Sunday, 1 November 2026 Banda Aceh 29°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Demokrasi

TA Khalid Bersama KKP dan Mahasiswa Bersihkan Kawasan Pesisir Banda Aceh

Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua HKTI Provinsi Aceh, Dr. TA Khalid, ikut dalam aksi gotong royong membersihkan kawasan pesisir Kilometer 0 Banda Aceh, Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Sabtu (31/10/2026). (Foto: For Nukilan)
Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua HKTI Provinsi Aceh, Dr. TA Khalid, ikut dalam aksi gotong royong membersihkan kawasan pesisir Kilometer 0 Banda Aceh, Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Sabtu (31/10/2026). (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua HKTI Provinsi Aceh, Dr. TA Khalid, ikut dalam aksi gotong royong membersihkan kawasan pesisir Kilometer 0 Banda Aceh, Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung melalui Gerakan Bersih Pantai (Gersih) tersebut melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta sejumlah mahasiswa. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.

Berdasarkan kondisi di lapangan, sejumlah bagian pantai dipenuhi sampah berupa plastik, potongan kayu, hingga dedaunan. Sampah tersebut diduga terbawa arus dan gelombang laut hingga akhirnya menumpuk di sepanjang tepi pantai.

Dalam kegiatan itu, TA Khalid bersama peserta lainnya turut memungut sampah dan mengumpulkannya di satu lokasi untuk selanjutnya ditangani. Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin.

TA Khalid menyampaikan bahwa Gerakan Bersih Pantai merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh dan Balai Perikanan Aceh.

“Ini juga menjadi momentum bagi saya khususnya untuk bersilaturahmi dengan teman-teman,” kata TA Khalid.

Ia berharap kegiatan pembersihan pantai dapat diperluas ke berbagai kawasan pesisir lainnya di Aceh, sehingga tidak hanya dilakukan di kawasan Kilometer 0 Banda Aceh.

Menurutnya, menjaga kebersihan wilayah pesisir memerlukan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, mahasiswa, maupun masyarakat.

TA Khalid juga menilai bahwa keterlibatan bersama menjadi salah satu faktor penting untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir. Dengan demikian, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak berhenti sebagai aksi sesaat.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News