Beranda blog Halaman 805

Tanwier Resmi Buka Raker ISBI Aceh di Burtelege

0
Penjabat Bupati Bener Meriah, Ir. Mohd. Tanwier, secara resmi membuka Rapat Kerja Institut Seni Budaya Indonesia Aceh. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Takengon – Penjabat Bupati Bener Meriah, Ir. Mohd. Tanwier, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh di Dream Hill Villa Burtelege, Takengon, Aceh Tengah, Jumat (22/11/2024). Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan ISBI Aceh, termasuk Rektor Prof. Dr. Wildan, M.Pd., serta para pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Mohd. Tanwier mengapresiasi kontribusi ISBI Aceh dalam mengembangkan seni dan budaya lokal. Ia berharap hasil Raker ini mampu membawa dampak positif, baik untuk institusi maupun masyarakat sekitar.

“Keberagaman seni dan budaya yang ada di Gayo harus menjadi kekuatan untuk menumbuhkan rasa cinta dan upaya pelestarian budaya di tengah masyarakat,” ujarnya.

Tanwier juga menekankan pentingnya penerapan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance dalam mendukung transformasi ISBI Aceh menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU). Ia optimistis langkah ini akan menjadikan ISBI Aceh sebagai kampus dengan daya saing global.

Rektor ISBI Aceh, Prof. Dr. Wildan, M.Pd., dalam pidatonya menggarisbawahi pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan seni dan pemerintah daerah.

“Kerja sama ini bertujuan memperkuat identitas budaya Aceh di kancah nasional dan internasional,” kata Wildan.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Ratri Candrasari, Wakil Rektor II Bidang Perencanaan Keuangan dan Umum Marwan, serta para pimpinan unit dan kepala lembaga di lingkungan ISBI Aceh. Peserta Raker juga melibatkan pimpinan jurusan, program studi, dan unit pendukung lainnya.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan Himne ISBI Aceh, menciptakan suasana khidmat di tengah udara sejuk Takengon. Rangkaian kegiatan ini menjadi langkah strategis ISBI Aceh dalam merumuskan rencana pengembangan institusi untuk tahun mendatang.

Editor: Akil

Gelar Pasukan, Pj Wali Kota Banda Aceh Serahkan 670 Satlinmas ke Kapolresta

0
Pj Wali Kota Banda Aceh Serahkan 670 Satlinmas ke Kapolresta. (Foto: MC BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar apel gelar pasukan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan pengamanan Pilkada 2024.

Acara yang digelar di halaman Balai Kota pada Minggu (24/11/2024) tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan diikuti oleh 670 personel Satlinmas yang akan bertugas mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Banda Aceh.

Pj Wali Kota Banda Aceh, Ade Surya, bertindak sebagai pembina apel. Kasatpol PP dan Wh M Rizal bertindak sebagai perwira apel dan Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP dan WH, Yubasri sebagai koordinator apel

Dalam sambutannya, Pj wali kota menyampaikan rasa optimisme, bahwa Pilkada Banda Aceh akan menjadi terbaik dari seluruh indikator suksesnya pesta demokrasi. Termasuk pengamanan dari sebelum, hingga perhitungan suara.

Katanya, sebagai ibu kota provinsi, setiap yang berhadir di sini tentu berkewajiban menjadikan Kota Banda Aceh sebagai referensi pelaksanaan Pilkada. Sebab Pilkada merupakan momentum penting dalam kehidupan demokrasi sebuah negara, termasuk Banda Aceh.

“Sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya kita semua turut serta dalam memastikan jalannya proses Pilkada ini berjalan dengan aman dan tertib. Dan untuk itu, peran serta 670 orang Linmas sangatlah penting dalam menjaga situasi keamanan selama proses Pilkada berlangsung,” ujar Ade Surya.

