Beranda blog Halaman 1048

Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan RS Regional Aceh Tengah Divonis 1 Tahun Penjara

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara kepada tiga terdakwa kasus korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Aceh Tengah.

Putusan tersebut dibacakan oleh Hakim Ketua, Hamzah Sulaiman, didampingi Ani Hartati dan R. Daddy, di Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh pada Senin (22/7/2024).

Ketiga terdakwa adalah Samsul Bahri Kasem selaku Direktur Utama PT. Samson Brata Karya, Hamdan selaku peminjam perusahaan PT. Samson Brata Karya, dan Ir. Kamal Bahagia selaku Konsultan Pengawas CV. Erka Engineering Consultan.

“Menjatuhkan hukuman penjara terhadap para terdakwa selama 1 tahun dan denda Rp50 juta subsider 2 bulan penjara,” kata majelis hakim.

Serta uang Pengganti Samsul Bahri Kasem juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 71 juta, terdakwa Hamdan Rp 200 juta dan Kamal Bahagia Rp 64 juta.

Sebelumnya, dua terdakwa lain dalam kasus ini, dr. Sukri Maha selaku Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh Tengah dan Jamaluddin selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), juga telah divonis 1 tahun penjara dengan denda Rp50 juta subsider 2 bulan.

Kasus korupsi ini berawal dari pembangunan RS Regional Aceh Tengah pada tahun 2019 dan 2022. BPKP Perwakilan Aceh menghitung kerugian negara mencapai Rp1.174.551.284,70 dari runtuhnya bangunan.

Para terdakwa didakwa dengan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Baik pihak Jaksa Penuntut Umum maupun Kuasa Hukum menyatakan menerima putusan ini dan tidak akan mengajukan kasasi.

Reporter: Rezi

Menuju Indonesia Emas 2045, Kemenag Galakkan Penguatan Kompetensi Guru Madrasah di Aceh

0
Kemenag Perkuat Kompetensi Guru dan Tendik Madrasah di Aceh. (Foto: Kemenag)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kementerian Agama terus menggalakkan ikhtiar meningkatkan kompetensi guru dan tenaga pendidikan madrasah di seluruh Indonesia. Terbaru, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah menggelar kegiatan penguatan kompetensi di Banda Aceh, pada tanggal 9-11 Juli 2024.

Direktur GTK Madrasah, Thobib Al Asyhar, menekankan pentingnya kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan madrasah. “Kami fokus pada peningkatan kompetensi, kesejahteraan, kualifikasi, dan karir guru sebagai bagian dari persiapan menghadapi tantangan zaman,” ungkap Thobib.

Transformasi digital juga menjadi sorotan, sejalan dengan arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk memodernisasi seluruh program Kementerian Agama.

Pada pembukaan kegiatan ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari, menegaskan pentingnya integrasi nilai agama dalam setiap aspek pendidikan. “Implementasi moderasi beragama menjadi kunci dalam membangun karakter generasi masa depan,” paparnya.

Narasumber dari berbagai kalangan akademik dan praktisi pendidikan, termasuk Prof Dr Subanji SPd MSi dan Eri Fauzi MPd, memberikan wawasan tentang pengajaran kontekstual dan literasi berbasis komunitas dalam mendukung visi pendidikan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas guru madrasah untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan dengan rekan seprofesi serta siswa mereka, memperkuat fondasi pendidikan menuju masa depan yang lebih baik.

Editor: Akil

NasDem Aceh Kembali Usung Surya Paloh Sebagai Ketua Umum

0
Ketua Umum NasDem, Surya Paloh. (Foto; Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – DPW Partai NasDem Aceh dengan bulat hati mengumumkan tekad mereka untuk mengusung Surya Paloh kembali memimpin DPP NasDem dalam Kongres III yang akan digelar pada 25-27 Agustus 2024 di Jakarta. Keputusan ini disampaikan oleh Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Irsan Sosiawan, dalam sebuah konferensi pers di Banda Aceh pada hari Kamis.

Menurut Irsan, aspirasi untuk melanjutkan kepemimpinan Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai NasDem adalah hasil dari konsolidasi yang intens di seluruh 23 kabupaten/kota di Aceh. “Ini adalah suara bulat dari kader dan simpatisan yang merasa bahwa kepemimpinan Pak Surya Paloh telah membawa kemajuan yang signifikan bagi NasDem, baik secara nasional maupun di tingkat daerah,” ujar Irsan.

