Beranda blog Halaman 258

Gubernur Aceh Akan Serahkan Aset Rumah Sakit Regional ke Pemkab Aceh Tengah

0
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. (Foto: Pemerintah Aceh)

NUKILAN.ID | TAKENGON – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Takengon, Selasa (9/9/2025) mendatang.

Kehadiran Mualem—sapaan akrab Muzakir Manaf—akan diisi dengan agenda penting, yakni penyerahan aset Pemerintah Aceh berupa Rumah Sakit Regional di Belang Bebangka kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tengah, Mursyid, kepada awak media, Minggu (7/9/2025).

“Pak Gubernur dijadwalkan akan berkunjung ke Takengon dalam agenda penyerahan aset Rumah Sakit Regional dari Pemerintah Aceh ke Pemkab Aceh Tengah,” ujar Mursyid.

Selain penyerahan aset, Gubernur juga dijadwalkan menghadiri pelantikan Sekda definitif Aceh Tengah pada hari yang sama.

“InsyaAllah Pak Gubernur hadir dalam pelantikan,” tambahnya.

Mengenal Calvin Verdonk, Bek Garuda Berdarah Aceh yang Kini Berkarier di Ligue 1

0
Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk bergabung dengan Lille untuk musim 2025-2026. (Foto: dok. losclive)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Calvin Verdonk resmi membuka lembaran baru dalam perjalanan kariernya. Bek kiri Timnas Indonesia berusia 28 tahun itu kini menjadi bagian dari klub papan atas Liga Prancis, Lille, untuk musim 2025/2026.

Pihak klub memperkenalkan Verdonk pada Senin (1/9/2025). Ia menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dan akan mengenakan nomor punggung 24 bersama Les Dogues. Presiden Lille, Olivier Letang, memuji kualitas sang pemain.

“Calvin adalah pemain dengan pengalaman yang solid, mampu menghadirkan ketangguhan bertahan sekaligus kualitas menyerang di sisi kiri,” ujar Letang di laman resmi klub.

Andalan Garuda

Calvin Verdonk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 4 Juni 2024 setelah resmi mengucapkan sumpah setia di Kantor Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta. Debutnya bersama Timnas Indonesia terjadi seminggu kemudian, tepatnya 11 Juni 2024, saat menghadapi Filipina di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno. Laga itu berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Garuda.

Hingga kini, Verdonk telah mencatat 10 penampilan resmi bersama Timnas Indonesia. Sembilan di antaranya ia jalani di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, menegaskan perannya sebagai pilar utama lini belakang skuad Merah Putih.

Pemain Serbabisa

Tak hanya piawai sebagai bek kiri, Verdonk juga mampu bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan. Ia dikenal punya fleksibilitas dan tendangan bebas yang berbahaya, menjadikannya senjata tambahan bagi tim.

Menurut data Transfermarkt, Verdonk telah membukukan 305 penampilan di level klub dengan torehan 14 gol dan 16 assist. Sebelum hijrah ke Prancis, ia tampil empat kali bersama NEC Nijmegen di Eredivisie musim 2025/2026, selalu menjadi starter penuh selama 90 menit, serta menyumbang satu assist.

Karier dari Feyenoord

Verdonk mengawali kariernya di akademi Feyenoord pada 2013 hingga 2015 sebelum naik ke tim senior pada musim 2015/2016. Ia sempat dipinjamkan ke PEC Zwolle, NEC Nijmegen, dan FC Twente, lalu kembali memperkuat Feyenoord.

Tahun 2020, Verdonk menjajal peruntungan di luar Belanda bersama Famalicao di Portugal. Ia kemudian kembali ke NEC Nijmegen pada 2021 sebelum resmi dipermanenkan klub tersebut pada 2022.

Akar Indonesia dari Aceh

Meski lahir di Dordrecht, Belanda, darah Indonesia mengalir kental dalam diri Verdonk. Ayahnya berasal dari Meulaboh, Aceh, sementara kakek dan nenek dari pihak ayah juga lahir di Serambi Mekkah.