Kepada seluruh Linmas, Ia ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan selama proses Pilkada nanti. Tugas yang Linmas lakukan bukanlah hal yang mudah, namun dengan semangat dan kerja keras, tentu akan mampu melaksanakan tugas tersebut dengan baik.

Sebagai bentuk dedikasi dan pengabdian, Pemko Banda Aceh dengan rendah hati menyerahkan tongkat estafet Linmas kepada Polresta Banda Aceh.

“Kami yakin, kepolisian akan secara profesional dan proporsional membina, mengarahkan, serta mengayomi Linmas hingga purna tugas,” tambahnya.

Untuk menjaga proses demokrasi berjalan lancar dan aman, Linmas penting mendeteksi adanya potensi konflik ataupun gangguan keamanan selama proses Pilkada berlangsung. Sehingga selama proses pemilihan berlangsung agar tidak terjadi konflik yang dapat mengganggu proses demokrasi.

Pengamanan yang dilakukan Linmas juga dapat mereduksi terjadinya praktik kecurangan dalam Pilkada seperti intimidasi terhadap pemilih.

“Saya meminta Linmas dapat melindungi para pemilih agar dapat memberikan suaranya secara aman, dan bebas dari tekanan atau pengaruh yang dapat mempengaruhi pilihan politik mereka. Sehingga nantinya, proses pemilihan dapat berjalan dengan lancar dan transparan sehingga hasilnya dapat diterima oleh semua pihak, dan tidak terjadi permasalahan hukum di kemudian hari,” pinta pj wali kota.

Dengan adanya pengamanan yang baik, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses Pilkada sehingga hasilnya dapat mencerminkan kehendak dan kepentingan masyarakat secara keseluruhan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah mengingatkan bahwa Pilkada adalah sesuatu yang sangat suci karena merupakan proses pemilihan kepemimpinan.

Karenanya harus dijaga dengan baik. Ia berharap seluruh pihak dapat mengawal Pilkada dari praktik-praktik kecurangan agar berlangsung dengan transparan dan adil.

“Proses Pilkada ini adalah proses suci yang harus dijaga dari segala bentuk penyimpangan. Semua ini (Satlinmas) adalah pahlawan bagi agama dan negara, akan mendapatkan pahala dari Allah SWT,” tegas Irwansyah.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, yang turut hadir dalam apel tersebut menegaskan pentingnya menjadikan Pilkada Banda Aceh sebagai barometer keberhasilan pelaksanaan pemilu di daerah. Menurutnya, ada dua indikator utama dalam keberhasilan Pilkada: pertama, tingkat partisipasi pemilih yang tinggi sesuai dengan target yakni 85 persen dan kedua, terciptanya suasana aman tanpa intimidasi.

“Banda Aceh harus menunjukkan kepada daerah lain bahwa kita mampu menyelenggarakan Pilkada dengan aman dan lancar. Kita harus memastikan masyarakat tidak takut datang ke TPS dan dapat memberikan suara tanpa tekanan. Partisipasi pemilih kita targetkan mencapai 85 persen,” ungkap Fahmi.

Dandim 0101/KBA, Kolonel Czi Widya Wijanarko, juga menegaskan pentingnya kerjasama antar pihak dalam menyukseskan Pilkada.

Ia menyatakan bahwa pengamanan Pilkada bukan hanya tugas, tetapi juga sebagai ladang ibadah serta meminta Linmas bekerja dengan penuh rasa tanggungjawab.

“Kita adalah satu tim yang bekerja Bersama, tidak ada yang jalan sendiri-sendiri. Pilkada hanya akan sukses jika ada komunikasi yang baik, kolaborasi yang kuat, dan koordinasi yang terjaga antar semua pihak,” ujar Widya Wijanarko.

Kajari Banda Aceh, Suhendri, juga menyampaikan pentingnya memastikan Pilkada berlangsung jujur dan tanpa kecurangan. Ia menegaskan bahwa Kejaksaan siap menangani segala bentuk pelanggaran hukum yang mungkin terjadi, namun ia berharap hal tersebut tidak sampai terjadi di Banda Aceh dan meminta Linmas mampu mengatasi potensi-potensi itu untuk suksesnya pesta demokrasi di Banda Aceh.

