Beranda blog Halaman 1011

Presiden Jokowi Pertama Kali Bermalam di Kantor Presiden IKN: “Tidak Nyenyak”

0
Presiden Joko Widodo. (Foto: Liputan6.com)

NUKILAN.id | Nusantara – Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pertama kalinya menghabiskan malam di Kantor Presiden Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Minggu malam (28/7/2024). Namun, pengalaman pertamanya ini ternyata tidak seindah yang diharapkan.

Pada Senin pagi (29/7/2024), Jokowi memberikan keterangan pers di Kantor Presiden IKN Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, mengakui bahwa ia tidak dapat tidur dengan nyenyak. “Gimana? Ee..enggak nyenyak. Saya ngomong apa adanya,” ujar Jokowi, mengutip dari Antara.

Jokowi menduga ketidaknyenyakannya ini disebabkan oleh fakta bahwa ini adalah kali pertama ia bermalam di Kantor Presiden IKN.

“Ya mungkin pertama kali saja mungkin masih belum, belum apa ya, belum nyenyak,” katanya lagi.

Sebelumnya, Jokowi pernah bermalam di Rumah Dinas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang juga berada di Kompleks Ibu Kota Nusantara. Pada saat itu, ia mengaku dapat tidur dengan nyenyak. “Tidur nyenyak sekali,” ungkap Jokowi pada 5 Juni 2024.

Pembangunan Kantor Presiden IKN Masih Berjalan

Meski Kantor Presiden IKN sudah bisa ditempati, Jokowi menyampaikan bahwa proses pembangunan masih terus berlangsung. Ribuan pekerja masih sibuk menyelesaikan pembangunan di lokasi tersebut.

Rapat Perdana di IKN

Pada hari pertama berkantor di IKN, Jokowi dijadwalkan menggelar rapat perdana dengan Otorita IKN dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menjelaskan bahwa Presiden akan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara dan Menteri PUPR dalam rapat tersebut.

“Rencana beliau akan rapat dengan jajaran OIKN didampingi Mensesneg dan Menteri PUPR. Kemudian juga akan menerima jajaran Forkompinda Kaltim,” kata Yusuf.

Editor: Akil

Muhammadiyah Terima Konsesi Tambang dari Pemerintah, Lokasi Masih Belum Diketahui

0
Logo Muhammadiyah. (Foto: PMM Jateng)

NUKILAN.id | Yogyakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menerima tawaran konsesi tambang dari pemerintah, meski lokasi tambang yang diberikan belum diketahui. Organisasi Islam terbesar di Indonesia itu segera membahas lokasi izin pertambangan bersama Presiden Joko Widodo.

“Kami akan bicarakan dengan pemerintah, terutama dengan Pak Presiden Jokowi, Pak Menteri Bahlil (Menteri Investasi), dan juga mungkin Menteri ESDM, untuk menentukan lokasi yang diperuntukkan bagi Muhammadiyah,” kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti di Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (28/7/2024), dilansir dari Antara.

Abdul Mu’ti juga mengungkapkan bahwa PP Muhammadiyah belum mengetahui luas lahan tambang yang akan diizinkan untuk dikelola. Namun, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024, jenis usaha tambang yang kemungkinan besar akan dikelola Muhammadiyah adalah batubara.

“Itu sementara yang kami terima, dari peraturan pemerintahnya juga menyebut seperti itu,” ujarnya.

Setelah menerima konsesi atau izin usaha pertambangan (IUP) dari pemerintah, PP Muhammadiyah akan membentuk badan usaha khusus yang akan ditetapkan dalam Surat Keputusan PP Muhammadiyah.

“Akan dibentuk badan usaha milik Muhammadiyah yang nanti namanya kita belum tahu, dan insyaallah kami memiliki pengalaman dan sumber daya manusia untuk mengelola itu,” jelas Abdul Mu’ti.

Ia menambahkan bahwa badan usaha tersebut akan dibahas bersama tim pengelola tambang Muhammadiyah yang telah dibentuk. Muhammadiyah tidak akan bekerja sendiri, tetapi akan bermitra dengan lembaga-lembaga atau perusahaan-perusahaan yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan tambang.

