Beranda blog Halaman 877

Ekspor Pasir Laut: Karpet Merah untuk Bohir dan Singapura

0
Ilustrasi Ekspor Pasir Laut. (Foto: Suara.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Presiden Joko Widodo kembali menyulut kontroversi dengan kebijakan ekspor pasir laut yang baru-baru ini ditandatanganinya. Dengan dalih “sedimentasi”, pemerintah membuka kembali keran ekspor yang selama ini ditutup. Dalam peraturan tersebut, disebutkan bahwa yang diekspor adalah hasil sedimen laut, berupa lumpur dan pasir.

Namun, kebijakan ini jelas salah arah, apalagi jika diklaim sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi laut dan memanfaatkan lumpur sebagai komoditas. Pertanyaannya, apakah lumpur laut bisa digunakan untuk reklamasi atau pembangunan pulau? Tentu tidak. Faktanya, material utama dalam proyek reklamasi adalah pasir, bukan lumpur.

Kebijakan ini tampak sebagai upaya pemerintah untuk melegitimasi pengambilan pasir laut—material yang sejak dulu diincar oleh negara-negara seperti Singapura. Padahal, pasir yang diincar untuk reklamasi adalah pasir purba, bukan hasil sedimentasi. Material ini telah ada sejak masa Paparan Sunda—ketika wilayah yang sekarang menjadi Indonesia bagian barat, Semenanjung Malaysia, dan Singapura masih menjadi daratan luas.

Dalam konteks ini, Presiden Joko Widodo seakan-akan berusaha menyamarkan fakta dengan alasan yang tampak logis: lumpur dan sedimentasi. Padahal, di balik kebijakan ini ada kepentingan besar yang menguntungkan pihak tertentu, termasuk pengusaha-pengusaha besar yang dikenal dekat dengan pemerintah.

Tidak hanya itu, kebijakan ini seolah menjadi ‘tanda mata’ untuk Singapura yang telah lama membutuhkan pasir untuk memperluas pelabuhan dan membangun pulau buatan.

Kerusakan Ekosistem dan Kepentingan Bohir

Kebijakan ekspor pasir laut ini berpotensi menghancurkan ekosistem laut Indonesia. Pengambilan pasir dalam jumlah besar dapat mengubah kontur laut, mempengaruhi arus, gelombang, dan bahkan mempercepat abrasi pantai. Pulau-pulau kecil di sekitar lokasi pengisapan pasir akan menjadi lebih rentan terhadap abrasi, dan nelayan yang bergantung pada laut akan kehilangan sumber mata pencaharian akibat rusaknya ekosistem.

Sejumlah ahli dan organisasi lingkungan, seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), telah memperingatkan bahwa biaya pemulihan lingkungan akibat pengambilan pasir laut jauh lebih besar daripada keuntungan ekonomi yang didapatkan. Namun, tampaknya pemerintah lebih memilih menutup mata terhadap dampak ekologis demi memuluskan kepentingan segelintir bohir dan pengusaha.

Setidaknya ada 66 perusahaan yang telah mengantri untuk mendapatkan izin ekspor pasir laut, beberapa di antaranya memiliki afiliasi dengan pejabat yang menerbitkan kebijakan ini. Ada dugaan kuat bahwa kebijakan ini dikeluarkan untuk memberi karpet merah kepada para bohir yang akan mendapatkan keuntungan besar dari ekspor pasir laut. Terlebih lagi, Singapura disebut secara terang-terangan sebagai salah satu negara yang akan menjadi pembeli utama pasir laut Indonesia.

Politik Kepentingan di Balik Ekspor Pasir Laut

Ada indikasi bahwa kebijakan ini tidak lepas dari kepentingan politik menjelang transisi pemerintahan. Partai Gerindra, yang kini dipimpin oleh presiden terpilih Prabowo Subianto, meminta agar kebijakan ekspor pasir laut ini ditunda. Namun, penolakan ini terlihat setengah hati. Sebagian pihak menilai, langkah ini lebih seperti manuver politik untuk menempatkan pengusaha yang dekat dengan partai mereka dalam skema ekspor ini.

Setelah pelantikan Prabowo pada 20 Oktober nanti, kebijakan ini akan menjadi ujian besar bagi kepemimpinannya. Prabowo, yang sering mengagungkan nasionalisme dan kedaulatan, tidak boleh membiarkan segelintir pengusaha mempengaruhi kebijakan yang merugikan negara dan lingkungan. Ini adalah saat yang tepat bagi Prabowo untuk menunjukkan komitmennya terhadap kepentingan rakyat, bukan hanya segelintir elite ekonomi.

Tanda Tanya untuk Masa Depan

Pada akhirnya, kebijakan ekspor pasir laut ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang siapa yang sebenarnya diuntungkan dan apa dampaknya bagi negara. Apakah kepentingan rakyat dan lingkungan benar-benar diprioritaskan, ataukah ini hanya permainan politik dan ekonomi yang menguntungkan pengusaha besar dan negara tetangga?

