Beranda blog Halaman 415

Forum Komunitas BUMN Aceh Salurkan Bantuan untuk 18 UMKM

0
Ketua FK BUMN, Imsak Ramadhan, menyerahkan bantuan kepada UMKM Krintang Sari dalam kegiatan Charity FK BUMN Aceh, di Aceh Besar, Aceh, Sabtu (16/8/2025). (Foto: ANTARA/Nurul Hasanah)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sebanyak 18 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh mendapatkan bantuan modal usaha dari Forum Komunikasi Badan Usaha Milik Negara (FK BUMN) Aceh. Penyaluran bantuan ini berlangsung dalam kegiatan Charity bertajuk “Spirit of Caring for Sustainable Growth” di Aceh Besar, Sabtu (16/8/2025).

Ketua Panitia Charity FK BUMN Aceh, Irwan HS, menyebut kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen BUMN dalam mendukung pertumbuhan UMKM di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para UMKM yang sudah memenuhi undangan kami. Sebenarnya, keberadaan BUMN di sini jelas untuk membantu mengembangkan UMKM di Aceh,” ujar Irwan, Minggu (17/8/2025).

Ketua FK BUMN Aceh, Imsak Ramadhan, menambahkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi antara BUMN dan pelaku UMKM.

“Mari jadikan momentum ini sebagai penguat semangat kolaborasi antar BUMN dan terus bersinergi menciptakan ekosistem yang sehat bagi tumbuhnya usaha mikro. Insyaallah apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi ladang kebaikan yang membawa kebekahan dunia dan akhirat,” kata Imsak yang juga menjabat sebagai Regional CEO BSI Aceh.

Ia menegaskan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional, termasuk di Aceh. Menurutnya, BUMN tidak hanya berperan menjalankan bisnis, tetapi juga hadir untuk merangkul UMKM agar dapat berkembang.

“UMKM merupakan penggerak roda ekonomi di tingkat akar rumput, penjaga kearifan lokal, dan sumber inspirasi. Kita ingin UMKM yang hadir bisa naik kelas sehingga membawa manfaat yang lebih besar bagi lingkungan, khususnya di Banda Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina FK BUMN Aceh yang juga Kepala Kantor Perwakilan BI Aceh, Agus Chusaini, menekankan pentingnya peran UMKM bagi perekonomian nasional.

“Lebih dari 60 persen PDB kita disumbang UMKM. Bahkan 98 persen tenaga kerja berasal dari UMKM. Karena itu kami berharap kegiatan ini semakin besar tahun depan, agar ekonomi Aceh bisa tumbuh lebih cepat,” ucapnya.

Selain menyalurkan bantuan, FK BUMN Aceh juga memberikan penghargaan kepada 63 peserta turnamen golf yang digelar dalam rangkaian kegiatan charity tersebut.

Adapun 18 UMKM penerima bantuan di antaranya Harvies, Mabruq Sendal, Cut Abang Lhoknga, BUMG Muepadee Mon Ikeun Lhoknga, Haq Market, Al Fatih Kopi, Chantai Takoyaki, Krintang Sari, Troethad, Ulayya, Putroena Souvenir, Usaha Ternak Ayam Petelur Manhajul Fata, Warung Nasi Nyanyak, Usaha Pembibitan Pisang Tahjun, Warung Kopi Hamdani, Usaha Pembibitan Timun Aceh Baki, Taya Kelapa Jelly, UMKM Rovina binti Ahmadi, serta Pengrajin Batik Tulis Aceh.

Gubernur Mualem Terima Lifetime Achievement Perdamaian dari UIN Ar-Raniry

0
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menerima penghargaan Lifetime Achievement dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menerima penghargaan Lifetime Achievement dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, di Meuligoe Gubernur Aceh, Jumat (15/8/2025) sore.

Usai menyerahkan penghargaan, Prof Mujiburrahman menjelaskan bahwa UIN Ar-Raniry sebagai kampus yang fokus pada isu-isu sosial kemasyarakatan, rutin memberikan penghargaan kepada tokoh nasional maupun lokal yang berperan aktif dalam proses perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Republik Indonesia (RI).

“Sesuai dengan adab dan etika ke-Acehan, kami mewakili masyarakat Aceh, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah terlibat aktif dalam proses perdamaian antara RI dan GAM,” ujar Rektor UIN Ar-Raniry.

