Beranda blog Halaman 612

5 Film Baru Netflix yang Bisa Jadi Pilihan Tontonan Saat Lebaran 2025

0
Rekomendasi dan sinopsis film baru tayang di Netflix temani Lebaran 2025. (Foto: Netflix/Paul Abell)

NUKILAN.ID | Jakarta — Lebaran menjadi momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga, termasuk menikmati hiburan di rumah. Untuk mengisi waktu libur, Netflix menghadirkan deretan film baru yang siap menemani pemirsa dengan beragam genre, mulai dari sci-fi, aksi, horor, hingga dokumenter.

Salah satu yang paling dinanti adalah The Electric State, film petualangan fiksi ilmiah yang mempertemukan Millie Bobby Brown, Chris Pratt, dan Ke Huy Quan. Film ini digarap oleh Anthony dan Joe Russo, duo sutradara yang dikenal lewat kesuksesan Avengers: Endgame.

Selain itu, ada juga Plankton: The Movie, kisah ikonik dari dunia SpongeBob SquarePants yang menyoroti persaingan sengit Plankton dan Karen dalam dunia kuliner. Sementara itu, penggemar film Korea dapat menikmati Revelations, sebuah thriller horor terbaru dari Yeon Sang-ho, sutradara di balik Train to Busan.

Berikut lima film baru di Netflix yang bisa menjadi pilihan tontonan Lebaran 2025.

1. The Electric State

Film ini mengikuti perjalanan seorang perempuan muda bernama Michelle (Millie Bobby Brown) yang berusaha menemukan saudara laki-lakinya yang telah lama hilang. Bersama robot misterius dan penyelundup nakal Keats (Chris Pratt), ia menjelajahi Amerika dalam petualangan berbahaya yang mengungkap konspirasi besar.

Film ini menawarkan pengalaman sinematik dengan atmosfer retro-futuristik yang kaya akan elemen visual menawan. Dengan rating 13+, film ini cocok untuk remaja dan dewasa.

2. Plankton: The Movie

Film ini kembali membawa penonton ke Bikini Bottom, namun kali ini dari sudut pandang Plankton. Ia kembali mencoba mencuri resep rahasia Krabby Patty, namun gagal. Saat kembali ke Chum Bucket, ia dikejutkan oleh perubahan besar di restorannya yang dikelola Karen.

Perubahan itu memicu ketegangan di antara keduanya, membuat Plankton mengambil tindakan ekstrem yang justru berujung pada kekacauan lebih besar. Film ini menghadirkan humor khas SpongeBob SquarePants yang cocok untuk ditonton bersama keluarga.

3. Revelations

Film horor thriller Korea ini mengisahkan Pendeta Min-chan (Ryu Jun-yeol) yang menemukan bahwa seorang jemaat baru di gerejanya, Yang-rae, adalah mantan narapidana dengan gelang pemantauan elektronik. Keyakinannya terguncang ketika ia mendapat wahyu bahwa Yang-rae mungkin adalah penculik putranya yang hilang.

Di sisi lain, detektif Yeon-hee (Shin Hyun-bin) memimpin penyelidikan atas kasus tersebut. Namun, trauma masa lalu membuatnya semakin terobsesi untuk mengungkap kebenaran. Dengan alur yang penuh ketegangan dan dilema moral, Revelations hadir dengan rating 13+.

4. The Twister: Caught in the Storm

Film dokumenter ini mengisahkan bencana tornado dahsyat yang menghantam Joplin, Amerika Serikat. Dengan kecepatan angin lebih dari 200 mil per jam, tornado ini meninggalkan jejak kehancuran sejauh 13 mil.

Film ini menyoroti kisah para penyintas, termasuk sekelompok siswa SMA yang pada awalnya merayakan kelulusan mereka, tetapi justru harus menghadapi malapetaka. Mengangkat kisah ketahanan dan semangat komunitas, film ini diberi label 18+.

5. Demon City

Film ini mengisahkan Shuhei Sakata (Toma Ikuta), seorang mantan pembunuh bayaran yang dituduh membunuh istri dan anaknya. Setelah 15 tahun ditahan di rumah sakit penjara, ia kembali ke dunia luar dengan satu misi: membalas dendam pada sosok bertopeng yang telah menghancurkan hidupnya.

Dengan aksi yang mendebarkan dan atmosfer kota yang suram, Demon City menawarkan cerita balas dendam yang brutal dan emosional. Film ini mendapat rating 18+.

