Beranda blog Halaman 715

Prabowo Samakan Fungsi Kelapa Sawit dengan Pohon Hutan, Aktivis Lingkungan: Keliru dan Menyesatkan

0
Ilustrasi kebun kelapa sawit terbesar di Indonesia. Perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia terdapat di Pulau Sumatera dan Kalimantan. (Sinar Mas Agribusiness and Food)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Jakarta, Senin (30/12/2024), menuai perhatian publik. Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pentingnya kelapa sawit sebagai komoditas strategis yang membuat banyak negara khawatir akan kehabisan pasokan. Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk memperluas area penanaman kelapa sawit di Indonesia.

Presiden menolak tudingan bahwa perkebunan kelapa sawit menjadi penyebab utama deforestasi. Menurutnya, tuduhan tersebut tidak beralasan karena kelapa sawit tetap merupakan tanaman yang memiliki daun dan menyerap karbon dioksida.

“Jangan takut dengan tuduhan deforestasi. Kelapa sawit itu pohon, ada daun, dan menyerap karbon dioksida. Jadi, tuduhan seperti itu tidak berdasar,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Lebih lanjut, Prabowo mengimbau kepala daerah serta aparat TNI dan Polri untuk menjaga perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu aset penting negara.

“Para bupati, gubernur, tentara, dan polisi, jagalah kebun sawit kita. Itu adalah aset negara,” tegasnya.

Namun, pernyataan tersebut memicu pro dan kontra di tengah masyarakat. Sebagian pihak menilai Prabowo gagal memahami isu lingkungan dan deforestasi, sementara yang lain mendukung pernyataannya demi keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.

Untuk memperdalam isu ini, Nukilan.id mewawancarai M. Fahmi, seorang aktivis lingkungan dari Aceh. Ia menyatakan harapannya agar pernyataan Prabowo tersebut hanyalah sebuah kekeliruan. Ia menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam penyampaian pesan publik.

“Ke depan kita berharap agar Presiden lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan, agar tidak menimbulkan pro dan kontra serta penyesatan,” kata Fahmi pada Minggu (19/1/2025).

Fahmi juga menjelaskan bahwa klaim Prabowo tentang kelapa sawit yang memiliki kemampuan serupa dengan pohon hutan dalam menyerap karbon dioksida adalah logika yang salah.

“Pernyataan Prabowo bahwa pohon sawit sama-sama menyerap karbon dioksida karena sama-sama memiliki daun tentunya ini adalah logika keliru, tentu tidak sama antara pohon sawit dengan pohon hutan,” tegasnya.

Merujuk pada aturan resmi, Manajer Advokasi Yayasan HAkA ini menegaskan bahwa kelapa sawit tidak diakui sebagai bagian dari tanaman rehabilitasi hutan dan lahan.

“Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.23/2021 yang menyatakan bahwa sawit bukan termasuk tanaman rehabilitasi hutan dan lahan. Kami menolak gagasan perluasan pemanfaatan lahan (hutan) untuk perkebunan kelapa sawit,” katanya.

Menurut Fahmi, Indonesia telah memiliki lahan kelapa sawit yang cukup luas. Oleh karena itu, pemerintah seharusnya memprioritaskan peningkatan produktivitas kebun yang ada, bukan memperluas lahan baru.

“Kita sudah punya cukup luas kebun sawit, bukan lagi waktunya berbicara memperluas lahan kebun, tapi bagaimana kebun-kebun yang sudah ada itu bisa lebih produktif. Pemerintah harusnya berbicara intensifikasi produksi, bukan perluasan lahan,” ujarnya.

