Beranda blog Halaman 1049

Pj Bupati Iswanto Tinjau Posko Pengendalian Siaga Darurat Kekeringan di Lhoknga

0
Pj Bupati Iswanto Tinjau Posko Pengendalian Siaga Darurat Kekeringan di Lhoknga. (Foto: MC Abes)

NUKILAN.id | Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, melakukan peninjauan langsung Pos Komando Pengendalian Siaga Darurat Kekeringan di halaman Kantor Camat Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (11/7/2024).

Kegiatan yang bertujuan untuk memastikan kesiapan dan koordinasi dalam menghadapi potensi krisis air bersih yang melanda wilayah tersebut, turut dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Aceh Besar,Dirut PDAM Tirta Mountala, instansi vertikal lainnya, perwakilan PT SBA serta Forkopimcam Lhoknga.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Muhammad Iswanto menegaskan, pentingnya respons cepat dan efektif dari pihak terkait, dalam penanggulangan bencana ini.

Ia menginstruksikan para petugas untuk bertindak cepat saat menerima informasi dari masyarakat terkait kebutuhan air bersih.

“Kita harus bertindak cepat dan taktis  dalam menanggapi setiap laporan dari masyarakat terkait kebutuhan air bersih. Ini adalah prioritas utama kita saat ini,” ujar Muhammad Iswanto.

Pj Bupati Aceh Besar itu  juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam mengatasi persoalan krisis air bersih, terutama di Kecamatan Lhoknga.

Iswanto secara terbuka menyatakan  komitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas.

“Semua elemen masyarakat harus bersatu. Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. PDAM juga tidak mungkin bergerak tanpa perintah dari Pemkab Aceh Besar. Semua bantuan air bersih yang disalurkan selama ini berdasarkan instruksi dari Pemkab Aceh Besar,” tambahnya.

Selain itu, Ia juga berharap agar sumur bor dapat segera dialokasikan melalui dana desa sebagai salah satu langkah dalam penanganan krisis air bersih. “Kita harus memastikan adanya sumur bor di masjid-masjid sebagai langkah awal. Saya berharap para ulama bisa menggelar shalat minta hujan, karena tanpa doa, segala usaha kita tidak akan berjalan lancar,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, S.Sos, M.Si, mengungkapkan bahwa penyaluran air bersih dilakukan Pemkab Aceh Besar melalui BPBD Aceh Besar dengan berkolaborasi dengan beberapa instansi terkait. Mereka telah menyediakan 16 tandon yang disebarkan di gampong-gampong di Kecamatan Lhoknga.

“Petugas yang dikerahkan di posko dan mobil tangki penyaluran air bersih berjumlah 65 orang. Penyaluran air bersih akan dilakukan hingga 20 hari mendatang, karena menurut data dari BMKG, hujan akan kembali mengguyur wilayah Lhoknga pada Agustus 2024 mendatang,” jelas Ridwan Jamil.

“Sejak 7 hingga 10 Juli 2024, BPBD Aceh Besar telah menyalurkan air bersih sebanyak 277.500 liter di wilayah Lhoknga serta sebagian di Kecamatan Peukan Bada,” pungkasnya.

Editor: Akil

Kadinsos Aceh Serahkan Simbolis Rumah Layak Huni Islamic Relief, Bantuan Dari Muslim Australia

0
Kadinsos Aceh Serahkan Simbolis Rumah Layak Huni Islamic Relief, Bantuan Dari Muslim Australia. (Foto: Dinsos Aceh)

NUKILAN.id | Jantho – Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr. Muslem, S.Ag, M.Pd menyerahkan simbolis 1 unit bantuan Rumah Layak Huni (RLH) yang didirikan Islamic Relief Indonesia yang didukung oleh Islamic Relief Australia, Kamis, (11/7/2024) di Desa Lambheue, Aceh Besar.

Rumah tahan gempa type 36M2 ini diterima Mawardah (32), yang disaksikan koordintar islamic relief wilayah Aceh, Kepala Desa, Sekcam, Danramil, Polsek, Kepala Desa dan Kabid Penanganan Fakir Miskin serta TKSK Aceh.

Dalam pesannya, Kadinsos Aceh, Dr. Muslem mengingatkan kepada penerima bantuan untuk senantiasa bersyukur atas bantuan rumah yang telah diterima.

Menurutnya, bantuan rumah tersebut saat ini begitu diminati oleh warga di daerah lain, namun atas kebaikan pihak islamic relief bantuan itu diprioritaskan kepada warga di Lambheu.

