Beranda blog Halaman 934

Luis Suarez Umumkan Pensiun dari Timnas Uruguay, Akhiri Karier dengan Elegi

0
Luis Suarez . (Foto: AUF)

NUKILAN.id | Jakarta – Luis Suarez, penyerang yang dikenal sebagai salah satu talenta terbaik di dunia sepak bola, akan menutup babak panjang kariernya bersama tim nasional Uruguay. Dalam sebuah konferensi pers pada Selasa, 3 September 2024, Suarez mengumumkan bahwa laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Paraguay pada Jumat, 6 September mendatang, akan menjadi pertandingan terakhirnya membela La Celeste.

Suarez, yang kini berusia 37 tahun, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil dengan hati yang tenang, meski tidak mudah.

“Pertandingan hari Jumat akan menjadi yang terakhir bagi saya bersama Uruguay,” ujar Suarez dengan nada emosional, menandai akhir dari perjalanan panjang yang penuh dengan prestasi dan kontroversi.

Sejak debutnya di klub Nacional pada 2005, Suarez telah mengukir banyak pencapaian yang sulit ditandingi. Ia menjadi pusat perhatian saat membawa Nacional meraih gelar Liga Uruguay di musim debutnya. Setelah itu, Suarez melanglang buana ke Liga Belanda bersama Groningen, sebelum akhirnya bergabung dengan Ajax Amsterdam pada 2007. Di Ajax, Suarez mencatatkan 111 gol dari 159 pertandingan, membawa klub tersebut meraih gelar Eredivisie dan Piala KNVB.

Namun, puncak karier Suarez terjadi saat ia bermain untuk Barcelona mulai 2014. Bersama raksasa Catalan itu, Suarez meraih berbagai gelar prestisius, termasuk empat gelar La Liga, satu trofi Liga Champions, dan beberapa penghargaan lainnya. Suarez, dengan ketajaman insting mencetak gol, membuktikan dirinya sebagai salah satu penyerang terbaik di era modern. Total, ia mencetak 198 gol untuk Barcelona sebelum pindah ke Atletico Madrid, di mana ia membantu klub tersebut memenangkan gelar La Liga pada musim 2020-2021.

Di level tim nasional, Suarez juga mencatatkan sejarah tersendiri. Dengan 69 gol dari 142 pertandingan, ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Uruguay. Suarez juga menjadi bagian penting dalam kesuksesan Uruguay di Copa America 2011, yang menurutnya adalah “momen terbaik dalam karier saya.”

Namun, karier Suarez diwarnai oleh beberapa kontroversi yang mencoreng reputasinya. Insiden terkenal terjadi pada Piala Dunia 2010 ketika Suarez sengaja menggunakan tangan untuk mencegah Ghana mencetak gol, yang berujung pada kartu merah dan kontroversi global. Pada Piala Dunia 2014, Suarez kembali menjadi sorotan setelah menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini, sebuah tindakan yang membuatnya mendapat sanksi berat dari FIFA.

Meskipun demikian, Suarez tetap diingat sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia, dengan total 509 gol dari 827 pertandingan di level klub. Suarez, yang kini bermain di Inter Miami bersama mantan rekan-rekannya di Barcelona seperti Lionel Messi, Jordi Alba, dan Sergio Busquets, berjanji untuk memberikan yang terbaik dalam penampilan terakhirnya untuk Uruguay.

“Saya akan memberikan segalanya hingga detik terakhir karier saya bersama timnas Uruguay,” kata Suarez, menutup konferensi persnya dengan janji yang menggema di hati para penggemarnya. Jumat nanti, dunia akan menyaksikan elegi terakhir dari seorang maestro sepak bola yang telah memberikan begitu banyak warna pada permainan indah ini.

Editor: Akil

Gubernur Aceh Pastikan Semua Venue PON Siap Sesuai Jadwal

0
Gubernur Aceh Pastikan Semua Venue PON Siap Sesuai Jadwal. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang akan digelar dalam hitungan hari dipastikan siap berjalan sesuai rencana. Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal, melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan kesiapan seluruh venue yang akan digunakan dalam ajang olahraga terbesar di Indonesia ini.

