Beranda blog Halaman 604

Kurang dari 24 Jam, Terduga Pelaku Pengeroyokan di Rantau Aceh Tamiang Berhasil Ditangkap

0
Ilustrasi ditangkap Polisi. (Foto: LintasJatim.com)

NUKILAN.id | Kuala Simpang — Aparat kepolisian bersama masyarakat berhasil menangkap dua terduga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan kematian Syahrial Arif (30), warga Dusun Pantai Beringin, Desa Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Desa (Datok Penghulu) Alur Cucur, Fahrul Hanafi, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Jumat (4/4/2025) malam.

“EG dan EN, terduga pelaku pengeroyokan Syahrial Arif (30) warga Dusun Pantai Beringin, Desa Alur Cucur, Kecamatan Rantau, berhasil ditangkap oleh Polisi dan masyarakat,” ujar Fahrul Hanafi.

Menurutnya, kedua pelaku sempat melarikan diri usai melakukan aksi kekerasan terhadap korban. Namun, berkat kerja cepat polisi yang dibantu warga, keduanya berhasil diamankan beberapa jam kemudian.

“Sore ditangkapnya, di sekitar kebun. Terus terduga pelaku langsung dibawa ke Polsek dan lanjut dibawa ke Polres Aceh Tamiang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Sebelumnya, Syahrial Arif ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Jumat dini hari (4/4/2025). Ia diduga menjadi korban pengeroyokan menggunakan benda tumpul oleh dua bersaudara, EG dan EN.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis malam (3/4/2025) sekitar pukul 23.00 WIB, dan baru diketahui warga sekitar pukul 01.00 WIB.

“Benar, peristiwanya terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis 03 April, baru diketahui sekitar pukul 01.00 WIB Jumat 04 April 2025. Untuk terduga pelakunya ada 2 orang yang merupakan adik abang,” ujar Fahrul Hanafi.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Aceh Tamiang dan tengah menjalani proses pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap kejadian.

Editor: Akil

Ini Jadwal dan Tarif Kapal Cepat Sabang-Banda Aceh 7 April 2025

0
Pelabuhan penyebrangan Balohan, Sabang - Banda Aceh. (Foto; doc Jef)

NUKILAN.id | Sabang – Perjalanan dari Sabang ke Banda Aceh kini semakin cepat dan efisien berkat layanan kapal cepat yang hanya memakan waktu sekitar 45 menit. Moda transportasi laut ini menjadi pilihan utama bagi wisatawan maupun warga lokal yang ingin menyeberang dari Pulau Weh ke daratan Aceh atau sebaliknya.

Berdasarkan informasi dari pengelola, berikut jadwal keberangkatan kapal cepat Express Bahari untuk Senin, 7 April 2025:

Dari Pelabuhan Balohan, Sabang ke Ulee Lheue, Banda Aceh:

  • Express Bahari 2C – pukul 08.00 WIB

  • Express Bahari 2F – pukul 14.30 WIB

  • Express Cantika 89 – pukul 16.30 WIB

Dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh ke Balohan, Sabang:

  • Express Cantika 89 – pukul 08.00 WIB

  • Express Bahari 2F – pukul 10.00 WIB

  • Express Bahari 2C – pukul 16.30 WIB

Kepala Cabang PT Pelayaran Sakti Inti Makmur, Rudi, mengatakan jadwal tersebut bersifat tentatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi cuaca dan jumlah penumpang.

“Kami selalu berupaya memberikan layanan terbaik bagi penumpang. Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, jika terjadi cuaca buruk, kami akan menyesuaikan jadwal keberangkatan,” ujar Rudi saat dikonfirmasi, Senin (7/4/2025).

Tarif Tiket Kapal Cepat

Selain jadwal yang fleksibel, tarif kapal cepat juga disesuaikan dengan kategori penumpang, yakni sebagai berikut:

  • VIP Dewasa: Rp 125.000

  • VIP Anak-anak (usia 4–10 tahun): Rp 110.000

  • Eksekutif Dewasa: Rp 100.000

  • Eksekutif Anak-anak (usia 4–10 tahun): Rp 85.000

  • Infant (usia 0–3 tahun): Rp 15.000

  • Warga ber-KTP Sabang (Dewasa): Rp 65.000

  • Warga ber-KTP Sabang (Anak-anak): Rp 55.000

Berlaku Sistem PAS di Balohan

Sejak 10 Oktober 2024 lalu, Pelabuhan Balohan Sabang telah memberlakukan sistem Passenger Automatic System (PAS) untuk mempermudah proses embarkasi dan disembarkasi penumpang.