Pernyataan Prabowo ini memicu diskusi hangat di berbagai kalangan, khususnya aktivis lingkungan yang menilai bahwa kebijakan dan wacana terkait kelapa sawit harus memperhatikan aspek keberlanjutan dan perlindungan hutan sebagai penyerap karbon yang lebih efektif dibandingkan tanaman perkebunan. (XRQ)

Reporter: Akil

Tgk Makhyaruddin Usulkan Pelantikan Mualem-Dek Fadh di Balai Meuseuraya

0
Balee Meuseuraya Aceh. (Foto: Pramuka.or.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua DPW PKS Aceh sekaligus Sekretaris Badan Pemenangan Mualem-Dek Fadh, Tgk Makhyaruddin Yusuf, mengusulkan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih periode 2025-2030, Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhullah (Dek Fadh), digelar di Balai Meuseuraya, Banda Aceh. Usulan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan pada Sabtu (18/1/2025).

Menurut Tgk Makhyaruddin, Balai Meuseuraya adalah tempat yang tepat untuk menyelenggarakan acara bersejarah tersebut. Gedung yang terletak strategis di dekat Kantor Gubernur Aceh ini dianggap memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung para tamu undangan, termasuk sejumlah pejabat penting dari dalam dan luar negeri.

“Balai Meuseuraya sangat layak untuk sidang paripurna pelantikan. Gedung ini tidak hanya megah, tetapi juga mampu mengakomodasi antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan langsung pelantikan pemimpin Aceh,” kata Tgk Makhyaruddin.

Selain itu, Makhyaruddin juga berharap agar prosesi pelantikan Mualem-Dek Fadh dapat mengenakan pakaian adat Aceh. Hal ini, menurutnya, akan menjadi simbol kebesaran budaya Aceh dan identitas daerah yang akan dipamerkan kepada tamu kehormatan, termasuk duta besar negara sahabat yang diperkirakan hadir.

“Pakaian adat akan memberikan kesan mendalam, sekaligus memperlihatkan kebesaran budaya Aceh kepada tamu-tamu kehormatan, termasuk duta besar negara sahabat yang kemungkinan turut hadir,” tambahnya.

Terkait lokasi pelantikan, Makhyaruddin menjelaskan bahwa sidang paripurna pelantikan tidak harus dilaksanakan di Gedung DPRA, asalkan sesuai dengan ketentuan yang ada. Berdasarkan Pasal 69 huruf c Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, pelantikan gubernur dan wakil gubernur dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden, di hadapan Ketua Mahkamah Syar’iyah, dalam rapat paripurna istimewa DPRA.

“Lokasi pelantikan bisa di mana saja, asalkan dilaksanakan di dalam rapat Paripurna Istimewa DPRA. Tidak harus di gedung DPRA. Kami mewacanakan di Balai Meuseuraya,” ujar Makhyaruddin.

Sebelumnya, Ketua DPRA Zulfadli bersama Pj Gubernur Aceh, Safrizal, serta pimpinan DPRA dan ketua fraksi telah mengadakan pertemuan dengan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Selasa (15/1). Dalam pertemuan tersebut, mereka menyerahkan hasil paripurna terkait penetapan Mualem dan Dek Fadh sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Selain itu, mereka juga menyepakati jadwal pelantikan yang direncanakan pada 7 Februari 2025. Momen tersebut diharapkan menjadi sebuah perayaan besar bagi rakyat Aceh dan dapat mempererat kebersamaan serta meningkatkan optimisme terhadap masa depan Aceh di bawah kepemimpinan baru.

Editor: Akil

Puluhan Murid di Sukoharjo Keracunan Makanan Gratis, Media Asing Soroti Program MBG

0
Straits Times, media asal Singapura yang soroti kasus keracunan makanan dalam peluncuran makan gratis pekan kedua di Indonesia. (Foto: Tangkapan Layar)

NUKILAN.id | Jakarta — Insiden keracunan yang menimpa puluhan murid Sekolah Dasar (SD) di Sukoharjo, Jawa Tengah, setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sorotan dari media internasional. Program yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut semula bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah, namun insiden ini mencoreng pekan kedua pelaksanaannya.

The Straits Times, media asal Singapura, melaporkan kasus ini dengan judul “Food poisoning mars second week of free meals roll-out in Indonesia” (Keracunan makanan nodai peluncuran makan gratis pekan kedua di Indonesia). Dalam laporannya, Straits Times mencatat beberapa sekolah di sejumlah daerah melaporkan kejadian serupa hanya dua pekan setelah program diluncurkan.

