Beranda blog Halaman 761

Renungan 20 Tahun Tsunami Aceh, Zikir dan Doa Berkumandang di Masjid Rahmatullah Lampuuk

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Lantunan zikir dan doa mengiringi malam renungan peringatan 20 tahun Tsunami Aceh yang digelar Pemerintah Aceh di halaman Masjid Rahmatullah Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (20/12/2024) malam.

Ratusan masyarakat setempat turut menghadiri kegiatan yang dipandu oleh Ustaz Zul Arafah ini. Turut hadir Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, bersama sejumlah pejabat dari Pemerintah Aceh, Aceh Besar, dan Kota Banda Aceh.

Masjid Rahmatullah Lampuuk, tempat berlangsungnya acara, menjadi saksi bisu kedahsyatan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004, yang menewaskan ratusan ribu jiwa dan meluluhlantakkan daratan.

Dalam suasana khidmat, banyak jamaah yang tidak kuasa menahan air mata. Bait-bait doa dan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Zul membuat mereka larut dalam suasana penuh keharuan.

Pj Gubernur Aceh Safrizal mengajak masyarakat untuk bertafakur atas bencana besar yang menimpa Aceh dua dekade lalu. Menurutnya, tsunami adalah bukti nyata kebesaran kuasa Allah dan pengingat bagi manusia agar menjalani hidup sesuai ajaran-Nya.

“Malam ini kita isi dengan doa dan tahlil untuk para syuhada. Kita berdoa, ya Allah, sungguh besar cobaan-Mu, jangan beri kami cobaan yang tak sanggup kami pikul,” ujar Safrizal.

Safrizal juga menegaskan pentingnya peringatan tsunami untuk mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan siap menghadapi bencana.

“Kalau bencana tidak bisa dipindah, maka kita yang harus pindah. Kalau tidak bisa pindah, pandai-pandailah memahami tanda-tanda bencana,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersabar atas kehilangan yang dialami akibat tsunami, seraya mengingat bantuan dunia yang telah membantu Aceh bangkit dari keterpurukan.

“Peringatan ini menjadi momentum refleksi untuk Aceh yang lebih baik dan lebih kuat di masa depan,” kata Safrizal.

Dalam tausiahnya, Ustaz Zul Arafah menyampaikan bahwa tsunami Aceh menjadi peringatan dari Allah agar manusia kembali ke jalan-Nya. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan momen ini sebagai penguat iman dan sarana introspeksi.

“Orang beriman adalah orang yang pintar, tidak lalai, dan tidak terlena oleh dunia yang bisa menjerumuskan ke penderitaan di akhirat,” ujarnya.

Ustaz Zul juga mengingatkan bahwa bencana besar seperti tsunami telah disebutkan dalam Al Quran sebagai peringatan Allah kepada umat manusia.

“Mari kita akui dosa-dosa yang telah kita lakukan dan bertaubat kepada Allah. Peringatan ini harus menjadi pengingat akan maut dan mendekatkan kita kepada-Nya,” katanya.

Acara malam renungan ini menjadi penutup serangkaian kegiatan peringatan 20 tahun tsunami Aceh, meninggalkan pesan mendalam bagi masyarakat untuk selalu introspektif dan menjaga keimanan.

Editor: Akil

Persiraja Pesta Gol ke Gawang Persikota, Lolos ke Delapan Besar Liga 2

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh berhasil meraih kemenangan telak atas Persikota Tangerang dengan skor 6-2 dalam lanjutan Pegadaian Liga 2 2024/2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Jumat (20/12/2024) malam itu menjadi pesta gol bagi Laskar Rencong, sekaligus memastikan langkah mereka ke babak delapan besar.

Amatan Nukilan.id, Persiraja membuka keunggulan lebih dulu melalui gol penalti Deri Corfe di menit ke-6 babak pertama. Penalti diberikan wasit setelah salah satu pemain belakang Persikota melakukan handball di kotak terlarang.

Namun, Persikota tidak tinggal diam. Melalui tendangan bebas Sirvi Arvani di menit ke-33, mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor ini bertahan hingga babak pertama usai, dengan pertandingan yang berjalan imbang di depan belasan ribu penonton yang memadati stadion.

