Beranda blog Halaman 812

PYM Wali Nanggroe Aceh Kunjungi Pidie, Dorong Pengembangan Industri Garam

0
Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pidie. (Foto: Humas LWN)

NUKILAN.id | Sigli – Pada hari Kamis, 21 November 2024, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pidie. Dalam kesempatan ini, beliau mengunjungi tempat produksi garam rakyat yang merupakan salah satu potensi unggulan daerah tersebut.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Penjabat (Pj) Bupati Pidie, Drs. Samsul Azhar yang diwakili oleh Asisten Il. Ir. H. Tarmizi. Turut mendampingi dalam acara ini adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Safrizal, S.STP. M.Ec.Dev, Kadis Kesehatan, dr. Dwi Wijaya, Kadis Domptsp. Efendi, S.Sos. M.Kes., serta Ketua Kadin Pidie, Muhammad Junaidi.

Kedatangan Tgk. Malik Mahmud Al Haytar ini merupakan kesempatan penting bagi Kabupaten Pidie untuk memperkuat kerjasama dan mempromosikan potensi daerahnya.

Pra-Karantina Agam Inong Aceh 2024: Menyongsong Era Baru Pariwisata Aceh

0
Pra-Karantina Agam Inong Aceh 2024: Menyongsong Era Baru Pariwisata Aceh. (Foto: IG Disbudpar Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemilihan Agam Inong Aceh 2024 siap digelar dengan semangat baru. Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh ini mengusung tema ‘The Cultural & Ecological Wonder, New Era of Aceh Tourism’. Tema ini mencerminkan tekad untuk menghadirkan duta wisata yang tidak hanya mengenalkan keindahan budaya Aceh, tetapi juga kekayaan ekologi dan keramahan masyarakatnya di kancah nasional dan internasional.

Dilansir dari Instagram Disbudpar Aceh, rangkaian acara dimulai dengan Pra-Karantina Agam Inong Aceh 2024, yang menjadi titik awal dari perjalanan panjang para peserta dalam mempersiapkan diri untuk menjadi duta wisata yang diidamkan. Program ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para peserta mengenai potensi wisata yang dimiliki Aceh.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai peserta yang berasal dari berbagai daerah di Aceh, dengan latar belakang yang beragam, mulai dari budaya lokal hingga keahlian dalam bidang pariwisata. Mereka akan menjalani serangkaian tahapan pelatihan intensif, guna memperkuat kemampuan komunikasi dan pengetahuan mereka tentang potensi pariwisata Aceh.

Bagi masyarakat Aceh, acara ini juga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat, Pemilihan Agam Inong Aceh 2024 diharapkan dapat membuka jalan bagi pertumbuhan pariwisata yang lebih maju dan berdaya saing tinggi.

Para peserta yang berhasil terpilih nantinya akan menjadi duta pariwisata yang aktif dalam berbagai promosi dan kegiatan yang mengangkat citra Aceh di tingkat global, sekaligus memperkenalkan Aceh sebagai destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam serta warisan budaya yang unik.

Museum Tsunami Raih Penghargaan Museum Komunikatif

0
Museum Tsunami Raih Penghargaan Museum Komunikatif. (Foto: Disbudpar)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ajang Indonesia Museum Awards diprakarsai Komunitas Jelajah, sebuah komunitas independen yang memiliki minat dan perhatian terhadap berbagai peristiwa, tempat dan pelaku sejarah, budaya, bahasa, kemasyarakatan, sains dan teknologi sejak tahun 2012. Apresiasi diberikan kepada museum dan tokoh permuseuman.

Pengumuman peraih penghargaan itu berlangsung Aula Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Minggu 10 November lalu. Kegiatan mengusung tema ‘Museum Seru’ dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha dan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro.

“Tahun 2024 ini, Museum Tsunami Aceh berhasil meraih gelar Museum Komunikatif dalam ajang tersebut,” kata Kadisbudpar Aceh Almuniza Kamal, Kamis, 21 November 2024.

