Beranda blog Halaman 1047

Dua Perguruan Tinggi Aceh Sepakat Jalin Kerja Sama dengan UGM

0
Dua Perguruan Tinggi Aceh Sepakat Jalin Kerja Sama dengan UGM. (Foto: ugm.ac.id)

NUKILAN.id | Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Universitas Teuku Umar (UTU) dan Institut Seni Budaya Aceh (ISBI Aceh) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam bidang Tridharma Perguruan Tinggi, Jumat (12/7/2024), di Gedung Pusat UGM. Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., Rektor UTU, Prof. Dr. Ishak, M.Si., dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ISBI Aceh, Dr. Dra. Ratri Candrasari, M.Pd.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Pengabdian Kepada Masyarakat UGM, Dr. dr. Rustamaji, M.Kes., serta Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Dr. apt. Puji Astusti, M.Sc. Kerja sama ini mencakup penyelenggaraan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor UTU, Prof. Dr. Ishak, M.Si., mengungkapkan harapannya agar kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan sumber daya manusia Indonesia, khususnya di wilayah ujung barat Indonesia.

“Usia UTU sebagai Perguruan Tinggi Negeri memang baru 10 tahun, tapi kami memiliki komitmen untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing global, terutama di sektor agro dan marine sebagai core edukasi kami,” ungkap Ishak.

Ia menambahkan, dengan 6 Fakultas, 23 Program Studi S1, 4 Program Studi S2, dan hampir sepuluh ribu mahasiswa, UTU berharap dapat dibina oleh UGM melalui kegiatan pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset dan publikasi ilmiah, serta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi.

“Terus terang kami terharu ketika UGM menempatkan mahasiswa KKN di Aceh. Mudah-mudahan setelah ini, UGM dan UTU bisa saling bersinergi untuk membuat program KKN bersama,” tutup Ishak.

Dr. Dra. Ratri Candrasari, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ISBI Aceh, sependapat dengan Rektor UTU terkait KKN Kolaborasi.

“ISBI terinspirasi dengan kegiatan KKN UGM. Ada satu unit yang ditempatkan di Pulo Aceh, Aceh Besar, kebetulan lokasinya berdekatan dengan kami. Sebagai langkah awal, kami akan melanjutkan ke Perjanjian Kerja Sama yang akan lebih detail mengatur KKN Kolaborasi ini,” ujar Ratri.

Lebih lanjut, Ratri berharap program KKN Kolaborasi antara ISBI Aceh dan UGM bisa diselaraskan dengan tema seni, budaya, dan pariwisata.

“Kami berharap KKN UGM bisa ditempatkan di tiga lokasi yang terkait dengan tiga hal tersebut. Karena durasi KKN kami lebih pendek dibandingkan KKN UGM, kami bisa melanjutkan program-program yang sudah dikerjakan oleh mahasiswa UGM,” jelasnya.

Ratri menambahkan, ia berharap kerja sama ini tidak hanya terbatas pada KKN Kolaborasi saja, tetapi bisa berkembang ke seluruh kegiatan yang berhubungan dengan Tridharma Perguruan Tinggi, sebagai contoh ke Fakultas Ilmu Budaya yang memiliki akar edukasi yang sama dengan ISBI Aceh.

Dr. Arie Sujito menjelaskan, KKN Kolaborasi mulai dilaksanakan pada tahun 2022 dengan bekerja bersama secara berkesinambungan dengan perguruan tinggi lainnya di seluruh Indonesia, yang juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra swasta.

“Inisiasi secara massif lokasi KKN Kolaborasi di luar Pulau Jawa karena jangkauan UGM yang terbatas, sehingga memerlukan pendamping dari perguruan tinggi setempat,” ungkap Arie.

Tahun ini, KKN-PPM UGM menerjunkan mahasiswa di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang ditempatkan di tiga lokasi, yaitu Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, dan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Dengan KKN Kolaborasi yang akan dijalankan nantinya dengan UTU dan ISBI Aceh, Arie yakin akan memperkaya pengalaman mahasiswa. KKN akan memberikan ruang untuk mengimplementasikan pengetahuan mahasiswa selama di kampus sehingga dapat menjadi portofolio khusus karena tidak semua mahasiswa bisa terlibat dengan program sejenis.