Menurutnya, Muzakir Manaf yang saat itu menjabat sebagai Panglima GAM merupakan salah satu tokoh kunci dalam penyelesaian konflik Aceh hingga lahirnya perjanjian damai di Helsinki, Finlandia.

“Sesuai dengan yang diceritakan oleh Pak Jusuf Kalla, selaku negosiator perdamaian Aceh kala itu menjelaskan bagaimana beliau melakukan pendekatan dengan semua tokoh GAM, termasuk Pak Gubernur kita Mualem yang saat itu merupakan Panglima GAM,” kata Prof Mujiburrahman.

Ia menambahkan, Jusuf Kalla kala itu menekankan pentingnya membangun kepercayaan sebagai fondasi perdamaian.

“Saat itu, Pak JK menjelaskan bahwa kunci merangkai damai di Aceh adalah kepercayaan. Karena itu, berbekal kepercayaan dari para tokoh GAM saat itu, akhirnya Pak JK melakukan serangkaian pendekatan hingga akhirnya perdamaian RI-GAM yang telah lama dinanti masyarakat terwujud dengan ditandatanganinya MoU di Helsinki, pada 15 Agustus 2005 silam,” jelasnya.

Selain kepada Gubernur Muzakir Manaf, UIN Ar-Raniry juga menganugerahkan Lifetime Achievement kepada T Kamaruzzaman atau Ampon Man, yang merupakan salah satu juru runding GAM dalam proses perdamaian tersebut.

Editor: Akil

Ayah di Bener Meriah Diduga Bacok Anak hingga Tewas, Polisi Dalami Motif

0
Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Kompas)

NUKILAN.ID | REDELONG – Warga Bener Meriah, Aceh, digemparkan oleh peristiwa tragis pembunuhan yang melibatkan hubungan ayah dan anak. Seorang pria berinisial S (48) diduga membacok anak kandungnya, T (30), hingga tewas pada Jumat (15/8/2025) malam di Dusun Uyem Tungel, Kampung Bintang Berangun, Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan kasus ini terungkap setelah warga mendengar keributan dari rumah korban. Seorang warga yang khawatir kemudian menghubungi perangkat dusun untuk memeriksa lokasi.

“Setibanya di tempat kejadian, mereka mendengar pelaku menghubungi keluarganya sambil menangis, mengaku telah melukai anaknya. Tak lama setelah itu, pelaku menutup pintu rumah dan pergi dengan sepeda motor,” ujar Aris kepada wartawan, Sabtu (16/8/2025).

Tak lama berselang, warga menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan luka bacok di kepala, badan, dan tangan. Polisi turut mengamankan sebilah parang yang masih berlumuran darah di lokasi kejadian.

“Kasus ini sangat memprihatinkan karena melibatkan hubungan ayah dan anak. Kami akan menangani perkara ini secara profesional sesuai hukum yang berlaku, dan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mendalami motif di balik peristiwa tragis ini,” jelas Aris.

Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Muyang Kute untuk dilakukan visum et repertum. Sementara itu, polisi berhasil menangkap pelaku yang sempat melarikan diri usai kejadian.

“Tragedi ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar, yang tak menyangka pertikaian dalam rumah tangga bisa berakhir dengan hilangnya nyawa seorang anak di tangan ayah kandungnya sendiri,” kata Aris.

Persiraja Tekuk Barito Putera 1-0 di Laga Uji Coba

0
Persiraja Tekuk Barito Putera 1-0 di Laga Uji Coba. (Foto: Instagram Persiraja)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh berhasil menundukkan Barito Putera dengan skor tipis 1-0 dalam laga uji coba di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (16/8/2025) malam.