Menurutnya, pada 2018 lalu Museum Tsunami terpilih sebagai Museum Populer dalam ajang yang sama. Sementara pada tahun 2022, Museum Tsunami masuk nominasi peraih Anugerah Purwakalagrha Indonesia Museum Awards 2022 untuk kategori Museum Inspiratif.

Kepala UPTD Museum Tsunami Aceh, M Syahputra AZ menambahkan, penghargaan itu merupakan prestasi bersama dari semua pihak yang terlibat dalam merawat memori 2004.

“Dengan prestasi ini menandakan bahwa Museum Tsunami mulai diterima luas oleh masyarakat Indonesia bahkan Internasional. Oleh karena itu, Museum Tsunami terus berbenah ke arah yang lebih baik dalam hal edukasi dan mitigasi bencana,” tutur Syahputra.

Ketua pelaksana Indonesia Museum Awards 2024, Dr Ciwuk Musiana Yudhawasthi menuturkan museum saat ini memang telah banyak berbenah. Perkembangan teknologi digital dimanfaatkan oleh pengelola museum untuk meningkatkan layanan kepada pengunjung.

“Di banyak museum kini banyak dibuat pameran imersif dengan memanfaatkan teknologi. Dengan begitu pameran di museum menjadi lebih menarik dan atraktif yang menambah keseruan bagi pengunjung museum,” ujar Musiana.

Solusi Aminullah-Isnaini Atasi Pengangguran dan Ketimpangan Ekonomi

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Isnaini Husda (AMIN), memaparkan sejumlah strategi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian daerah.

Dalam paparan strateginya, Aminullah menjelaskan beberapa langkah konkret, di antaranya menghadirkan investor untuk membuka lapangan kerja baru.

“Untuk membuka lapangan kerja di Kota Banda Aceh yang pertama adalah dengan menghadirkan investor sehingga terbuka lapangan kerja,” kata Aminullah dikutip Nukilan dalam debat publik kedua Pilkada Kota Banda Aceh, pada Rabu (20/11/2024).

Selain itu, pasangan nomor urut 3 ini berencana mengembangkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif. Menurutnya, pengembangan UMKM sangat potensial karena tidak membutuhkan modal besar, namun mampu memberdayakan masyarakat secara luas.

Sebagai mantan Wali Kota Banda Aceh periode 2017-2022, Aminullah menyampaikan keberhasilannya mendirikan PT Mahirah Muamalah, sebuah lembaga permodalan yang membantu pelaku UMKM di Banda Aceh.

“Kami juga akan memberikan perhatian kepada warga kurang mampu untuk menurunkan ketimpangan ekonomi. Ini menjadi prioritas agar mereka tidak merasa terpinggirkan,” tambah Aminullah.

Pasangan ini juga berencana memberikan dukungan sosial yang kuat kepada UMKM, termasuk pembebasan pajak bagi pelaku usaha kecil dari kalangan kurang mampu.

“Selanjutnya kita akan membantu para dunia usaha lain dan potensi daerah yang ada sehingga bisa kembali membuka lapangan kerja di kota banda aceh,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

Kericuhan Debat Pilkada Aceh, Dek Fadh Serukan Politik Santun Tanpa Fitnah

0
Pasangan Mualem dan Dekfadh. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Debat terakhir Pilkada Aceh 2024 diwarnai kericuhan setelah calon gubernur nomor urut 01, Bustami Hamzah, diduga melanggar tata tertib dengan menggunakan alat bantu elektronik di kerah bajunya. Insiden ini memicu protes keras dari pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Muzakir Manaf–Fadhlullah (Muallem–Dek Fadh), dan menciptakan ketegangan di lokasi acara.

Ketua Badan Pemenangan paslon 02, Kamaruddin Abu Bakar alias Abu Razak, mengungkapkan kekecewaannya terhadap penyelenggara debat.