“Dengan kolaborasi, kita melakukan akselerasi. Dalam artian kita bisa melakukan banyak hal secara bersama-sama dibandingkan bekerja sendiri, apalagi jika berhubungan dengan agenda strategis nasional yang butuh respons cepat,” tutupnya.

Editor: Akil

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Sinabang Aceh

0
Ilustrasi Gempa Bumi. (Foto: Freepik)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Gempa bumi dengan magnitudo (M) 4,8 mengguncang Sinabang, Aceh, pada Sabtu (13/7/2024) pagi. Gempa terjadi sekitar pukul 06.06 WIB. Informasi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun media sosial resminya.

“Gempa Mag: 4.8, 13-Jul-2024 06:06:24 WIB, Lok: 2.77 LU, 95.28 BT (125 km Barat Laut SINABANG-ACEH),” tulis petugas BMKG dalam unggahannya di platform X, yang dikutip dari Okezone.

Petugas BMKG juga menjelaskan bahwa informasi awal ini mengutamakan kecepatan penyampaian, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring dengan kelengkapan data yang diterima.

Editor: Akil

Illiza: Persiapan PON XXI Aceh Jauh Lebih Baik Dibandingkan Papua

0
Anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa’aduddin Djamal saat kunjungan ke lokasi Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, pada Jum'at 12 Juli 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa’aduddin Djamal, menilai persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh jauh lebih baik dibandingkan pelaksanaan sebelumnya di Papua.

“Mudah-mudahan tidak banyak masalah. Dulu Papua banyak sekali masalahnya. Tapi kami melihat Aceh ini jauh lebih siap dibanding pelaksanaan kegiatan persiapan PON ketika di Papua,” ujar Illiza saat meninjau langsung lokasi stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada Jumat (12/7/2024)

Meskipun dengan anggaran dan pembangunan yang tidak terlalu besar, Illiza berharap hasil dari PON XXI dapat dimanfaatkan dengan baik. 

Ia juga menyatakan bahwa Komisi X DPR RI akan melakukan peninjauan lebih lanjut terkait kesiapan homestay, hotel, transportasi, catering, dan lain sebagainya.

“Ini adalah bagian yang harus disiapkan. Pemerintah kota bagaimana kesiapannya, Provinsi dan Pemkab/Pemkot juga. Disana ada venue, katakanlah tempat pacuan kuda di Aceh Tengah, nah inikan kita belum mendengar secara menyeluruh atau maksimal, nanti kita dengar lebih lanjut,” jelas Illiza.

Lebih lanjut, Illiza juga mengungkapkan bahwa Komisi X DPR RI terus mendorong pemenuhan anggaran yang dibutuhkan oleh pemerintah Aceh dalam pelaksanaan PON. 

Sebelumnya diberitakan, Stadion Harapan Bangsa di Lhong Raya, Aceh, kian menunjukkan kesiapannya untuk menjadi salah satu venue utama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. 

Saat ini, progres pembangunan stadion telah mencapai 75 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan Agustus 2024.

“Stadion sudah mencapai 75 persen dan optimisnya adalah Agustus sudah terselesaikan,” ujar Illiza

Reporter: Rezi

Illiza Optimis Stadion Harapan Bangsa Rampung Agustus Mendatang

0
Anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa’aduddin Djamal saat kunjungan ke lokasi Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, pada Jum'at 12 Juli 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Stadion Harapan Bangsa di Lhong Raya, Aceh, kian menunjukkan kesiapannya untuk menjadi salah satu venue utama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. Saat ini, progres pembangunan stadion telah mencapai 75 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan Agustus 2024.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat meninjau langsung lokasi stadion pada Jumat (12/7/2024). “Stadion sudah mencapai 75 persen dan optimisnya adalah Agustus sudah terselesaikan,” ujar Illiza.

