Beranda blog Halaman 1009

RUU Polri: Ancaman Senyap yang Mengintai Demokrasi Indonesia

0
Akil Rahmatillah. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Opini – Pada Rabu, 29 Mei 2024, DPR secara senyap menyetujui Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri sebagai usul inisiatif. Salah satu perubahan yang mencolok adalah dalam Pasal 14 Ayat 1, yang mengusulkan perluasan kewenangan Polri, termasuk penyadapan sebagai tugas pokok. Pertanyaannya, ada apa di balik ini?

Selain Pasal 14 Ayat 1, draf RUU Polri juga menyisipkan Pasal 16a dan 16b. Pasal 16a mengatur tugas intelijen keamanan, termasuk deteksi dan peringatan dini terhadap ancaman. Intelijen keamanan (Intelkam) adalah intelijen yang diimplementasikan untuk mewujudkan keamanan dalam negeri. Sementara Pasal 16b merinci metode pengumpulan informasi, di mana Polri bisa meminta bahan keterangan dari kementerian, lembaga pemerintah, dan lembaga lainnya, serta melakukan pemeriksaan aliran dana.

Jika diteliti lebih lanjut, Polri berpotensi menjadi superb investigator yang rentan penyalahgunaan wewenang dan intimidasi. Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, pada Jumat, 31 Mei 2024, menyoroti risiko besar penyalahgunaan wewenang ini. Dengan usulan pasal tersebut, polisi bisa melakukan penyadapan tanpa izin kejaksaan, yang jelas rawan bagi kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Hal ini bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi yang diresmikan pada 17 Oktober 2022. UU ini bertujuan menjaga hak privasi dan keamanan informasi setiap individu. Munculnya pasal-pasal dalam RUU Polri ini bisa dimaknai sebagai upaya intimidatif terhadap demokrasi.

Bambang juga menilai penambahan kewenangan ini berisiko tumpang tindih dengan Badan Intelijen Negara (BIN). Pengaturannya masih kabur dan rawan penyelewengan. Sebelum RUU Polri ini, penyadapan polisi diatur ketat dalam Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2010. Sebelum menyadap, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) harus mengajukan izin ke Ketua Pengadilan Negeri setempat.

Di Indonesia, beberapa aparat penegak hukum seperti Kejaksaan, KPK, BNN, dan BIN bisa menyadap untuk mengungkap kejahatan luar biasa seperti korupsi, terorisme, dan narkotika. Namun, untuk Polri, kasus apa yang bisa diintai? Apakah kasus generalis atau spesifik?

Lalu, bagaimana kelanjutan RUU Polri yang memperluas wewenang penyadapan? Bagaimana respons Presiden Joko Widodo? Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, pada Minggu, 2 Juni 2024, berharap Presiden Jokowi tidak mengeluarkan Surat Presiden (Surpres) untuk RUU Polri. Presiden punya waktu 60 hari untuk mengirim Surpres. Jika Jokowi setuju membahas RUU ini dengan DPR, publik bisa menduga ada udang di balik batu. Jangan-jangan RUU Polri ini memang disiapkan pemerintah dan diselipkan di ranah DPR.

Jika Presiden Jokowi mengirimkan Surpres, publik patut mempertanyakan komitmen beliau terhadap demokrasi dan perlindungan HAM. Perluasan kewenangan Polri tanpa pengawasan ketat hanya akan menambah daftar panjang masalah dalam sistem penegakan hukum kita. Demokrasi yang kita perjuangkan tidak boleh digadaikan demi kepentingan segelintir pihak. Apakah kita siap hidup di bawah bayang-bayang penyadapan tanpa batas? (XRQ)

Penulis: Akil Rahmatillah (Alumni Ilmu Pemerintahan USK)

Ketua Bawaslu RI Minta Panwaslih Aceh Patuh pada Kode Etik Pemilu

0
Gedung Bawaslu RI. (Foto: Bawaslu)

NUKILAN.id | Jakarta – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja, menegaskan kepada Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten/Kota di Aceh agar mematuhi kode etik penyelenggara pemilu. Bagja menekankan pentingnya anggota Panwaslih di Aceh untuk menjunjung tinggi nilai-nilai independensi, netralitas, dan kemandirian dalam menjalankan tugasnya.