“Kami sudah melaporkan penggunaan alat bantu ini sejak debat kedua, tetapi tidak ada tindak lanjut. Seharusnya penyelenggara melakukan pemeriksaan lebih ketat,” kata Abu Razak, Selasa (19/11).

Menurutnya, tindakan Bustami Hamzah melanggar aturan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan mencoreng integritas debat.

“Kami meminta paslon 01 menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Aceh,” tegas Abu Razak.

Ketua KIP Aceh, Agusni AH, membenarkan bahwa tata tertib debat melarang penggunaan alat bantu elektronik.

“Setelah kami memeriksa bukti, terbukti calon gubernur nomor urut 01 melanggar tata tertib,” ujarnya.

Menanggapi situasi ini, calon wakil gubernur nomor urut 02, Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh, mengimbau masyarakat Aceh untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia menekankan pentingnya menjaga suasana politik yang kondusif.

“Jangan Terprovokasi Fitnah”

Dek Fadh menyoroti pentingnya menghindari politik berbasis fitnah yang hanya memperkeruh suasana. ”

Al-fitnatu asyaddu minal qatl, fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Mari kita fokus pada substansi program dan visi untuk Aceh yang lebih baik,” ucapnya dalam konferensi pers di Posko Jeumala Center for Muallem–Dek Fadh.

Ia juga menegaskan bahwa timnya telah mempersiapkan debat terakhir dengan matang, terutama karena tema debat kali ini sesuai dengan visi mereka.

“Sinkronisasi pembangunan pusat dan daerah serta perdamaian Aceh adalah prioritas kami. Kami ingin rakyat melihat siapa yang benar-benar memiliki komitmen untuk Aceh,” tambahnya.

Ajakan Politik Santun

Dek Fadh mengajak semua pihak, termasuk para pendukung paslon, untuk menjaga etika dan sopan santun dalam berpolitik.

“Mari kita hindari politik yang memecah belah. Saya berharap debat ini tetap menjadi ruang edukasi bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, juru bicara Dek Fadh Center, Fikri Haikal, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas Pilkada.

“Masyarakat Aceh harus tetap fokus pada gagasan, bukan pada konflik yang tidak produktif,” ujarnya.

Kericuhan ini menjadi sorotan publik, mengingat debat adalah momentum penting bagi para kandidat untuk memaparkan visi dan misi mereka. Ke depan, masyarakat Aceh diharapkan dapat menentukan pilihannya berdasarkan integritas, visi, dan program kerja yang ditawarkan.

Meskipun diwarnai insiden, debat terakhir ini diharapkan tetap menjadi ajang kompetisi sehat dalam mewujudkan demokrasi yang bermartabat.

Editor: Akil

Pesan Ustaz Miswal Saragih: Anak Adalah Anugerah, Bukan Beban

0
Ilustrasi Keluarga Muslim. (Foto: iStockphoto)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Fenomena pilihan hidup tanpa anak atau childfree menjadi isu yang kian hangat dibahas, terutama di kalangan pasangan Muslim. Menanggapi tren ini, Ustaz Miswal Saragih memberikan pesan mendalam kepada mereka yang sedang mempertimbangkan pilihan tersebut.

Ustaz Miswal mengajak pasangan Muslim untuk merenungkan pentingnya kehadiran anak dalam kehidupan, baik di dunia maupun akhirat. Menurutnya, keputusan untuk hidup childfree perlu ditinjau kembali dengan perspektif keimanan dan nilai-nilai Islam.

“Coba renungkan, seandainya ayah dan bunda kita memilih hidup childfree, maka kita tidak akan pernah terlahir ke muka bumi ini. Maka, jangan putuskan harapan manusia yang melalui diri Anda ia terlahir ke muka bumi ini,” tutur Ustaz Miswal, saat dihubungin Nukilan.id, Rabu (20/11/2024).