Meskipun masih ada beberapa bagian yang perlu diselesaikan, Illiza meyakini bahwa Stadion Harapan Bangsa tetap siap digunakan untuk perlombaan PON XXI.

“Kami optimis bahwa meskipun tidak 100% selesai, stadion ini tetap dapat digunakan untuk perlombaan PON. Aceh jauh lebih siap untuk PON XXI ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Illiza mengapresiasi kinerja tim yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan pembangunan stadion. “Kinerja tim sejauh ini sudah bagus, dan kami harap akan semakin baik saat uji coba nanti. Saat ini progresnya 75%, dan kami harap bisa mencapai 100% pada pertengahan Agustus,” tuturnya.

Sebagai tuan rumah PON XXI, Aceh ingin memberikan yang terbaik bagi para atlet dan seluruh partisipan. “Harapan kita Aceh jadi tuan rumah yang baik, dan apa yang direncakan sukses dan semua venue terjaga setelah PON dan jadi sport tourism untuk Aceh,” kata Illiza.

Selain itu, Illiza menyoroti kebutuhan penambahan anggaran oleh pemerintah Aceh untuk menyelesaikan beberapa venue yang masih membutuhkan dana tambahan. 

“Kami berharap penambahan anggaran sebesar 400 miliar yang diajukan oleh gubernur dapat dipenuhi, sehingga semua kebutuhan pembangunan dapat terpenuhi,” tutupnya.

Reporter: Rezi

Masyarakat Kluet Raya Keluhkan Kondisi Jalan Rusak, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

0
Kondisi jalan yang rusak parah di Gampong Pulo Kambing dan Gampong Limau Purut saat malam hari. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Kondisi jalan yang rusak parah di Gampong Pulo Kambing dan Gampong Limau Purut, Kabupaten Aceh Selatan, semakin mengkhawatirkan. Ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat ini menghubungkan Kecamatan Kluet Utara dan Kecamatan Kluet Tengah. Saat ini, jalan tersebut penuh dengan lubang dan kerusakan sepanjang sekitar 2 kilometer, terutama di Gampong Limau Purut.

Kerusakan jalan tersebut semakin parah saat musim hujan. Syahrul Amin, seorang pemuda dari Kluet Raya, melalui sambungan telepon mengatakan, Air hujan yang menggenangi lubang-lubang di jalan membuatnya tidak terlihat, terutama pada malam hari. Banyak pengendara yang tidak menyadari keberadaan lubang-lubang tersebut, sehingga seringkali hampir mengalami kecelakaan.

“Kondisi jalan yang rusak ini sangat membahayakan. Tidak jarang kami hampir jatuh saat melintasinya,” ujar Syahrul kepada Nukilan.id, Jumat (12/7/2024).

Syahrul juga mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap masalah ini, sehingga masyarakat setempat merasa pemerintah Aceh Selatan seakan tutup mata dan telinga.

“Sudah lama jalan di Gampong Pulo Kambing dan Gampong Limau Purut dibiarkan rusak tanpa perbaikan,” tambahnya.

Menurut Syahrul, kerusakan jalan ini tidak hanya merugikan dari segi kenyamanan, tetapi juga berdampak buruk pada kendaraan.

“Akibat jalan rusak, kendaraan kami sering mengalami kerusakan. Ban sering bocor dan bagian lain kendaraan juga sering rusak, sehingga kami harus mengeluarkan biaya untuk perbaikan,” tutupnya. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Inflasi Aceh Juni 2024 Terkendali, BI Aceh: Waspada Risiko Base Effect

0
Ilustrasi Inflasi. (Foto: Net)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bank Indonesia Perwakilan Aceh mencatat bahwa inflasi Aceh pada Juni 2024 berada pada level yang terkendali, yaitu 3,09 persen (tahun ke tahun) atau 0,03 persen (bulan ke bulan). Angka ini masih dalam target inflasi nasional di kisaran 2,5 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Rony Widijarto, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan Lembaga terkait.

