultasi ini, diharapkan sinergi antara TP PKK dan program pembangunan Kota Banda Aceh dapat semakin erat, sehingga kualitas keluarga di Banda Aceh dapat terus meningkat.

Editor: Akil