Beranda blog Halaman 264

Kolaborasi Pemerintah dan Lembaga Riset Dinilai Bisa Jadi Game Changer Pembangunan Aceh

0
Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. (Foto: Disbudpar Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Riset dan perencanaan pembangunan merupakan fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) selama ini menjadi motor utama penyusunan strategi pembangunan, namun kebutuhan akan data akurat dan inovatif semakin menuntut adanya dukungan dari lembaga riset.

Nukilan.id menghubungi Saddam Rassanjani, peneliti di Jaringan Survei Inisiatif (JSI), untuk menanyakan sejauh mana kolaborasi pemerintah dengan lembaga riset lokal bisa memperkuat kualitas perencanaan pembangunan di Aceh.

Menanggapi hal tersebut, Saddam menilai bahwa sinergi pemerintah dan lembaga riset tidak sekadar pelengkap, tetapi bisa menjadi pengubah arah pembangunan di Aceh.

“Kolaborasi pemerintah dengan lembaga riset lokal berpotensi menjadi game changer dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan Aceh,” ungkap Saddam pada Senin (1/9/2025) lalu.

Ia kemudian menjelaskan, hubungan yang saling melengkapi antara pemerintah dan lembaga riset sangat krusial sehingga akan berjalan efektif jika masing-masing pihak memahami perannya.

“Dalam kerangka evidence-based policy, pemerintah berperan sebagai pengguna bukti atau evidence user, sementara peneliti adalah penghasil bukti atau evidence producer,” katanya.

Namun, Saddam mengingatkan adanya jurang komunikasi yang sering kali menjadi hambatan. Jika tidak dijembatani, riset berisiko hanya menjadi tumpukan dokumen yang tidak berguna dalam praktik kebijakan.

“Tanpa adanya komunikasi yang intensif di antara keduanya, hasil riset hanya akan berhenti di perpustakaan, sementara kebijakan akan tetap berbasis intuisi,” tegas Saddam yang juga akademisi FISIP USK tersebut.

Karena itu, ia menekankan perlunya mekanisme yang dapat mempertemukan pemerintah dan peneliti secara berkelanjutan. Menurutnya, ruang dialog formal dapat memastikan riset benar-benar memberi manfaat nyata dalam pengambilan keputusan publik.

“Forum konsultasi riset bersama dapat memperkuat hasil penelitian dan menjadikannya sebagai landasan utama dalam perumusan kebijakan yang bisa lebih akurat,” pungkas Saddam. (XRQ)

Reporter: Akil

Poltas Sambut 25 Mahasiswa Penerima Beasiswa Aceh Carong 2025

0
Sebanyak 25 mahasiswa penerima Beasiswa Aceh Carong resmi bergabung dengan Politeknik Aceh Selatan (Poltas). (Foto: LLDikti13)

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Sebanyak 25 mahasiswa penerima Beasiswa Aceh Carong resmi bergabung dengan Politeknik Aceh Selatan (Poltas). Prosesi serah terima mahasiswa tersebut dilakukan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh kepada pihak Poltas di ruang rapat kampus, Jumat (29/8/2025).

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Aceh dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan vokasi. Para mahasiswa penerima beasiswa akan menempuh pendidikan pada program studi unggulan di Poltas, yakni D-III Teknik Industri, Teknik Mesin, serta Komputer dan Informatika. Seluruh program studi tersebut telah berstatus akreditasi Baik Sekali.

Poltas menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berbasis kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, didukung fasilitas memadai serta tenaga pengajar yang berkualitas. Pihak kampus juga berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima beasiswa untuk menimba ilmu dengan tekun.

Poltas optimistis, para mahasiswa penerima Beasiswa Aceh Carong mampu tumbuh menjadi lulusan yang berdaya saing tinggi, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

Pemkab Aceh Besar Apresiasi Festival Literasi Disperpusip

0
Bunda Literasi Aceh Besar, Rita Mayasari saat mengunjungi Stand Pameran di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Aceh, Lamnyong, Kota Banda Aceh pada Senin (1/9/2025). (Foto: Media Center Aceh Besar)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Literasi Aceh yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Aceh di Lamnyong, Kota Banda Aceh, Senin (1/9/2025).

