Tuesday, 13 October 2026 Banda Aceh 26°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Edukasi

Pimpin Prodi Ilmu Politik UINAR, Aklima Fokus pada Kompetensi Lulusan dan Penguatan Riset

Kaprodi Ilmu Politik UIN Ar-Raniry, Aklima, S.Fil. I., M.A. (Foto: Dok. Pribadi)
Kaprodi Ilmu Politik UIN Ar-Raniry, Aklima, S.Fil. I., M.A. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Aklima resmi menjabat sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh untuk periode 2026–2030.

Aklima dilantik langsung oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., bersama sejumlah dosen yang menerima tugas tambahan pada Jumat (9/10/2026) lalu. Pelantikan tersebut mencakup berbagai jabatan, mulai dari sekretaris Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (Dewas BLU), koordinator pusat pengelolaan jurnal, ketua laboratorium dan penjaminan mutu fakultas, hingga ketua dan sekretaris program studi.

Pada Senin (12/10/2026), Nukilan.id berkesempatan mewawancarai Aklima untuk membahas arah pengembangan Program Studi Ilmu Politik, terutama dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan meningkatkan kualitas akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kesiapan lulusan dalam menghadapi persaingan kerja. Menurut Aklima, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori dan materi perkuliahan, tetapi juga perlu memiliki pengalaman berdiskusi, kemampuan menganalisis persoalan aktual, serta keterampilan yang dapat diterapkan di luar lingkungan kampus.

Karena itu, pengembangan kompetensi mahasiswa perlu berjalan beriringan dengan proses pembelajaran formal. Aklima menjelaskan bahwa program studi mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan akademik dan diskusi yang mempertemukan perspektif keilmuan dengan persoalan sosial-politik yang berkembang di masyarakat.

“Kami mendorong mahasiswa tidak hanya mendalami materi akademik, tapi juga aktif dalam berbagai kegiatan pendukung seperti Focus Group Discussion yang mengangkat isu-isu sosial-politik terkini melalui kerja sama antar lembaga,” katanya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa kurikulum program studi juga sudah disusun sedemikian rupa agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam waktu paling cepat 7 semester dan paling lama 12 semester.

“Seminar proposal kita selenggarakan setiap semester sebagai bagian dari proses akademik yang mendukung kelancaran studi,” jelasnya.

Selain kompetensi lulusan dan kelancaran studi, produktivitas penelitian juga menjadi perhatian dalam pengembangan perguruan tinggi. UIN Ar-Raniry memiliki rekam jejak dalam capaian riset yang tercermin dalam pemeringkatan Scimago Institutions Rankings (SIR).

Dalam konteks tersebut, penguatan budaya penelitian di tingkat program studi menjadi penting untuk mendorong kontribusi dosen dan mahasiswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Nukilan.id turut menanyakan langkah yang akan ditempuh untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas penelitian dosen maupun mahasiswa, khususnya melalui pengembangan Polgov Lab sebagai wadah riset di bidang politik dan pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut, Aklima menekankan pentingnya peran laboratorium dan Gugus Jaminan Mutu (GJM) dalam membangun keterampilan akademik mahasiswa. Kemampuan menulis ilmiah, misalnya, menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan, menyusun hasil penelitian, dan berkontribusi dalam diskursus akademik.

“Laboratorium dan GJM memiliki peran penting dalam mendorong mahasiswa meningkatkan kemampuan menulis akademik melalui berbagai pelatihan, salah satunya adalah academic writing. Laboratorium dan GJM juga bersifat sebagai penggerak pengembangan skill mahasiswa di bidang tersebut,” ungkapnya.

Upaya meningkatkan kualitas lulusan dan memperkuat riset, menurut Aklima, juga membutuhkan kerja sama serta inovasi yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas program studi dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan, memperluas pengalaman akademik mahasiswa, dan mendukung pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan profesional.

“Secara keseluruhan, program studi Ilmu Politik terus mengupayakan kolaborasi antar program studi serta berbagai inovasi untuk mendukung kualitas akademik dan profesionalisme lulusan sesuai dengan visi dan misinya,” pungkasnya. (XRQ)

Update  berita lainnya di Nukilan.id dan Google News