Irsan juga menyoroti prestasi partai yang semakin meningkat di Aceh di bawah kepemimpinan Surya Paloh, terbukti dengan peningkatan signifikan kursi DPR RI dan DPR Aceh pada Pemilu Februari 2024 lalu. “Ini bukti konkret bahwa kader membutuhkan kepemimpinan Pak Surya Paloh untuk terus memajukan NasDem ke depan,” tambahnya.

Selain itu, faktor ke-Acehan Surya Paloh menjadi pertimbangan kuat bagi NasDem Aceh untuk mengusungnya kembali. “Pak Surya Paloh adalah putra daerah, dan dukungan kuat dari berbagai tokoh Aceh menegaskan pentingnya keberadaannya dalam politik nasional,” jelas Irsan.

Harapan NasDem Aceh adalah bahwa pengaruh dan eksistensi Surya Paloh di tingkat nasional akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan Aceh di masa depan. “Kehadiran beliau tidak hanya sebagai pemimpin partai, tetapi juga sebagai sosok yang dapat mewakili aspirasi dan kepentingan Aceh di panggung nasional,” tutup Irsan.

Dengan demikian, kongres III Partai NasDem diharapkan akan menjadi momentum penting bagi perjalanan politik Surya Paloh dan arah perjuangan NasDem ke depan.

Tingkat Pengangguran Terbuka Kota Sabang Menurun, Tetap Di Bawah Rata-Rata Nasional

0
Kilometer 0 Indonesia, Kota Sabang. (Foto: Wikipedia)

NUKILAN.id | Sabang – Pengangguran terbuka merujuk pada individu dalam angkatan kerja yang tidak memiliki pekerjaan atau belum mulai bekerja. Seseorang dikategorikan sebagai pengangguran terbuka jika ia tidak memiliki pekerjaan, sedang mencari pekerjaan, sedang mempersiapkan usaha, atau belum mulai bekerja meskipun sudah memiliki pekerjaan.

Data dari BPS menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Sabang pada Desember 2023 adalah sebesar 3,92%. Analisis data yang dilakukan oleh Nukilan.id mengungkapkan bahwa angka ini mengalami penurunan sebesar 0,09% dibandingkan Desember 2022.

Dari hasil analisis data ini, terlihat bahwa sejak tahun 2007, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Sabang terus menunjukkan tren penurunan. Tren ini semakin terlihat jelas dalam empat tahun setelah pandemi Covid-19 yang dimulai pada tahun 2020, di mana TPT di Kota Sabang terus menurun.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Sabang pada Desember 2023 menunjukkan penurunan, menjadi 3,92%. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan sebesar 0,09% dibandingkan Desember 2022. Dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya, Sabang berada di urutan ke-230 secara nasional, sementara rata-rata nasional TPT pada 2023 adalah 4,6%.

Penurunan TPT ini tercermin dari peningkatan jumlah penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja. Data BPS menunjukkan jumlah angkatan kerja di Kota Sabang mengalami peningkatan dalam 16 tahun terakhir. Pada tahun 2021, tercatat sebanyak 16.283 pekerja, dan pada tahun 2023 meningkat menjadi 20.985 pekerja.

Peningkatan juga terlihat pada jumlah penduduk yang bekerja. Pada tahun 2021, jumlah pekerja tercatat sebanyak 15.704 orang, kemudian meningkat menjadi 16.851 orang pada tahun 2022, dan pada tahun 2023 mencapai 20.162 pekerja.

Meski demikian, penurunan TPT di Kota Sabang berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi yang mengalami penurunan pada tahun 2022. Ekonomi di wilayah ini tercatat tumbuh sebesar 2,52 persen pada tahun 2022, sedikit turun dari 2,67 persen pada tahun 2021.