Di tengah hiruk-pikuk persiapan terakhir, Safrizal terlihat serius memeriksa setiap detail. Sidak yang dilakukan di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh, menjadi bukti komitmennya untuk memastikan setiap venue siap tepat waktu. “Kami pastikan semua venue sudah siap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Safrizal di Blang Bintang pada Selasa, (3/9/2024).

Menurut Safrizal, progres pengerjaan venue sudah mencapai 98-99 persen, dan beberapa di antaranya telah rampung 100 persen.

“Aceh sudah sangat siap melaksanakan PON XXI. Insya Allah, seluruh pertandingan akan terlaksana dengan baik di setiap venue olahraga yang telah dipersiapkan,” tambahnya dengan optimisme yang tinggi.

Safrizal tak hanya berbicara tentang kesiapan fisik. Lebih dari itu, ia juga memastikan bahwa aspek manajemen dan koordinasi antar-pihak terkait berjalan lancar. Dalam inspeksi tersebut, ia terlibat langsung dengan para penanggung jawab masing-masing cabang olahraga, menanyakan kesiapan teknis hingga hal-hal kecil yang sering terlewatkan.

PON XXI Aceh-Sumut 2024 dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Harapan Bangsa pada 9 September 2024. Event ini akan mempertandingkan 33 cabang olahraga di Aceh, melibatkan 5.636 atlet dan 2.752 ofisial. Setiap cabang olahraga telah ditempatkan di berbagai lokasi di Aceh, mulai dari Kota Banda Aceh, Aceh Besar, hingga daerah lain seperti Sabang, Aceh Utara, dan Aceh Barat.

Beberapa venue yang menjadi sorotan antara lain Taman Rusa di Kuta Makmur, Aceh Besar, yang akan digunakan untuk cabang Paralayang, dan Sungai Alas di Aceh Tenggara untuk Arung Jeram. Venue-venue tersebut mendapat perhatian khusus karena kondisi geografisnya yang menantang.

Meski tantangan tak bisa dihindari, Safrizal yakin dengan kesiapan Aceh sebagai tuan rumah. Ia bahkan memastikan bahwa PON kali ini akan menjadi momentum untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Aceh mampu menggelar event berskala nasional dengan standar internasional.

“Ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga tentang kebanggaan dan semangat kita sebagai bangsa,” tutupnya.

Dengan segala kesiapan ini, Safrizal berharap PON XXI Aceh-Sumut 2024 akan berjalan lancar dan sukses, serta menjadi ajang yang akan dikenang oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Editor: Akil

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Diuji Mampu Baca Al-Qur’an

0
Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh menjalani uji mampu baca Al-Qur'an di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Rabu 4 September 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah melaksanakan uji kemampuan membaca Al-Quran bagi para bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh di Masjid Raya Baiturrahman pada Rabu, (4/9/2024).

Ujian ini merupakan salah satu persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh setiap pasangan calon kepala daerah di Aceh sesuai dengan qanun daerah.

Dua pasangan calon yang mengikuti ujian ini adalah Muzakkir Manaf dan Fadhullah, serta Bustami Hamzah dan Muhammad Yusuf A Wahab. 

Proses ujian dimulai dengan Fadhullah, dilanjutkan Bustami Hamzah, Muzakkir Manaf, dan diakhiri oleh Muhammad Yusuf. Mereka secara bergantian menunjukkan kemampuan membaca Al-Quran di hadapan tim penilai.

Ketua KIP Aceh, Saiful, menegaskan bahwa uji baca Al-Quran ini merupakan salah satu kekhususan pemilihan kepala daerah di Aceh. Hal ini menunjukkan pentingnya nilai-nilai agama dalam proses pemilihan pemimpin di provinsi ini.