Kejadian di Sukoharjo terjadi pada 16 Januari, saat 40 murid SDN Dukuh 03 mengalami sakit setelah menyantap makan siang yang disediakan oleh katering setempat. Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam goreng tepung, capcay wortel, tahu goreng, buah naga, dan susu kotak. Para siswa mengeluhkan pusing, mual, hingga muntah. Dugaan sementara mengarah pada ayam goreng yang kurang matang sebagai penyebab utama keracunan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindaya, menegaskan bahwa insiden tersebut murni kesalahan teknis. Ia memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini.

“Yang Sukoharjo terutama ya, ini adalah kesalahan murni teknis, tidak ada kesengajaan,” ujar Dadan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/1/2025).

Dadan menyebutkan bahwa insiden tersebut dapat segera ditangani berkat kesigapan petugas di lapangan. Sebagai langkah pencegahan, sebanyak 2.400 porsi makanan yang tersisa langsung ditarik dan diganti dengan telur.

Tanggapan juga datang dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Hasan Nasbi. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan program MBG.

“SOP yang diterapkan dalam MBG ini adalah sekolah melaporkan kepada SPPG [Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi] dan Puskesmas jika ada kejadian yang tidak diinginkan. Makanan langsung ditarik oleh SPPG dan kemudian diganti dengan menu lain,” ujar Hasan dalam keterangan resmi pada Kamis (16/1).

Ia menambahkan bahwa setiap SPPG diwajibkan menyimpan sampel makanan selama 2×24 jam untuk memudahkan pelacakan apabila terjadi masalah.

“Saat ini sampel makanan yang disiapkan di SPPG tersebut sedang diperiksa oleh Dinas Kesehatan,” kata Hasan.

Insiden ini memunculkan pertanyaan publik terkait pengawasan dan pelaksanaan program MBG. Meski bertujuan mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah, kejadian di Sukoharjo menjadi peringatan agar standar kebersihan dan kualitas makanan lebih diawasi secara ketat untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Editor: Akil

Nicholas Ingatkan Program Gratisan Prabowo-Gibran Harus Dikelola dengan Hati-hati

0
Direktur Eksekutif Asah Kebijakan Indonesia, Nicholas Siagian. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tengah mendekati 100 hari kerja. Setelah dilantik di Gedung MPR/DPR RI, Kabinet Merah Putih segera bergerak cepat, menghadapi tantangan besar dengan menyiapkan realisasi berbagai program unggulan yang menjadi janji kampanye.

Sejumlah program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga program sosial lainnya telah diumumkan sebagai bagian dari agenda pemerintah. Namun, antusiasme publik terhadap kebijakan tersebut dibarengi dengan munculnya polemik di masyarakat. Label ‘gratis’ yang menyelimuti sejumlah program ini dinilai sebagian kalangan berpotensi membebani keuangan negara secara signifikan.

Nicholas Siagian, Direktur Eksekutif Asah Kebijakan Indonesia, mengingatkan bahwa kebijakan populis seperti ini perlu dikelola dengan hati-hati. Dalam wawancaranya dengan Nukilan.id, ia menyoroti sisi positif dan negatif dari pendekatan tersebut.

“Di satu sisi, program ini dapat mendorong konsumsi masyarakat dan mengurangi kemiskinan dalam jangka pendek. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, kebijakan semacam ini dapat menambah beban utang negara dan menghambat pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya pada Sabtu (18/1/2025).

Ia menambahkan, dari perspektif sosial, kebijakan tersebut memang meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar, terutama bagi kelompok marjinal.

“Namun, kesenjangan antar wilayah dalam pelaksanaan program menjadi tantangan besar. Daerah terpencil sering kali tidak mendapatkan manfaat yang sama seperti wilayah perkotaan,” katanya lagi.

Dalam waktu dekat, pemerintah diharapkan mampu menjawab ekspektasi publik dengan langkah konkret yang berorientasi pada keberlanjutan. Nicholas menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar program tidak hanya menjadi alat populisme.