Untuk konteks provinsi Aceh, berikut adalah sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka tertinggi pada tahun 2023:

  1. Kota Lhokseumawe: 8,78%
  2. Kabupaten Aceh Besar: 8,17%
  3. Kota Banda Aceh: 8,03%
  4. Kabupaten Aceh Timur: 8,03%
  5. Kota Langsa: 7,73%
  6. Kabupaten Aceh Tamiang: 7,21%
  7. Kabupaten Aceh Utara: 7,07%
  8. Kabupaten Aceh Singkil: 6,84%
  9. Kabupaten Aceh Barat: 6,07%
  10. Kabupaten Pidie: 5,92%

Sebaliknya, sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka terendah pada tahun 2023 adalah:

  1. Kabupaten Bener Meriah: 2,45%
  2. Kabupaten Gayo Lues: 2,65%
  3. Kabupaten Aceh Jaya: 2,88%
  4. Kota Sabang: 3,92%
  5. Kabupaten Aceh Barat Daya: 4,08%
  6. Kabupaten Bireuen: 4,14%
  7. Kabupaten Pidie Jaya: 4,34%
  8. Kabupaten Aceh Tengah: 4,42%
  9. Kabupaten Aceh Selatan: 4,73%
  10. Kabupaten Aceh Tenggara: 5%

Dengan terus membaiknya kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja di Kota Sabang, diharapkan tren positif ini dapat berlanjut, sehingga tingkat pengangguran dapat terus ditekan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Pertumbuhan Penduduk Aceh: Peluang dan Tantangan Bagi Perekonomian Daerah

0
Ilustrasi UMKM. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dari tahun ke tahun di Aceh menghadirkan tantangan dan peluang yang harus dikelola dengan baik. Pemerhati ekonomi Aceh, Mukhlis, mengungkapkan bahwa dengan kebijakan yang tepat, pertumbuhan penduduk dapat menjadi aset yang memperkuat ekonomi. Namun, tanpa perencanaan yang matang, hal ini bisa menjadi beban yang menghambat kemajuan.

Mukhlis menekankan pentingnya pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta sektor swasta untuk menghadapi angka pertumbuhan penduduk yang terus naik.

“Koperasi dan UMKM harus ditumbuhkan. Masyarakat jangan selalu berharap mendapatkan pekerjaan hanya di sektor pemerintahan saja. Paradigma masyarakat harus berubah, bahwa bekerja tidak hanya berarti menjadi PNS atau P3K,” ujarnya kepada Nukilan.id, Jumat (12/7/2024)

Ia menambahkan bahwa peluang kerja di Aceh sebenarnya cukup banyak, terutama di sektor UMKM. Oleh karena itu, pengusaha sektor swasta harus dibangkitkan untuk membuka peluang lapangan kerja bagi seluruh masyarakat.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, semua pihak harus bersinergi membangun dan menciptakan berbagai peluang usaha demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Aceh,” tambah Mukhlis.

Mukhlis juga mengungkapkan bahwa Provinsi Aceh memiliki ketersediaan sumber daya alam yang melimpah namun belum diolah secara maksimal.

“Saat ini, sumber daya alam Aceh lebih banyak dijual dalam bentuk bahan mentah, sehingga perputaran ekonomi yang lebih besar terjadi di daerah lain. Ini sangat disayangkan,” katanya.

Menurutnya, untuk mengoptimalkan pengolahan sumber daya tersebut, perlu adanya industri-industri pengolahan yang berinvestasi di Aceh. Hal ini tentu membutuhkan dorongan dari pemerintah untuk menambah lapangan pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran di Aceh.

Perlu diketahui, data menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan penduduk Aceh mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Pada 2022, jumlah penduduk tercatat sebanyak 5.432.000 jiwa.

Sementara itu, pada akhir 2023, berdasarkan data konsolidasi bersih bersama Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk mencapai 5.515.839 jiwa. Artinya, jumlah penduduk bertambah sebanyak 83 ribu jiwa dengan laju pertumbuhan rata-rata 1,54 persen.