Amatan Nukilan.id di lokasi, jual beli serangan langsung tersaji sejak awal pertandingan. Kedua tim tampil agresif, namun Persiraja yang dijuluki Harimau Banda lebih efektif dalam mengolah peluang. Skor tanpa gol bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, tensi permainan semakin meningkat. Gol kemenangan Persiraja akhirnya lahir melalui kaki sang kapten, Miftahun Hamdi, pada menit ke-69. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Laga persahabatan ini menjadi bagian dari persiapan Persiraja menuju ajang Pegadaian Championship 2025 yang akan digelar mulai 12 September mendatang. Uji coba tersebut juga dimanfaatkan sebagai pematangan strategi bagi tim kebanggaan masyarakat Banda Aceh. (xrq)

Reporter: Akil

Satpol PP-WH Aceh Barat Imbau Warga Taat Qanun Syariat Islam

0
Kepala Bidang Wilayatul Hisbah, Lazuan. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.ID | MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) mengimbau masyarakat untuk tetap menaati Qanun Syariat Islam yang berlaku di Aceh.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang Wilayatul Hisbah, Lazuan, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (15/8/2025).

“Kami mengimbau kepada masyarakat, baik di Aceh pada umumnya maupun Aceh Barat khususnya, agar tidak terprovokasi melakukan pelanggaran Qanun Syariat Islam,” ujar Lazuan.

Ia berharap seluruh warga dapat mematuhi qanun yang telah disahkan Pemerintah Aceh, sehingga penerapan syariat Islam berjalan secara kaffah dan menyeluruh.

Patroli 24 Jam

Lazuan menjelaskan, Bidang Wilayatul Hisbah telah melakukan pengawasan melalui patroli rutin sebanyak empat kali dalam 24 jam. Patroli itu bertujuan mempersempit ruang gerak pihak-pihak yang berpotensi melanggar qanun.

“Patroli tidak hanya dilakukan di pusat kota, tetapi juga di kecamatan dan desa-desa. Hal ini dilakukan agar pengawasan dapat merata di seluruh wilayah,” katanya.

Selain patroli, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi Qanun Syariat Islam kepada masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Dalam bulan ini, sosialisasi sudah dilakukan di empat sekolah, yakni SMA Negeri 3, SMK Negeri 1, SMK Negeri 2, dan SMK Negeri 3 Aceh Barat.

“Kami memberikan pemahaman kepada siswa agar tidak melakukan pelanggaran syariat Islam. Diharapkan sejak usia sekolah mereka sudah mengerti aturan dan dapat menjadi teladan di lingkungannya,” ujar Lazuan.

Ajak Masyarakat Berperan Aktif

Lazuan juga mengimbau agar masyarakat turut berperan dalam pengawasan di lingkungannya masing-masing.

“Apabila ditemukan potensi pelanggaran syariat Islam, masyarakat diminta melapor ke pihak berwenang dan tidak main hakim sendiri,” tegasnya.

Pegadaian Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Specialist Strategic Portofolio Monitoring

0
Pegadaian Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Specialist Strategic Portofolio Monitoring. (Foto: Pegadaian)

NUKILAN.ID | JAKARTA – PT Pegadaian kembali membuka kesempatan bagi talenta terbaik untuk berkarier. Dikutip Nukilan.id, perusahaan yang bergerak di bidang jasa gadai dan keuangan tersebut, membuka rekrutmen untuk posisi Specialist Strategic Portofolio Monitoring.

Pendaftaran dibuka mulai 15 hingga 18 Agustus 2025. “Yuk segera daftarkan dirimu melalui link yang tertera untuk bisa mengawali karir bersama Pegadaian,” tulis manajemen dalam pengumuman resminya melalui akun Instagram @pengadaian_id, Jumat (15/8/2025).

Pegadaian menegaskan, proses rekrutmen ini dilakukan secara mandiri dan sepenuhnya berbasis online.

“Proses rekrutmen ini dilakukan secara mandiri dan online, serta tidak bekerja sama dengan perusahaan travel manapun dan tidak dipungut biaya,” demikian penegasan pihak perusahaan.

Selain itu, calon pelamar juga diimbau untuk berhati-hati terhadap pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Hati-hati dan waspada jika terdapat pihak-pihak yang mengaku sebagai panitia dan meminta sejumlah uang. Informasi resmi hanya melalui media sosial dan website resmi PT Pegadaian,” imbau mereka.

Perusahaan juga memberikan catatan teknis bagi pelamar agar proses pendaftaran berjalan lancar. Untuk menghindari traffic pada laman pendaftaran, peserta disarankan untuk membuka tautan hanya pada 1 tab browser.

