Tulus Bius Ribuan Penonton di Management Creativity Festival 2026 Banda Aceh

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Musisi kenamaan Indonesia, Tulus, sukses menghibur dan memikat ribuan kaula muda yang memadati kawasan Taman Seni & Budaya Aceh dalam gelaran Management Creativity Festival 2026, Selasa (9/6/2026) malam.

Penyanyi yang memiliki nama lengkap Muhammad Tulus tersebut didapuk sebagai bintang tamu utama dalam festival itu. Sejak usai maghrib, para penggemarnya sudah memadati area acara untuk menunggu penampilan sang idola.

Berdasarkan pantauan Nukilan.id di lapangan, Tulus membawakan sejumlah lagu andalannya yang selama ini menjadi favorit para pendengar. Beberapa di antaranya adalah Hati-Hati di Jalan, Satu Hari di Bulan Juni, Jatuh Suka, Tujuh Belas, hingga Diri.

Penampilan Tulus berhasil menciptakan suasana yang hangat dan penuh antusiasme. Ribuan penonton tampak larut dalam setiap lagu yang dibawakan. Mereka ikut bernyanyi bersama, sementara tepuk tangan dan sorakan terdengar silih berganti sepanjang konser berlangsung.

Memasuki penghujung penampilan, hujan gerimis mulai turun membasahi Kota Banda Aceh. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi semangat para penonton yang tetap bertahan menikmati setiap sajian musik dari pelantun lagu Monokrom tersebut.

Salah seorang penonton bernama Maya mengaku sangat bahagia karena akhirnya dapat menyaksikan secara langsung penampilan Tulus di Banda Aceh. Ia menyebut Tulus sebagai salah satu penyanyi favoritnya.

Menurut Maya, lagu Hati-Hati di Jalan merupakan karya Tulus yang paling ia sukai. Ia juga menilai harga tiket konser sebesar Rp250.000 sepadan dengan pengalaman yang didapatkan selama menyaksikan pertunjukan tersebut.

“Senang sekali bisa hadir dan menyaksikan langsung penampilan Tulus. Saya memang penggemarnya, terutama lagu Hati-Hati di Jalan. Penampilannya sangat memuaskan, jadi tidak rugi membeli tiket seharga Rp250.000,” ujar Maya.

Suasana semakin terasa emosional ketika Tulus membawakan lagu Diri. Di tengah rintik hujan yang turun perlahan, lantunan lirik lagu tersebut menggema di seluruh area pertunjukan.

“Luka, luka, hilanglah luka,
Biar tent’ram yang berkuasa”

Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam konser malam itu dan disambut hangat oleh para penggemar yang turut menyanyikannya bersama-sama.

Dalam pelaksanaannya, panitia Management Creativity Festival 2026 tetap menerapkan pemisahan antara penonton laki-laki dan perempuan. Konser juga baru dimulai setelah salat Isya sebagai bentuk penyesuaian terhadap kearifan lokal dan penerapan syariat Islam di Aceh. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News