NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) menggelar Pasar Murah Daging Meugang dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kepala DP2KP Kota Banda Aceh, Iskandar, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 24–25 Mei 2026, dengan enam titik lokasi yang tersebar di sejumlah kecamatan di Banda Aceh.
“Pada hari pertama, Minggu 24 Mei 2026 pasar murah dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Gampong Lhong Raya Kecamatan Banda Raya, halaman SD Negeri 56 Lamglumpang Kecamatan Ulee Kareng, serta di Jalan Rama Setia Lampaseh Aceh Kecamatan Meuraxa,” katanya.
Sementara pada hari kedua, Senin 25 Mei 2026, pasar murah digelar di halaman Kantor Perumda Tirta Daroy Kota Banda Aceh Kecamatan Kuta Alam, Jalan Tentara Pelajar eks Suzuya Shopping Centre Kampung Baro Kecamatan Baiturrahman, serta di Jalan Rama Setia Lampaseh Aceh Kecamatan Meuraxa.
Berikut enam lokasi Pasar Murah Daging Meugang:
Minggu, 24 Mei 2026
- Gampong Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya.
- Halaman SD Negeri 56 Lamglumpang, Kecamatan Ulee Kareng.
- Jalan Rama Setia, Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa.
Senin, 25 Mei 2026
4. Halaman Kantor Perumda Tirta Daroy Kota Banda Aceh, Kecamatan Kuta Alam.
5. Jalan Tentara Pelajar (eks Suzuya Shopping Centre), Kampung Baro, Kecamatan Baiturrahman.
6. Jalan Rama Setia, Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa.
Menurut Iskandar, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan dipusatkan di sejumlah titik strategis guna menghindari penumpukan warga serta memudahkan akses masyarakat.
“Pemerintah menetapkan harga khusus daging meugang sebesar Rp150 ribu per kilogram. Program ini diprioritaskan khusus bagi warga Kota Banda Aceh sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Idul Adha,” katanya.
Ia menambahkan, program yang diinisiasi oleh Wali Kota Banda Aceh tersebut turut mendapat dukungan dari sejumlah mitra strategis, yakni Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Pegadaian, dan LKMS Mahirah Muamalah. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