Menurut Rudi, sistem ini diharapkan dapat memangkas antrean panjang dan mempercepat proses check-in.

“Kami juga mengimbau para penumpang untuk datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan agar tidak mengalami kendala dalam proses check-in,” tambahnya.

Dengan waktu tempuh yang singkat, layanan kapal cepat ini diharapkan dapat terus mendukung mobilitas masyarakat serta geliat pariwisata di Aceh, khususnya antara Sabang dan Banda Aceh.

Editor: AKil

Jadwal Kapal Singkil–Pulau Banyak 7 April

0
KMP Aceh Hebat 3. (Foto: Dishub Aceh)

NUKILAN.id | Singkil – Warga yang hendak menyeberang dari Singkil ke Pulau Banyak pada Senin, 7 April 2025, dapat kembali menggunakan jasa kapal ferry KMP Aceh Hebat 3. Kapal ini akan melayani rute pulang pergi Singkil–Pulau Banyak dengan waktu tempuh sekitar empat jam pelayaran.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Aceh Singkil, Andi, menyampaikan bahwa jadwal keberangkatan kapal pada hari tersebut adalah pukul 17.00 WIB dari Pelabuhan Singkil menuju Pulau Banyak. Sementara itu, kapal dijadwalkan tiba kembali di Pelabuhan Singkil dari arah sebaliknya pada pukul 20.30 WIB.

“Jadwal keberangkatan kapal Aceh Hebat 3 dapat bervariasi, dan perubahan dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk kondisi cuaca dan perawatan kapal di perairan Pulau Banyak–Singkil,” kata Andi.

Bagi calon penumpang, tarif yang dikenakan cukup terjangkau. Tiket untuk penumpang dewasa dibanderol Rp35.000 per orang, sementara bayi hanya dikenai tarif Rp4.200. Untuk kendaraan roda dua, tarifnya sebesar Rp68.000 per unit—sudah termasuk biaya untuk pengendara.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau mobil, tarifnya sebesar Rp457.000 per unit, termasuk lima penumpang di dalamnya.

Dengan jadwal yang kembali berjalan normal, diharapkan akses transportasi laut menuju destinasi wisata unggulan Pulau Banyak semakin lancar dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta wisatawan.

Editor: Akil

Wamendagri: Libur Sudah Cukup, Waktunya Gaspol Bekerja!

0
bima arya
Wamendagri, Bima Arya. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | JAKARTA – Libur panjang Lebaran 2025 telah usai. Pemerintah kini menegaskan agar aparatur sipil negara (ASN) kembali fokus menjalankan tugas negara. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengingatkan seluruh ASN untuk tidak memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) sebagai celah memperpanjang waktu libur.

“Libur sudah cukup, waktunya kembali gaspol bekerja. WFA di tanggal 8 bukan berarti tambahan liburan. Itu pengaturan teknis menyesuaikan lokasi bekerja saja,” ujar Bima Arya saat dikutip dari Kompas.com, Minggu (6/4/2025).

Bima menjelaskan bahwa meski WFA diberlakukan pada 8 April 2025, ASN tetap diminta disiplin dan menjalankan tugas seperti biasa. Terlebih, di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), akan ada agenda halal bihalal yang menjadi tradisi penting usai cuti Lebaran.

“Di lingkungan Kemendagri tanggal 8 tetap agenda halal bihalal,” jelas Bima Arya.

Mantan Wali Kota Bogor ini juga menekankan pentingnya kehadiran dan kedisiplinan ASN pada hari pertama kerja. Ia menilai, halal bihalal bukan sekadar seremoni, melainkan ajang silaturahmi yang sekaligus memastikan kesiapan pegawai dalam melanjutkan pelayanan publik.

