Kembali Gelap Gulita, Warga Banda Aceh Padati Warkop Saat Listrik Padam

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Gangguan kelistrikan yang melanda Aceh sejak Jumat (22/5/2026) sore menyebabkan pemadaman listrik berkepanjangan hingga malam hari. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat, terutama warga yang bergantung pada ponsel dan laptop untuk bekerja maupun menyelesaikan tugas.

Akibat padamnya listrik, banyak warga memilih menghabiskan waktu di warung kopi (warkop) sambil menunggu kondisi kembali normal.

Berdasarkan pantauan Nukilan.id, sejumlah warung kopi (warkop) di sepanjang Jalan Syiah Kuala, Banda Aceh, mulai dipadati pengunjung sejak usai salat Maghrib.

Suasana yang biasanya ramai terlihat jauh lebih padat dibanding hari-hari biasa. Bahkan, sejumlah pengunjung dilaporkan tidak mendapatkan tempat duduk karena tingginya jumlah warga yang datang.

Salah seorang pengunjung di Warkop Agam Montes, Fadlan, mengatakan ia dan teman-temannya sengaja mencari warkop yang menyediakan akses wifi untuk menyelesaikan tugas kuliah. Menurutnya, selain listrik padam, jaringan internet seluler juga mengalami gangguan sehingga sulit digunakan.

“Jaringan internet di HP juga jadi lemot. Kami ke sini mau ngerjain tugas yang deadlinenya besok pagi,” katanya.

Fadlan mengaku telah beberapa kali menghadapi situasi serupa, termasuk saat terjadi bencana pada akhir 2025. Karena itu, ia memilih datang lebih awal agar masih mendapatkan tempat duduk.

“Sekarang saja baru selesai azan Isya orang sudah banyak datang ke sini, dan ada juga tu nggak kebagian tempat duduk,” ujarnya.

Lonjakan jumlah pengunjung juga dirasakan oleh petugas parkir di kawasan tersebut. Ia mengaku terkejut sekaligus senang melihat banyaknya kendaraan yang datang ke lokasi pada malam itu.

“Meledak malam ini bang, hahaha,” ucapnya sambil tertawa.

Sebelumnya, dikutip dari SerambiNews, PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyampaikan bahwa pemadaman listrik terjadi akibat gangguan pada sistem kelistrikan yang berdampak luas di Pulau Sumatera.

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Aceh, Lukman Hakim, mengatakan seluruh tim PLN masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti gangguan tersebut.

“Seluruh Aceh saat ini tengah dilakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di daerah kita,” kata Lukman Hakim.

Ia menjelaskan bahwa gangguan tidak hanya terjadi di Aceh, melainkan juga berdampak pada sebagian besar wilayah di Sumatera.

“Informasinya ini terjadi dari Lampung sampai ke Aceh,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, aliran listrik di sejumlah wilayah Banda Aceh serta beberapa kabupaten/kota lainnya di Aceh masih belum kembali normal. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari PLN terkait perkembangan penanganan gangguan tersebut. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News