Beranda blog Halaman 875

Rapat Perdana Badan Pemenangan, Dek Fadh Tegaskan Peran Tim Sangat Krusial

0
Rapat Perdana Badan Pemenangan Mualem-Dek Fadh. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Calon Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh, mengingatkan pentingnya peran tim pemenangan dalam mendukung kemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem dan dirinya. Ia meminta seluruh tim pemenangan untuk terus menyapa masyarakat di seluruh penjuru Aceh sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri dengan rakyat.

“Kami akan terus berkeliling Aceh, dari pesisir hingga pegunungan, dari Pantai Timur hingga Barat Selatan, termasuk kawasan Poros Tengah. Kami akan menyapa masyarakat secara langsung,” ujar Dek Fadh saat memberikan arahan pada rapat perdana Badan Pemenangan Mualem-Dek Fadh di Kantor DPD Demokrat Aceh, Luengbata, Banda Aceh, Rabu (9/10/2024).

Dek Fadh menegaskan bahwa Badan Pemenangan yang dibentuk dari perwakilan partai pengusung memiliki strategi terbaik dalam menghadapi kontestasi politik ini. Ia optimistis bahwa badan ini akan mampu memberikan hasil terbaik dalam upaya memenangkan hati rakyat Aceh.

“Kami optimis bahwa Badan Pemenangan ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Aceh,” kata Dek Fadh penuh percaya diri.

Lebih lanjut, Dek Fadh menjelaskan bahwa tim pemenangan ini dipimpin langsung oleh Abu Razak, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Partai Aceh. Peran penting badan ini, menurutnya, sangat krusial dalam menggerakkan mesin politik untuk meraih kemenangan.

“Peran Badan Pemenangan sangat penting dalam proses ini,” ujarnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh perwakilan partai pengusung, tokoh masyarakat, serta sejumlah simpatisan yang siap mengawal kemenangan pasangan Mualem-Dek Fadh dalam Pilkada Aceh mendatang.

Editor: Akil

Kadis PPPA Aceh Dukung Pengembangan Kurikulum Baru di Fakultas Keperawatan USK

0
Kepala Dinas PPPA Aceh Dukung Pengembangan Kurikulum Baru di Fakultas Keperawatan USK. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Aceh, Mutia Juliana, S.STP., M.Si., hadir dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai evaluasi dan pengembangan kurikulum baru Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala, Kamis (10/10/2024).

Acara yang berlangsung di Fakultas Kesehatan Unsyiah tersebut menandai komitmen penting antara akademisi dan pemerintah dalam menciptakan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Mutia Juliana menegaskan, pengembangan kurikulum ini adalah upaya strategis untuk menghadirkan tenaga kesehatan yang lebih kompeten, terutama dalam memberikan layanan yang berkaitan dengan kesejahteraan perempuan dan anak.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan kurikulum yang dihasilkan dapat menjawab tantangan di lapangan, khususnya terkait pelayanan kesehatan bagi perempuan dan anak di Aceh,” ujarnya.

Penandatanganan MoU ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan di Aceh. Fakultas Keperawatan Unsyiah berkomitmen terus mengembangkan kurikulumnya dengan pendekatan kolaboratif, menjadikan masukan dari mitra sebagai bagian integral dari pembaruan pendidikan.

Wakil Dekan Fakultas Keperawatan, Dr. Irwansyah, mengatakan bahwa pengembangan kurikulum yang melibatkan berbagai stakeholder akan membawa dampak positif dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan siap menghadapi tantangan di era modern.

“Dukungan pemerintah sangat penting dalam memastikan lulusan kami mampu berkontribusi langsung dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di Aceh,” katanya.

Langkah ini diharapkan dapat memacu peningkatan kualitas layanan kesehatan di Aceh, terutama di bidang kesehatan perempuan dan anak, yang menjadi fokus utama dalam pengembangan kurikulum ini.

Editor: Akil

Cuaca Banda Aceh Hari Ini: Cerah Berawan Sepanjang Hari

0
Cuaca terik di kota Banda Aceh (Foto: Nukilan/Akil)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kota Banda Aceh pada Kamis, 10 Oktober 2024, akan didominasi oleh kondisi cerah berawan sejak pagi hingga malam hari.