“Wah enggak bisa santai-santai. Itu hari pertama kerja, tradisinya adalah halalbihalal, semuanya. Nah, itu harus on time,” ujar Bima Arya saat menghadiri acara open house Ketua MPR Ahmad Muzani di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (2/4/2025).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa seluruh instansi pemerintahan, baik kementerian maupun pemerintah daerah, diminta menyelenggarakan halal bihalal pada 8 April 2025 sebagai bentuk kesiapan kembali bekerja pasca libur.

“Tanggal 8 itu seluruhnya kepala daerah, kantor-kantor kementerian, hari pertama itu halal bihalal. Jadi jangan telatlah,” tegasnya.

Pemerintah berharap para ASN menunjukkan komitmen dan semangat baru setelah menikmati waktu bersama keluarga. Kini, saatnya kembali gaspol melayani masyarakat.

Editor: Akil

Hampir Dua Tahun Kosong, Posisi Dubes RI untuk AS Masih Belum Terisi

0
Ilustrasi bendera Amerika Serikat (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | JAKARTA – Kekosongan jabatan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat di Washington DC telah berlangsung hampir dua tahun sejak ditinggalkan Rosan Roeslani pada 17 Juli 2023. Hingga kini, belum ada sosok baru yang ditunjuk untuk menduduki posisi strategis tersebut.

Rosan yang sebelumnya menjabat sebagai Dubes RI untuk AS, mengakhiri masa tugasnya setelah ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kini, di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mulai menjabat pada 20 Oktober 2024, jabatan tersebut juga belum diisi.

Padahal, hubungan diplomatik dan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat merupakan salah satu pilar penting dalam kebijakan luar negeri Indonesia, terutama di bidang perdagangan dan investasi.

Menurut Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho, kekosongan ini berdampak serius terhadap kehadiran Indonesia di panggung diplomasi internasional.

“Jadi ada kekosongan representatif (Indonesia) di US. Ini yang juga menurut saya sesuatu yang melihat bahwa US itu bukan mitra dagang potensial atau strategis kita. Pemerintah abai dalam hal ini menurut saya,” ujar Andry, Jumat (4/4/2025).

Andry menyoroti potensi kerugian ekonomi karena tidak adanya representasi langsung Indonesia di Negeri Paman Sam. Apalagi, Amerika Serikat merupakan salah satu negara tujuan ekspor utama bagi produk-produk unggulan Indonesia, seperti perlengkapan elektrik, pakaian, aksesori rajutan, dan alas kaki.

“Kita tahu banyak produk yang akan sulit masuk ke pasar US dan produk-produk di antaranya produk industri padat karya,” ujarnya.

Ketiadaan Dubes juga mencuat kembali setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan kebijakan baru terkait kenaikan tarif impor. Dalam situasi seperti ini, peran seorang Duta Besar sangat vital untuk menjembatani kepentingan Indonesia, khususnya dalam menjaga akses pasar ekspor yang selama ini menyumbang surplus perdagangan signifikan.

Sebagai catatan, Rosan Roeslani menjadi Dubes RI untuk AS terakhir sebelum akhirnya mengemban tugas baru di Kabinet Indonesia Maju. Di era pemerintahan Prabowo, Rosan kini menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Sementara itu, Indonesia sendiri memiliki sejarah panjang dalam penempatan diplomatnya di Washington DC. Sejak era Presiden Soekarno hingga Jokowi, tercatat 21 nama pernah menjabat sebagai Dubes RI untuk AS. Mereka antara lain Ali Sastroamidjojo, Soedjatmoko, Dino Patti Djalal, hingga Muhammad Lutfi.

Namun kini, daftar tersebut belum bertambah karena kursi Dubes di Negeri Paman Sam masih kosong. Pemerintah pun dinilai perlu segera mengambil langkah konkret untuk menunjuk sosok representatif yang mampu menjawab tantangan diplomasi dan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang kian kompleks.

Editor: Akil

Prabowo Bertolak ke Malaysia Malam Ini, Silaturahmi Lebaran dengan PM Anwar Ibrahim

0
Prabowo Bertolak ke Malaysia Malam Ini, Silaturahmi Lebaran dengan PM Anwar Ibrahim. (Foto: Kompas.com)

NUKILAN.id | JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan singkat ke Malaysia pada Minggu (6/4/2025) malam ini. Agenda utama kunjungan tersebut adalah bersilaturahmi dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam suasana Idul Fitri.