“Upaya pengendalian inflasi di Aceh dilakukan melalui berbagai langkah strategis, seperti operasi pasar, pemantauan harga,” ujar Rony kepada Nukilan, Jum’at (12/7/2024).

Meskipun inflasi Aceh terkendali, Rony mengingatkan masih terdapat risiko base effect yang perlu diwaspadai. Hal ini dikarenakan inflasi yang rendah di tahun 2023 berpotensi mendorong inflasi yang lebih tinggi di tahun 2024.

“Untuk itu, sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan perlu terus diperkuat dalam rangka menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh,” kata Rony.

Keberhasilan pengendalian inflasi di Aceh juga diakui secara nasional. TPID Provinsi Aceh dan TPID Kota Banda Aceh meraih penghargaan sebagai tiga besar TPID Provinsi Terbaik dan TPID Kota IHK Terbaik tahun 2023 untuk Kawasan Sumatera.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja keras dalam menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh,” tandasnya.

Reporter: Rezi

Besok, BI Aceh Gelar Sambot Muharram Raya Sambut Tahun Baru Islam

0
Kepala Perwakilan BI Aceh, Rony Widijarto (kedua kanan) dalam kegiatan Bincang Bincang Media di di Hoco Coffee, Lamteumen, Banda Aceh, pada Jum’at 12 Juli 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh akan menggelar Sambot Muharram Raya dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari, dimulai pada tanggal 13-14 Juli 2024 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Kepala Perwakilan BI Aceh, Rony Widijarto, mengatakan bahwa acara Sambot Muharram Raya merupakan wujud rasa syukur masyarakat Aceh atas datangnya bulan Muharram. Salah satu tradisi yang biasa dilakukan dalam perayaan Muharram adalah memasak Bubur Asyura dalam panci besar secara bersama-sama.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan bulan Muharram dan mendorong digitalisasi sistem pembayaran di Aceh, khususnya melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS),” kata Rony saat Bincang Bincang Media di Hoco Coffee, Lamteumen, Banda Aceh, pada Jum’at (12/7/2024).

Lebih lanjut, Rony menjelaskan Sambot Muharram Raya juga menjadi momen strategis untuk memperluas akuisisi dan edukasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kepada pengunjung dan wisatawan. 

Hal tersebut sejalan dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang akan berlangsung pada tanggal 8 hingga 20 September 2024.

“Sambot Muharram Raya merupakan momen strategis untuk memperluas akuisisi dan experience QRIS kepada pengunjung dan wisatawan dalam rangka promosi serta pengembangan Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) di Aceh,” ujar Rony.

Berbagai kegiatan menarik akan memeriahkan acara ini, termasuk Pemecahan Rekor MURI dengan memasak bubur Asyura dalam beulanga terbesar, tabligh akbar, literasi keuangan inklusif dan pelindungan konsumen.

Kemudian, pameran UMKM, pameran koleksi Museum Bank Indonesia dan Museum Aceh, olimpiade santri Aceh, syar’i dan modest funwalk, serta peluncuran aplikasi wisata.

Selain itu, kata Rony, pada kegiatan Sambot Muharram Raya ini juga akan dilakukan Kick Off QRIS Jelajah Indonesia dengan tagline “Jelajah Indonesia Makin Praktis Pakai QRIS”. QRIS Jelajah Indonesia merupakan program kampanye perluasan QRIS yang disinergikan dengan inisiatif digitalisasi sistem pembayaran lainnya.

“Melalui QRIS Jelajah Indonesia, kami ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan QRIS sebagai alat pembayaran yang praktis, aman, dan efisien,” jelas Rony.

QRIS Jelajah Indonesia merupakan kompetisi tim dengan menyelesaikan berbagai misi mengenai inisiatif kebijakan BI di bidang sistem pembayaran seperti QRIS, CBP Rupiah, KUPVA, BI-FAST, Pelindungan Konsumen.