Jika dibiarkan, kebijakan ini tidak hanya akan merusak ekosistem laut dan mengancam mata pencaharian masyarakat pesisir, tetapi juga menempatkan kedaulatan Indonesia dalam bahaya. Dengan segala potensi kerugian yang ada, sudah sepatutnya kebijakan ini dibatalkan, bukan hanya ditunda. Langkah ini adalah ujian nyata bagi pemerintahan baru Prabowo Subianto. Akankah dia berani berdiri di pihak rakyat dan lingkungan, ataukah dia akan tunduk pada kepentingan para bohir yang semakin berkuasa?

Sudah saatnya pemerintah berhenti bermain-main dengan kebijakan yang merongrong kedaulatan negara. Kedaulatan bukan hanya soal teritorial, tapi juga tentang melindungi sumber daya alam dan ekosistem yang menjadi warisan bangsa ini.

Penulis: Akil Rahmatillah

TKD SIGMA Dukung Penuh Muzakir Manaf – Fadhlullah

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tim Kampanye Daerah (TKD) Sinegritas Generasi Milenial Aceh (SIGMA) resmi menyatakan dukungan penuh pada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh nomor urut 2, Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh), pada Pilkada Aceh yang berlangsung 27 November 2024 mendatang.

Ketua TKD SIGMA, Shiddiq Multazam, dalam pernyataan resminya mengungkapkan bahwa seluruh anggota tim kampanye siap berjuang keras untuk memenangkan pasangan Mualem-Dek Fadh, dinilai memiliki visi dan misi yang paling sesuai untuk membangkitkan kembali ekonomi dan kesejahteraan Aceh.

“TKD SIGMA siap mendukung sepenuhnya Muzakir Manaf dan Fadhlullah. Kami percaya, di bawah kepemimpinan mereka, Aceh akan mampu keluar dari keterpurukan ekonomi yang telah berlangsung selama lima tahun terakhir. Pasangan ini membawa harapan besar bagi masyarakat Aceh, terutama melalui program-program unggulan yang mereka usung, seperti pengembangan sektor pariwisata halal, peningkatan investasi swasta, dan optimalisasi anggaran Otonomi Khusus (Otsus) Aceh,” ujar Shiddiq dalam konferensi pers yang digelar di Banda Aceh, Selasa (8/10/2024).

Shiddiq menjelaskan bahwa TKD SIGMA tidak hanya melihat Mualem-Dek Fadh sebagai sosok pemimpin yang berpengalaman, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh, terutama generasi muda. Dengan menciptakan lapangan kerja baru melalui program investasi dan pembangunan infrastruktur, mereka berharap dapat memberdayakan generasi muda Aceh dan mengurangi angka pengangguran.

“Kami di TKD SIGMA percaya bahwa mendukung Mualem-Dek Fadh adalah langkah tepat untuk membawa Aceh menuju masa depan yang lebih baik. Kami siap bekerja keras untuk memastikan kemenangan mereka dalam Pilkada ini,” tegas Shiddiq.

Pasangan Mualem-Dek Fadh, yang mendapat nomor urut 2 dalam kontestasi politik ini, telah menyusun berbagai program strategis untuk memajukan Aceh. Salah satu program unggulan mereka adalah menjadikan Aceh sebagai pusat wisata halal terkemuka di Indonesia, serta memanfaatkan potensi ekonomi lokal yang belum tergarap secara maksimal. Dukungan dari TKD SIGMA, yang dikenal sebagai salah satu elemen penting dalam kampanye, menjadi tambahan kekuatan yang signifikan bagi pasangan ini.

Dengan dukungan TKD SIGMA, Mualem-Dek Fadh semakin optimis dapat memenangkan hati rakyat Aceh dalam Pilkada 2024. “Kami tidak hanya melihat kemenangan ini sebagai keberhasilan politik, tetapi sebagai kemenangan untuk seluruh masyarakat Aceh,” pungkas Shiddiq.[]

10 Beasiswa S1-S3 Luar Negeri yang Masih Jarang Diminati Pelajar Indonesia

0
Ilustrasi Beasiswa. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Banyak pelajar Indonesia yang bercita-cita melanjutkan pendidikan di luar negeri. Namun, meski ada ratusan universitas internasional terkemuka yang menawarkan beasiswa, beberapa di antaranya masih jarang dilirik oleh pelajar Indonesia. Jika kamu ingin mencari peluang kuliah ke luar negeri dengan beasiswa, berikut adalah daftar 10 universitas terbaik yang menawarkan program beasiswa namun masih belum banyak diminati.

1. Khalifa University, Uni Emirat Arab

Berlokasi di Abu Dhabi, Khalifa University menempati peringkat 202 dunia menurut QS World University Rankings 2025. Universitas ini berfokus pada inovasi dan penelitian serta memberikan beasiswa S2 dan S3 melalui program Khalifa University of Science and Technology International Scholarship. Pendaftaran beasiswa dibuka dari Desember hingga April.

Cakupan beasiswa:

  • Pendidikan penuh
  • Buku pelajaran
  • Akomodasi kampus
  • Asuransi kesehatan
  • Tiket pesawat pulang-pergi
  • VISA

Untuk mahasiswa S3, disediakan tunjangan bulanan setara Rp 82 juta dan dukungan untuk konferensi internasional. Info lebih lanjut dapat dilihat di laman resmi Khalifa University.

2. Maastricht University, Belanda

Universitas negeri yang terletak di Maastricht ini menempati peringkat 230 dunia. Maastricht University bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Belanda menyediakan beasiswa untuk mahasiswa internasional yang ingin meraih gelar Master.