Kepastian kunjungan ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya. Ia mengatakan bahwa Presiden Prabowo akan langsung kembali ke Jakarta setelah pertemuan dengan Anwar Ibrahim di Kuala Lumpur.

“Nanti malam akan bertemu PM Anwar Ibrahim di Kuala Lumpur dan akan langsung kembali ke Jakarta malam ini juga,” ujar Teddy dikutip dari Kompas.com.

Pertemuan ini disebut sebagai bentuk penghormatan Prabowo kepada sosok Anwar Ibrahim yang dikenal sebagai pemimpin senior di kawasan Asia Tenggara.

“Ya silaturahmi, masih dalam suasana Idul Fitri,” lanjut Teddy.

Ia menambahkan, kedekatan personal antara Prabowo dan Anwar turut menjadi alasan pentingnya pertemuan ini.

“Beliau lebih dulu menjadi perdana menteri, secara usia juga lebih senior, dan beliau adalah sahabat lama Pak Presiden,” kata Teddy.

Kendati demikian, kunjungan ini diperkirakan tak hanya membahas soal Lebaran. Ketika ditanya apakah akan ada pembahasan mengenai kebijakan tarif impor Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump, Teddy enggan merinci.

“Tentunya kalau kedua pimpinan negara sudah bertemu, pastinya akan membahas banyak hal ya,” ujarnya.

Sebelumnya, isu tarif impor yang dicanangkan oleh Presiden AS Donald Trump memang menjadi perhatian berbagai negara, termasuk di kawasan ASEAN. Namun belum ada konfirmasi apakah topik tersebut akan masuk dalam agenda pembicaraan kedua pemimpin.

Pertemuan ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia, sekaligus menunjukkan kedekatan personal dua pemimpin di tengah dinamika politik dan ekonomi global yang terus berkembang.

Editor: AKil

5 Destinasi Wisata Paling Diminati di Banda Aceh dan Aceh Besar Saat Libur Lebaran

0
Pemandangan Kota Banda Aceh saat sore hari dilihat dari menara Masjid Raya Baiturrahman. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Libur panjang Lebaran menjadi momen istimewa bagi masyarakat Aceh, terutama para perantau yang kembali ke kampung halaman. Selain bersilaturahmi dengan keluarga, banyak yang memanfaatkan waktu tersebut untuk berwisata ke sejumlah destinasi menarik di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kota Banda Aceh yang dikenal sebagai kota tua penuh sejarah, menawarkan berbagai pilihan wisata mulai dari destinasi religi, edukasi, hingga panorama alam yang memukau. Berikut Nukilan.id suguhkan lima lokasi wisata yang menjadi favorit warga dan pemudik saat libur Lebaran:

1. Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman tak hanya menjadi ikon Aceh, tetapi juga magnet utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Banda Aceh. Ada istilah, belum sah ke Aceh jika belum berfoto di depan Masjid Raya Baiturrahman.

Masjid bergaya arsitektur Mughal ini telah menjadi saksi bisu perjalanan panjang Aceh, mulai dari masa kesultanan, masa konflik, hingga bencana tsunami 2004. Renovasi besar-besaran pada 2017 membuat tampilan masjid kini semakin megah, lengkap dengan deretan payung raksasa ala Masjid Nabawi di Madinah.

2. Museum Tsunami

Berlokasi di Jalan Sultan Iskandar Muda, Museum Tsunami Aceh berdiri sebagai monumen pengingat tragedi dahsyat pada 26 Desember 2004. Dirancang oleh mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, museum ini diresmikan pada 23 Februari 2009.

Tak sekadar mengenang bencana, museum ini juga menjadi pusat edukasi kebencanaan dan lokasi evakuasi darurat. Pengunjung yang datang seakan diajak menyusuri lorong waktu, merasakan kembali kepedihan sekaligus kekuatan masyarakat Aceh kala menghadapi musibah. Tiket masuknya cukup terjangkau, hanya Rp 5.000 per orang.

3. Kapal PLTD Apung

Tak jauh dari Museum Tsunami, berdiri kokoh Kapal Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Apung 1. Kapal milik PLN ini awalnya berlabuh di Pelabuhan Ulee Lheu sebelum akhirnya terseret tsunami sejauh lima kilometer hingga terdampar di kawasan Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru.

Dengan bobot 2.600 ton dan panjang 63 meter, kapal ini menjadi simbol kedahsyatan gelombang tsunami. Kini, PLTD Apung menjadi monumen sejarah sekaligus lokasi wisata edukatif yang ramai dikunjungi, terutama oleh wisatawan yang ingin mengetahui lebih jauh tentang peristiwa 2004.

4. Pantai Lampuuk

Bergeser ke Aceh Besar, sekitar 30 menit dari pusat Kota Banda Aceh, Pantai Lampuuk menyuguhkan keindahan panorama Samudra Hindia. Hamparan pasir putih yang bersih, air laut berwarna biru jernih, serta deburan ombak yang menenangkan menjadikan pantai ini sebagai destinasi favorit warga.

Pantai yang terletak di Kecamatan Lhoknga ini tak pernah sepi pengunjung, terutama saat musim libur. Tak sedikit wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan alam atau sekadar bersantai di bibir pantai.

5. Pantai Pulau Kapuk

Masih di wilayah Aceh Besar, Pantai Pulau Kapuk menjadi pilihan utama para anak muda. Terletak tak jauh dari Lampuuk, pantai ini menghadirkan perpaduan antara laut dan muara sungai dengan warna air kehijauan yang menawan.

Keunikan Pulau Kapuk terletak pada deretan kafe-kafe kekinian yang berdiri di tepi pantai. Tempat ini kerap viral di media sosial karena menawarkan suasana nongkrong yang santai dan Instagramable. Beberapa kafe populer di antaranya Maha Corner, Holiday, Dreamlife Beach, Lepas Senja, Queen Bay, dan Moon Beach. (XRQ)

Reporter: AKil

Hotel Penuh Saat Libur Lebaran, Wisatawan Tidur di Teras Masjid di Aceh Tengah

0
Hotel Penuh Saat Libur Lebaran, Wisatawan Tidur di Teras Masjid di Aceh Tengah. (Foto: AJNN)

NUKILAN.id | Takengon – Lonjakan wisatawan saat libur Idulfitri 1446 Hijriah membuat seluruh hotel dan penginapan di Aceh Tengah penuh sesak. Akibatnya, belasan wisatawan dari luar daerah terpaksa bermalam di teras Masjid di kawasan Mongal, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Para wisatawan ini berasal dari Kota Langsa dan Binjai, Sumatra Utara. Salah satunya, Zul Fadli, mengatakan ia bersama keluarganya tiba di Takengon pada Jumat pagi, 4 April 2025. Namun, mereka tidak berhasil mendapatkan kamar penginapan karena seluruh hotel telah penuh dipesan sejak jauh hari.

“Kami sudah berusaha mencari penginapan, baik secara langsung maupun melalui aplikasi pemesanan, tapi semuanya sudah penuh. Sepertinya banyak yang sudah memesan sejak lama,” ujar Zul dikutip dari AJNN.

Meski harus tidur di teras masjid, Zul mengaku tidak kecewa. Ia justru tetap menikmati suasana liburan pertamanya di Aceh Tengah.

“Saya kira masih ada kamar tersisa, tapi ternyata semuanya penuh. Meski begitu, kami tetap puas karena pemandangan di sini luar biasa indah. Danaunya sangat memukau,” ungkapnya.

Zul juga memberi saran kepada wisatawan lain yang berencana mengunjungi kawasan dataran tinggi Gayo agar lebih siap menghadapi tingginya antusiasme wisatawan saat musim libur panjang.

“Kami pasti akan kembali ke sini, tapi lain kali akan memesan kamar jauh-jauh hari,” katanya.

Fenomena penuh sesaknya penginapan di Takengon ini bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, Aceh Tengah memang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal karena keindahan alamnya yang memukau, mulai dari Danau Lut Tawar hingga sejuknya udara khas pegunungan.

Pihak pengelola wisata dan pemerintah daerah diharapkan bisa mengantisipasi lonjakan pengunjung di masa mendatang dengan mendorong hadirnya alternatif penginapan baru, termasuk homestay dan rumah singgah warga.

Editor: AKil

Ramai Dikunjungi Wisatawan, Tapak Tuan Tapa Jadi Primadona Libur Lebaran di Aceh Selatan

0
Wisata tapak tuan tapa. (Foto: Mollyrentcar)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Objek wisata Tapak Tuan Tapa di Kota Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, dipadati ribuan pengunjung pada Minggu (6/4/2025). Wisata legendaris yang terkenal dengan jejak kaki raksasa ini menjadi destinasi favorit warga untuk menghabiskan libur Lebaran sebelum kembali ke aktivitas kerja.

Sejak pagi, arus kendaraan pribadi terlihat ramai melintas menuju lokasi wisata. Di kawasan Tapak Tuan Tapa, pengunjung tampak antusias berswafoto di sekitar batu besar berbentuk telapak kaki yang diyakini sebagai jejak sang Tuan Tapa, tokoh legenda masyarakat setempat.

Sebagian besar pengunjung datang bersama keluarga. Selain menikmati panorama laut dan legenda Tapak Tuan Tapa, mereka juga menikmati aneka jajanan khas Aceh yang dijual oleh pedagang kaki lima di sekitar lokasi.

Salah satu pengunjung, Zuraidah, warga Banda Aceh, mengaku sengaja datang bersama keluarganya ke Tapaktuan untuk mengisi libur Lebaran.

“Kami memang sengaja liburan ke Aceh Selatan. Anak-anak penasaran dengan cerita Tuan Tapa yang sering kami ceritakan di rumah. Tempatnya indah, udaranya juga sejuk. Cocok untuk menghilangkan penat sebelum kembali kerja,” ujar Zuraidah saat ditemui Nukialn.id di lokasi.

Ia juga mengapresiasi kebersihan dan penataan kawasan wisata yang menurutnya semakin baik dibanding kunjungannya beberapa tahun lalu.

“Saran saya mungkin hanya soal akses parkir yang perlu diperluas lagi karena kendaraan makin banyak. Tapi selebihnya sudah bagus,” tambahnya. (XRQ)

Reporter: AKil

Libur Lebaran, Dukcapil Aceh Tengah Tetap Buka Layanan Adminduk

0
Libur Lebaran, Dukcapil Aceh Tengah Tetap Buka Layanan Adminduk. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Takengon – Di tengah suasana libur Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Aceh Tengah tetap membuka pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Layanan ini diberikan selama tiga hari, yakni 28 Maret, 3 dan 4 April 2025.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Dukcapil dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang kerap memanfaatkan momen libur untuk mengurus dokumen kependudukan.

“Kami memahami, kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat, tidak mengenal waktu. Bahkan saat libur Lebaran sekalipun,” kata Kepala Dinas Dukcapil Aceh Tengah, Mustafa Kamal, saat dikonfirmasi, Jumat (4/4/2025).

“Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah warga mendatangi kantor Dukcapil untuk mengurus berbagai dokumen seperti perekaman dan pencetakan KTP elektronik (KTP-el), perubahan data pada Kartu Keluarga (KK), hingga pembuatan Akta Kelahiran dan Akta Kematian.

Mustafa menyebut, layanan perekaman KTP menjadi salah satu yang paling banyak dimanfaatkan.

“Terutama perekaman KTP, karena banyak warga yang selama ini sekolah atau bekerja di luar daerah. Ketika momen libur lebaran, mereka menyempatkan diri, untuk membuat KTP,” ujarnya.

Kehadiran masyarakat yang cukup tinggi dalam memanfaatkan layanan ini juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Ketua Tim Tata Kelola TIK Direktorat PIAK Ditjen Dukcapil Kemendagri, Paturi SE, turut hadir meninjau langsung jalannya pelayanan.

Dalam kunjungan tersebut, Paturi juga memberikan sosialisasi mengenai Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat serta Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) kepada para petugas Dukcapil di Aceh Tengah.

Dengan pelayanan yang tetap berjalan di tengah libur Lebaran, Dukcapil Aceh Tengah menunjukkan dedikasinya untuk memberikan layanan publik yang prima tanpa terhalang oleh waktu dan situasi.

Editor: Akil