“Jadi Muhammadiyah tidak bekerja sendiri, Muhammadiyah akan bermitra dengan lembaga-lembaga atau perusahaan-perusahaan yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan tambang,” tambahnya.

Alasan Muhammadiyah Terima Konsesi Tambang

Sebelumnya, PP Muhammadiyah mengumumkan menerima IUP yang ditawarkan oleh pemerintah setelah melalui masukan, kajian, serta beberapa kali pembahasan pada rapat pleno PP Muhammadiyah pada 13 Juli 2024.

Keputusan tersebut berdasarkan kajian dan masukan yang komprehensif dari para ahli pertambangan, ahli hukum, majelis/lembaga di lingkungan PP Muhammadiyah, pengelola/pengusaha tambang, ahli lingkungan hidup, perguruan tinggi, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Muhammadiyah juga berkomitmen untuk mewujudkan usaha tambang yang berpihak pada kesejahteraan sosial dan lingkungan.

Editor: Akil

Kebakaran Lahan di Gayo Lues Hanguskan Belasan Hektare

0
Kebakaran Lahan di Gayo Lues dan Aceh Besar Hanguskan Belasan Hektare. (Foto: BPBA)

NUKILAN.id | Blangkejeren – Kebakaran lahan melanda Desa Ise-ise, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Sabtu (27/7/2024) dini hari. Lahan seluas sekitar 8 hektare hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

“Lahan seluas kurang lebih 8 hektare di Kabupaten Gayo Lues terbakar pada Sabtu, 27 Juli 2024 pukul 00.30 WIB,” kata Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Fadmi Ridwan, Minggu (28/7/2024).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian untuk membantu proses pemadaman.

“Kebakaran ini berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB setelah upaya pemadaman intensif dilakukan oleh tim gabungan BPBD Kabupaten Gayo Lues, TNI, Polri, dan masyarakat setempat,” ujarnya.

Saat ini, BPBD Kabupaten Gayo Lues masih melakukan pendataan dan assessment terhadap dampak kebakaran lahan tersebut. Pihaknya juga terus memantau situasi dan kondisi di lokasi pasca kebakaran. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi terjadinya kebakaran, terutama di musim kemarau seperti saat ini,” jelas Fadmi Ridwan.

Selain di Gayo Lues, kebakaran lahan juga terjadi di Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Api melahap sekitar 4,8 hektare lahan di tiga kecamatan di wilayah tersebut. Kebakaran pertama kali terlihat di Desa Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Sabtu (27/7/2024) sekitar pukul 20.15 WIB.

“Kebakaran lahan ini mengakibatkan kerugian materi berupa luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 4,8 hektare,” kata Fadmi Ridwan.

Selain di Lhoknga, kebakaran juga terjadi di Desa Gampong Baro, Kecamatan Peukan Bada, dengan luas lahan terdampak sekitar 500 meter persegi. Di Paya Tieng, Kecamatan Peukan Bada, api melahap lahan kebun seluas 300 meter persegi. Namun, di area pegunungan Seulawah, Kecamatan Lembah Seulawah, upaya pemadaman terhambat oleh sulitnya akses ke lokasi kebakaran.

BPBD Kabupaten Aceh Besar mengerahkan 8 unit mobil tangki, dibantu oleh BPPW Aceh dengan 3 unit mobil tangki, PDAM dengan 1 unit mobil tangki, dan Dispora Banda Aceh dengan 1 unit tangki. Masyarakat sekitar juga turut berpartisipasi dengan menyediakan 1 unit mobil tangki.

Tim pemadam kebakaran berhasil memadamkan api di tiga lokasi yang lebih mudah dijangkau, yaitu di Kecamatan Lhoknga dan Peukan Bada. Namun, upaya pemadaman di area pegunungan Seulawah masih terus dilakukan.

“Tidak ada korban jiwa maupun pengungsi akibat peristiwa ini. Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran lahan tersebut masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” jelas Fadmi Ridwan.