Tim penilai yang terdiri dari perwakilan lembaga MTQ, Kementerian Agama, dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) akan menilai kemampuan membaca Al-Quran para calon. Hasil penilaian akan menentukan apakah pasangan calon tersebut memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya atau tidak.

“Jika hasil penilaian menunjukkan bahwa pasangan calon tidak mampu membaca Al-Quran sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, maka mereka dapat melakukan pergantian pasangan calon pada tahap perbaikan,” ujar Saiful.

Reporter: Rezi

Kemal Pasya Paparkan Inovasi “SeKOCI” pada Diseminasi Puslatbang KHAN LAN RI

0
Kemal Pasya Paparkan Inovasi "SeKOCI" pada Diseminasi Puslatbang KHAN LAN RI. (Foto: MC Aceh Barat)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Bidang Litbang dan Inovasi Daerah Bappeda Kabupaten Aceh Barat, Kemal Pasya, S.IP., MPA, tampil sebagai salah satu pembicara utama dalam Diseminasi Hasil Evaluasi Pasca Pelatihan Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Puslatbang KHAN, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, pada Selasa (3/9/2024).

Acara ini berlangsung di Banda Aceh dan dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi dari kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di Provinsi Aceh dan Sumatera.

Kemal memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi pengalaman terkait inovasi yang diterapkan di Kabupaten Aceh Barat pasca Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang ia ikuti pada 2023. Inovasi yang ia usung, “SeKOCI” (Sistem Kolaborasi dan Cipta Inovasi), mendapat sorotan sebagai salah satu langkah progresif dalam meningkatkan kolaborasi antarpemangku kepentingan dan mendorong lahirnya inisiatif-inisiatif baru di daerah tersebut.

“Dengan SeKOCI, kami berhasil meningkatkan Indeks Inovasi Daerah (IID) dari 42,91 pada tahun 2022 menjadi 52,95 pada tahun 2023,” ungkap Kemal.

Ia juga optimis bahwa inovasi ini akan terus membawa dampak positif bagi Kabupaten Aceh Barat, dengan proyeksi peningkatan lebih lanjut pada tahun 2024.

Kemal juga mengumumkan rencana pelaksanaan Penilaian Inovasi Daerah dan Anugerah Inovasi Daerah 2024, yang akan diikuti oleh berbagai perangkat daerah, perguruan tinggi, pemerintah desa, serta organisasi masyarakat. Penilaian ini akan melibatkan tim penilai independen yang terdiri dari akademisi, media, dan tenaga ahli, yang diyakini akan memberikan evaluasi objektif dan mendalam terhadap berbagai inovasi yang diajukan.

Selain Kemal, acara ini juga menampilkan sejumlah narasumber terkemuka lainnya, seperti Syaridin, Pj. Walikota Langsa; Rusmiani Purba, Pj. Sekda Kabupaten Serdang Bedagai; dan Bujang Syaifar, Ketua Tim Kepesertaan dan Alumni Puslatbang KHAN. Masing-masing dari mereka berbagi pandangan mengenai keberhasilan implementasi proyek perubahan oleh para alumni pelatihan, serta dampaknya terhadap organisasi dan masyarakat.

Diseminasi ini menjadi wadah penting bagi para alumni pelatihan kepemimpinan untuk menunjukkan hasil konkret dari pelatihan yang telah mereka jalani, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam memajukan inovasi di berbagai sektor pemerintahan.

Editor: Akil

Calon Walikota Banda Aceh Jalani Tes Baca Al-Qur’an di Masjid Oman

0
Salah satu calon walikota Banda Aceh, T, Irwan Djohan sedang menjalani uji kemampuan baca Al-Quran. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh Empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh menjalani tes kemampuan membaca Al-Qur’an, sebuah tradisi yang menjadi syarat khusus dalam kontestasi Pilkada di Aceh. Tes ini yang berlangsung pada Rabu pagi, 4 September 2024, di Masjid Oman Al Makmur, Lampriet, Banda Aceh, diikuti dengan penuh khidmat oleh para pasangan calon beserta pendukung mereka.

