Beranda blog Halaman 1010

20 Anak Muda Terpilih di Aceh Ikuti Mentoring Khusus dari Darwis Triadi

0
20 Anak Muda Terpilih di Aceh Ikuti Mentoring Khusus dari Darwis Triadi. (Foto: AMANAH)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sebanyak 20 anak muda terpilih dari Aceh mendapatkan kesempatan emas untuk mengikuti private mentoring bersama fotografer kenamaan Indonesia, Darwis Triadi. Acara yang diadakan oleh Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) ini berlangsung di Museum Aceh, Banda Aceh, akhir pekan kemarin.

Antusiasme peserta dalam kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Darwis. “Saya sangat senang dan bangga bahwa adik-adik remaja Aceh, generasi muda Aceh ini dengan semangat dia mengikuti sampai satu hari full,” ujar Darwis.

Sebelum sesi private mentoring yang diikuti oleh 20 peserta terpilih, Darwis terlebih dahulu mengisi kelas One Day Class Photography di lokasi yang sama. Dalam sesi tersebut, ia membagikan teori fotografi yang dilanjutkan dengan praktik memotret model perempuan. Sesi ini juga diwarnai dengan diskusi interaktif mengenai teknik fotografi, profesionalisme, hingga industri fotografi secara umum.

“(Antusiasme peserta) ini membuktikan bahwa minat terhadap fotografi sangat tinggi,” kata Darwis.

Menurutnya, kemampuan fotografi generasi muda di Aceh saat ini sudah cukup maju, terlebih dengan dukungan kemajuan teknologi kamera dan peran media sosial. Fenomena ini dinilai sejalan dengan meningkatnya kebutuhan aspek foto untuk berbagai keperluan.

Darwis juga berpesan kepada para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang fotografi agar bisa menghasilkan uang dan ikut membangun perekonomian daerah.

“Sebetulnya, kalau kita lihat fotografi itu sangat penting sekarang. Karena dengan merepresentasikan atau kita meng-capture sebuah foto, kita enggak perlu nulis apa-apa akan terlihat kan bahwa Aceh begitu maju sekarang, dalam kondisi apapun,” ujarnya.

Ke-20 peserta yang mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengikuti private mentoring lebih lanjut diseleksi secara khusus oleh Darwis dari 89 pendaftar daring pada 19 Juni hingga 21 Juli 2024. Selain menyerahkan karya fotografinya, para peserta juga diwajibkan mengunggah karya tersebut di media sosial masing-masing.

Lebih lanjut, Darwis mengapresiasi inisiatif AMANAH dalam mengembangkan industri kreatif di Aceh. Ia menilai, program ini akan semakin baik jika ditunjang dengan infrastruktur Creative Hub yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

“Saya rasa ini adalah sebuah terobosan dari AMANAH yang sangat peduli terhadap adik-adik di Aceh. Potensi ini sudah terlihat dari spirit dan semangat mereka. Saya yakin ke depannya akan bagus,” pungkasnya.

Editor: Akil

Kasus Dugaan Tipikor PPJ Lhokseumawe, Penasihat Hukun Nilai Tuntutan JPU Sangat Ambigu

0
Kasus Dugaan Tipikor PPJ Lhokseumawe, Penasihat Hukun Nilai Tuntutan JPU Sangat Ambigu. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Sidang lanjutan dugaan Tindak Pidana Korupsi Insentif atas Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Kota Lhokseumawe kembali bergulir di Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Senin (29/07/2024).

Sidang yang mengagendakan pembacaan nota pembelaan (pleidoi) dari penasihat hukum para terdakwa dipimpin oleh ketua majelis hakim yang diketuai Dr Teuku Syarafi SH MH dan hakim anggota R Deddy Harryanto SH MHum serta Heri Alfian SH MH.

Dalam nota pembelaannya, Penasihan Hukum terdakwa M Dahri dan Sulaiman yang merupakan pegawai BPKD Kota Lhokseumawe menilai Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lhokseumawe sangat ambigu dan tidak proporsional.