Dari jumlah tersebut, usia produktif 15 hingga 64 tahun mencapai 3.639.467 jiwa, atau sekitar 65,98 persen dari total penduduk. Usia produktif yang besar ini merupakan potensi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi Aceh. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Indosat Ooredoo Hutchison Perluas Jangkauan Layanan IM3 hingga ke Pelosok Aceh

0
Indosat Ooredoo Hutchison Perluas Jangkauan Layanan IM3 hingga ke Pelosok Aceh. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 telah menyelesaikan pengembangan jaringan di seluruh Indonesia hingga Mei 2024, dengan fokus utama pada memperluas layanan IM3 di Aceh. Upaya ini mencakup penambahan 722 titik menara BTS yang tersebar di pelosok provinsi, menjadikan jangkauan layanan IM3 mencapai hampir 90 persen populasi masyarakat Aceh.

Fahd Yudhanegoro, EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menekankan pentingnya konektivitas internet sebagai kebutuhan utama masyarakat, tidak hanya untuk komunikasi sehari-hari tetapi juga untuk mendukung aktivitas ekonomi lokal. “Kami optimis bahwa pengembangan ini akan meningkatkan kualitas jaringan yang lebih luas dan stabil bagi masyarakat Aceh,” ujarnya saat acara uji coba jaringan di Blang Padang, Banda Aceh, Kamis (11/7/2024).

Selain pengembangan infrastruktur jaringan, IM3 juga memperkenalkan produk unggulan seperti paket freedom internet harian 4GB dengan harga Rp15.000 serta berbagai pilihan paket lainnya sesuai kebutuhan pelanggan.

Dalam mendukung komitmen untuk menjadi provider digital pilihan utama di Indonesia, IM3 telah menghadirkan layanan pusat dan mini gerai di tingkat kecamatan, serta Mobile Gerai IM3 yang berkeliling untuk memastikan akses layanan yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada mendekatkan diri dengan pelanggan di berbagai lokasi. “Kami ingin memastikan bahwa layanan dan produk IM3 dapat diakses dengan mudah di seluruh Aceh,” tambah Fahd.

Sebagai bagian dari komitmen mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh, Indosat juga telah melakukan drive test untuk memastikan kapasitas jaringan yang optimal selama acara tersebut berlangsung. “Target kami adalah memiliki jaringan yang sangat baik di lokasi PON sebelum September,” ungkap M Andre Reinaldy H, SVP-Head Of Marketing Sumatera.

Pelanggan dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kartu perdana IM3 dan paket freedom internet melalui outlet mitra, WhatsApp resmi IM3, aplikasi myIM3, toko resmi IM3 di e-commerce, atau website im3.id/shop.

Dengan terus berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur dan pelayanan, Indosat Ooredoo Hutchison berharap dapat terus meningkatkan pengalaman pengguna dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Aceh.

Editor: Akil

Gotong Royong Umat Beragama di Kabupaten Aceh Barat: Memperkokoh Kerukunan Antar Umat Beragama

0
Gotong Royong Umat Beragama di Kabupaten Aceh Barat: Memperkokoh Kerukunan Antar Umat Beragama. (Foto: Kemenag Aceh Barat)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Di tengah suasana damai Tugu Kupiah Teuku Umar Meulaboh, tokoh umat beragama dari berbagai latar belakang bersatu dalam aksi gotong royong yang menginspirasi. Acara ini, yang diselenggarakan pada Senin, 11 Juli 2024, dihadiri oleh unsur Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Binmas Polres Aceh Barat, penyuluh agama Islam, tokoh masyarakat, serta tokoh dari lintas agama.

Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Khairul Azhar SAg MA, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat toleransi, kerukunan, dan moderasi beragama di wilayah tersebut. “Kerukunan umat beragama di Kabupaten Aceh Barat telah terjaga dengan baik, baik dalam lingkungan internal umat maupun antar umat beragama,” ujarnya.

Kegiatan dimulai dengan pertemuan di dua kampung moderasi beragama Kabupaten Aceh Barat, yaitu Gampong Kuta Padang dan Ujong Kalak, melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan majelis agama. “Partisipan terdiri dari berbagai agama, termasuk Muslim, Buddha, Hindu, dan Kristen,” tambah Khairul.

Khairul berharap agar masyarakat Kabupaten Aceh Barat terus memegang teguh konsep toleransi, saling menghargai, dan menjaga kerukunan dalam kehidupan beragama. Pendeta GMI Meulaboh, Pdt. Meggy, turut mengapresiasi upaya semua pihak yang terlibat dalam menjaga kerukunan dan toleransi di wilayah ini.