“Pemerintah perlu memastikan bahwa program-program ini tidak hanya menjadi alat populisme, tetapi juga dirancang dengan perencanaan yang matang dan berorientasi pada keberlanjutan,” tegasnya.

Ia juga menyarankan agar pemerintah mengupayakan sumber pendanaan yang tidak membebani rakyat kecil.

“Pemerintah harus mencari sumber pendanaan alternatif, seperti efisiensi belanja negara dan penguatan basis pajak, tanpa membebani masyarakat kecil,” tutupnya.

Mendekati 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran, rakyat menantikan jawaban atas tantangan-tantangan tersebut, sembari berharap janji perubahan yang diusung benar-benar menjadi kenyataan yang membawa manfaat luas. (XRQ)

Reporter: Akil

Sejumlah Pakar Kritik Penggunaan Dana Pribadi untuk Program Makan Bergizi Gratis

0
Gibran memantau uji coba makan bergizi gratis SD di Tangerang. (Foto: detik.com)

NUKILAN.id | Jakarta – Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa penggunaan dana pribadi Presiden Prabowo Subianto untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini tidak menimbulkan masalah. Menurutnya, program tersebut masih berada dalam tahap uji coba. Penggunaan dana pribadi bertujuan mencegah pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Karena kami ingin memastikan, begitu APBN turun dan program dimulai secara resmi, semuanya berjalan lancar tanpa pemborosan. Jadi, selama tahap uji coba ini, tidak masalah jika dibiayai secara pribadi,” ujar Dasco di Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (13/1/2025).

Namun, langkah ini menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Muhammad Saleh, Peneliti Hukum di Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Ia menilai penggunaan dana pribadi oleh pejabat negara untuk membiayai program pemerintah, seperti MBG di Kendari, adalah praktik yang harus dihentikan.

Saleh menyarankan agar dana pribadi yang digunakan untuk program negara seharusnya diserahkan ke kas negara melalui mekanisme yang sah, seperti mencatatnya sebagai sumbangan atau hibah negara, agar tercatat dalam administrasi keuangan negara.

“Pejabat negara wajib mematuhi peraturan pengelolaan keuangan negara. Semua program harus dibiayai melalui mekanisme APBN atau APBD demi menjaga akuntabilitas, transparansi, dan integritas tata kelola keuangan,” tegasnya dikutip dari Kumparan pada Sabtu (18/1/2025).

Menurut analisis Saleh, penggunaan dana pribadi oleh pejabat untuk program seperti MBG merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip dasar pengelolaan keuangan negara.

Senada dengan Saleh, Nicholas Siagian, Direktur Eksekutif Asah Kebijakan Indonesia, menekankan bahwa penggunaan uang pribadi untuk program pemerintah menimbulkan persoalan transparansi dan akuntabilitas.

“Berbicara tata kelola sebagai pelaksanaan suatu program negara yang bersumber dari keuangan negara haruslah mengedepankan good governance,” ungkap Nicholas Siagian melalui sambungan telepon kepada Nukilan.id, Sabtu (18/1/2025).

Ia menambahkan bahwa program atas nama pemerintah seharusnya dibiayai oleh anggaran resmi yang sudah direncanakan dalam APBN atau APBD, bukan dengan dana pribadi.

“Artinya, seharusnya program atas nama pemerintah haruslah dibiayai melalui anggaran yang dianggarkan pemerintah juga, bukan menggunakan anggaran pribadi perseorangan,” tegasnya.

Nicholas juga mempertanyakan keberlanjutan program ini. Berdasarkan data terbaru, jumlah penerima manfaat program ini diperkirakan mencapai 82,9 juta jiwa. Untuk menjamin keberlangsungan program selama lima tahun mendatang, pemerintah perlu memastikan kesiapan anggaran yang signifikan setiap tahunnya.

“Pertanyaannya, apakah pendanaan program ini konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan? Besarnya kebutuhan anggaran memerlukan rencana yang matang dan evaluasi menyeluruh agar tidak mengganggu prioritas pengeluaran lainnya,” tambah Nicholas.