Editor: Akil

Kaukus Perempuan Desak Semua Partai di Aceh untuk Mengusung Calon Perempuan

0
Ketua KPPI Aceh, Hj. Ismaniar. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Aceh, Hj. Ismaniar, mendesak Partai Aceh untuk memberikan ruang lebih besar bagi perempuan dalam kancah politik. Ia menyarankan agar partai lokal tersebut mempertimbangkan calon perempuan sebagai pasangan Muzakir Manaf, atau yang akrab disapa Mualem, dalam pemilihan kepala daerah mendatang.

“Partai Aceh seharusnya menjadi pelopor kesetaraan gender dalam politik,” ujar Ismaniar kepada Nukilan.id, Senin (29/7/2024).

Ismaniar mengemukakan nama Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes sebagai kandidat potensial. Menurutnya, Marniati memiliki kapasitas, kemampuan finansial, dan dukungan luas yang memadai untuk mendampingi Mualem.

“Prof. Marniati bukan sekadar simbol. Beliau punya kompetensi dan jaringan yang kuat,” katanya.

Langkah ini, lanjut Ismaniar, bukan sekadar pemenuhan kuota. Ia meyakini bahwa mengusung calon perempuan dapat menjadi strategi jitu untuk meraup suara pemilih perempuan yang signifikan di Aceh.

“Suara perempuan Aceh bisa menjadi penentu. Partai Aceh, terutama Mualem, perlu mempertimbangkan hal ini dengan serius,” tegasnya.

Ismaniar menekankan pentingnya memberikan kepercayaan dan kesempatan yang setara antara perempuan dan laki-laki dalam politik Aceh. Ia berpendapat bahwa Partai Aceh harus menjadi pionir dalam mendukung partisipasi politik perempuan di wilayah tersebut.

“Kami menilai bahwa memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan dalam politik adalah langkah maju yang harus diambil,” tambah Ismaniar.

Ketua KPPI Aceh ini juga menyoroti potensi suara perempuan yang besar di Aceh. Menurutnya, jika Mualem mengambil pasangan dari kalangan perempuan, hal ini bisa menjadi strategi yang efektif untuk menarik dukungan pemilih perempuan.

“Ini bukan hanya tentang kesetaraan, tapi juga strategi politik yang cerdas. Suara perempuan di Aceh sangat signifikan dan bisa menjadi faktor penentu kemenangan,” jelasnya.

Dua Wisatawan Terluka Tertimpa Pohon Tumbang di Air Terjun Suhom

0
Petugas BPBD bersama warga saat mengevakuasi korban tertimpa pohon di lokasi wisata air terjun Suhom, Aceh Besar. (Foto: BPBD Aceh Besar)

NUKILAN.id | Jantho — Dua orang wisatawan di Air Terjun Suhom, Gampong Tunong Kruengkala, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, mengalami cedera setelah tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang pada Minggu (28/7/2024).

Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Maswani, mengidentifikasi kedua korban sebagai Muhammad Rijal, warga Ateuk Deah Tengoh, Banda Aceh, yang mengalami patah tulang tangan, dan Zulfikar Ramadhan, warga Ceurih, Banda Aceh, yang mengalami luka lecet.

“Pohon yang tumbang berada di sekitar lokasi air terjun Suhom sehingga mengenai kedua korban. Kejadiannya sekitar pukul 13.05 WIB,” ujar Maswani.

Sebelum kejadian, wilayah Lhoong dan sekitarnya dilanda angin kencang yang bahkan merobohkan tenda posko siaga darurat bencana kekeringan di depan halaman kantor camat Lhoknga.

Pada saat kejadian, lokasi wisata air terjun Suhom sedang ramai dikunjungi wisatawan. Pihak BPBD Aceh Besar langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban.

“Setiba di lokasi, petugas langsung memberikan pertolongan pertama kepada kedua korban dan mengevakuasi mereka ke titik aman,” jelas Maswani. “Korban kemudian dibawa kembali ke Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan lanjutan.”

Proses penanganan korban dan pembersihan pohon selesai pada pukul 13.40 WIB. Maswani mengimbau warga untuk lebih waspada beraktivitas di luar rumah saat angin kencang melanda.