Editor: AKil

Istana Bagikan 5.000 Bingkisan di Open House Lebaran Presiden Prabowo

0
Istana Bagikan 5.000 Bingkisan di Open House Lebaran Presiden Prabowo. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Ribuan warga memadati kawasan Istana Kepresidenan Jakarta dalam acara open house atau gelar griya bersama Presiden RI Prabowo Subianto pada Hari Raya Idulfitri 1446 H. Tak hanya mendapat kesempatan mengunjungi Istana, lebih dari 5.000 warga juga menerima bingkisan dan suvenir khas Lebaran.

Dikutip dari CNN Indonesia, antusiasme masyarakat tampak sejak pagi hari, dengan antrean panjang mengular di sekitar Istana. Meski tidak semua warga berkesempatan bersalaman langsung dengan Presiden karena keterbatasan kapasitas ruangan, mereka tetap merasa senang bisa masuk dan merasakan suasana perayaan di lingkungan kepresidenan.

Joko (40), seorang penyandang disabilitas asal Jakarta Barat, mengaku bahagia meski tidak sempat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. “Saya tidak kecewa, senang saja bisa masuk ke Istana,” ungkap Joko, Senin (31/3/2025).

Setiap warga yang hadir dalam acara ini menerima bingkisan yang berisi bahan makanan dan minuman, seperti mi instan, teh celup, susu, serta gula. Selain itu, Istana juga membagikan tas suvenir berisi payung, handuk, tempat minum, dan aneka kue kering khas Lebaran.

Acara open house ini menjadi momen spesial bagi masyarakat untuk merasakan kedekatan dengan pemimpinnya serta berbagi kebahagiaan di hari yang fitri. Kehadiran ribuan warga menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kepemimpinan Prabowo serta tradisi silaturahmi yang terus dijaga di lingkungan Istana Kepresidenan.

Editor: AKil

Korem 011/Lilawangsa Gelar Shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Jenderal Sudirman

0
Korem 011/Lilawangsa Gelar Shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Jenderal Sudirman. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Ribuan umat Islam memadati Lapangan Jenderal Sudirman, Korem 011/Lilawangsa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, untuk menunaikan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah, Senin (31/3/2025). Shalat berjamaah ini dihadiri oleh prajurit TNI beserta keluarga serta masyarakat dari berbagai penjuru Kota Lhokseumawe.

Sejak pukul 06.30 WIB, jamaah mulai berdatangan dengan penuh antusias, membentuk saf rapi di bawah langit pagi yang cerah. Tepat pukul 07.45 WIB, shalat Idul Fitri dimulai dengan dipimpin oleh Imam Ustad Muhammad Zikrillah Al Hafidz, Mudarris dari Pesantren An Nahla, Batuphat. Sementara itu, khutbah disampaikan oleh Ustad Muhammad Yahya Hafidzahullah, Wakil Kepala Pesantren Imam Syafi’i, Jeulikat, Aceh Utara.

Selain dihadiri masyarakat umum, shalat berjamaah ini juga diikuti oleh Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, Kasrem 011/LW Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto, serta para pejabat utama Korem, komandan satuan, dan prajurit TNI beserta keluarga mereka.

Dalam khutbahnya yang bertemakan “Kuatkan Akidah, Mantapkan Ibadah, serta Tingkatkan Iman dan Taqwah,” Ustad Muhammad Yahya Hafidzahullah menyampaikan tiga tanda orang bertakwa.

“Sifat yang pertama adalah mereka yang sering berinfak atau sedekah. Dimana orang yang sering mengeluarkan hartanya di jalan Allah, walaupun ketika mereka dalam keadaan sempit, mereka senantiasa mengeluarkan hartanya di jalan Allah. Mereka tidak takut fakir, mereka tidak takut jatuh miskin, malah sebaliknya Allah menjanjikan kelapangan dan rezeki ketika hambanya rajin berinfak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sifat kedua dari orang bertakwa adalah kesabaran. “Orang yang sabar menahan amarah dan tidak mengutamakan emosi. Kita bisa mengambil contoh dari kisah Nabi Muhammad SAW yang memiliki akhlak sangat tinggi. Beliau selalu sabar dalam menghadapi berbagai ujian,” tuturnya.

Adapun tanda ketiga, kata Ustad Muhammad Yahya, adalah sifat mudah memaafkan. “Selain rajin berinfak dan mudah menahan amarah, sifat ketiga seorang mukmin adalah mudah memaafkan, bahkan tidak menyimpan dendam terhadap orang yang telah berbuat buruk kepadanya. Maka, bagi siapa yang menyimpan dendam, merekalah bukan orang yang bertakwa,” jelasnya.