Di tengah kritik yang terus berkembang, para pengamat menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh oleh pemerintah. Langkah ini diperlukan agar program yang bertujuan mulia tidak justru merusak kredibilitas tata kelola pemerintahan. Evaluasi juga dapat memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, tanpa menimbulkan risiko fiskal atau masalah hukum di masa depan. (XRQ)

Reporter: Akil

Bali Raih Predikat Destinasi Wisata Budaya Terbaik di Dunia

0
Bali Raih Predikat Destinasi Wisata Budaya Terbaik di Dunia. (Foto: Univ Udayana)

NUKILAN.id | Jakarta – Bali kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah pariwisata internasional. Pulau Dewata dinobatkan sebagai “Destinasi Wisata Budaya Terbaik di Dunia” dalam ajang Travelers’ Choice Awards 2025 yang diselenggarakan oleh TripAdvisor.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata daya tarik budaya Bali yang tak lekang oleh waktu. Budaya Bali dikenal dengan tarian-tarian yang rumit, ritual adat yang memikat, serta pura-pura kuno yang sarat akan sejarah. Perpaduan unik antara kepercayaan Hindu-Bali dan filosofi mendalam menyatu dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya, menciptakan daya pikat yang sulit dilupakan oleh wisatawan.

TripAdvisor memberikan penghargaan berdasarkan ulasan wisatawan dari seluruh dunia yang dikumpulkan sejak 1 Oktober 2023 hingga 30 September 2024. Penilaian ini menitikberatkan pada kekayaan seni dan makna sejarah yang mendalam dari setiap destinasi.

“Budaya Bali ditonjolkan oleh tarian-tarian yang rumit, ritual adat yang memikat, dan pura-pura kuno,” tulis TripAdvisor dalam keterangan resminya.

Selain itu, Bali juga mencatatkan pencapaian lain pada Oktober 2024. Pulau ini dipilih sebagai Pulau Terindah di Asia dalam ajang Penghargaan Pilihan Pembaca Condé Nast Traveler. Popularitas Bali sebagai tujuan wisata dunia semakin menguat dengan pencapaian tersebut.

Berdasarkan data yang dirilis oleh VN Express, sepanjang tahun 2024 Bali menyambut sekitar 6,3 juta wisatawan mancanegara, melampaui jumlah kunjungan sebelum pandemi. Tahun ini, Bali menargetkan peningkatan kunjungan hingga mencapai 6,5 juta wisatawan global.

Selain Bali, beberapa destinasi budaya lain juga memperoleh tempat dalam daftar Travelers’ Choice Awards 2025. Hanoi, ibu kota Vietnam, menempati posisi kedua dengan pesonanya yang menawarkan kuil-kuil kuno dan arsitektur kolonial Prancis. Sementara itu, London, Inggris, berada di peringkat ketiga sebagai tujuan wisata budaya terbaik.

Keberhasilan Bali menempati posisi teratas destinasi wisata budaya dunia semakin mengukuhkan pulau ini sebagai ikon pariwisata Indonesia yang mendunia. Perpaduan keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahan penduduknya menjadikan Bali sebagai magnet wisatawan yang tak pernah surut.

“Hampir semua orang Indonesia tahu Bali, bahkan pelancong dari luar negeri juga kerap menjadikan Bali sebagai top of mind destinasi wisata mereka,” ungkap pernyataan resmi dari CNN Indonesia.

Prestasi ini diharapkan mampu meningkatkan semangat pelaku pariwisata di Indonesia dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya Nusantara untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

Editor: AKil

Trump dan Xi Jinping Bahas Hubungan AS-China Jelang Pelantikan Presiden

0
Trump dan Xi Jinping Bahas Hubungan AS-China Jelang Pelantikan Presiden. (Foto: Reuters)

NUKILAN.id | Jakarta — Donald Trump melakukan pembicaraan penting dengan Presiden China, Xi Jinping, pada Jumat (17/1), hanya tiga hari sebelum pelantikannya sebagai presiden ke-47 Amerika Serikat. Dalam percakapan tersebut, keduanya membahas berbagai isu krusial yang menjadi perhatian bersama.

