Beranda blog Halaman 600

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab dan Kenal Pamit Pejabat Baru

0
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab dan Kenal Pamit Pejabat Baru. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) diikuti acara kenal pamit untuk Wakapolda, para Pejabat Utama (PJU), Kapolresta, serta Kapolres jajaran, Rabu (9/4/2025). Acara berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Aceh dan dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko.

Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja luar biasa selama bertugas di Polda Aceh. Salah satunya Wakapolda Aceh sebelumnya, Brigjen Pol Misbahul Munauwar, yang kini mendapat tugas baru.

“Jabatan baru merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, kompetensi, dan kinerja luar biasa yang telah ditunjukkan selama bertugas di Polda Aceh,” ujar Achmad Kartiko.

Kapolda juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo sebagai Wakapolda Aceh yang baru, serta para PJU dan Kapolres jajaran yang turut dilantik dalam momen tersebut. Ia menaruh harapan besar kepada seluruh pejabat baru untuk bersinergi menjalankan tugas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Perjalanan tugas Polri ke depan tidaklah mudah. Kompleksitas permasalahan kamtibmas, tantangan digitalisasi, dinamika sosial-politik, tingginya ekspektasi publik terhadap pelayanan Polri, serta dukungan terhadap program pemerintah menuntut Polri untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjaga marwah institusi agar tetap dipercaya dan dicintai masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menegaskan pentingnya melanjutkan dan meningkatkan berbagai program yang telah dirintis pejabat sebelumnya, utamanya program yang membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh jajaran Polda Aceh untuk memberi dukungan penuh kepada pejabat baru, agar proses adaptasi berjalan mulus dan tugas pelayanan publik dapat segera dijalankan dengan optimal.

“Sekali lagi, terima kasih sebesar-besarnya kepada para pejabat yang lama atas segala dedikasi dan kerja kerasnya, serta selamat datang dan selamat bertugas kepada pejabat yang baru. Semoga momen serah terima jabatan ini dapat meningkatkan program kerja yang telah berjalan dengan baik. Mari kita bangun Polda Aceh sebagai institusi yang hadir membawa solusi, menjaga keamanan, dan menumbuhkan harapan bagi masyarakat,” tutup Achmad Kartiko.

Berikut daftar pejabat yang disertijabkan:

  1. Kombes Pol. Selamat Topan, S.I.K., M.Si. – dari Dansat Brimob Polda Aceh menjadi Karoops Polda Papua. Digantikan oleh Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K.

  2. Kombes Pol. Mohammad Ali Kadhafi, S.I.K. – dari Dirintelkam ke Baintelkam Polri. Digantikan oleh Kombes Pol. Said Anna Fauza, S.I.K., M.M.

  3. Kombes Pol. Drs. Sugeng Hadi Sutrisno – dari Dirbinmas, pensiun. Digantikan oleh Kombes Pol. Donny Siswoyo, S.I.K., M.H.Li.

  4. Kombes Pol. Yudy Chandra E., S.I.K., M.H. – dari Dirpamobvit ke Puslitbang Polri. Digantikan oleh Kombes Pol. Aries Setyo Budi, S.I.K.

  5. Kombes Pol. Riyadi Nugroho, S.I.K. – dari Karo SDM ke Polda Sumbar. Digantikan oleh Kombes Pol. Harvin Raslin, S.H.

  6. Kombes Pol. Eddwi Kurniyanto, S.H., S.I.K., M.H. – dari Kabidpropam ke Polda Kepri. Digantikan oleh Kombes Pol. Bulang Bayu Samudra, S.I.K.

  7. Kombes Pol. Ade Harianto, S.H., M.H. – dari Dirreskrimum ke Bareskrim Polri. Digantikan oleh Kombes Pol. Ilham Saparona, S.I.K., S.H.

  8. Kombes Pol. Fahmi Irwan Ramili, S.H., S.I.K., M.Si. – dari Kapolresta Banda Aceh ke SSDM Polri. Digantikan oleh Kombes Pol. Joko Heri Purwono, S.H., S.I.K.

  9. AKBP Rudi Saeful Hadi, S.I.K. – dari Kapolres Nagan Raya ke Wakapolresta Cilacap. Digantikan oleh AKBP Benny Bathara, S.I.K., M.I.

  10. AKBP Jatmiko, S.H., M. – dari Kapolres Bireuen ke Baharkam Polri. Digantikan oleh AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom.

  11. AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K., S.H., M.H. – dari Kapolres Langsa ke Wadirreskrimum. Digantikan oleh AKBP Mughi Prasetyo Harianto, S.I.K.

  12. AKBP Nova Suryandaru, S.I.K. – dari Kapolres Aceh Timur ke Irbid Itwasda. Digantikan oleh AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

  13. AKBP Suprihatiyanto, S.I.K. – dari Kapolres Aceh Singkil ke Polda DIY. Digantikan oleh AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.M.

  14. AKBP Erwan, S.H., M.H. – dari Kapolres Sabang ke Roops Polda Aceh. Digantikan oleh AKBP Sukoco, S.S.T., M.M., M.Tr.Sou., M.Han.

  15. AKBP R. Doni Sumarsono, S.I.K., M.H. – dari Kapolres Aceh Tenggara ke Polda Jatim. Digantikan oleh AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K.

  16. AKBP Andi Kirana, S.I.K., M.H. – dari Kapolres Aceh Barat ke Wadirlantas. Digantikan oleh AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K.

  17. AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, S.I.K. – dari Kapolres Gayo Lues ke Bidpropam. Digantikan oleh AKBP Hyrowo, S.I.K.

  18. AKBP Andy Sumarta, S.I.K. – dari Kapolres Aceh Jaya ke Wadirresnarkoba. Digantikan oleh AKBP Zulfa Renaldo, S.I.K., M.Si.

  19. AKBP Henki Ismanto, S.I.K. – dari Kapolres Lhokseumawe ke Wakapolresta Banda Aceh. Digantikan oleh AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H.

Pergantian ini diharapkan membawa semangat baru dan memperkuat komitmen pelayanan prima Polri kepada masyarakat Aceh. Sertijab juga mencerminkan dinamika organisasi Polri yang terus bergerak mengikuti tantangan zaman dan kebutuhan institusi.

Editor: Akil

BPPA Memfasilitasi Gubernur Aceh Bertemu Menteri Ekonomi Kreatif, Bahas Penguatan Ekonomi Kreatif di Aceh

0
BPPA Memfasilitasi Gubernur Aceh Bertemu Menteri Ekonomi Kreatif, Bahas Penguatan Ekonomi Kreatif di Aceh. (Foto: BPPA)

NUKILAN.id | Jakarta – Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) memfasilitasi pertemuan penting antara Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, di kawasan SCBD Jakarta Selatan, Kamis malam, 10 April 2024. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif di Aceh, terutama bagi generasi muda.

Dalam pertemuan tersebut, Mualem menegaskan pentingnya perhatian dan dukungan pemerintah pusat untuk mengembangkan potensi anak muda Aceh. Meskipun potensi tersebut sangat besar, Mualem menekankan bahwa pembinaan yang tepat diperlukan agar mereka dapat mandiri dan membuka lapangan pekerjaan.

“Potensi anak muda Aceh sangat besar, namun mereka membutuhkan pembinaan agar bisa mandiri dan membuka lapangan kerja,” ujar Mualem, yang didampingi Plt. Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir.

Mualem juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar potensi ekonomi kreatif di Aceh dapat tergarap secara maksimal. Sebagai tindak lanjut, Plt Sekda Aceh, M. Nasir, mengungkapkan bahwa Pemerintah Aceh akan segera membentuk Dinas atau Badan Ekonomi Kreatif untuk memastikan program-program dari Kementerian Ekonomi Kreatif dapat diterapkan secara efektif di Aceh.

Menteri Teuku Riefky Harsya menyambut positif usulan ini dan menyatakan kesiapan Kemenparekraf untuk mendukung penuh perkembangan ekonomi kreatif di Aceh.

“Kami siap bersinergi dan memberi perhatian khusus untuk Aceh, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo. Yang penting, susunlah program yang konkret dan berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRA, Zulfadli, serta Staf Khusus Menteri, Rian Firmansyah. Rian menegaskan pentingnya langkah yang diambil oleh Gubernur Aceh dalam menjalin komunikasi lintas kementerian untuk kemajuan Aceh.

“Semangat Mualem dalam menjalin komunikasi lintas kementerian untuk kemajuan Aceh adalah langkah yang perlu didukung secara aktif,” kata Rian.

Dengan adanya pertemuan ini, kolaborasi antara Pemerintah Aceh dan Kemenparekraf semakin dekat, diharapkan dapat mempercepat tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di Aceh. BPPA berperan penting dalam memfasilitasi langkah-langkah strategis ini agar dapat segera direalisasikan dan memberi dampak positif bagi masyarakat Aceh.

Ibu Hamil di Aceh Tamiang Lompat dari Jembatan Kualasimpang

0
Tim SAR Aceh Tamiang sedang melakukan pencarian terhadap korban yang lompat dari jembatan Kualasimpang ke sungai, Rabu (9/4/2025). (Foto : Dok. BPBD Aceh Tamiang)

NUKILAN.id | Kualasimpang – Warga Aceh Tamiang dikejutkan dengan peristiwa tragis yang terjadi di Jembatan Kota Kualasimpang pada Rabu (9/4/2025) siang. Seorang perempuan berinisial IS (27), yang diketahui sedang hamil, nekat melompat ke sungai dari atas jembatan sekitar pukul 13.15 WIB.

Korban yang berdomisili di Bundar, Kecamatan Karang Baru, dilaporkan datang seorang diri ke lokasi sebelum akhirnya melompat ke sungai. Aksi itu sontak mengundang perhatian warga yang tengah melintas.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Iman Suhery, membenarkan kejadian tersebut.

“Sekitar pukul 13.15 WIB korban datang ke jembatan Kota Kualasimpang dan langsung melompat ke sungai,” ujar Imam.

Iman menyebut, saat ini tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan relawan sedang melakukan pencarian di lokasi kejadian. Proses pencarian terkendala arus sungai yang cukup deras.

Sementara itu, pihak kepolisian tengah mendalami motif di balik aksi nekat korban. “Untuk motif kenapa korban nekat melompat ke sungai sedang dalam penanganan pihak berwajib,” kata Imam.

Dari informasi yang dihimpun KabarTamiang.com, IS dikenal sebagai seorang guru mengaji dan baru saja menikah. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi terkait alasan korban melakukan upaya bunuh diri.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar, terlebih korban diketahui tengah mengandung.

Editor: AKil

Jalan Nasional Amblas di Aceh Tamiang, BPJN Siapkan Perbaikan dengan Box Culvert

0
Jalan Nasional Amblas di Aceh Tamiang. (Foto: KabarTamiang.com)

NUKILAN.id | Kuala Simpang — Jalan nasional lintas Medan–Banda Aceh di Aceh Tamiang kembali amblas. Kali ini, amblas terjadi tepat di depan Islamic Center Kampung Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, dan memicu kekhawatiran para pengguna jalan akibat lubang besar yang menganga di lajur kanan.

Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Peureulak–Aceh Tamiang bergerak cepat menyiapkan perbaikan menyeluruh. Box culvert sebagai solusi permanen telah tiba di lokasi dan akan segera dipasang menggantikan struktur lama yang kerap gagal menahan tekanan air dan tanah.

“Jalan nasional itu sudah bolak-balik diperbaiki tapi tetap amblas. Makanya akan diperbaiki menggunakan box culvert dan box culvert sudah berada di lokasi jalan yang amblas,” kata Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Tamiang, Mix Donal, dikutip dari KabarTamiang.com, Rabu (9/4/2025).

Sebelumnya, jalan tersebut telah mengalami kerusakan berulang. Amblas pertama tercatat pada 22 Januari lalu dan langsung ditangani pihak BPJN. Namun, hanya sehari berselang, pada 23 Januari, jalan kembali amblas di titik yang sama.

Perbaikan pun dilakukan kembali, dan pada awal Februari 2025 jalan tersebut sempat dinyatakan aman. Sayangnya, kondisi itu tidak bertahan lama. Pada Jumat (4/4/2025), lubang selebar dua meter kembali muncul dan bahkan lebih besar dari sebelumnya.

Mix Donal menduga rusaknya struktur jalan disebabkan oleh aktivitas alam di bawah permukaan. “Di bawah itu ada gorong-gorong, kemungkinan karena hujan lebat kemarin,” ujar dia.

Ia menjelaskan bahwa tingginya intensitas curah hujan membuat arus sungai meningkat, yang berpotensi menyebabkan erosi tanah di bawah lapisan aspal. Dugaan sementara, tanah di sekitar gorong-gorong tidak lagi mampu menopang beban kendaraan yang melintas, sehingga jalan kembali ambles.

Perbaikan kali ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang, mengingat pentingnya ruas jalan ini sebagai penghubung utama antara Aceh dan Sumatera Utara. BPJN pun akan membongkar seluruh bagian jalan yang terdampak sebelum memasang box culvert baru untuk memperkuat struktur bawah tanah.

Kondisi ini menjadi perhatian serius masyarakat, terutama para pengguna jalan yang berharap tak lagi harus menghadapi jalan berlubang di jalur vital tersebut.

Editor: Akil

Usai Pertemuan Prabowo-Megawati, Elite Politik Soroti Persatuan Nasional

0
Pertemuan Prabowo-Megawati. (Foto: Kompas.com)

NUKILAN.id | Jakarta — Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menjadi sorotan berbagai pihak. Dalam suasana Idul Fitri, silaturahmi politik ini dinilai sebagai langkah mempererat persatuan nasional di tengah konstelasi politik pasca-Pilpres 2024.

Presiden Joko Widodo, yang turut menanggapi pertemuan tersebut, menyebut momen Lebaran menjadi waktu yang tepat bagi para tokoh bangsa untuk menjalin komunikasi.

“Saya sampaikan, silaturahmi masih suasana Lebaran, antar-tokoh, antar-pemimpin bangsa sangat baik. Jadi pertemuan Pak Prabowo dengan Ibu Megawati sangat baik. Untuk kebaikan negara sangat baik,” ujar Jokowi usai bertemu Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di Solo, Selasa (8/4/2025).

Pertemuan antara Prabowo dan Megawati sendiri berlangsung di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin malam (7/4/2025). Momen ini menjadi simbol penting di tengah wacana rekonsiliasi nasional.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo bersyukur atas sikap terbuka yang ditunjukkan oleh PDI-P terhadap pemerintahannya, meski partai berlambang banteng itu memutuskan tetap berada di luar koalisi.

“Ibu Mega mengharapkan agar masa kepresidenan Pak Prabowo yang telah dilantik pada tanggal 20 Oktober 2024 bisa efektif untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat. Karena itu, jika dianggap perlu, silakan menggunakan PDI-P sebagai instrumen yang juga bisa digunakan untuk memperkuat pemerintahan, tetapi tidak dalam posisi dalam koalisi,” kata Muzani di Gedung DPR RI, Rabu (9/4/2025).

Menurut Muzani, pernyataan Megawati menunjukkan sikap negarawan yang mengedepankan kepentingan bangsa di atas urusan politik praktis. Ia menyebut, PDI-P tetap menjadi kekuatan politik yang konstruktif dalam menjaga jalannya pemerintahan.

Sementara itu, Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan pertemuan tersebut berlangsung hangat dalam suasana Hari Raya Idul Fitri. Ia menyebut, salah satu topik pembicaraan adalah pengalaman Megawati dalam menghadapi krisis global di masa kepemimpinannya.

Dari sisi Partai Golkar, Ketua Umumnya, Bahlil Lahadalia, mengapresiasi pertemuan dua tokoh besar tersebut. Ia menilai, pertemuan itu merepresentasikan semangat rekonsiliasi dan persatuan nasional.

“Yang saya tahu kan belum di koalisi. Jadi InsyaAllah doain aja semuanya. Tapi semuanya baik-baik aja kok ya,” ujar Bahlil usai bertemu Jokowi di Solo.

Dari kubu PDI-P, Juru Bicara Mohamad Guntur Romli menegaskan, meskipun partainya berada di luar pemerintahan, komunikasi antara Megawati dan Prabowo akan terus dijaga.

“Beliau (Megawati) merasa tidak punya hambatan untuk terus melakukan komunikasi dan silaturahmi dengan Presiden Prabowo meski posisi politik PDIP saat ini masih berada di luar pemerintahan,” ujar Guntur Romli dalam keterangannya, Rabu (9/4/2025).

Ia menambahkan, keputusan PDI-P untuk tetap di luar pemerintahan merupakan hasil rekomendasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Mei 2024 lalu.

“Tetap menjaga check and balance, menjaga mekanisme kontrol. Itu merupakan rekomendasi Rakernas ke-5 Mei 2024,” tegasnya.

Pertemuan Prabowo-Megawati dinilai sebagai angin segar dalam dinamika politik nasional. Meski berbeda posisi, kedua tokoh besar ini memperlihatkan kedewasaan dalam berpolitik dan komitmen menjaga stabilitas bangsa.

Keren! Bupati Aceh Barat Larang ASN Merokok di Kantor

0
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, didampingi Wakil Bupati Said Fadheil, SH. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat resmi melarang aparatur sipil negara (ASN) merokok di dalam ruang kerja dan lingkungan kantor selama jam kerja berlangsung. Kebijakan ini ditegaskan langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas asap rokok.

“Kebijakan ini sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, terhindar dari asap rokok yang membahayakan kesehatan,” ujar Tarmizi dikutip dari ANTARA, Selasa (1/4/2025).

Larangan tersebut merupakan implementasi dari Qanun Kabupaten Aceh Barat Nomor 14 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok, yang telah lama diberlakukan di daerah tersebut. Namun, penerapannya kini diperketat demi memastikan seluruh ruangan kerja dan area pelayanan publik benar-benar terbebas dari asap rokok.

Tak hanya melarang aktivitas merokok, Pemkab Aceh Barat juga menertibkan seluruh asbak rokok yang selama ini berada di ruangan-ruangan instansi pemerintah.

Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan Bupati Tarmizi di Dinas Pendidikan Aceh Barat pada Selasa pagi, ia bahkan turut langsung membersihkan asbak-asbak rokok yang ditemukan di ruang kerja ASN.

“Mari bekerja secara sehat tanpa asap rokok,” imbau Tarmizi.

Menurutnya, ASN yang ingin merokok dipersilakan melakukannya di luar gedung kantor atau di area yang bukan termasuk dalam kawasan tanpa rokok, sesuai ketentuan yang telah diatur dalam Qanun.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk melindungi kesehatan masyarakat, termasuk pegawai pemerintahan, dari bahaya asap rokok di ruang tertutup dan publik.

Editor: AKil

Bolehkah Puasa Syawal Tidak Berurutan?

0
Ilustrasi puasa. (Foto: MetroTvNews)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Puasa enam hari di bulan Syawal menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan setelah berlalunya bulan Ramadan. Namun, masih banyak umat Muslim yang bertanya-tanya, apakah puasa ini harus dilakukan secara berurutan, atau boleh dilakukan secara terpisah-pisah?

Menjawab hal tersebut, Ustaz Alriadi Fikra menjelaskan bahwa kedua cara pelaksanaan puasa Syawal diperbolehkan.

“Keduanya boleh dilaksanakan, boleh berurutan dan boleh tidak. Asalkan dilakukan selama di bulan Syawal,” ungkapnya kepada Nukilan.id, Rabu (9/4/2025).

Ia menambahkan, sebagian orang mungkin tidak mampu melakukannya secara berurutan karena alasan tertentu, seperti pekerjaan atau kondisi fisik.

“Boleh seseorang itu melakukannya berurutan atau tidak, mungkin disebabkan karena ada alasan maka boleh dia tidak berurutan, sesuai dengan kemampuan dan kesibukan,” tambahnya.

Meski demikian, Ustaz Fikra menganjurkan agar puasa tersebut dilakukan secara berurutan, demi kemudahan dan menghindari kelalaian.

“Akan tetapi dianjurkan secara berurutan, agar lebih memudahkan seseorang untuk tidak lupa. Karena kebanyakan orang akibat sering menunda-nunda maka ia lupa dan tidak sempat lagi melakukan puasa Syawal,” tuturnya.

Ia pun mengingatkan umat Muslim untuk tidak melewatkan kesempatan meraih pahala besar melalui puasa Syawal, karena keutamaannya seperti berpuasa sepanjang tahun. (XRQ)

Reporter: AKil

Gubernur Aceh Sambut Menteri Kehutanan dan Komisi IV DPR RI

0
Gubernur Aceh Sambut Menteri Kehutanan dan Komisi IV DPR RI. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf menyambut langsung kedatangan Menteri Kehutanan Indonesia, Raja Juli Antoni, bersama rombongan Komisi IV DPR RI di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Rabu (9/4/2025) pagi.

Rombongan yang tiba sekitar pukul 10.00 WIB ini dipimpin oleh Ketua Tim, Siti Hediati Soeharto. Kedatangan mereka ke Aceh dalam rangka kunjungan kerja untuk meninjau sejumlah fasilitas strategis di sektor kelautan dan perikanan.

“Selamat datang di Aceh, semoga kedatangan Bapak Menteri dan rombongan dapat membawa dampak positif bagi kemajuan pembangunan di Aceh, khususnya di sektor kehutanan dan kelautan,” ujar Gubernur yang akrab disapa Mualem saat menyambut rombongan.

Dalam penyambutan tersebut, Gubernur turut didampingi oleh Ketua PKK Aceh, Marlina Muzakir, dan sejumlah pejabat daerah, antara lain Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aliman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh A. Hanan, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat.

Tak hanya dari kalangan sipil, penyambutan juga melibatkan unsur keamanan seperti Kepala Staf Komando Daerah Militer Iskandar Muda Brigjen Ayi Supriatna dan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Aceh Brigjen TNI R. Andi Roediprijatna Wiradikoesoema.

Selama di Aceh, rombongan Komisi IV DPR RI dijadwalkan mengunjungi Pelabuhan Perikanan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) serta Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Gampong Ie Meulee, Kota Sabang.

Turut serta dalam rombongan anggota Komisi IV lainnya, seperti I Ketut Suwendra, Agus Ambo Djiwa, Dadang M. Naser, Darori Wonodipuro, H. T.A. Khalid, Rajiv, Usman Husin, Rina Sa’adah, H. Slamet, Riyono, dan Bambang Purwanto.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan sektor kelautan dan kehutanan yang menjadi potensi unggulan Aceh.

Editor: AKil

Keutamaan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

0
Puasa Syawal. (Foto: henryfordlivewell)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Bulan Syawal tak hanya menjadi momentum merayakan Idulfitri, tetapi juga kesempatan melipatgandakan pahala melalui amalan puasa sunnah enam hari. Hal ini disampaikan oleh Ustaz Alriadi Fikra saat ditanyai mengenai keutamaan puasa Syawal, selain sebagai penyempurna ibadah Ramadhan.

Menukil hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Ustaz Fikra mengutip sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

Dari Abu Ayyub radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ”

“Yang artinya ‘Siapa yang melakukan puasa Ramadhan lantas ia ikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa setahun’,” kata ustaz Fikra kepada Nukilan.id, Rabu (9/4/2025).

Menurutnya, hadis ini menjadi dasar penting yang menunjukkan betapa besar ganjaran bagi orang yang melanjutkan puasa Ramadhan dengan enam hari puasa di bulan Syawal.

“Ini merupakan salah satu dalil yang menyebutkan keutamaan seseorang melakukan puasa 6 hari di bulan Syawal, jadi ini salah satu bentuk dari kemuliaan di bulan Syawal,” sambungnya.

Ustaz Fikra menambahkan, meskipun bersifat sunnah, puasa ini memiliki nilai spiritual yang tinggi karena menunjukkan semangat konsistensi dalam beribadah setelah Ramadhan. Selain itu, ia mengingatkan agar umat Islam tidak melewatkan kesempatan ini selama bulan Syawal masih berlangsung. (XRQ)

Reporter: Akil

Selain Puasa, Ini Amalan Sunnah di Bulan Syawal

0
Ilustrasi membaca Al-Quran. (Foto: KonsultasiSyariah.com)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Bulan Syawal tidak hanya dikenal dengan anjuran puasa enam hari setelah Idul Fitri. Ada berbagai amalan sunnah lainnya yang juga dianjurkan untuk dilakukan sebagai bentuk kelanjutan dari ibadah di bulan Ramadan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Alriadi Fikra saat ditanyai mengenai amalan-amalan sunnah yang dianjurkan di bulan Syawal selain puasa.

“Memang di bulan Syawal di mana seseorang sudah merdeka, sudah lepas dari menahan makan dan minum dan segala hal yang membatalkan puasa, maka oleh sebab itu amalan yang bisa dilaksanakan adalah melanjutkan keistiqomahan seperti di bulan Ramadan yang lalu,” ungkap Ustaz Fikra kepada Nukilan.id, Rabu (9/4/2025).

Ia menambahkan, penting bagi umat Muslim untuk menjaga semangat ibadah yang telah terbentuk selama bulan Ramadan agar tidak luntur usai lebaran.

“Dalam artian amalan yang bisa kita amalkan adalah dengan menjaga amalan-amalan yang sudah dilaksanakan di bulan Ramadan,” lanjutnya.

Menurutnya, bentuk amalan yang bisa dilakukan cukup beragam. Tidak hanya terbatas pada puasa enam hari di bulan Syawal, tetapi juga mencakup ibadah lain yang bernilai pahala besar.

“Amalan yang bisa dilaksanakan seperti melaksanakan puasa selama 6 hari di bulan Syawal, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, menjaga salat wajib dan sunnah di masjid secara berjamaah,” jelas Ustaz Fikra.

Ia menegaskan, bulan Syawal seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat dan memperpanjang kebiasaan ibadah yang telah dibentuk selama bulan suci Ramadan. (XRQ)

Reporter: Akil