“Jika ada kecurangan, tentu akan ditangani oleh pihak kejaksaan, namun kami berharap hal tersebut tidak terjadi. Kita juga harus memberi ruang bagi warga untuk berpartisipasi dalam Pilkada dengan aman dan bebas dari segala bentuk tekanan,” kata Suhendri.

Gelar pasukan ini ditandai dengan penyerahan simbolis 670 anggota Satlinmas oleh Pj Wali Kota kepada Kapolresta Banda Aceh melalui penandatanganan berita acara serah terima.

Selanjutnya, para anggota Satlinmas akan menjalani pembinaan dan pelatihan lebih lanjut oleh kepolisian, agar mereka siap menjalankan tugas dengan profesional.

Acara ini juga dihadiri oleh Pj Sekda Banda Aceh Bachtiar, para asisten, kepala OPD, Ketua KIP, Panwaslih, camat, serta para anggota Muspika yang turut mendukung kelancaran Pilkada di Banda Aceh.

Dengan kesiapan yang matang dan koordinasi yang solid antara Pemko, KIP, Panwaslih, TNI-Polri, serta masyarakat, diharapkan Pilkada Banda Aceh 2024 akan berjalan dengan lancar, aman, dan sukses, mencerminkan kehendak rakyat Banda Aceh.

Editor: Akil

Tiga Buruh Bangunan Tewas di Lubang Penampungan Air, Diduga Hirup Gas Beracun

0
Ilustrasi Meninggal. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem_Furman)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tiga buruh bangunan tewas dalam insiden kecelakaan kerja saat tengah membuka mal triplek di lubang penampungan air di rumah yang sedang dibangun milik Alung, di Jalan Pocut Meurah, Dusun Seroja, Gampong Merduati, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Sabtu (23/11/2024). Ketiganya diduga menghirup gas beracun yang terkumpul di dalam lubang tersebut.

Korban meninggal adalah Amru (35), warga Lueng Bata, Kota Banda Aceh; Fadlon (30), dan Sadawan Jumadi (29), keduanya warga Lamkunyet, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Insiden tersebut juga disaksikan oleh Dahri (38), warga Lampeuneurut Ujong Blang, Kecamatan Darul Imarah, yang nyaris menjadi korban.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula ketika keempat buruh, termasuk saksi, diperintahkan oleh kepala tukang untuk membuka mal triplek di dalam lubang penampungan air yang telah selesai dikerjakan dua bulan sebelumnya.

Amru menjadi orang pertama yang masuk ke lubang penampungan air. Namun, ia tiba-tiba jatuh pingsan. Melihat rekannya tak sadarkan diri, Fadlon turun untuk menolong, tetapi ia juga mengalami hal serupa. Sadawan yang mencoba memberikan bantuan pun ikut terkapar.

Dahri, satu-satunya buruh yang tidak masuk ke dalam lubang, segera meminta bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh. Petugas Damkar tiba di lokasi dan mengevakuasi ketiga korban yang kemudian dibawa ke RS Kesdam Banda Aceh. Namun, nyawa mereka tidak tertolong.

Penanganan Cepat Tim Gegana
Danden Gegana Satbrimob Polda Aceh, Kompol Akmal, SE.MM, bersama anggotanya, langsung turun ke lokasi setelah mendapat laporan. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan adanya paparan gas beracun di lubang penampungan air tersebut.

“Penanganan ini mencerminkan respons cepat tim Gegana dalam menghadapi ancaman bahan kimia berbahaya, sesuai tugas utama unit KBRN (Kimia, Biologis, Radiologis, dan Nuklir),” ujar Kompol Akmal.

