Monday, 5 October 2026 Banda Aceh 31°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Edukasi

Disdik Aceh Ajak Pelajar Rawat Perdamaian Lewat Lomba Video Reels

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin. (Foto: For Nukilan)
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Pendidikan Aceh mengajak pelajar tingkat SMA, SMK, SLB, dan MA di seluruh Aceh menyalurkan kreativitas melalui Lomba Video Reels dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Aceh ke-21 dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kompetisi yang mengusung tema “Gebyar Kreativitas Pelajar Aceh 2026: Rawat Perdamaian dalam Semangat Kemerdekaan” tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk menyampaikan pesan tentang perdamaian, nasionalisme, persatuan, dan semangat kebangsaan melalui konten video pendek.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan lomba tersebut tidak hanya bertujuan mendorong kreativitas pelajar di ruang digital. Kegiatan itu juga diharapkan menjadi sarana edukasi agar generasi muda memahami arti penting perdamaian yang telah berlangsung di Aceh selama lebih dari 20 tahun.

“Penguatan nilai-nilai perdamaian sangat penting terus dilakukan. Dengan suasana yang damai, anak-anak kita dapat belajar dengan tenang, guru dapat mengajar dengan nyaman, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas untuk membangun daerah. Perdamaian telah membuka banyak ruang bagi Aceh untuk terus berkembang,” kata Murthalamuddin, Kamis (2/7/2026).

Menurut Murthalamuddin, perdamaian harus dipandang sebagai modal sosial yang perlu dijaga secara bersama-sama, bukan sekadar bagian dari sejarah Aceh. Kondisi yang stabil dinilai penting untuk mendukung lahirnya generasi muda yang berkualitas dan mampu membawa daerah menuju kemajuan.

“Anak-anak Aceh harus mengetahui bahwa perdamaian memberikan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Dalam suasana damai, kita memiliki kesempatan mengejar berbagai ketertinggalan yang pernah terjadi akibat konflik yang melanda Aceh. Karena itu, menjaga perdamaian bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelajar,” ujarnya.

Ia menyebut upaya memperkuat perdamaian juga sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.

“Semua kita memiliki tugas dalam memperkuat dan merawat perdamaian. Ini juga menjadi bagian dari visi dan misi Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh, Mualem-Dek Fadh, yakni menjaga keberlanjutan perdamaian yang telah terbangun di Aceh. Kami ingin generasi muda menjadi pelopor yang terus menyuarakan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan melalui karya-karya kreatif mereka,” katanya.

Murthalamuddin berharap pelajar tidak berhenti pada kemampuan membuat konten digital. Ia ingin peserta lomba turut mengambil peran sebagai duta perdamaian yang menyebarkan pesan persatuan, toleransi, kebersamaan, dan semangat kemerdekaan kepada masyarakat.

Dalam perlombaan tersebut, peserta diminta memadukan dua momentum, yakni peringatan Hari Perdamaian Aceh ke-21 dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, ke dalam satu karya video reels. Peserta diberikan keleluasaan menentukan konsep video selama tetap mengikuti tema dan ketentuan yang ditetapkan panitia.

Selain lomba video reels, Disdik Aceh turut menggelar lomba puisi bertema pahlawan sebagai bagian dari rangkaian Gebyar Kreativitas Pelajar Aceh 2026.

Pendaftaran sekaligus pengunggahan karya dilakukan secara daring melalui tautan yang disediakan panitia atau dengan memindai kode QR pada poster resmi. Peserta juga diwajibkan mengikuti akun Instagram @dinaspendidikanaceh, menandai akun tersebut dalam unggahan, serta menggunakan tagar sesuai ketentuan lomba.

Video peserta akan ditayangkan pada 1-10 Agustus 2026. Setelah itu, dewan juri melakukan penilaian pada 11-14 Agustus 2026.

Pemenang dijadwalkan diumumkan pada 16 Agustus 2026, atau sehari sebelum peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Panitia menyediakan uang pembinaan dan sertifikat bagi pemenang pada setiap cabang lomba. Penghargaan diberikan untuk juara I, II, III, serta harapan I, II, dan III.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News