Memasuki babak kedua, pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, memasukkan Matheus Machado Henrique untuk memperkuat serangan, sementara Alef Santos dan Ramadhan Madon tetap menjadi starter. Strategi ini membuahkan hasil ketika Deri Corfe kembali mencetak gol dari titik putih pada menit ke-52, setelah Ramadhan dijatuhkan di kotak penalti.

Gol ketiga Persiraja hadir empat menit berselang lewat aksi individu Miftahul Hamdi, yang melewati pertahanan Persikota dan menjebol gawang Imam Aldi. Meski Persikota sempat memperkecil kedudukan menjadi 3-2 melalui Paulo Henrique di menit ke-66, Persiraja kembali menunjukkan dominasinya di akhir laga.

Tiga gol tambahan berhasil dicetak Persiraja, masing-masing melalui Ramadhan Madon di menit ke-89 dan 95, serta Andik Vermansyah di menit ke-93. Kemenangan besar ini memastikan Persiraja memuncaki klasemen Grup 1 dengan 30 poin dan lolos ke babak delapan besar meski masih menyisakan dua pertandingan.  (XRQ)

Editor: Akil

Sejumlah Dubes dan Tokoh Nasional Akan Hadiri Aceh International Forum 2024

0
Sejumlah Dubes dan Tokoh Nasional Akan Hadiri Aceh International Forum 2024. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sejumlah tokoh dunia dan nasional dipastikan akan menghadiri Aceh International Forum (AIF) 2024 yang digelar pada 23-25 Desember 2024 di Banda Aceh. Forum bertema “Religion, Togetherness, and Humanity” ini digelar dalam rangka memperingati 20 tahun tragedi tsunami Aceh 2004.

Ketua Panitia Pelaksana AIF 2024, Saifuddin A Rasyid, menyatakan bahwa beberapa tokoh internasional telah mengonfirmasi kehadiran mereka.

“Hingga saat ini sejumlah undangan internasional telah memastikan kehadiran mereka. Para menteri, duta besar, hingga konsul jenderal negara sahabat akan tiba di Aceh mulai Sabtu (22/12) mendatang,” ujarnya saat audiensi bersama Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA, di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu (18/12/2024).

Tokoh-tokoh yang dijadwalkan hadir antara lain duta besar dari Maroko, Turki, Jepang, Amerika Serikat, dan Singapura. Sementara itu, beberapa menteri dan mantan menteri yang akan datang meliputi Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Saintek Stella Christie, mantan Mensesneg Dipo Alam, serta mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

“AIF 2024 akan menjadi momen penting bagi Aceh untuk membahas moderasi beragama, kemanusiaan, dan kemitraan global dalam seminar internasional serta round table meeting yang akan dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Aceh,” tambah Saifuddin.

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Mujiburrahman, menyebut acara ini dirancang sebagai refleksi dua dekade pasca-tsunami serta untuk menyusun langkah strategis mempercepat pembangunan Aceh.

“Dua dekade ini menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi progres yang telah dicapai. AIF 2024 menjadi ajang berbagi pengalaman, pemikiran, dan gagasan agar semangat kolaborasi terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan AIF 2024. Menurutnya, forum ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat kerja sama internasional dan menyampaikan pesan damai serta toleransi kepada dunia.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi Aceh, tetapi juga menunjukkan kepada dunia bahwa Aceh mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk acara bertaraf internasional. Pemerintah Aceh akan mendukung penuh, baik dari segi fasilitas maupun koordinasi, demi kelancaran acara ini,” ujarnya.

Safrizal juga mengapresiasi kolaborasi antara UIN Ar-Raniry, Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, dan berbagai pihak terkait.

“Semangat kebersamaan ini perlu terus dipertahankan untuk membangun Aceh yang lebih maju,” kata Safrizal.

Rangkaian kegiatan AIF 2024 telah dimulai sejak awal Desember dengan puncak acara pada 23-25 Desember. Agenda puncak meliputi seminar internasional, round table meeting, pameran internasional, sunatan massal, dan peluncuran buku.

Editor: Akil

Ketua MS Jantho Pimpin Sidang Descente di Darul Imarah

0
Ketua MS Jantho Pimpin Sidang Descente di Darul Imarah. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Jantho – Ketua Mahkamah Syar’iyah (MS) Jantho Aceh Besar, Dr. Muhammad Redha Valevi, S.H.I., M.H., memimpin langsung pelaksanaan sidang pemeriksaan setempat (descente) perkara harta bersama dan kewarisan di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Kamis (19/12/2024).