Usai shalat Idul Fitri, suasana penuh kehangatan terasa saat prajurit TNI dan masyarakat yang hadir saling bersalaman dalam tradisi halal bihalal, bermaafan dengan tulus di momen hari kemenangan. Kebersamaan ini menjadi simbol eratnya persaudaraan antara TNI dan masyarakat di Kota Lhokseumawe.

Editor: Akil

Lalu Lintas Banda Aceh-Calang Lancar, Polisi Intensifkan Pengaturan Arus Kendaraan

0
Lalu Lintas Banda Aceh-Calang Lancar, Polisi Intensifkan Pengaturan Arus Kendaraan. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Calang – Arus lalu lintas di Jalan Nasional Banda Aceh-Calang terpantau lancar pada Sabtu (29/3/2025). Guna memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan, personel Pos Pelayanan Calang melakukan pengaturan lalu lintas di kawasan Desa Dayah Baro, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Andy Sumarta, melalui Kabagops Kompol Rafi Darmawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah kecelakaan serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Pengamanan arus lalu lintas ini melibatkan Regu B Pos Pam Kecamatan Jaya dengan 12 personel yang bertugas secara aktif. Mereka tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga memberikan imbauan kepada pengendara agar lebih tertib dan mematuhi aturan lalu lintas.

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kepolisian dalam menjamin keselamatan pengguna jalan, terutama di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Alhamdulillah, hingga kegiatan berakhir, situasi tetap aman dan lancar,” kata Kompol Rafi Darmawan.

Kegiatan pengaturan lalu lintas ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta meminimalisir potensi kecelakaan di jalur utama yang menghubungkan Banda Aceh dengan Calang. Dengan adanya pengawasan rutin dari kepolisian, diharapkan arus kendaraan tetap tertib dan lancar demi keselamatan bersama.

Editor: AKil

Kemendagri Akan Tindak Tegas ASN Mudik Pakai Mobil Dinas

0
bima arya
Wamendagri, Bima Arya. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik bagi aparatur sipil negara (ASN). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya memperingatkan bahwa ASN yang melanggar aturan ini akan dikenakan sanksi.

Meski begitu, Bima tidak merinci bentuk sanksi yang akan diberikan. Ia hanya menekankan bahwa mekanisme hukuman akan ditentukan oleh masing-masing kepala daerah sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

“Ya akan kami tegur. Sanksinya tentu akan disampaikan nanti oleh pembina kepegawaian masing-masing. Pak Gubernur pasti akan memberikan sanksi,” kata Bima di Masjid Istiqlal, Senin (31/3/2025).

Bima menegaskan bahwa mobil dinas adalah aset negara yang diperuntukkan bagi kepentingan tugas dan pelayanan publik. Oleh karena itu, penggunaannya tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk mudik Lebaran.

“Jadi kalau tidak terkait dengan tugas, dengan pelayanan publik, apalagi untuk kepentingan pribadi, ya seharusnya tidak digunakan. Apalagi risiko kerusakan yang mungkin akan berdampak pada kerugian negara,” tegasnya.

Kemendagri juga mengingatkan seluruh kepala daerah agar konsisten menegakkan aturan ini dan memastikan bahwa mobil dinas digunakan sebagaimana mestinya.

“Kami meminta kepada seluruh kepala daerah untuk memperhatikan hal ini, menjaga hal ini. Ini sudah aturan yang tidak berubah,” imbuh Bima.

Peringatan ini muncul setelah Wali Kota Depok, Supian Suri, mengeluarkan kebijakan yang mengizinkan ASN menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran 2025. Supian beralasan, kebijakan tersebut dibuat dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti kepemilikan kendaraan pribadi ASN dan upaya memastikan mereka bisa kembali tepat waktu ke Depok setelah libur Lebaran.

Namun, Kemendagri dengan tegas membantah kebijakan tersebut dan menegaskan bahwa ASN yang melanggar akan menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Supian menyatakan bahwa risiko kehilangan atau kerusakan kendaraan dinas saat digunakan mudik menjadi tanggung jawab ASN yang menggunakannya. Meski demikian, kebijakan ini tetap menuai kontroversi dan mendapat sorotan dari pemerintah pusat.