Keluarga Tolak Visum
Jenazah ketiga korban telah dijemput oleh pihak keluarga dari RS Kesdam Banda Aceh. Berdasarkan permintaan keluarga, proses visum terhadap jenazah tidak dilakukan. Keluarga korban juga telah membuat pernyataan resmi di Mapolsek Kutaraja terkait hal tersebut.

Insiden ini menjadi pengingat penting akan bahaya gas beracun di ruang tertutup, terutama dalam pekerjaan konstruksi yang melibatkan lubang atau ruang terbatas. Polisi masih mendalami penyebab pasti kejadian ini.

Editor: Akil

Ketua PWI Aceh Imbau Wartawan Pantau Ketat Kecurangan Pilkada

0
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin, menyerukan seluruh wartawan di Aceh untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap potensi kecurangan pada Pilkada 2024. Nasir menegaskan, wartawan harus memainkan peran penting dalam memastikan proses demokrasi berlangsung bersih dan adil.

“Ini adalah saat paling krusial. Peserta pilkada di semua tingkatan berpotensi melakukan berbagai cara untuk merangkul pemilih. Wartawan harus profesional dan maksimal dalam memantau dan memberitakan itu,” ujar Nasir di Banda Aceh, Minggu (24/11/2024) pagi.

Menurutnya, kecurangan dalam pilkada tidak hanya terbatas pada praktik politik uang, tetapi juga mencakup intervensi lain yang bersifat memengaruhi pilihan masyarakat dengan cara-cara tidak etis. Beberapa di antaranya, kata Nasir, adalah ancaman atau penyebaran narasi ketakutan yang dapat merusak kebebasan pemilih.

“Kami mendapat laporan adanya ancaman yang ditujukan kepada saksi sehingga mereka memilih mundur. Selain itu, ketidaknetralan penyelenggara pilkada yang condong menguntungkan calon tertentu juga harus diawasi,” tegasnya.

Nasir juga mengingatkan agar wartawan tetap melaksanakan tugasnya sesuai dengan koridor hukum, yakni Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Hal ini penting untuk menjaga profesionalisme sekaligus memastikan keberadaan pers sebagai pilar demokrasi yang kuat.

“Jika semua aturan dipatuhi, wartawan akan menjadi bagian dari penguatan demokrasi, termasuk memastikan pilkada berlangsung bebas dari kecurangan. Dengan begitu, kita dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar sesuai harapan rakyat,” imbuhnya.

Selain itu, Nasir menyoroti fenomena “serangan fajar” yang kerap terjadi pada masa tenang sebelum hari pencoblosan. Praktik bagi-bagi uang oleh calon atau tim sukses, bahkan pemberian uang muka (DP), disebutnya menjadi hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

“Serangan fajar ini menarik untuk didalami, termasuk praktiknya yang sudah mulai terlihat di beberapa wilayah, seperti Banda Aceh,” pungkas Nasir.

Saat ini, tahapan Pilkada 2024 telah memasuki masa tenang, dengan hari pencoblosan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 27 November 2024. Wartawan diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara independen untuk menjaga transparansi dan keadilan dalam pesta demokrasi ini.

Editor: Akil

Forkopimda Banda Aceh Ajak Warga Sukseskan Pilkada Serentak 2024

0
Ilustrasi Pemungutan Suara. (Foto: Detik)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang akan berlangsung pada Rabu, 27 November 2024. Ajakan ini disampaikan melalui sebuah video berdurasi hampir dua menit yang melibatkan sejumlah pimpinan daerah.

Dalam video tersebut, Penjabat Wali Kota Banda Aceh, Ade Surya, Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh, Yusri Razali, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslih) Banda Aceh, Indra Milwady, Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, Komandan Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Letnan Kolonel Czi Widya Wijanarko, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Fahmi Irwan Ramli, Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Suhendri, serta Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh, Tgk. Syibral Malasyi, secara bergantian menyampaikan pesan ajakan.