Pada pagi hari, suasana kota diprediksi akan cerah berawan dengan suhu yang nyaman, berkisar antara 25°C hingga 29°C. Kelembapan udara pagi hari ini berada di angka 75 hingga 88 persen, menciptakan kondisi yang cukup sejuk bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Memasuki siang hari, awan akan mulai lebih tebal menutupi langit Banda Aceh. Suhu pada siang hari diperkirakan tetap berada dalam rentang 27°C hingga 29°C, dengan kelembapan udara antara 74 hingga 79 persen. Meski cuaca berawan, BMKG tidak memprediksi hujan turun pada siang hari ini.

Menjelang sore, cuaca di Banda Aceh tetap diprediksi berawan, dengan suhu sekitar 27°C dan kelembapan meningkat menjadi 77 hingga 83 persen. Suhu ini masih cukup nyaman untuk kegiatan sore hari di luar ruangan, meskipun awan-awan tebal mulai tampak.

Malam hari, kondisi langit di Banda Aceh akan tertutup awan tebal. Suhu pada malam hari diprediksi berkisar pada 25°C, dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, yakni mencapai 86 hingga 91 persen.

Editor: Akil

Kasus Pelecehan Seksual di Dayah Semakin Marak, Flower Aceh Minta Orang Tua Lebih Waspada

0
Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kasus pelecehan seksual di lingkungan pesantren kembali mencuat di Aceh. Kali ini, Adri (38), pimpinan sebuah dayah di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, dinyatakan bersalah atas tindakan pelecehan terhadap empat santriwati. Pelecehan tersebut terjadi selama periode Desember 2023 hingga Januari 2024 di lembaga yang dipimpinnya.

Kasus ini menambah deretan kekhawatiran terkait keamanan anak di lingkungan pendidikan, terutama pesantren. Menanggapi insiden ini, Riswati, seorang pemerhati anak, mengimbau para orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memilih lembaga pendidikan bagi anak-anak mereka.

“Orang tua harus jeli dalam memilih lembaga pendidikan yang memiliki reputasi baik, tata kelola yang jelas, dan kebijakan yang menjamin keamanan anak,” ujar Riswati kepada Nukilan.id, Kamis, (10/10/2024).

Direktur Flower Aceh ini juga menegaskan, keamanan anak di lembaga pendidikan harus menjadi prioritas utama. Riswati juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak.

Menurutnya, anak-anak perlu diajari tentang batasan diri, menjaga privasi, serta cara melindungi diri dari hal-hal yang tidak pantas.

“Ini penting agar anak-anak berani melaporkan hal-hal yang membuat mereka merasa tidak nyaman tanpa takut dihakimi,” tambahnya.

Selain itu, ia mendorong agar orang tua aktif berinteraksi dengan pihak pengelola lembaga pendidikan, termasuk pesantren.

Dengan terlibat dalam berbagai kegiatan yang melibatkan orang tua, mereka bisa memperoleh informasi lebih baik tentang kondisi di lingkungan sekolah atau pesantren. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

BNPB Tanam 6.000 Mangrove di Banda Aceh untuk Lindungi Ekosistem Pesisir

0
BNPB Tanam 6.000 Mangrove di Banda Aceh untuk Lindungi Ekosistem Pesisir. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menanam 6.000 batang mangrove di kawasan pesisir Pantai Ulee Lheu, Banda Aceh, pada Rabu (9/10/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan bertujuan untuk merehabilitasi lingkungan serta menjaga ekosistem pesisir yang rentan terdampak bencana alam.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan bahwa mitigasi bencana harus dimulai jauh sebelum bencana terjadi, yakni melalui upaya pencegahan seperti penanaman mangrove.

“Pengurangan risiko bencana dimulai dari fase pencegahan. Salah satu wujudnya adalah menjaga lingkungan melalui penanaman pohon, seperti mangrove,” ujarnya saat menghadiri acara penanaman secara simbolis di Ulee Lheu.