Dengan adanya peringatan dari Kemendagri, para ASN diharapkan mematuhi aturan dan tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi. Larangan ini bukan hal baru dan telah menjadi aturan tetap dalam tata kelola aset negara. (xrq)

Reporter: Akil

Lontong, Hidangan Wajib Lebaran yang Menyatukan Silaturahmi di Gampong Sapik

0
Lontong, menu favorit saat hari raya. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.idTapaktuan – Hari Raya Idul Fitri di Gampong Sapik, Kabupaten Aceh Selatan, selalu diwarnai dengan tradisi kuliner khas yang menggugah selera. Salah satu hidangan yang tak pernah absen dalam perayaan ini adalah lontong. Lebaran seolah terasa kurang lengkap tanpa kehadiran sajian berbahan dasar beras yang dibungkus daun pisang ini.

Meskipun tidak semua rumah di Gampong Sapik menyajikan lontong, namun aroma harum yang menyeruak dari dapur-dapur warga sudah cukup menandakan eksistensinya sebagai bagian dari tradisi Lebaran. Bagi sebagian masyarakat, lontong bukan sekadar makanan, melainkan simbol kebersamaan dan hangatnya silaturahmi antarwarga.

Azwa, salah seorang warga Gampong Sapik, mengungkapkan betapa pentingnya lontong dalam perayaan Lebaran keluarganya.

“Rasanya kurang afdhol jika tidak ada lontong di hari lebaran, biasanya kita hidangkan kepada keluarga dan tetangga,” katanya kepada Nukilan.id, Senin (31/3/2025), sambil tersenyum.

Keistimewaan lontong tidak hanya terletak pada rasa dan teksturnya yang lembut, tetapi juga pada makna yang dikandungnya. Setiap potongan lontong yang disantap bersama sanak saudara dan tetangga menjadi simbol eratnya hubungan sosial di desa tersebut. Lebaran menjadi momen yang bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sarana memperkuat tali persaudaraan.

Dalam tradisi masyarakat Gampong Sapik, lontong biasanya disajikan dengan aneka lauk seperti rendang, gulai, dan kuah kacang. Perpaduan rasa gurih dan legitnya lontong dengan lauk-pauk khas Aceh menciptakan kenikmatan tersendiri bagi siapa saja yang menikmatinya.

Tak heran jika lontong tetap menjadi menu andalan saat Lebaran di Gampong Sapik. Bagi Azwa dan warga lainnya, hidangan ini bukan sekadar makanan, melainkan kenangan manis yang terus diwariskan dari generasi ke generasi, menjadikannya sebagai bagian tak terpisahkan dari perayaan hari kemenangan. (XRQ)

Reporter: Akil

Aceh Diprediksi Hujan Ringan pada Sore Hari, BMKG Imbau Warga Waspada

0
Ilustrasi hujan. (Foto: Freepik)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Malikussaleh memprediksi cuaca di wilayah Aceh pada Senin (31/3/2025) akan didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan ringan pada sore hari.

Prakirawan cuaca BMKG Malikussaleh, Febrianto Simajuntak, menyampaikan bahwa cuaca serupa juga akan terjadi di sejumlah wilayah lainnya, seperti Bener Meriah, Takengon, Aceh Timur, Bireuen, dan Kota Langsa.

“Suhu udara diperkirakan berkisar 29-30 derajat Celsius,” ujar Febrianto dikutip dari RRI Lhokseumawe.

Selain itu, kondisi perairan di pesisir Aceh juga terpantau normal dengan ketinggian gelombang sekitar 0,3-0,5 meter. Sementara itu, di perairan yang berjarak sekitar 20 kilometer dari garis pantai, ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 0,5-0,8 meter.

“Angin di laut normal, kondisi ini baik bagi masyarakat di pantai serta nelayan yang mencari ikan di laut,” tambahnya.

Meski demikian, Febrianto mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan yang disertai petir pada sore hari. Ia juga mengingatkan warga untuk selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Editor: Akil

Ribuan Jemaah Padati Masjid Ilham Gampong Sapik, Suasana Khidmat Warnai Idulfitri

0
Suasana khidmat terpancar di Masjid Ilham Gampong Sapik saat ribuan Jemaah melaksanakan Salat id. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Ilham di Gampong Sapik, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, saat ribuan jemaah memadati tempat ibadah tersebut untuk menunaikan salat Idulfitri.

Amatan Nukilan.id pada Senin (31/3/2025) sejak pukul 07.00 WIB, para jemaah telah memenuhi area masjid dengan penuh kekhusyukan, menunggu waktu salat tiba.

Pelaksanaan salat Id dipimpin oleh Tgk Sutardi sebagai imam, menciptakan atmosfer religius yang begitu mendalam bagi para jemaah. Usai salat, khatib Ustaz Alriadi Fikra menyampaikan khutbah yang menggugah hati, membahas keutamaan Idulfitri dan nilai-nilai kebersamaan dalam Islam.