“Walaupun teman-teman dipilih oleh DPRK, hubungan tersebut tidak boleh mencederai atau melanggar kode etik penyelenggara pemilu. Bersahabat silakan, tidak ada batasan untuk itu. Namun, ada batasan ketika Anda menjadi pejabat publik maka batasan terhadap etika organisasi Panwaslih itu berlaku juga untuk teman-teman semua,” ujar Bagja dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Bagja juga menginstruksikan agar anggota Panwaslih yang baru dilantik segera menjalankan fungsi-fungsi pengawasan. Tahapan pemilihan kepala daerah saat ini sedang berlangsung dengan pemutakhiran data pemilih (mutarlih).

“Teman-teman harus segera melakukan fungsi pengawasan mulai saat ini. Lakukan pengawasan mutarlih dan jangan lupa, pada tanggal 22 Agustus nanti ada pendaftaran calon bupati/wali kota yang wajib diawasi,” tegasnya.

Selain itu, Bagja mengingatkan pentingnya koordinasi antara anggota Panwaslih terpilih dengan berbagai pihak terkait. Koordinasi tersebut meliputi Panwaslih Provinsi Aceh, Panwaslih Pemilu di Aceh, serta sesama anggota Panwaslih untuk menentukan ketua dan membagi tugas divisi.

“Jangan sampai tidak berkomunikasi karena kita adalah organisasi Panwas yang bertanggung jawab ke Bawaslu RI,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Bagja baru saja melantik sepuluh anggota Panwaslih Kabupaten/Kota dalam rangka Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tahun 2024 di Provinsi Aceh. Anggota yang dilantik meliputi:

  1. Ismalianto
  2. Zulfahmi
  3. Darmawan
  4. Safrizal
  5. Muhammad Ichsan
  6. Fauzi Fazhari
  7. Rizki Muliaramazhan
  8. Muhammad Reza
  9. Zulfikar
  10. Azhari

Pelantikan ini dilakukan untuk Kabupaten Pidie dan Kota Langsa, dengan harapan anggota Panwaslih dapat menjalankan tugasnya dengan penuh integritas dan profesionalisme.

Editor: Akil

Pj Wali Kota Banda Aceh Serahkan KUA-PPAS 2025, Fokus pada Pemulihan Ekonomi

0
Pj Wali Kota Banda Aceh Serahkan KUA-PPAS 2025. (Foto: Diskominfotik BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pj Wali Kota Banda Aceh, Ade Surya, secara resmi menyerahkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (KUA-PPAS) tahun 2025 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh pada Selasa, 30 Juli 2024. Penyerahan ini menandai dimulainya proses pembahasan anggaran yang akan menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banda Aceh di tahun mendatang.

Penyerahan dokumen KUA-PPAS tersebut dilakukan dalam sebuah sidang paripurna yang digelar di gedung DPRK Banda Aceh. Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, secara langsung menerima dokumen penting tersebut usai Pj Wali Kota menyampaikan pemaparan di hadapan seluruh anggota dewan.

Dalam sambutannya, Ade Surya mengapresiasi dukungan penuh dari pimpinan dan anggota dewan yang telah menjadwalkan pembahasan rancangan KUA-PPAS tahun 2025. “Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk memastikan bahwa pembangunan di Banda Aceh berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran,” ujar Ade.

Pj Wali Kota menjelaskan bahwa KUA-PPAS tahun 2025 disusun dalam konteks pemulihan ekonomi yang sedang menguat. Pertumbuhan ekonomi di tahun 2023 yang positif memberikan optimisme bahwa perekonomian Banda Aceh pada tahun 2024 dan 2025 akan terus tumbuh, didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi.

“Dukungan dari pelaksanaan Pilkada dan PON XXI Aceh-Sumut 2024 juga menjadi faktor pendorong yang signifikan, selain perbaikan kinerja konsumsi pemerintah yang diharapkan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” tambahnya.