Aksi gotong royong ini bukan hanya sekadar kegiatan fisik, tetapi juga simbol dari semangat persatuan dalam keberagaman, memperkuat fondasi kerukunan yang telah dibangun dengan baik di Kabupaten Aceh Barat.

Editor: Akil

Garis Kemiskinan Aceh pada Maret 2024 Naik 5,37 Persen

0
Ilustrasi kemiskinan. (Foto: Detik)

Nukilan.id – Garis kemiskinan di Aceh pada Maret 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp661.227 atau naik 5,37 persen dibandingkan dengan Maret 2023. Garis kemiskinan Aceh di perkotaan naik sebesar Rp696.048 atau naik 5,82 persen dibandingkan dengan Maret 2023. Sementara garis kemiskinan Aceh di perdesaan juga naik sebesar 643.398 atau naik 5,13 persen dibandingkan Maret 2023.

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh dalam publikasinya menyebutkan peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar, yaitu sebesar 75,8 persen dibandingkan dengan peranan komoditas bukan makanan yang hanya sebesar 24,17 persen.

Distribusi makanan yang memberikan pengaruh besar terhadap garis kemiskinan Aceh pada Maret 2024 yaitu beras, rokok kretek filter, dan tongkol/tuna/cakalang. Sementara komoditas yang bukan makanan yaitu perumahan, bensin, dan listrik.

Untuk jumlah penduduk miskin di Aceh pada Maret 2024 yaitu sebanyak 804,53 ribu orang atau sebesar 14,23 persen. Jumlah ini berkurang 2,2 ribu orang atau turun 0,22 persen poin jika dibandingkan dengan Maret 2023. []

Reporter: Sammy

Pj Bupati Iswanto Buka Pasar Murah Sambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 di Kota Jantho

0
Pj Bupati Iswanto Buka Pasar Murah Sambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 di Kota Jantho. (Foto: MC Abes)

NUKILAN.id | Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP MM membuka pasar murah dalam rangka bakti sosial Kejaksaan Negeri Aceh Besar menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 tahun 2024 di komplek Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (11/7/2024).

Dalam kesempatan itu, Iswanto bersama pejabat terkait lainnya secara simbolis menyerahkan sembako kepada perwakilan masyarakat Kota Jantho. Hadir dalam kesempatan itu, Kadis Pangan Aceh Besar Alyadi SPi MM, Kajari Aceh Besar Basril G SH MH yang diwakili Kasie Intelijen Maulijar S.Hi SH MH, perwakilan dari Perum Bulog Aceh, dan pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Muhammad Iswanto memberikan apresiasi kepada pihak Kejari Aceh Besar, Bulog, dan OPD terkait yang sudah menggagas, sehingga kegiatan pasar murah tersebut dapat berjalan dengan baik guna membantu masyarakat Kota Jantho dan sekitarnya. Menurutnya, pelaksanaan pasar murah yang digelar di berbagai kecamatan di Aceh Besar selama ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Aceh Besar bersama Forkopimda dan OPD untuk membantu masyarakat serta menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah-tengah masyarakat. “Alhamdulillah, pada hari ini Pemkab bersama Kejaksaan Negeri Aceh Besar sudah dapat membantu masyarakat untuk bisa membeli harga lebih murah dibandingkan harga di pasar. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka menyambut Hari Bhkati Adhyaksa ke-64,” ujar Iswanto.

Lebih lanjut, Iswanto mengemukakan, melalui kegiatan pasar murah seperti ini akan dapat membantu pengendalian inflasi, menjaga stabilitas harga pangan, dan memberikan solusi konkret bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.

Sementara itu, Kasie Intelejen Kejaksaan Negeri Besar, Maulijar SHi SH MH menjelaskan, kegiatan Pasar Murah ini dilaksanakan untuk membantu warga guna dapat membeli barang kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, sekaligus menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 tahun 2024. “Kami juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak dan masyarakat Kota Jantho yang sudah menyambut baik kegiatan pasar murah ini,” katanya.

