NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Tanggal 10 Oktober 2026 jatuh pada hari Sabtu. Tanggal ini menjadi momentum sejumlah peringatan internasional yang mengangkat berbagai persoalan, mulai dari kesehatan mental, tunawisma, hingga perlindungan hak asasi manusia.
Di Indonesia, tidak ada peringatan nasional khusus yang diperingati pada 10 Oktober. Namun, sejumlah peringatan internasional berlangsung setiap tahun pada tanggal tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai isu sosial dan kemanusiaan.
Mengutip rangkuman detikSulsel dari laman National Today, terdapat lima peringatan yang diperingati setiap 10 Oktober. Berikut daftarnya.
1. Hari Kesehatan Mental Sedunia
Hari Kesehatan Mental Sedunia atau World Mental Health Day diperingati setiap 10 Oktober. Peringatan ini berawal dari inisiatif Federasi Kesehatan Mental Dunia pada 1992 untuk meningkatkan kesadaran sekaligus mendorong advokasi mengenai pentingnya kesehatan mental.
Hingga kini, persoalan kesehatan mental masih menjadi tantangan di berbagai negara. Salah satu kendalanya adalah keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mental yang memadai sehingga banyak orang belum memperoleh penanganan yang sesuai.
Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental, melawan stigma yang melekat pada orang dengan masalah kesehatan mental, serta mendorong tersedianya layanan dan dukungan yang lebih baik.
2. Hari Tunawisma Sedunia
Tanggal 10 Oktober juga diperingati sebagai Hari Tunawisma Sedunia. Peringatan ini pertama kali berlangsung pada 2010 dan digagas oleh para aktivis sosial yang memperjuangkan hak serta kesejahteraan orang-orang yang tidak memiliki tempat tinggal.
Hari Tunawisma Sedunia tidak hanya menyoroti kehidupan masyarakat tanpa tempat tinggal, tetapi juga mengangkat pentingnya akses terhadap hunian yang layak, aman, bersih, dan dilengkapi fasilitas dasar.
Peringatan ini menjadi pengingat bahwa tempat tinggal yang layak merupakan persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama. Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam berbagai upaya untuk membantu mengatasi masalah tunawisma dan memperjuangkan akses perumahan bagi setiap orang.
3. Hari Dunia Menentang Hukuman Mati
World Day Against the Death Penalty atau Hari Dunia Menentang Hukuman Mati diperingati setiap 10 Oktober. Momentum ini bertujuan mendorong penghapusan hukuman mati di seluruh dunia.
Peringatan tersebut mengangkat pentingnya penghormatan terhadap hak hidup sebagai salah satu hak dasar manusia. Hukuman mati menjadi perhatian dalam berbagai kampanye hak asasi manusia yang mendorong penghapusan praktik tersebut secara universal.
Berbagai kegiatan dilakukan untuk memperluas dukungan publik, di antaranya kampanye melalui media sosial, seminar daring, dan pengumpulan tanda tangan petisi.
Meski telah berlangsung selama bertahun-tahun, upaya penghapusan hukuman mati masih menghadapi tantangan. Praktik tersebut belum dihapuskan secara menyeluruh di seluruh negara.
4. Hari Kesadaran Kecelakaan Lalu Lintas Hewan Sedunia
Hari Kesadaran Kecelakaan Lalu Lintas Hewan Sedunia juga diperingati pada 10 Oktober. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pengendara mengenai keselamatan hewan yang melintas di jalan raya.
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan hewan menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian. Dalam sejumlah kasus, hewan yang tertabrak tidak mendapatkan pertolongan setelah mengalami kecelakaan.
Melalui peringatan ini, pengendara diingatkan untuk lebih berhati-hati ketika melintas di jalan yang berpotensi dilalui hewan. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk menunjukkan kepedulian dengan memberikan pertolongan yang sesuai ketika menemukan hewan yang menjadi korban kecelakaan.
5. Hari Inklusi
Peringatan lainnya pada 10 Oktober adalah Hari Inklusi. Momentum ini menekankan pentingnya kesetaraan hak, kesempatan, dan perlakuan bagi setiap orang tanpa memandang perbedaan latar belakang.
Inklusi mencakup penghormatan terhadap keberagaman kemampuan, usia, ras, agama, jenis kelamin, serta latar belakang sosial dan budaya. Perbedaan tersebut seharusnya tidak menjadi alasan untuk melakukan diskriminasi atau mengucilkan kelompok tertentu.
Hari Inklusi mengajak masyarakat untuk membangun lingkungan yang terbuka, aman, dan memberikan kesempatan yang setara bagi semua orang. Dengan demikian, keberagaman dapat diterima sebagai bagian dari kehidupan bersama, bukan menjadi dasar untuk membatasi hak orang lain.
Lima Peringatan pada 10 Oktober 2026
Lima peringatan yang berlangsung setiap 10 Oktober tersebut mengangkat isu yang berbeda, tetapi memiliki tujuan serupa, yakni meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan mendorong terciptanya kehidupan yang lebih baik.
Mulai dari kesehatan mental, pemenuhan kebutuhan tempat tinggal, penghormatan terhadap hak hidup, keselamatan hewan di jalan raya, hingga kesetaraan bagi semua orang, setiap peringatan menjadi pengingat bahwa persoalan sosial dan kemanusiaan membutuhkan perhatian bersama.
Masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperluas informasi, meningkatkan kepedulian, dan mendukung berbagai upaya yang sesuai dengan isu yang diperingati. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News