Ade Surya memaparkan bahwa pendapatan daerah tahun 2025 diproyeksikan sebesar Rp1,37 triliun, mengalami peningkatan 6,65 persen dibandingkan target tahun 2024. Peningkatan ini terutama didorong oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diproyeksikan naik sebesar 34,21 persen menjadi Rp387,1 miliar.

Sementara itu, belanja daerah tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp1,38 triliun, naik 5,02 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan belanja ini dipandang sebagai upaya untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih baik di Banda Aceh.

Pj Wali Kota juga menekankan pentingnya penyusunan KUA-PPAS yang realistis dan berdasarkan potensi riil, guna memastikan target pendapatan daerah dapat tercapai tanpa menimbulkan defisit anggaran. “Harapan kami, tahun ini dan tahun 2025, Banda Aceh tidak lagi mengalami defisit anggaran sehingga pembangunan dan pelaksanaan pemerintahan dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Ade Surya berharap agar pembahasan KUA-PPAS 2025 dapat berlangsung dengan baik dan tepat waktu, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Ini adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa anggaran yang kita susun benar-benar berdampak positif bagi masyarakat,” tutupnya.

Editor: Akil

SDIT Nurul Fikri Aceh Terima Kunjungan Praktisi Pendidikan Islam Pattani, Thailand

0
SDIT Nurul Fikri Aceh Terima Kunjungan Praktisi Pendidikan Islam Pattani, Thailand. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Pattani – Sebanyak 40 orang yang terdiri dari Guru, Kepala Sekolah, dan Pengurus PUSTAKA (Pusat Taman Didikan Kanak-Kanak) daerah Kuing Merah, Pattani Thailand melakukan kunjungan ke SDIT Nurul Fikri Aceh pada Senin (29/07/2024). Rombongan disambut langsung oleh Kepala Sekolah, Mujaddid di Ruang Yayasan Nurul Fikri Aceh Darussalam.

Selain Kepala Sekolah, hadir dari SIT Nurul Fikri Aceh Kepala Biro Humas Azmul Fauzi, Kepala Departemen Sarana dan Prasarana Yusmainidar, dan Kepala Biro Keuangan Kartiningsih Budiati. Ikut mendampingi juga beberapa pimpinan dan staf SDIT Nurul Fikri Aceh lainnya.

Kunjungan PUSTAKA Kuing Merah Pattani ke SDIT Nurul Fikri Aceh merupakan kunjungan yang dibawa oleh ACSTF (Acehnese Civil Society Task Force) Banda Aceh. Pimpinan ACSTF Aceh Juanda Djamal, dalam sambutannya mengatakan

“Pertemuan ini semoga menjadi momen silaturahmi sekaligus bertukar informasi terkait manajemen pendidikan bagi kedua belah pihak,” ujar Juanda.

Sementara itu Ketua PUSTAKA Kuing Merah Rusdi Mahmud mengungkapkan rasa senangnya karena telah disambut secara hangat oleh SDIT Nurul Fikri Aceh.

“Alhamdulillah kami merasa gembira dan senang hati karena telah diterima dengan baik. Banyak informasi baru seputar kurikulum dan program sekolah yang bisa menjadi contoh dalam memajukan pendidikan islam di wilayah kami,” ungkap Rusdi.

Rusdi juga memperkenalkan bahwa PUSTAKA merupakan sebuah forum yang memayungi atau mewadahi perkumpulan Pengurus dan Guru Tadika islam se wilayah Kuing Merah, Pattani, Thailand. Dari 40 orang yang hadir 10 diantaranya adalah pengurus forum tersebut. 10 orang lainnya merupakan kepala sekolah, dan selebihnya dewan guru.

Lawatan ke Aceh pun dilaksanakan dalam rangka studi banding melihat Aceh adalah salah satu provinsi di Indonesia yang menonjol dalam hal pendidikan islam di sekolah-sekolah. Sistem pendidikan yang memuat kurikulum islami menambah ketertarikan mereka untuk menjadikan Aceh sebagai destinasi rujukan pengembangan kualitas pendidikan. Disamping banyaknya kesamaan dalam hal budaya dan akar sejarah bangsa.