Amatan Nukilan.id di lokasi, mereka yang mengikuti tes ini adalah Zainal Arifin dan Mulia Rahman, Aminullah Usman dan Isnaini Husda, Illiza Sa’aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah, serta Irwan Djohan dan Khairul Amal. Meski tidak dihadiri oleh kerumunan besar, para pendukung yang hadir tetap memberikan dukungan moral saat pasangan jagoan mereka diuji membaca Al-Qur’an oleh tim penguji.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh, Yusri Razali, menyebutkan bahwa tes ini merupakan amanah dari Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) dan Qanun Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pilkada, yang mencerminkan kearifan lokal Aceh.

“Ini yang membedakan Pilkada kita dengan daerah lain,” kata Yusri dalam sambutannya.

Proses uji ini melibatkan tiga orang penguji dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), dan Kementerian Agama. Meskipun bukan ajang perlombaan seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), setiap pasangan calon diwajibkan mencapai nilai minimum yang telah ditetapkan.

“Jika nilai minimum tidak terpenuhi, maka pasangan calon akan dinyatakan tidak lulus tes,” tambah Yusri.

Meskipun demikian, ia optimis bahwa semua pasangan calon mampu melewati tes ini dengan baik.

Tes baca Al-Qur’an ini bukan hanya menjadi syarat administratif semata, tetapi juga cerminan dari nilai-nilai keislaman yang kuat di Aceh, sebuah provinsi yang dikenal dengan penerapan syariat Islam. Dalam Pilkada, kearifan lokal seperti ini memberikan warna tersendiri yang membedakan Aceh dari daerah lain di Indonesia.

Kini, keempat pasangan calon tinggal menunggu hasil penilaian dari tim penguji, yang akan menjadi penentu kelayakan mereka untuk melanjutkan langkah dalam kontestasi Pilkada Banda Aceh 2024. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Sampah Menumpuk di Pasar Baru Kota Fajar, Warga Desak Pemkab Turun Tangan

0
Kondisi sampah yang berserakan di area Pasar Baru Kota Fajar, Kluet Utara, Aceh Selatan. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan — Pasar Baru Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, kini menghadapi krisis sampah yang memprihatinkan. Keluhan warga dan pengguna jalan semakin menguat akibat menumpuknya sampah di sepanjang ruas jalan pasar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Syahrul Amin, Aktivis Mahasiswa Peduli Aceh Selatan kepada Nukilan.id. Ia mengungkapkan bahwa, keadaan ini menciptakan pemandangan yang tidak hanya tidak sedap dipandang tetapi juga mengganggu kenyamanan masyarakat yang datang berbelanja.

Syahrul Amin, menekankan bahwa kondisi ini sudah sangat memprihatinkan dan perlu penanganan yang cepat dan tepat dari pemerintah daerah.

“Kami mendesak pemerintah Aceh Selatan untuk segera turun tangan menangani permasalahan sampah ini,” ujar Syahrul kepada Nukilan.id, Rabu (4/9/2024)

Menurut Syahrul, meskipun tempat sampah telah disediakan di area pasar, masyarakat masih membuang sampah sembarangan. Hal ini menunjukkan perlunya upaya yang lebih intensif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengelolaan sampah yang lebih baik.

Operator angkutan sampah diharapkan untuk meningkatkan frekuensi pengangkutan agar sampah yang berserakan tidak terus mengganggu.

“Sampah yang berserakan tidak hanya menambah beban visual bagi para pengunjung pasar tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan,” tambahnya.

Situasi ini menjadi cerminan dari perlunya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak-pihak terkait untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Dengan adanya perhatian dan tindakan yang tepat, diharapkan Pasar Baru Kota Fajar bisa kembali menjadi tempat yang layak untuk berbelanja dan beraktivitas. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Api PON XXI Disambut Meriah di Aceh Tengah, Harmoni Budaya dan Prestas

0
Api PON XXI Disambut Meriah di Aceh Tengah, Harmoni Budaya dan Prestasi. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Takengon – Ribuan warga menyemut di sepanjang jalan menuju Pendopo Bupati Aceh Tengah pada Selasa sore (3/9/2024), ketika Tim Kirab Api PON XXI tiba di kota yang terkenal dengan sebutan Kota Dingin tersebut. Suasana semakin semarak dengan iringan marching band dan kibaran bendera merah putih oleh para pelajar yang turut ambil bagian dalam penyambutan ini.

Tari Guel, tarian khas Dataran Tinggi Gayo, menjadi puncak dari rangkaian prosesi penyambutan yang penuh warna itu. Tari Guel bukan sekadar tarian, tetapi simbol kebanggaan dan identitas budaya masyarakat Gayo yang melekat kuat di hati warga Aceh Tengah.

Sorotan utama dari upacara ini adalah kehadiran Karma Aslia Tarigan, atlet legendaris dari Dataran Tinggi Gayo, yang mendapat kehormatan membawa Obor Api PON XXI. Sosok yang pernah mengharumkan nama Aceh di arena PON IX 1977 di Jakarta dengan raihan medali perunggu itu, dengan khidmat menyerahkan obor kepada Penjabat Bupati Aceh Tengah, Subhandhy, di Panggung Kehormatan.

Karma Aslia bukanlah nama asing di dunia olahraga Aceh. Prestasinya di cabang olahraga pencak silat begitu cemerlang. Lahir di Desa Asir-Asir pada 19 September 1950, Aslia pernah merajai berbagai kejuaraan pencak silat pada masa kejayaannya. Di antaranya, medali emas Kejurda Pencak Silat di Banda Aceh tahun 1972, medali emas Porda 1973, dan puncaknya medali emas Kejurnas Pencak Silat di Jakarta tahun 1974.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, yang juga Ketua Bidang Upacara PB PON XXI 2024 Aceh-Sumut Wilayah Aceh, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya terhadap antusiasme masyarakat dalam menyambut Tim Kirab Api PON XXI.

“Alhamdulillah, hingga hari kedelapan ini, Tim Kirab Api PON XXI telah menyapa 18 kabupaten/kota, termasuk Pakpak Bharat di Sumatera Utara,” ujar Akkar.

Pada hari ini, Rabu (4/9/2024), Tim Kirab Api PON XXI akan dilepas dari Aceh Tengah menuju Kabupaten Bener Meriah. Setelah itu, obor akan melanjutkan perjalanan ke Kota Juang, Bireuen, dan diinapkan di Pendopo Bupati setempat.

Akkar tak lupa mengapresiasi sambutan hangat yang diterima di setiap daerah yang disinggahi.

“Terima kasih dan apresiasi kepada para bupati, wali kota, dan seluruh masyarakat yang telah antusias menyambut Tim Kirab. Semoga semangat ini menjadi penyemangat bagi kita semua dalam menyukseskan PON XXI, dan menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Aceh siap menyambut hangat para kontingen PON XXI di Bumi Serambi Mekah,” pungkasnya.

Editor: Akil

Siswa MAN 1 Banda Aceh Raih Prestasi Gemilang di Kompetisi Ekonomi Syariah UGM

0
Siswa MAN 1 Banda Aceh Raih Prestasi Gemilang di Kompetisi Ekonomi Syariah UGM. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tim Hafana dari MAN 1 Banda Aceh berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 dalam Kompetisi Ekonomi Syariah Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Sabtu, 31 Agustus 2024.

Kompetisi bergengsi yang mengusung tema National Sharia Economic Competition (NaSEC) 2024 ini diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Di antara mereka, tiga siswa MAN 1 Banda Aceh—Muhammad Rafif Habibi dan Naziratul Hikmah dari kelas XII IPA 1, serta Fathan Septiando Defad dari kelas XII IPA 3—berhasil menempatkan diri sebagai salah satu yang terbaik, membawa nama madrasah mereka ke panggung nasional.

Perjalanan panjang menuju podium kedua ini bukanlah hal yang mudah. Dimulai sejak 10 Agustus 2024, rangkaian kompetisi melibatkan berbagai tahapan seleksi, mulai dari penyisihan hingga semifinal dan final, yang diakhiri dengan kunjungan ke perusahaan (Company Visit). Di tengah persaingan ketat, Tim Hafana berhasil menunjukkan ketangguhan dan keahlian mereka dalam bidang ekonomi syariah, sebuah prestasi yang membanggakan bagi madrasah.

Menurut rilis resmi NaSEC, kompetisi ini dirancang untuk mengasah kecerdasan siswa SMA/SMK/MA sederajat dan mahasiswa dalam bidang ekonomi syariah. Lebih dari sekadar lomba, NaSEC bertujuan mendorong peserta untuk mencetuskan ide-ide inovatif dalam menghadapi tantangan ekonomi kontemporer, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Alquran dan sunnah. Dengan demikian, diharapkan lahir generasi baru yang kritis, solutif, dan mampu berkontribusi bagi bangsa, negara, dan agama.

Prestasi ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, H. Salman, S.Pd, M.Ag. “Selamat atas prestasi siswa MAN 1 Banda Aceh yang berhasil meraih juara tingkat nasional di UGM. Ini adalah capaian luar biasa bagi madrasah, terutama mengingat persaingan yang begitu ketat. Semoga prestasi ini memotivasi siswa lainnya untuk terus berprestasi,” ujar Salman.

Kepala MAN 1 Banda Aceh, Dr. Nursiah, S.Ag, M.Pd, juga menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. “Prestasi ini menunjukkan bahwa MAN 1 Banda Aceh tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu bersaing di ranah sains dan teknologi. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja keras anak-anak serta tim pengembang olimpiade madrasah,” tuturnya.

Keberhasilan Tim Hafana dalam kompetisi ini tidak hanya menambah daftar prestasi MAN 1 Banda Aceh, tetapi juga memperkuat posisi madrasah ini sebagai lembaga pendidikan yang berorientasi pada pengembangan kemampuan akademis dan literasi siswa, sejalan dengan tuntutan zaman.

Editor: Akil

Panggung Gemilang Musisi Aceh di Aceh Local Band 2024

0
Panggung Gemilang Musisi Aceh di Aceh Local Band 2024. (Foto: Disbudpar Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Nuansa musik lintas generasi akan kembali menggema di Serambi Mekkah. Taman Budaya Banda Aceh akan menjadi saksi dari pagelaran istimewa “Aceh Local Band 2024”, sebuah ajang yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh sebagai bentuk apresiasi terhadap para musisi lokal yang selama ini mewarnai kancah musik di Aceh.

Selama dua hari, mulai tanggal 3 hingga 4 September 2024, panggung Taman Budaya akan dihiasi oleh deretan penampilan dari sejumlah band dan musisi Aceh yang telah lama dinantikan. Di antaranya adalah Semuka, Seuramoe Reggae, D’Fungky Abizzz featuring Abu Bakar AR, Sabirin Lamno, Busnior, Denny Syukur, Apache 13, HNS, D’Project, dan banyak lagi. Acara ini bukan hanya sekadar konser musik, tetapi juga dirancang untuk membawa penonton dalam perjalanan musikal yang kaya dengan konsep medley, menghubungkan berbagai era dan genre dalam satu panggung.

“Aceh Local Band 2024 ini tidak hanya menjadi panggung apresiasi, tapi juga menjadi bagian penting dari rangkaian Aceh Festival 2024 yang memeriahkan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan dibuka pada 9 September mendatang,” ujar Kepala Disbudpar Aceh, Almuniza Kamal, melalui Kepala Bidang Bahasa dan Seni, Nurlaila Hamzah, dalam konferensi pers, Selasa (3/9/2024).

Tak hanya menyuguhkan penampilan musik yang memukau, event ini juga direncanakan untuk didokumentasikan dalam bentuk video musik, yang nantinya akan dipublikasikan melalui kanal YouTube resmi Disbudpar Aceh. Ini merupakan upaya untuk mengabadikan momen-momen magis dari musisi Aceh yang terus berkarya di tengah perkembangan zaman.

Aceh Local Band 2024 juga memberi ruang bagi seniman dan pegiat seni untuk menampilkan karya mereka melalui galeri seni yang disajikan di lokasi acara. Di galeri ini, pengunjung dapat menikmati berbagai rilisan fisik seperti kaset, CD, dan vinyl, serta merchandise seperti baju dan topi. Karya seni visual juga akan menghiasi galeri tersebut, memberikan nuansa artistik yang semakin memperkaya event ini.

“Ini bukan sekadar panggung hiburan, tapi juga panggung apresiasi bagi para talenta terbaik Aceh yang telah menghasilkan karya orisinil,” lanjut Laila.

Aceh Local Band 2024 tak sekadar menjadi ajang hiburan, melainkan juga simbol kebanggaan atas kekayaan musik lokal yang terus bertahan dan berkembang di tanah Rencong. Dengan berbagai acara menarik seperti kuis, game, serta pameran seni dan bazar, event ini menjanjikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para penonton dan pencinta musik Aceh.

Editor: Akil

PON XXI Aceh-Sumut 2024: Misi Hidup Mati Futsal Jatim Hadapi Sumut

0
PON XXI Aceh-Sumut 2024: Misi Hidup Mati Futsal Jatim Hadapi Sumut. (Foto: Jawapos)

NUKILAN.id | Medan – Tim Futsal Jawa Timur (Jatim) harus menghadapi tantangan terbesar mereka di PON XXI 2024 Aceh-Sumut. Nasib mereka di turnamen ini akan ditentukan dalam laga hidup mati melawan tuan rumah, Sumatera Utara, yang akan berlangsung siang ini di Gor Dispora Sumut, Jalan William Iskandar, Deli Serdang.

Kemenangan Jatim atas Sulawesi Barat dengan skor meyakinkan 4-1 pada Selasa (3/9/2024) memang menghidupkan asa mereka. Empat gol Jatim tercipta berkat aksi gemilang Rayhan Putra di menit ke-8, disusul oleh Diaz Firman di menit ke-24, dan dua gol tambahan dari Moch Alex Sandro di menit ke-28 dan 32. Di sisi lain, Sulawesi Barat hanya mampu membalas melalui gol Try Reski di menit ke-26.

Namun, kemenangan ini bukan akhir dari perjuangan Jatim. Pelatih Futsal Jawa Timur, Ambar Suprianto, menyadari bahwa ujian sesungguhnya justru akan datang dalam laga melawan Sumut.

“Kami sudah belajar dari kekalahan lawan NTT. Saya tekankan pada pemain untuk selalu fokus dan tidak kalah semangat. Kemenangan atas Sulawesi Barat penting, tapi tantangan terbesar ada di depan mata,” ujar Ambar setelah pertandingan.

Kemenangan atas Sulbar memang membawa Jatim ke peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan enam poin. Mereka memiliki poin yang sama dengan DKI Jakarta namun unggul dalam head-to-head. Di puncak klasemen, Sumut memimpin dengan tujuh poin, menjadikan laga melawan Jatim nanti sebagai laga penentu.

Ambar menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk hasil imbang atau kekalahan dalam laga melawan Sumut.

“Tidak ada kata seri atau kalah untuk pertandingan hari ini. Tiga poin dari Sulbar kami peroleh untuk menjaga asa lolos, dan sekarang semuanya tergantung pada hasil melawan Sumut,” tegasnya.

Laga ini menjadi lebih menegangkan karena Jatim dan Sumut sama-sama memiliki peluang untuk lolos, namun hanya satu tim yang akan melangkah ke babak berikutnya. Dalam atmosfer yang diprediksi akan sangat intens, kedua tim dipastikan akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik mereka untuk meraih kemenangan.

Akankah Jatim berhasil melewati rintangan terakhir ini, atau justru Sumut yang akan mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen? Jawabannya akan segera terungkap di pertandingan penentu siang ini.

Editor: Akil