Kadis Pangan Aceh Besar Alyadi SPi MM menambahkan, sesuai arahan Pj Bupati Aceh Besar, pihaknya bekerjasama dengan Perum Bulog Aceh dan instansi terkait lainnya secara bergilir melaksanakan kegiatan pasar murah di berbagai kecamatan di Aceh Besar. Hal ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat dan ikut menjaga stabilitas pasokan serta pengendalian inflasi daerah. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, karena memang sangat berguna sehingga warga dapat membeli barang lebih murah dibandingkan harga yang dijual di pasar. Adapun barang kebutuhan pokok yang dijual antara lain besar, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai merah, dan bawang merah.

Editor: Akil

Pemerintah Tanda Tangani PKS untuk PON XXI 2024 di Aceh dan Sumut

0
Pemerintah Tanda Tangani PKS untuk PON XXI 2024 di Aceh dan Sumut. (Foto: Kemenpora)

NUKILAN.id | Jakarta – Dalam rangka mendukung kelancaran penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Panitia Besar (PB) PON XXI wilayah Aceh, dan PB PON XXI 2024 wilayah Sumatera Utara.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, di Media Center Kemenpora, Jakarta, pada Kamis (11/7). Dari pihak KONI Pusat, penandatanganan dilakukan oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, sedangkan dari pihak Kemenpora ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Asisten Deputi Olahragawan Andalan Kemenpora RI, Darmo Susilo.

Turut hadir sebagai saksi penandatanganan adalah Direktur D Jamintel Kejagung Teuku Azhari, Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, Cahyono Wibowo, Pj. Gubernur Aceh Bustami Hamzah, serta Pj. Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni.

“PKS ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional. Penandatanganan ini juga melibatkan berbagai pihak seperti Pj. Gubernur Aceh, Pj. Gubernur Sumatera Utara, KONI Pusat, serta saksi dari Bareskrim dan Direktorat D Jamintel Kejagung,” ujar Menpora Dito didampingi Deputi Bidang Prestasi Olahraga Surono.

Menpora Dito berharap dengan adanya PKS ini, semua pihak dapat bekerjasama dan bersinergi untuk mensukseskan PON XXI Tahun 2024 di Aceh dan Sumut dalam empat aspek utama.

“Dengan perjanjian kerjasama ini, kami berharap semua pihak dapat bekerjasama, saling mendukung, dan bersinergi untuk mewujudkan PON yang sukses dalam empat aspek, yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi daerah, dan sukses administrasi,” harap Menpora Dito.

Menpora Dito juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung dan bersinergi demi kesuksesan PON XXI Aceh-Sumut yang akan memberikan dampak positif pada prestasi olahraga nasional. “Hari ini, PKS resmi ditandatangani, dan semua bantuan pemerintah sudah terpenuhi,” pungkasnya.

Berikut adalah rincian perjanjian kerjasama antara Kemenpora dengan KONI Pusat, PB PON Aceh, dan PB PON Sumut untuk penyelenggaraan PON XXI Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara:

  1. Penyaluran bantuan pemerintah untuk penyelenggaraan PON Aceh-Sumatera Utara wilayah Aceh bidang pertandingan tanggal 8-20 September 2024 sebesar Rp 72.066.555.400.
  2. Penyaluran bantuan pemerintah untuk penyelenggaraan PON Aceh-Sumatera Utara wilayah Sumut bidang pertandingan tanggal 8-20 September 2024 sebesar Rp 74.024.009.000.
  3. Penyaluran bantuan pemerintah untuk penyelenggaraan Opening Ceremony PON Aceh-Sumatera Utara wilayah Aceh tanggal 8-9 September 2024 sebesar Rp 60.006.625.000.
  4. Penyaluran bantuan pemerintah untuk penyelenggaraan Closing Ceremony PON Aceh-Sumatera Utara wilayah Sumatera Utara tanggal 20 September 2024 sebesar Rp 41.270.876.240.
  5. Penyaluran bantuan pemerintah untuk kegiatan KONI Pusat guna mendukung penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut sebesar Rp 30.193.645.000.
  6. Bantuan pemerintah dalam rangka dukungan pengadaan sarana pertandingan PON di Provinsi Aceh sebesar Rp 138.248.830.000 dan di Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 101.635.057.000.

Dengan adanya PKS ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat saling bekerjasama dan memberikan kontribusi terbaiknya demi suksesnya penyelenggaraan PON XXI Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

Editor: Akil