Sidang dimulai dengan pemeriksaan perkara harta bersama dengan nomor register 443/Pdt.G/2024/MS.Jth, bertempat di Dusun Lampoh Geudong, Desa Lam Blang Manyang. Objek yang diperiksa adalah satu unit rumah di atas lahan seluas kurang lebih 330 meter persegi, lengkap dengan perabotan rumah tangga seperti TV, mesin cuci, lemari, dan kulkas.

Dalam sidang ini, Ketua MS Jantho didampingi Majelis Hakim Heti Kurnani, S.Sy., M.H., dan Nurul Husna, S.H., serta Panitera Akmal Hakim BS, S.H.I., M.H., dan tim aparatur lainnya. Sidang juga dihadiri penggugat beserta kuasa hukumnya, tergugat, Keuchik Gampong Lam Blang Manyang, dan personel Kepolisian Sektor Darul Imarah.

“Majelis hakim bersama panitera dan jurusita memeriksa objek secara keseluruhan dengan teliti, termasuk menghitung luas rumah dan memeriksa perabotan,” ujar Muhammad Redha Valevi. Ia menambahkan bahwa proses descente ini dilakukan sesuai Pasal 180 R.Bg/153 HIR dan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2001 tentang pemeriksaan setempat objek terperkara.

Sidang berjalan lancar dan tertib. “Kami mengapresiasi sikap kooperatif para pihak yang berperkara, serta dukungan aparat gampong dan pihak keamanan,” ujar Muhammad Redha dalam penutupannya.

Usai sidang pertama, rombongan Mahkamah Syar’iyah Jantho melanjutkan pemeriksaan perkara kewarisan dengan nomor register 402/Pdt.G/2024/MS.Jth di Gampong Lamcot, Kecamatan Darul Imarah. Objek yang diperiksa mencakup sebidang tanah, satu unit kendaraan roda empat, satu unit kendaraan roda dua, serta sepetak kebun di Dusun Aneuk Glee, Gampong Lambaro Kueh, Kecamatan Lhoknga.

Dalam sidang ini, panitera turut melakukan penyitaan terhadap objek perkara. Proses pemeriksaan mencakup pengukuran luas tanah, pengecekan kendaraan beserta surat-surat kepemilikannya, serta dokumentasi objek yang diperkarakan.

Ketua MS Jantho kembali mengimbau para pihak untuk mencari solusi damai. “Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan dengan kepala dingin,” katanya. Momen haru tercipta ketika penggugat dan tergugat saling berpelukan, menunjukkan upaya menuju perdamaian.

Editor: Akil

Budi Arie Tegaskan Tidak Terlibat Kasus Pegawai Kemenkomdigi Lindungi Judi Online

0
Mantan Menkominfo, Budi Arie Setiadi. (Foto: Kompas.com)

NUKILAN.id | Jakarta – Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang diduga melindungi situs judi online (judol). Hal itu disampaikan Budi Arie dikutip dari Kompas.com, Jumat (20/12/2024).

“Tidak ada indikasi apa pun yang bisa menyeret saya secara hukum,” ujar Budi Arie.

Budi Arie juga memastikan bahwa tidak ada staf khususnya yang terlibat dalam kasus tersebut. “Tidak ada satu pun tenaga ahli saya yang terlibat. Tidak ada satu pun orang PROJO (Pro Jokowi) yang terlibat,” tegasnya.

Budi Arie menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan perintah untuk melindungi situs judi online. Ia juga menyatakan tidak ada aliran dana atau larangan untuk memblokir situs-situs tersebut selama masa jabatannya.

“Tidak pernah ada perintah, baik lisan apalagi tertulis untuk melindungi judol. Tidak ada satu pun situs judol yang saya larang untuk di-takedown. Tidak ada aliran dana,” katanya.

Budi Arie menambahkan, “Saya menteri yang sangat serius memberantas judol.”

Sementara itu, Polda Metro Jaya telah menetapkan 26 tersangka dalam kasus judi online yang melibatkan oknum pegawai Kemenkomdigi. Para tersangka memiliki berbagai peran, mulai dari bandar, pemilik atau pengelola website, agen pencari situs judi, hingga penampung uang setoran.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto mengungkapkan, pihaknya juga menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparatur Kemenkomdigi dalam kasus ini.