Editor: Akil

Muhadjir Didapuk Pimpin Tim Pengelolaan Tambang Muhammadiyah

0
Menko PMK Muhadjir Effendy. (Foto: TribunKaltim.co)

NUKILAN.id | Jakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab dalam mengelola izin usaha pertambangan yang dimiliki oleh ormas keagamaan tersebut. Komitmen ini disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam sebuah jumpa pers virtual pada Minggu (28/7/2024).

Untuk mengelola tambang tersebut, PP Muhammadiyah telah membentuk tim pengelolaan tambang yang dipimpin oleh Muhadjir Effendy sebagai ketua dan Muhammad Sayuti sebagai sekretaris. Haedar menegaskan bahwa penunjukan Muhadjir sebagai ketua tim tambang tidak ada kaitannya dengan jabatan Muhadjir sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, melainkan sebagai salah satu Ketua PP Muhammadiyah.

“Karena sikap kewaspadaan, keseksamaan, kecermatan yang kami lakukan menyusun, membuat tim pengelolaan tambang yang diketuai oleh Profesor Muhadjir Effendy sebagai Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi bisnis dan ekonomi, bukan sebagai Menko PMK,” ujar Haedar dalam jumpa pers tersebut.

Tim pengelolaan tambang ini akan memiliki tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang akan ditetapkan kemudian dalam surat keputusan PP Muhammadiyah. Haedar juga menambahkan agar publik tidak salah memahami peran Muhadjir dalam tim tersebut. “Jadi mohon jangan ditulis ketuanya Menko PMK, nanti Istana pindah ke sini,” kata Haedar sembari berseloroh.

Keputusan PP Muhammadiyah untuk ikut mengelola tambang ormas keagamaan ini diambil setelah melakukan pengkajian mendalam dan menerima berbagai masukan serta kritik dari para ahli dan masyarakat.

“Kalau kami mengambil langkah ini, bukan karena ikut-ikutan atau karena tekanan sosial, melainkan semua pertimbangan kami himpun untuk mengambil langkah ini menyangkut pengelolaan tambang,” tandas Haedar.

PP Muhammadiyah berkomitmen untuk mengelola tambang dengan profesional dan tetap memperhatikan aspek-aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi demi kesejahteraan umat. Haedar berharap agar langkah ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat dan mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul dari aktivitas pertambangan.

Editor: Akil

Marniati Ajukan Visi-Misi di Hadapan Elite Partai Aceh

0
Prof. Adjunct Dr. Marniati M.Kes Ajukan Visi-Misi di Hadapan Elite Partai Aceh. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Aula Keumala Hotel di Banda Aceh menjadi saksi ambisi Prof. Adjunct Dr. Marniati M.Kes dalam memperebutkan kursi Wakil Gubernur Aceh. Di hadapan elite Partai Aceh (PA), akademisi bergelar doktor ini memaparkan visi-misinya sekaligus menjalani uji baca Al-Qur’an.

Marniati, yang digadang-gadang akan mendampingi Muzakir Manaf alias Mualem, tak tanggung-tanggung dalam mengumbar janji.

“Kami akan hadirkan 21 industri baru,” ujarnya kepada Nukilan.id (28/07/2024), menekankan pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya alam (SDA) sebagai kunci.

Namun, fokus Marniati tidak hanya pada ekonomi. Akademisi yang dikenal vokal ini juga menyodorkan ide reformasi birokrasi dengan menerapkan sistem kerja sentralisasi dan digitalisasi.

“Ini langkah menuju pemerintahan Aceh yang baik dan bersih,” tegasnya.

Di tengah dominasi politik maskulin Aceh, Marniati berani angkat suara untuk mendorong kemajuan perempuan. Ia mendesak PA menjadi wadah yang lebih inklusif bagi kepemimpinan perempuan.

“Partai harus membuka pintu lebar-lebar bagi kepemimpinan perempuan,” cetusnya.