“Dalam penyelesaian misinya, para tim akan menjelajah berbagai lokasi wisata, kuliner, dan tempat seru lainnya di kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

Polisi Tangkap Pengedar Obat Ilegal di Bireuen

0
Tersangka pengedar obat ilegal di Bireuen, (Foto: Dok BPOM Aceh)

Nukilan.id – Salah seorang tersangka pengedar obat ilegal di Bireuen berinisial MF ditangkap Kepolisian Resor (Polres) Bireuen. MF tertangkap dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BPOM Aceh) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dan Polres Bireuen, Kamis (11/7/2024).

Dari penangkapan tersebut, ditemukan barang bukti berupa 196 tablet Alprazolam 1 milligram. Obat ini termasuk dalam kategori psikotropika golongan IV yang tidak boleh diperjualbelikan secara bebas dan tanpa resep dokter.

Modus tersangka yaitu dengan mengirimkan barang/obat dari Jakarta melalui perusahaan jasa ekspedisi dengan nama dan alamat pengiriman menggunakan nama saudara pelaku tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

Kepala BPOM Aceh, Yudi Noviandi, menyampaikan bahwa potensi korban dari penyalahgunaan psikotropika ini mencapai 196 orang. Pelaku telah melanggar Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

“Barang siapa secara tanpa hak memiliki dan/atau membawa psikotropika akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak seratus juta rupiah,” ujar Yudi, Kamis (11/7/2024).

Sebagai informasi, psikotropika merupakan jenis obat yang dapat mempengaruhi fungsi otak, persepsi, pikiran, kesadaran, suasana hati, emosi, dan perilaku seseorang. Penyalahgunaan psikotropika dapat mengakibatkan ketergantungan yang berdampak pada gangguan fisik, mental, sosial, serta keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, peredarannya perlu diawasi dan dikendalikan secara ketat. []

Reporter: Sammy

Restorative Justice di Aceh: Wacana Pengangkatan Hakim Ad Hoc Jinayah Muncul

0
Restorative Justice di Aceh Wacana Pengangkatan Hakim Ad Hoc Jinayah Muncul. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – mbahasan mengenai implementasi Restorative Justice dalam perkara jinayat di Aceh menjadi sorotan utama pada acara Pembahasan dan Uji Publik yang digelar di Hotel Hermes, Banda Aceh. Taqwaddin, Hakim Ad Hoc Tipikor dari Pengadilan Tinggi Banda Aceh, menyuarakan pentingnya pengangkatan Hakim Ad Hoc Jinayah di setiap Mahkamah Syariah Kabupaten/Kota serta tingkat banding Mahkamah Syariah Aceh.

“Dalam konteks kekurangan hakim di beberapa Mahkamah Syariah, usulan ini didasarkan pada Pasal 135 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, yang memungkinkan pengangkatan melalui Mahkamah Agung atas usulan Mahkamah Syariah Aceh,” ungkap Taqwaddin.

Diskusi juga menyoroti penerapan Restorative Justice, yang menurut Taqwaddin telah menjadi bagian budaya hukum masyarakat Aceh dalam penyelesaian konflik secara adat. “Riset yang kami lakukan pada 2012, yang didukung oleh UNDP, menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelesaian sengketa secara adat mencapai lebih dari 90%,” tambahnya.

Menyikapi hal ini, Dr. Munir, Hakim Tinggi Mahkamah Syariah Aceh, menegaskan perlunya penambahan Hakim Ad Hoc Jinayah untuk menangani kompleksitas perkara jinayat yang semakin meningkat. “Saya mendukung usulan untuk seleksi ketat tokoh-tokoh berintegritas dalam Hukum Jinayah, yang tunjangan kehormatannya dapat dibiayai dari APBA,” katanya.

Pembahasan ini menggarisbawahi perlunya langkah konkret dalam mewujudkan keadilan di Aceh, baik melalui litigasi maupun non-litigasi, guna memastikan keadilan yang menyeluruh bagi semua pihak terkait.