Cakupan beasiswa:

  • Biaya hidup hingga Rp 518 juta
  • Asuransi kesehatan
  • VISA
  • Pelatihan pra-akademis

Jika tertarik, kamu bisa mengunjungi laman resmi Maastricht University untuk detail pendaftaran.

3. Gwangju Institute of Science and Technology (GIST), Korea Selatan

GIST terkenal sebagai pusat sains dan teknologi Korea Selatan. Universitas ini menawarkan beasiswa bagi mahasiswa S2 dan S3 dengan program GIST Scholarship. Pendaftaran dibuka setiap bulan Oktober.

Cakupan beasiswa:

  • Tunjangan pendidikan penuh
  • Biaya hidup bulanan hingga Rp 3,4 juta
  • Asuransi kesehatan
  • Tiket pesawat pertama ke Korea

Informasi lebih lanjut bisa dilihat di laman resmi GIST.

4. King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi

Universitas terbaik di Arab Saudi ini menawarkan KAUST Global Fellowship untuk pelajar S2 dan S3. Beasiswa ini menawarkan pendidikan berkualitas dengan fasilitas lengkap, termasuk akomodasi dan tunjangan tahunan setara Rp 1,1 miliar.

Cakupan beasiswa:

  • Tunjangan pendidikan penuh
  • Asuransi kesehatan
  • Akomodasi
  • Tunjangan tahunan

Informasi lebih lanjut tersedia di laman resmi KAUST.

5. Qatar University, Qatar

Bagi yang ingin menempuh pendidikan S1, Qatar University menawarkan beasiswa internasional yang mencakup biaya pendidikan penuh dan tunjangan bulanan.

Cakupan beasiswa:

  • Biaya pendidikan penuh
  • Biaya hidup bulanan
  • Akomodasi tempat tinggal
  • Tiket pesawat pulang-pergi

Informasi lengkap dapat dilihat di laman resmi Qatar University.

6. Singapore Management University, Singapura

Universitas ini menawarkan ASEAN Undergraduate Scholarship untuk pelajar dari negara-negara ASEAN yang ingin melanjutkan studi S1. Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan penuh serta tunjangan komputer dan akomodasi tahunan.

Cakupan beasiswa:

  • Pendidikan penuh
  • Tunjangan komputer setara Rp 20,7 juta
  • Akomodasi tahunan

Informasi lebih lengkap tersedia di laman resmi Singapore Management University.

7. Ewha Womans University, Korea Selatan

Universitas khusus perempuan ini menawarkan beasiswa S1 dan S2 melalui program Ewha Global Partnership Program. Beasiswa ini menanggung biaya pendidikan penuh serta biaya hidup selama studi.

Cakupan beasiswa:

  • Tunjangan pendidikan penuh
  • Biaya hidup bulanan
  • Biaya tempat tinggal

Informasi pendaftaran dapat diakses di laman resmi Ewha Womans University.

8. University of Szeged, Hungaria

Universitas terbaik di Hungaria ini menawarkan beasiswa Stipendium Hungaricum bagi pelajar internasional. Program ini terbuka untuk semua jenjang pendidikan dari S1 hingga S3.

Cakupan beasiswa:

  • Pendidikan penuh
  • Biaya hidup bulanan
  • Akomodasi
  • Asuransi kesehatan

Informasi lebih lengkap bisa didapatkan di laman Stipendium Hungaricum.

9. University of Groningen, Belanda

Universitas tertua kedua di Belanda ini menawarkan beasiswa Eric Bleumink Fund Scholarship bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi S2.

Cakupan beasiswa:

  • Tunjangan pendidikan
  • Biaya perjalanan internasional
  • Biaya hidup
  • Asuransi kesehatan

Kunjungi laman resmi University of Groningen untuk informasi lebih lanjut.

10. Chulalongkorn University, Thailand

Universitas terbaik di Thailand ini menawarkan program beasiswa untuk S2 dan S3 bagi mahasiswa dari negara-negara ASEAN melalui Chulalongkorn University’s Graduate Scholarship Programme for ASEAN Countries.

Cakupan beasiswa:

  • Pendidikan penuh
  • Uang saku bulanan
  • Akomodasi
  • Tiket pesawat pulang-pergi

Informasi lebih lengkap bisa dicek di laman resmi Chulalongkorn University.

Itulah 10 universitas luar negeri dengan beasiswa yang masih jarang diketahui oleh pelajar Indonesia. Tertarik untuk mencoba?

Editor: Akil

30 Kampus Tujuan Beasiswa LPDP 2024 untuk Penyandang Disabilitas

0
Ilustrasi LPDP. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penyandang disabilitas kini memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2024. Program ini memberikan jalur afirmasi bagi warga negara Indonesia dengan disabilitas fisik, intelektual, mental, sensorik, maupun disabilitas ganda.

Melalui program ini, penyandang disabilitas dapat melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3 di dalam maupun luar negeri. LPDP juga telah bekerja sama dengan berbagai universitas terkemuka dunia untuk mendukung pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas.

Beasiswa afirmasi ini menawarkan beragam bentuk dukungan, termasuk:

  1. Dana pendidikan, seperti biaya pendaftaran, SPP, dan tunjangan buku.
  2. Dana pendukung, seperti transportasi, visa, asuransi kesehatan, serta tunjangan hidup bulanan.
  3. Bantuan tambahan seperti dana pendamping bagi penerima beasiswa penyandang disabilitas sesuai ketentuan LPDP.

Penyandang disabilitas yang melanjutkan studi doktoral juga berhak mendapatkan tunjangan keluarga dan dana keadaan darurat jika diperlukan. Beasiswa ini juga mencakup biaya penelitian tesis atau disertasi, seminar internasional, dan publikasi jurnal internasional.

30 Kampus Tujuan Beasiswa LPDP

Untuk mendukung penyandang disabilitas melanjutkan pendidikan di luar negeri, LPDP telah bermitra dengan sejumlah universitas ternama. Berikut daftar 30 kampus internasional yang dapat dipilih:

  1. Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat
  2. University of Oxford, Inggris
  3. Stanford University, Amerika Serikat
  4. Harvard University, Amerika Serikat
  5. University of Cambridge, Inggris
  6. University of California, Berkeley, Amerika Serikat
  7. Imperial College London, Inggris
  8. Princeton University, Amerika Serikat
  9. California Institute of Technology (Caltech), Amerika Serikat
  10. ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology, Swiss
  11. University of Chicago, Amerika Serikat
  12. Yale University, Amerika Serikat
  13. University of Pennsylvania, Amerika Serikat
  14. Cornell University, Amerika Serikat
  15. University College London (UCL), Inggris
  16. Columbia University, Amerika Serikat
  17. Peking University, Tiongkok
  18. Tsinghua University, Tiongkok
  19. Johns Hopkins University, Amerika Serikat
  20. University of California, Los Angeles (UCLA), Amerika Serikat
  21. University of Toronto, Kanada
  22. National University of Singapore (NUS), Singapura
  23. The University of Melbourne, Australia
  24. University of Michigan-Ann Arbor, Amerika Serikat
  25. The University of Tokyo, Jepang
  26. The University of Edinburgh, Inggris
  27. New York University (NYU), Amerika Serikat
  28. Universite PSL (Paris Sciences & Lettres), Prancis
  29. Northwestern University, Amerika Serikat
  30. EPFL (Ecole Polytechnique Fédérale de Lausanne), Swiss

Dengan berbagai dukungan finansial dan pilihan kampus unggulan, program beasiswa LPDP memberikan peluang besar bagi penyandang disabilitas untuk mewujudkan mimpi mereka melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Beasiswa ini juga menjadi wujud nyata inklusivitas pendidikan yang semakin terbuka dan setara bagi semua kalangan masyarakat.

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024

Pendaftaran beasiswa LPDP untuk penyandang disabilitas terbuka sepanjang tahun 2024. Para calon pendaftar disarankan untuk segera mempersiapkan dokumen yang diperlukan dan memilih universitas yang sesuai dengan bidang studi yang diminati.

Informasi lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan beasiswa dapat diakses melalui laman resmi LPDP atau media sosial resmi LPDP.

Editor: Akil

Imam Besar Masjid Nabawi Temui Menag, Bawa Pesan Raja Salman

0
Imam Besar Masjid Nabawi Temui Menag RI. (Foto: Kementerian Agama)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Imam dan khatib Masjid Nabawi, Syaikh Ahmad bin Ali Al-Hudzaifi, bertemu dengan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta pada Selasa (8/10/2024). Dalam pertemuan tersebut, Syaikh Ahmad membawa pesan penting dari Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi terkait hubungan strategis kedua negara.

“Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian khusus dari Raja Salman dan Putra Mahkota atas hubungan strategis yang sudah lama terjalin antara Indonesia dan Arab Saudi,” ujar Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Al-Amudi, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Faisal mengungkapkan apresiasi dari Raja Salman atas kerja sama yang dijalin oleh Kementerian Agama RI di bawah kepemimpinan Yaqut dalam bidang dakwah dan keislaman. Ia berharap hubungan ini dapat terus meningkat ke arah yang lebih strategis di masa depan.

“Kedua pemimpin negara sangat berharap agar hubungan ini terus ditingkatkan ke level yang lebih tinggi,” tambah Dubes Faisal.

Senada dengan Faisal, Syaikh Ahmad menuturkan bahwa salah satu alasan utama kunjungannya adalah kesamaan visi antara Indonesia dan Arab Saudi dalam mengusung moderasi beragama. Menurutnya, kunjungan ini juga bertujuan untuk bertukar pengalaman dan membangun kerja sama dalam menyebarkan ajaran agama yang benar dan sesuai dengan risalah universal yang diajarkan oleh Nabi Muhammad.

“Ini adalah amanat besar bagi kami untuk menyampaikan ajaran agama yang benar, ajaran agama yang universal sesuai dengan yang disampaikan Rasulullah,” ujar Syaikh Ahmad.

Selama kunjungannya, Syaikh Ahmad juga berharap bisa membahas berbagai kepentingan bersama serta membangun jembatan kerja sama antara kedua negara, khususnya di bidang keagamaan.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kedatangan Syaikh Ahmad ke Indonesia. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia.

“Sampaikan salam takdzim kami kepada Yang Mulia Raja Salman dan Putra Mahkota. Kehadiran Syaikh Ahmad di Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami,” kata Yaqut.

Menag Yaqut juga menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi berjalan dengan sangat baik, baik secara institusional maupun personal. Ia mengapresiasi Dubes Faisal yang selama ini menjadi mitra Kemenag dalam memperkuat kerja sama kedua negara di bidang keagamaan.

“Hubungan saya dengan Dubes Faisal ini sudah seperti saudara, bukan hanya hubungan formal antarnegara, tetapi hubungan antar saudara,” imbuhnya.

Syaikh Ahmad dijadwalkan berada di Indonesia hingga Jumat (11/10/2024). Selama kunjungannya, ia akan bertemu dengan sejumlah tokoh dan organisasi Islam, termasuk Presiden Joko Widodo, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia juga dijadwalkan menjadi imam salat Jumat di Masjid Istiqlal.

Kunjungan Syaikh Ahmad ini memperkuat hubungan keagamaan antara Indonesia dan Arab Saudi, yang diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi umat Islam di kedua negara.

Editor: Akil

Sektor Tambang di Tengah Potensi Korupsi dan Bencana

0
Danau bekas galian tambang di Kaltim. (Foto: ANTARA/Wahyu Putro A)

Nukilan.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak (AFI) terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kaltim, Selasa (8/10/2024). Saat ini AFI sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika. Selain AFI, dua saksi lainnya yaitu Ketua Kadin Kaltim, Dayang Donna Walfiaries Tania (DDW) dan Rudy Ong Chandra (ROC) sebagai Komisaris PT Sepiak Jaya Kaltim, PT Cahaya Bara Kaltim, PT Bunga Jadi Lestari, dan PT Anugerah Pancaran Bulan, dan Pemegang Saham lima persen PT Tara Indonusa Coal.

KPK juga sudah menggeledah rumah AFI di Samarinda pada 23 September 2024 lalu. Dari penggeledahan tersebut, penyidik menemukan barang bukti dokumen pengurusan IUP di wilayah Kaltim yang kemudian disita penyidik.

KPK sendiri telah memulai penyidikan untuk dugaan tindak pidana korupsi di Provinsi Kaltim sejak 19 September lalu dan telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Namun informasi terkait inisial dan jabatan tersangka belum diberitahukan karena penyidikan yang sedang berjalan.

Saat ini, KPK telah memberlakukan cegah ke luar negeri terhadap tiga orang tersebut untuk melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi. Cegah ke luar negeri ini berlaku selama enam bulan.

“Pada tanggal 24 September 2024, KPK telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1204 Tahun 2024 tentang Larangan Bepergian Ke Luar Negeri terhadap tiga orang warga negara Indonesia yaitu AFI, DDWT, dan ROC,” kata Tessa Mahardhika dalam keterangan resminya, Selasa (8/10/2024).

Rentan Dikorupsi

Akademisi Pusat Studi Anti Korupsi (SAKSI) Fakultas Hukum Universitas Mulawarman Samarinda, Orin Gusta Andini menyebutkan penetapan AFI yang merupakan mantan Gubernur Kaltim dua periode kembali mengonfirmasi bahwa pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di provinsi tersebut masih rentan dikorupsi.

Menurut Orin, IUP yang awalnya dimaksudkan sebagai instrumen untuk mengontrol pemanfaatan SDA justru menjadi objek komersial para pemangku kebijakan. Tipologi korupsi SDA melibatkan aktor-aktor yang berkepentingan hingga memanfaatkan berbagai cara agar bisa melakukan eksploitasi SDA.

“Kerentanan korupsi di sektor SDA dan lingkungan mengakibatkan eksploitasi SDA yang serampangan dan akhirnya membawa dampak buruk bagi individu, masyarakat, juga lingkungan. SDA menjadi “lahan basah” kepala daerah untuk melakukan korupsi melalui berbagai cara. Mulai dari penyalahgunaaan kewenangan, suap, hingga gratifikasi,” ujar Orin, dikutip Nukilan dari VOA Indonesia, Selasa (1/10/2024).

AFI sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 19 September 2024 lalu terkait dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji dalam pengurusan IUP di Kaltim bersama dua orang lainnya.

Permasalah terkait IUP di Kaltim ini bukanlah hal baru. Pada 13 Juli 2022 silam ditemukan setidaknya 21 IUP di Kaltim yang diduga palsu. Hal tersebut dikemukakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim.

Beberapa hal yang dibahas dalam rapat tersebut di antaranya masalah Jaminan Reklamasi (Jamrek), persoalan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) berbagai perusahaan tambang di Kaltim, dan terakhir terkait masalah 21 IUP yang tidak tercatat di database ESDM dan DPMPTSP.

“Semuanya ada 21 IUP yang diduga bermasalah. Dalam rangka menyelesaikan ini semua, kami di Komisi I dan III membuat notulen rapat untuk merekomendasikan kepada pimpinan bahwa supaya ini dibentuk pansus. Menurut kami ini masalah yang luar biasa, pasalnya ada dokumen yang di dalamnya tertulis nomor surat serta dibubuhkan tandatangan gubernur, ini diduga dipalsukan,” ujar Ketua Komisi I DPRD Kaltim saat itu, Baharuddin Demmu, dilansir dari laman resmi DPRK Kaltim, 13 Juli 2022.

Telan Korban Jiwa

Selain korupsi, permasalahan lain terkait isu pertambangan di Kaltim adalah terjadinya bencana akibat kelalaian manusia, yaitu banyaknya korban jiwa di lokasi tambang atau lubang bekas tambang. Berdasarkan laporan tahun 2021 Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim disebutkan bahwa sebanyak 40 orang sejak 2011 hingga 2021. Dari total tersebut, 23 di antaranya terjadi di ibu kota Provinsi Kaltim, Samarinda.

Selain Samarinda, Kutai Kartanegara juga menelan korban jiwa sebanyak 13 orang yang tewas di Kutai Barat. Sementara lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara terjadi satu kasus dan Paser sebanyak dua kasus. Dari 40 orang tersebut, mayoritas korban adalah anak-anak dan remaja. Hanya tujuh orang yang tercatat sebagai orang dewasa. Sementara dalam rentang 2022-2024 terjadi lagi kasus serupa yang menelan lima korban jiwa, membuat jumlah total korban jiwa mencapai 45 orang.

Lalu pada Minggu (5/5/2024), dua kakak beradik berinisial RP (11) dan MR (9) ditemukan tewas di lubang bekas galian tambang di kawasan Jl. Lobang 3 Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda. Jatam mencatat RP dan MR merupakan korban jiwa ke-46 dan 47 dalam daftar panjang kematian anak di lubang tambang.

Kejadian ini bermula saat MR, RP, dan sepupunya FT (12) bermain di pinggir lubang yang sering dikunjungi masyarakat, anak-anak maupun orangtua, untuk mancing atau berenang.

“Sekitar jam 12 siang, ketiganya dilaporkan tenggelam. Satu orang berhasil diselamatkan warga dan Tim SAR,” kata Fadli, warga Loa Buah, dikutip dari Mongabay, Minggu (5/5/2024).

Berdasarkan penelusuran Jatam, lubang yang sama juga pernah menewaskan seorang anak bernama Aprilia Wulandari (12) pada 2015 silam. Tragedi tewasnya Aprilia saat itu bertepatan dengan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Kaltim yang gubernurnya saat itu AFI.

Koordinator Jatam Kaltim, Mareta Sari, mengungkapkan dari penelusuran pihaknya melalui situs Administrasi Hukum Umum (AHU) daring Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) diketahui bahwa lubang bekas galian tersebut merupakan milik PT Transisi Energy Satunama (TES). Pemilik perusahaannya diketahui bernama Eko Priyatno dengan alamat korespondensi di Kota Samarinda.

Mareta mengatakan setelah izin operasi perusahaan tersebut berakhir, lubang dibiarkan menganga dan dipenuhi air. Padahal lokasinya dekat dengan permukiman penduduk. Gubernur Kaltim saat itu, AFI lantas memasukkan PT TES dalam daftar hitam. Namun kenyataanya PT TES masih terus beroperasi.

Mareta menyebutkan pada 2011 Jatam Kaltim pernah menyarankan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim untuk menutup lubang tambang yang ada di Kaltim. Namun DLH Kaltim saat itu beralasan bahwa dana reklamasi yang dimiliki tidak cukup.

“Kita tidak bisa menyalahkan korban, karena ketika lubang itu ditinggalkan, maka negara harus bertanggung jawab. Apalagi tidak ada sosialisasi yang transparan kepada pihak-pihak yang bermukim di area sekitar. Contoh saja kasus 2014 lalu, ibu korban bahkan tidak tahu kalau di dekat rumahnya ada lubang bekas tambang,” kata Mareta, dilansir MediaKaltim, Senin (6/5/2024).

Teranyar, kasus serupa kembali menelan dua korban jiwa baru anak-anak. Altaf Abi Putra (10) dan Vegar Repuel Tonapa (9) ditemukan tewas setelah tenggelam di kolam tambang batu bara di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim, Sabtu (13/9/2024) lalu. Korban pertama ditemukan lebih dulu dalam kondisi tewas pada sore hari. Kemudian korban kedua ditemukan sekitar pukul 19.45 WITA setelah pencarian intensif dilakukan oleh warga setempat dan petugas. Keduanya langsung dievakuasi ke RSUD AM Parikesit.

Direktur Eksekutif Aksi Ekologi dan Emansipasi Rakyat (AEER), Pius Ginting menegaskan peristiwa kematian anak-anak di lubang bekas galian tambang tak akan pernah usai jika tidak ada perubahan dari pemerintah pusat mau pun daerah serta para pemegang IUP. Para pemegang IUP ini, kata Pius, dapat dikenakan sanksi pidana.

Direktur Eksekutif AEER [Aksi Ekologi dan Emansipasi Rakyat], Pius Ginting, menegaskan peristiwa kematian anak-anak di lubang bekas galian tambang tidak akan usai, selagi tidak ada perubahan dari pemerintah pusat maupun daerah dan para pemegang izin usaha pertambangan [IUP].

“Kejadiannya akan terus berulang. Ini kelalaian yang menyebabkan kematian, sehingga (pemegang IUP) bisa dipidana dalam bidang lingkungan hidup,” katanya, dikutip dari Mongabay, Jumat (10/5/2024).

Selain penutupan lubang-lubang bekas tambang, Pius mengatakan sekolah-sekolah di Kaltim perlu memasukkan pelajaran lingkungan tentang kesadaran dan keselamatan menghadapi bekas lubang tambang batu bara agar kejadian serupa tak lagi terulang di masa depan. ***

Reporter: Sammy

PT PEMA Serahkan Zakat Usaha Rp 1,3 Miliar ke Baitul Mal Aceh

0
PT PEMA Serahkan Zakat Usaha Rp 1,3 Miliar ke Baitul Mal Aceh. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — PT Pembangunan Aceh (PEMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu kesejahteraan masyarakat melalui penyerahan zakat usaha tahun 2023. Zakat senilai Rp 1,36 miliar ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT PEMA, Faisal Saifuddin, kepada Baitul Mal Aceh. Acara serah terima ini berlangsung pada Selasa (08/10/2024) di kantor PT PEMA dan diterima oleh Kepala Baitul Mal Aceh, Dr. Abdul Rani Usman, M.Si.

Dalam sambutannya, Faisal Saifuddin menegaskan bahwa penyerahan zakat tersebut adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang rutin dilakukan setiap tahunnya.

“Zakat usaha ini adalah wujud komitmen kami untuk terus berkontribusi pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh,” ujar Faisal.

Ia juga berharap agar zakat yang disalurkan melalui Baitul Mal dapat dikelola dengan baik dan tepat sasaran, terutama bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

“Kami percaya Baitul Mal Aceh mampu mengelola zakat ini dengan transparan dan profesional sehingga manfaatnya dapat dirasakan maksimal oleh para mustahik, khususnya fakir miskin,” tambahnya.

Kepala Baitul Mal Aceh, Abdul Rani, menyambut baik kontribusi PT PEMA. Menurutnya, kerjasama antara sektor bisnis dan lembaga zakat sangat penting dalam membangun ekonomi masyarakat, terutama di Aceh.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Zakat ini akan kami kelola dan salurkan sesuai dengan prinsip syariah dan regulasi yang ada,” jelasnya.

Abdul Rani juga menjelaskan bahwa Baitul Mal Aceh terus berupaya menyalurkan zakat tidak hanya untuk kebutuhan konsumtif, tapi juga untuk program-program produktif yang dapat memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami selalu memastikan bahwa zakat yang disalurkan dapat memberikan manfaat yang nyata hingga ke lapisan masyarakat paling bawah,” ungkapnya.

Pada acara tersebut, turut hadir sejumlah eksekutif PT PEMA, seperti Direktur Umum dan Keuangan Lukman Age, Direktur Pengembangan Bisnis Faisal Ilyas, Sekretaris Perusahaan Reza Irwanda, Manajer Eksekutif Umum dan SDM Muktar Ilyas, serta Manajer Keuangan Rahayu Annisa K.

Dengan nilai zakat yang mencapai Rp 1,36 miliar, PT PEMA berharap kontribusi ini bisa menjadi bagian dari solusi bagi permasalahan ekonomi masyarakat Aceh, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor usaha dan lembaga sosial dalam memajukan kesejahteraan daerah.

Editor: Akil

Tgk. Munirwan Terpilih Sebagai Ketua MPW PAS Aceh Utara Periode 2024-2029

0
Tgk. Munirwan Terpilih Sebagai Ketua MPW PAS Aceh Utara Periode 2024-2029. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tgk. Munirwan resmi terpilih sebagai Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Partai Aceh Sejahtera (PAS) Aceh Utara periode 2024-2029 dalam Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswillub) yang digelar di Dayah Babussalam Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (7/10/2024). Pemilihan ini dihadiri oleh 25 perwakilan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PAS dari seluruh Aceh Utara.

Tgk. Munirwan, yang juga dikenal sebagai pengusaha pupuk dengan merek MTW Lam Blang, berhasil unggul dengan 14 suara, mengalahkan empat kandidat lainnya. Di antara mereka, Tgk. T. Zulfadli, S.Pd.I, atau lebih akrab disapa Waled Landeng, yang merupakan anggota DPRA terpilih pada Pileg 2024, mendapatkan 7 suara. Sementara itu, Tgk. Sunardi, Plh Ketua MPW PAS sebelumnya, memperoleh 2 suara, dan Abi Muhibbudin serta Abi Ibnu Sakdan masing-masing mendapat satu suara.

Proses pemilihan tersebut dimulai dengan usulan calon ketua dari masing-masing MPC PAS di Aceh Utara. Nama-nama yang masuk dalam bursa pemilihan termasuk tokoh-tokoh berpengaruh seperti Tgk. Munirwan, Tgk. T. Zulfadli, dan Tgk. Sunardi, yang mewakili berbagai kepentingan di internal partai.

Muswillub ini dibuka oleh Ketua Majelis Pimpinan Partai (MPP) PAS Aceh, Tu Bulqaini, dan berlangsung sukses dari pagi hingga malam hari. Acara yang penuh keakraban ini menyoroti komitmen para kader partai untuk bersama-sama membesarkan PAS di Aceh Utara.

“Perbedaan pilihan yang terjadi hari ini adalah bukti bahwa demokrasi berjalan dengan baik dalam partai kita,” ujar Tgk.

Munirwan dalam sambutannya usai terpilih. Ia juga menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh pengurus dan kader dalam menjalankan roda organisasi partai ke depan. “Kami semua memiliki tujuan yang sama, yakni memajukan partai ini dan mewujudkan cita-cita sesuai harapan para ulama.”