“Ayah saya berasal dari Indonesia. Ia full Indonesia dan juga lahir di sana,” ujar Verdonk dalam wawancara di YouTube Yassa Nugraha. “Oma dan opa saya dari ayah saya juga lahir di sana, sedangkan mama saya dari Belanda. Kalau tidak salah, ayah saya berasal dari Meulaboh,” tambahnya.

Kakak Sang Petarung

Tidak hanya Calvin, sang kakak, Darryl Verdonk, juga berkiprah di dunia olahraga. Ia menekuni kickboxing dan menorehkan prestasi internasional, termasuk menjadi juara Enfusion World Champion 2022 serta tampil di ajang K-1 World Max 2024 pada kelas Super Welterweight 70 kg.

Selain Darryl, keluarga Verdonk juga dihiasi talenta lain dari saudara-saudaranya, yakni Marvin, Lesley, dan Roland.

Sekda Aceh M Nasir Resmi Pimpin Kagama Aceh, Dorong Kontribusi Nyata untuk Pembangunan

0
Sekretaris Daerah Aceh M Nasir , dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Aceh, di Anjong Mon Mata komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (6/9/2025) (Foto: Humas Pemerintah Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Aceh. Prosesi pelantikan berlangsung di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (6/9/2025).

Pelantikan dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kagama. Gubernur Aceh Muzakir Manaf turut hadir menyaksikan momen tersebut.

Dalam sambutannya, Nezar mengajak seluruh pengurus Kagama Aceh bersinergi dengan Pemerintah Aceh untuk memperkuat pembangunan daerah.

“Pak Gubernur dalam sambutannya sangat jelas tadi, yaitu mengajak kita semua berkontribusi pada program pembangunan Aceh. Karena itu, ini menjadi sebuah media bagi Kagama untuk turut dalam pembangunan Aceh, apalagi Ketua Pengda adalah Sekda Aceh, maka tentu ini menjadi kewajiban kita untuk mendukung berbagai program pembangunan Aceh,” kata Nezar.

Ia menekankan pentingnya kontribusi Kagama dalam sektor pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan UMKM.

“Aceh sehat, terutama upaya pencegahan dan penanganan stunting, sektor pendidikan dan Aceh Berdaya secara ekonomi dengan penguatan sektor UMKM. Dengan potensi Aceh yang luar biasa, meski banyak ironi dan kontradiksi, namun dengan kebersamaan kita akan mampu membawa Aceh menjadi lebih baik lagi,” ucapnya.

Nezar juga menyinggung target penurunan angka kemiskinan di Aceh. “Kita harus segera berubah agar tidak selalu bertumpu pada APBA. Menurunkan angka kemiskinan dari 12,33 persen ke angka 7 persen, mungkin ini terlihat ambisius, namun sesuai pesan Presiden Pertama RI Soekarno, ‘Gantungkan cita-citamu setinggi langit, jikapun jatuh, maka kau akan jatuh di antara bintang-bintang’,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengajak Kagama Aceh untuk ikut mendukung agenda pembangunan daerah. Menurutnya, kepakaran para alumni UGM dapat menjadi kekuatan dalam mempercepat kemajuan Aceh.

“Aceh memiliki potensi yang sangat luar biasa. Dengan kepakaran para anggota Kagama di berbagai bidang, kami mengajak bapak dan ibu sekalian untuk mendukung dan melibatkan diri pada berbagai program pembangunan yang saat ini sedang dijalankan,” kata Mualem, sapaan akrab Gubernur.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat Aceh mewaspadai kondisi global yang serba tidak menentu.

“Besar atau kecil Indonesia, khususnya Aceh tentu akan merasakan imbasnya. Untuk itu, kita harus bersiap dengan sebaik-baiknya. Langkah-langkah antisipasi harus selalu kita persiapkan,” ucapnya.

Mualem kemudian memberi makna simbolis bagi kehadiran Kagama di Aceh. “Pada kesempatan ini, saya memberi simbol P pada Kagama Aceh, yaitu Pemaju, pencipta dan pengayom. Kita pahami bersama bahwa banyak hal yang menjelma nyata itu berawal dari mimpi, dari cet langet, tapi dengan kekompakan kita semua, Insya Allah, mimpi-mimpi itu, cet langet itu akan bersama kita wujudkan,” katanya.