“Bahwa sesuai fakta-fakta persidangan, kami berkesimpulan surat tuntutan JPU sangat ambigu, tidak proporsional dan terkesan sangat dipaksakan”. ujar Kasibun Daulay SH, salah seorang Penasihat Hukum terdakwa.

Bergantian membacakan nota pembelaan (pleidoi) dengan Penasihat Hukum lainnya, yaitu Faisal Qasim SH MH, Gibran Z Qautsar SH dan Rahmat Fadhli SH MH; Kasibun Daulay SH menyebutkan bahwa JPU seakan menutup mata dan mengabaikan berbagai fakta-fakta dalam persidangan khususnya terkait dakwaan perbuatan melawan hukum yang dituduhkan kepada para terdakwa.

Padahal menurutnya, tidak ada satupun perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Terdakwa. Bahkan semua proses pengalokasian dan pencairan insentif pajak penerangan jalan tersebut telah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan sudah sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

“JPU seakan menutup mata dan mengabaikan fakta-fakta hukum yang ada. JPU menyebut tidak ada pemungutan pajak, tapi kenyataannya fakta disidang rangkaian pemungutan itu jelas-jelas ada dilakukan oleh BPKD. Begitu juga JPU mendakwa insentif tersebut tidak dibahas di DPRK, tapi keterangan saksi yaitu wakil ketua DPRK Lhokseumawe dipersidangan menyebutkan itu sudah dimuat di DPA dan sudah dibahas dengan tim banggar DPRK dan sudah disahkan menjadi Qanun”. Ujar Kasibun Daulay.

Penasihat Hukum Terdakwa lainnya, Faisal Qasim SH MH menyebutkan bahwa tidak yang salah dengan proses pengalokasian dana insentif pemungutan pajak penerangan jalan di Kota Lhokseumawe tersebut, hal ini sudah sejalan dan diatur dalam UU No 28 tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah No 69 tahun 2010, dan bahkan menurutnya, dana tersebut juga banyak dialokasi di daerah-daerah lain hampir seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia, tapi tidak yang dipermasalahkan.

“Makanya menurut kami, sangat jelas tuntutan JPU Lhokseumawe ini sangat dipaksakan dan terlalu mengada-ngada”.

Belum lagi menurutnya sikap ambiguistas yang ditunjukkan JPU dalam penerapan pasal-pasal dan mendalilkan terkait kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut. Yang mana menurut Faisal Qasim disatu sisi JPU menerima penitipan uang dugaan kerugian keungan negara sejumlah Rp. 26.000.000,. (Dua puluh enam juta rupiah) dari terdakwa Sulaiman, namun didalam tuntunannya JPU malah menuntut terdakwa Sulaiman untuk mengembalikan uang kerugian sebesar Rp. 631.115.662, (enamratus tigapuluh satu juta seratus Lima belas ribu enam ratus duapuluh dua rupiah dua), padahal jumlah insentif yang diterima sulaiman hanya berjumlah Rp. 31.282.702 (tigapuluh satu juta duaratus sembilanpuluh dua ribu tujuh ratus dua rupiah).

“Ini sungguh ironi. Makanya kita menilai JPU tuntutan JPU dalam hal ini sangat ambigu, tidak profesional, mengada-ada dan terkesan sangat dipaksakan”. tegas Faisal Qasim.

Kemudian menurut Faisal Qasim, tuntutan JPU pada dasarnya telah melanggar dua asas hukum pidana dasar, yaitu asas Tidak bisa pidana tanpa kesalahan (geen straf zonder schuld) dan asas pertanggungjawaban pidana yang bersifat individual. Hal ini menurutnya telah sesuai dengan pendapat ahli pidana yang dihadirkan dalam persidangan, Dr Dahlan Ali SH MHum.