Meski demikian, perjuangan Marniati masih panjang. Uji baca Al-Qur’an yang ia jalani hari itu hanyalah satu dari serangkaian proses seleksi internal PA. Partai besutan mantan kombatan GAM ini masih menentukan sikap dalam memilih wakil untuk Mualem.

Direktur Eksekutif Jaringan Survei Inisiatif, Ratnalia Indriasari, menyampaikan pentingnya dukungan terhadap kepemimpinan perempuan, siapa pun orangnya. Menurutnya, dukungan Mualem terhadap kemajuan perempuan akan dinilai publik.

“Terpenting publik akan melihat apakah Muzakir Manaf sangat mendukung kemajuan perempuan, dengan catatan orangnya dipilih memiliki kapasitas, kemampuan finansial, memiliki jaringan nasional dan internasional yang kuat serta banyak dukungan dari kalangan ulama. Jika tidak, maka image Mualem di mata suara perempuan Aceh akan melemah,” pungkasnya. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Awas, Jangan Respons Telepon dari Nomor Ini!

0
Jangan Respons Telepon dari Nomor Tidak Dikenal. (Foto: CNBC)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Modus penipuan semakin beragam dan mengancam masyarakat dari waktu ke waktu. Salah satu yang masih memakan banyak korban adalah penipuan wangiri. Modus ini menggiring orang untuk menelepon balik missed call dari nomor luar negeri tak dikenal.

Meski sudah dikenal sejak bertahun-tahun silam, penipuan ini masih sering menjebak banyak orang. Di Indonesia, modus ini sempat viral pada tahun 2018. Penipuan ini pertama kali terjadi di Jepang sekitar tahun 2000.

Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), jika terpancing menelepon nomor telepon asing yang digunakan oleh penipu, saldo pulsa bisa tersedot banyak karena merupakan sambungan langsung internasional. Jika nomor tersebut termasuk layanan premium, kerugian lain dapat mengintai dengan pengenaan biaya tambahan. Biaya tambahan itu sebagian besar akan masuk ke kantong penipu.

Kominfo mengingatkan, jika mendapat telepon dari orang tak dikenal, pengguna harus melakukan pengecekan prefiks atau awalan nomor yang melakukan missed call.

“Bila nomor tersebut berasal dari internasional, lebih baik cek kembali, apakah nomor tersebut terasa familiar atau tidak. Apabila tidak, sebaiknya jangan menelepon balik,” ungkap Kominfo, Sabtu (27/7/2024).

Perlu diketahui, setiap negara memiliki kode nomor seluler. Misalnya, Indonesia memiliki kode negara +62, lalu ada +24 dari Kongo, hingga +91 dari India.

Meski penipuan ini sudah lama terjadi, imbauan tersebut masih berlaku hingga sekarang. Jangan asal menerima telepon atau menelepon balik nomor tak dikenal. Jika penasaran, Anda bisa melakukan penelusuran nomor asing itu di mesin pencari.

Tetap waspada dan selalu cek sebelum merespons panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Jangan sampai Anda menjadi korban selanjutnya.

Editor: Akil

Satu-satunya Dari Parnas, Muslim Demokrat Sampaikan Visi Misi Untuk Mendampingi Mualem

0
Satu-satunya Dari Parnas, Muslim Demokrat Sampaikan Visi Misi Untuk Mendampingi Mualem. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Anggota DPR-RI yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim SHI MM diundang untuk menyampaikan visi dan misi serta Uji Baca Al-Qur’an Bakal Calon Kepala Daerah yang akan diusung oleh Partai Aceh di Aula Keumala Hotel, Banda Aceh, Sabtu, (27/07/2024).

Penyampaian visi dan misi serta uji baca Al-Qur’an ini merupakan mekanisme lanjutan setelah mendaftar sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur untuk mendampingi Muzakir Manaf (Mualem) beberapa waktu lalu.

Muslim dalam paparannya menyampaikan 6 program strategis jika nantinya diberikan kepercayaan mendampingi Mualem.

“Beberapa program strategis nantinya akan kita godok ke dalam program kerja Pemerintah Daerah,” jelas Ketua Demokrat Aceh ini.

