NUKILAN.ID | Takengon — Sejumlah wilayah di Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, dilaporkan mengalami pemadaman listrik selama beberapa hari akibat cuaca buruk dan pohon tumbang yang merusak jaringan listrik. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pekerjaan rumah tangga dan usaha warga yang bergantung pada pasokan listrik.
Kepala Koordinator Relawan Kecamatan Bintang, Wedy Sastra Yoga, mengatakan pemadaman telah terjadi sejak sekitar dua hingga tiga hari terakhir, bahkan sebelum blackout di sebagian wilayah Sumatra yang ramai diperbincangkan belakangan ini.
“Kalau dihitung sampai sekarang, sudah sekitar tiga hari listrik padam. Penyebabnya karena angin kencang saat badai sebelumnya, sehingga ada pohon tumbang dan mengenai jaringan listrik,” kata Wedy saat dikonfirmasi Nukilan, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, hingga saat ini pasokan listrik di Kecamatan Bintang masih belum kembali normal dan masyarakat masih mengalami pemadaman. Beberapa daerah seperti kawasan Serule dan Atu Payung juga disebut belum diketahui secara pasti kondisi terkini jaringan listriknya.
“Kalau di Serule belum ada kabar. Karena jaringan di sana juga sebelumnya belum normal,” ujarnya.
Pemadaman listrik berkepanjangan tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari. Warga kesulitan menjalankan pekerjaan rumah tangga yang menggunakan peralatan listrik, termasuk mencuci, serta aktivitas usaha kecil dan pekerjaan teknis yang bergantung pada listrik.
“Sekarang hampir semua pakai listrik. Ibu-ibu mencuci pakai listrik, pekerjaan seperti ngelas juga terganggu. Aktivitas malam masyarakat jadi banyak terhambat,” sebut Wedy.
Ia juga menilai kondisi pemadaman akibat kerusakan jaringan pascaangin kencang belum banyak mendapat perhatian publik dibandingkan blackout yang terjadi belakangan. Warga berharap proses perbaikan jaringan dapat segera dituntaskan agar pasokan listrik di Kecamatan Bintang kembali normal. []
Reporter: Sammy

