NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pemerintah secara resmi memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026, baik untuk jenis subsidi maupun nonsubsidi.
Sebelumnya, sempat beredar isu kenaikan harga BBM sebesar 10 persen yang memicu kekhawatiran masyarakat. Namun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan harga tetap stabil mengikuti kebijakan sebelumnya.
Meski demikian, terjadi penyesuaian harga pada beberapa jenis BBM nonsubsidi di pertengahan bulan, tepatnya mulai 18 April 2026.
Berdasarkan hasil penelusuran Nukilan.id, berikut rincian harga BBM di SPBU Pertamina wilayah Aceh per 1 April 2026:
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- BioSolar: Rp 6.800 per liter
BBM Nonsubsidi:
- Pertamax: Rp 12.600 per liter
- Pertamax Turbo: Rp 13.350 per liter
- Dexlite: Rp 14.500 per liter
- Pertamina Dex: Rp 14.800 per liter
Khusus untuk wilayah Sabang yang berstatus Free Trade Zone (FTZ), harga BBM cenderung lebih rendah karena kebijakan kawasan bebas pajak, dengan rincian sebagai berikut:
- Pertamax: Rp 11.550 per liter
- Dexlite: Rp 13.250 per liter
Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat terkait kenaikan harga BBM, serta tetap mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan Pertamina. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News




