NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Mantan penyerang Manchester United, Dimitar Berbatov, melontarkan kritik terhadap penampilan mantan klubnya setelah takluk 1-4 dari Como pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026-2027.
Kekalahan tersebut dialami Manchester United saat bertandang ke markas Como, Stadio Giuseppe Sinigaglia, pada Kamis (22/10/2026) dini hari WIB. Menghadapi tim asuhan Cesc Fabregas, Setan Merah kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.
Amatan Nukilan.id dari layar kaca, Como langsung memberikan tekanan sejak awal laga melalui strategi pressing ketat. Taktik tersebut membuat Manchester United kesulitan membangun serangan dan menguasai jalannya pertandingan.
Dominasi tuan rumah juga terlihat dari catatan tembakan tepat sasaran. Como mampu melepaskan sembilan tembakan ke gawang selama 90 menit, sedangkan Manchester United hanya mencatatkan empat tembakan tepat sasaran.
Statistik tersebut memperlihatkan bagaimana tekanan Como membatasi pergerakan lini serang tim tamu dalam menciptakan peluang. Manchester United bahkan dinilai beruntung karena hanya kebobolan empat gol setelah menghadapi banyak ancaman sepanjang pertandingan.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Manchester United ketika menghadapi Como, yang menjalani debut di Liga Champions musim 2026-2027. Sementara itu, klub asal Italia tersebut berhasil memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk mengamankan tiga poin.
Berbatov Kecewa dengan Penampilan Manchester United
Penampilan Manchester United dalam pertandingan tersebut menuai kekecewaan dari Dimitar Berbatov. Mantan striker asal Bulgaria itu menilai sejumlah pemain Setan Merah tidak memperlihatkan kemampuan terbaik ketika menghadapi tekanan dari Como.
“Sepertinya tidak semua orang memberikan yang terbaik,” ujar Berbatov dikutip dari BolaSport.com.
“Como tampak bersenang-senang.”
Berbatov kemudian menggambarkan perbedaan penampilan kedua tim dengan perumpamaan yang menyoroti ketimpangan permainan di lapangan.
“Ini seperti menonton pria dewasa melawan anak-anak.”
Ia juga mempertanyakan penampilan Manchester United setelah tim tersebut mengalami kekalahan telak di markas Como.
“Apa yang bisa dikatakan setelah penampilan seperti ini?”
“Ini mengecewakan,” tambahnya.
Rekor Como dan Manchester United di Liga Champions
Kemenangan atas Manchester United menjadi hasil positif kedua yang diraih Como dalam tiga pertandingan fase liga Liga Champions musim ini.
Sebelum menghadapi Setan Merah, Como berhasil mengalahkan Leipzig dengan skor 4-1. Namun, mereka juga sempat menelan kekalahan tipis 2-3 saat berhadapan dengan Feyenoord.
Di sisi lain, Manchester United telah mengalami dua kekalahan dari tiga pertandingan yang dijalani. Sebelum tumbang di markas Como, tim berjuluk The Red Devils itu kalah 0-2 dari Atletico Madrid.
Satu-satunya kemenangan Manchester United sejauh ini diraih pada matchday pertama setelah menundukkan Sabah FK dengan skor 4-0.
Kekalahan dari Como membuat perjalanan Manchester United di fase liga Liga Champions musim 2026-2027 kembali menjadi sorotan. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News