Dalam ceramahnya, Ustaz Fikra juga menyampaikan pesan penting saat bersilaturahmi.

“Mohon kiranya tidak menanyakan kapan menikah, kapan selesai kuliah, kapan dapat pekerjaan, karena sesungguhnya pertanyaan seperti itu tidak ada manfaatnya dan akan menyebabkan hari yang seharusnya berbahagia menjadi murung,” pesannya kepada para jemaah.

Sebagai bagian dari tradisi, Keuchik dan Imumchik Gampong Sapik turut menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh warga, menciptakan momen penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara ditutup dengan salam-salaman, menandai akhir dari rangkaian ibadah yang penuh berkah.

Dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur yang mendalam, perayaan Idulfitri di Gampong Sapik tahun ini kembali menjadi momen istimewa bagi seluruh jemaah, mempererat tali silaturahmi dalam suasana penuh kebahagiaan. (XRQ)

Reporter: Akil

Jemaah Masjid Raya Baiturrahman Salat Id di Bawah Guyuran Hujan

0
Jemaah Masjid Raya Baiturrahman Salat Id di Bawah Guyuran Hujan. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Puluhan ribu jemaah tetap khusyuk menunaikan salat Idulfitri 1446 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, meskipun hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pagi, Senin (31/3/2025).

Dikutip dari CNN Indonesia, hujan mulai turun sejak pukul 06.30 WIB dan semakin deras menjelang pelaksanaan salat Id pada pukul 07.15 WIB. Ruang utama masjid yang mampu menampung sekitar 25 ribu jemaah pun tak lagi cukup menampung seluruh jemaah yang membludak.

Sebagian jemaah yang tidak mendapatkan tempat di dalam masjid terpaksa menunaikan ibadah di halaman dengan beralaskan sajadah maupun kardus. Meski Masjid Raya Baiturrahman telah dilengkapi 12 payung elektrik raksasa, tetap saja tak semua jemaah bisa terlindungi dari hujan.

“Iya ini sudah basah kuyup, ya gak apa-apa lah. Sama saja, kalau di masjid lain juga pasti dapatnya di luar,” kata Dina, salah satu jemaah yang tetap bertahan di tengah hujan.

Hujan baru berhenti sekitar pukul 08.10 WIB, tepat setelah khotbah Idulfitri usai. Namun, bukannya langsung beranjak pulang, banyak jemaah memilih untuk berswafoto bersama keluarga di halaman masjid, mengabadikan momen spesial tersebut.

Salat Id di Masjid Raya Baiturrahman kali ini dipimpin oleh Teungku H Jamhuri Ramli SQ sebagai imam, sementara khatib adalah Tgk H Muhammad Yunus yang membawakan khotbah berjudul Momentum Hari Raya Idulfitri, Mari Bersatu untuk Membangun Aceh yang Islami dan Sejahtera.

Meskipun diguyur hujan, semangat jemaah untuk merayakan hari kemenangan tetap tak surut. Masjid Raya Baiturrahman, yang menjadi ikon kebanggaan Aceh, kembali menjadi saksi keteguhan dan kebersamaan umat dalam menyambut Idulfitri dengan penuh khidmat.

Editor: AKil

Salat Idul Fitri di Masjid Raya Baiturrahman Berlangsung Khidmat Meski Diguyur Hujan

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ribuan jemaah tetap khusyuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, meski diguyur hujan pada Selasa pagi (31/3/2025).

Pantauan Nukilan di lokasi, sejak pukul 07.00 WIB, jemaah mulai berdatangan memadati halaman Masjid Raya Baiturrahman. 

Meskipun hujan turun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para jemaah untuk menunaikan ibadah salat Idul Fitri.

Pelaksanaan salat berlangsung khidmat meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat. 

Jemaah yang tidak mendapatkan tempat di dalam masjid tetap melaksanakan salat di halaman dengan beralaskan sajadah yang sebagian basah akibat hujan.

Salah seorang jemaah asal Ajun, Aceh Besar, Putri, mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan saf di halaman masjid karena area dalam sudah penuh. 

Meski demikian, ia tetap bersyukur bisa menunaikan ibadah salat Id dengan khusyuk.

“Alhamdulillah, biarpun hujan, salat kami tetap khusyuk. Ini sajadah dan mukena juga basah, tapi tidak mengurangi kekhusyukan ibadah kami,” ujarnya.

Reporter: Rezi