Melalui unggahan di media sosial buatannya, Truth Social, Trump membagikan kesan positif mengenai percakapan itu.

“Saya baru saja bicara dengan pemimpin China, Xi Jinping,” kata Trump, dikutip dari CNN. Dia melanjutkan, “Itu sesuai ekspektasi bahwa kita akan memecahkan masalah bersama dan memulainya sesegera mungkin.”

Isu perdagangan dan TikTok menjadi salah satu topik yang dibahas dalam komunikasi antara kedua pemimpin tersebut. Trump menyebut diskusi yang berlangsung sebagai “sangat bagus” dan menyatakan komitmen untuk bekerja sama dalam menciptakan dunia yang lebih damai dan aman.

“Presiden Xi dan saya akan melakukan kemungkinan apa pun untuk membuat dunia lebih damai dan aman,” ujar dia.

Isu Taiwan yang sensitif juga menjadi perhatian dalam percakapan tersebut. Xi Jinping menekankan bahwa setiap negara memiliki perbedaan dan pandangan masing-masing. Kementerian Luar Negeri China kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa baik Xi maupun Trump sama-sama mementingkan interaksi bilateral yang baik dan berharap hubungan kedua negara akan berkembang positif selama masa jabatan Trump.

Panggilan telepon ini merupakan yang pertama antara Xi dan Trump sejak miliarder tersebut kalah dalam pemilu 2016. Xi menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat menghadiri pelantikan Trump pada Senin (20/1) dan akan mengirimkan Wakil Presiden Han Zheng sebagai perwakilan resmi.

Selain membahas hubungan bilateral, percakapan ini juga berlangsung di tengah ketegangan hubungan AS-Israel. Trump sebelumnya mengancam akan menaikkan tarif impor China hingga 60 persen, yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi besar bagi Negeri Tirai Bambu. Dia juga pernah menyatakan akan memberlakukan kenaikan tarif impor sebesar 100 persen untuk negara-negara anggota BRICS, sebuah kelompok ekonomi yang diinisiasi oleh China.

Hubungan perdagangan dan geopolitik yang penuh tantangan antara AS dan China kembali mendapat sorotan menjelang dimulainya masa jabatan Trump. Meski begitu, komunikasi yang terbuka seperti ini dapat menjadi langkah awal untuk mengatasi perselisihan di masa depan.

Editor: Akil

AS Resmi Blokir TikTok Besok, Jutaan Pengguna Kehilangan Akses

0
AS Resmi Blokir TikTok Besok. (Foto: AFP)

NUKILAN.id | Jakarta — Amerika Serikat akan secara resmi memblokir aplikasi media sosial asal China, TikTok, pada Minggu (19/1), setelah Mahkamah Agung (MA) menolak banding yang diajukan perusahaan tersebut. Keputusan ini menandai langkah signifikan dalam ketegangan terkait masalah keamanan nasional antara Washington dan Beijing.

Dalam putusannya yang diumumkan pada Sabtu (18/1/2025), MA menyatakan bahwa pemerintah AS berhak melarang TikTok beroperasi di negara itu, sekaligus memerintahkan perusahaan untuk melakukan divestasi bisnis paling lambat 19 Januari. Akibat dari langkah ini, jutaan pengguna TikTok di AS akan kehilangan akses ke platform yang telah menjadi bagian penting dari budaya digital mereka.

“Kongres telah menetapkan bahwa divestasi diperlukan untuk mengatasi masalah keamanan nasional yang didukung dengan baik terkait praktik pengumpulan data TikTok dan hubungan dengan musuh asing,” demikian pernyataan Mahkamah Agung, dikutip dari CNN.

Dalam catatan MA, meskipun TikTok memberikan ruang ekspresi unik bagi sekitar 170 juta pengguna di AS, kekhawatiran terkait pengumpulan data yang besar dan potensi penggunaannya oleh pemerintah China menjadi alasan kuat di balik putusan tersebut.

Meskipun MA telah mengetuk palu, presiden terpilih AS Donald Trump menyatakan bahwa keputusan akhir terkait pelarangan TikTok ada di tangannya.

“Pada akhirnya keputusan itu tergantung pada saya, jadi Anda akan melihat apa yang akan saya lakukan,” kata Trump kepada wartawan.

Hingga saat ini, Trump belum memberikan sinyal pasti apakah ia akan melanjutkan pelarangan, memberikan pelonggaran, atau membiarkan aplikasi tersebut tetap berjalan. Namun, pengadilan mencatat bahwa Trump sebelumnya sudah menyatakan keprihatinan mendalam terhadap platform tersebut.

“Presiden Trump memutuskan bahwa TikTok menimbulkan kekhawatiran tertentu, dengan mencatat bahwa platform tersebut ‘secara otomatis menangkap sejumlah besar informasi dari penggunanya’ dan rentan digunakan untuk memajukan kepentingan pemerintah China,” demikian bunyi putusan.

Sementara itu, perdebatan tentang keamanan data dan privasi pengguna terus berlanjut, dengan TikTok menghadapi tekanan besar dari pemerintah AS sejak beberapa tahun terakhir. Blokir yang akan diberlakukan besok diyakini menjadi salah satu langkah paling drastis dalam upaya AS untuk membatasi pengaruh teknologi asal China di wilayahnya.

Editor: Akil

DPM Unimal Desak Presiden Segera Cairkan Tunjangan Kinerja Dosen ASN

0
Ketua DPM Unimal, Mohamad Muhaymin. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Lhoksukon – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Malikussaleh (Unimal), Aceh Utara, mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera memastikan pencairan tunjangan kinerja (tukin) dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Hingga kini, belum ada kejelasan dari pemerintah terkait insentif yang telah dijanjikan sejak lima tahun lalu tersebut.

Ketua DPM Unimal, Mohamad Muhaymin, mengungkapkan pihaknya mendukung penuh perjuangan para dosen untuk mendapatkan hak yang seharusnya telah mereka terima. Ia menyoroti ketidakadilan dalam kebijakan ini, mengingat Kementerian Agama RI sudah mencairkan tukin bagi dosen ASN sejak bertahun-tahun lalu.

“Regulasinya sudah ada lima tahun lalu. Kalau pemerintah tidak memberikan, artinya pemerintah melanggar aturan. Kapan perguruan tinggi kita maju jika regulasi tidak pernah diterapkan?” ujar Muhaymin, Kamis (16/1/2025).

Muhaymin menambahkan bahwa ketidakpastian ini berdampak langsung pada kesejahteraan dosen dan kualitas pendidikan di Indonesia. Menurutnya, jika dosen harus mencari penghasilan tambahan di luar kampus karena pendapatan mereka tidak mencukupi, perhatian mereka terhadap proses pembelajaran akan berkurang.

“Kalau dosen sibuk di luar mencari tambahan penghasilan karena tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya, dampaknya ke kualitas pembelajaran. Yang rugi mahasiswa dan generasi emas Indonesia,” tuturnya.

Ia juga menyoroti ambisi Indonesia untuk mencetak generasi emas pada tahun 2045, yang dinilainya akan sulit tercapai jika kesejahteraan tenaga pendidik diabaikan.

“Kemakmuran dosen tidak dijamin, bagaimana mau mencapai kualitas pendidikan bermutu untuk generasi emas 2045,” tegasnya.

Muhaymin menegaskan bahwa hanya Presiden yang memiliki kewenangan untuk menyelesaikan persoalan ini. Ia berharap pemerintah segera bertindak.

“Kalau tingkat kementerian belum ada titik terang. Kami berharap agar pemerintah segera menyelesaikan masalah ini agar tukin dosen dapat cair tanpa penundaan lebih lanjut, demi kesejahteraan dosen, kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tambahnya.

Tuntutan terkait pencairan tukin dosen ASN bukanlah isu baru. Regulasi yang mengatur pemberian tunjangan tersebut telah disahkan lima tahun lalu, namun realisasinya terus tertunda. Sementara itu, kementerian lain telah memberikan tukin untuk dosen ASN selama lebih dari satu dekade.

Editor: Akil

MTsN 1 Model Banda Aceh Gelar Marssal 11, Ajang Bergengsi untuk Generasi Muda Aceh

0
Flyer Marssal -11. (Foto: MTsN Model Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh — MTsN 1 Model Banda Aceh kembali menghadirkan event tahunan terbesar mereka, Marssal 11 atau Madrasah for Religion, Science, Sport, Art, & Language. Ajang ini merupakan wadah untuk menampilkan kemampuan, kreativitas, dan prestasi siswa tingkat SD/MI hingga SMP/MTs se-Provinsi Aceh. Marssal 11 memperlombakan berbagai cabang, mulai dari bidang akademik hingga non-akademik, yang diharapkan dapat memacu semangat belajar dan berkompetisi secara sehat.

Kepala MTsN 1 Model Banda Aceh, Dr. Ummiyani, M.Pd, yang didampingi oleh Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Zahri, S.IAN., M.AP, menjelaskan bahwa tahun ini merupakan kali ke-11 penyelenggaraan Marssal.

“Sebelumnya sudah 10 kali berlangsung kegiatan ini,” ujar Ummiyani.

Marssal 11 akan digelar selama empat hari, dari tanggal 3 hingga 6 Februari 2025. Salah satu hal yang membedakan tahun ini adalah pemberian 44 golden ticket bagi peserta yang meraih juara 1, 2, dan 3 pada cabang tertentu.

“Marssal 11 kali ini kami sudah menyiapkan 44 golden ticket bagi peserta yang berhasil meraih juara 1, 2, dan 3 pada cabang tertentu. Mereka mendapatkan golden ticket masuk ke MTsN 1 Model Banda Aceh tanpa tes,” ungkap Ummiyani.

Ketua panitia Marssal 11, Isriani, S.Ag, mengungkapkan bahwa tema yang diangkat tahun ini adalah “The Majestic Empire of Aceh”, yang bermakna mengulang kejayaan Aceh di masa lalu. Isriani menambahkan bahwa pendaftaran telah dibuka sejak 13 Januari dan akan berlangsung hingga 24 Januari 2025.

“Kami mengundang partisipasi siswa dari seluruh Aceh untuk ikut serta dalam ajang ini,” ujar Isriani.

“Marssal 11 menghadirkan 19 cabang lomba untuk tingkat SD/MI dan 8 cabang untuk tingkat MTs/SMP.”

Untuk tingkat SD/MI, cabang-cabang yang dilombakan meliputi:

  • Lomba Cerdas Cermat
  • Counting Contest
  • Story Telling
  • Rebana
  • Tenis Meja
  • Bulu Tangkis
  • Spelling Bee
  • Pidato Bahasa Inggris
  • Pidato Bahasa Indonesia
  • Pidato Bahasa Arab
  • Pidato Bahasa Aceh
  • Eksperimen Sains
  • Rangking 1
  • Melukis
  • Olimpiade Matematika
  • Olimpiade Sains
  • MTQ (putra dan putri)
  • Tahfidzul Qur’an (putra dan putri)
  • Kaligrafi

Sementara itu, untuk tingkat MTs/SMP, cabang-cabang yang dilombakan mencakup:

  • Olimpiade Matematika
  • Olimpiade IPA
  • Olimpiade IPS
  • Olimpiade Bahasa Inggris
  • Vocal Solo
  • Ratoh Jaroe
  • Bola Voli
  • Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional

Marssal 11 diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya mendorong prestasi akademik dan non-akademik, tetapi juga mempererat silaturahmi antarpelajar di Aceh. Dengan tema yang mengusung kejayaan budaya Aceh, kegiatan ini mengandung pesan inspiratif tentang pentingnya menghargai warisan budaya sambil terus meraih prestasi di masa depan.

Editor: Akil