“Maka dari itu, kami penasihat hukum para terdakwa bermohon kepada majelis Hakim yang Mulia untuk menyatakan para terdakwa tidak terbukti secara dan menyakinkan melakukakan tindak pidana korupsi sebagaiamana dakwaan JPU dan membebaskan para terdakwa dari segala tuntutan hukum dengan putusan bebas (Vrijspraak)” tutup advokat yang sering menangani perkara Tipikor ini.

Editor: Akil

Soal Pansus Haji, Cak Imin Sebut Ada Urusannya dengan PKB atau PBNU

0
Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.id | Jakarta – Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji di DPR memicu ketegangan antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kedua pihak saling tuding terkait kepentingan pribadi di balik penyelidikan parlemen terhadap Kementerian Agama terkait penyelenggaraan ibadah haji 2024.

Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menegaskan bahwa Pansus Angket Haji lahir dari mandeknya rapat Komisi VIII DPR dengan Kementerian Agama akibat kurangnya data dan keterangan yang memadai.

“Kementerian Agama yang tertutup membuat Komisi VIII sepakat membongkar data yang tertutup itu melalui Pansus Angket, terutama penggunaan visa hak jamaah haji reguler yang tidak diberikan kepada jamaah yang sudah antre berpuluh tahun,” tulis Cak Imin melalui akun X pribadinya, @cakimiNow, Senin (29/7/2024).

Cak Imin menekankan bahwa urusan Pansus Angket Haji murni inisiatif wakil rakyat untuk membuktikan dugaan penyelewengan penggunaan visa haji, tanpa ada kepentingan pribadi dari PKB terhadap PBNU.

“Ini murni urusan pekerjaan Komisi VIII yang meminta Pansus Angket Haji. Fokus pada apakah terjadi penyelewengan penggunaan visa haji. Gak ada urusannya dengan PKB atau PBNU. Paham!” tegas Cak Imin.

Di sisi lain, Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, mempertanyakan motif di balik pembentukan pansus tersebut. Ia mencurigai adanya kepentingan pribadi untuk menyerang NU.

“Soal pansus haji ya. Nah, ini yang kemudian menimbulkan pertanyaan kepada kita, pansus haji kemudian menyerang NU, jangan-jangan ini masalah pribadi,” ujar Yahya, yang akrab disapa Gus Yahya, saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (28/7/2024).

Gus Yahya juga menduga bahwa kritik dari Pansus Angket Haji berkaitan erat dengan posisi adiknya, Yaqut Cholil Qoumas, yang menjabat sebagai Menteri Agama RI.

“Jangan-jangan gara-gara menterinya adik saya. Itu kan masalah. Jangan-jangan karena ketua umumnya PBNU, menterinya adik saya, lalu diincar karena alasan pribadi,” katanya.

Meski demikian, Gus Yahya memilih untuk tidak ambil pusing dan akan melihat perkembangan pansus tersebut.

“Sejauh ini kita masih belum tahu, jadi kita lihat saja bagaimana kelanjutannya,” tambahnya.

Anggota Komisi VIII, Maman Imanulhaq, membantah tudingan Gus Yahya yang menyebut Pansus Angket Haji 2024 bertujuan menyerang PBNU. Menurut Maman, pembentukan Pansus Angket Haji murni untuk memperbaiki manajemen haji.

“Urusan Pansus Angket Haji 2024 adalah urusan kerja DPR dan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama,” kata Kiai Maman dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/7/2024).

Maman menegaskan bahwa Pansus adalah cara konstitusional yang dilindungi undang-undang untuk menunjang kerja parlemen dalam melakukan pengawasan dan perbaikan kerja eksekutif. Pansus Angket Haji 2024 telah disetujui oleh seluruh fraksi di DPR.

“Pansus haji itu formal, resmi, dan konstitusional. Tidak ada urusan dengan pribadi-pribadi atau PBNU,” tegasnya.

Maman juga menambahkan bahwa Pansus Angket Haji 2024 dibuat untuk memastikan adanya peningkatan pelayanan haji pada masa mendatang. Menurutnya, PBNU seharusnya berterima kasih atas adanya pansus ini karena warga NU yang akan merasakan perbaikan pelayanan haji.