Penanaman tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Pj Gubernur Aceh Safrizal, jajaran pejabat BNPB, prajurit TNI, komunitas lokal, organisasi sosial, serta masyarakat. Suharyanto menekankan pentingnya keberlanjutan program ini untuk memastikan dampak yang nyata terhadap perlindungan lingkungan pesisir.

“Ini tidak hanya seremonial. Kami akan terus melakukan penanaman secara berkelanjutan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo,” tambahnya.

Suharyanto menjelaskan bahwa keberadaan mangrove di pesisir sangat penting karena dapat berfungsi sebagai benteng alami yang mampu mengurangi dampak bencana, seperti tsunami atau abrasi. Selain itu, vegetasi mangrove juga berperan penting dalam menjaga ekosistem laut.

“Penelitian menunjukkan bahwa mangrove adalah penahan alami terbaik di wilayah pesisir. Dengan mangrove yang tumbuh baik, risiko bencana bisa diminimalkan. Selain itu, mangrove juga mendukung ekosistem laut dan pesisir tetap sehat,” katanya.

Tak hanya manfaat lingkungan, Suharyanto juga menyoroti potensi ekonomi dari keberadaan mangrove, terutama dengan adanya perdagangan karbon yang kini semakin berkembang.

“Indonesia, dengan luas wilayahnya yang sebagian besar ditumbuhi hutan dan mangrove, memiliki peluang besar dalam perdagangan karbon. Ini adalah investasi lingkungan yang menguntungkan di masa depan,” ujarnya.

Penanaman mangrove ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurut Suharyanto, menjaga lingkungan adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari bencana.

Editor: Akil

Satu Keluarga Meningal Dunia Tertimbun Longsor di Aceh Tengah

0
Proses evakuasi korban tertimbun longsor di Kampung Ramung Ara, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah. (Foto: Dok. BPBD Aceh Tengah)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Tengaj sejak Selasa (8/10/2024) malam menyebabkan bencana banjir bandang dan tanah longsor. Peristiwa nahas ini mengakibatkan satu keluarga di Kampung Ramung Ara, Kecamatan Celala, meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun Nukilan, longsor terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Material longsor menimpa sebuah rumah warga yang sedang tertidur lelap. Korban yang ditemukan meninggal dunia adalah Caisar Sofian (28), Putri Amanda (28), Sofia Putri (10), dan Ghibran Naufa (5).

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihaknya langsung menerjunkan tim beserta alat berat ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan dari masyarakat. 

“Pencarian korban dilakukan secara intensif dengan melibatkan TNI, Polri, dan masyarakat setempat,” ujar Andalika.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daerah Datu Beru, Takengon, untuk dilakukan 

pemeriksaan lebih lanjut.

Selain longsor, banjir bandang juga melanda Kampung Arul Gading, Kecamatan Celala. Banjir menyebabkan sejumlah rumah warga terendam lumpur. Beberapa keluarga terpaksa mengungsi ke meunasah setempat.

Pihak BPBD Aceh Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Warga yang tinggal di daerah rawan bencana diminta untuk segera mengungsi jika terjadi tanda-tanda bahaya.

Reporter: Rezi

Lindungi Pesisir dari Bencana, Kodam IM Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Ulee Lheue

0
Kegiatan penanaman bibit mangrove di Ulee Lheue, Banda Aceh, pada Rabu 9 Oktober 2024. (Foto: Dok. Kodam IM)

NUKILAN.id | Banda Aceh  Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024 dan mendukung upaya mitigasi bencana berbasis vegetasi, Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) melakukan kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon mangrove di Desa Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, pada Rabu (09/10/24). 

Penanaman ini merupakan bagian dari program pemulihan ekosistem pesisir yang bertujuan memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap ancaman abrasi dan tsunami. Mangrove dikenal memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menyerap karbon, dan menyediakan habitat bagi berbagai spesies laut.

Pada acara puncak, sebanyak 200 bibit mangrove ditanam secara simbolis oleh perwakilan dari TNI dan masyarakat. Sebelumnya, 800 bibit telah ditanam, sementara pada tahap awal program, 6.300 bibit telah berhasil ditanam. Sebanyak puluhan personel TNI dari Kodim 0101/Kota Banda Aceh dan ratusan warga setempat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Panglima Kodam IM, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal menyampaikan bahwa penanaman mangrove tidak hanya bertujuan untuk melestarikan lingkungan, tetapi juga untuk melindungi masyarakat pesisir dari potensi bencana. 