Informasi detail mengenai lowongan ini dapat diakses melalui kanal resmi PT Pegadaian, baik website maupun media sosial perusahaan. (XRQ)

Reporter: Akil

Persiraja Uji Kekuatan Lawan Barito Putera di Banda Aceh Malam Ini

0
Persiraja Banda Aceh (Foto: @persiraja_official)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh akan melakoni laga uji coba menghadapi Barito Putera pada Sabtu (16/8/2025) malam di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh. Kick off dijadwalkan pukul 20.30 WIB.

Amatan Nukilan.id, pertandingan bertajuk Friendly Match ini menjadi bagian dari persiapan skuad Harimau Banda menjelang bergulirnya Pegadaian Championship yang resmi dimulai pada 12 September 2025.

Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, menyebut duel kontra Barito akan dimanfaatkan untuk melihat sejauh mana perkembangan tim setelah menjalani persiapan intensif.

“Kita melakukan ujicoba melawan Barito Putera ini, jadi momen yang bagus buat kita. Kita sudah melakukan ujicoba melawan tim lokal sebelumnya. Lawan Barito ini ujicoba yang selevel, kita ingin melihat sejauh mana progres tim setelah menjalani 20 hari latihan,” ujarnya dalam keterangan pers.

Selain menjadi ajang pematangan strategi, laga ini juga diharapkan menghadirkan hiburan bagi masyarakat Banda Aceh yang rindu menyaksikan Persiraja tampil menghadapi tim selevel. (XRQ)

Reporter: AKil

Ombudsman Aceh Ungkap Pungutan Ilegal Rp11 Miliar di 12 Madrasah

0
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Aceh menemukan dugaan malaadministrasi dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di 12 madrasah di Kota Banda Aceh.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, mengatakan pelanggaran itu terutama terkait pungutan di luar ketentuan, seperti penjualan seragam dan buku kepada peserta didik baru.

“Kami menemukan pelanggaran atau malaadministrasi dalam proses penerimaan peserta didik baru di 12 madrasah. Semua madrasah tersebut berada di Kota Banda Aceh. Sebagian besar malaadministrasi terkait pungutan yang tidak sesuai ketentuan,” ujar Dian di Banda Aceh, Jumat (15/8/2025).

Ia memperkirakan total pungutan mencapai Rp11 miliar. Praktik tersebut, lanjutnya, jelas bertentangan dengan peraturan pemerintah tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan serta petunjuk teknis PPDB di lingkungan madrasah.

Terkait temuan itu, Ombudsman telah menyampaikan laporan hasil pemeriksaan kepada Kementerian Agama Aceh dan Kementerian Agama Kota Banda Aceh.

“Dalam laporan hasil pemeriksaan, kami menyarankan pengembalian pungutan. Sebagian madrasah ada yang sudah mengembalikan pungutan, baik seluruhnya maupun sebagian,” kata Dian.

Ia menegaskan, pungutan dalam PPDB dilarang karena berpotensi membatasi akses pendidikan, mencederai prinsip keadilan, dan menimbulkan diskriminasi berdasarkan kemampuan ekonomi.

“Akses pendidikan berkualitas adalah hak setiap anak. Pendidikan berkualitas adalah keistimewaan Aceh. Penyelenggaraan pendidikan bebas pungutan adalah wujud Aceh mulia,” tutur Dian.

Bunda PAUD Aceh Besar Rita Mayasari Ikuti Pembekalan Program Kerja

0
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Besar, Rita Mayasari, bersama pengurus dan Bunda PAUD se-Aceh Besar mengikuti pembekalan program kerja di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Jumat (15/8/2025). (Foto: Humas Aceh Besar)

NUKILAN.ID | JANTHO – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Besar, Rita Mayasari, bersama pengurus dan Bunda PAUD se-Aceh Besar mengikuti pembekalan program kerja di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Jumat (15/8/2025).

Pembekalan bertema Peran Bunda PAUD dalam Mewujudkan PAUD Bermutu itu disampaikan oleh anggota Bidang Kesehatan Bunda PAUD Provinsi Aceh, Rahmayano SMK M.Kes. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Bunda PAUD kecamatan di Aceh Besar.

Rita Mayasari menegaskan bahwa keberhasilan PAUD di Aceh Besar harus mendapat dukungan semua pihak.

“Kita mengajak semua pihak untuk terus mendukung kemajuan pendidikan bagi anak di Aceh Besar,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pembekalan yang dilaksanakan telah memberikan pemahaman dan keterampilan bagi anggota Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD dalam melaksanakan tugas.

“Pembekalan ini bertujuan untuk menyukseskan gerakan PAUD berkualitas dan meningkatkan koordinasi serta sinergi antar berbagai pihak terkait,” tuturnya.

Adapun tujuan pembekalan Pokja Bunda PAUD antara lain memberikan pemahaman lebih mendalam tentang peran dan tugas dalam mendukung PAUD berkualitas, membekali anggota Pokja dengan keterampilan untuk melaksanakan program, serta membangun sinergi dengan berbagai pihak, seperti dinas pendidikan maupun organisasi mitra.

Selain itu, peserta juga menerima informasi mengenai kebijakan, program, dan regulasi PAUD, penyusunan rencana kegiatan tahunan, hingga pendampingan serta pembinaan layanan PAUD.

“Kami yakin dengan pembekalan Pokja Bunda PAUD ini dapat menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Aceh Besar yang akan dapat berperan aktif dalam mewujudkan PAUD berkualitas untuk masa depan anak-anak Indonesia,” tutup Rita Mayasari.

Wali Nanggroe Soroti Aceh Masih Bergantung APBA, Investasi Rendah

0
Ilustrasi Investasi. (Foto: Universitas Airlangga)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dua dekade setelah perdamaian tercapai, pembangunan di Tanah Rencong dinilai belum menunjukkan kemajuan berarti. Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar menegaskan sejumlah persoalan mendasar masih membelit daerah tersebut.

“Kita saksikan hari ini adalah Aceh masih ketergantungan yang tinggi terhadap belanja APBA (Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh), rendahnya investasi sektor real, dan belum tumbuhnya industri besar atau infrastruktur ekonomi yang berkelanjutan,” kata Malik Mahmud dalam sambutannya pada peringatan 20 tahun damai Aceh di Gedung Balee Meuseraya Aceh (BMA), Banda Aceh, Jumat (15/8/2025).

Malik, yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan menandatangani perjanjian damai di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005 lalu, menyebut kondisi Aceh bahkan mengalami sejumlah kemunduran.

Menurutnya, tingkat pengangguran masih tinggi dan ketimpangan kesejahteraan antarwilayah belum teratasi. Ia juga menyoroti implementasi butir-butir kesepakatan damai yang dinilai belum sepenuhnya terealisasi.

“Banyak butir-butir yang penting, termasuk pengelolaan sumber daya alam dan pembentukan lembaga-lembaga khusus seperti pengakuan simbol-simbol lokal hingga penyelesaian masalah korban-korban konflik seperti halnya apa yang telah dijanjikan kepada para korban dan keluarga korban,” jelasnya.

Wali Nanggroe ke-9 itu menambahkan, pelaksanaan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) masih jauh dari harapan. “Undang-undang ini bukan hanya simbol hukum, tetapi kondisi Pemerintahan Aceh yang berkeadilan dan berdaulat secara administratif,” lanjut Malik.

Ia menegaskan kritik tersebut bukan untuk menyalahkan pihak tertentu, melainkan bentuk tanggung jawab moral sekaligus amanah dari rakyat Aceh.

“Oleh karenanya kita harus jujur melihat ke dalam, apakah kita telah menggunakan perdamaian ini dengan sebaik-baiknya, apakah kita telah memahamkan untuk memperbaiki nasib rakyat kita. Jawabannya adalah masih belum. Maka, 20 tahun ini harus kita jadikan titik balik. Kita tidak boleh terjebak dalam nostalgia dan seremoni,” tegasnya.

Malik menyerukan agar seluruh pihak kembali bersatu membangun Aceh dengan semangat damai, keadilan, dan kemajuan nyata. Ia mengingatkan, perdamaian bukan hanya warisan masa lalu, melainkan tanggung jawab generasi saat ini dan yang akan datang.

“Saya menegaskan bahwa perdamaian Aceh adalah anugerah yang mahal tetapi rapuh kalau tidak ditangani dengan baik. Ia hanya akan bertahan jika terus kita rawat, kita isi, dan kita memberi makna yang dalam,” pungkasnya.