Ia menambahkan, keberadaan anak bukan hanya sebagai kebahagiaan di dunia, tetapi juga sebagai investasi pahala di akhirat.

“Tidakkah engkau yakin akan akhirat, di mana nanti anakmu mendoakanmu setelah engkau tiada? Mereka menjadi ladang pahalamu,” ujarnya.

Selain itu, Ustaz Miswal juga menyoroti masa depan pasangan yang memilih hidup tanpa anak. Ia mengingatkan tentang pentingnya dukungan anak saat memasuki masa tua.

“Tidakkah engkau yakin akan tiba masa tua, di mana anakmu yang akan merawat dan menjagamu? Bukankah hartamu yang banyak akan diwariskan kepada mereka, atau mereka yang akan membayarkan hutangmu ketika tak mampu?” katanya.

Menurut Ustaz Miswal, pemahaman Islam tentang anak sangat jelas. Anak adalah anugerah yang Allah titipkan kepada pasangan suami istri. Oleh karena itu, pasangan Muslim diharapkan mampu melihat anak bukan sebagai beban, melainkan rahmat yang membawa kebaikan dunia dan akhirat.

“Kehadiran anak adalah salah satu wujud kasih sayang Allah. Ketika engkau paham Islam, maka semakin engkau tahu bahwa anak-anak itu adalah anugerah yang Allah tetapkan bagi pasangan dua insan,” tutupnya.

Pesan ini diharapkan dapat menjadi bahan renungan bagi pasangan Muslim dalam membuat keputusan besar dalam hidup mereka. Di tengah berbagai tantangan kehidupan, Ustaz Miswal mengajak umat untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan memaknai kehadiran anak sebagai sebuah berkah. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Bluebird Taxi: Transportasi Nyaman dan Terjangkau dari Bandara ke Pusat Jakarta

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bluebird Taxi terus menjadi andalan masyarakat untuk perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta ke berbagai lokasi di Jakarta. Dengan tarif terjangkau hanya Rp250.000 menuju Kebon Sirih, Jakarta Pusat, layanan taksi ini menawarkan kenyamanan dan keamanan yang membuat pelanggan merasa puas.

Alfian Saragih, salah satu driver Bluebird, membuktikan bahwa kualitas pelayanan taksi ini bukan sekadar janji. Perantau asal Siantar, Sumatra Utara, yang sudah tiga tahun bekerja sebagai driver Bluebird, membagikan ceritanya.

“Saya memutuskan menjadi driver setelah usaha saya hancur karena pandemi COVID-19,” kata Alfian kepada Nukilan.id, Rabu (20/11/2024).

Pria berusia 35 tahun ini mengungkapkan bahwa bekerja di Bluebird memberinya penghasilan stabil dan sistem kerja yang fleksibel.

“Kami bekerja tiga hari, lalu libur sehari. Sistem ini membantu menjaga stamina dan kesehatan kami, apalagi pekerjaan ini membutuhkan konsentrasi tinggi,” kata Alfian.

Selain itu, Alfian menambahkan bahwa Bluebird selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan penumpang.

“Kendaraan kami dirawat secara berkala, dan kami juga dilatih untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Ini yang membuat penumpang merasa nyaman,” tambahnya.

Seorang penumpang, Yuni yang menggunakan jasa Alfian, memuji layanan Bluebird.

“Taksinya bersih, drivernya ramah, dan tarifnya jelas. Harga Rp250.000 untuk perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Kebon Sirih sangat masuk akal, terutama dengan kenyamanan seperti ini,” katanya.

Bluebird memang terus membuktikan eksistensinya sebagai salah satu moda transportasi yang terpercaya. Dengan tarif kompetitif, pelayanan profesional, dan kisah inspiratif seperti Alfian Saragih, tak heran jika taksi ini menjadi pilihan utama bagi banyak orang.  (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Survei JSI: Salman Alfarisi-Yusran Unggul di Pilkada Aceh Barat Daya 2024

0
Direktur Eksekutif JSI, Ratnalia Indriasari dalam konferensi pers di Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Jaringan Survei Inisiatif (JSI) merilis hasil survei elektabilitas pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya untuk Pilkada 2024. 

Survei yang dilakukan pada 1-7 November 2024 ini melibatkan 1.200 responden dengan margin of error ±2,81% dan tingkat kepercayaan 95%.

Menurut Direktur Eksekutif JSI, Ratnalia Indriasari, survei dilaksanakan melalui wawancara tatap muka dengan responden yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, yakni berusia minimal 17 tahun atau terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Hasil survei menunjukkan bahwa Paslon 01 Salman Alfarisi-Yusran unggul dengan perolehan suara 52,5 persen. Paslon 03 Safaruddin-Zaman Akli berada di posisi kedua dengan 42,91 persen suara. Sementara Paslon 02 Jufri Hasanuddin-M Fakhruddin hanya memperoleh 3,34 persen suara.

“Kecilnya jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan, yakni hanya 1,25 persen, menunjukkan bahwa masyarakat Aceh Barat Daya telah memiliki keyakinan terhadap calon tertentu,” ujar Ratnalia kepada Nukilan di Banda Aceh, pada Rabu (20/11/2024).

Dengan mempertimbangkan margin of error, potensi perolehan suara Paslon 01 berada pada rentang 49,69-55,31 persen, Paslon 03 di rentang 40,10-45,72 persen, dan Paslon 02 di rentang 0,53-6,15 persen.

Berdasarkan hasil survei, JSI menyatakan bahwa apabila pilkada dilaksanakan saat ini, Paslon 01 Salman Alfarisi-Yusran berpotensi menjadi pemenang Pilkada Aceh Barat Daya 2024.

Reporter: Rezi

HRB Soroti Sikap Syech Fadhil di Kampanye UAS: Tidak Bijaksana dan Memaksakan Diri 

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Haji Rasyid Bancin (HRB), calon wali kota Subulussalam nomor urut 2, menanggapi tegas polemik yang mencatut namanya terkait kehadiran Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam kampanye pasangan Rabbani di Subulussalam. HRB menegaskan bahwa UAS hadir dalam kapasitas sebagai juru kampanye (jurkam) pasangan nomor urut 2, dan bukan dalam rangka safari dakwah seperti yang disalahpahami sebagian pihak.

“Harap dibedakan antara Tabligh Akbar biasa dan kampanye. Ini adalah agenda Pilkada, dan UAS hadir sebagai jurkam untuk pasangan Rabbani di Subulussalam. Tim dari Syech Fadhil sudah diberitahu bahwa ini bukan acara safari dakwah, tetapi mereka tetap ngotot ingin hadir,” ujar HRB saat dikonfirmasi pada Selasa (19/11).

Dalam keterangannya, HRB menyayangkan sikap Syech Fadhil Rahmi yang dianggap tidak bijaksana dan terkesan memaksakan kehendak untuk terlibat dalam agenda politik pihak lain.

“Sangat disayangkan, Syech Fadhil tidak bijaksana. Sebagai senior, kami menghormatinya. Namun, sepatutnya beliau lebih dewasa dalam berpolitik dan tidak mencatut agenda politik orang lain. Timnya juga terlalu tendensius menyebarkan berita negatif yang mengganggu kedamaian kontestasi Pilkada, terutama di Subulussalam,” tegas HRB.

HRB menjelaskan bahwa kampanye akbar pasangan Rabbani pada 16 November lalu dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk UAS yang bersedia menjadi jurkam. Kehadiran UAS dan Fadhlullah atau Dek Fad—Ketua DPD Partai Gerindra Aceh—disebut sebagai bentuk dukungan penuh Partai Gerindra terhadap pasangan nomor urut 2.

