Beranda blog Halaman 105

Demo Tolak Pergub JKA di Kantor Gubernur Aceh Berujung Ricuh, Massa Klaim Sejumlah Mahasiswa Luka

0
Demo Tolak Pergub JKA di Kantor Gubernur Aceh Berujung Ricuh, Massa Klaim Sejumlah Mahasiswa Luka. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di depan Kantor Gubernur Aceh, Senin (4/5/2026), berakhir ricuh pada sore hari. Ketegangan mulai memuncak sekitar pukul 17.15 WIB saat aparat kepolisian melakukan pembubaran massa aksi.

Dalam proses pembubaran, aparat dilaporkan menyiram massa menggunakan air. Situasi yang sebelumnya berlangsung tertib berubah menjadi chaos setelah terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas di lokasi.

Mengutip Masakini.co, di tengah kericuhan tersebut, salah seorang massa aksi, Dani, mengaku sejumlah peserta demonstrasi diamankan secara paksa oleh aparat. Ia bahkan menyebut ada enam orang yang sempat dibawa saat insiden berlangsung.

“6 orang diculik, yang satunya entah sempat lepas,” ujarnya di lokasi kejadian.

Selain itu, Aliansi Rakyat Aceh mengklaim banyak peserta aksi mengalami pemukulan dan luka-luka saat proses pembubaran berlangsung. Massa menyebut sejumlah mahasiswa menjadi korban ketika aparat memukul mundur demonstran dari area aksi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan tindakan kekerasan maupun klaim penculikan terhadap peserta aksi.

Sementara itu, kondisi di sekitar Kantor Gubernur Aceh berangsur kondusif setelah massa mulai membubarkan diri.

Sebelumnya, aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan terhadap Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang perubahan skema Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang dinilai tidak lagi berpihak kepada masyarakat secara menyeluruh.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Jemaah Haji Aceh 2026 Capai 5.426 Orang, Kloter Pertama Terbang Besok

0
Konferensi pers pelaksanaan ibdah haji di Embarkasi Asrama Haji Aceh, Senin 4 Mei 2026. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Arijal, melaporkan total jemaah haji asal Aceh tahun 2026 mencapai 5.426 orang. Seluruh jemaah tersebut terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan secara bertahap ke Arab Saudi.

Dalam konferensi pers yang digelar Senin (4/5/2026), Arijal menyampaikan bahwa kloter pertama dijadwalkan berangkat pada Selasa (5/5/2026). Kloter ini terdiri dari jemaah asal Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Untuk kloter 1, jemaah masuk dalam gelombang pertama dan akan tiba di Madinah. Sementara kloter 2 hingga kloter 14 termasuk gelombang kedua yang akan mendarat langsung di Mekkah,” ujar Arijal kepada awak media, termasuk Nukilan.

Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen dari total jemaah haji tahun ini merupakan lanjut usia (lansia). Meski demikian, komposisi usia di masing-masing kloter berbeda-beda.

“Secara umum memang 40 persen lansia, tapi nanti akan kita lihat per kloter karena usia jemaah bervariasi. Nanti akan kita umumkan juga saat pelepasan, kloter mana yang termuda dan tertua,” jelasnya.

Dari sisi pelayanan, Arijal menyebutkan adanya peningkatan fasilitas bagi jemaah haji Aceh tahun ini. Dengan dukungan Pemerintah Daerah, jemaah akan diberangkatkan melalui garbarata di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM).

“Alhamdulillah, dengan dukungan pemerintah daerah, jemaah haji kita tahun ini bisa naik pesawat melalui garbarata dan menggunakan akses gedung VIP. Ini tentu menjadi kemudahan dan kenyamanan tersendiri bagi jemaah,” katanya.

Ia menambahkan, penggunaan jalur VIP yang umumnya diperuntukkan bagi tamu khusus kini diprioritaskan untuk jemaah haji, sehingga proses keberangkatan diharapkan berjalan lebih tertib, lancar, dan nyaman.