Lebih lanjut, Maman mengungkapkan sederet persoalan haji pada tahun 2024 ini, salah satunya terkait pembagian kuota haji oleh Kemenag yang tidak sesuai dengan penetapan yang telah disepakati pemerintah dan DPR.

“Selain itu, pelayanan jemaah haji Indonesia saat Armuzna juga dianggap buruk,” pungkasnya.

Editor: Akil

 

Geliat Usaha Parcel Buah di Kalangan Mahasiswa: Inovasi dan Peluang di Era Modern

0
Parcel buah milik @parcel_house3. (Foto: Dok Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh Usaha parcel buah kini tengah mencuri perhatian berbagai kalangan, terutama mahasiswa yang sedang menghadapi berbagai acara seremonial seperti sidang tugas akhir dan seminar. Fenomena ini direspons positif oleh Putri dan Puri, dua mahasiswa kreatif yang berhasil memanfaatkan peluang tersebut melalui bisnis parcel buah mereka, yang dapat ditemukan di Instagram dengan nama @parcel_hause3.

Dengan semakin tingginya permintaan akan parcel buah yang bervariasi dan berkualitas, Putri dan Puri meluncurkan bisnis mereka dengan menawarkan berbagai macam jenis parcel dengan harga terjangkau khusus untuk mahasiswa.

“Kami melihat adanya kebutuhan yang tinggi di kalangan mahasiswa untuk parcel yang tidak hanya menarik tetapi juga ekonomis,” ujar Putri dalam wawancara dengan Nukilan.id, Senin (29/7/2024)

Senada dengan Putri, Puri mengatakan kehadiran usaha mereka tidak hanya menawarkan kemudahan tetapi juga memberikan nilai tambah.

“Kami memahami betul bahwa mahasiswa seringkali membutuhkan parcel untuk berbagai keperluan, terutama acara-acara penting. Oleh karena itu, kami menyediakan layanan dengan harga bersahabat dan opsi pengiriman gratis untuk kawasan Darussalam, Kota Banda Aceh,” jelasnya.

Keberhasilan usaha ini juga didorong oleh layanan yang efisien. Mahasiswa yang ingin memesan parcel dapat menghubungi Putri dan Puri H-1 sebelum acara. Hal ini memberikan fleksibilitas dan kemudahan bagi para pelanggan yang mungkin baru memikirkan kebutuhan parcel mereka di menit-menit terakhir.

Melihat antusiasme dan kebutuhan yang terus meningkat, Putri dan Puri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan produk mereka.

“Kami akan terus berinovasi dan mencari cara-cara baru untuk memuaskan pelanggan kami,” tutup Putri. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Indonesia, Kekuatan Baru dalam Industri Game Mobile Asia Pasifik

0
Indonesia, Kekuatan Baru dalam Industri Game Mobile Asia Pasifik. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.id | Jakarta – Dengan pertumbuhan ekosistem Android yang pesat, Indonesia semakin menunjukkan potensinya sebagai kekuatan utama dalam industri game mobile di kawasan Asia Pasifik.

Hal ini ditegaskan oleh Marcus Foon, Global Head Indie Games Accelerator di Google, yang menjelaskan bagaimana negara ini telah menjadi pusat penting bagi perkembangan game di kawasan tersebut.

“Industri game sedang mengalami pertumbuhan eksplosif di Asia Pasifik, berkontribusi sebesar 45 persen terhadap pendapatan game global,” ujar Marcus. “Dengan mayoritas gamer di APAC berusia di bawah 25 tahun dan memiliki antusiasme tinggi, cloud gaming, game sosial, dan esports sedang naik daun.”

Indonesia, Pendorong Utama

Indonesia, dengan populasi gamer besar dan adopsi Android yang luas, menjadi salah satu pendorong utama tren ini. Pengembang game dari Indonesia menunjukkan semangat kreativitas dan keterampilan teknis yang mengesankan, semakin mengukuhkan posisi negara ini di kancah global.