Kemudian ia juga mengatakan beberapa program kerja tersebut adalah : 1). Menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. 2). Menjaga dan merawat kekhususan Aceh melalui implementasi butir-butir MoU Helsinki. 3). Mengembangkan perekonomian yang berbasis pada potensi daerah yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan dengan dukungan teknologi digital. 4)Meningkatkan kinerja Pembangunan dan Investasi Daerah. 5.) Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup dan Memperkuat Ketahanan Bencana.

Lanjutnya, Muslim mengatakan bahwa Aceh akan maju karena tidak ada yang tidak mungkin untuk bisa direalisasi asalkan punya niat yang baik dan keseriusan.

“Saya Bismillah, jika ingin Aceh maju, maka mulailah dengan niat baik dan keseriusan. InsyaAllah semua akan bisa diselesaikan,” jelas Muslim.

Muslim berharap Partai Demokrat dan Partai Aceh dapat berlayar bersama dalam Pilkada 2024 nanti baik ditingkat Kabupaten/Kota maupun ditingkat Provinsi.

“InsyaAllah kita akan berlayar bersama dalam Pilkada nanti. Semoga kesamaan visi misi dan cara pandang yang disampaikan tadi bisa terus dirawat,” tegas Putra Aceh Timur yang sudah 3 Periode menjadi Anggota DPR-RI ini.

Dalam penyampaian visi dan misi serta uji baca Al-Qur’an Bakal Calon Wakil Gubernur Aceh utusan Partai Aceh ini, Tim Penjaringan Partai Aceh mengundang 4 (empat) orang; Kamarudin Abu Bakar / Abu Razak (Sekjen DPP PA), Muslim SHI MM (Anggota DPR-RI / Ketua DPD Demokrat Aceh), Dr H A Mufakir Muhammad MA (Akademisi), Prof. Adjunct Dr. Marniati (Akademisi).

Editor: Akil

Pj Bupati Aceh Selatan Respon Keluhan Petani Kluet Utara Atas Kurangnya Suplai Air Irigasi

0
Pj Bupati Aceh Selatan Respon Keluhan Petani Kluet Utara Atas Kurangnya Suplai Air Irigasi. (Foto: LarasNews)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Petani di Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan, mengeluhkan kurangnya suplai air irigasi akibat kemarau panjang yang memicu mengecilnya debit air di Sungai Krueng Kluet. Kondisi ini telah berdampak signifikan pada pasokan air ke area persawahan.

Merespons keluhan tersebut, Pj. Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma S.STP, segera menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Selatan untuk mengambil langkah cepat mencari solusi agar petani tidak terganggu akibat kekurangan pasokan air.

“Benar, kemarau panjang menyebabkan mengecilnya debit Sungai Krueng Kluet sehingga pasokan air ke saluran irigasi terganggu,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Aceh Selatan, Rima Eved Hendedy, ST., MSP, di Tapaktuan, Sabtu (27/7/2024) malam.

Menurut Rima, menindaklanjuti instruksi Pj. Bupati, pihaknya telah mengerahkan alat berat excavator ke intake irigasi Gunung Pudung di Kecamatan Kluet Utara untuk melakukan normalisasi.

“Kami telah menurunkan alat berat excavator untuk menormalisasi intake dan saluran irigasi. Saat ini, alat berat sedang bekerja di intake irigasi Gunung Pudung,” jelasnya.

Rima menambahkan, kegiatan normalisasi intake irigasi ini terus dipantau langsung oleh Pj. Bupati Aceh Selatan untuk memastikan para petani mendapatkan suplai air yang memadai di tengah musim kemarau.

“Beliau terus memantau tindakan yang kami ambil agar petani tidak kekurangan pasokan air di musim kemarau ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pj. Bupati Aceh Selatan juga telah menginstruksikan Asisten III untuk meninjau kondisi Puskesmas Kluet Utara dan memberikan penjelasan terkait keluhan petani di Sawang Ba’u. Selain itu, instruksi juga diberikan kepada Kepala Pelaksana BPBD untuk segera membersihkan tanah longsor di Panton Luas Sawang.

Editor: Akil