Thursday, 29 October 2026 Banda Aceh 27°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Edukasi

Mahasiswa USK Raih Dua Penghargaan CHEEF 2026 Lewat Inovasi Kemasan Pintar

Mahasiswa Program Studi D-III Manajemen Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), yang tergabung dalam Tim Trinusa, berhasil membawa pulang dua penghargaan dalam ajang Chemical Engineering Entrepreneurship Festival (CHEEF) 2026. (Foto: For Nukilan)
Mahasiswa Program Studi D-III Manajemen Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), yang tergabung dalam Tim Trinusa, berhasil membawa pulang dua penghargaan dalam ajang Chemical Engineering Entrepreneurship Festival (CHEEF) 2026. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Mahasiswa Program Studi D-III Manajemen Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), yang tergabung dalam Tim Trinusa, berhasil membawa pulang dua penghargaan dalam ajang Chemical Engineering Entrepreneurship Festival (CHEEF) 2026.

Kompetisi tersebut berlangsung pada 22–23 Oktober 2026 di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) Ganesha, Bandung. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangkaian Annual Meeting Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insinyur Indonesia (BKKPII) dan diikuti oleh peserta dari 22 perguruan tinggi di Indonesia.

Sejumlah perguruan tinggi berhasil melaju ke babak final, termasuk Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Gadjah Mada (UGM), UPN Yogyakarta, UIN Muhammadiyah Riau, dan Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Dalam kompetisi tersebut, Tim Trinusa meraih posisi 2nd Runner-Up atau Juara III pada kategori PackTech Challenge: Smart Packaging to Cold Chain Alternative. Tim ini juga mendapatkan penghargaan Best Poster dalam kategori A Product Innovation Competition CHEEF 2026.

Tim Trinusa terdiri atas Alya Yulia sebagai ketua, bersama Gadisya Aprilia Erlani dan Nahdila Nurul Affifah sebagai anggota. Tim tersebut dibimbing oleh dosen Fakultas Pertanian USK, Qhisthina Atikah, S.P., M.Si.

Kedua penghargaan itu diraih melalui inovasi Smart PCM Packaging, yakni konsep kemasan pintar yang menggunakan teknologi Phase Change Material (PCM) sebagai alternatif untuk membantu menjaga kestabilan suhu produk selama penyimpanan dan distribusi.

Ketua Tim Trinusa, Alya Yulia, menjelaskan bahwa inovasi tersebut dirancang untuk menghadirkan solusi pengemasan yang dapat menyesuaikan kebutuhan industri. Salah satu penerapannya ialah mendukung sistem rantai dingin (cold chain) yang berperan dalam mempertahankan kualitas produk.

Ia menerangkan bahwa material PCM memiliki karakteristik mampu menyerap maupun melepaskan kalor saat mengalami perubahan fase. Kemampuan tersebut berpotensi digunakan untuk membantu menjaga suhu produk yang sensitif terhadap perubahan temperatur selama proses distribusi.

“Inovasi Smart PCM Packaging mengangkat pendekatan pengemasan dengan memanfaatkan material yang mampu menyerap dan melepaskan kalor. Teknologi ini berpotensi menjadi alternatif dalam membantu menjaga kestabilan suhu produk, terutama selama proses penyimpanan dan distribusi,” jelas Alya.

Meski demikian, Alya menyebutkan bahwa inovasi tersebut masih membutuhkan pengujian lanjutan untuk menilai kinerja, keamanan, efisiensi, serta kesesuaiannya dengan karakteristik produk yang akan ditangani.

Selain mengembangkan konsep teknologi pengemasan, Tim Trinusa turut menyusun poster yang menggambarkan cara kerja kemasan pintar tersebut, termasuk fitur pemantauan suhu dan indikator kondisi produk selama distribusi. Poster yang disajikan secara informatif dan menarik itu mengantarkan tim meraih penghargaan Best Poster.

Alya mengatakan pencapaian tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus dorongan bagi tim untuk terus mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan sektor industri.

“Penghargaan ini menjadi capaian membanggakan bagi USK, khususnya Fakultas Pertanian, karena mahasiswa mampu menghadirkan gagasan inovatif yang menghubungkan kreativitas, teknologi pengemasan, dan keberlanjutan,” ungkapnya.

Prestasi Tim Trinusa memperlihatkan kemampuan mahasiswa Fakultas Pertanian USK dalam mengembangkan gagasan lintas disiplin. Selain memiliki bekal pengetahuan di bidang agribisnis, mereka juga mampu memadukan kreativitas dan teknologi untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News