“Ayo bersama-sama kita datangi TPS pada hari Rabu, 27 November 2024, untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh,” ujar mereka dikutip Nukilan.id dari video tersebut.

Forkopimda juga mengingatkan pentingnya menolak praktik politik uang demi terciptanya pemilihan yang jujur dan adil.

“Ingat, tolak money politic untuk pemilihan yang jujur dan adil. Jangan gadaikan suara kita dengan lembaran rupiah,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat diminta menjaga keamanan dan ketertiban agar suasana tetap kondusif di Kota Banda Aceh selama berlangsungnya pesta demokrasi ini.

“Kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif di Kota Banda Aceh,” lanjut ajakan tersebut.

Video ini juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan meski terdapat perbedaan pilihan.

“Bersama-sama kita wujudkan Pilkada 2024 yang aman dan damai. Walaupun beda pilihan, tetap jaga persatuan,” tutup pesan Forkopimda di akhir video.

Pesan yang disampaikan Forkopimda ini mendapat respons positif dari masyarakat dan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dalam Pilkada serentak yang menjadi momen penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Tingkatkan Ekonomi dan Lingkungan, Paslon SAH Fokus Kembangkan Ekowisata di Aceh Timur

0
Cabup Aceh Timur Sulaiman - Abdul Hamid saat menjumpai warga di serbajadi Aceh Timur. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur nomor urut 1, H. Sulaiman dan Abdul Hamid (SAH), berkomitmen menjadikan Kecamatan Serbajadi sebagai kawasan ekowisata berkelanjutan. Pasangan ini menilai ekowisata adalah solusi untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

H. Sulaiman, yang akrab disapa Haji Tole, menyebutkan bahwa Serbajadi memiliki potensi luar biasa dari segi alam, keanekaragaman hayati, dan budaya. Kecamatan ini juga merupakan bagian dari Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), habitat unik bagi spesies langka seperti Gajah, Harimau, Badak, dan Orangutan Sumatera.

“Jalan Peureulak-Lokop kini sudah cukup baik. Ini menjadi modal penting untuk menarik wisatawan lokal dan internasional,” ujar Haji Tole saat bertemu dengan masyarakat Serbajadi, Jumat (22/11).

Meski demikian, Serbajadi yang luasnya mencapai sepertiga wilayah Aceh Timur masih tergolong tertinggal. Menurut Haji Tole, pengembangan ekowisata membutuhkan kerja sama erat antara pemerintah dan masyarakat.

“Pengelolaan ekowisata yang baik tidak hanya menjaga lingkungan tetapi juga memberi manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.

Haji Tole menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan, pengelolaan, hingga pengawasan kawasan ekowisata. Ia juga memastikan bahwa program ini akan membuka banyak lapangan pekerjaan bagi penduduk setempat.

Infrastruktur dan Dukungan untuk Petani

Selain fokus pada ekowisata, pasangan SAH memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman, khususnya di Serbajadi. Berdasarkan data, dari total 1.549 kilometer jalan di Aceh Timur, lebih dari 1.000 kilometer dalam kondisi rusak.

“Fokus utama kami adalah memperbaiki akses transportasi di pedalaman. Ini sangat penting untuk membantu petani mengangkut hasil panen dengan biaya lebih rendah,” jelasnya.

Haji Tole juga menyampaikan, buruknya akses jalan sering membuat petani terpaksa menjual hasil panen mereka dengan harga murah. Program SAH nantinya akan mencakup penyediaan pupuk, pelatihan bagi petani, hingga perbaikan akses pasar demi meningkatkan pendapatan mereka.

Berbekal pengalaman di dunia konstruksi, Haji Tole optimistis mampu merealisasikan program ini jika terpilih memimpin Aceh Timur.

“Kami ingin membangun Aceh Timur dengan melibatkan masyarakat untuk kemajuan bersama,” pungkasnya.

