NUKILAN.ID | MEULABOH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menyiapkan 10.000 masker medis untuk mengantisipasi dampak kabut asap kiriman yang mulai menyelimuti wilayah tersebut.
Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan, masker itu akan dibagikan kepada masyarakat secara luas, dengan prioritas bagi anak-anak dan balita yang lebih rentan mengalami infeksi saluran pernapasan.
“Masker tersebut nantinya akan dibagikan secara masif kepada seluruh masyarakat, dengan prioritas utama bagi anak-anak dan balita yang lebih rentan terhadap infeksi saluran pernapasan,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi Wakil Bupati Said Fadheil, Sabtu di Meulaboh.
Tarmizi menjelaskan, penyediaan masker tersebut merupakan langkah mitigasi kesehatan untuk menghadapi kabut asap yang terbawa dari daerah lain.
“Pemkab melalui dinas kesehatan menyiagakan stok masker serta melakukan pengadaan sebanyak 10.000 masker baru,” katanya.
Sebelum kabut asap kiriman melanda Aceh Barat, pemerintah daerah telah menginstruksikan jajaran pemerintahan hingga tingkat kecamatan dan desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tarmizi menyebutkan, pemerintah daerah juga telah menggelar apel siaga bencana di seluruh kecamatan. Selain itu, apel siaga akbar dilaksanakan di Lapangan Teuku Umar dengan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Untuk mencegah terjadinya karhutla, Pemkab Aceh Barat turut mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan, terutama di kawasan gambut yang sulit dipadamkan apabila terbakar.
“Selain itu, kami juga meminta warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak,, karena kabut asap ini berbahaya,” ujar Tarmizi.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News