Reporter: Rezi

MUQ Aceh Selatan Gelar Daurah Tuhfatul Athfal dan Seminar Sanad Al-Qur’an, Perkuat Tradisi Keilmuan Santri

0
MUQ Aceh Selatan Gelar Daurah Tuhfatul Athfal dan Seminar Sanad Al-Qur’an, Perkuat Tradisi Keilmuan Santri. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas keilmuan Al-Qur’an melalui dua kegiatan sekaligus, yakni daurah (pelatihan intensif) kitab tajwid Tuhfatul Athfal serta Seminar Al-Qur’an bertema “Transmisi Sanad Al-Qur’an dari Rasulullah SAW ke Ulama Nusantara.”

Kegiatan daurah kitab tajwid Tuhfatul Athfal digelar sebagai upaya memperdalam pemahaman ilmu tajwid, khususnya bagi para santri yang sedang menempuh pendidikan Al-Qur’an. Kegiatan tersebut diikuti puluhan santri dengan antusias dan dibimbing langsung oleh Al-Ustadz Muhammad Abid Muaffan yang dikenal kompeten di bidang ilmu Al-Qur’an.

Materi yang disampaikan berfokus pada kaidah-kaidah dasar tajwid yang termuat dalam nadzam kitab Tuhfatul Athfal, salah satu kitab klasik yang menjadi rujukan penting dalam mempelajari hukum bacaan Al-Qur’an secara ringkas dan sistematis.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi praktik bacaan, evaluasi, serta tanya jawab, sehingga menciptakan suasana belajar yang interaktif dan efektif.

Pimpinan MUQ Aceh Selatan, Tgk. Dr. (Cand) Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat fondasi bacaan Al-Qur’an para santri agar sesuai dengan kaidah yang benar.

“Daurah ini bukan sekadar kegiatan temporal, tetapi bagian dari ikhtiar kita dalam mencetak generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami menguasai seluruh cabang ilmu ilmu Al-Quran,” ujarnya.

Sementara itu, dalam rangka memperluas wawasan keilmuan Al-Qur’an, MUQ Aceh Selatan juga menggelar Seminar Al-Qur’an pada Ahad (3/5/2026) malam di Mushalla Darul Huffadz MUQ Aceh Selatan. Kegiatan yang dimulai ba’da Isya itu menghadirkan Al-Ustadz Muhammad Abid Muaffan, peneliti sanad Al-Qur’an Nusantara sekaligus pengajar di Ma’had Tahfiz dan Kemukjizatan Al-Qur’an (MTKQ) Perak, Malaysia.

Dalam pemaparannya, Gus Abid menegaskan bahwa sanad merupakan aspek fundamental dalam menjaga keaslian Al-Qur’an. Menurutnya, tradisi sanad menjadi bukti bahwa Al-Qur’an ditransmisikan secara autentik dari generasi ke generasi hingga tersambung kepada Rasulullah SAW.

“Sanad bukan sekadar tradisi, tetapi jaminan otentisitas Al-Qur’an yang harus terus dijaga,” ungkapnya di hadapan peserta.

Seminar tersebut diikuti santri serta dewan guru Pesantren MUQ Aceh Selatan dengan penuh antusias. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, terutama membahas peran ulama Nusantara dalam merawat tradisi sanad di tengah perkembangan zaman.

Pimpinan MUQ Aceh Selatan, Tgk. Dr. (Cand) Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag., menyebut dua kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan literasi keilmuan Al-Qur’an di lingkungan pesantren. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna memperdalam pemahaman santri, tidak hanya pada aspek bacaan dan hafalan, tetapi juga pada jalur periwayatan Al-Qur’an.

Kepala Pengajaran dan Kurikulum Dayah Pesantren MUQ Aceh Selatan, Ust. Muhammad Ragil Ichfa, Lc., mengatakan kegiatan yang dilaksanakan dalam waktu sehari semalam tersebut menjadi kesempatan emas bagi para santri untuk memperkuat pemahaman ilmu tajwid, baik secara teori maupun praktik.