Dari pihak SDIT Nurul Fikri Aceh Mujaddid selaku Kepala Sekolah pun sangat antusias menyambut kunjungan rombongan dari Kuing Merah.

“Kami dengan senang hati menyambut lawatan para Guru, Kepala Sekolah, dan praktisi pendidikan dari Kuing Merah ke sekolah kami. Tentunya kami sangat terbuka untuk berdiskusi terkait pengelolaan sekolah islam, mengingat baik Nurul Fikri maupun Pengurus PUSTAKA memilik visi yang relatif sama yaitu membina generasi islam melalui pendidikan di wilayah masing-masing.”, ujarnya.

Editor: Akil

Hujan Deras Akhiri Kekeringan di Dua Dusun Aceh Tamiang

0
Ilustrasi hujan. (Foto: Freepik)

NUKILAN.id | Kualasimpang – Kekeringan yang melanda dua dusun di Aceh Tamiang sedikit teratasi setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut pada Minggu (28/7/2024) malam. Hujan ini membawa harapan baru bagi warga Dusun Wonosari dan Dusun Bangunsari yang sebelumnya mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Iman Suhery, mengatakan hujan yang turun telah membantu mengatasi masalah kekeringan di kedua dusun tersebut.

“Hari ini belum ada laporan permintaan air bersih lagi, hujan kemarin sedikit mengatasi persoalan di sana,” ujar Iman pada Senin (29/7/2024).

Sebelumnya, BPBD Aceh Tamiang telah mendistribusikan air bersih sebanyak dua tangki dengan kapasitas masing-masing 4 ton ke dua dusun tersebut. Dusun Wonosari yang dihuni oleh 50 keluarga dan Dusun Bangunsari dengan sekitar 220 keluarga sangat bergantung pada distribusi air bersih ini akibat belum tersedianya jaringan air bersih PDAM.

“Kami masih terus siaga bila sewaktu-waktu ada yang membutuhkan air bersih,” tambah Iman.

Sementara itu, Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Aceh Tamiang, Bambang Supriyanto, menambahkan bahwa sejak awal BPBD telah menyiagakan sejumlah tangki air dan armada pemadam kebakaran sebagai langkah antisipasi kekeringan dampak musim kemarau.

“Tangki yang telah disiagakan sebanyak tiga unit, masing-masing dua unit berkapasitas 4 ton dan satu unit 5 ton, belum termasuk delapan armada pemadam kebakaran yang akan mendukung proses pendistribusian air bersih,” jelas Bambang.

Bambang juga mengingatkan warga untuk waspada dalam menyikapi fenomena alam yang sedang terjadi dan mengimbau agar tidak sembarangan membakar sampah guna mengantisipasi terciptanya titik panas.

Kekeringan di Aceh Tamiang kerap melanda wilayah hulu seperti Kampung Harumsari, Perkebunan Pulautiga, dan Bandarsetia di Kecamatan Tamiang Hulu. Upaya penanganan yang cepat dan tanggap dari BPBD diharapkan dapat terus mengatasi permasalahan kekeringan yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Editor: Akil

Kebakaran Lahan Gambut Meluas di Aceh Selatan, Pemadaman Terkendala Akses dan Cuaca

0
Ilustrasi Kebakaran hutan (Foto: Dok BPBA)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Sebanyak 15,7 hektar lahan gambut di Kecamatan Bakongan dan setengah hektar di Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh hangus terbakar sejak Selasa, 23 Juli 2024. Kebakaran yang melanda beberapa gampong (desa) termasuk Ujong Mangki, Padang Beurahan, dan Malaka Dusun Genting, terus meluas dan menyulitkan upaya pemadaman.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh, Fadmi Ridwan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya maksimal untuk memadamkan api. Namun, berbagai kendala di lapangan menghambat proses pemadaman.