Ia berharap, dengan adanya bantuan rumah ini dapat memperbaiki kondisi kehidupan janda dua orang anak itu. “Semoga dengan adanya rumah ini memudahkan Ibu dalam membesarkan anak-anak ibu yang masih kecil dan merawat orang tua yang sudah renta” ujarnya.

Tidak hanya itu Kadis Muslem juga memastikan PPKS penerima rumah tersebut masuk dalam skema bantuan sosial lain yang berhak diterimanya, Ia menginstruksikan TKSK setempat untuk memantau dan mendapingi proses verifikasi warganya.

Disisi lain, Yusrizal yang merupakan koordintar islamic relief wilayah Aceh menjelaskan, rumah bantuan di Aceh  Besar ini merupakan salah satu dari 55 rumah yang akan kita bantu di Aceh Besar dan Aceh Utara.

Katanya, program Ini salah satu bentuk kerjasama yang apik antara Islamic Relief Australia dengan Pemerintah Aceh dan TKSK, yang selalu bergandengan tangan berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Selain pembangunan rumah pihaknya juga memberikan dana sebesar 6.500.000,- untuk membeli peralatan/property rumah.

“Rumah ini merupakan titipan amanah dari para muslim yang ada di australia, melalui islamic relief, dan kami sampaikan kepada ibu mawaddah. Saya harap rumah ini bisa dijaga, dan Ibu beserta keluarga bahagia menempatinya”

Diketahui, proses pembangunan rumah ini dimulai sejak April lalu dan baru rampung pada Juni 2024. Bantuan ini merupakan project dari Zakpofh, yang menggunakan anggaran sebesar 78.000.000,- untuk setiap unit nya.

Editor: Akil

Kanwil Kemenag Aceh Hadiri Rakor Percepatan Proyek Tol Sibanceh

0
Kanwil Kemenag Aceh Hadiri Rakor Percepatan Proyek Tol Sibanceh. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs. Azhari MSi, diwakili oleh Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penaiszawa) H. Zulfikar SAg MAg, menghadiri rapat koordinasi (rakor) lanjutan terkait progres pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) bersama Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) dan mitra terkait pada Kamis, 11 Juli 2024.

Rakor tersebut bertujuan untuk mempercepat penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Sibanceh dan dilaksanakan setelah acara bersama Wakil Menteri Agama di Kementerian Agama Republik Indonesia. Pada pagi hari sebelumnya, Kabid Penaiszawa menghadiri acara Inauguration of Markaz Tahtwir and Meeting with Representatives of Pesantren di Auditorium Prof. HM Rasjidi Kemenag RI yang berlokasi di Jakarta Pusat.

Dalam rapat ini, Kanwil Kemenag Aceh memaparkan data, proses, dan progres penyelesaian tukar guling (ruislag) tanah wakaf yang terkena dampak pembangunan tol. Khususnya, penyelesaian pada Seksi I Padang Tiji-Seulimuem. Kabid Penaiszawa juga menyampaikan perkembangan setelah kunjungan bersama Kakanwil dan tim ke lokasi di Padang Tiji.

Rakor yang diadakan di Ruang Rapat KPPIP Lantai 6, Gedung Pos Ibukota ini dipimpin oleh Asisten Deputi Percepatan dan Pemanfaatan Pembangunan sekaligus Sekretaris Tim Pelaksana KPPIP, Suroto. Dalam paparannya, Suroto menyampaikan bahwa progres Tol Sibanceh harus dikoordinasikan secara intensif antar lembaga dan percepatan penyelesaian Seksi I harus segera dilakukan agar proyek dapat selesai sebelum Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan berlangsung pada September tahun ini.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Pemerintah Provinsi Aceh. Dari sektor usaha, hadir Direktur Utama PT Hutama Karya.

KPPIP, yang berada di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian, dibentuk untuk memastikan efektivitas pengambilan keputusan dalam menyelesaikan berbagai masalah yang muncul akibat kurangnya koordinasi di antara pemangku kepentingan terkait.

Editor: Akil

Kapolda Aceh Lantik 262 Bintara Remaja Polri: “Jangan Sakiti Hati Masyarakat”

0
Kapolda Aceh Lantik 262 Bintara Remaja Polri. (Foto: Humas Polda Aceh)

NUKILAN.id | Jantho – Kapolda Aceh, Irjen Achmad Kartiko, melantik 262 bintara remaja Polri dalam upacara penutupan pendidikan dan pembentukan bintara Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (11/7/2024).

Dalam amanatnya, Irjen Achmad Kartiko menekankan pentingnya bintara remaja untuk selalu dekat dengan masyarakat dan tidak sekali-kali menyakiti hati mereka.

“Terus kembangkan ilmu yang sudah didapat selama di SPN. Namun, tidak cukup dengan pengetahuan, tetapi di dalam diri harus ditanamkan semangat kejuangan dan stamina fisik yang prima. Bangun dan jaga karakter sebagai bhayangkara. Dekatkan diri dengan masyarakat dan jangan sakiti hati masyarakat,” ujarnya.

Achmad juga mengingatkan para bintara untuk tidak pernah berhenti belajar, berlatih, dan mengembangkan ilmu dengan terus memperbanyak referensi dan literasi.

“Tema pendidikan Polri saat ini adalah ‘Pendidikan dan Pelatihan yang Melayani untuk Polri Presisi’. Ini bertujuan menciptakan sumber daya manusia Polri yang mampu memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Pelantikan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian program pendidikan pembentukan bintara Polri gelombang I tahun anggaran 2024 yang telah berlangsung selama lima bulan. Para bintara resmi dilantik menjadi anggota Polri dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda). Dengan demikian, pada diri mereka telah melekat berbagai tugas, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai bhayangkara negara.

Kapolda Aceh berharap bintara remaja dapat memberikan dedikasi terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara.

“Keberhasilan ini merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus senantiasa disyukuri, serta jawaban dari doa yang tulus para orang tua dan keluarga,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya bintara remaja untuk selalu menjaga dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral dan spiritual dalam pelaksanaan tugas. Selain itu, mereka harus memegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian.

Jenderal bintang dua itu juga meminta agar bintara remaja senantiasa menjaga nama baik serta kehormatan diri, keluarga, dan institusi. Menghindari segala pelanggaran disiplin, kode etik, dan pidana.

“Jalin persaudaraan dengan rekan-rekan TNI dan seluruh komponen bangsa, serta bangun komunikasi positif dengan seluruh elemen masyarakat guna memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif. Jadilah polisi pembelajar dengan terus mengembangkan diri melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi tantangan tugas yang terus berubah,” harapnya.

Upacara pelantikan ini menjadi langkah awal bagi para bintara dalam perjalanan panjang tugas dan karier sebagai anggota Polri.

“Tugas yang akan dihadapi seiring perkembangan kehidupan masyarakat akan makin kompleks dan penuh tantangan,” pungkasnya.

Editor: Akil

Tujuh Nelayan Aceh Timur Terdampar di Myanmar, Kapal Kehabisan Bahan Bakar

0
Ilustarasi nelayan. (Foto: GNFI)

NUKILAN.id | Idi Rayeuk – Sebanyak tujuh nelayan asal Pelabuhan Perikanan (PPN) Kuala Idi, Aceh Timur, terdampar di Myanmar setelah kapal mereka kehabisan bahan bakar pada Kamis (11/7/2024). Ketujuh nelayan tersebut dilaporkan berangkat dengan KM Aslam Samudera GT. 25 No. 403/QQq dari PPN Kuala Idi pada 24 Juni 2024 untuk menangkap ikan di Selat Malaka.

Menurut informasi yang diterima, pada 7 Juli 2024 kapal tersebut mengalami kehabisan bahan bakar. Akibatnya, mereka terombang-ambing hingga memasuki perairan Myanmar. Kapal mereka kemudian ditarik oleh kapal patroli Myanmar dan dibawa ke Pelabuhan Kwathong.

Ketujuh awak kapal KM Aslam Samudera yang terdiri dari M Nur sebagai nahkoda, Anna sebagai masinis, serta lima anak buah kapal (ABK) yaitu Mustafa Kamal, Abdullah, Helmi, Muzakir, dan Mola Zikri, kemudian diserahkan ke markas Angkatan Laut Myanmar di Kwathong untuk diproses lebih lanjut.

Kepala PPN Kuala Idi, Ermansyah, membenarkan laporan tersebut. “Dari laporan yang kami terima, benar ada tujuh nelayan dan satu kapal masuk perairan Myanmar,” ungkapnya.

Nelayan tersebut memulai perjalanan mereka dengan harapan menangkap ikan di perairan Selat Malaka. Namun, kurangnya persiapan bahan bakar menyebabkan mereka harus menghadapi situasi yang tak terduga. Setelah beberapa hari terombang-ambing di laut, mereka akhirnya memasuki perairan Myanmar dan ditemukan oleh kapal patroli setempat.

Ermansyah menambahkan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan keselamatan para nelayan dan proses pemulangan mereka ke Indonesia.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk membantu mereka kembali dengan selamat,” ujarnya.

Kasus ini menambah panjang daftar nelayan Indonesia yang mengalami masalah di perairan internasional. Sebelumnya, pada bulan yang sama, 16 nelayan asal Kepulauan Riau juga mengalami penahanan di Malaysia sebelum akhirnya dipulangkan.

Pihak keluarga nelayan yang terdampar mengaku cemas dan berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk memulangkan mereka.

“Kami sangat khawatir dan berharap ada kabar baik secepatnya,” ungkap salah satu anggota keluarga.

Editor: Akil

Mahasiswi USK Wakili Aceh dalam World Scout Moot ke-16 di Portugal

0
Cut Syarifah, Mahasiswi USK Wakili Aceh ke Portugal. (Foto: Humas USK)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Cut Syarifah Rahmi, mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Syiah Kuala (USK), berhasil meraih predikat peserta terbaik dalam seleksi World Scout Moot ke-16 yang akan digelar di Portugal. Seleksi yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 6 hingga 9 Juli 2024, di Unit Diklat Pertanian dan Perkebunan (UDPP) Saree, ini diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Aceh.

Seleksi tersebut mencakup berbagai tes, mulai dari tes jasmani, kemampuan berbahasa Inggris, teknik kepramukaan, hingga focus group discussion. Kegiatan ini menyediakan kuota untuk tujuh putra dan sembilan putri, dengan masing-masing satu cadangan. Semua peserta yang terpilih akan mendapatkan pembinaan dan pembekalan sebelum berangkat ke Portugal pada Juli 2025.

Cut Syarifah Rahmi yang merupakan utusan dari Racana Teuku Umar-Malahayati, Pangkalan USK, menyatakan kebanggaannya dapat mewakili Aceh di kancah internasional.

“Saya sebagai generasi Aceh dapat memperkenalkan kekayaan budaya Aceh ke kancah internasional, menginspirasi semangat mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengabdian masyarakat,” ungkap Cut dengan penuh semangat.

Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Agussabti, turut menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh Cut Syarifah Rahmi. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa UKM Pramuka USK mampu bersaing di level internasional.

“Prestasi ke Portugal ini sejalan dengan semangat USK yang sedang berakselerasi menjadi World Class University. Semangat berjuang untuk anak kami demi membanggakan nama USK dan Aceh di mata dunia,” ucap Prof. Agussabti.

Prestasi Cut Syarifah Rahmi tidak hanya menjadi kebanggaan bagi USK, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Aceh. Diharapkan, pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Aceh ke panggung internasional.

Editor: Akil

Ops NCS Polri Audiensi dengan FKUB Aceh, Dukung Pilkada Damai 2024

0
Ops NCS Polri Audiensi dengan FKUB Aceh, Dukung Pilkada Damai 2024. (Foto: Okezone)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Operasi Nusantara Cooling System (Ops NCS) Polri mengadakan audiensi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh, dan Kabupaten Aceh Besar. Pertemuan ini berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Aceh, Kamis (11/7/2024) siang.

Wakil Ketua FKUB Provinsi Aceh, Tengku Abdullah Usman, memberikan apresiasi kepada Polri atas inisiatif Ops NCS yang bertujuan mewujudkan Pilkada 2024 yang aman, damai, dan tertib. Menurutnya, upaya Polri ini patut dihormati dan didukung.

“Saya kira ini sebuah keniscayaan yang harus kita hormati dan hargai serta beri apresiasi kepada Polri. Mereka telah berusaha dengan baik, humanis. Ini sebuah ikhtiar yang harus kita apresiasi dan doakan agar berhasil,” ujarnya, Kamis (11/7/2024).

Tengku Abdullah juga mengimbau seluruh tokoh agama, masyarakat, adat, intelektual, dan partai politik untuk menjaga kerukunan dan kedamaian, sebagaimana berhasil dilakukan pada Pilpres dan Pileg sebelumnya.

“Siapa pun yang dipilih masyarakat, silakan saja. Dengan kedamaian, kita akan memperoleh hasil yang lebih baik. Jika Pilkada di Aceh tidak aman, maka pembangunan di Aceh akan mengalami hambatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatgas Preemtif Ops NCS Polri, Brigjen M Rudy Syafirudin, menjelaskan kepada seluruh peserta audiensi bahwa operasi ini merupakan program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Program ini bertujuan untuk merawat nilai persatuan dan kesatuan, serta kemajuan bangsa di atas kepentingan kelompok.

“Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi polarisasi akibat berita hoax, isu SARA, dan propaganda yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat diharapkan ikut menjaga stabilitas Kamtibmas di Indonesia, khususnya di Aceh,” ujar Brigjen Rudy yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pembinaan dan Ketertiban Masyarakat Baharkam Polri.

Brigjen Rudy juga menegaskan bahwa FKUB merupakan mitra Polri yang selama ini berperan dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan antarumat beragama di Aceh. Menurutnya, kerjasama antara pemimpin agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah adalah kunci sukses dalam mengidentifikasi isu-isu sensitif, menemukan solusi yang adil, dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup berdampingan dengan damai.

“FKUB menjadi penangkal isu-isu yang meresahkan masyarakat dan berita bohong seperti hoax. Kita harus selalu tabayun dan selektif dalam mengonsumsi informasi,” tegasnya.

Selain melakukan audiensi, Ops NCS Polri juga memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada para tokoh agama, adat, dan masyarakat yang hadir.

Editor: Akil

Bank Aceh Raih Penghargaan KPK Berkat Kampanye Anti Korupsi

0
Plt. Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, di Gedung Gradika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah, (Foto: Bank Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bank Aceh kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi Pariwara Antikorupsi 2024 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kategori Kampanye Pariwara Antikorupsi. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Aceh dalam memerangi korupsi dan membangun budaya integritas baik di lingkungan internal maupun eksternal.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan KPK, Alexander Marwata, kepada Plt. Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, di Gedung Gradika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah, pada 11 Juli 2024.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh karyawan/ti Bank Aceh dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik dan bersih. Kami mengucapkan terima kasih kepada KPK atas penghargaan ini, dan kami akan terus berupaya dan berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam berperang melawan korupsi,” ujar Fadhil.

Pencapaian ini menegaskan keberhasilan Bank Aceh dalam menjalankan program Kampanye Anti Korupsi yang dicanangkan beberapa tahun lalu. Kampanye ini bertujuan untuk membangun budaya anti korupsi di lingkungan Bank Aceh dan juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya korupsi.

Acara penghargaan ini diadakan bersamaan dengan pembukaan Roadshow Bus KPK Tahun 2024 yang mengusung semangat anti korupsi hingga pelosok negeri. KPK melibatkan pemerintah daerah dan BUMD dalam kampanye ini untuk meningkatkan skor Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK).

Sebanyak 20 provinsi telah mengikuti Kampanye Anti Korupsi, dengan partisipasi dari 297 instansi yang terdiri dari pemerintah daerah dan BUMD. Sebanyak 429 peserta berhasil melewati batas waktu kampanye (25 April 2024). Dari seluruh peserta, KPK menetapkan 10 instansi terbaik, dengan Bank Aceh sebagai satu-satunya lembaga keuangan yang menerima penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Bank Aceh, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa program Kampanye Anti Korupsi yang kami jalankan telah membuahkan hasil. Kami berharap Bank Aceh dapat menjadi contoh bagi lembaga keuangan lain dalam memerangi korupsi dan membangun budaya integritas,” tambah Fadhil.

Pimpinan KPK, Alexander Marwata, menyatakan bahwa sosialisasi dan kampanye anti korupsi bukan hanya tugas KPK saja, namun juga menjadi tanggung jawab bersama. “Terima kasih kepada 10 instansi/lembaga/BUMD yang telah berhasil ikut serta dalam kampanye anti korupsi di daerahnya masing-masing. Semoga hal ini bisa terus dilakukan dan menjadi motivasi bagi instansi dan lembaga lainnya,” kata Alexander.

Bank Aceh berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemberantasan korupsi di Aceh. Bank Aceh berkeyakinan bahwa dengan kerja sama yang baik dari semua pihak, Aceh yang bebas dari korupsi dapat tercapai.