Komitmen Google untuk Pengembang Indonesia

Google telah menunjukkan komitmennya untuk memberdayakan pengembang Indonesia melalui berbagai inisiatif dan program. Salah satu yang paling menonjol adalah program Indie Games Accelerator (IGA), yang dirancang untuk mendukung pengembang dalam menciptakan dan mengembangkan game mereka.

“Google berkomitmen untuk memberdayakan pengembang Indonesia. Kami akan terus berinvestasi dalam program dan alat yang memungkinkan Anda menciptakan game luar biasa dan menjangkau audiens global,” tambah Marcus.

IGA adalah salah satu contoh bagaimana Google melakukannya. Selain itu, terdapat inisiatif Google lainnya seperti Google Play x Unity Game Developer Training, Bangkit, dan Google Play Academy, yang semuanya menyediakan pelatihan dan mentor bagi pengembang.

Mengangkat Warisan Lokal Melalui Game

Program-program ini tidak hanya menawarkan pelatihan teknis, tetapi juga memberikan akses ke jaringan mentor dan sumber daya yang dapat membantu pengembang mengatasi tantangan dalam pengembangan game.

Salah satu aspek yang ditekankan oleh Marcus adalah pentingnya memanfaatkan kekayaan dan dinamisme budaya Indonesia dalam menciptakan game. Google mendorong pengembang untuk mengangkat warisan lokal mereka dan menciptakan game yang dapat beresonansi dengan pemain di dalam maupun luar negeri.

“Kami mengakui kekayaan dan dinamisme budaya Indonesia, dan kami mendorong pengembang untuk memanfaatkan warisan lokal mereka, menciptakan game yang beresonansi dengan pemain baik di dalam maupun luar negeri,” katanya. “Cerita dan pengalaman unik ini, ditambah dengan semangat inovatif dan pendekatan kreatif yang beragam, tidak hanya akan menonjolkan game Indonesia di panggung dunia tetapi juga memperkaya lanskap game global secara signifikan.”

Pandangan Lentera Nusantara tentang Masa Depan Game Mobile

Azizah Assattari, CEO Lentera Nusantara, juga memberikan pandangannya tentang masa depan game mobile di Indonesia. Lentera Nusantara adalah salah satu pengembang game yang berfokus pada konten lokal dan telah mendapatkan pengakuan atas karyanya yang inovatif.

“Visi Lentera Nusantara adalah menciptakan karya besar yang dapat menginspirasi lebih banyak kreator,” ujar Azizah. “Kami berharap setelah mengikuti IGA, kami bisa lebih optimis dalam menciptakan game yang fokus pada konten lokal dan dapat memberikan dampak positif bagi industri game di Indonesia.”

Azizah juga menekankan pentingnya semangat dan dedikasi dalam menghadapi stigma dan tantangan yang sering dihadapi oleh pengembang game, terutama perempuan. Dengan adanya dukungan dari program-program seperti IGA, diharapkan lebih banyak perempuan dapat terjun ke industri game dan memberikan kontribusi yang signifikan.

Editor: Akil

PSDKP Lampulo Gagalkan Pengeboman Ikan di Perairan Pulo Aceh, Dua Kapal Diamankan

0
Kepala PSDKP Lampulo, Sahono Budianto (kedua kiri) dalam konferensi pers, pada Senin 29 Juli 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem laut, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo berhasil menggagalkan aksi penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Pulo Aceh, Aceh Besar, pada Jumat 26 Juli 2024.

Kepala Pangkalan PSDKP Lampulo, Sahono Budianto mengatakan, informasi mengenai aktivitas ilegal ini diperoleh dari laporan masyarakat. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua kapal yang diduga akan melakukan pengeboman ikan. 