“Salah satu kendala utama adalah akses jalan yang sulit dilalui kendaraan bermotor. Petugas terpaksa berjalan kaki sejauh 300 meter menuju lokasi kebakaran. Kemudian, kondisi cuaca yang panas dan kering serta angin kencang juga mempercepat penyebaran api,” ujar Fadmi pada Senin, 29 Juli 2024.

Selain akses yang sulit, jarak titik lokasi air yang jauh dari lokasi kebakaran serta medan yang berbukit semakin mempersulit upaya pemadaman. Meskipun demikian, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat terus berupaya maksimal untuk memadamkan api. Berbagai peralatan pemadaman seperti mesin pompa apung dan selang telah dikerahkan ke lokasi kejadian.

Hingga saat ini, kebakaran lahan masih berlangsung. Luasan wilayah yang terbakar terus bertambah, sementara penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan dan segera melaporkan jika melihat adanya titik api,” tegas Fadmi.

Editor: Akil

Geliat Bisnis Parfum Isi Ulang di Banda Aceh

0
Mobil parfum isi ulang. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Di tengah riuh rendah Kota Banda Aceh, bisnis parfum isi ulang mulai menarik perhatian masyarakat. Salah satu pelaku usaha yang sukses menjalankan bisnis ini adalah Anton. Mengandalkan mobil sebagai tempat berjualan, Anton mampu berpindah-pindah lokasi dengan fleksibel, membawa aroma harum ke berbagai sudut kota.

Setiap sore hingga tengah malam, Anton biasanya mangkal di depan Vihara Dharma Bakti, Peunayong. Dengan ramah, Anton melayani pelanggan yang datang untuk mencari wangi favorit mereka.

“Saya sudah menjalani bisnis ini selama tiga tahun. Alhamdulillah, respon masyarakat sangat positif,” ujar Anton kepada Nukilan.id, Senin (29/7/2024).

Anton menjelaskan bahwa usaha parfum isi ulang ini bermula dari keinginannya untuk menyediakan alternatif wangi-wangian dengan harga terjangkau.

“Banyak orang suka parfum, tapi kadang harga parfum original terlalu mahal. Dengan parfum isi ulang, mereka bisa mendapatkan wangi yang mirip dengan harga yang lebih ekonomis,” tambahnya.

Anton menawarkan berbagai jenis wangi parfum yang bisa disesuaikan dengan selera pelanggan. Dari aroma floral, fruity, hingga oriental, semuanya tersedia.

“Kami selalu berusaha mengikuti tren wangi yang sedang digemari. Setiap beberapa bulan sekali, kami menambah varian baru agar pelanggan tidak bosan,” kata Anton.

Salah satu pelanggan setia, Sarah, mengaku sangat puas dengan layanan dan kualitas parfum dari Luzi Parfum.

“Di sini saya bisa menemukan banyak pilihan dengan harga yang terjangkau. Selain itu, saya juga bisa refill botol parfum saya, jadi lebih hemat dan ramah lingkungan,” tuturnya.

Ketika ditanya mengenai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan bisnis ini, Anton menyebutkan bahwa persaingan dan kualitas bahan baku menjadi hal utama.

“Banyak yang menjual parfum isi ulang, jadi kami harus bisa menawarkan sesuatu yang berbeda. Selain itu, kualitas bahan baku sangat penting agar pelanggan puas dan mau kembali lagi,” jelasnya.

Meskipun demikian, Anton optimis dengan masa depan bisnis parfum isi ulang.

“Selama kita bisa menjaga kualitas dan terus berinovasi, saya yakin bisnis ini akan terus berkembang. Apalagi sekarang banyak yang mulai sadar pentingnya menggunakan produk yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Geliat bisnis parfum isi ulang seperti yang dijalankan Anton menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan tekad kuat, peluang usaha bisa ditemukan di mana saja. Luzi Parfum menjadi contoh sukses dari usaha kecil yang mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan bisnis parfum. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Partai Perindo Gelar Mukernas 2024: Transformasi Bangkit untuk Indonesia

0
Partai Perindo Gelar Mukernas 2024: Transformasi Bangkit untuk Indonesia. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.id | Jakarta – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Juli 2024, dengan tema “Transformasi Bangkit untuk Indonesia.” Mukernas ini bertujuan untuk konsolidasi internal dan penguatan organisasi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serta sebagai fondasi menuju Pemilu 2029.

Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo sekaligus Ketua Desk Pilkada, Angela Tanoesoedibjo, menyatakan bahwa Mukernas kali ini memiliki tiga agenda utama.

“Pertama, pemberian rekomendasi calon kepala daerah, kedua pembinaan kader, dan ketiga pembekalan terhadap anggota legislatif terpilih agar siap bekerja sebelum dilantik serta konsolidasi Dewan Perwakilan Wilayah (DPW),” ungkap Angela dalam jumpa pers di JHC iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2024).

Agenda Pembukaan dan Pembekalan Kader

Mukernas 2024 akan dibuka oleh Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, pada hari pertama pukul 19.30 WIB.

“Pak Hary akan memberikan rekomendasi partai kepada calon kepala daerah di 60 wilayah,” jelas Angela.

Hari kedua akan diisi dengan bimbingan teknis kepada kader yang diawali dengan sesi khusus kebangsaan dan Pancasila dari Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Dilanjutkan dengan empat sesi pembinaan oleh pemateri dari berbagai latar belakang.

“Sesi pertama tentang perjuangan Partai Perindo oleh saya dan Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq. Sesi kedua membahas politik berintegritas oleh Ketua KPK sementara, Nawawi Pomolango, dan mantan Menteri ESDM, Sudirman Said. Sesi ketiga tentang komunikasi politik oleh pakar Effendi Gazali dan kader Partai Golkar, Putri Komarudin. Sesi keempat mengenai fungsi kedewanan oleh Guru Besar Kebijakan Publik, Prof. Muchlis Hamdy, Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti, dan Pakar Kepemiluan, Titi Anggraini,” tambah Angela.

Pembahasan Pilkada dan Sidang Pleno

Hari kedua juga akan mencakup sesi manajemen konstituen oleh ahli survei elektabilitas, Eep Saefulloh, dan aktivis sekaligus kader PDIP, Adian Napitupulu.

Pada hari ketiga, akan ada sesi bisnis ekonomi dan investasi yang diisi oleh Menparekraf, Sandiaga Uno, dan Dirga Yudha Setiawan, serta sesi hubungan legislatif oleh Anies Rasyid Baswedan.

“Di hari ketiga akan dilakukan tiga kali sidang pleno untuk membahas pemenangan Pilkada 2024, transformasi organisasi, serta program kerja hingga 2025,” ungkap Angela.

Angela optimis bahwa Mukernas Partai Perindo 2024 akan memacu semangat dan militansi kader partai, meningkatkan pengetahuan, serta meneguhkan komitmen integritas kader dalam pengabdiannya terhadap kemajuan NKRI. “Kami yakin Mukernas ini akan memperkuat organisasi Partai Perindo untuk meraih kemenangan di Pilkada 2024,” tandas Angela.

Editor: Akil

Krisis Kesehatan Anak: Menangkal Ancaman Diabetes dan Gagal Ginjal

0
Akil Rahmatillah. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Opini – Indonesia tengah menghadapi krisis kesehatan yang mengkhawatirkan, yakni peningkatan tajam kasus diabetes dan gagal ginjal pada anak-anak. Dalam beberapa tahun terakhir, rumah sakit di seluruh negeri dipenuhi oleh pasien muda yang terancam oleh penyakit tidak menular ini. Jika tidak ditangani dengan serius, krisis ini bisa merenggut generasi mendatang dari peluang hidup sehat dan produktif.

Peningkatan jumlah kasus ini menandakan adanya masalah mendasar dalam sistem kesehatan dan pola makan masyarakat. Menurut data terbaru dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kasus diabetes pada anak meningkat sebesar 70 persen sejak 2010 hingga 2023. Lebih mengejutkan, survei IDAI menunjukkan bahwa satu dari lima anak usia 12-18 tahun menunjukkan gejala awal gagal ginjal seperti hematuria atau proteinuria. Angka-angka ini bukan hanya statistik; mereka adalah panggilan mendesak untuk bertindak.