Editor: Akil

Kepala BI Aceh, Rony Sebut Digitalisasi Miliki Potensi Perekonomian Aceh

0
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh laksanakan kegiatan Bincang Bareng Media (BBM) pada Jumat (12/7/2024). Tema kali ini "Sambot Muharram Raya (SMR)" (dok : foto Auliana Nukilan.id)

Nukilan.id | Banda Aceh – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh laksanakan kegiatan Bincang Bareng Media (BBM) pada Jumat (12/7/2024). Tema kali ini “Sambot Muharram Raya (SMR), Perkembangan Ekonomi Provinsi Aceh, Pengembangan Digitalisasi Sistem Pembayaran Provinsi Aceh, serta Pelindungan Konsumen” yang akan berlangsung besok 13-14 Juli 2024.

Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu Pemecahan Rekor MURI memasak bubur Asyura dengan ukuran beulanga terbesar, tabligh akbar, literasi keuangan inklusif dan pelindungan konsumen, pameran UMKM, pameran koleksi museum Bank Indonesia dan Museum Aceh, olimpiade santri Aceh, syar’i dan modest funwalk, dan launching aplikasi wisata.

Pada kegiatan SMR, juga dilakukan Kick Off QRIS Jelajah Indonesia dengan tagline “Jelajah Indonesia Makin Praktis Pakai QRIS”yang merupakan salah satu program flagship kampanye perluasan QRIS yang disinergikan dengan inisiatif digitalisasi sistem pembayaran lainnya dengan pendekatan unconventional. QRIS Jelajah Indonesia merupakan kompetisi tim dengan menyelesaikan berbagai misi mengenai inisiatif kebijakan BI di bidang sistem pembayaran seperti QRIS, CBP Rupiah, KUPVA, BI-FAST, Pelindungan Konsumen, dll. Sesuai dengan nama kegiatannya, dalam penyelesaian misinya para tim akan menjelajah berbagai Lokasi tempat wisata, kuliner, dan tempat seru lainnya di kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Rony Widijarto Purubaskoro mengatakan, sejauh ini Bank Indonesia secara intensif terus mendorong digitalisasi sistem pembayaran di Provinsi Aceh. Sejak januari hingga Mei 2024, user QRIS di Provinsi Aceh telah bertambah sebesar 60.828 user. Pengguna QRIS Aceh per Mei 2024 telah terdapat 574.246 user dari target 2024 terdapat 652.551 user. Sementara pengguna QRIS Nasional per Mei 2024 telah terdapat 49,7 Juta user dari target 2024 terdapat 55 juta user. Sementara dari sisi jumlah transaksi, di bulan Mei 2024 telah terdapat 5,80 juta transaksi QRIS di Provinsi Aceh (56,8% dari target BI Aceh tahun 2024 sebanyak 10,2 Juta).

Ia juga menyampaikan, BI akan selalu menjaga transaksi salah satunya QRIS. Penting untuk mempercepat digitalisasi dan melibatkan masyarakat. Karena jika tidak paham digital, masyarakat akan menjadi korban. Kemudian, QRIS bagian rangkaian panjang dari kartu kredit, mobile banking, dan lainnya. QRIS itu akan membantu transaksi-transaksi usaha kecil.

“Digitalisasi akan membangun ekonomi di Aceh, ada banyak hal yang dilakukan secara online, salah satunya pembayaran nontunai,” ucapnya dalam diskusi itu yang juga ikut dihadiri oleh Nukilan.id, Jumat (12/7/2024).

Sebutnya lagi, dengan adanya pemahaman sejak dini kita akan sama-sama melihat melalui sistem pembayaran yang berdampak pada perekonomian. Target BI adalah memperkenalkan secara luas secara baik dan semakin meningkat. Layaknya momentum yang akan dilihat ruang-ruang mana yang memiliki potensi peningkatan dan bisa dilakukan akselerasi ekonomi.

“Harapannya semoga bermanfaat untuk transaksi daerah, ada capaian-capaian positif, pun kita masih bisa melihat potensi-potensi yang dapat ditolong sehingga inflasi terkendali sesuai target,” pungkasnya. []

Reporter : Auliana Rizky