“Selaras dengan pengungkapan kasus tindak pidana perjudian, kami juga sedang mengusut tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum aparatur yang ada di Komdigi,“ ujar Karyoto, Senin (25/11/2024).

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian, Pasal 45 Ayat (3) juncto Pasal 27 Ayat (2) UU ITE, serta Pasal 5 juncto Pasal 2 Ayat (1) huruf t dan huruf z UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ancaman pidana untuk para tersangka bervariasi hingga 20 tahun penjara.

Penyidik juga telah memeriksa 18 saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus ini. Pasal-pasal yang disangkakan antara lain Pasal 12 huruf a dan b, Pasal 11, hingga Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Editor: Akil

Kakanwil DJPb Aceh dan Pj Gubernur Serahkan DIPA 2025

0
Kakanwil DJPb Aceh dan Pj. Gubernur Serahkan DIPA 2025. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Banda Aceh—Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Aceh bersama Penjabat (Pj) Gubernur Aceh menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Kamis (19/12/2024). Acara ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan simbolis Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama terkait optimalisasi pemungutan opsen pajak daerah.

Penyerahan DIPA secara langsung dilakukan kepada 16 Satuan Kerja (Satker) yang mewakili 753 satker dari 49 Kementerian/Lembaga (K/L) di Aceh. Sementara itu, Buku Alokasi TKD diserahkan kepada 23 pemerintah daerah. APBN 2025 mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Pj. Gubernur Aceh menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen mendukung program pemerintah pusat melalui implementasi Asta Cita, program prioritas, dan quick wins RPJMN 2025-2029. Beberapa program utama mencakup makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, renovasi sekolah, serta pengembangan lumbung pangan desa hingga nasional.

“Penyerahan DIPA dan Buku Alokasi TKD ini mengandung tanggung jawab besar. Kita harus memastikan setiap rupiah dari APBN Aceh benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Pj. Gubernur Aceh.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Aceh, Izharul Haq, menyebutkan pertumbuhan ekonomi Aceh hingga triwulan III 2024 mencapai 4,85 persen (c-to-c), sedikit di bawah angka nasional sebesar 5,03 persen. Menurutnya, pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi tersebut.

“APBN 2025 diharapkan menjadi instrumen untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dana ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor prioritas,” ujar Izharul.

Dari total belanja negara tahun 2025 sebesar Rp3.621,3 triliun, Provinsi Aceh menerima alokasi sebesar Rp46,98 triliun. Anggaran ini terdiri dari belanja K/L sebesar Rp13,78 triliun dan dana TKD sebesar Rp32,29 triliun. Izharul merinci belanja K/L tersebut meliputi belanja pegawai sebesar Rp7,85 triliun, belanja barang Rp4,07 triliun, belanja modal Rp1,8 triliun, dan belanja bantuan sosial Rp0,07 triliun.

Selain itu, TKD Aceh tahun 2025 dialokasikan untuk berbagai komponen, termasuk Dana Bagi Hasil sebesar Rp1,04 triliun, Dana Alokasi Umum Rp16,09 triliun, DAK Fisik Rp1,97 triliun, DAK Non Fisik Rp1,58 triliun, Dana Insentif Fiskal Rp0,06 triliun, Dana Otonomi Khusus Rp4,47 triliun, dan Dana Desa Rp4,74 triliun.

Izharul menekankan pentingnya pengawasan dan pemantauan anggaran, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan energi.

“Dengan APBN 2025 yang telah disusun secara digital, sinergi lintas sektoral dan koordinasi intensif sangat dibutuhkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi Aceh dan mencapai target pembangunan nasional,” tegasnya.

Editor: Akil

Polres Aceh Tengah Raih Juara 1 Program Asta Cita Presiden

0
Polres Aceh Tengah raih terbaik 1 atas capaian program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di Jajaran Polres/Ta Polda Aceh. (Foto:Polres Aceh Tengah)

NUKILAN.id | Takengon — Polres Aceh Tengah berhasil meraih penghargaan sebagai terbaik satu dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan dalam ajang Gelar Operasional (GO) semester II tahun 2024 yang digelar di Gedung Presisi Polda Aceh, Kamis (19/12/2024).