“Kami berharap masyarakat bisa turut menjaga pertumbuhan dan kelestarian mangrove ini, karena keberadaannya merupakan benteng alami yang melindungi kehidupan masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Program Nasional yang digagas oleh Presiden RI Joko Widodo untuk pelestarian dan pemulihan hutan mangrove di seluruh Indonesia. Pada kesempatan yang berbeda, Presiden menyerukan semua pihak untuk turut serta dalam merawat hutan mangrove guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan lestari. 

Turut hadir dalam kegiatan penanaman mangrove ini yaitu, termasuk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M., Pj. Gubernur Aceh Dr. H. Safrizal ZA, M.Si., serta perwakilan dari Kedutaan Besar Australia dan mitra lainnya. []

Rapat Perdana Badan Pemenangan, Dek Fadh: Peranan Tim Sangat Penting

0
Calon Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah sedang memberikan arahan pada rapat perdana tim Badan Pemenangan Mualem-Dek Fadh di Kantor DPD Demokrat Aceh, Luengbata, Banda Aceh, Rabu 9 Oktober 2024. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Calon Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyerukan kepada seluruh tim pemenangan untuk terus menyapa masyarakat di seluruh wilayah Aceh. Fadhlullah, yang akrab disapa Dek Fadh, menegaskan bahwa dirinya bersama calon Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, akan terus melakukan safari politik ke berbagai daerah.

“Kita akan terus keliling Aceh untuk menyapa masyarakat, dari pesisir hingga pegunungan, mulai dari Pantai Timur, Barat Selatan, hingga Poros Tengah,” ujar Dek Fadh dalam arahannya pada rapat perdana tim Badan Pemenangan Mualem-Dek Fadh di Kantor DPD Demokrat Aceh, Luengbata, Banda Aceh, Rabu (9/10/2024).

Dek Fadh menyampaikan rasa optimisme tinggi terhadap kinerja Badan Pemenangan yang dibentuk dari perwakilan partai pengusung. Menurutnya, tim tersebut memiliki konsep terbaik dalam mengawal pasangan calon (paslon) menghadapi masyarakat.

“Kami optimis, Badan Pemenangan ini akan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Aceh,” kata Dek Fadh.

Ketua tim pemenangan pasangan Mualem-Dek Fadh sendiri dipimpin langsung oleh Sekretaris Partai Aceh, Abu Razak. Dek Fadh juga menekankan pentingnya peran Badan Pemenangan dalam memenangkan kontestasi politik kali ini.

“Peran Badan Pemenangan sangat penting untuk keberhasilan kampanye ini,” tegasnya.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh perwakilan partai pengusung dan sejumlah tokoh masyarakat, yang menunjukkan kuatnya dukungan untuk pasangan Mualem-Dek Fadh dalam Pilkada Aceh mendatang. []

Pj Wali Kota Komit Jadikan Banda Aceh Sebagai Kota Tangguh Bencana

0
Pj Wali Kota Banda Aceh Ade Surya saat ziarah di Kuburan Massal korban Tsunami Ulee Lheue. (Foto: Dok. Humas Pemko Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pj Wali Kota Banda Aceh Ade Surya menyebutkan Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen untuk terus mendukung upaya pengurangan risiko bencana dan menjadi kota tangguh bencana.

Hal itu disampaikan Ade Surya dalam sambutannya di depan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr Suharyanto saat ziarah ke kuburan massal korban tsunami di kawasan Ulee Lheue, dalam rangka puncak Peringatan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024 di Provinsi Aceh, Rabu, (9/10/2024).

Dalam moment tersebut, Pj Wali Kota juga mendampingi Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyanto dan Pj Gubernur Aceh Safrizal melakukan ziarah di Kuburan Massal korban Tsunami Ulee Lheue. Mereka juga melakukan aksi tabur bunga di makam para Syuhada korban bencana dahsyat tsunami 2004 silam.

“Pemko Banda Aceh terus berupaya mengurangi resiko bencana dengan membangun sistem peringatan dini yang lebih canggih, melakukan simulasi evakuasi secara berkala, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan,” ungkap Ade Surya.

