Beranda blog Halaman 256

PEMA Siapkan Ekspor Cangkang Sawit dan Kopi Aceh untuk Perkuat Ekonomi Daerah

0
Kopi jenis liberika yang ditanam lagi dari indukan yang berusia lebih 100 tahun.( Foto: Mahmud Ichi/ Mongabay Indonesia)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), Mawardi Nur, menegaskan rencana ekspor cangkang sawit dan kopi Aceh sebagai upaya memperkuat pembangunan ekonomi daerah melalui pemanfaatan sumber daya alam secara optimal.

“PEMA sedang mempersiapkan langkah besar, termasuk ekspor cangkang (sawit) serta pengiriman kopi Aceh ke beberapa negara,” ujar Mawardi saat menjadi pemateri dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Ar-Raniry, Senin (8/9/2025).

Mawardi juga menyambut positif rencana pelayaran langsung Krueng Geukuh–Penang. Menurutnya, jalur ini bukan sekadar transportasi, melainkan peluang memperluas ekspor dan membuka potensi barter dagang.

Diskusi ditutup dengan ajakan Mawardi agar seluruh elemen masyarakat bersinergi mendukung kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) demi mewujudkan Aceh yang sejahtera.

Amatan Nukilan.id, FGD bertajuk “Pasca 20 Tahun Perdamaian: Antara Janji, Fakta, dan Masa Depan Ekonomi Aceh” tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Biro Pembangunan Aceh, T. Robby Irza; Wakil Kepala OJK Aceh, Firman Octo Armando; Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujinurrahman; serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Prof. Hafas Furqani. (XRQ)

Reporter: Akil

RUPSLB Tetapkan Fadhil Ilyas Sebagai Direktur Utama Bank Aceh Syariah

0
Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas. (Foto: Humas Bank Aceh Syariah)

NUKILAN.ID | IKLAN – Setelah hampir dua tahun kursi Direktur Utama kosong, PT Bank Aceh Syariah (BAS) akhirnya memiliki pemimpin baru. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin (8/9/2025), Gubernur Aceh Muzakir Manaf selaku Pemegang Saham Pengendali menetapkan Fadhil Ilyas sebagai Direktur Utama Bank Aceh Syariah.

RUPSLB tersebut turut dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Aceh selaku pemegang saham PT BAS. Penetapan dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh menyerahkan hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Direktur Utama Bank Aceh Syariah kepada Gubernur Aceh pada 2 September 2025 lalu.

Jejak Panjang Karier Fadhil

Fadhil Ilyas bukanlah sosok baru di Bank Aceh. Ia memulai karier sejak 2005, tepat setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. Kala itu, ia bergabung sebagai staf di Kantor Cabang Utama yang saat itu masih bernama Kantor Pusat Operasional.

Berbekal ketekunan dan dedikasi, Fadhil terus menapaki jenjang karier. Pada 2010, ia dipromosikan menjadi Kepala Seksi Kredit di Kantor Cabang Langsa. Setahun kemudian, ia dipercaya memimpin Kantor Cabang Pembantu Bank Aceh Darussalam. Di tahun yang sama, ia berhasil menyelesaikan program Magister Hukum di kampus almamaternya, Universitas Syiah Kuala.

Karier Fadhil semakin menanjak ketika dipercaya menjadi Kepala Cabang Idi pada 2013, dilanjutkan dengan memimpin Kantor Cabang Lhokseumawe (2016), serta Kepala Kantor Pusat Operasional (2017). Pada 2023, ia menjabat sebagai Pemimpin Divisi Penyelamatan dan Penyelesaian Aset sebelum akhirnya diangkat menjadi Direktur Bisnis Bank Aceh.

Di posisi tersebut, ia sempat pula mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Aceh, menggantikan Muhammad Syah yang mengundurkan diri pada 2024.

Saat ini, di tengah kesibukannya, Fadhil tetap melanjutkan pendidikan dengan menempuh program doktoral Fiqh Modern Hukum Ekonomi Syariah di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Raihan dan Prestasi

Selama memimpin Divisi Bisnis, Fadhil berhasil mencatatkan kinerja positif, di antaranya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp2,5 triliun kepada 21.607 nasabah hingga 2025.

Sebagai Plt Dirut, ia juga turut mengawal kesuksesan PON XXI/2024 Aceh–Sumut dan membawa Bank Aceh meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada 2024 sebagai lembaga yang berkomitmen mengampanyekan antikorupsi. Bank Aceh bahkan menjadi satu-satunya lembaga keuangan yang menerima penghargaan tersebut.

Pada 2025, Fadhil kembali mengukir prestasi dengan meraih Financial Literacy Award dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai PUJK dengan program literasi keuangan teraktif. Bank Aceh juga diganjar penghargaan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif RI dan Serambi Ekraf 2025. Media Serambi Indonesia turut memberikan apresiasi dengan menganugerahkan Bank Aceh sebagai “Bank Daerah yang Berkomitmen dalam Perkuat Ekonomi Kreatif di Bumi Serambi Mekah.”

Dengan segudang pengalaman, dedikasi, dan rekam jejak panjangnya, penetapan Fadhil Ilyas sebagai Direktur Utama Bank Aceh Syariah dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat peran bank kebanggaan masyarakat Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kemenkum Aceh Dorong Efisiensi Layanan Notaris dengan SIMPALNOT

0
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh menggelar sosialisasi terkait penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelaporan Pelayanan Notaris (SIMPALNOT), Senin (8/9/2025) yang diikuti oleh seluruh notaris di Aceh secara virtual. (Foto: Humas Kemenkum Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh mendorong para notaris untuk lebih efisien dalam melakukan pelaporan layanan melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelaporan Pelayanan Notaris (SIMPALNOT). Sosialisasi aplikasi ini digelar secara virtual pada Senin (8/9/2025), diikuti oleh seluruh notaris di Aceh.

SIMPALNOT hadir sebagai aplikasi terpadu yang memuat fitur permohonan konduite, pengajuan cuti, hingga pelaporan akta secara elektronik. Kehadirannya diharapkan dapat menyederhanakan alur kerja, meminimalisir kesalahan, dan menyajikan data secara real-time.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Aceh, Purwandani H. Pinilihan, dalam keterangannya kepada Nukilan.id menegaskan bahwa penerapan SIMPALNOT merupakan bagian dari transformasi layanan kenotariatan.

“Kami berharap dengan adanya aplikasi ini, tata kelola laporan notaris semakin efisien, transparan, dan inovatif,” ujarnya.

Menurut Purwandani, sistem ini juga menjawab persoalan ketidakseragaman aplikasi pelaporan notaris yang sebelumnya berbeda di sejumlah kantor wilayah.

“Selama ini ada perbedaan format dan mekanisme. Dengan SIMPALNOT, semuanya seragam dan terintegrasi dalam satu sistem,” jelasnya.

Ia menambahkan, penerapan aplikasi ini juga selaras dengan komitmen Kemenkum dalam meningkatkan layanan berbasis digital.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Notaris sebagai pejabat umum juga harus siap beradaptasi,” tegasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, jajaran Ditjen AHU memaparkan secara rinci fitur utama aplikasi, termasuk mekanisme pengajuan konduite untuk perpanjangan masa jabatan maupun pindah wilayah, serta tata cara pelaporan akta notaris.

“Seluruh notaris di Aceh kini bisa melaporkan kegiatan bulanannya secara online. Majelis Pengawas juga dapat langsung mengakses laporan tersebut tanpa menunggu lama,” tambah Purwandani.

Kemenkum Aceh memastikan akan melakukan pendampingan teknis agar seluruh notaris dapat menggunakan aplikasi ini dengan baik.

“Kami ingin memastikan tidak ada kendala berarti dalam penggunaan SIMPALNOT. Targetnya, semua notaris di Aceh sudah terbiasa menggunakan aplikasi ini sebelum akhir tahun,” tutup Purwandani. (XRQ)

Reporter: Akil

Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi di Pidie, Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Islam

0
Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi di Pidie. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | SIGLI – Wakil Gubernur Aceh menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat Gampong Meunasah Kayee Jatoe, Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Minggu (7/9/2025).

Kehadiran orang nomor dua di Aceh itu disambut hangat warga. Suasana maulid berlangsung khidmat dengan lantunan zikir, pembacaan shalawat, dan doa bersama yang dipimpin para ulama serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Aceh menegaskan Maulid Nabi bukan sekadar acara seremonial, melainkan wujud nyata kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW. Ia mengapresiasi masyarakat Pidie yang terus menjaga tradisi maulid dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

“Maulid Nabi adalah momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah. Nilai-nilai kasih sayang, kepedulian sosial, dan persatuan harus terus kita jaga di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kehadirannya di tengah masyarakat juga menarik perhatian. Dengan sikap sederhana, ia berbaur bersama warga, duduk dalam hidangan kenduri maulid, sekaligus mendengarkan aspirasi yang disampaikan masyarakat setempat.

Bagi masyarakat Aceh, tradisi Maulid Nabi menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Setiap tahun, peringatan ini dilaksanakan di berbagai gampong melalui kenduri, tausiah, dan kegiatan sosial yang mempererat ukhuwah.

Acara di Gampong Kayee Jatoe ditutup dengan doa bersama, memohon keselamatan bangsa, kesejahteraan masyarakat, dan keberkahan bagi Aceh.

Longsor Tutupi Badan Jalan di Desa Kemuneng Hulu, Akses ke Bireun Bayeun Terhambat

0
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Timur memicu longsor di Desa Kemuneng Hulu, Kecamatan Bireun Bayeun. (Foto: BPBA)

NUKILAN.ID | IDI – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Timur memicu longsor di Desa Kemuneng Hulu, Kecamatan Bireun Bayeun, pada Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Material longsor menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 20 meter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Nara Setia, S.E. AK., M.Si, kepada Nukilan.id mengatakan longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang terus-menerus sejak beberapa hari terakhir.

“Akibat hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan longsor dan tertimbunnya badan jalan menuju Kecamatan Bireun Bayeun,” ujarnya Jumat (5/9/2025).

Peristiwa itu membuat akses warga terganggu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur langsung berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk melakukan penanganan. Upaya yang dilakukan antara lain pendataan, pemantauan kondisi lapangan, hingga pembersihan material longsor.

Namun, berdasarkan laporan terakhir yang diterima Pusdalops BPBA, akses menuju Gampong Kemuneng Hulu belum sepenuhnya pulih.

“Saat ini akses jalan menuju Gampong Kemuneng Hulu sudah bisa dilalui, jalan masih tertimbun material longsor dan jalan belum bisa dilalui,” demikian keterangan resmi BPBA.

BPBD Aceh Timur hingga kini terus melakukan monitoring di lokasi bersama unsur Muspika dan aparatur gampong setempat. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi apabila hujan deras kembali mengguyur kawasan tersebut. (xrq)

Reporter: Akil

Kadisdik Aceh Ajak Siswa SDIT Nurul Ishlah Disiplin dan Patuh demi Masa Depan Gemilang

0
Kadisdik Aceh Ajak Siswa SDIT Nurul Ishlah Disiplin dan Patuh demi Masa Depan Gemilang. (Foto: Disdik Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., menjadi pembina upacara di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Ishlah, Banda Aceh, Senin pagi (8/9). Dalam amanatnya, ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan Pengurus Yayasan, Kepala Sekolah, Dewan Guru, serta seluruh siswa yang mengikuti upacara.

Kadisdik Aceh menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini. Ia mengajak siswa untuk membiasakan hidup disiplin, rajin belajar, menghormati orang tua, serta patuh kepada guru. Menurutnya, keberhasilan seseorang berawal dari pembiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten sejak dini.

“Saya juga dulunya anak sekolah seperti kalian. Kalau kita rajin, taat pada orang tua dan guru, menjaga kebersihan sekolah, maka kalian semua bisa menjadi apapun yang kalian cita-citakan,” pesan Marthunis di hadapan para siswa.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengamalkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang sejalan dengan nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Tujuh kebiasaan tersebut di antaranya: Diawali dengan Bangun Pagi cepat, beribadah, olahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat,” jelas Marthunis.

Kadisdik menegaskan, generasi muda saat ini adalah calon pemimpin bangsa dan agama di masa depan. Karena itu, penanaman nilai karakter dan akhlak mulia harus dimulai sejak bangku sekolah dasar.

Di akhir amanatnya, ia mengajak seluruh siswa untuk terus semangat belajar dan berprestasi, serta menjadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan dan penuh inspirasi.

“Indonesia akan maju jika anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, cerdas, dan berkarakter. Dan itu semua dimulai dari kebiasaan baik sejak kecil,” ujar Marthunis.

Usai upacara, Kadisdik Aceh melantik anggota Tim Penegak Disiplin Sekolah dan Dokter Cilik. Pembentukan tim tersebut bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kesehatan sejak dini. Dengan peran aktif siswa dalam menjalankan tugas, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang tertib, sehat, dan kondusif bagi proses pembelajaran, sekaligus membentuk generasi muda yang mandiri, peduli, dan berintegritas.

Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg untuk Aceh Jelang Maulid Nabi

0
engisian LPG 3 Kg: Pekerja melakukan pengisian tabung Elpiji 3 Kg di SPBE Batavia Jaya Energi, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (29/5). (Republika/ Yasin Habibi)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menambah pasokan elpiji 3 kilogram di Aceh untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tambahan suplai mencapai 105 persen dari alokasi harian normal, atau setara dengan 147.280 tabung yang disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Tradisi perayaan Maulid di Aceh berlangsung meriah dan lazim digelar hingga tiga bulan. Kondisi ini diperkirakan meningkatkan konsumsi elpiji, terutama untuk kebutuhan kenduri dan aktivitas rumah tangga.

SAM Retail Aceh Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, mengatakan pihaknya ingin memastikan distribusi elpiji berjalan lancar.

“Kami menambah suplai elpiji 3 kg sebesar 105 persen dari alokasi harian normal, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik,” ujarnya, Sabtu (6/9/2025).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan kehadiran Pertamina bertujuan menjaga ketersediaan energi, termasuk pada momen keagamaan dan budaya masyarakat.

“Dengan tambahan pasokan fakultatif ini, kami pastikan distribusi elpiji berjalan lancar melalui jalur resmi Pertamina, sehingga masyarakat dapat merayakan Maulid Nabi dengan tenang,” katanya.

Selain elpiji subsidi 3 kg, Pertamina juga menyediakan produk non-subsidi Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg sebagai pilihan alternatif bagi rumah tangga menengah ke atas.

Pertamina mengimbau masyarakat membeli elpiji di pangkalan resmi sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Disdik Banda Aceh Perketat Pengawasan Kualitas Program MBG

0
Ilustrasi makan bergizi gratis. (Foto: iStockphoto)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banda Aceh memperketat pengawasan terhadap kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Disdik Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menyebut pihaknya menerapkan dua metode untuk memastikan makanan yang disajikan layak dan bermanfaat bagi siswa.

“Begitu ada laporan terkait makanan, tim segera diterjunkan untuk memeriksa ke lapangan. Kami berkoordinasi dengan pengawas dan penanggung jawab dapur agar persoalan yang muncul bisa segera diselesaikan. Prinsipnya, MBG ini harus betul-betul bermanfaat bagi anak-anak kita,” ujar Sulaiman, dikutip dari RRI, Kamis (4/9/2025).

Selain pengawasan langsung ke sekolah, Sulaiman menjelaskan pihaknya juga memanfaatkan aplikasi internal untuk menampung laporan dari sekolah. Setiap kendala yang disampaikan, kata dia, akan segera ditindaklanjuti oleh tim pengawas di lapangan.

Penetapan sekolah penerima MBG dilakukan berdasarkan survei lapangan oleh pihak penyedia. Untuk saat ini, prioritas diberikan kepada sekolah-sekolah di pinggiran kota agar distribusi lebih merata dan tepat sasaran.

Meski sempat ada catatan terkait porsi dan variasi menu, Sulaiman menilai pelaksanaan MBG di Banda Aceh sejauh ini berjalan baik.

“Secara umum tidak menimbulkan masalah serius,” ungkapnya.

Ia menambahkan, edukasi kepada siswa dan perbaikan berdasarkan masukan masyarakat akan terus dilakukan agar kualitas program MBG tetap terjaga.

Editor: Akil

Disdik Aceh dan SCP Gelar Pelatihan TOT Perencanaan Kurikulum dan Pedagogi Bahasa Inggris

0
Disdik Aceh dan SCP Gelar Pelatihan TOT Perencanaan Kurikulum dan Pedagogi Bahasa Inggris. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A, secara resmi membuka kegiatan Training of Trainers (TOT) bertema Curriculum Planning and Pedagogy di aula Dinas Pendidikan Aceh, Senin (8/9/2025). Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua bagi guru-guru di Aceh.

Sebanyak 30 guru Bahasa Inggris dari jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Aceh mengikuti pelatihan yang berlangsung selama beberapa hari. Program ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam sekaligus meningkatkan kemampuan guru dalam merancang kurikulum dan metode pengajaran yang efektif.

Para peserta yang dinominasikan mengikuti pelatihan Teaching English as a Second Language – Curriculum Planning and Pedagogy, yang digelar oleh Dinas Pendidikan Aceh bekerja sama dengan Singapore Cooperation Program (SCP) Kementerian Luar Negeri Singapura dan SEAMEO Regional Language Centre (RELC) di SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Marthunis menyoroti potensi besar guru-guru Aceh dalam penguasaan Bahasa Inggris, yang diyakini akan memberi dampak positif signifikan terhadap kualitas pendidikan di daerah. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Singapura sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, yang dapat dijadikan contoh strategis dalam memperbaiki literasi dan mutu pendidikan di Aceh.

“Kita masih berada di bawah rata-rata nasional dalam hal literasi, namun dengan visi yang kuat dan pembelajaran dari Singapura sebagai salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik, kita berharap mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh,” ujar Marthunis.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pendidikan sekaligus investasi masa depan. Ia mencontohkan keberhasilan Singapura yang menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama di berbagai sektor, termasuk pendidikan.

Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Aceh dan SCP, yang ditujukan untuk mendukung peningkatan kapasitas guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bidang Bahasa Inggris dan pedagogi.

“Dengan dibukanya pelatihan ini, kami berharap para guru di Aceh semakin termotivasi untuk mengajar dengan lebih efektif dan berkualitas, sehingga mampu menghasilkan generasi muda yang kompeten dalam Bahasa Inggris dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” harap Marthunis.

Sementara itu, Trainer dari SCP sekaligus perwakilan RELC Singapore, Dr. Marie Alina Yeo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan program tersebut.

Pelatihan ini, kata Dr. Marie Alina, bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam pengajaran Bahasa Inggris dengan pendekatan kurikulum dan pedagogi yang inovatif, guna mendukung pengembangan pendidikan di Aceh.

“Kami menghargai komitmen peserta dalam mematuhi ketentuan pelatihan serta dukungan Pemerintah Aceh yang sangat penting bagi keberhasilan program ini. Kami percaya kerjasama ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi penguatan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di wilayah ini,” ujarnya.

Sebagai bagian dari SCP, seluruh ketentuan dan persyaratan pelatihan akan dijalankan sesuai standar yang telah ditetapkan, termasuk kehadiran penuh peserta serta penggunaan dokumentasi pelatihan untuk publikasi.

“Kami menantikan hasil positif dari pelatihan ini dan berharap kerjasama yang baik dengan Pemerintah Aceh dapat terus berlanjut demi peningkatan mutu pendidikan dan kapasitas guru di masa mendatang,” tutup Dr. Marie Alina.

Acara pembukaan turut dihadiri Kepala Bidang Pembinaan SMA/PKLK, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kepala Bidang Pembinaan SMK, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, serta Kepala UPTD PTKK Aceh.

Editor: Akil

Gubernur Aceh Janji Bangun Jembatan di Kuala Baru

0
Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Ketua TP-PKK Aceh, Marlina Muzakir, didampingi Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon meninjau akses menuju Kecamatan Kuala Baru, Aceh Singkil, Sabtu (6/9/2025). (Foto: Humas Pemerintah Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem meninjau akses menuju Kecamatan Kuala Baru, Aceh Singkil, Sabtu (6/9/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia merasakan langsung sulitnya transportasi warga yang setiap hari bergantung pada rakit untuk menyeberangi sungai.

Perjalanan Mualem bersama rombongan awalnya berjalan lancar dari pusat kota Aceh Singkil. Namun, setelah melewati jembatan dekat Kilangan, jalan berubah menjadi berbatu dan berlubang hingga akhirnya terhenti di Gampong Kuala Baru Laut. Di titik itu, tidak ada jembatan penyeberangan, sehingga rombongan harus menggunakan rakit untuk menyeberang, termasuk mobil dinas BL 1 yang ditumpangi Gubernur.

Sesampainya di Gampong Suka Jaya, Mualem berjanji segera membangun jembatan darurat sebelum jembatan permanen terwujud.

“Kita akan segera bangun jembatan sementara dulu. Saya akan minta PUPR Aceh segera mengerjakannya dengan jembatan bailey. Untuk jembatan permanen, dana dari pusat dan provinsi akan kita usahakan secepatnya,” kata Mualem di hadapan masyarakat.

Selain jembatan, kondisi jalan menuju Kuala Baru juga menjadi perhatian. Menurut Gubernur, perbaikan jalan akan diupayakan secepatnya.

“Kalau di anggaran perubahan ini belum tuntas, akan kita lanjutkan tahun depan,” ujarnya.

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, menyambut baik komitmen tersebut.

“Alhamdulillah, apa yang disampaikan Pak Gubernur sudah jelas. Saya terkejut karena beliau langsung menyebutkan akan membangun jembatan bailey sementara. Permintaan masyarakat langsung disahuti,” ungkapnya.

Sementara itu, Mukim Kuala Baru, Mahmudin, menyampaikan keluhan warga sekaligus harapan mereka.

“Jalan dari Singkil ke Kuala Baru rusak parah. Jembatan belum ada sehingga kami harus naik rakit menuju pusat kota. Harapan kami, jalan dan jembatan di sini bisa sama seperti daerah lain,” ujarnya.

Editor: Akil