Beranda blog Halaman 635

IDCloudHost Buka Beasiswa S1 Gratis, Dukung Talenta Digital Indonesia

0
Beasiswa IDCloudHost. (Foto: idcloudhost.com)

NUKILAN.id | Jakarta – Di tengah tantangan ekonomi yang kian berat, IDCloudHost kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan tinggi di Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Beasiswa S1 IDCloudHost 2025. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa berprestasi untuk mendapatkan pendidikan gratis di bidang teknologi digital.

Sebagai salah satu penyedia layanan cloud terkemuka di Indonesia, IDCloudHost telah menjalankan program beasiswa ini sejak 2015, bekerja sama dengan Telkom University. Tahun ini, cakupan program diperluas ke empat kota besar, yakni Bandung, Surabaya, Jakarta, dan Purwokerto.

CEO IDCloudHost, Alfian Pamungkas Sakawiguna, menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa.

“Kami percaya bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Oleh karena itu, melalui program CSR ini, kami ingin memastikan bahwa lebih banyak anak muda berbakat dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa terkendala masalah finansial,” ujar Alfian.

Selain biaya pendidikan penuh hingga lulus, penerima beasiswa juga mendapatkan manfaat tambahan berupa pelatihan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan kombinasi pendidikan akademik dan pelatihan praktis, program ini bertujuan mencetak generasi muda unggul yang siap bersaing di era transformasi digital.

Keberlanjutan program beasiswa ini diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi calon mahasiswa yang memiliki potensi besar namun terkendala secara finansial. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan persyaratan Beasiswa S1 IDCloudHost 2025, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi: https://idcloudhost.com/beasiswa/.

Editor: Akil

Wakapolda dan Sejumlah Pejabat Polda Aceh Dimutasi, Ini Daftarnya

0
Wakapolda dan Sejumlah Pejabat Polda Aceh Dimutasi, Ini Daftarnya. (Foto: Detik)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi jabatan di tubuh Polri. Sejumlah perwira tinggi dan menengah, termasuk Wakapolda Aceh Kombes Misbahul Munauwar, mengalami pergantian posisi. Selain itu, beberapa pejabat utama Polda dan sejumlah Kapolres di Aceh juga dimutasi.

Mutasi tersebut tertuang dalam delapan surat telegram yang diteken oleh Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo pada Rabu (12/3/2025). Di lingkungan Polda Aceh, perubahan jabatan mencakup posisi strategis seperti Kabid Propam, Dirintelkam, Dirkrimum, Dirbinmas, hingga Karo SDM.

Berikut daftar pejabat Polri di Aceh yang mengalami mutasi:

  1. Kapolres Langsa AKBP Andy Rahmansyah kini menjabat Wadirreskrimum Polda Aceh.
  2. Kapolres Aceh Selatan AKBP Mughi Prasetyo Habrianto bergeser menjadi Kapolres Langsa.
  3. Kasubdit 1 Dirreskrimsus Polda Aceh AKBP T Ricki Fadlianshah kini menjabat Kapolres Aceh Selatan.
  4. Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru dipindahkan menjadi Irbid Itwasda Polda Aceh.
  5. Kasubdit Regident Ditlantas Polda Aceh AKBP Irwan Kurniadi kini mengisi jabatan Kapolres Aceh Timur.
  6. Kapolres Aceh Singkil AKBP Suprihatiyanto mendapat posisi baru sebagai Wadirreskrimsus Polda Aceh.
  7. Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Kalteng AKBP Joko Triyono kini menjabat Kapolres Aceh Singkil.
  8. Kapolres Sabang AKBP Erwan mendapat tugas baru sebagai Kabagbinops Roopa Polda Aceh.
  9. Dankapal Baladewa 8002 Subdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri AKBP Sukoco kini menjabat Kapolres Sabang.
  10. Kapolres Aceh Tenggara AKBP R Doni Sumarsono dipindahtugaskan sebagai Kabagstrajemen Rorena Polda Jatim.
  11. Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Aceh AKBP Yulhendri kini menjabat Kapolres Aceh Tenggara.
  12. Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana kini menempati posisi Wadirlantas Polda Aceh.
  13. Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadisetiawan kini mengisi jabatan Kapolres Aceh Barat.
  14. Kasilog Paspelopor Korpbrimob Polri AKBP Muhammad Yusuf dipercaya menjadi Kapolres Subulussalam.
  15. Kapolres Gayo Lues AKBP Setiyawan Eko Prasetyo dipindahkan ke posisi Kasubditprovos Bidpropam Polda Aceh.
  16. Kanit I Subdit Kejahatan Lintas Negara Ditkamneg Baintelkam Polri AKBP Hyrowo kini menjabat Kapolres Gayo Lues.
  17. Kapolres Aceh Jaya AKBP Andy Sumarta kini menduduki jabatan Wadirresnarkoba Polda Aceh.
  18. Kasiopnalrek Subdit Jemenopsrek Ditkamsel Korlantas Polri AKBP Zulfa Ronaldo kini menjabat Kapolres Aceh Jaya.
  19. Dirreskrimum Polda Aceh Kombes Ade Harianto kini bertugas sebagai Pemeriksa Labfor Kepolisian Madya TK II Bareskrim Polri.
  20. Analisis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri Kombes Ilham Saparona kini menjabat Dirreskrimum Polda Aceh.
  21. Kapolresta Banda Aceh Kombes Fahmi Irwan Ramli mendapat tugas baru sebagai Assesor SDM Kepolisian Madya TK. II SSDM Polri.
  22. Dirsamapta Polda Kaltara Kombes Joko Heri Purwono kini mengisi jabatan Kapolresta Banda Aceh.
  23. Dirpamobvit Polda Aceh Kombes Yudi Chandra kini beralih tugas menjadi Peneliti Ilmu Kepolisian Madya TK. I Puslitbang Polri.
  24. Analisis Kebijakan Madya Bidang Kamneg Baintelkam Polri Kombes Aries Setyo Budi kini menjabat Dirpamobvit Polda Aceh.
  25. Wakapolda Aceh Brigjen Misbahul Munauwar kini mengemban tugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK. II Sespim Lemdiklat Polri.
  26. Kabaganev Rojianstra SSDM Polri Kombes Ari Wahyu Widodo kini menjabat Wakapolda Aceh.
  27. Dansatbrimob Polda Aceh Kombes Selamat Topan kini dipindahtugaskan sebagai Karoops Polda Papua.
  28. Analisis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korpbrimob Polri Kombes Zuhdi Batubara kini menjabat Dansatbrimob Polda Aceh.
  29. Dirintelkam Polda Aceh Kombes Ali Khadafi kini bertugas sebagai Analisis Kebijakan Madya Bidang Ekonomi Baintelkam Polri (Dalam Rangka Dik Sespimti Polri Dikreg ke-34 T.A 2025).
  30. Analis Kebijakan Madya Bidang Kamneg Baintelkam Polri Kombes Said Anna Fauza kini menjabat Dirintelkam Polda Aceh.
  31. Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto kini bertugas sebagai Wakapolresta Banda Aceh.
  32. Kanit 4 Subdit V Ditpidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Ahzan kini menjabat Kapolres Lhokseumawe.
  33. Dirbinmas Polda Aceh Kombes Sugeng Hadi Sutrisno memasuki masa pensiun.
  34. Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda DIY Kombes Donny Siswoyo kini menjabat Dirbinmas Polda Aceh.
  35. Kabid Propam Polda Aceh Kombes Eddwi Kurniyanto kini bertugas sebagai Kabid Propam Polda Kepri.
  36. Analis Kebijakan Madya Bidang Wabprof Divpropam Polri Kombes Bulang Bayu Samudra kini menjabat Kabid Propam Polda Aceh.
  37. Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko kini bertugas sebagai Pamen Baharkam Polri.
  38. Kapolres Bener Meriah AKBP Tuschad Cipta Herdani kini menjabat Kapolres Bireuen.
  39. Kasubbagdesgraf Bag Produk Kreatif Romulmed Divhumas Polri AKBP Aris Cai Dwi Susanto kini mengisi posisi Kapolres Bener Meriah.
  40. Karo SDM Polda Aceh Kombes Riyadi Nugroho kini menjabat Karo SDM Polda Sumbar.
  41. Kabidrikwastu Puslitbang Polri Kombes Harvin Raslin kini bertugas sebagai Karo SDM Polda Aceh.

Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi di tubuh Polri guna memperkuat kinerja dan efektivitas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Aceh.

Editor: Akil

BPMA dan Dinas Pendidikan Aceh Sinergi Tingkatkan Kompetensi Vokasi Migas

0
BPMA dan Dinas Pendidikan Aceh Sinergi Tingkatkan Kompetensi Vokasi Migas. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) membuka pintu kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Aceh untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di sektor industri hulu migas. Hal ini mengemuka dalam kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ke kantor BPMA pada Rabu (12/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri migas. Kepala BPMA, Nasri, menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Kami siap mendukung Pemerintah Aceh dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, khususnya di sektor migas,” ujar Nasri. Ia juga menambahkan bahwa BPMA memiliki banyak narasumber berkompeten yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh sekolah-sekolah di Aceh.

Tak hanya itu, BPMA telah mencanangkan program “BPMA Back to School” yang bertujuan memberikan wawasan tentang industri hulu migas kepada siswa SMA.

“Untuk universitas kita akan mencanangkan program BPMA Goes to Campus,” lanjut Nasri.

Sementara itu, Marthunis berharap BPMA dapat memberikan masukan terkait kompetensi dan sertifikasi yang dibutuhkan oleh industri migas. Menurutnya, hal ini penting agar lulusan SMK di Aceh memiliki keterampilan yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja.

“Masukan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Dinas Pendidikan dalam menyusun kurikulum yang sesuai serta meningkatkan kompetensi guru dan siswa di SMK,” kata Marthunis.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan lulusan SMK di Aceh dapat memenuhi standar kompetensi industri migas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kolaborasi antara BPMA dan Dinas Pendidikan Aceh diharapkan mampu menciptakan sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Dengan pendekatan ini, lulusan SMK tidak hanya siap terjun ke dunia kerja, tetapi juga mampu berkontribusi secara optimal dalam perkembangan industri migas di Aceh.

Editor: Akil

Cukup Bayar Rp 1, Pengunjung Aceh Ramadhan Festival Bisa Keliling Banda Aceh dengan Becak QRIS

0
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf bersama Forkopimda Plus menggunakan Becak QRIS. (Foto: Dok. BI Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Selama gelaran Aceh Ramadhan Festival 2025, masyarakat dapat menikmati berkeliling Kota Banda Aceh dengan Becak QRIS hanya dengan membayar Rp1,- melalui sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini menjelaskan program yang dicanangkan bersama Bank Aceh Syariah ini bertujuan untuk mendukung daya tarik pariwisata Kota Banda Aceh, serta meningkatkan inklusi keuangan melalui digitalisasi sistem pembayaran kepada seluruh lapisan masyarakat Aceh.

“Penumpang dapat melakukan pembayaran melalui mobile banking atau dompet digital dengan memindai gambar QRIS yang tersedia pada becak atau pengemudi becak,” kata Agus dalam keterangan tertulisnya yang diterima Nukilan, pada Kamis (13/3/2025).

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf telah membuka rangkaian Aceh Ramadhan Festival 2025 yang ke-7 di halaman Masjid Raya Baiturrahman pada Rabu, 12 Maret 2025. Tahun ini, Aceh Ramadhan Festival mengusung tema “The Truly Spiritual Journey” berlangsung dari tanggal 12 sampai 17 Maret 2025,

Dalam kesempatan tersebut, Muzakir Manaf menyampaikan apresiasinya terhadap keberlangsungan festival ini yang telah memasuki tahun ke-7 dan kembali masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia 2025. 

“Alhamdulillah festival ini terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat syariat Islam serta membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif Aceh. Masuknya festival ini dalam Kharisma Event Nusantara semakin mengukuhkan posisi Aceh sebagai destinasi wisata syariah unggulan,” ujarnya.

Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti aneka lomba, pameran seni budaya Islami, replikasi Mushaf Baiturrahman, layanan penukaran uang baru ‘Semarak Rupiah Ramadhan’ oleh Bank Indonesia, serta bazaar dengan 50 tenant UMKM yang menawarkan kuliner khas Aceh, fesyen Islami, dan produk kerajinan tangan.

Reporter: Rezi

Pelajar dan Mahasiswa Aceh Tenggara Tuntut Transparansi Pokir di DPRA

0
Pelajar dan Mahasiswa Aceh Tenggara Tuntut Transparansi Pokir di DPRA. (Foto: Lintas Gayo.co)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Puluhan pelajar dan mahasiswa asal Aceh Tenggara yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pelajar Aceh Tenggara (IPMAT) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kamis (13/3/2025). Mereka menuntut transparansi terkait alokasi Pokok Pikiran (Pokir) seorang anggota DPRA Dapil VIII Aceh, Nurdiansyah.

Aksi yang dimulai pukul 15.00 WIB ini diwarnai dengan berbagai spanduk bertuliskan pesan protes, seperti “Jangan memperkaya keluarga, prioritaskan masyarakat Dapil VIII”, “Stop mementingkan keluarga”, dan “Peringatan Nurdiansyah”. Massa menuntut kejelasan terkait penggunaan dana Pokir yang diduga tidak berpihak kepada masyarakat secara luas.

Dalam orasinya, Ketua IPMAT Banda Aceh, Sabarudin, menegaskan bahwa ada empat tuntutan utama yang mereka suarakan dalam aksi tersebut.

“Kami hanya mewakili penyampaian aspirasi masyarakat Dapil VIII yang telah memilih dia, kami meminta ada transparansi terhadap program usulan Nurdiansyah selaku anggota DPRA yang tertuang dalam Pokirnya,” ujar Sabarudin.

Lebih lanjut, Sabarudin menjelaskan bahwa mereka meminta pertanggungjawaban dari Nurdiansyah kepada masyarakat Dapil VIII. Selain itu, mereka mendesak adanya transparansi dalam usulan Pokir sejak ia dilantik hingga saat ini, serta meminta klarifikasi terkait dugaan keterlibatan anggota keluarganya sebagai penerima manfaat dari dana tersebut. Tak hanya itu, IPMAT juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan mengawasi setiap program yang diusulkan oleh Nurdiansyah.

Daffa Ragil, mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry yang turut berorasi, juga mendesak Kejaksaan Tinggi Aceh untuk menjalankan tugasnya dalam menegakkan hukum.

“Kami minta Aparat Penegak Hukum yaitu Kejaksaan Tinggi Aceh untuk memfungsikan kewenangannya dan menegakkan hukum, jangan coba-coba bermain mata karena kami sudah punya bukti sebagai petunjuk,” tegasnya.

Aksi unjuk rasa ini berlangsung tertib dan kondusif. Meski sebelumnya sempat beredar isu adanya intimidasi terhadap anggota IPMAT, demonstrasi tetap berjalan dengan aman hingga selesai. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Nurdiansyah terkait tuntutan yang disampaikan oleh para pengunjuk rasa.

Editor: AKil

Dinas ESDM Wakili Pemerintah Aceh dalam Safari Ramadan di Aceh Selatan

0
Dinas ESDM Aceh Wakili Pemerintah Aceh dalam Safari Ramadan di Aceh Selatan. (Foto: ESDM Aceh)

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh turut ambil bagian dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Aceh yang digelar pada Jumat, 14 Maret 2025, di Masjid Agung Istiqamah, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas ESDM Aceh hadir mewakili Pemerintah Aceh, bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh serta Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Aceh. Rangkaian acara dimulai dengan buka puasa bersama warga dan jajaran pemerintah daerah, dilanjutkan dengan salat magrib berjemaah dan tausiah keagamaan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Aceh juga menyerahkan bantuan sosial yang disalurkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, SE.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyambut baik kunjungan ini dan mengapresiasi komitmen Pemerintah Aceh dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Wakil Bupati H. Baital Mukadis menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.

Distan Aceh Besar Dorong Peternak Beralih ke Metode Modern untuk Tingkatkan Produksi

0
Distan Aceh Besar Dorong Peternak Beralih ke Metode Modern untuk Tingkatkan Produksi. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Jantho – Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar mendorong para peternak setempat untuk mulai menerapkan metode peternakan modern guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil ternak. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan Aceh Besar sebagai daerah penghasil daging berkualitas tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan lokal maupun daerah sekitarnya.

“Kita ingin peternak di Aceh Besar benar-benar memahami bagaimana cara penggemukan sapi dengan metode yang lebih efektif,” kata Kepala Bidang Peternakan Distan Aceh Besar, Uzir, di Lambaro, Kamis (13/3/2025).

Pemerintah daerah, kata Uzir, siap memberikan berbagai bentuk pelatihan kepada peternak, termasuk tentang kesehatan ternak dan teknik pembuatan pakan berkualitas. Salah satu fokus utama adalah pemanfaatan limbah pertanian, seperti jerami dan bahan organik lainnya, agar dapat diolah menjadi pakan bernutrisi tinggi.

Sebagai salah satu program unggulan, penggemukan sapi terus menjadi prioritas Dinas Pertanian Aceh Besar.

“Penggemukan sapi masih menjadi salah satu program unggulan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar dalam meningkatkan ketersediaan daging,” kata Uzir.

Menurutnya, Aceh Besar memiliki potensi besar dalam sektor peternakan dan selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung ternak di Aceh. Bahkan, daerah ini mampu menyuplai kebutuhan daging ke kabupaten lain. Namun, agar produksi tetap optimal, peternak harus mulai menerapkan pola usaha yang lebih modern.

“Aceh Besar selama ini dikenal sebagai salah satu daerah lumbung ternak. Ketersediaan daging kita cukup, bahkan mampu menyuplai kebutuhan daging ke kabupaten lain. Jika peternak memiliki jiwa usaha dan serius dalam mengelola penggemukan sapi, maka hasilnya akan lebih maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Uzir menegaskan bahwa keberhasilan peternakan modern sangat bergantung pada beberapa faktor, mulai dari pemilihan sapi yang berkualitas, pemenuhan kebutuhan pakan yang cukup dan bernutrisi, hingga perawatan kesehatan ternak secara berkala. Hal ini, kata dia, perlu menjadi perhatian utama para peternak agar produksi daging di Aceh Besar terus meningkat.

Ia berharap, dengan adanya pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, sektor peternakan di Aceh Besar akan semakin berkembang dan mampu berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan daerah.

“Dengan program pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, program penggemukan sapi di Aceh Besar semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi besar dalam ketahanan pangan, khususnya dalam penyediaan daging berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap Aceh Besar tidak hanya menjadi daerah dengan produksi daging yang cukup, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan metode peternakan modern yang efektif dan efisien.

Editor: Akil

Fadhlullah Silaturahmi dengan Direksi PT. PIM

0
Fadhlullah Silaturahmi dengan Direksi PT. PIM. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dalam mendukung pengembangan PT. Pupuk Iskandar Muda (PT. PIM). Hal ini disampaikan saat dirinya melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor pusat PT. PIM pada Kamis, 13 Maret 2025, didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat.

Dalam pertemuan tersebut, Fadhlullah mendengarkan langsung berbagai tantangan yang dihadapi PT. PIM, terutama terkait keterbatasan pasokan gas untuk operasional pabrik. Saat ini, perusahaan tersebut bergantung pada pasokan gas dari PT. Medco dan LNG yang masih terbatas.

“Kami menyadari kondisi yang ada, dan akan berusaha agar PGE dapat memberikan alokasi gas khusus untuk PT. PIM. Ini sangat penting untuk keberlanjutan operasional dan pengembangan perusahaan,” ujar Fadhlullah.

Selain itu, Fadhlullah juga membahas peluang investasi di Aceh. Ia mengungkapkan bahwa dalam kunjungannya bersama Presiden Mubadala dari Uni Emirat Arab (UEA), pihak investor menunjukkan ketertarikan besar untuk berinvestasi di Aceh. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang kerja baru serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Tak hanya itu, Fadhlullah menyoroti perhatian Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, terhadap Aceh.

“Kami punya hubungan baik dengan Pak Prabowo, dan beliau sangat peduli dengan Aceh. Beliau berkomitmen untuk sejahterakan rakyat Aceh,” katanya. Salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo adalah pemanfaatan pelabuhan guna mendukung distribusi hasil bumi Aceh ke pasar yang lebih luas.

Di sisi lain, Direktur Operasi dan Produksi PT. PIM, Jaka Kirwanto, menegaskan pentingnya alokasi gas bagi kelangsungan operasional perusahaan.

“Kami berharap agar PGE dapat memberikan alokasi gas khusus. Tanpa gas, operasional kami akan terhenti, karena produk utama kami adalah pupuk yang dihasilkan dari gas,” ujar Jaka.

Meskipun menghadapi tantangan, Jaka tetap optimis dengan dukungan pemerintah. “Kami sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Aceh dan berharap dengan alokasi gas yang lebih stabil, kami bisa meningkatkan kapasitas produksi dan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Aceh,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi sinergi antara pemerintah dan PT. PIM dalam menjaga stabilitas industri pupuk di Aceh. Dengan komitmen yang kuat, diharapkan PT. PIM dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah.

Editor: AKil

Wakil Gubernur Aceh Safari Ramadan di Lhokseumawe, Janjikan Dukungan untuk Islamic Center

0
Wakil Gubernur Aceh Safari Ramadan di Lhokseumawe. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE., memimpin Safari Ramadan Pemerintah Aceh di Masjid Jamik Gampong Lancang Garam, Kota Lhokseumawe, Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat serta menegaskan komitmen dalam penguatan syariat Islam di Aceh.

Dalam kunjungan tersebut, Fadhlullah menyempatkan diri berkeliling Kota Lhokseumawe untuk melihat langsung kondisi daerah. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah pembangunan Masjid Islamic Center yang belum selesai sejak 2001.

“Insya Allah, kami berkomitmen untuk membantu pembangunan masjid ini secara maksimal, mulai tahun ini dan tahun-tahun mendatang,” ujar Fadhlullah.

Ia menambahkan, sesuai dengan visi Pemerintah Aceh yang ingin menjadikan Aceh sebagai daerah islami, maju, dan berkelanjutan, pemerintah akan meluncurkan program wajib membaca Al-Quran bagi seluruh sekolah di Aceh.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh murid di Aceh wajib membaca Al-Quran sebelum memulai kegiatan sekolah,” tegasnya. Program ini, lanjut Fadhlullah, menjadi tanggung jawab para kepala sekolah dalam membentuk generasi muda yang religius.

Selain itu, dalam sambutannya, Fadhlullah menyoroti pentingnya dukungan terhadap program kesejahteraan rakyat yang digagas pemerintah pusat, seperti program Makan Gizi Gratis. Ia juga menyinggung kebijakan baru terkait biaya haji yang lebih terjangkau serta penetapan harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram di seluruh Indonesia.

“Kami juga akan memastikan setiap koperasi di setiap gampong akan terkoneksi untuk memperkuat perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Acara Safari Ramadan ini juga diisi dengan ceramah agama oleh Abi Daud Hasbi, Pimpinan Persatuan Dayah Inshafuddin. Dalam tausyiahnya, ia mengingatkan pentingnya menjalankan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita akan mundur jika syariat Allah diabaikan, dan hidup kita akan sengsara jika tidak menjalankan syariat dengan baik,” ujarnya. Ia menekankan bahwa ketaatan terhadap syariat akan membawa keberkahan bagi negeri ini.

Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Gubernur dan tim Safari Ramadan ke daerahnya. Ia berharap Pemerintah Aceh dapat memberikan dukungan penuh untuk penyelesaian pembangunan Masjid Islamic Center.

“Kami berharap Pemerintah Aceh dapat membantu kami untuk menyelesaikan masjid ini,” kata Sayuti.

Lebih lanjut, Wali Kota juga menegaskan dukungan penuh terhadap program-program Pemerintah Aceh, khususnya dalam penegakan syariat Islam.

“Kami mendukung penuh segala upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh, terutama dalam menciptakan generasi muda Aceh yang islami,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Wakil Gubernur menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Jamik Lancang Garam berupa uang tunai Rp25 juta, enam lembar sajadah panjang, kain sarung, mukena, dan kain panjang. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pengelolaan masjid serta meningkatkan kenyamanan beribadah bagi jamaah.

Selain itu, Pemerintah Aceh melalui Baitul Mal juga menyalurkan santunan Ramadan sebesar Rp120 juta bagi masyarakat di Kota Lhokseumawe. Bantuan tersebut diberikan kepada 120 mustahik (penerima zakat), dengan masing-masing menerima santunan Rp1 juta. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan.

Safari Ramadan Wakil Gubernur Aceh di Lhokseumawe tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Editor: Akil

Malik Mahmud Dorong Pembangunan Pelabuhan Ekspor di Aceh

0
Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan pelabuhan ekspor di Aceh. (Foto: LintasGayo.co)

NUKILAN.id | Takengon – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan pelabuhan ekspor di Aceh. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungannya ke Kopepi Ketiara di Kampung Umang, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Rabu (13/3/2025).

Dikutip dari LintasGayo.co, Malik Mahmud menyoroti kendala utama yang dihadapi pelaku usaha ekspor di Aceh, yakni ketiadaan pelabuhan khusus ekspor. Saat ini, berbagai komoditas unggulan Aceh, seperti kopi, harus dikirim melalui provinsi lain, yang berimbas pada tingginya biaya logistik dan waktu pengiriman yang lebih lama.

“Kita harus mengekspor komoditas kita lewat provinsi lain. Ini memakan waktu dan biaya, akan lebih hemat jika ada pelabuhannya di Aceh,” ujar Malik Mahmud.

Dalam kunjungannya, Malik Mahmud juga memberikan apresiasi kepada Kopepi Ketiara, koperasi yang dipimpin oleh Rahmah Ketiara. Menurutnya, koperasi ini telah memainkan peran penting dalam meningkatkan daya saing kopi Aceh di pasar internasional.

“Kita harus bersyukur, punya perempuan hebat yang bisa mengekspor kopi ke berbagai negara,” kata Malik Mahmud.

Penasehat Kopepi Ketiara, Mayjen TNI (Purn) Eddy Supriyanto, S.IP, menyambut baik kunjungan Wali Nanggroe tersebut. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap pelaku usaha kopi semakin meningkat agar industri kopi Aceh semakin berkembang.

“Sehingga Kopi Ketiara ini sangat terhormat, mudah-mudahan ke depannya lebih maju lagi,” kata Eddy Supriyanto.

Dukungan terhadap pembangunan pelabuhan ekspor di Aceh diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi para pelaku usaha, mempercepat distribusi komoditas unggulan, serta meningkatkan daya saing produk Aceh di kancah global.

Editor: AKil