Editor: Akil

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Samudra Hindia Barat Aceh

0
Ilustrasi gelombang tinggi (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pesisir atau laut untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang diprediksi terjadi di Samudra Hindia barat Aceh. Gelombang diperkirakan mencapai ketinggian 2,5 hingga 4,0 meter mulai Sabtu (23/11/2024) hingga Minggu (24/11/2024).

“Perlu diwaspadai potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 2,50 meter atau lebih di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, dan Samudra Hindia barat Aceh,” ujar Prakirawan BMKG Aceh, Miftahul Jannah, di Banda Aceh, Sabtu.

BMKG menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh bibit siklon tropis 96S yang berada di Samudra Hindia sebelah barat daya Sumatera Barat serta bibit siklon tropis 99B. Kedua bibit siklon tersebut memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi perairan di Aceh.

Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG maritim, wilayah lain yang juga berpotensi mengalami gelombang tinggi (2,5-4,0 meter) meliputi Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai dan Samudra Hindia barat Bengkulu.

Sementara itu, gelombang dengan kategori sedang (1,25-2,50 meter) diprediksi terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, dan beberapa kawasan di Samudra Hindia selatan, termasuk wilayah Banten hingga Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, wilayah lain seperti Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi bagian timur, dan beberapa area di Samudra Pasifik utara juga diperkirakan mengalami gelombang sedang.

Miftahul menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di area pesisir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan perairan, terutama di area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi,” pungkasnya.

BMKG terus memantau perkembangan cuaca ekstrem ini dan mengingatkan masyarakat untuk mengikuti informasi terkini melalui kanal resmi BMKG.

Editor: Akil

Kuasa Hukum Bustami Hamzah Laporkan Muhammad Daud ke Polda Aceh Terkait Dugaan Fitnah

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Calon Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melalui kuasa hukumnya melaporkan Muhammad Daud, SKM, M.Si, ke Polda Aceh atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Laporan tersebut dilayangkan pada Sabtu (23/11/2024), menyusul insiden yang terjadi saat Debat Publik Ketiga Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh di The Pade Hotel pada Selasa malam (19/11/2024).

Teuku Alfian, S.H., dan Zahrul, S.H., yang bertindak sebagai kuasa hukum Bustami, mengajukan laporan tersebut di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh.

“Benar, tadi siang kami telah menyerahkan laporan di SPKT Polda Aceh, dan diterima dengan baik oleh petugas,” ujar Teuku Alfian dikutip dari Atjehwatch.com, Minggu (24/11/2024).

Menurutnya, Muhammad Daud diduga melakukan fitnah dengan menuduh Bustami Hamzah menggunakan alat bantu dengar saat debat berlangsung. Tuduhan tersebut, kata Alfian, tidak dapat dibuktikan kebenarannya dan dianggap sebagai tindakan yang merugikan kliennya.

“Perbuatan terlapor telah memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 310 ayat (1) juncto Pasal 311 ayat (1) KUHP,” tegas Alfian.

Ia menambahkan, laporan ini adalah upaya menyelesaikan masalah secara baik, profesional, dan terhormat.

“Kami percaya pihak berwenang akan menangani perkara ini dengan adil dan sesuai prosedur,” tutup Alfian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak Muhammad Daud terkait laporan tersebut.

Editor: Akil

Kakanwil Kemenag Aceh dan Pj Bupati Gayo Lues Bahas Peningkatan Pendidikan

0
Kakanwil Kemenag Aceh dan Pj Bupati Gayo Lues Bahas Peningkatan Pendidikan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Blangkejeren – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., memenuhi undangan audiensi dari Penjabat (Pj) Bupati Gayo Lues, H. Jata, S.E., M.M., di Pendopo Bupati Gayo Lues, Sabtu malam, 23 November 2024.