“Kedua kapal ikal yang diamankan, yakni KM tanpa nama dengan lambung  berwarna biru dan lambung berwarna merah maroon, saat ini kapal tersebut diamankan di dermaga Pangkalan PSDKP Lampulo,” kata Sahono dalam konferensi persnya, pada Senin (29/7/2024).

Dijelaskannya, kapal Pengawas Baramundi 01 mencoba melakukan pengejaran, namun KM tanpa nama dengan lambung berwarna biru tersebut melarikan diri masuk ke dalam teluk dan menyandarkan kapal.

“Para pelaku yang diketahui berjumlah empat orang berhasil melarikan diri ke dalam teluk dengan membawa kantong plastik diduga berisi bahan peledak,” ujarnya.

Sahono juga mengungkapkan bahwa sebelumnya dilokasi teluk tersebut telah ada satu kapal KM tanpa nama dengan lambung berwarna merah maroon yang telah bersandar terlebih dahulu dan juga ditinggal oleh awak kapalnya. 

Lebih lanjut, kata Sahono, saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang bukti di kedua kapal, antara lain kompresor, sepatu katak, jaring rusak, serok ikan dan wadah kantong ikan. 

“Meskipun tidak ditemukan ikan hasil tangkapan, keberadaan barang-barang tersebut serta kondisi kapal yang siap operasional menjadi bukti kuat bahwa kedua kapal tersebut memang tengah bersiap untuk melakukan pengeboman ikan,” jelasnya.

Menurut Sahono, modus operandi yang digunakan oleh para pelaku cukup terorganisir. Mereka diduga akan melakukan pengeboman di sekitar perairan Pulo Aceh. Namun, berkat kesigapan petugas PSDKP, aksi tersebut berhasil digagalkan. 

Sahono menegaskan bahwa pengeboman ikan merupakan tindakan yang sangat merusak ekosistem laut, terutama terumbu karang. Selain itu, tindakan ini juga melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. 

“Pelaku pengeboman ikan dapat diancam hukuman penjara hingga enam tahun dan denda hingga Rp1,2 miliar,” pungkasnya. 

Reporter: Rezi

PSDKP Ungkap Empat Wilayah di Aceh Rawan Pengeboman Ikan

0
PSDKP gelar konferensi pers. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo, Sahono Budianto, mengungkapkan ada empat lokasi di Aceh yang rawan aktivitas penangkapan ikan menggunakan bahan peledak. Keempat lokasi tersebut adalah Pulau Aceh, Pulau Banyak, Aceh Selatan, dan Simeulue.

“Ada beberapa lokasi rawan bom ikan, salah satu di seputaran Pulau Aceh, Pulau Banyak, Aceh Selatan, dan Simeulue,” kata Sahono Budianto dalam konferensi pers di kantor PSDKP Lampulo, Senin, 30 Juli 2024.

Sahono menambahkan, pihaknya memprioritaskan pengawasan di dua lokasi utama, yakni Pulau Aceh dan Aceh Selatan. Untuk wilayah Pulau Aceh dan sekitarnya, PSDKP Lampulo melakukan pengawasan rutin. Sementara itu, di Aceh Selatan, PSDKP telah membentuk satuan tugas khusus yang dikerahkan untuk patroli intensif.

Panglima Laot Aceh, Miftahuddin Tjut Adek, menyatakan bahwa seluruh wilayah perairan Aceh berpotensi rawan terhadap pengeboman ikan.

“Namun, dari beberapa daerah, kasus yang paling masif terjadi di Pulau Aceh, Simeulue, Selat Malaka, hingga Laut Andaman,” ujarnya.

Menurut Miftahuddin, para pelaku biasanya menjangkau wilayah-wilayah yang sulit dipantau dan mengebom ikan pada hari-hari larangan.

PSDKP Lampulo berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas penangkapan ikan ilegal, termasuk penggunaan bahan peledak, guna menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan di Aceh.

Dengan tindakan tegas dan patroli yang intensif, diharapkan dapat menekan angka kasus pengeboman ikan yang merugikan ekosistem laut dan nelayan tradisional.