Musyawarah tersebut dipimpin oleh unsur MPP PAS Aceh, yaitu Abi Sakdan sebagai ketua sidang, didampingi oleh Tgk. Fajri M. Yunus dan Maimun A. Hamid. Para peserta dari seluruh MPC PAS Aceh Utara juga turut memberi saran dan masukan demi kemajuan partai.

Selain itu, acara penutupan Muswillub juga dihadiri oleh jajaran pengurus MPP PAS Aceh, termasuk Ketua Umum PAS Aceh Tgk. H. Tu Bulqaini Tanjongan, yang memberikan arahan kepada pengurus baru. Ia mengingatkan pentingnya menjaga musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.

“Pengalaman yang lalu harus menjadi pelajaran. Semua keputusan partai harus melalui musyawarah, jangan sampai kesalahan yang sama terulang,” pesan Tu Bulqaini dalam tausiahnya.

Turut hadir pula beberapa tokoh penting seperti Fauziannur, S.Kom (Wakil Bendahara Umum), Maimun A. Hamid, S.Ag (Wakil Sekretaris Jenderal), dan Safwadi, S.Kom (Wakil Bendahara), serta sejumlah tamu undangan lainnya yang turut memberikan dukungan dan ucapan selamat kepada Tgk. Munirwan.

Dengan terpilihnya Tgk. Munirwan, para kader PAS Aceh Utara kini menantikan langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk membawa partai ke arah yang lebih baik dalam periode kepemimpinan yang baru.

Editor: Akil

Tgk Amran Hadiri Deklarasi Relawan Milenial Bersama AMAL di Banda Aceh

0
Deklarasi Relawan Milenial Bersama AMAL. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ratusan relawan yang tergabung dalam Milenial Bersama AMAL (MBA) menggelar deklarasi dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran dan Akmal (AMAL), pada Pilkada Aceh Selatan 2024.

Amatan Nukilan.id, acara yang berlangsung di Tanah Asrama Mahasiswa Aceh Selatan, Blangkrueng, Aceh Besar, Selasa (8/10/2024), dihadiri langsung oleh Tgk Amran bersama istri dan rombongan.

Deklarasi tersebut disambut antusias oleh para mahasiswa yang hadir sebagai bagian dari relawan milenial. Dalam sambutannya, Koordinator MBA, Reza Irfandy, menekankan pentingnya memilih pemimpin yang sudah terbukti berkontribusi nyata untuk mahasiswa dan generasi muda. Ia juga menyoroti rekam jejak Tgk Amran selama masa jabatannya sebelumnya.

“Ini tahun 2024, bukan lagi masanya memilih pemimpin yang hanya berjanji. Kita, mahasiswa, menginginkan bukti nyata, dan Insya Allah, Tgk Amran sudah memberikan bukti itu kepada kita semua,” ujar Reza.

Ia juga menambahkan bahwa pemilihan lokasi acara di Tanah Asrama Mahasiswa Aceh Selatan bukan tanpa alasan.

“Tanah ini dibeli pada masa beliau menjabat di periode sebelumnya,” lanjutnya, menyiratkan kepedulian Tgk Amran terhadap mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Tgk Amran menyampaikan visi-misi yang diusung bersama pasangannya, Akmal, untuk keberlanjutan pembangunan di Aceh Selatan. Ia juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada relawan milenial yang siap mendukung langkahnya dalam kontestasi Pilkada mendatang. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Kakankemenag Aceh Besar Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan MTQ ke-37 Provinsi Aceh

0
Kakankemenag Aceh Besar Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan MTQ ke-37 Provinsi Aceh. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Besar, H Saifuddin SE, menghadiri rapat koordinasi persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Provinsi Aceh di Pidie Jaya, Selasa (8/10/2024). Rapat ini merupakan langkah awal dalam mematangkan persiapan acara bergengsi yang akan digelar pada 18-25 Oktober 2025.

Acara rapat dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, H Zahrol Fajri, serta Kakankemenag dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Dalam pertemuan tersebut, dipaparkan lokasi utama MTQ yang akan berpusat di dua kecamatan, yakni Meureudu dan Meurah Dua. Alternatif pemondokan kafilah juga menjadi salah satu poin pembahasan penting.

Saifuddin menyampaikan pentingnya peran MTQ dalam memperkuat kecintaan masyarakat Aceh terhadap Al-Qur’an.

“MTQ adalah momentum penting untuk memperkokoh syiar Islam, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di kalangan masyarakat Aceh,” ujarnya.

Ia juga menegaskan kesiapan Kemenag Aceh Besar untuk berkontribusi penuh dalam kelancaran acara ini. Lebih lanjut, rapat tersebut juga membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan, termasuk penentuan dewan juri, kategori lomba, hingga kesiapan fasilitas dan akomodasi bagi para peserta yang akan datang dari seluruh Aceh.

Selain itu, kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut. Panitia daerah tuan rumah melaporkan perkembangan terbaru mengenai kesiapan sarana prasarana di Pidie Jaya, guna memastikan kenyamanan para kafilah dan tamu undangan yang hadir.

MTQ ke-37 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat Aceh untuk terus memperkokoh persatuan dan nilai-nilai keislaman.

Editor: Akil