NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Banda Aceh Salman Arifin menyambut dua siswi MTsN 1 Model Banda Aceh yang berhasil meraih Medali Perak pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Nasional 2026.
Penyambutan berlangsung di Ruang VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, pada Rabu, 30 September 2026, dalam suasana penuh rasa syukur.
Dua siswi tersebut adalah Nafisah dan Aysha. Keduanya berhasil mengharumkan nama Banda Aceh melalui penelitian berjudul “EduSecure IoT”, sebuah inovasi ruang kelas pintar (smart room) berbasis Internet of Things (IoT).
Afdhal menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih kedua siswi MTsN 1 Model Banda Aceh tersebut. “Alhamdulillah, anak-anak kita mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pelajar Banda Aceh tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga dapat menghasilkan penelitian dan menciptakan inovasi.
“Torehan membanggakan ini juga membuktikan pelajar Banda Aceh tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai peneliti dan pencipta inovasi. Ini patut menjadi motivasi bagi pelajar lain,” ujarnya lagi.
Afdhal juga memberikan apresiasi kepada guru pembina, pihak madrasah, serta orang tua yang telah mendukung perjalanan kedua siswi tersebut hingga meraih medali perak pada OPSI tingkat nasional.
“Kami berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi lahirnya inovasi-inovasi lain dari kalangan pelajar Banda Aceh,” sebutnya.
Kepala MTsN 1 Model Banda Aceh Ummiyani menjelaskan, penelitian yang dikembangkan Nafisah dan Aysha menggabungkan sistem pengenalan wajah, pemantauan jumlah pengguna ruangan atau occupancy monitoring, serta pengelolaan penggunaan energi listrik.
Integrasi sejumlah sistem tersebut ditujukan untuk mendukung aspek keamanan dan efisiensi di lingkungan sekolah.
Untuk mencapai tingkat nasional, tim Nafisah dan Aysha harus melewati proses seleksi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
“Tim Nafisah dan Aysha berhasil menyisihkan 820 tim se-Indonesia pada bidang Ilmu Pengetahuan Terapan dan lolos sebagai 20 finalis nasional berdasarkan Surat Puspresnas Nomor 1983/H3/PN.00/2026,” ujarnya.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News