Editor: Akil

BPBA Sebut Lhoknga dan Kuala Simpang Berpotensi Alami Kekeringan dan Krisis Air Bersih

0
Lahan sawah kekeringan di Aceh. (Foto: MI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan bahwa dua daerah di Aceh, yaitu Lhoknga di Kabupaten Aceh Besar dan Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang, berpotensi mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala BPBA, Fadmi Ridwan, di Banda Aceh pada Senin (27/7/2024).

“Secara karakteristik wilayah, kedua daerah tersebut memiliki topografi yang mirip, yakni berada di area karst atau batuan kapur berpori,” ujar Fadmi Ridwan.

Saat ini, wilayah Lhoknga di Aceh Besar telah mengalami kekeringan, sementara Kuala Simpang di Aceh Tamiang belum mengalaminya. Namun, BPBD setempat sudah bersiaga menghadapi kemungkinan terjadinya kekeringan dan krisis air di wilayah tersebut.

“Saat ini yang sudah mengalami kekeringan adalah Lhoknga, sedangkan Kuala Simpang belum, tetapi kami sudah bersiaga di sana dengan menyiapkan dua mobil tangki air,” jelasnya.

Fadmi Ridwan juga menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu Gubernur Aceh telah memperingatkan melalui suratnya bahwa wilayah Aceh diprediksi akan mengalami musim kemarau yang lebih kering dari biasanya pada awal Juni dan mencapai puncaknya pada Agustus 2024.

Merespons hal tersebut, Gubernur Aceh meminta BPBA untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengaktifkan Pos Komando (POSKO) siaga kekeringan yang terintegrasi dengan unsur TNI/Polri dan pemegang konsesi usaha perkebunan di wilayah masing-masing.

“Kami juga diminta untuk melakukan apel siaga kekeringan dan gelar peralatan pendukung penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta meningkatkan upaya pencegahan dan pemantauan titik api pada daerah rawan karhutla hingga ke pelosok gampong dengan memberdayakan Relawan Pemadam Kebakaran (Redka) gampong,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Fadmi Ridwan juga meminta Forkopimda di kabupaten/kota turut membantu menghadapi bencana kekeringan pada musim kemarau. “Jika BPBD Aceh menangani secara parsial tidak kuat, Forkopimda daerah harus berkolaborasi dengan BPBD di kabupaten/kota,” harapnya.

Sebagai informasi, Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh telah memperingatkan sejumlah wilayah di Aceh berpotensi mengalami kekeringan akibat curah hujan yang rendah pada musim kemarau. Kondisi ini diperkirakan akan terjadi hingga September mendatang.

Pada bulan Juli ini, wilayah Aceh yang diprakirakan mengalami curah hujan rendah (0-50 mm) meliputi Banda Aceh, sebagian besar Aceh Besar, sebagian kecil Pidie, sebagian kecil Bener Meriah, dan sebagian kecil Aceh Utara. Wilayah Aceh lainnya diprakirakan mengalami curah hujan menengah (51-100 mm), kecuali sebagian wilayah Aceh Selatan dan sebagian kecil wilayah Nagan Raya yang diprakirakan mengalami curah hujan tinggi.

Editor: Akil

Senator DPD RI Ajak Masyarakat Aceh Fokus Hadapi Bencana Kekeringan dan Cuaca Panas

0
Anggota DPD RI asal Aceh, H. M. Fadhil Rahmi, Lc, (Foto: Ist)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Senator DPD RI asal Aceh, H.M.Fadhil Rahmi mengimbau seluruh elemen masyarakat Aceh untuk bersatu menghadapi bencana kekeringan dan cuaca panas ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Aceh.

Kondisi ini telah mengakibatkan kekeringan di sejumlah daerah dan kesulitan dalam memperoleh air bersih bagi masyarakat.

Cuaca panas yang melebihi 37 derajat Celsius juga meningkatkan risiko penyakit bagi penduduk setempat.