Pertemuan yang berlangsung akrab itu turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Gayo Lues, H. Saidi, B.S.Ag., M.A., bersama jajaran lainnya. Diskusi mengedepankan berbagai isu strategis, termasuk peningkatan mutu pendidikan, moderasi beragama, serta penguatan kerukunan umat.

Komitmen Pendidikan untuk Masa Depan
Dalam audiensi tersebut, Kakanwil dan Pj Bupati saling berbagi pandangan terkait pengembangan sarana pendidikan dan peningkatan kualitas pendidikan agama di Gayo Lues. Salah satu isu utama yang diangkat adalah minimnya calon siswa yang mendaftar ke sejumlah lembaga pendidikan di daerah yang dikenal sebagai “Bumi Seribu Hafizh”.

“Kita tidak membedakan madrasah dan sekolah. Anak-anak Aceh adalah tanggung jawab bersama untuk dilayani dan dididik demi masa depan,” tegas Azhari.

Kakanwil juga menyampaikan apresiasinya atas rencana relokasi satu madrasah ibtidaiyah swasta (MIS) di Terangun ke lokasi yang lebih layak. Pj Bupati berjanji akan menyediakan lahan untuk relokasi tersebut.

Program Berkelanjutan untuk Pendidikan dan Lingkungan
Selain itu, Kakanwil mengungkapkan program pemanfaatan lahan wakaf produktif yang telah diterapkan di berbagai daerah. Salah satu bentuk implementasi adalah penanaman pohon kurma, yang dinilai cocok dengan kondisi tanah di Gayo Lues.

“Kami juga telah melakukan penanaman simbolis pohon kurma di halaman MIN 1 Gayo Lues sebagai langkah awal,” ujar Azhari.

Program inovatif lainnya adalah “Lima Belas Menit Mengaji Al-Qur’an” (Limit) sebelum jam pelajaran pertama. Program ini telah diterapkan di beberapa daerah seperti Takengon, Kutacane, dan Blangkejeren, serta akan diperkuat di Gayo Lues.

Dukungan dari Pj Bupati
Pj Bupati Gayo Lues, H. Jata, menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya peningkatan pendidikan dan kesehatan anak-anak di wilayahnya.

“Kami siap memfasilitasi relokasi madrasah dengan menyediakan tanah yang layak. Untuk sarana, kami serahkan kepada Kanwil,” ujar Jata.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kakanwil, Kakankemenag, dan jajarannya atas kunjungan yang membawa banyak ide segar untuk kemajuan pendidikan di Gayo Lues.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua pihak untuk mempererat kolaborasi dan membangun komitmen bersama dalam memajukan pendidikan dan memperkuat moderasi beragama di Gayo Lues.

Editor: Akil

Muhammad Faiz dan Syarifah Qadriah Dinobatkan Sebagai Agam dan Inong Aceh 2024

0
Muhammad Faiz dan Syarifah Qadriah Dinobatkan Sebagai Agam dan Inong Aceh 2024. (Foto: Tangkapan Layar)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Muhammad Faiz Alkirami dari Aceh Besar dan Syarifah Qadriah asal Aceh Timur berhasil menyandang gelar Agam dan Inong Aceh 2024. Penobatan pasangan duta wisata ini berlangsung meriah di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Sabtu (24/11/2024).

Faiz dan Syarifah sukses mengungguli 19 pasangan lainnya yang mewakili kabupaten/kota se-Aceh. Proses penilaian ketat telah mereka jalani, mulai dari masa karantina, pembekalan materi, hingga penilaian bakat dan intelektualitas.

Amatan Nukilan.id, malam puncak acara ini menarik perhatian ribuan muda-mudi Aceh yang memadati gedung untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut. Dukungan dan antusiasme para penonton menambah semarak suasana penobatan.

Gelaran ini menjadi salah satu ajang bergengsi yang tidak hanya mengedepankan pesona, tetapi juga kecerdasan serta wawasan tentang budaya dan pariwisata Aceh. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah