Beranda blog Halaman 280

Persiraja Banda Aceh Bungkam ARI 98 FC 3-0 dalam Laga Uji Coba

0
persiraja
Persiraja Banda Aceh Bungkam ARI 98 FC 3-0 dalam Laga Uji Coba. (Foto: Instagram Persiraja)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas ARI 98 FC dalam laga Pre-Season Friendly Match yang berlangsung di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (23/8/2025) malam.

Amatan Nukilan.id di lokasi jual beli serangan langsung diperlihatkan oleh kedua kesebelasan. Meski demikian, tim berjuluk Harimau Banda lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Gol pertama Persiraja lahir dari kaki sang kapten, Miftahun Hamdi, pada menit ke-19. Hanya berselang lima menit, tim asuhan Akhyar Ilyas kembali menggandakan keunggulan melalui aksi Matheus pada menit ke-24. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi. ARI 98 FC tampil lebih solid di lini pertahanan, membuat barisan depan Persiraja kesulitan menambah gol.

Namun, menjelang laga usai, pemain muda Persiraja, Mahyuddin, berhasil menembus pertahanan lawan dan mencetak gol pada menit ke-84. Skor 3-0 menutup pertandingan untuk kemenangan Persiraja.

Laga ini menjadi bagian dari persiapan Persiraja sebelum berlaga di Pegadaian Championship yang dijadwalkan dimulai pada 12 September 2025. Pertandingan uji coba tersebut juga menjadi ajang pematangan strategi bagi tim kebanggaan masyarakat Banda Aceh. (XRQ)

Reporter: AKil

5 Stadion Klub Pegadaian Championship Tanpa Lintasan Atletik, Bikin Penonton Lebih Dekat ke Lapangan

0
stadion
Foto udara Stadion Maguwoharjo di Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (20/3/2025). (Foto: DetikSport)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kasta kedua liga sepak bola Indonesia, Pegadaian Championship, akan resmi bergulir pada 12 September 2025 mendatang. Kompetisi musim 2025/2026 ini akan menggunakan 17 stadion di berbagai daerah.

Menariknya, dari jumlah tersebut terdapat lima stadion yang tidak memiliki lintasan atletik. Ketiadaan lintasan atletik dinilai membuat stadion terlihat lebih modern serta memberikan jarak pandang penonton ke lapangan yang lebih dekat.

Berikut Nukilan.id merangkum lima stadion klub peserta Pegadaian Championship yang masuk kategori tanpa lintasan atletik:

1. Stadion H. Dimurtala, Banda Aceh

Stadion H. Dimurthala Lampineung berlokasi di Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Stadion ini dinamakan untuk menghormati tokoh sepak bola Aceh sekaligus legenda Persiraja, H. Dimurthala atau Bang Mur. Dengan kapasitas mencapai 20.000 penonton, stadion ini menjadi markas Persiraja Banda Aceh.

2. Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang

Dikenal juga dengan sebutan SUSU atau Stadion Deli, stadion ini memiliki kapasitas 25.750 penonton dan terletak di Kompleks Olahraga Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dibangun untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024, stadion ini menjadi venue upacara penutupan PON pada 20 September 2024. Saat ini, stadion tersebut resmi menjadi markas PSMS Medan.

3. Stadion Maguwoharjo, Sleman

Berlokasi di Kabupaten Sleman, DIY, Stadion Maguwoharjo merupakan markas PSS Sleman. Stadion ini dikenal sebagai salah satu yang paling modern dengan kapasitas terkini 20.595 kursi, usai renovasi pada 2024. Desainnya terinspirasi dari stadion legendaris San Siro, dengan ciri khas menara berlorong spiral di empat sudut tribun.

4. Stadion Surajaya, Lamongan

Stadion kebanggaan masyarakat Lamongan ini menjadi kandang Persela Lamongan. Surajaya memiliki kapasitas 11.214 kursi single seat, lengkap dengan bangku VVIP, VIP, tribun reguler, hingga fasilitas difabel. Stadion ini juga dilengkapi dengan mushala, ruang ganti, serta toilet modern, menjadikannya sesuai standar FIFA.

5. Stadion Batakan, Balikpapan

Stadion berkapasitas 40.000 penonton ini berada di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur. Persiba Balikpapan resmi menjadikan stadion yang diresmikan pada 9 September 2017 ini sebagai kandang baru, menggantikan Stadion Persiba lama. Megah dan modern, Batakan menjadi salah satu ikon stadion terbesar di Kalimantan Timur.

Dengan hadirnya lima stadion tanpa lintasan atletik, atmosfer pertandingan Pegadaian Championship musim ini diprediksi bakal lebih semarak. Penonton dapat menikmati laga dengan jarak pandang yang lebih dekat, menghadirkan sensasi khas stadion modern di level kompetisi kasta kedua sepak bola nasional. (XRQ)

Reporter: Akil

Gaet Wisatawan, TIM Gelar Festival Kuliner dan Seni Budaya Aceh di Jakarta

0
Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM) menyelenggarakan Festival Kuliner dan Seni Budaya Aceh 2025, di Mal Plaza Festival, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Foto direkam Jumat (22/8/2025) malam. (Foto: Ist)

NUKILAN.ID | JAKARTA — Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM) menggelar Festival Kuliner dan Seni Budaya Aceh 2025 di Mal Plaza Festival, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Acara bertema “Aceh untuk Indonesia, Harmoni Nusantara Menuju Indonesia Emas” ini berlangsung sejak Jumat hingga Minggu, 22–31 Agustus 2025, mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.

Ketua Umum PPTIM, Muslim Armas, mengatakan festival tahun ini semakin meriah dengan hadirnya lomba Tari Ratoh Jaroe tingkat nasional dalam rangka memperingati HUT ke-75 TIM.

“Acara ini juga turut diisi dengan lomba Tari Ratoh Jaroe tingkat nasional dalam rangka merayakan HUT ke-75 TIM,” ujar Muslim Armas, Jumat (22/8/2025).

Menurutnya, lomba tersebut diikuti sekitar 2.200 siswa SMP dan SMA se-Jabodetabek. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai sajian kuliner khas Aceh, aneka kerajinan tangan, serta pertunjukan seni budaya, mulai dari Tari Likok Pulo, pembacaan Dalail Khairat, hingga Zikir Barzanji.

“Kegiatan ini digelar untuk mempererat hubungan antarwarga Aceh dan antara warga Aceh dengan masyarakat umum, serta mempromosikan dan memperluas kecintaan terhadap kuliner, seni, dan budaya Aceh, termasuk tarian tradisional, seperti Ratoh Jaroe, dan lainnya,” jelasnya.

Muslim menambahkan, festival ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap warisan budaya Aceh sekaligus upaya menghidupkan nilai kebudayaan dalam bingkai kebangsaan.

Ia berharap penyelenggaraan festival dapat menjadi sarana promosi pariwisata Aceh kepada masyarakat luas.

“Dengan semakin kenal Aceh, maka diharapkan wisatawan akan semakin banyak yang tertarik untuk mengunjungi Aceh. Ini juga sebagai upaya kita mempromosikan pariwisata dan potensi investasi Aceh,” ujarnya.

Meski sudah dimulai sejak Jumat (22/8/2025), seremonial pembukaan baru akan digelar pada Minggu (24/8/2025). Rencananya, acara pembukaan akan dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haytar, serta Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Distanbun Aceh Pastikan Cadangan Pangan Tetap Terkendali

0
Ilustrasi Padi. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Produksi padi di Aceh terus menunjukkan perkembangan positif meskipun wilayah tersebut tengah menghadapi musim kemarau. Sejumlah program dari Kementerian Pertanian bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh disebut mampu menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah.

Hal ini disampaikan oleh Safrizal, SP., M.PA, Kepala Bidang Tanaman Pangan Distanbun Aceh, dalam wawancara bersama RRI Banda Aceh, Rabu (23/8/2025).

Safrizal menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian memiliki peran besar dalam mendorong petani serta pelaku usaha pertanian untuk meningkatkan produksi padi melalui berbagai fasilitas. Di antaranya penyediaan pompa air, pembangunan irigasi perpompaan dan perpipaan, serta pengoptimalan lahan pertanian.

“Langkah-langkah ini terbukti berhasil. Hingga saat ini produksi padi kita masih menunjukkan tren positif. Kami optimis sampai akhir tahun hasilnya bisa terus meningkat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti aspek ketahanan pangan berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012, khususnya terkait ketersediaan pangan yang kini dinilai terpenuhi dari produksi lokal.

“Dari sisi ketersediaan, Aceh tidak melakukan impor beras. Cadangan pangan kita pun aman karena Bulog secara masif menyerap gabah petani,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi gabah Aceh hingga pertengahan 2025 telah mencapai 1,2 juta ton. Safrizal menyebut angka tersebut memberi peluang besar untuk mencapai target 1,7 juta ton hingga akhir tahun.

Ia melihat tren produksi yang tetap stabil di sejumlah daerah yang memasuki musim panen.

“Tren produksi cenderung positif. Kami melihat peluang untuk memenuhi target cukup besar,” katanya.

Safrizal menegaskan, melalui dukungan pemerintah dan kolaborasi dengan para petani, kondisi ketahanan pangan Aceh diyakini akan terus terjaga.

18 Siswa Madrasah Aceh Selatan Ikuti OSMA 2025 di Tingkat Provinsi

0
18 Siswa Madrasah Aceh Selatan Ikuti OSMA 2025 di Tingkat Provinsi. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sebanyak 18 siswa madrasah dari Aceh Selatan ambil bagian dalam Olimpiade Sains Madrasah Aceh (OSMA) 2025 yang digelar di Aula Jeddah, Asrama Haji Embarkasi Aceh, pada 22–24 Agustus 2025.

Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Aceh Selatan. Untuk jenjang MI, peserta berasal dari MIN 8 Aceh Selatan, MIN 22 Aceh Selatan, dan MIN 27 Aceh Selatan, masing-masing satu siswa.

Pada jenjang MTs, ada MTsN 2 Aceh Selatan, MTsN 3 Aceh Selatan, dan MTsS Cahaya Qur’an yang mengirim total empat peserta. Sementara jenjang MA diwakili MAN 2 Aceh Selatan (2 peserta), MAN 3 Aceh Selatan (1 peserta), MAN 4 Aceh Selatan (6 peserta), dan MAS Darul Aitami (2 peserta).

Kegiatan OSMA 2025 tingkat provinsi ini resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, H. Khairul Azhar, S.Ag., M.Si.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Selatan, Khairul Huda, S.HI., M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan bagi seluruh peserta yang tampil di ajang bergengsi tersebut.

“Dengan semangat para peserta dalam ajang OSMA ini, semoga menjadi motivasi dan menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan sains di madrasah, sehingga lahir generasi madrasah yang unggul dan berdaya saing,” ujar Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Dailami Hasmar, S.Ag., yang juga hadir mewakili Kakankemenag.

Dailami, yang juga menjabat Ketua Komite OSMA Kabupaten Aceh Selatan, berharap keikutsertaan siswa madrasah di tingkat provinsi menjadi pemicu lahirnya generasi unggul di bidang sains.

Tahun ini, OSMA tingkat Provinsi Aceh diikuti oleh 385 peserta dari 23 kabupaten/kota. Rinciannya, 67 peserta tingkat MI, 103 peserta tingkat MTs, dan 215 peserta tingkat MA.

Editor: AKil

MUI Berikan Rekomendasi Pengembalian Tanah Blang Padang ke Masjid Raya Baiturrahman

0
Surat Rekomendasi MUI untuk pengembalian tanah wakaf Blang Padang ke Masjid Raya Baiturrahman. (Foto: tangkapan layar)

NUKILAN.ID | Banda Aceh – Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi memberikan rekomendasi dan dukungan penuh terhadap upaya pengembalian Tanah Wakaf Blang Padang di Banda Aceh kepada Nazhir Wakaf Masjid Raya Baiturrahman. Persetujuan tersebut dituangkan dalam surat MUI Nomor: B-3025/DP-MUI/VIII/2025 tertanggal 14 Agustus 2025 M (20 Shafar 1447 H), yang ditujukan langsung kepada Gubernur Aceh.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali atau Lem Faisal membenarkan berita tersebut. Menurutnya, hal ini merupakan dukungan yang sangat besar bagi masyarakat Aceh terkait kembalinya tanah wakaf Blang Padang kepada Masjid Raya Baiturrahman.

“Ya, benar. Ini merupakan dukungan yang sangat membantu masyarakat Aceh,” ujarnya kepada Nukilan, Sabtu (23/8/2025).

Dia menambahkan, rekomendasi ini memberikan energi baru bagi masyarakat Aceh dan harapan kembalinya tanah wakaf Blang Padang ke Masjid Raya Baiturrahman.

“Ini menambah energi positif dalam pengembalian tanah Blang Padang ke Masjid Raya Baiturrahman,” katanya.

Dalam surat tersebut disebutkan, Dewan Pimpinan MUI memberikan rekomendasi dan dukungan sepenuhnya bagi ikhtiar pengembalian Tanah Wakaf Blang Padang di Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, kepada Nazhir Wakaf Masjid Raya Baiturrahman.

“Upaya ini ditujukan demi kemaslahatan, kemakmuran, dan kemajuan Masjid Raya Baiturrahman,” tulis surat yang ditandatangani Ketua Umum MUI, KH M Anwar Iskandar, bersama Sekjen H H Amirsyah Tambunan.

Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengajukan permohonan resmi kepada MUI Pusat melalui surat bernomor 400.8.2.4/954 pada 23 Juli 2025. Permohonan serupa juga diajukan Dinas Syariat Islam Aceh.

Dalam proses pembahasan, MUI melibatkan sejumlah pihak, termasuk MPU Aceh, Dinas Syariat Islam Aceh, dan Nazhir Wakaf Masjid Raya Baiturrahman. Koordinasi dilakukan secara daring pada Jumat, 8 Agustus 2025, bersama pimpinan bidang, komisi fatwa, serta komisi hukum dan HAM MUI.

Dengan keluarnya rekomendasi ini, langkah pengembalian tanah wakaf yang selama ini menjadi perbincangan publik di Aceh mendapat legitimasi dari MUI Pusat. []

Reporter: Sammy

Gratis dan Tanpa Iklan, Begini Cara WhatsApp Raup Pendapatan

0
WhatsApp. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.ID | JAKARTA – WhatsApp dikenal sebagai salah satu aplikasi perpesanan terbesar di dunia dengan lebih dari 2 miliar pengguna di 180 negara. Aplikasi ini populer karena gratis dan bebas dari iklan. Namun, banyak yang bertanya-tanya, bagaimana WhatsApp menghasilkan keuntungan?

Awalnya, WhatsApp menggunakan model berlangganan. Pengguna membayar sekitar 1 dolar AS per tahun setelah masa uji coba. Skema ini membuat WhatsApp mampu meraup pendapatan sekitar 700 juta dolar AS per tahun sebelum diakuisisi Meta pada 2014 dengan nilai 19 miliar dolar AS.

Setelah akuisisi, Meta menghentikan biaya berlangganan itu pada 2016. Tujuannya agar basis pengguna WhatsApp semakin meluas. Strategi ini terbukti berhasil membuat WhatsApp lebih cepat menjangkau banyak orang, meningkatkan keterlibatan, sekaligus membangun kepercayaan pengguna.

Sebagai gantinya, Meta berfokus pada monetisasi melalui fitur khusus bisnis. Layanan ini membantu perusahaan besar mengelola komunikasi dengan pelanggan langsung lewat WhatsApp.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Nukilan.id dari beberapa sumber, meskipun laporan keuangannya tidak dipublikasikan, beberapa perkiraan menyebut WhatsApp menghasilkan pendapatan sebesar 27 miliar dolar AS pada kuartal pertama 2022. Pendapatan tersebut mayoritas berasal dari layanan WhatsApp Business API.

Layanan ini memungkinkan bisnis menengah hingga besar mengirim pesan otomatis, mengintegrasikan sistem CRM, hingga melakukan segmentasi pelanggan. Biaya dikenakan berdasarkan volume dan jenis pesan yang dikirimkan.

Selain itu, WhatsApp juga mengandalkan beberapa sumber pendapatan lain:

  1. Click-to-WhatsApp Ads
    Fitur ini menghubungkan iklan di Facebook dan Instagram dengan WhatsApp. Pengguna bisa langsung memulai percakapan dengan bisnis melalui klik pada iklan tersebut.

  2. WhatsApp Pay
    Fitur pembayaran dalam aplikasi yang telah tersedia di India dan Brasil. Meski tidak membebankan biaya ke pengguna, WhatsApp mendapat komisi dari setiap transaksi melalui bank atau penyedia layanan lokal.

Ke depan, Meta disebut tengah mempertimbangkan menampilkan iklan di fitur Status WhatsApp, serupa dengan iklan di Instagram Stories. Selain itu, peningkatan fitur di WhatsApp Business API juga digodok, seperti analitik mendalam dan alat otomatisasi lebih canggih untuk menarik lebih banyak pelaku usaha. (XRQ)

Reporter: Akil

Piala Menpora U-15 Regional Aceh, Tim Aceh Tamiang Kuasai Klasemen Sementara

0
Empat wakil Aceh Tamiang memimpin klasemen sementara turnamen sepak bola Piala Menpora U-15 Regional Aceh 2025. (Foto: Ist)

NUKILAN.ID | KUALASIMPANG – Tim-tim asal Aceh Tamiang tampil perkasa pada laga perdana Piala Menpora U-15 Regional Aceh 2025. Empat wakil daerah ini sukses memuncaki klasemen sementara di grup masing-masing.

Di Grup A, Persati dan Anak Tamiang sama-sama mengantongi tiga poin. Persati membuka langkah dengan meyakinkan setelah menggulung Raja Muda dengan skor telak 5-0. Sementara itu, Anak Tamiang tak kalah garang usai menundukkan Musara Gayo 4-0.

Dominasi Aceh Tamiang juga terlihat di grup lainnya. Garda FC, yang bermarkas di daerah yang sama, menguasai Grup C, sedangkan Tamiang United kokoh di puncak Grup D.

Secara keseluruhan, Aceh Tamiang mengirim lima wakil dalam turnamen yang diikuti 16 tim ini. Satu tim lainnya, Muda Sedia, saat ini menempati posisi kedua Grup B. Meski demikian, peluang mereka untuk naik ke puncak masih terbuka. Pasalnya, Muda Sedia baru memainkan satu laga, sedangkan pesaing terdekatnya, Sidiq FC, sudah melakoni dua pertandingan dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Turnamen ini masih menyisakan sejumlah pertandingan, sehingga persaingan menuju babak selanjutnya diprediksi bakal berlangsung ketat. (*)

Persiraja Gelar Laga Uji Coba Lawan ARI 98 FC di Stadion H. Dimurthala Malam Ini

0
persiraja
Persiraja Banda Aceh akan menggelar laga Pre-Season Friendly Match melawan ARI 98 FC pada Sabtu (23/8/2025) malam di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh. Pertandingan akan dimulai pukul 20.30 WIB. (Foto: Instagram Persiraja)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh akan menggelar laga Pre-Season Friendly Match melawan ARI 98 FC pada Sabtu (23/8/2025) malam di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh. Pertandingan akan dimulai pukul 20.30 WIB.

Laga ini menjadi bagian dari persiapan tim berjuluk Harimau Banda menjelang bergulirnya Pegadaian Championship yang dijadwalkan resmi dimulai pada 12 September 2025. Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, akan memanfaatkan laga tersebut sebagai ajang uji coba sekaligus pematangan strategi.

Bagi pendukung Persiraja dan pecinta sepak bola Aceh, manajemen klub juga telah mengumumkan harga tiket masuk. Tiket Tribun VVIP dijual Rp 50.000, VIP A dan VIP B masing-masing Rp 20.000, serta Tribun C Rp 15.000.

“Penjualan tiket hari ini dimulai pukul 18.00 WIB di loket Stadion H. Dimurthala. Lantak Laju!” tulis Persiraja dalam akun Instagram resminya, Sabtu (23/8/2025), sebagaimana dilansir Nukilan.id.

Pertandingan ini diharapkan menjadi hiburan menarik bagi masyarakat Banda Aceh sekaligus ajang pemanasan bagi Persiraja sebelum menghadapi kompetisi resmi. (XRQ)

Reporter: Akil

Forum Dakwah Perbatasan Berangkatkan Anak Asuh ke Malaysia

0
Sekretaris FDP, Dr Abizal M Yati saat melepas keberangkatan tiga anak asuh FDP untuk melanjutkan pendidikan ke madrasah Mustafawiyah, Kedah, Malaysia melalui Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025) (Foto: FDP)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Forum Dakwah Perbatasan (FDP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan Aceh dan Sumatera Utara. Pada Jumat (22/8/2025), lembaga tersebut memberangkatkan tiga anak asuhnya untuk melanjutkan pendidikan ke Madrasah Mustafawiyah, Kedah, Malaysia.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah mengantarkan tiga anak asuh FDP berangkat ke madrasah Mustafawiyah, Kedah, Malaysia,” ujar Ketua Umum FDP, dr Nurkhalis, di Banda Aceh.

Keberangkatan para santri ini dilepas langsung oleh Sekretaris FDP, Dr Abizal M Yati, di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. Nurkhalis menyebut langkah ini menjadi bagian dari cita-cita besar FDP dalam mencetak kader muda perbatasan yang berdaya saing global.

Menurutnya, pendidikan di Madrasah Mustafawiyah Kedah tidak hanya memberikan bekal ilmu agama, tetapi juga memperluas wawasan internasional para santri. “Ini adalah wujud nyata dari ikhtiar FDP dalam melahirkan generasi perbatasan yang berpendidikan tinggi, berakhlak mulia, dan siap mengabdi untuk umat,” katanya.

Ia menambahkan, keberangkatan tiga anak asuh tersebut tidak terlepas dari dukungan para donatur, relawan, serta masyarakat yang terus mempercayai program pendidikan FDP. “Kami mohon doa dan restu dari seluruh ikhwan dan sahabat agar perjalanan ini dimudahkan, serta anak-anak kita dapat menuntut ilmu dengan baik dan kelak kembali untuk membangun daerah perbatasan,” ujarnya.

Lebih jauh, Nurkhalis berharap langkah kecil ini bisa memberi inspirasi bahwa anak-anak dari daerah perbatasan pun memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan berkualitas, bahkan hingga ke luar negeri.

“Harapannya, para santri ini kelak menjadi kader dakwah dan pemimpin masa depan yang membawa keberkahan bagi umat, bangsa, dan negara,” tutur dia.