Penyakit tidak menular seperti diabetes dan gagal ginjal pada anak bukanlah fenomena yang dapat dipandang sebelah mata. Kesehatan anak adalah tanggung jawab bersama yang harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemerintah, industri, dan keluarga. Kita tidak bisa hanya fokus pada masalah stunting di balita tanpa memperhatikan ancaman kesehatan yang mengintai di usia yang lebih tua. Pemerintah memiliki kewajiban untuk mengembangkan kebijakan kesehatan yang komprehensif yang mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Salah satu langkah krusial adalah memperkuat edukasi mengenai bahaya makanan yang mengandung gula, garam, dan lemak (GGL) berlebih. Konsumsi GGL yang tinggi telah terbukti berkontribusi pada perkembangan diabetes dan gagal ginjal. Oleh karena itu, pencantuman informasi kadar gula dalam makanan dan minuman kemasan harus menjadi standar industri. Ini adalah tanggung jawab legislatif untuk menciptakan regulasi yang mengatur kandungan GGL dalam makanan, terutama yang ditujukan untuk anak-anak.

DPR dan pemerintah perlu bekerja sama untuk memastikan adanya regulasi yang ketat terkait label makanan, agar orang tua dapat membuat pilihan yang lebih sehat untuk anak-anak mereka. Kesehatan anak bukan hanya masalah individu, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif yang harus diatasi dengan kebijakan yang solid dan implementasi yang efektif.

Melindungi anak-anak dari dampak kesehatan yang merugikan adalah bagian dari investasi kita untuk masa depan. Jika kita gagal menghadapi tantangan ini, kita tidak hanya mengabaikan potensi masa depan generasi mendatang, tetapi juga membiarkan mereka terjerat dalam masalah kesehatan yang seharusnya bisa dihindari. Mari kita bersatu untuk mengatasi krisis kesehatan anak ini dengan tindakan nyata dan kebijakan yang mendalam. Ini adalah tugas kita bersama untuk memastikan bahwa generasi mendatang dapat tumbuh dan berkembang dalam kondisi kesehatan yang optimal. (XRQ)

Penulis: Akil Rahmatillah (Alumni Ilmu Pemerintahan USK)

DPRA Sebut Tol Sibanceh Pacu Pertumbuhan Ekonomi Aceh

0
Ruas jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). (Foto: Dok. Resmi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menegaskan bahwa pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Tanah Rencong. Keberadaan jalan tol ini diyakini akan memperlancar arus barang dan orang menuju pusat ibukota.

“Adanya jalan tol ini akan mempercepat dan mempersingkat waktu tempuh sehingga mobilisasi barang seperti hasil pertanian akan lebih cepat sampai ke pusat-pusat penjualan,” ujar Abdurrahman Ahmad, juru bicara Komisi IV DPRA, Senin (29/7/2024).

Menurut Abdurrahman, kehadiran jalan tol di Aceh akan mempersingkat jarak tempuh dan waktu perjalanan, sehingga biaya yang dikeluarkan pun berkurang.

“Jadi, saya pikir sangat positif adanya tol ini karena mempersingkat waktu perjalanan,” tambah Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRA tersebut.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Abdurrahman menambahkan bahwa tol Sibanceh juga akan meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Aceh.

“Pariwisata jelas meningkat karena memudahkan para pelancong menuju ke destinasi-destinasi wisata yang mereka tuju,” katanya.

Jalan tol Sibanceh merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang dibangun oleh pemerintah pusat melalui APBN. Ruas tol ini memiliki panjang total 74 km yang terbagi menjadi enam seksi. Jika seluruh ruas tersambung, tol ini akan dilengkapi dengan enam simpang susun, tujuh gerbang tol, dan jalur 2×2 dengan kecepatan rencana 100 km/jam.

Dengan adanya jalan tol ini, DPRA optimistis bahwa Aceh akan mengalami lonjakan pertumbuhan ekonomi yang signifikan, baik dari sektor pertanian maupun pariwisata.

Editor: Akil