Menurutnya, kitab Tuhfatul Athfal merupakan karya ulama Al-Qur’an ternama, Syeikh Sulaiman Al-Jamzuri, yang hingga kini tetap menjadi rujukan penting dalam pembelajaran ilmu tajwid.

“Dari ilmu sejarah sanad Al-Quran ini kita belajar bagaimana mengambil mata rantai ilmu dan berkahan hapalan Al-Quran dari Rasulullah dengan para sahabat. Hubungan kuat antara murid dengan guru yang disertasi adab, ikatan hati dan kesungguhan dalam menuntut ilmu merupakan tinta emas yang penuh keteladanan dalam sejarah hidup yang penuh berkah para ulama dan penghapal AlQuran. Dan ini dapat menjadi motivasi bagi generasi penghapal AlQUran hari ini di Pesantren MUQ Aceh Selatan,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya daurah dan seminar ini, MUQ Aceh Selatan berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, tidak hanya dalam bacaan, tetapi juga dalam pemahaman, penghayatan, dan penjagaan keaslian Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala UPTD MUQ Aceh Selatan, Ust. Abdurrahman, S.Hi., Kepala Pengasuhan dan Koperasi MUQ Aceh Selatan, Ust. Rosul Pilihan Daulay, M.Pd., serta dewan guru lainnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Aceh Dapat 10 Kuota Tambahan Haji 2026, Keberangkatan Dimulai Besok

0
Konferensi pers pelaksanaan ibdah haji di Embarkasi Asrama Haji Aceh, Senin 4 Mei 2026. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Pemerintah Aceh memastikan kesiapan penuh dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, termasuk keberangkatan jemaah yang dijadwalkan mulai berlangsung pada Selasa 5 Mei 2026.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, yang juga menjabat sebagai Wakil Koordinator Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPHI), menyampaikan bahwa Aceh memperoleh tambahan kuota haji sebanyak 10 orang dari pemerintah pusat melalui Kementerian Haji dan Umrah.

“Kuota ini adalah bentuk perhatian pemerintah pusat. Tidak semua daerah mendapatkannya, dan Aceh mendapat kehormatan tersebut,” ujar Fadhullah kepada awak media, termasuk Nukilan di Embarkasi Asrama Haji Aceh, Senin (4/5/2026).

Dari total tambahan kuota tersebut, dua di antaranya dialokasikan untuk perwakilan Baitul Asyi. Sementara sisanya diberikan kepada unsur pemerintah daerah dan tokoh ulama, termasuk Gubernur Aceh Muzakir Manaf beserta rombongan, serta perwakilan dari kabupaten/kota.

Fadhullah menjelaskan, keberangkatan perdana jemaah haji Aceh akan diawali dengan prosesi pelepasan usai salat Asar, kemudian dilanjutkan dengan penerbangan pada dini hari.

Meski di tengah dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga avtur dan biaya operasional penerbangan, pemerintah memastikan biaya haji tahun ini tidak mengalami kenaikan.

Ia menyebutkan, secara nasional pemerintah bahkan harus menanggung tambahan biaya hingga sekitar Rp1,7 triliun guna menjaga agar biaya yang dibebankan kepada jemaah tetap stabil.

“Di banyak negara, harga BBM sudah naik beberapa kali akibat konflik global. Namun di Indonesia masih stabil, sehingga jemaah tidak terbebani,” jelasnya.

Terkait dana wakaf Baitul Asyi, Pemerintah Aceh memastikan jemaah haji asal Aceh tetap menerima manfaat seperti tahun sebelumnya, yakni sekitar 2.000 riyal per jemaah. Pemerintah Aceh juga telah mengusulkan peningkatan nilai manfaat tersebut menjadi 3.000 riyal, dengan keputusan final dijadwalkan diumumkan pada 10 Mei mendatang.

Dana wakaf ini berasal dari pengelolaan aset yang telah berlangsung lama dan secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat Aceh yang menunaikan ibadah haji.