Pj wali kota juga mengatakan bahwa Kota Banda Aceh telah banyak berubah sejak bencana tsunami. Kita telah bangkit dari keterpurukan dan menjadi kota yang lebih modern, tangguh, dan berkelanjutan.

“Banda Aceh terus belajar menjadi kota yang tangguh bencana, pengalaman masa lalu telah mengajarkan kita agar kejadian dan bencana serupa tidak terulang kembali,” kata Ade Surya.

Sementara itu, Kepala BNPB, Letjen TNI Dr Suharyanto dalam wawancaranya menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari bencana yang pernah terjadi. Ia memuji perkembangan Aceh setelah 20 tahun pasca-tsunami, sembari mengingatkan agar kesiapsiagaan dan mitigasi bencana terus ditingkatkan.

“Aceh memiliki keindahan alam dan sumber daya yang luar biasa, tetapi juga memiliki indeks bencana yang tinggi. Kita harus belajar dari pengalaman tsunami 2004, agar langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan semakin baik di masa depan,” ujar Suharyanto. []

Persaudaraan Pidie dan Pidie Jaya Resmi Dukung Mualem-Dek Fadh di Pilkada 2024

0
Persaudaraan Pidie dan Pidie Jaya Resmi Dukung Mualem-Dek Fadh di Pilkada 2024. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ikatan Persaudaraan Pidie dan Pidie Jaya (PIRA), yang diinisiasi oleh sejumlah tokoh dari kedua kabupaten, resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh) dalam Pilkada Aceh mendatang. Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi di Kantor Sekretariat PIRA, Banda Aceh, pada 9 Oktober 2024.

Ketua Umum PIRA, Saiful Anwar, menegaskan bahwa seluruh warga Pidie dan Pidie Jaya di Aceh siap bekerja keras untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2 tersebut.

“Kami, warga Pidie dan Pidie Jaya, siap bekerja dan memenangkan pasangan Mualem-Dek Fadh di Pilkada kali ini. Kami melihat pasangan ini memiliki visi dan misi yang jelas untuk membawa Aceh ke arah yang lebih baik,” ujar Saiful Anwar.

Saiful juga menambahkan, keunggulan pasangan ini terletak pada jaringan yang kuat di tingkat nasional, terutama kedekatan mereka dengan pusat pemerintahan.

Dukungan Semakin Menguatkan

Sementara itu, Dek Fadh menyambut baik dukungan yang diberikan oleh warga Pidie Raya. Menurutnya, dukungan ini menambah semangat dirinya dan Mualem untuk terus berjuang demi kesejahteraan Aceh.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Ini menjadi suntikan semangat tambahan bagi kami untuk memperjuangkan kesejahteraan Aceh ke depan,” ujar Dek Fadh, yang juga menjabat sebagai Ketua Gerindra Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, Dek Fadh menyampaikan bahwa ia bersama Mualem siap memberikan yang terbaik untuk Aceh, termasuk memanfaatkan jaringan nasional mereka, terutama dengan presiden terpilih, Prabowo Subianto.

“Kami akan menggunakan seluruh hubungan yang baik dengan Presiden Prabowo Subianto, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, dan jajaran kabinetnya untuk membangun Aceh lebih baik,” ungkap alumni Dayah Jeumala Amal, Pidie Jaya, tersebut.

Tekad Aceh Sejahtera dan Berdaya Saing

Dek Fadh juga menekankan komitmen pasangan Mualem-Dek Fadh dalam membangun Aceh, mulai dari penerapan syariat Islam secara kaffah hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) anak Aceh yang unggul. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk memperbaiki perekonomian Aceh, sehingga provinsi ini bisa lepas dari status daerah termiskin kelima di Indonesia.

“Tekad kuat kami adalah menjadikan Aceh sejahtera. Anak-anak Aceh harus cerdas, dan lembaga pendidikan, terutama dayah, harus mendapat dukungan penuh. Semua dayah di Aceh harus mendapatkan bantuan yang cukup untuk menunjang kegiatan belajar,” tutup Dek Fadh.

Editor: Akil