Kapolres Aceh Tengah AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H., menerima langsung piagam penghargaan dari Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko, S.I.K., M.H.

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata kontribusi Polres Aceh Tengah dalam mendukung Program Asta Cita dan kebijakan Bapak Presiden RI,” ujar AKBP Dody.

Keberhasilan ini didasarkan pada sejumlah capaian strategis yang diraih Polres Aceh Tengah sepanjang tahun. Beberapa di antaranya adalah pengungkapan tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan empat laporan polisi, pemberantasan judi online oleh Satuan Reskrim, serta pengungkapan jaringan narkoba dengan barang bukti ganja dan sabu oleh Satuan Resnarkoba.

Selain itu, Polres Aceh Tengah juga berkontribusi aktif dalam pengembangan ketahanan pangan dengan membuka lahan produktif serta penyelesaian sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas melalui Satuan Lalu Lintas.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras seluruh anggota Polres Aceh Tengah, dukungan unsur pimpinan daerah, serta bantuan, informasi, dan doa dari masyarakat Aceh Tengah,” kata AKBP Dody.

Editor: Akil

Kemenpora Belum Terima LPJ PON Aceh-Sumut 2024 dari KONI

0
Logo PON Aceh-Sumut 2024. (Foto: PON)

NUKILAN.id | Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengungkapkan belum menerima laporan pertanggungjawaban (LPJ) penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, menyatakan bahwa LPJ tersebut masih dalam proses peninjauan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Inspektorat Kemenpora.

“Untuk KONI sekarang lagi di-review oleh BPKP dan internal audit, nanti kita tunggu hasilnya,” ujar Surono saat dihubungi, Kamis (19/12/2024).

Surono menargetkan hasil review tersebut dapat diterima sebelum akhir tahun. Ia menegaskan pentingnya penyelesaian laporan ini agar dapat diketahui apakah seluruh tanggung jawab sudah dipenuhi oleh KONI.

“Akhir 2024 sudah harus selesai semua,” katanya.

Wakil Ketua I KONI, Surwono, mengaku belum mengetahui apakah hasil LPJ tersebut sudah diserahkan ke Kemenpora atau belum.

“Saya enggak tahu, mungkin ya (belum diserahkan hasilnya),” ujarnya saat ditemui di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Jakarta, Kamis (19/12/2024).

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, berharap agar catatan kekurangan dalam penyelenggaraan PON Aceh-Sumut 2024 dapat menjadi pelajaran untuk perbaikan pada PON berikutnya yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat pada 2028 mendatang.

“Saya rasa banyak yang dievaluasi dan yang harus dilakukan terkait PON Aceh-Sumut ini. Saya juga sudah melakukan rapat dengan KONI Pusat, serta KONI NTT dan NTB karena tuan rumah selanjutnya di sana,” kata Dito.

PON 2024 yang resmi ditutup di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Jumat (20/9/2024), meninggalkan sejumlah catatan kritis.

Berdasarkan data, pelaksanaan PON menghadapi berbagai persoalan, seperti atap venue lapangan futsal bocor, konsumsi yang terlambat datang, akses jalan yang belum tertata, hingga insiden talang air ambruk. Masalah lainnya mencakup dugaan penyelewengan anggaran, keputusan kontroversial dalam pertandingan, dan insiden pemain yang memukul wasit.

Editor: Akil

BP3MI Ajak Warga Aceh Jadi Pekerja Migran Lewat Jalur Resmi

0
Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia. (Foto: Google Image)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) mengajak masyarakat di Provinsi Aceh yang ingin bekerja di luar negeri untuk memilih jalur resmi. Ajakan ini disampaikan sebagai upaya mencegah praktik ilegal atau perekrutan non-prosedural yang masih marak terjadi.

Kepala BP3MI Aceh, Siti Rolijah, mengungkapkan bahwa saat ini hampir 90 persen pekerja migran asal Aceh berangkat ke luar negeri melalui jalur non-prosedural. Akibatnya, mereka tidak terdaftar dalam sistem perlindungan pekerja migran yang disediakan oleh pemerintah.

“Karakteristik pekerja migran Indonesia di Aceh ini masih didominasi pemberangkatan secara non-prosedural,” kata Siti di Banda Aceh, Kamis (19/12/2024).

Menurut Siti, sepanjang tahun 2023, BP3MI terus melakukan berbagai langkah sosialisasi kepada masyarakat untuk menghindari praktik ilegal tersebut. Hasilnya, jumlah pekerja migran Aceh yang mendaftar melalui Sistem Komputerisasi Pelayanan Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SiskoP2MI) meningkat signifikan.

“Tahun ini, jumlah pekerja migran yang melakukan registrasi mencapai 531 orang, meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 50 orang,” ujarnya.

Siti menambahkan, pada tahun 2024 hingga saat ini, tercatat sudah 184 orang yang mendaftar melalui SiskoP2MI.

“Ini menunjukkan kesadaran masyarakat mulai meningkat,” imbuhnya.

Siti menjelaskan, salah satu alasan banyak warga Aceh masih memilih jalur non-prosedural adalah anggapan bahwa mengikuti prosedur pemerintah membutuhkan waktu lama, proses berbelit, dan biaya tinggi. Padahal, menurutnya, hal itu tidak benar.

“Justru jika melakukan registrasi secara prosedural, semuanya akan lebih mudah. Apalagi, saat ini pendaftaran sudah bisa dilakukan tanpa harus ke kantor, cukup melalui sistem yang disediakan pemerintah,” jelasnya.

Siti menekankan pentingnya pemberangkatan melalui jalur resmi karena memberikan banyak keuntungan bagi pekerja migran. Pemerintah dapat melakukan pengawasan maksimal karena data pekerja terekam lengkap, termasuk nama dan alamat.

“Pemerintah dapat memantau hak-hak mereka, apakah sudah terpenuhi atau belum, sesuai dengan aturan yang berlaku di negara tujuan,” kata Siti.

Selain itu, pekerja migran yang berangkat secara resmi juga mendapatkan jaminan sosial. Jaminan ini disediakan oleh pemerintah Indonesia melalui BPJS Ketenagakerjaan maupun oleh negara tujuan tempat mereka bekerja.

“Jaminan sosial ini wajib ada dan harus diberikan kepada setiap pekerja migran Indonesia,” tutupnya.

Editor: Akil

Kasus Perceraian di Aceh Meningkat, Sosiolog Soroti Peran Media dan Institusi Adat

0
Sosiolog Beberkan Alasan
Koordinator Prodi Magister Damai dan Resolusi Konflik (MDRK) Sekolah Pascasarjana USK, Dr. Masrizal. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kasus perceraian di Aceh menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Menyoroti fenomena ini, Nukilan.id menghubungi sosiolog Aceh, Masrizal, untuk memahami lebih dalam akar masalah dan peran berbagai pihak dalam mengatasinya.

Menurut Masrizal, faktor pendidikan, ekonomi, dan usia bukanlah penentu utama dalam kasus perceraian.

“Perceraian ini sedikit sekali dipengaruhi oleh faktor pendidikan, ekonomi, umur, maupun lainnya, karena kematangan berpikir setiap orang menjadi nilai tersendiri,” katanya kepada Nukilan.id, Jumat (20/12/2024).

Akademisi FISIP Universitas Syiah Kuala ini juga menyoroti peran institusi adat dan agama dalam mencegah perceraian di tengah perkembangan era modern. Ia menilai, media televisi dan media sosial yang berada di bawah pengawasan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Aceh memiliki potensi besar untuk membantu menekan angka perceraian melalui sosialisasi.

“KPID Aceh bisa meminta televisi dan radio yang bersiaran di Aceh agar memberikan kuota per hari satu hingga dua menit untuk mensosialisasikan dampak perceraian,” usulnya.

Selain itu, Mahkamah Syariah juga diharapkan aktif menyampaikan informasi terkait dampak perceraian melalui website resminya.

Lebih jauh, Masrizal menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk institusi keluarga, adat, media cetak maupun elektronik, dan instansi terkait.

“Yang lebih penting lagi adalah sosialisasi terhadap calon pengantin yang perlu diperkuat saat prosesi pernikahan,” imbuhnya.

Masrizal berharap semua pihak dapat mengambil langkah bersama untuk menekan angka perceraian di Aceh, mengingat dampaknya yang luas terhadap kehidupan masyarakat. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah