Beranda blog Halaman 508

Pelajar dan Mahasiswa Aceh Tenggara Tuntut Transparansi Pokir di DPRA

0
Pelajar dan Mahasiswa Aceh Tenggara Tuntut Transparansi Pokir di DPRA. (Foto: Lintas Gayo.co)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Puluhan pelajar dan mahasiswa asal Aceh Tenggara yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pelajar Aceh Tenggara (IPMAT) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kamis (13/3/2025). Mereka menuntut transparansi terkait alokasi Pokok Pikiran (Pokir) seorang anggota DPRA Dapil VIII Aceh, Nurdiansyah.

Aksi yang dimulai pukul 15.00 WIB ini diwarnai dengan berbagai spanduk bertuliskan pesan protes, seperti “Jangan memperkaya keluarga, prioritaskan masyarakat Dapil VIII”, “Stop mementingkan keluarga”, dan “Peringatan Nurdiansyah”. Massa menuntut kejelasan terkait penggunaan dana Pokir yang diduga tidak berpihak kepada masyarakat secara luas.

Dalam orasinya, Ketua IPMAT Banda Aceh, Sabarudin, menegaskan bahwa ada empat tuntutan utama yang mereka suarakan dalam aksi tersebut.

“Kami hanya mewakili penyampaian aspirasi masyarakat Dapil VIII yang telah memilih dia, kami meminta ada transparansi terhadap program usulan Nurdiansyah selaku anggota DPRA yang tertuang dalam Pokirnya,” ujar Sabarudin.

Lebih lanjut, Sabarudin menjelaskan bahwa mereka meminta pertanggungjawaban dari Nurdiansyah kepada masyarakat Dapil VIII. Selain itu, mereka mendesak adanya transparansi dalam usulan Pokir sejak ia dilantik hingga saat ini, serta meminta klarifikasi terkait dugaan keterlibatan anggota keluarganya sebagai penerima manfaat dari dana tersebut. Tak hanya itu, IPMAT juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan mengawasi setiap program yang diusulkan oleh Nurdiansyah.

Daffa Ragil, mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry yang turut berorasi, juga mendesak Kejaksaan Tinggi Aceh untuk menjalankan tugasnya dalam menegakkan hukum.

“Kami minta Aparat Penegak Hukum yaitu Kejaksaan Tinggi Aceh untuk memfungsikan kewenangannya dan menegakkan hukum, jangan coba-coba bermain mata karena kami sudah punya bukti sebagai petunjuk,” tegasnya.

Aksi unjuk rasa ini berlangsung tertib dan kondusif. Meski sebelumnya sempat beredar isu adanya intimidasi terhadap anggota IPMAT, demonstrasi tetap berjalan dengan aman hingga selesai. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Nurdiansyah terkait tuntutan yang disampaikan oleh para pengunjuk rasa.

Editor: AKil

Dinas ESDM Wakili Pemerintah Aceh dalam Safari Ramadan di Aceh Selatan

0
Dinas ESDM Aceh Wakili Pemerintah Aceh dalam Safari Ramadan di Aceh Selatan. (Foto: ESDM Aceh)

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh turut ambil bagian dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Aceh yang digelar pada Jumat, 14 Maret 2025, di Masjid Agung Istiqamah, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas ESDM Aceh hadir mewakili Pemerintah Aceh, bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh serta Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Aceh. Rangkaian acara dimulai dengan buka puasa bersama warga dan jajaran pemerintah daerah, dilanjutkan dengan salat magrib berjemaah dan tausiah keagamaan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Aceh juga menyerahkan bantuan sosial yang disalurkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, SE.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyambut baik kunjungan ini dan mengapresiasi komitmen Pemerintah Aceh dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Wakil Bupati H. Baital Mukadis menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.

Distan Aceh Besar Dorong Peternak Beralih ke Metode Modern untuk Tingkatkan Produksi

0
Distan Aceh Besar Dorong Peternak Beralih ke Metode Modern untuk Tingkatkan Produksi. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Jantho – Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar mendorong para peternak setempat untuk mulai menerapkan metode peternakan modern guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil ternak. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan Aceh Besar sebagai daerah penghasil daging berkualitas tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan lokal maupun daerah sekitarnya.

“Kita ingin peternak di Aceh Besar benar-benar memahami bagaimana cara penggemukan sapi dengan metode yang lebih efektif,” kata Kepala Bidang Peternakan Distan Aceh Besar, Uzir, di Lambaro, Kamis (13/3/2025).

Pemerintah daerah, kata Uzir, siap memberikan berbagai bentuk pelatihan kepada peternak, termasuk tentang kesehatan ternak dan teknik pembuatan pakan berkualitas. Salah satu fokus utama adalah pemanfaatan limbah pertanian, seperti jerami dan bahan organik lainnya, agar dapat diolah menjadi pakan bernutrisi tinggi.

Sebagai salah satu program unggulan, penggemukan sapi terus menjadi prioritas Dinas Pertanian Aceh Besar.

“Penggemukan sapi masih menjadi salah satu program unggulan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar dalam meningkatkan ketersediaan daging,” kata Uzir.

Menurutnya, Aceh Besar memiliki potensi besar dalam sektor peternakan dan selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung ternak di Aceh. Bahkan, daerah ini mampu menyuplai kebutuhan daging ke kabupaten lain. Namun, agar produksi tetap optimal, peternak harus mulai menerapkan pola usaha yang lebih modern.

“Aceh Besar selama ini dikenal sebagai salah satu daerah lumbung ternak. Ketersediaan daging kita cukup, bahkan mampu menyuplai kebutuhan daging ke kabupaten lain. Jika peternak memiliki jiwa usaha dan serius dalam mengelola penggemukan sapi, maka hasilnya akan lebih maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Uzir menegaskan bahwa keberhasilan peternakan modern sangat bergantung pada beberapa faktor, mulai dari pemilihan sapi yang berkualitas, pemenuhan kebutuhan pakan yang cukup dan bernutrisi, hingga perawatan kesehatan ternak secara berkala. Hal ini, kata dia, perlu menjadi perhatian utama para peternak agar produksi daging di Aceh Besar terus meningkat.

Ia berharap, dengan adanya pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, sektor peternakan di Aceh Besar akan semakin berkembang dan mampu berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan daerah.

“Dengan program pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, program penggemukan sapi di Aceh Besar semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi besar dalam ketahanan pangan, khususnya dalam penyediaan daging berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap Aceh Besar tidak hanya menjadi daerah dengan produksi daging yang cukup, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan metode peternakan modern yang efektif dan efisien.

Editor: Akil

Fadhlullah Silaturahmi dengan Direksi PT. PIM

0
Fadhlullah Silaturahmi dengan Direksi PT. PIM. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dalam mendukung pengembangan PT. Pupuk Iskandar Muda (PT. PIM). Hal ini disampaikan saat dirinya melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor pusat PT. PIM pada Kamis, 13 Maret 2025, didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat.

Dalam pertemuan tersebut, Fadhlullah mendengarkan langsung berbagai tantangan yang dihadapi PT. PIM, terutama terkait keterbatasan pasokan gas untuk operasional pabrik. Saat ini, perusahaan tersebut bergantung pada pasokan gas dari PT. Medco dan LNG yang masih terbatas.

“Kami menyadari kondisi yang ada, dan akan berusaha agar PGE dapat memberikan alokasi gas khusus untuk PT. PIM. Ini sangat penting untuk keberlanjutan operasional dan pengembangan perusahaan,” ujar Fadhlullah.

Selain itu, Fadhlullah juga membahas peluang investasi di Aceh. Ia mengungkapkan bahwa dalam kunjungannya bersama Presiden Mubadala dari Uni Emirat Arab (UEA), pihak investor menunjukkan ketertarikan besar untuk berinvestasi di Aceh. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang kerja baru serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Tak hanya itu, Fadhlullah menyoroti perhatian Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, terhadap Aceh.

“Kami punya hubungan baik dengan Pak Prabowo, dan beliau sangat peduli dengan Aceh. Beliau berkomitmen untuk sejahterakan rakyat Aceh,” katanya. Salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo adalah pemanfaatan pelabuhan guna mendukung distribusi hasil bumi Aceh ke pasar yang lebih luas.

Di sisi lain, Direktur Operasi dan Produksi PT. PIM, Jaka Kirwanto, menegaskan pentingnya alokasi gas bagi kelangsungan operasional perusahaan.

“Kami berharap agar PGE dapat memberikan alokasi gas khusus. Tanpa gas, operasional kami akan terhenti, karena produk utama kami adalah pupuk yang dihasilkan dari gas,” ujar Jaka.

Meskipun menghadapi tantangan, Jaka tetap optimis dengan dukungan pemerintah. “Kami sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Aceh dan berharap dengan alokasi gas yang lebih stabil, kami bisa meningkatkan kapasitas produksi dan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Aceh,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi sinergi antara pemerintah dan PT. PIM dalam menjaga stabilitas industri pupuk di Aceh. Dengan komitmen yang kuat, diharapkan PT. PIM dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah.

Editor: AKil

Wakil Gubernur Aceh Safari Ramadan di Lhokseumawe, Janjikan Dukungan untuk Islamic Center

0
Wakil Gubernur Aceh Safari Ramadan di Lhokseumawe. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE., memimpin Safari Ramadan Pemerintah Aceh di Masjid Jamik Gampong Lancang Garam, Kota Lhokseumawe, Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat serta menegaskan komitmen dalam penguatan syariat Islam di Aceh.

Dalam kunjungan tersebut, Fadhlullah menyempatkan diri berkeliling Kota Lhokseumawe untuk melihat langsung kondisi daerah. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah pembangunan Masjid Islamic Center yang belum selesai sejak 2001.

“Insya Allah, kami berkomitmen untuk membantu pembangunan masjid ini secara maksimal, mulai tahun ini dan tahun-tahun mendatang,” ujar Fadhlullah.

Ia menambahkan, sesuai dengan visi Pemerintah Aceh yang ingin menjadikan Aceh sebagai daerah islami, maju, dan berkelanjutan, pemerintah akan meluncurkan program wajib membaca Al-Quran bagi seluruh sekolah di Aceh.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh murid di Aceh wajib membaca Al-Quran sebelum memulai kegiatan sekolah,” tegasnya. Program ini, lanjut Fadhlullah, menjadi tanggung jawab para kepala sekolah dalam membentuk generasi muda yang religius.

Selain itu, dalam sambutannya, Fadhlullah menyoroti pentingnya dukungan terhadap program kesejahteraan rakyat yang digagas pemerintah pusat, seperti program Makan Gizi Gratis. Ia juga menyinggung kebijakan baru terkait biaya haji yang lebih terjangkau serta penetapan harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram di seluruh Indonesia.

“Kami juga akan memastikan setiap koperasi di setiap gampong akan terkoneksi untuk memperkuat perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Acara Safari Ramadan ini juga diisi dengan ceramah agama oleh Abi Daud Hasbi, Pimpinan Persatuan Dayah Inshafuddin. Dalam tausyiahnya, ia mengingatkan pentingnya menjalankan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita akan mundur jika syariat Allah diabaikan, dan hidup kita akan sengsara jika tidak menjalankan syariat dengan baik,” ujarnya. Ia menekankan bahwa ketaatan terhadap syariat akan membawa keberkahan bagi negeri ini.

Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Gubernur dan tim Safari Ramadan ke daerahnya. Ia berharap Pemerintah Aceh dapat memberikan dukungan penuh untuk penyelesaian pembangunan Masjid Islamic Center.

“Kami berharap Pemerintah Aceh dapat membantu kami untuk menyelesaikan masjid ini,” kata Sayuti.

Lebih lanjut, Wali Kota juga menegaskan dukungan penuh terhadap program-program Pemerintah Aceh, khususnya dalam penegakan syariat Islam.

“Kami mendukung penuh segala upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh, terutama dalam menciptakan generasi muda Aceh yang islami,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Wakil Gubernur menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Jamik Lancang Garam berupa uang tunai Rp25 juta, enam lembar sajadah panjang, kain sarung, mukena, dan kain panjang. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pengelolaan masjid serta meningkatkan kenyamanan beribadah bagi jamaah.

Selain itu, Pemerintah Aceh melalui Baitul Mal juga menyalurkan santunan Ramadan sebesar Rp120 juta bagi masyarakat di Kota Lhokseumawe. Bantuan tersebut diberikan kepada 120 mustahik (penerima zakat), dengan masing-masing menerima santunan Rp1 juta. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan.

Safari Ramadan Wakil Gubernur Aceh di Lhokseumawe tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Editor: Akil

Malik Mahmud Dorong Pembangunan Pelabuhan Ekspor di Aceh

0
Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan pelabuhan ekspor di Aceh. (Foto: LintasGayo.co)

NUKILAN.id | Takengon – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan pelabuhan ekspor di Aceh. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungannya ke Kopepi Ketiara di Kampung Umang, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Rabu (13/3/2025).

Dikutip dari LintasGayo.co, Malik Mahmud menyoroti kendala utama yang dihadapi pelaku usaha ekspor di Aceh, yakni ketiadaan pelabuhan khusus ekspor. Saat ini, berbagai komoditas unggulan Aceh, seperti kopi, harus dikirim melalui provinsi lain, yang berimbas pada tingginya biaya logistik dan waktu pengiriman yang lebih lama.

“Kita harus mengekspor komoditas kita lewat provinsi lain. Ini memakan waktu dan biaya, akan lebih hemat jika ada pelabuhannya di Aceh,” ujar Malik Mahmud.

Dalam kunjungannya, Malik Mahmud juga memberikan apresiasi kepada Kopepi Ketiara, koperasi yang dipimpin oleh Rahmah Ketiara. Menurutnya, koperasi ini telah memainkan peran penting dalam meningkatkan daya saing kopi Aceh di pasar internasional.

“Kita harus bersyukur, punya perempuan hebat yang bisa mengekspor kopi ke berbagai negara,” kata Malik Mahmud.

Penasehat Kopepi Ketiara, Mayjen TNI (Purn) Eddy Supriyanto, S.IP, menyambut baik kunjungan Wali Nanggroe tersebut. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap pelaku usaha kopi semakin meningkat agar industri kopi Aceh semakin berkembang.

“Sehingga Kopi Ketiara ini sangat terhormat, mudah-mudahan ke depannya lebih maju lagi,” kata Eddy Supriyanto.

Dukungan terhadap pembangunan pelabuhan ekspor di Aceh diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi para pelaku usaha, mempercepat distribusi komoditas unggulan, serta meningkatkan daya saing produk Aceh di kancah global.

Editor: AKil

PN Banda Aceh Mulai Sidangkan Kasus Pembunuhan Mahasiswa di Jeulingke

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh menggelar sidang perdana kasus pembunuhan berencana dengan terdakwa Zulfurqan (20) pada Kamis (13/03/2025). 

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan terkait kasus pembunuhan terhadap Dhiyaul Puadi (20) di sebuah kamar kost di Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh

Menurut dakwaan JPU Alfian, terdakwa Zulfurqan dengan sengaja dan berencana merampas nyawa korban Dhiyaul Puadi pada Sabtu (19/10/2024) sekitar pukul 10.30 WIB. Motif pembunuhan tersebut adalah untuk mengambil handphone merk Redmi warna biru dongker metalik milik korban.

“Terdakwa keluar dan duduk di teras kamar untuk melihat situasi sekitar kamar kost. Kemudian terdakwa kembali ke dalam kamar dan duduk di atas kursi. Saat itu, terdakwa melihat pisau bergangang putih di atas meja di samping Cosmos dan mengambilnya,” papar JPU dalam sidang.

Setelah mengambil pisau, terdakwa menghampiri korban yang sedang tidur dan menusuk lehernya satu kali. Korban kemudian terbangun dan mengangkat kakinya, membuat terdakwa ketakutan. Meski demikian, terdakwa kembali menusuk leher korban dan lengan atas sebelah kanan sebanyak satu kali hingga pisau yang dipegang terdakwa lepas dari gagangnya.

Dalam kepanikan, terdakwa melarikan diri dan membuang gagang pisau di dalam kamar. Saat akan menghidupkan sepeda motor, terdakwa melihat korban berdiri dengan memegang lehernya yang berlumuran darah. Karena ketakutan, terdakwa meninggalkan sepeda motornya di tempat kost tersebut.

“Selanjutnya terdakwa pergi ke Masjid Oman Lampriet untuk mencuci tangannya yang terkena darah korban. Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB, terdakwa pulang ke asramanya di Desa Kuta Alam, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh,” ungkap JPU.

Atas perbuatannya tersebut, terdakwa diancam dengan pasal 340 KUHP (primair) tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. Dakwaan subsidair adalah pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara 15 tahun.

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan ini dipimpin oleh Hakim Ketua Azhari dengan didampingi Hakim Anggota Muhklis dan Nelly Rahmasuri Lubis. Terdakwa didampingi oleh Penasihat Hukum Rian Apriesta R.

Sidang akan dilanjutkan pada Selasa (18/03/2025) dengan agenda pemeriksaan pokok perkara.

Reporter: Rezi

JSI Apresiasi KIP Aceh atas Suksesnya Pilkada Serentak 2024

0
Pendiri JSI, Aryos Nivada, kepada Ketua KIP Aceh, Agusni AH, didampingi Wakil Ketua KIP Aceh, Iskandar Agani. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Jaringan Survei Inisiatif (JSI) memberikan penghargaan kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh atas keberhasilannya menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024 dengan aman dan damai.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Pendiri JSI, Aryos Nivada, kepada Ketua KIP Aceh, Agusni AH, didampingi Wakil Ketua KIP Aceh, Iskandar Agani, dalam sebuah seremoni di Kantor JSI Banda Aceh, Kamis (13/3/2025).

Ketua KIP Aceh, Agusni AH, mengungkapkan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi penyemangat bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi di Aceh.

Saat diwawancarai Nukilan.id, Agusni juga menilai bahwa meskipun penyelenggaraan Pilkada 2024 telah berjalan dengan baik, masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki.

“Penghargaan ini sekaligus menjadi refleksi bagi kami bahwa masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki,” katanya.

Ia menambahkan bahwa berbagai pihak mungkin telah menilai Pilkada berlangsung sukses, tetapi pihaknya tetap melakukan evaluasi untuk membenahi kekurangan demi meningkatkan kualitas demokrasi di masa mendatang.

“Meskipun banyak pihak menilai penyelenggaraan Pilkada sudah berjalan baik, tentu masih ada kekurangan yang harus dibenahi agar kualitas demokrasi di Aceh semakin baik,” tambahnya.

Menurut Agusni, kesuksesan Pilkada tidak terlepas dari peran banyak pihak. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu, peserta Pilkada, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun demokrasi yang sehat.

“Pilkada adalah proses yang melibatkan banyak elemen, mulai dari penyelenggara, peserta, pemerintah, hingga pemilih,” ujarnya.

Untuk itu, sinergi yang baik sangat diperlukan agar setiap tahapan Pilkada berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi yang transparan dan adil.

“Oleh karena itu, sinergi yang baik sangat diperlukan agar pesta demokrasi dapat berjalan dengan sukses,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agusni juga memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi KIP Aceh selama Pilkada 2024. Salah satunya adalah proses pencalonan, yang di Aceh memiliki tahapan khusus berupa uji mampu baca Al-Qur’an bagi calon kepala daerah.

“Seperti yang kita ketahui, uji mampu baca Al-Qur’an menjadi salah satu tahapan yang dinamis dan cukup menantang,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa proses ini tidak hanya bergantung pada hasil dari tim penguji, tetapi juga membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Kami tidak hanya menunggu hasil dari tim penguji, tetapi juga berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), untuk memastikan proses ini berjalan sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Selain itu, tantangan lainnya muncul saat proses pemungutan dan perhitungan suara. Agusni menekankan bahwa tahapan ini tidak hanya berkaitan dengan angka semata, tetapi juga melibatkan berbagai dinamika politik.

“Semua pihak memiliki kepentingan dan melihat proses ini dari perspektif masing-masing,” ungkapnya.

Dengan berbagai tantangan yang telah dihadapi, Agusni mengatakan bahwa KIP Aceh terus berkomitmen untuk meningkatkan standar penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa depan.

“Oleh karena itu, kami terus berbenah dan memastikan bahwa apa yang telah dicapai saat ini dapat menjadi standar bagi penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa mendatang,” tutupnya. (XRQ)

Reporter: Akil

BSI Aceh Jalin Sinergi dengan Wakil Gubernur untuk Perkuat Ekonomi Syariah

0
BSI Aceh Jalin Sinergi dengan Wakil Gubernur untuk Perkuat Ekonomi Syariah. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah. Pada Rabu (12/3/2025), Regional Chief Executive Officer (RCEO) BSI Aceh, Wachjono, bersama sejumlah perwakilan BSI Aceh bertemu dengan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, di Banda Aceh.

Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat hubungan serta menggali peluang kolaborasi dalam mendukung pembangunan ekonomi syariah di Aceh. Dalam kesempatan tersebut, BSI Aceh memaparkan berbagai program dan inisiatif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah.

Wakil Gubernur Aceh menyambut baik langkah BSI Aceh dalam memperluas layanan keuangan berbasis syariah di provinsi yang telah menerapkan Qanun Lembaga Keuangan Syariah.

“Pengembangan ekonomi syariah di Aceh memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Fadhlullah. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan BSI Aceh dalam menyusun kebijakan dan program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wachjono menegaskan komitmen BSI Aceh dalam mendukung pembangunan ekonomi syariah yang lebih luas.

“BSI Aceh akan terus berupaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemahaman dan implementasi ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wachjono. Ia juga menyampaikan rencana BSI untuk memperluas jangkauan produk dan layanan syariah guna menjangkau lebih banyak sektor, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor strategis lainnya.

Silaturahmi ini menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk mengeksplorasi potensi baru dalam pengembangan ekonomi syariah. Dengan adanya sinergi yang kuat antara BSI Aceh dan pemerintah daerah, diharapkan tercipta iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada prinsip-prinsip syariah.

Di akhir pertemuan, BSI Aceh dan Pemerintah Aceh bersepakat untuk terus menjalin komunikasi dan kerjasama guna mewujudkan Aceh sebagai pusat ekonomi syariah yang maju dan berkelanjutan.

“Pemerintah Aceh memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan ekonomi daerah dengan mengedepankan prinsip-prinsip syariah yang sudah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Aceh,” tegas Fadhlullah.

Sebagai salah satu bank syariah terbesar di Indonesia, BSI Aceh terus berupaya memberikan layanan perbankan yang tidak hanya berorientasi pada aspek finansial, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi lokal dan memperkenalkan prinsip ekonomi syariah kepada masyarakat.

“BSI sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual,” tutup Wachjono.

Ketersediaan BBM di Banda Aceh Aman Jelang Lebaran, Polisi Pastikan Tidak Ada Kecurangan

0
Ilustrasi Pertamina. (Foto: Dok. Mypertamina).

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menjelang lonjakan permintaan bahan bakar minyak (BBM) saat Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, Polresta Banda Aceh bersama UPTD Metrologi Kota Banda Aceh melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan dan kualitas BBM tetap terjaga bagi masyarakat.

Dalam sidak tersebut, petugas menggunakan alat ukur hydrometer dan thermo-hydrometer untuk menguji kualitas serta ketepatan takaran BBM yang disalurkan kepada konsumen. Pemeriksaan ini menjadi langkah antisipatif guna menghindari praktik kecurangan yang merugikan masyarakat.

Wakasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Iptu Julpandi, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mengawasi distribusi BBM agar tidak terjadi penyimpangan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap liter BBM yang dibeli masyarakat sesuai dengan standar yang ditetapkan. Tidak boleh ada penyimpangan atau penipuan dalam bentuk apa pun,” ujar Julpandi, Rabu, 12 Maret 2025.

Hingga saat ini, hasil pemantauan belum menemukan indikasi adanya penimbunan BBM di Kota Banda Aceh. Meski demikian, Julpandi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.

“Kami akan terus memantau situasi dan tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum jika ada pihak-pihak yang mencoba bermain curang,” tegasnya.

Sidak ini menjadi bagian dari upaya Polresta Banda Aceh dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga BBM selama bulan Ramadan hingga perayaan Lebaran. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok BBM di Banda Aceh aman,” tambahnya.

Dengan adanya pengawasan ketat ini, diharapkan ketersediaan BBM di Banda Aceh tetap stabil dan masyarakat dapat menjalani mudik serta perayaan Lebaran dengan nyaman tanpa kendala bahan bakar.

Editor: Akil