“Selama tidak ada kondisi luar biasa seperti bencana besar atau pandemi, dana ini tidak akan berkurang,” ungkap Fadhullah.

Selain dana wakaf, setiap jemaah juga menerima living cost sebesar 700 riyal untuk memenuhi kebutuhan selama berada di Tanah Suci.

Reporter: Rezi

Kabar Duka, Bang Tompul “Eumpang Breuh” Tutup Usia

0
bang tompul
Unggahan Haji Uma pada Instagram pribadinya menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Suwanda (Bang Tompul) yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon komedi Aceh. (Foto: Instagram @sudirmanhajiuma)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kabar duka menyelimuti dunia seni dan hiburan Aceh. Suwanda, yang lebih dikenal masyarakat dengan sapaan Bang Tompul, aktor komedi legendaris Aceh yang melekat lewat film Eumpang Breuh, dikabarkan meninggal dunia, Senin (4/5/2026).

Informasi wafatnya Bang Tompul pertama kali disampaikan oleh Sudirman Haji Uma melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Haji Uma menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya sosok yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon komedi Aceh.

“Dengan rasa duka yang mendalam, saya melepaskan kepergian Suwanda (Bang Tompul), salah satu legenda komedi Aceh. Tawa yang beliau hadirkan dalam “Eumpang Breuh” akan selalu hidup dalam kenangan kami.” tulis Haji Uma sebagaimana dilansir Nukilan.id.

Ungkapan itu menjadi penegas bahwa Bang Tompul bukan sekadar seorang aktor, melainkan bagian dari memori kolektif masyarakat Aceh—sosok yang menghadirkan gelak tawa, kesederhanaan, dan warna tersendiri dalam perjalanan perfilman lokal.

“Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau, mengampuni setiap dosa, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.” sambungnya.

Sebelumnya, pada akhir Oktober 2025 lalu, Haji Uma yang juga dikenal sebagai salah satu aktor legendaris Eumpang Breuh, bersama Group Sabena—komunitas masyarakat Aceh di Malaysia—turut membantu proses pemulangan Bang Tompul dari Malaysia ke kampung halamannya di Lhokseumawe, setelah kondisi kesehatannya terus menurun akibat sakit yang dideritanya.

Kini, sosok yang selama puluhan tahun menghadirkan tawa di layar kaca itu telah berpulang. Namun bagi masyarakat Aceh, Bang Tompul tidak benar-benar pergi. Ia akan tetap hidup dalam setiap potongan adegan, dialog, dan tawa yang pernah ia persembahkan. Selamat jalan, Bang Tompul. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Manchester United Bidik Danilo, Kandidat Suksesor Casemiro Mulai Mengerucut

0
MANCHESTER UNITED
Gelandang Botafogo, Danilo, pada pertandingan sepak bola penyisihan grup Copa Sudamericana antara Botafogo Brasil dan Caracas FC Venezuela di stadion Nilton Santos di Rio de Janeiro, Brasil, pada 9 April 2026. (MAURO PIMENTEL / AFP)

NUKILAN.ID | JAKARTA Manchester United mulai menyusun langkah besar untuk mengisi kekosongan yang akan ditinggalkan Casemiro pada akhir musim. Salah satu nama yang kini masuk radar Setan Merah adalah Danilo, gelandang milik Botafogo yang sebelumnya pernah merasakan atmosfer Premier League bersama Nottingham Forest.

Fokus manajemen United kini mulai bergeser ke bursa transfer musim panas setelah memastikan tiket ke UEFA Champions League musim depan usai menembus posisi tiga besar klasemen liga.

Meski telah berusia 34 tahun, Casemiro tampil impresif sepanjang musim 2025/2026. Gelandang asal Brasil itu mencatatkan sembilan gol dan dua assist di liga, sekaligus menjadi pilar utama di lini tengah bersama Kobbie Mainoo di bawah arahan Michael Carrick. Namun kontraknya akan berakhir pada Juni mendatang dan kedua pihak disebut telah sepakat berpisah.

Tim perekrutan United pun bergerak cepat mencari pengganti. Nama Danilo kini muncul sebagai salah satu kandidat terkuat.

Mantan pemain Nottingham Forest itu sedang menikmati performa terbaiknya bersama Botafogo. Setelah kembali ke Brasil pada musim panas lalu, gelandang berusia 25 tahun tersebut tampil konsisten dan menjadi motor permainan klubnya. Penampilannya yang menonjol bahkan membuat namanya mulai masuk radar sejumlah klub Eropa.

Menurut sejumlah laporan dari Brasil, United telah melakukan kontak awal dengan pihak Danilo. Namun perburuan dipastikan tidak mudah karena sejumlah klub lain seperti Fulham, Bayer Leverkusen, dan Napoli juga disebut memantau situasinya.

Botafogo dikabarkan membanderol Danilo di kisaran €40 juta. Angka tersebut dinilai masih realistis bagi Manchester United, terlebih klub dipastikan kembali tampil di Liga Champions musim depan.

Kabar baik bagi United, Danilo disebut memprioritaskan kembali bermain di Premier League, yang membuat peluang Setan Merah merekrutnya semakin terbuka lebar.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Pertamina Buka Beasiswa Calon Pelaut 2026, Sediakan Uang Saku hingga Kesempatan Jadi Kru Kapal

0
pertamina
Pertamina Patra Niaga bersama Danantara Indonesia resmi membuka program Beasiswa Calon Pelaut 2026 bagi putra-putri terbaik Indonesia. (Foto: Instagram Pertamina Foundation)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Pertamina Patra Niaga bersama Danantara Indonesia resmi membuka program Beasiswa Calon Pelaut 2026 bagi putra-putri terbaik Indonesia.

Program ini menyediakan kuota bagi 23 penerima beasiswa yang akan mendapatkan pembiayaan pendidikan hingga peluang berkarier sebagai kru kapal Pertamina Patra Niaga.

Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 30 April hingga 22 Mei 2026 secara daring melalui portal resmi Pertamina Foundation.

“Persiapkan dirimu jadi Calon Pelaut Pertamina!” tulis akun Instagram @pertamina.foundation, dikutip Nukilan.id pada Senin (4/5/2026).

Program beasiswa ini menawarkan sejumlah manfaat bagi peserta yang lolos seleksi, di antaranya pembiayaan semester, ikatan kontrak kerja, bantuan uang saku dan biaya hidup, asuransi kesehatan, hingga pelatihan penunjang kompetensi.

Adapun persyaratan penerima beasiswa meliputi Warga Negara Indonesia (WNI), berstatus mahasiswa aktif pada perguruan tinggi mitra, memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,20, tidak memiliki riwayat tindakan indisipliner, serta bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi dan ketentuan program.

Peserta juga harus bersedia menandatangani kontrak sebagai pelaut di kapal Pertamina Patra Niaga serta ditempatkan di seluruh armada milik perusahaan sesuai durasi kontrak yang disepakati.

Selain itu, pelamar tidak sedang menerima beasiswa atau mengikuti program sejenis dari perusahaan maupun instansi lain.

Dokumen yang wajib disiapkan meliputi surat rekomendasi beasiswa dari kampus, SKCK atau surat keterangan dari kampus, surat keterangan sehat dan tidak buta warna dari rumah sakit negeri, serta Kartu Hasil Studi.

Sementara sertifikat kemampuan bahasa Inggris, riwayat organisasi, dan sertifikasi keahlian menjadi dokumen pendukung yang bersifat opsional.

Pada kategori diploma, program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi mitra, yakni Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya untuk mahasiswa semester 6 program studi D3 Teknik Kelistrikan Kapal, Politeknik Negeri Semarang bagi mahasiswa semester 6 D3 Teknik Elektronika, serta Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada untuk mahasiswa semester 8 program studi D4 Teknik Rekayasa Elektro.

Informasi lengkap mengenai pendaftaran dan ketentuan program dapat diakses melalui portal resmi Pertamina Foundation. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Manchester United Pastikan Tiket Liga Champions Usai Tumbangkan Liverpool, Kantongi Bonus Miliaran Rupiah

0
manchester united
Selebrasi pemain Manchester United merayakan gol Matheus Cunha ke gawang Liverpool, 3 Mei 2026. (c) (AP Photo/Dave Thompson)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Manchester United memastikan kembali tampil di Liga Champions musim depan usai menaklukkan rival abadinya, Liverpool, dengan skor dramatis 3-2 dalam lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford, Minggu (3/5/2026). Kemenangan ini sekaligus memastikan Setan Merah tak mungkin terlempar dari lima besar klasemen dengan tiga laga tersisa.

Amatan Nukilan.id, tuan rumah langsung tampil agresif sejak awal laga. Matheus Cunha membuka keunggulan United pada menit ke-6, sebelum Benjamin Sesko menggandakan skor delapan menit berselang. Liverpool sempat bangkit di babak kedua melalui gol Dominik Szoboszlai pada menit ke-47 dan Cody Gakpo pada menit ke-56. Namun, gelandang muda Kobbie Mainoo menjadi pahlawan setelah mencetak gol kemenangan pada menit ke-77.

Hasil tersebut membawa United naik ke posisi ketiga klasemen dengan koleksi 64 poin dan memastikan tiket Liga Champions musim depan setelah absen selama dua musim dari kompetisi elite Eropa itu.

Selain prestasi di lapangan, keberhasilan ini juga membawa dampak finansial besar bagi klub. Manchester United dikabarkan mengamankan pemasukan sekitar 15,7 juta pound sterling atau setara lebih dari Rp340 miliar setelah memastikan finis di zona Liga Champions.

Pelatih interim United, Michael Carrick, meminta para pemainnya tetap fokus dan tidak larut dalam euforia.

“Liga Champions memang penting, tetapi ini bukan sesuatu yang perlu dirayakan berlebihan. Kami ingin terus finis setinggi mungkin di klasemen dan mengumpulkan lebih banyak poin hingga akhir musim,” ujar Carrick usai pertandingan.

Kembalinya Manchester United ke Liga Champions menjadi momen penting bagi klub setelah terakhir kali tampil pada musim 2023/2024 dan gagal melangkah dari fase grup. Kini, dengan performa yang kembali stabil dan kemenangan atas rival berat seperti Liverpool, Setan Merah mengirim sinyal kuat bahwa mereka siap kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Brigade Pangan Aceh Timur Bangkit Pascabanjir, 150 Hektare Sawah Kembali Ditanami Padi

0
Kegiatan tanam padi di lahan terdampak banjir yang dilaksanakan Brigade Pangan Semangat Muda di Desa Tanjung Tualang, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (1/5/2026). (Foto: Megelang Ekspress)

NUKILAN.ID | IDI RAYEUK – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus mendorong percepatan pemulihan sektor pertanian di wilayah terdampak bencana melalui gerakan tanam padi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan tanam padi yang dilaksanakan Brigade Pangan Semangat Muda di Desa Tanjung Tualang, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (1/5/2026), pada lahan pertanian yang sebelumnya terdampak banjir.

Kegiatan ini difokuskan untuk mengembalikan produktivitas lahan pertanian yang sempat terganggu, sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras. Dengan penerapan pola tanam serentak, produktivitas lahan diharapkan dapat kembali optimal.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa percepatan tanam di wilayah terdampak bencana menjadi langkah penting untuk menjaga produksi pangan nasional sekaligus memastikan petani tetap dapat berproduksi.

“Jangan biarkan lahan tidur setelah bencana. Kita harus bergerak cepat melakukan percepatan tanam agar produksi tetap terjaga dan kesejahteraan petani tidak terganggu,” tegas Mentan Amran.

Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, mengatakan gerakan ini menjadi langkah strategis dalam membangkitkan kembali aktivitas pertanian pascabencana.

“Melalui gerakan tanam ini, kami berharap Brigade Pangan Semangat Muda dapat segera bangkit dan mengoptimalkan kembali lahan pertanian seluas kurang lebih 150 hektare yang terdampak banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, R. Hermawan, selaku penanggung jawab Brigade Pangan Provinsi Aceh, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut dalam mendukung peningkatan produksi padi daerah.

Ia menyebut Kabupaten Aceh Timur sebagai salah satu sentra produksi padi utama di Aceh dengan capaian produktivitas rata-rata 6,5 ton per hektare.

“Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong peningkatan produksi sekaligus memperkuat kontribusi Aceh terhadap pencapaian swasembada pangan nasional,” jelasnya.

Melalui percepatan tanam di lahan terdampak bencana, sektor pertanian di Aceh Timur diharapkan segera pulih dan kembali menjadi penopang utama ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

PWM Aceh Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Nilai, Digitalisasi, dan Kemandirian

0
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh, Iskandar Muda Hasibuan. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Upaya mendorong transformasi pendidikan di Aceh dinilai perlu dilakukan secara lebih terarah, selaras dengan kebijakan nasional, namun tetap berpijak pada kekuatan lokal yang dimiliki daerah.

Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh menegaskan langkah tersebut penting sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh, Iskandar Muda Hasibuan, mengatakan Aceh memiliki modal sosial dan kultural yang kuat untuk menopang kemajuan pendidikan.

“Aceh tidak kekurangan nilai. Justru yang diperlukan adalah bagaimana nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal itu diintegrasikan secara sistematis dalam praktik pendidikan,” ujar Iskandar, Minggu (3/05).

Menurutnya, transformasi pendidikan tidak bisa hanya dimaknai sebagai perubahan kurikulum atau adopsi teknologi semata, melainkan juga menyangkut arah, identitas, dan tujuan pendidikan itu sendiri.

Dalam konteks tersebut, ia menilai pentingnya penyelarasan dengan rencana strategis pendidikan nasional yang menekankan penguatan karakter, literasi, serta kompetensi abad ke-21. Kebijakan tersebut, lanjutnya, membuka ruang bagi satuan pendidikan untuk berinovasi sesuai kebutuhan lokal.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa ruang inovasi tersebut perlu diimbangi dengan kapasitas serta tata kelola yang memadai.

“Jangan sampai otonomi yang diberikan tidak diikuti dengan kesiapan sumber daya. Di sinilah pentingnya penguatan manajemen dan kualitas pendidik,” katanya.

Sebagai respons atas tantangan tersebut, PWM Aceh merumuskan empat arah strategis dalam pemajuan pendidikan. Pertama, penguatan identitas pendidikan berbasis nilai keislaman dan budaya Aceh sebagai fondasi pembentukan karakter.

Kedua, percepatan transformasi digital yang tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan metode pembelajaran yang lebih adaptif dan kreatif.

Ketiga, pengembangan kemandirian ekonomi satuan pendidikan melalui model kewirausahaan dan pemberdayaan potensi lokal guna memperkuat keberlanjutan lembaga pendidikan.

Keempat, penguatan tata kelola pendidikan yang akuntabel dan berbasis data sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Iskandar menambahkan, Muhammadiyah memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda tersebut, mengingat jaringan lembaga pendidikan yang tersebar luas serta pengalaman dalam mengelola pendidikan berbasis nilai.

“Kontribusi organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah diperlukan untuk memperkuat ekosistem pendidikan, terutama dalam hal inovasi dan penguatan karakter,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan tidak dapat bergantung pada satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Pendidikan adalah kerja bersama. Pemerintah, masyarakat, dan organisasi harus berjalan seiring agar perubahan yang diharapkan benar-benar berdampak,” kata Iskandar.

Di tengah tantangan global dan dinamika lokal, ia optimistis Aceh memiliki peluang untuk membangun sistem pendidikan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berakar kuat pada nilai dan identitas daerah.

“Jika dikelola dengan visi yang jelas dan komitmen bersama, Aceh bisa menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan berbasis nilai di Indonesia,” ujarnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News