Sementara itu, M Nasir dalam sambutannya menegaskan komitmen Kagama Aceh untuk terlibat langsung dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Sesuai harapan Pak Gubernur dalam sambutan beliau tadi, yaitu agar Kagama turut berkontribusi bagi pembangunan Aceh. Mari kita bergandengan tangan, berkontribusi taktis dengan Pemerintah Aceh, khususnya dalam mengupayakan agar Aceh keluar dari status daerah miskin,” ujar M Nasir.

Ia menyebut, berdasarkan data BPS, kemiskinan Aceh saat ini berada di angka 12,33 persen atau sekitar 700 ribu jiwa. Namun, angka itu sudah mulai menunjukkan tren menurun.

“Saat ini, kita sudah mampu menurunkan jumlah penduduk miskin hingga 14 ribuan. Ini tentu menjadi sebuah langkah positif yang telah dilakukan oleh Pemerintahan Mualem-Dek Fadh di awal masa pemerintahannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nasir menyinggung target yang telah ditetapkan pemerintah pusat. “Sesuai target Presiden Prabowo dalam RPJMN, pada 2029 angka kemiskinan Aceh ditargetkan berada di angka 6 hingga 7 persen dan pertumbuhan ekonomi di angka 6,44. Meski banyak kalangan menganggap ini sebagai program yang terlalu ambisius dan tidak mungkin, namun kita harus terus bergerak dan berbuat sebaik-baiknya. Di sinilah Kagama harus mengambil peran,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan kekuatan alumni UGM yang tergabung dalam Kagama, Aceh bisa keluar dari stigma sebagai daerah termiskin di Sumatera.

“Mari kita berpikir bersama untuk merumuskan langkah agar Aceh keluar dari belenggu stigma daerah termiskin. Mari kita dukung Pemerintahan Mualem-Dek Fadh agar kita benar-benar bisa keluar dari belenggu stigma ini,” pungkasnya.

Editor: Akil

24 Klub di Aceh Siap Berlaga di Liga 4 2025, Kick Off 15 Oktober

0
Liga 4 Indonesia. (Foto: Wikipedia)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Ajang Liga 4 Zona Aceh musim 2025 dipastikan bakal lebih meriah. Sebanyak 24 klub anggota Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh telah resmi mendaftar untuk mengikuti kompetisi tahun ini. Jumlah tersebut melonjak dua kali lipat dibandingkan musim sebelumnya yang hanya diikuti 12 klub.

Sekretaris Umum Asprov PSSI Aceh, Nazaruddin, menegaskan bahwa seluruh klub telah melengkapi proses pendaftaran sesuai jadwal.

“24 klub ini melakukan pendaftaran sesuai batas waktu yang ditentukan. Regulasi soal pemain akan disampaikan di surat edaran selanjutnya,” ujarnya dalam konferensi pers di kantor Asprov PSSI Aceh, Jumat (5/9/2025).

Ia menjelaskan, pendaftaran lebih awal dilakukan untuk memberikan waktu persiapan yang cukup bagi peserta.

“Kick off kompetisi Liga 4 akan dimulai pada 15 Oktober 2025. Pembagian grup akan disampaikan di workshop pada 25 September 2025,” tambahnya.

Meski begitu, aturan teknis seperti batas usia pemain masih menunggu pengumuman resmi. “Usia pemain akan disampaikan dalam waktu dekat,” jelasnya.

Terkait klub yang akan mewakili Aceh ke putaran nasional, Nazaruddin menyebut keputusan ada di tangan PSSI Pusat. “InsyaAllah 24 klub ini sudah maksimal. Yang lolos ke nasional akan disampaikan selanjutnya,” katanya.

Exco Bidang Kompetisi Asprov PSSI Aceh, Keuchik Muslim, menambahkan bahwa kemungkinan besar dua atau tiga klub akan melangkah ke tingkat nasional.

“Kalau semua klub yang ikut bisa jadi 2 atau 3 yang lolos ke nasional, tetapi kita masih menunggu regulasi resmi dari PSSI Pusat,” ungkapnya.

