Safaruddin Sebut Abdya Masuk 7 Besar Daerah Paling Maju di Aceh

Share

NUKILAN.ID | BLANGPIDIE – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menyebut daerah yang dipimpinnya kini berhasil menembus peringkat tujuh sebagai daerah paling maju di tingkat Provinsi Aceh.

Capaian tersebut berdasarkan rilis Indeks Daya Saing Daerah Tahun 2025 oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Hal itu disampaikan Safaruddin saat membuka Pentas Seni dan Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Abdya di Lapangan Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Sabtu malam (24/4/2026).

“Menurut rilis BRIN, kita (Abdya) berhasil menembus peringkat ke-7 sebagai daerah yang paling maju di tingkat Provinsi Aceh. Tentu ini sebuah capaian yang patut kita syukuri bersama, mengingat sebelumnya kita hanya berada di posisi 20 besar,” ucap Safaruddin.

Ia menilai, capaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk pembinaan dan keberpihakan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai mampu meningkatkan daya saing daerah.

“Namun demikian, capaian ini bukanlah titik akhir. Ke depan, Pemerintah Abdya akan terus berupaya meningkatkan kualitas, inovasi, serta akses pasar UMKM agar kita mampu naik ke peringkat yang lebih tinggi lagi, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Safaruddin juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha di daerah.

“Mari kita cintai dan banggakan hasil karya masyarakat kita sendiri. Dengan membeli dan menggunakan produk lokal, kita turut membantu meningkatkan kesejahteraan mereka,” ajaknya.

Ia berharap melalui kegiatan pentas seni dan budaya tersebut dapat memicu semangat para seniman dan pelaku budaya untuk terus berkarya, sekaligus menjaga warisan budaya daerah.

Safaruddin menegaskan, Pemerintah Abdya akan terus berkomitmen mendukung pelestarian budaya serta pengembangan ekonomi masyarakat, termasuk sektor UMKM.

“Kita ingin melihat Kabupaten Abdya ke depan sebagai daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan fisik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai budaya dan mandiri dalam perekonomian masyarakatnya,” pungkas Safaruddin.

Hasil penelusuran Nukilan.id berdasarkan rilis terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan daftar 10 daerah dengan tingkat daya saing tertinggi di Provinsi Aceh menurut Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025.

Adapun rinciannya sebagai berikut:

  1. Kota Banda Aceh (Skor: 4,05) – Menempati peringkat pertama sebagai daerah dengan tingkat daya saing tertinggi di Aceh.
  2. Kota Lhokseumawe (Skor: 3,90) – Berada di posisi kedua dengan performa ekonomi yang kuat.
  3. Kota Langsa (Skor: 3,81) – Menempati urutan ketiga.
  4. Kabupaten Aceh Besar (Skor: 3,80) – Meningkat dari skor 3,67 pada tahun sebelumnya dan unggul dalam pilar infrastruktur.
  5. Kota Sabang (Skor: 3,70).
  6. Kabupaten Bireuen (Skor: 3,69).
  7. Kabupaten Aceh Barat Daya (Skor: 3,57) – Mencatat lonjakan signifikan dari posisi sebelumnya di luar 20 besar ke peringkat ke-7.
  8. Kabupaten Pidie (Skor: 3,48).
  9. Kabupaten Aceh Tengah (Skor: 3,46).
  10. Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Selatan (Skor: 3,42) – Keduanya berbagi peringkat ke-10 dengan skor yang sama. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News