Guna mengatasi situasi ini, H.M. Fadhil Rahmi, yang juga dikenal sebagai Syech Fadhil, mendorong pelaksanaan salat Istisqa atau salat meminta hujan.

“Saya meminta seluruh masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, dayah, institusi pemerintahan, meunasah, masjid, dan elemen masyarakat lainnya, untuk melaksanakan shalat Istisqa dan menggaungkan doa Istisqa di mana saja dan kapan saja,” ujar Fadhil dalam rilisnya, Sabtu (27/7/2024).

Senator muda ini juga menekankan bahwa bencana alam yang melanda Aceh merupakan ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran dan tawakal.

Ia menambahkan, selain disebabkan oleh tindakan manusia, bencana ini adalah bagian dari ujian sebagai hamba. “Oleh karena itu, mari kita saling melengkapi, mendoakan, dan tetap istiqamah mendekatkan diri kepada Allah Swt,” ujarnya.

Fadhil berharap tindakan bersama ini dapat membantu meringankan dampak kekeringan dan cuaca panas yang sedang melanda Aceh.

Editor: Akil

Projo Akan Gelar Kongres III dan Uji Coba Makan Bergizi Gratis

0
Projo. (Foto: Solopos)

NUKILAN.id | Jakarta – Relawan Pro Jokowi (Projo) akan mengadakan Kongres III pada akhir September 2024, menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Joko Widodo. Dalam kongres tersebut, akan dibahas beberapa agenda penting, termasuk perubahan bentuk organisasi.

“Projo insyaAllah akan berkongres akhir bulan 9 ini. Ini menjadi kongres krusial ketiga dengan beberapa agenda yang akan dibahas, seperti perubahan bentuk organisasi, kepemilikan pengurusan baru, dan perubahan ADRT,” ujar Bendahara Umum Projo, Panel Barus, di Kantor Projo, Jakarta, Sabtu (27/7/2024).

Strategi Pemenangan Pilkada Serentak 2024

Kongres tersebut juga akan membahas agenda pemenangan Pilkada serentak 2024 yang dianggap sebagai agenda strategis yang harus diperhatikan.

“Agenda strategis lainnya yang akan dibahas termasuk strategi pemenangan Pilkada serentak, karena pencoblosan akan dilaksanakan pada 27 November,” jelas Panel.

Selain itu, kongres juga akan membahas peran Projo dalam mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran agar tetap solid dan sukses hingga akhir jabatan.

“Di kongres nanti, insyaAllah akan mengundang Pak Jokowi, Prabowo, Gibran, dan beberapa partai KIM. Kami juga akan mengundang calon kepala daerah yang kami dukung,” tambahnya.

Uji Coba Makan Bergizi Gratis di Surabaya

Dalam waktu dekat, Projo juga akan melakukan simulasi uji coba makan bergizi gratis di beberapa daerah, yaitu Depok, Bekasi, dan Surabaya.

“Uji coba makan bergizi gratis ini rencananya akan kami lakukan di beberapa tempat, termasuk Depok, Bekasi, dan Surabaya,” kata Panel.

Panel mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Wakil Presiden Terpilih, Gibran Rakabuming Raka, untuk membahas kegiatan ini. Di Surabaya, Projo mengundang Wali Kota Surabaya yang juga kader PDI Perjuangan, Eri Cahyadi.

“Simulasi makan siang nanti akan mengundang Mas Gibran. Salah satunya yang di Surabaya akan kami lakukan bersama Wali Kota Surabaya,” ucap Panel.

Ketua Umum Projo juga direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut. “Detailnya seperti apa belum final. Kami masih mempersiapkan,” tambahnya.

Panel berharap, simulasi makan siang bergizi gratis ini berjalan lancar dan memberikan pengalaman baru bagi masyarakat.

“Sehingga nanti pada pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik, efektif, efisien, dan yang paling penting adalah berdampak,” tutup Panel.

Editor: Akil