Keuchik Muslim juga menyambut positif meningkatnya jumlah peserta musim ini. “Peserta klub Liga 4 tahun ini lebih antusias, diikuti 24 tim, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 12 klub,” ujarnya.

Adapun 24 klub yang terdaftar berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Di antaranya Kuala Nanggroe FC dan Aceh Kutaraja FC dari Banda Aceh, PSAB Aceh Besar, serta sejumlah klub dari Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Sabang, Gayo Lues, Aceh Barat, hingga Aceh Singkil.

Dengan jumlah peserta yang meningkat, Liga 4 Aceh diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi antar-klub lokal, tetapi juga menjadi wadah pencarian bakat-bakat muda Aceh yang berpotensi bersinar di level nasional.

Editor: Akil

Melihat CFD Banda Aceh, Tempat Warga Olahraga dan Berkumpul Keluarga

0
Warga sedang senam jantung sehat di CFD. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Minggu pagi di pusat Kota Banda Aceh tampak berbeda. Ruas Jalan Tgk. Moh. Daud Beureueh yang biasanya padat lalu lintas berubah menjadi ruang terbuka bagi warga untuk berolahraga. Pemerintah Kota Banda Aceh menutup akses jalan dari Simpang Jambo Tape hingga Simpang Lima sejak pukul 05.00 hingga 11.00 WIB dalam rangka pelaksanaan Car Free Day (CFD).

Pantauan Nukilan.id pada Minggu (7/9/2025), suasana CFD dipenuhi keceriaan warga. Ada yang berjalan santai, bersepeda, hingga mengikuti senam jantung sehat yang digelar di sepanjang jalan utama. Alunan musik senam, tawa anak-anak, dan derap langkah para peserta menambah semarak pagi itu.

Salah seorang warga, Yoga, mengaku rutin mengikuti CFD bersama istri dan anaknya. Kesibukan kerja selama hari kerja membuatnya memanfaatkan momen Minggu pagi untuk berolahraga sekaligus mempererat kebersamaan keluarga.

“Karena saya kerjanya dari Senin sampai Jumat, jadi CFD menjadi sarana untuk dekat dengan keluarga dan sekalian olahraga,” kata Yoga.

Ia juga berharap CFD rutin dilaksanakan oleh Pemko Banda Aceh. “Harapannya semoga Pemko Banda Aceh tiap minggu membuat hal ini, supaya warga semakin sehat,”

Selain menjadi sarana olahraga, CFD juga memberi ruang interaksi sosial. Warga bisa bertemu teman lama, bergabung dengan komunitas, atau sekadar menikmati suasana tanpa bising kendaraan bermotor. Keberadaan pedagang makanan sehat hingga stand komunitas olahraga turut meramaikan suasana.

Dengan antusiasme warga yang terus meningkat, CFD Banda Aceh diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin setiap Minggu, tetapi juga bagian penting dari upaya pemerintah kota membangun gaya hidup sehat, mempererat kebersamaan, dan menghadirkan ruang publik yang hidup di tengah kota. (XRQ)

Reporter: Akil

Tak Hanya Olahraga, Warga Banda Aceh Ramai Berburu Jajanan di CFD

0
Spot jajanan di CFD Banda Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Setiap Minggu pagi, ruas Jalan Tgk. Moh. Daud Beureueh, Banda Aceh, ditutup untuk kendaraan bermotor. Penutupan dilakukan mulai dari Simpang Jambo Tape hingga Simpang Lima, sejak pukul 05.00 hingga 11.00 WIB, dalam rangka pelaksanaan Car Free Day (CFD).

Meski tujuan utama CFD adalah menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, mulai dari lari pagi hingga senam bersama, suasana di sepanjang jalan tersebut juga dipenuhi aktivitas lain. Salah satunya adalah berburu jajanan yang kini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga.

Wahayuni, salah seorang pengunjung CFD, mengaku datang bersama teman-temannya hanya untuk menikmati beragam kuliner yang dijajakan pedagang.

“Kami ke CFD bukan cuma untuk olahraga, kami ke sini juga cari jajanan hahaha,” ungkapnya sambil tertawa kepada Nukilan.id, Minggu (7/9/2025).

Warga Kuta Alam itu menuturkan, ia bersama teman-temannya sengaja berjalan kaki dari rumah menuju lokasi CFD demi menikmati jajanan khas yang tersedia. Menurutnya, kegiatan ini tak hanya memberi ruang rekreasi bagi warga, tetapi juga membantu geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

“Harapannya tentu Pemko Banda Aceh harus tiap minggu membuat hal ini, supaya UMKM masyarakat juga terbantu,” ujarnya.

CFD di Banda Aceh memang rutin digelar setiap Minggu. Selain menjadi ruang sehat bebas polusi, kegiatan ini juga berkembang sebagai ruang ekonomi kreatif yang mampu menarik minat masyarakat lintas usia. (XRQ)

Reporter: Akil

Illiza Deklarasi Banda Aceh Produsen Parfum Dunia

0
illiza
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjadi keynote speaker dalam Semiloka Banda Aceh Kota Parfum di Universitas Syiah Kuala (USK), Sabtu (6/9/2025).

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan komitmennya menjadikan Banda Aceh bukan lagi sekadar pemasok bahan baku nilam, melainkan produsen parfum dunia. Hal itu ia sampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Semiloka Banda Aceh Kota Parfum di Universitas Syiah Kuala (USK), Sabtu (6/9/2025).

Amatan Nukilan.id, Illiza dalam paparannya menyoroti besarnya potensi ekonomi dari industri parfum global yang diproyeksikan mencapai US$77,5 miliar pada 2032. Aceh yang menyumbang 90 persen patchouli (nilam) terbaik dunia, menurutnya, memiliki peluang emas untuk menguasai rantai nilai industri tersebut.

“Kita punya Nilam Aceh, yang sejak lama diakui sebagai patchouli terbaik dunia. Selama ini kita hanya menjual dalam bentuk bahan mentah, sementara nilai tambah besar dinikmati negara lain. Hari ini kita sepakat, bahwa Banda Aceh tidak hanya pemasok, tapi kita akan bertransformasi menjadi produsen parfum dunia,” tegas Illiza.

Ia menambahkan, transformasi ini harus diwujudkan lewat kolaborasi erat antara pemerintah, dunia akademik, UMKM, petani, hingga pelaku industri. Konsep “Kota Kolaborasi” yang diusungnya disebut sebagai fondasi utama dalam mewujudkan visi tersebut.

Sebagai bukti nyata, Illiza menyinggung ekspor perdana 1 ton minyak nilam senilai Rp1,5 miliar ke Prancis oleh PT U Green Aromatics International—unit bisnis ARC USK—pada April lalu. Permintaan pasar yang tinggi, kata dia, menunjukkan prospek cerah bagi Banda Aceh.

Tak hanya itu, Illiza juga menekankan pentingnya peran perempuan Aceh dalam ekonomi kreatif berbasis nilam.

“Tangan perempuan Aceh akan mengharumkan dunia. Dengan memberdayakan perempuan, kita membangun ekonomi, memperkuat keluarga, dan mengangkat harkat masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengembangan industri parfum berbasis nilam juga sejalan dengan prinsip ekonomi hijau (green economy) yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Laporan 100 Hari Kerja

Dalam kesempatan yang sama, Illiza memaparkan capaian 100 hari pertama pemerintahannya. Seluruh utang kota kepada pihak ketiga senilai Rp89 miliar berhasil dilunasi lebih cepat dari target.

“Pelunasan utang terakhir di RSUD Meuraxa sebesar Rp48,6 miliar telah diselesaikan pada 21 Agustus 2025 tanpa sisa apa pun. Ini membuktikan komitmen kami terhadap tata kelola yang sehat, transparan, dan akuntabel,” jelas Illiza.

Selain itu, Pemko juga mendistribusikan bantuan sosial berupa 13.500 paket sembako, 54 ton daging meugang, dan santunan untuk ribuan yatim, fakir miskin, serta difabel.

Dukungan Akademisi

Wakil Rektor I USK, Agussabti, menyambut positif deklarasi Banda Aceh sebagai Kota Parfum. Menurutnya, langkah ini mengangkat kembali keunikan lokal Aceh yang sempat tenggelam.

“Dulu, komoditas nilam nyaris terlupakan, namun kini berhasil bangkit dan terkenal kembali. Kini, upaya ini tidak hanya menjadi concern USK, tetapi telah menjadi gerakan global yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kota, pengusaha, jejaring bisnis, hingga masyarakat luas untuk menjadikan Banda Aceh sebagai ikon baru,” katanya.

Acara semiloka ini turut dihadiri Kepala Atsiri Research Center (ARC)-PUTPT USK Syaifullah Muhammad, Direktur Utama PT Global Mandiri USK Rizalsyah, Iconpeori Chairman Iskandar Abdul Samad, Pembina Yayasan Razma Jayana Agrikultur Teungku Razuan, serta para mahasiswa. (xrq)

Reporter: Akil

Bupati Aceh Barat Resmikan Lapangan Mini Soccer Bumi Teuku Umar

0
Bupati Aceh Barat Resmikan Lapangan Mini Soccer Bumi Teuku Umar. (Foto: Humas Aceh Barat)

NUKILAN.ID | MEULABOH – Kabupaten Aceh Barat kembali menghadirkan fasilitas olahraga baru. Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, meresmikan lapangan sepak bola mini My Soccer Bumi Teuku Umar di Jalan Lueng Aneuk Aye, Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (5/9/2025) malam.

Dalam sambutannya, Tarmizi mengungkapkan bahwa lokasi berdirinya lapangan tersebut sebelumnya merupakan daerah rawa. Namun, berkat adanya investasi, kawasan itu kini berubah menjadi sarana olahraga modern.

“Kami atas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat mengucapkan selamat atas Grand Opening My Soccer Bumi Teuku Umar, ini tempat yang sangat luar biasa dan ini menggambarkan bahwa Aceh Barat itu semakin maju dan berkembang,” ujar Tarmizi.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pemilik usaha yang telah berani berinvestasi di Kota Meulaboh.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada owner atau pemilik My Soccer Bumi Teuku Umar yang telah mau membuka usahanya atau berinvestasi di Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat,” katanya.

Lebih jauh, Tarmizi mengingatkan agar pengelolaan lapangan tetap memperhatikan nilai-nilai syariat Islam.

“Kami juga ingin mengingatkan sesuai hasil muzakarah ulama, kita harus menjunjung tinggi syariat Islam, nanti dijaga agar permainannya ini tidak dilaksanakan pada waktu shalat. Kalau malam dimulai setelah shalat isya dan kalau sore berhenti sebelum shalat Magrib,” ucapnya.

Ia berharap, kehadiran My Soccer Bumi Teuku Umar dapat memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan.

“Dengan hadirnya investasi di kota Meulaboh seperti My Soccer Bumi Teuku Umar, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Aceh Barat,” tutup Tarmizi.

Editor: Akil

BMKG: Banda Aceh Awal Pekan Didominasi Berawan, Pertengahan Pekan Hujan Ringan

0
Ilustrasi cuaca cerah berawan. (Foto: Pixabay)

NUKILAN.ID | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Banda Aceh dan sekitarnya. Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada Sabtu (6/9/2025), kondisi cuaca di ibu kota provinsi Aceh didominasi berawan sejak Minggu (7/9/2025) hingga Selasa (9/9/2025).

Forecaster on duty, Nabila menyebutkan, pada Minggu, cuaca berawan terjadi sepanjang hari, meski pada siang hingga malam diprediksi berawan tebal. Suhu udara berkisar 26–31 °C dengan kelembaban 59–83 persen. Angin bertiup dengan kecepatan 7–22 km/jam.

Senin (8/9/2025), kondisi relatif sama. Cuaca umumnya berawan, namun pada sore hari berpotensi cerah berawan. Suhu udara diperkirakan mencapai puncak 32 °C pada siang hari dengan kelembaban terendah 59 persen. Kecepatan angin bervariasi antara 5 hingga 14 km/jam.

Selanjutnya pada Selasa (9/9/2025), prakiraan menunjukkan cuaca masih berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar 26–31 °C dengan kelembaban 62–86 persen. Angin bertiup lebih tenang pada pagi hari, sekitar 4 km/jam, sebelum meningkat menjadi 10–12 km/jam pada sore hingga malam.

Memasuki pertengahan pekan, kondisi mulai berubah. BMKG memprediksi hujan ringan terjadi pada Rabu (10/9/2025) dengan suhu 25–32 °C dan kecepatan angin rata-rata 11 km/jam. Hujan ringan juga diperkirakan melanda Banda Aceh pada Kamis (11/9/2025), dengan suhu 24–30 °C.

Sementara itu, Jumat (12/9/2025) cuaca kembali berawan dengan suhu 25–31 °C. Akhir pekan, Sabtu (13/9/2025), kondisi diprakirakan tetap berawan dengan suhu maksimum 33 °C.

Nabila mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG, terutama saat memasuki pertengahan pekan yang berpotensi turun hujan.

“Prakiraan ini berlaku sejak dipublikasikan hingga ada pembaruan berikutnya. Kami imbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca,” ujar Nabila kepada Nukilan, Sabtu (6/9/2025).

Informasi lengkap mengenai prakiraan cuaca dapat diakses melalui laman resmi BMKG atau akun media sosial @infobmkg_aceh. []

Reporter: Sammy

Pemerintah Aceh Gelar Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama, Berikut Nama-namanya

0
Kantor Gubernur Aceh. (Foto: Wikipedia)

NUKILAN.ID | Banda Aceh – Pemerintah Aceh menjadwalkan uji kompetensi dan evaluasi jabatan bagi puluhan pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama pada Senin dan Selasa, 8–9 September 2025.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Teuku Kamaruzzaman alias Ampon Man mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme rutin pembinaan aparatur. Sebagian besar pejabat akan menjalani uji kompetensi, sementara satu orang pejabat mendapat penugasan khusus berupa evaluasi jabatan.

“Pelaksanaan uji kompetensi ini sudah mendapat izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat nomor 13145/R-AK.02.03/SD/K/2025 dan 12773/R-AK.02.03/SD/K/2025,” ujar Ampon Man kepada Nukilan, Sabtu (6/9/2025).

Dihimpun Nukilan dari berbagai sumber, pejabat yang masuk kategori evaluasi jabatan adalah Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Dr Syaridin SPd MPd. Evaluasi dilakukan untuk menilai kembali kesesuaian kinerjanya dengan jabatan yang diemban selama ini.

Sementara itu, daftar pejabat yang akan mengikuti uji kompetensi cukup panjang. Mereka berasal dari berbagai dinas, biro, hingga staf ahli gubernur. Nama-nama yang masuk di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dr Ir Zulkifli MSi, dan Asisten Administrasi Umum, Drs Muhammad Diwarsyah MSi. Dari jajaran kepala dinas, ada Reza Saputra SSTP MSi (Badan Pengelolaan Keuangan), Marthunis ST DEA (Dinas Pendidikan), Mawardi ST (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), hingga Marwan Nusuf BHSc MA (Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian).

Beberapa pejabat lain yang turut serta antara lain Taufik ST MSi (Dinas ESDM), Akmil Husen SE MSi (Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk), Almuniza Kamal SSTP MSi (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata), Drs Surya Rayendra (Dinas Pangan), serta Dr Edi Yandra SSTP MSP (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan). Dari badan dan biro, tercatat nama Dedy Yuswadi APNIP (Badan Kesbangpol), Abd Qahar SKom MM (Badan Kepegawaian), hingga Daniel Arca AKS MSi (Biro Organisasi).

Sejumlah pejabat lain yang membidangi sektor lain seperti Dr Munawar SAg MA (Dinas Pendidikan Dayah), Aliman SPi MSi (Dinas Kelautan dan Perikanan), Zalsufran ST MSi (Dinas Peternakan), serta Ir Robby Irza SSIT MT (Biro Administrasi Pembangunan).

Dari jajaran staf ahli gubernur, uji kompetensi akan diikuti oleh Drs Mahdi yang membidangi Pemerintahan, Hukum, dan Politik, serta Restu Andi Surya SSTP MPA yang menangani Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan. []

Reporter: Sammy