“Kami bertiga, saya, UAS, dan Bang Fadhlullah, bersatu dalam agenda kampanye akbar untuk kemenangan Rabbani di Subulussalam. Kehadiran mereka menunjukkan solidaritas dan dukungan terhadap pasangan ini,” ungkap HRB.

HRB juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pasangan Rabbani untuk meraih dukungan warga Subulussalam secara transparan dan sesuai aturan.

Di akhir pernyataannya, HRB berharap agar seluruh pihak menjaga suasana damai dan kondusif selama masa Pilkada.

“Mari kita berkompetisi dengan sehat tanpa menimbulkan kegaduhan. Biarkan rakyat yang menentukan pilihan mereka,” tutup HRB.

Pernyataan HRB ini muncul di tengah meningkatnya tensi politik jelang Pilkada Subulussalam, di mana isu-isu sensitif seperti kehadiran tokoh nasional dalam kampanye menjadi sorotan publik.

Editor: Akil

Polresta Banda Aceh Perkuat Komitmen Berantas Narkoba Lewat KBN

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemberantasan narkoba menjadi salah satu fokus utama Polresta Banda Aceh, sejalan dengan program *Asta Cita* Presiden Indonesia yang baru. Upaya ini diwujudkan melalui peluncuran Program Kampung Bebas Narkoba (KBN) yang kini hadir di 21 kecamatan di Kota Banda Aceh dan sebagian wilayah Aceh Besar.

Wakapolresta Banda Aceh, AKBP Satya Yudha Prakasa, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Dalam sosialisasi bertema “Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Anti-Narkoba” di Gampong Lampulo, Banda Aceh, Senin (18/11/2024), ia menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba.

“Pemberantasan narkoba adalah bagian dari Asta Cita Presiden, dan kami berkomitmen mendukungnya dengan langkah preventif dan penegakan hukum,” ujar Satya.

Satya mengungkapkan keprihatinannya atas tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Aceh. Data menunjukkan, pada 2022, sekitar 83 ribu orang di Aceh terlibat penyalahgunaan narkoba. Lebih mencemaskan lagi, 40 hingga 50 orang dilaporkan meninggal setiap hari akibat penyalahgunaan tersebut.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan masyarakat dan organisasi anti-narkoba menjadi kunci utama dalam memerangi masalah ini,” tambahnya.

Gampong Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh, menjadi salah satu lokasi yang serius menerapkan program KBN. Keuchik Lampulo, Alta Zaini, mengapresiasi langkah Polresta Banda Aceh yang turut mengawal pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.

“Program ini tidak hanya sekadar peluncuran, tetapi juga diikuti dengan aksi nyata. Kami bekerja sama dengan Satresnarkoba untuk mengatasi kasus narkotika di Lampulo,” kata Alta.

Ia juga mengungkapkan bahwa Gampong Lampulo menghadapi tantangan besar karena menjadi salah satu jalur masuk narkoba melalui laut. Untuk itu, kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum terus diperkuat.

Sejauh ini, Satresnarkoba Polresta Banda Aceh telah menangani lima kasus narkotika di Lampulo. Tak hanya itu, Satgas KBN di gampong ini juga aktif melakukan penyuluhan kepada masyarakat dan mantan pengguna narkoba untuk mencegah mereka kembali terjerumus.

Keberhasilan program KBN di Lampulo mulai menginspirasi gampong lain di Aceh. Baru-baru ini, perwakilan dari Langsa berkunjung ke Lampulo untuk mempelajari langkah-langkah Satgas KBN dalam mengurangi peredaran narkoba.

“Kami berbagi pengalaman dan kiat-kiat dengan gampong lain. Semoga keberhasilan ini dapat diterapkan di wilayah lain,” jelas Alta.

Melalui kolaborasi yang erat antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, Polresta Banda Aceh optimistis bisa menciptakan lingkungan yang bebas narkoba. Program KBN diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

“Kami percaya, perubahan positif dapat tercipta jika semua elemen bersinergi,” pungkas Satya.

Editor: Akil