Editor: Akil

Pemerintah Aceh Besar Bentuk Tim KP3 untuk Pengawasan Pupuk Bersubsidi

0
Pemerintah Aceh Besar Gelar Rapat Pembentukan Tim KP3 untuk Pengawasan Pupuk Bersubsidi. (Foto: MC Abes)

NUKILAN.id | Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah membentuk Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam upaya meningkatkan pengawasan terhadap ketersediaan dan distribusi pupuk bersubsidi. Tim ini resmi dibentuk melalui Rapat Koordinasi Pengawasan Pupuk dan Pestisida yang dipimpin oleh Asisten I Sekdakab Aceh Besar, Farhan A.P, mewakili Pj Bupati Aceh Besar.

Farhan menyatakan bahwa langkah ini penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyaluran pupuk dan pestisida, serta memastikan bahwa distribusi tersebut tepat sasaran. Tim KP3 akan melibatkan berbagai stakeholder dari berbagai organisasi vertikal dan horizontal untuk mencapai tujuan ini.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Jakfar, kegiatan pengawasan ini bertujuan untuk memantau ketersediaan, harga, dan mekanisme penyaluran pupuk dari distributor kepada kios-kios penyalur pupuk. Jakfar menegaskan pentingnya upaya ini mengingat sektor pertanian sering menghadapi kendala terkait pupuk dan air.

“Di tahun 2023, Kabupaten Aceh Besar berhasil mendapatkan pupuk bersubsidi sebanyak 100 persen dari kebutuhan, hasil dari negosiasi Pj Bupati Aceh Besar dengan Kementan,” ungkap Jakfar.

Tim KP3 akan secara rutin melakukan monitoring terhadap kios-kios penjual pupuk di Aceh Besar untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi sesuai dengan kebutuhan petani. Langkah ini diharapkan dapat menghindarkan masalah kelangkaan atau kekurangan pupuk di daerah tersebut.

“Dengan memastikan distribusi pupuk tepat sasaran, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Aceh Besar,” tambahnya.

Setelah terbentuk, Tim KP3 akan melanjutkan koordinasi untuk menetapkan petunjuk dan jadwal pelaksanaan pengawasan secara lebih detail. Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Kadis Pangan Alyadi, Plt Diskopukmdag Aceh Besar Trizna Darma, dan Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Darwan Asrizal.

Dengan pembentukan Tim KP3 ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dapat lebih efektif dalam memantau dan mengawasi distribusi pupuk bersubsidi demi mendukung pertumbuhan sektor pertanian di daerah tersebut.

Editor: Akil

Internet Indibiz Telkom Dukung Pengembangan UMKM di Banda Aceh

0
PT Telkom Indonesia Wilayah Aceh saat melaksanakan digital branding bersama pelaku UMKM Aceh, di Banda Aceh. (Foto: Telkom Witel Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Telkom Indonesia Wilayah Aceh menghadirkan solusi internet khusus bisnis, Indibiz, untuk mendukung perkembangan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banda Aceh.

“Indibiz adalah inovasi kami untuk membantu UMKM dalam mengembangkan bisnis mereka melalui akses internet yang cepat dan stabil,” ungkap General Manager Telkom Aceh, Teuku Fauzan, di Banda Aceh pada Rabu (tanggal).

Telkom Aceh telah berkolaborasi dengan komunitas UMKM Banda Aceh dalam menyelenggarakan workshop digital branding menggunakan Indibiz, sebagai langkah edukasi bagi para pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan profitabilitas bisnis mereka.

Teuku Fauzan menegaskan pentingnya akses internet yang handal bagi para entrepreneur Aceh, terutama di Banda Aceh, untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari dan pemasaran produk melalui platform digital seperti Instagram dan TikTok.

Pengguna Indibiz, seperti Fadhil dari Harvies Coffee Banda Aceh, mengakui perubahan positif setelah menggunakan layanan ini. “Sekarang internet kami lebih lancar, membuat pelanggan yang bekerja sambil menikmati kopi di sini merasa lebih nyaman,” ujarnya.

Selain untuk sektor kuliner, Indibiz juga melayani berbagai sektor lainnya seperti perhotelan, edukasi, dan multifinance dengan layanan digital terintegrasi seperti netmonk monitoring jaringan, CCTV, dan layanan komunikasi omnichannel.

Dengan hadirnya Indibiz, diharapkan UMKM di Banda Aceh dapat meningkatkan kualitas layanan dan profitabilitas mereka melalui digitalisasi yang terjangkau dan efisien.

Editor: Akil