Bunda Literasi Aceh Besar, Rita Mayasari, turut hadir dalam festival tersebut sekaligus mengunjungi stand pameran milik Disperpusip Aceh Besar. Ia menilai kegiatan itu sangat penting untuk memperkuat semangat berliterasi di kalangan masyarakat Aceh, khususnya generasi muda.

“Bagi Bunda Literasi yang baru dikukuhkan, tentu sangat penting terlibat secara langsung. Untuk itu mari kita dukung bersama, karena dengan literasi akan mensejahterakan,” ujar Rita.

Kepala Disperpusip Aceh Besar, Fazlun, menambahkan pihaknya kini tengah gencar menggalakkan berbagai kegiatan literasi di daerah. Menurutnya, literasi menjadi pintu masuk untuk membangun kejayaan generasi mendatang.

“Melalui literasi kita membuka jendela menuju kejayaan, karena itu, festival seperti ini penting untuk menumbuhkan budaya baca di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pemuda,” ucap Fazlun.

Festival Literasi Aceh tahun ini resmi dibuka oleh Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan Aceh. Acara berlangsung meriah dengan dihadiri unsur Forkopimda, Wali Nanggroe, Kepala DPKA, kepala dinas perpustakaan dan kearsipan dari 23 kabupaten/kota, serta para tokoh literasi dan pelajar dari seluruh Aceh.

Berbagai agenda menarik turut disajikan, mulai dari pameran, gelar wicara, hingga pameran karya literasi. Festival ini akan berlangsung hingga 4 September 2025 dan terbuka bagi masyarakat umum, pelajar, serta pemerhati literasi dari seluruh Aceh.

Editor: Akil

Prabowo Pertanyakan Outcome dari Dana Otsus Papua dan Aceh

0
Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Dok. Kemenkeu)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto disebut berulang kali mempertanyakan efektivitas Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang selama ini digelontorkan pemerintah pusat untuk Papua dan Aceh. Meski setiap tahun anggaran digelontorkan, hasil yang dirasakan masyarakat dinilai belum nyata.

Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI secara virtual, Selasa (2/9/2025).

“Karena concern atau kepedulian dan perhatian mengenai otonomi khusus, itu bapak presiden berkali-kali menanyakan hasilnya apa dari otsus ini. Sesudah lebih dari 10 tahun apakah nggak ada evaluasi? Di satu sisi dananya setiap tahun ada, tapi di sisi lain mungkin masyarakat tidak melihat secara nyata,” kata Sri Mulyani.

Menurut dia, evaluasi menyeluruh terhadap pemanfaatan Dana Otsus perlu segera dilakukan. Apalagi pada 2026, anggaran Otsus ditetapkan sebesar Rp 13,11 triliun, lebih kecil dibanding tahun 2025 yang mencapai Rp 17,52 triliun.

Sri Mulyani menegaskan, dana tersebut akan difokuskan pada peningkatan akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Papua dan Aceh. Sementara itu, pembangunan fisik seperti jembatan dan jalan tidak sepenuhnya bersumber dari Dana Otsus, melainkan dikombinasikan dengan Dana Alokasi Umum (DAU) serta belanja kementerian/lembaga.

“Untuk 2026 Dana Otsus yang Rp 13,1 triliun itu tidak termasuk yang akan diefisienkan, meskipun kita tentu akan terus dari sisi APBN kan merupakan suatu instrumen yang terus-menerus terekspos dengan situasi yang terjadi,” ujarnya.

Di sisi lain, penyaluran Dana Otsus juga menghadapi kendala di lapangan. Anggota DPD RI asal Papua Selatan, Rudy Tirtayana, mengungkapkan penyerapan Dana Otsus Papua Selatan pada tahun ini berjalan lambat.

“Sarat salur tidak dihapus, tetapi disederhanakan, itu yang membuat penyerapan Dana Otsus mengalami perlambatan,” kata Rudy.

Editor: AKil

2 Rumah Warga di Aceh Tamiang Rusak Diterpa Angin Kencang

0
Cuaca ekstrem disertai angin kencang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada Senin (1/9/2025) malam. (Foto: BPBA)

NUKILAN.ID | KUALASIMPANG – Cuaca ekstrem disertai angin kencang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada Senin (1/9/2025) malam. Akibatnya, dua unit rumah warga di dua kecamatan dilaporkan mengalami kerusakan.

Satu rumah warga di Desa Suka Ramai 1, Kecamatan Seuruwai, mengalami rusak ringan. Sementara itu, sebuah rumah di Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, tertimpa pohon tumbang hingga menyebabkan rusak sedang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang melaporkan, total terdapat dua kepala keluarga terdampak dalam peristiwa ini, masing-masing satu KK di Kecamatan Seuruwai dan satu KK di Kecamatan Rantau. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Tamiang telah bergerak cepat melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

“Langkah awal difokuskan pada pendataan, serta pembersihan pohon tumbang dan material atap rumah yang diterpa angin,” demikian laporan Pusdatin BPBA, Senin malam.

Editor: Akil

Kisah Avellyn, Gadis Asal Banda Aceh Raih IPK Tertinggi di Sarjana Terapan UGM

0
Avellyn Yoan Wiratan, 23 tahun, mencatat prestasi gemilang di Universitas Gadjah Mada (UGM). (Foto: Humas UGM)

NUKILAN.ID | YOGYAKARTA – Avellyn Yoan Wiratan, 23 tahun, mencatat prestasi gemilang di Universitas Gadjah Mada (UGM). Wisudawan asal Banda Aceh ini dinobatkan sebagai lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada Program Sarjana Terapan, yakni 3,96. Angka tersebut melampaui rata-rata IPK 514 lulusan pada periode yang sama yang berada di angka 3,68.

Dikutip Nukilan.id dari situs resmi UGM, Avellyn resmi diwisuda pada Kamis (28/8/2025) di Grha Sabha Pramana. Ia mengaku pencapaian itu tak lepas dari doa dan dukungan orang tua yang sejak awal merestuinya merantau ke Yogyakarta.

“Apa yang saya dapat ini sebagai bentuk ucapan terima kasih. Mengizinkannya kuliah di UGM adalah keputusan yang tepat,” katanya sumringah, Senin (1/9/2025).

Selama 3 tahun 11 bulan menempuh pendidikan di Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri, Sekolah Vokasi UGM, Avellyn tidak hanya fokus pada perkuliahan. Ia aktif sebagai pengurus Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) dan Komunitas Mahasiswa Program Studi Agroindustri. Dari sana, ia belajar berkomunikasi dan berkolaborasi dengan sesama mahasiswa.

Kesibukan memuncak di semester 4 dan 5 ketika ia harus membagi waktu antara menjadi asisten penelitian dosen, mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), hingga membantu praktikum.

“Kendala utama yang saya hadapi itu sulit membagi waktu yang akhirnya mengakibatkan kurang istirahat dan IPK sedikit menurun,” ujarnya.

Namun, perlahan ia menemukan ritme belajar yang lebih seimbang. Di semester 6, Avellyn menjalani magang mandiri selama empat bulan yang membuka wawasannya tentang dunia kerja. Setahun kemudian, kesempatan istimewa datang ketika ia terpilih mengikuti Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) di New Zealand.

Pengalaman belajar di luar negeri menjadi momen paling berkesan bagi Avellyn. “Ternyata belajar itu tidak harus di kelas. Kami sering diajak field trip ke kebun, hutan, tempat konservasi, dan lain-lain sehingga dapat melihat dan belajar langsung dari pemilik lahan,” jelasnya.

Kini, usai meraih predikat lulusan terbaik, Avellyn merasa beruntung telah menempuh studi di Sekolah Vokasi UGM yang menurutnya memberikan banyak kesempatan, mulai dari lomba, magang, hingga penelitian. Ia tak lupa menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan para dosen yang senantiasa mendukung sejak awal hingga ia menyelesaikan tugas akhir.

Editor: AKil

Calvin Verdonk Resmi Perkuat Lille hingga 2028, Catat Sejarah untuk Indonesia

0
Pemain keturunan Aceh sekaligus bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, resmi bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, Lille. (Foto: Lille)

NUKILAN.ID | PARIS — Pemain keturunan Aceh sekaligus bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, resmi bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, Lille. Klub berjuluk Les Dogues itu mengumumkan perekrutan Verdonk pada Senin (1/9) malam WIB setelah sang pemain lolos tes medis sebagai tahap akhir transfer.

Lille mengikat Verdonk dengan kontrak berdurasi tiga tahun, berlaku hingga 2028. Nilai transfernya mencapai 3 juta euro atau sekitar Rp57,9 miliar.

Kepindahan ini menjadikan Verdonk sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di kompetisi kasta tertinggi Liga Prancis.

“Calvin Verdonk menjadi pemain Indonesia pertama dalam sejarah yang main di Ligue 1. LOSC hari ini mengumumkan perekrutan Calvin Verdonk (28 tahun). Bek internasional Indonesia (10 caps) dari NEC Nijmegen (Belanda) ini telah menandatangani kontrak selama 3 tahun, hingga 2028. Selamat datang di Lille Calvin,” tulis Lille di Instagram dikutip Nukilan.id.

Setelah menyelesaikan tes medis di Prancis pada Senin pagi, Verdonk langsung terbang menuju Surabaya untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday September menghadapi Taiwan dan Lebanon.

Sebelum resmi berpisah, Verdonk masih sempat membela NEC Nijmegen di laga Eredivisie kontra Fortuna Sittard yang diperkuat Justin Hubner pada Minggu (31/8). Ia juga menyampaikan salam perpisahan kepada rekan setim serta suporter NEC sebelum menuju Lille. (XRQ)

Reporter: Akil

Siaga! TNI Korem Lilawangsa Gelar Doa Munajat untuk Kedamaian Bangsa

0
TNI Korem Lilawangsa Gelar Doa Munajat untuk Kedamaian Bangsa. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | Lhokseumawe – Menghadapi berbagai tantangan dan cobaan yang melanda bangsa, TNI Angkatan Darat Korem 011/Lilawangsa menggelar salat dzuhur berjamaah dan doa munajat di Masjid Al-Fitrah Korem Lhokseumawe, Selasa (2/9/2025).

Kegiatan ini menjadi ikhtiar muhasabah, di mana seluruh prajurit TNI Korem, Kodim, dan Satuan Dinas Jawatan berdoa memohon ridho Allah, ampunan, serta kedamaian untuk kemajuan bangsa Indonesia dan ketentraman di Provinsi Aceh.

Acara keagamaan tersebut diikuti langsung oleh Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, Dandim 0103/Aut Letkol Arh Jamal Dani Arifin, para Komandan Satuan Dinas Jawatan, perwira, hingga ASN yang larut dalam istighosah dan doa bersama.

Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, menegaskan bahwa tugas utama TNI adalah menjaga kedaulatan negara dari segala ancaman. Namun, menurutnya, doa dan munajat juga menjadi bagian penting dalam pengabdian kepada bangsa.

“Tugas TNI jelas, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, namun tidak terlepas, muhasabah untuk introspeksi diri, berdoa untuk keselamatan dan seluruh umat, serta bangsa ini semoga dalam kedamaian lindungan Allah SWT,” ujarnya.

Danrem yang merupakan putra Aceh itu juga mengingatkan pentingnya keimanan, ketakwaan, dan rasa syukur dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.

“Selain ingin hidup damai dan sejahtera. Saudaraku sebangsa dan setanah air, ingatlah, ikhtiar dan berdoa adalah harapan lubuk hati terdalam, khususnya beragama muslim, agar terwujud suatu permintaan dan permohonan kita,” pesannya.

Ia turut mengajak seluruh prajurit dan masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.

“Kita bersama berjuang, berikan saran dan masukan terbaik demi kemajuan bangsa, akan tetapi, saya menghimbau jangan terprovokasi hingga menimbulkan anarkis, tunjukan kepada negara luar, bahwa persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia itu kuat dan hebat,” tutupnya.

Editor: Akil

Driver Ojol di Banda Aceh Konvoi dan Galang Dana untuk Keluarga Affan Kurniawan

0
Pengemudi ojek berkumpul di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ratusan driver ojek online (ojol) di Banda Aceh menggelar konvoi solidaritas sekaligus menggalang dana untuk keluarga almarhum Affan Kurniawan, pada Selasa (2/9/2025). 

Amatan Nukilan di lokasi, konvoi ini diikuti sekitar ratusan pengemudi dari tiga komunitas ojol—Grab, Gojek, dan Maxim—ini dimulai dari Masjid Raya Baiturrahman.

Diketahui, Affan Kurniawan merupakan seorang pengemudi ojol berusia 21 tahun, tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam.

Koordinator lapangan Norman menjelaskan, rute konvoi melintasi Simpang Jam, Jalan Teuku Umar, dan berakhir di Taman Sari. Selama perjalanan, para pengemudi menggalang dana di dua titik strategis, yakni Simpang Lima dan Simpang Surabaya.

“Kita ojol Aceh mengadakan konvoi ini murni untuk donasi kepada keluarga almarhum. Ini bentuk kepedulian sesama pengemudi ojol,” kata Norman.

Sebelum memulai konvoi, para pengemudi terlebih dahulu menggelar salat zuhur berjemaah, dilanjutkan salat gaib dan doa bersama untuk almarhum di Masjid Raya Baiturrahman.

Reporter: Rezi

Ratusan Ojol Doakan Affan Kurniawan di Masjid Raya Baiturrahman

0
Pengemudi ojol usai melaksanakan salat ghaib di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Ache, pada Selasa 2 September 2025. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ratusan driver ojek online (ojol) di Banda Aceh menggelar aksi solidaritas berupa salat gaib dan doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan. Aksi ini berlangsung di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Selasa (2/9/2025).

Diketahui, Affan Kurniawan merupakan seorang pengemudi ojol berusia 21 tahun, tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam.

Menurut koordinator lapangan, Norman, kegiatan ini murni bersifat sosial sebagai bentuk kepedulian sesama pengemudi ojol.

“Kami hari ini mengadakan kegiatan bersifat sosial dengan agenda salat gaib untuk sahabat kami yang mengalami musibah beberapa hari lalu,” kata Norman kepada Nukilan.

Aksi solidaritas ini diikuti sekitar 300 pengemudi dari tiga komunitas ojol, yaitu Grab, Gojek, dan Maxim.

Norman menjelaskan, kegiatan diawali dengan salat zuhur berjemaah, dilanjutkan salat gaib dan doa bersama. Setelah itu, para pengemudi ojol melakukan konvoi. 

“Rute konvoi dimulai dari Masjid Raya Baiturrahman, melintasi Simpang Jam, Jalan Teuku Umar, dan berakhir di Taman Sari,” katanya.

Selain itu, para pengemudi juga melakukan penggalangan dana di dua titik, yaitu Simpang Lima dan Simpang Surabaya.

Norman menegaskan bahwa agenda ini murni untuk donasi dan tidak ada kegiatan yang bersifat kriminal. “Jadi kita ojol Aceh bersifat murni sosial,” tutupnya.

Reporter: Rezi